P. 1
Kelebihan Dan Kekurangan Material

Kelebihan Dan Kekurangan Material

|Views: 14|Likes:
Published by ronit13

More info:

Published by: ronit13 on Jul 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/21/2014

pdf

text

original

Kelebihan dan Kekurangan Material (Bahan Bangunan

)

(CATATAN KULIAH)
Maaf atas keterlambatan ini... hari ini saya akan membantu teman-teman yang mungkin lagi mencari artikel ini buat tugas atau mungkin sedang binggung akan masalah material yang sering digunakan terkait dengan masalah keuntungan karesteristik dan sifat material kayu, beton dan baja. sebelum itu saya juga akan mencoba memaparkan sedikit tentang material ini... selamat membaca..

Pengertian Struktur Kayu'
Struktur kayu merupakan suatu struktur yang elemen susunannya adalah kayu. Dalam perkembangannya, struktur kayu banyak digunakan sebagai alternatif dalam perencanaan pekerjaan-pekerjaan sipil, Diantaranya adalah : rangka kuda-kuda, rangka dan gelagar jembatan, struktur perancah, kolom, dan balok lantai bangunan. Pada dasarnya kayu merupakan bahan alam yang banyak memiliki kelemahan struktural, sehingga pengunaan kayu sebagai bahan struktur perlu memperhatikan sifat-sifat tersebut. Oleh sebab itu, maka struktur kayu kurang populer dibandingkan dengan beton dan baja. Akibatnya saat ini terdapat kecenderungan beralihnya peran kayu dari bahan struktur menjadi bahan pemerindah (dekoratif). Namun demikian pada kondisi tertentu (misalnya : pada daerah tertentu, dimana secara ekonomis kayu lebih menguntungkan dari pada penggunaan bahan yang lain) peranan kayu sebagai bahan struktur masih digunakan.

-Pada kayu kering memiliki daya hantar panas dan listrik rendah. -Mudah didapatkan. -Relatif mudah dikerjakan dan diganti. -Berkekuatan tinggi dengan berat jenis rendah. -Tahan terhadap pengaruh kimia dan listrik. Kekurangan : .KAYU Kelebihan : -Mudah menyerap air. -Memiliki sisi keindahan yang khas -Mudah mengalami kembang-susut -Kurang tahan terhadap pengaruh cuaca. sehingga baik untuk partisi. relatif murah. -Rentan terhadap rayap. -Perubahan bentuk akibat suhu dapat diabaikan.

-Dapat dibuat dengan berbagai macam desain dan warna. kulim dll). 4. serat berpadu. berskala besar dan tinggi. kayu digolongkan kedalam kayu bertekstur halus (contoh: giam. -Keterbatasan ukuran. serat berombak. Tekstur Tekstur adalah ukuran relatif sel-sel kayu. kadar air dan zat ekstraktif didalamnya. -Kekuatannya sangat dipengaruhi oleh jenis kayu. 3. Berat suatu jenis kayu berbanding lurus dengan BJ-nya. serta terpilin dan serat diagonal (serat miring). Kayu mempunyai berat jenis yang berbeda-beda. Umumnya makin tinggi BJ kayu. -Harganya relatif mahal dan terbatas (langka). -Bahan penyekat yang baik pada perubahan suhu di luar rumah. Kesan Raba . berkisar antara BJ minimum 0. bubuk dll. -Dapat meredam suara. cacat kayu. kayu bertekstur sedang (contoh: jati. Berat dan Berat Jenis Berat suatu kayu tergantung dari jumlah zat kayu. Berdasarkan teksturnya.-Bahan Alami yang dapat diperbaharui -Kuat tarik yang tinggi -Sifat kayu yang kurang homogen. 5. 2. meranti dll). kayu semakin berat dan semakin kuat pula. Arah Serat Arah serat adalah arah umum sel-sel kayu terhadap sumbu batang pohon. sonokeling dll) dan kayu bertekstur kasar (contoh: kempas. rongga sel. Keawetan Keawetan adalah ketahanan kayu terhadap serangan dari unsur-unsur perusak kayu dari luar seperti jamur. Keawetan kayu tersebut disebabkan adanya zat ekstraktif didalam kayu yang merupakan unsur racun bagi perusak kayu. -Memberi efek hangat. Sifat Fisik Kayu 1.kelembaban dan pengaruh waktu pembebanan. mutu. Arah serat dapat dibedakan menjadi serat lurus.28 (kayu nani).2 (kayu balsa) sampai BJ 1. 6. Warna Kayu yang beraneka warna macamnya disebabkan oleh zat pengisi warna dalam kayu yang berbeda-beda. dll. Zat ekstraktif tersebut terbentuk pada saat kayu gubal berubah menjadi kayu teras sehingga pada umumnya kayu teras lebih awet dari kayu gubal. rayap. -Beberapa jenis kayu kurang awet.

