P. 1
Pidato (Berbakti Kepada Orang Tua).doc

Pidato (Berbakti Kepada Orang Tua).doc

|Views: 171|Likes:

More info:

Published by: Abdul Rahman Al Risqi on Jul 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2013

pdf

text

original

Pidato I

Assalamu'alaikum wr. wb. Yang terhormat Bapak-Ibu guru, beserta rekan-rekan sekalian yang saya cintai. Segala puja dan puji marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Rahmat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada seorang Nabi, yakni Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabatnya serta kepada seluruh umatnya, dan semoga kita semua mendapatkan syafaat di hari kiamat nanti. (Amiin Ya Rabbal A’lamin) Rekan-rekan yang saya cintai Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satupun manusia yang lahir tanpa orang tua. Kita pun menyadari bahwa orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang, memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya anakanak yang lain. Karena itu saat ini ijinkan saya untuk menyampaikan “Betapa Penting Berbakti Kepada Orang Tua.”  Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan. Allah yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapapun yang durhaka kepada orang tua. Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagai perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu ‘Umar menegaskan: “Tangisan kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar.” (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat Silsilah Al Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, hal. 2.898) Allah pun menegaskan dalam surat Al Isro’: “Wallaa taqullahummaa uff” bahwa perkataan “uh” atau “ah” terhadap orang tua saja dilarang apalagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu pula dijelaskan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua. Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya? Memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Alloh, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang baik tidak serampangan. Mari kita bersegera untuk meminta maaf pada kedua orang tua kita, karena “Ridhollaahi fii ridholwaalidaini” ridho Alloh tergantung pada ridho kedua orangtua. Dan yang terpenting adalah kita senantiasa mendoakan kedua orang tua kita dengan do’a : “Rabbighfirli waliwa lidayya warhamhuma kama rabbayani shoghira” ( Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihani aku waktu kecil). Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan. Demikianlah pidato singkat saya ini , mudah-mudahan kita semua menjadi anak yang senantiasa menjadi harapan orang tua, menjadi anak sholeh yang selalu mendo’akan keduanya baik ketika masih hidup terlebih ketika sudah meninggal kelak. Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada perkataan yang tidak berkenan. ‫ والسلم عليكم‬...

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->