9. 10. Pada umumnya kayu merupakan bahan hantar yang jelek untuk aliran listrik. bau kamper (kapur) dsb. kadar air. tekstur. . Sifat resonansi. Keteguhan tarik sejajar arah serat dan b. Kesan raba tiap jenis kayu berbeda-beda tergantung dari tekstur kayu. licin. Dalam kondisi kelembaban kayu sama dengan kelembaban udara disekelilingnya disebut kandungan air keseimbangan (EMC = Equilibrium Moisture Content). Higroskopis Kayu mempunyai sifat dapat menyerap atau melepaskan air. kayu akan menjadi bahan sekat listrik yang baik sekali. bau zat penyamak (jati). Kekuatan tarik tegak lurus arah serat lebih kecil daripada kekuatan tarik sejajar arah serat. Sifat akustik. halus. Keteguhan tarik tegak lurus arah serat. b. Nilai Dekoratif Gambar kayu tergantung dari pola penyebaran warna. maka daya hantarnya boleh dikatakan sama dengan daya hantar air. Keteguhan Tarik Keteguhan tarik adalah kekuatan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha menarik kayu. 8. biola dll). Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tarik yaitu : a. sehingga kayu banyak dipakai untuk bahan pembuatan alat musik (kulintang. Sifat Kayu terhadap Suara. kadar zat ekstraktif dalam kayu. Daya hantar listrik ini dipengaruhi oleh kadar air kayu. gitar. dan pemunculan riapriap tumbuh dalam pola-pola tertentu. arah serat. 12. dingin. yang terdiri dari : a. Daya Hantar Listrik 13. sering digunakan bau sesuatu benda yang umum dikenal misalnya bau bawang (kulim). Makin lembab udara disekitarnya makin tinggi pula kelembaban kayu sampai tercapai keseimbangan dengan lingkungannya. 11. yaitu kemampuan untuk meneruskan suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu. sebaliknya apabila kayu mengandung air maksimum (kayu basah). Sifat Mekanik Kayu 1. Kekuatan tarik terbesar pada kayu ialah keteguhan tarik sejajar arah serat. Beberapa jenis kayu mempunyai bau yang merangsang dan untuk menyatakan bau kayu tersebut. berminyak dll). yaitu turut bergetarnya kayu akibat adanya gelombang suara. Bau dan Rasa Bau dan rasa kayu mudah hilang bila kayu lama tersimpan di udara terbuka. Pada kadar air 0 %.Kesan raba adalah kesan yang diperoleh pada saat meraba permukaan kayu (kasar. Daya Hantar Panas Sifat daya hantar kayu sangat jelek sehingga kayu banyak digunakan untuk membuat barangbarang yang berhubungan langsung dengan sumber panas. Kualitas nada yang dikeluarkan kayu sangat baik. Pola gambar ini yang membuat sesuatu jenis kayu mempunyai nilai dekoratif. 7.

Pada semua kayu. Keteguhan lengkung pukul. 3. Keuletan Keuletan adalah kemampuan kayu untuk menyerap sejumlah tenaga yang relatif besar atau tahan terhadap kejutan-kejutan atau tegangan-tegangan yang berulang-ulang yang melampaui batas proporsional serta mengakibatkan perubahan bentuk yang permanen dan kerusakan sebagian. 6. kekerasan merupakan suatu ukuran tentang ketahanan terhadap pengausan kayu. Keteguhan lengkung (lentur) Keteguhan lengkung/lentur adalah kekuatan untuk menahan gaya-gaya yang berusaha melengkungkan kayu atau untuk menahan beban mati maupun hidup selain beban pukulan. . keteguhan tegak lurus serat lebih kecil daripada keteguhan kompresi sejajar arah serat. Keteguhan geser miring Keteguhan geser tegak lurus serat jauh lebih besar dari pada keteguhan geser sejajar arah serat. Keteguhan Geser Keteguhan geser adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang membuat suatu bagian kayu tersebut turut bergeser dari bagian lain di dekatnya. Bersama-sama dengan keuletan. 8. Keteguhan lengkung statik. Terdapat 3 (tiga) macam keteguhan yaitu : a. Keteguhan Belah Keteguhan belah adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha membelah kayu. Keteguhan tekan tegak lurus arah serat. Kekakuan tersebut dinyatakan dalam modulus elastisitas. 5.2. Keteguhan tekan sejajar arah serat dan b. 4. b. Terdapat 2 (dua) macam keteguhan yaitu : a. Sifat keteguhan belah yang rendah sangat baik dalam pembuatan sirap dan kayu bakar. Kekakuan Kekakuan adalah kemampuan kayu untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan. Keteguhan geser sejajar arah serat b. Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tekan yaitu : a. Keteguhan geser tegak lurus arah serat dan c. yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara mendadak. 7. Keteguhan tekan / Kompresi Keteguhan tekan/kompresi adalah kekuatan kayu untuk menahan muatan/beban. Kekerasan Kekerasan adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya yang membuat takik atau lekukan atau kikisan (abrasi). yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara perlahan-lahan.

Faktor luar (eksternal): pengawetan kayu.hal ini disebabkan oleh adanya zat pengisi warna yang berbeda dalam batang kayu. Karakteristik Mekanik. Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat mekanik kayu secara garis besar digolongkan menjadi dua kelompok : a. bubuk dan jamur yang dihitung dalam jangka waktu tahunan. kayu sedang atau kayu lunak. serat miring dsb. b. Pada umumnya kayu mudah dibelah sepanjang jari-jari (arah radial) dari pada arah tangensial. dalam hal ini kekuatan kayu dibedakan menjadi beberapa macam kekuatan yaitu: . bahkan dari satu pohon juga cendrung memiliki perbedaan karakteristik.      2. kemampuan menyerap dan melepaskan uap air dari suatu jenis kayu yang sangat dipengaruhi oleh suhu udara sekitar. pembebanan dan cacat yang disebabkan oleh jamur atau serangga perusak kayu. maka akan semakin keras juga kayu tersebut. cacat mata kayu. Higroskopis. Berdasarkan kekerasanya kayu di bedakan menjadi 3 macam yakni kayu sangat keras. Semakin berat suatu jenis kayu.Sebaliknya keteguhan belah yang tinggi sangat baik untuk pembuatan ukir-ukiran (patung).kadar air yang di kandung dan zat extraktif didalamnya. keawetan kayu ini disebabkan oleh adanya zat extraktif dalam kayu bersifat racun bagi perusak kayu Warna kayu. biasanya makin berat kayu makin kuat pula kayunya.warna suatu jenis kayu di pengaruhi oleh tempat kayu dalam batang. Karakteristik Kayu Kayu berasal dari berbagai macam jenis pohon sehingga karakteristik dari kayu juga cendrung berbeda-beda.28 umumnya berat jenis kayu ditentukan dari berat kayu kering pengeringan atau kering udara dan volume kayu pada keadaan tersebut. karakteristik kayu di bedakan menjadi 3 hal yaitu : 1. Berkisar sekitar 0. seperti rayap. Keawetan Alami Kayu. Faktor dalam kayu (internal): BJ. Kekerasan Kayu. Karakter Fisik. rongga sel (jumlah pori). Pada pengenalan kayu warna kayu yang di pakaiadalah pada teras kayu. Berat dari suatu kayu tergantung dari jumlah zat kayu yang tersusun. Berat Kayu. Disebut pula kekuatan kayu ialah kemampuan kayu untuk menahan dari luar yang terjadi dari gaya-gaya diluar kayu yang mempunyai kecenrungan untuk mengubah bentuk dan besar kayu. unsur pohon dan kelembaban udara. ketahanan kayu terhadap serangan perusak kayu dari luar.  Berat Jenis Kayu. kayu keras. kelembaban lingkungan.2 hingga 1. misalnya bagian ujung dengan bagian pangkal pohon. Ukuran yang dipakai untuk menjabarkan sifat-sifat keku-atan kayu atau sifat mekaniknya dinyatakan dalam kg/cm2.

Kelenturan. Karakteristik Kimiawi. Kuat Tekan. Kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang bekerja momen yang menarik kayu tersebut. Susunan kimia yang terdapat pada kayu digunakan sebagai pengenal ketahanan kayu terhadap serangan perusak kayu komponen kimia tersebut adalah :    Unsur Karbohidrat. Kekuatan kayu menahan gaya-gaya yang berusaha melengkungkan kayu. ·Kuat Tarik. kuat tarik yang terbesar pada kayu adalah pada serat kayu. dinyatakan dengan istilah Modulus Elastisitas. ada 3 macam kuat geser yaitu: Kuat Geser arah serat. Kekerasan. Kuat Lentur. ada 2 macam tekanan yaitu tekanan tegak lurus arah serat & tekanan sejajar arah serat. kemampuan kayu untuk menyerap semua tenaga yang relatif besar. Pengertian Beton . Kekakuan. kemampuan kayu menahan gaya yang membuat takikan atau tekukan pada kayu. Kekuatan kayu dalam menahan tekanan akibat muatan atau tekanan yang terjadi padanya. balok. Kuat Belah. kuda-kuda atau keperluan lainya. dan mohon masukannya dari pembaca sekalian. dalam hal ini dibedakan menjadi 2 macam yakni : kuat lentur statik yang menahan gayagaya yang bekerja pada kayu secara perlahan dan kuat lentur yang menahan gaya yang bekerja pada kayu secara mendadak. Kuat Geser. kejutankejutan atau tegangan berulang yang melampaui batas serta mengakibatkan perubahan bentuk. Kemampuan kayu menahan gaya yang bekerja membuat suatu kayu bergeser dari tempat semula. tegangan yang terjadi karena adanya gaya yang bekerja seperti pahat/baji. tegak lurus arah serat maupunarah miring. Zat Extraktif Kurang lebihnya penulis ingin mengucapkan maaf . kekerasan ini bisa digunakan sebagai acuan untuk pembuatan lantai rumah.        3. kekuatan untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan. Unsur Non Karbohidrat.

Nama lama untuk beton adalah batu cair. h. beton semprot (eng: shotcrete). yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir). dan direncanakan berdasarkan asumsi bahwa kedua material bekerja bersama-sama dalam menahan gaya yang bekerja. d. . seperti beton ringan. Beton digunakan untuk membuat perkerasan jalan. f. dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat. jalan. Beton ringan : beton yang mengandung agregat ringan dan mempunyai berat satuan tidak lebih dari 1900 kg/m3. agregat kasar dan air. Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland. Beton prategang : beton bertulang yang telah diberi tegangan tekan dalam untuk mengurangi tegangan tarik potensial dalam beton akibat beban kerja. Beberapa macam beton menurut SNI 03 – 2847 – 2002 adalah sebagai berikut : a. beton adalah bahan yang didapat dengan mencampurkan semen portland atau semen hidrolik yang lain. Menurut SNI 03 – 2847 – 2002. semen dan air. Beton pracetak : elemen atau komponen beton tanpa atau dengan tulangan yang dicetak terlebih dahulu sebelum dirakit menjadi bangunan. fondasi. beton tidak menjadi padat karena air menguap. beton berkekuatan sangat tinggi. beton mampat sendiri (eng: self compacted concrete) dll. dasar untuk pagar/gerbang. beton berkekuatan tinggi. g.c. Beton bertulang : adalah beton yang ditulangi dengan luas dan jumlah tulangan yang tidak kurang dari nilai minimum yang disyaratkan dengan atau tanpa prategang.Dalam konstruksi. tetapi semen berhidrasi. mengelem komponen lainnya bersama dan akhirnya membentuk material seperti-batu. Dalam perkembangannya banyak ditemukan beton baru hasil modifikasi. Beton normal : beton yang mempunyai berat satuan 2200 kg/m3 sampai 2500 kg/m3 dan dibuat dengan menggunakan agregat alam yang dipecah atau tanpa dipecah. beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. b. dan semen dalam bata atau tembok blok. Beton ringan pasir : beton ringan yang semua agregat halusnya merupakan pasir berat normal. struktur parkiran. jembatan penyeberangan. e. agregat halus. Beton ringan total : beton ringan yang agregat halusnya bukan merupakan pasir alami. Beton polos : beton tanpa tulangan atau mempunyai tulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum. beton fiber. Sebenarnya. struktur bangunan.

Bentuk yang telah dibuat sulit untuk diubah. Tahan Terhadap Pengaruh Cuaca Adalah pengaruh yang berupa hujan dan pembekuan pada musim dingin. b. Rasio air semen (w/c ratio) Pengaruh lingkungan Pengaruh lingkungan yang mengandung Perlindungan tulangan terhadap korosi sulfat BETON Kelebihan : a. harga relatif murah Kekurangan : a. Tahan terhadap temperatur yang tinggi d. c. Lemah terhadap Kuat tarik. Tahan Terhadap Pengaruh Zat Kimia . Pelaksanaan pekerjaan membutuhkan ketelitian yang tinggi. Kuat tekan tinggi g. Mempunyai bobot yang Berat. Mampu memikul beban yang berat. d. Kuat tarik rendah g. antara lain sebagai berikut: 1. e. Daya pantul suara yang besar e. f. Dapat dengan mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Biaya perawatan yang rendah.Persyaratan Keawetan Beton Sesuai dengan peraturan SNI 03 – 2847 – 2002 pasal 6. yaitu sebagai berikut : a. Sifat tahan lama pada beton dapat dibedakan dalam beberapa hal. serta pengembangan dan penyusutan yang diakibatkan oleh basah dan kering silih berganti. b. 2. Sulit kedap air h. Tahan terhadap pengkaratan/pembusukan oleh kondisi alam. dijelaskan beberapa persyaratan keawetan beton. c. b. f. Perlu dilatasi (Exponsion Joint) kembang susut karna suhu SIFAT – SIFAT BETON 1. d. c. Keawetan (Durability) Merupakan kemampuan beton bertahan dalam jangka waktu yang direncanakan.

gemuk. 2. 3. tinggi 300mm dengan satuan Mpa (N/mm2) untuk SKSNI 91. buangan air kotor kota yang berisi kotoran manusia. susu. rawa-rawa dan air limbah. Menguji Kuat Tekan Beton Ada empat bagian utama yang mempengaruhi mutu dari kekuatan beton tersebut. antaranya pengujian yang sifatnya tidak merusak (UT atau Hammer Test) dan pengujian yang sifatnya setengah merusak atau merusak keseluruhan dengan uji pembebanan (Load Test) dan juga ada pengujian laboratorium (compressive strength test). zat-zat kimia hasil industri dan air limbahnya.Daya perusak kimiawi oleh bahan-bahan seperti air laut.murah . gerakan ombak laut. Tahan Terhadap Erosi Beton dapat mengalami kikisan yang diakibatkan oleh adanya orangyang berjalan kaki dan lalu lintas diatasnya.pengukuran dilakukan dengan cepat . gula. Benda uji silinder juga digunakan pada standar ACI sedangkan British Standar menggunakan kubus dengan sisi 150 mm sebagai benda uji.dan tidak merusak. yaitu: • Proporsibahan-bahan penyusunnya • Metode perancangan • Perawatan • Keadaan pada saat pengecoran dilaksanakan Metode pengujian kuat tekan beton ada beberapa cara. dan sebagainya perlu diperhatikan terhadap keawetan beton.praktis (mudah penggunaannya) . atau oleh partikel-partikel yang terbawa oleh angin dan atau air. Kuat Tekan Kuat tekan beton ditentukan berdasarkan pembebanan uniaksial benda uji silinder beton diameter 150 mm. Yang praktis adalah metode pengujian Hammer Test. Benda uji dengan ukuran berbeda dapat juga dipakai namun perlu dikoreksi terhadap size efek . Kelebihan metode Hammer Test ini adalah: . Kekurangan metode Hammer Test ini adalah: .

Tingkat keandalannya rendah . · Beton Kelas III Merupakan beton untuk pekerjaan struktural dimana dipakai mutu beton dengan kuat desak karateristik yang lebih tinggi dari 225 ka/cm 2 .Sulit mengkalibrasi hasil pengujian .17 6 bulan 1. Umur Ratio kuat Tekan 7 hari 0. Kuat tekan acuan ditetapkan pada umur beton 28 hari. Pelaksanaannya memerlukan keahlian yang cukup dan harus dilakukan di bawah pimpinan tenaga-tenaga ahli. Untuk pelaksanaannya tidak diperlukan keahlian khusus.67 14 hari 0.86 28 hari 1 3 bulan 1. derajat karbonisasi dan umur beton. Oleh karena itu perlu diingat bahwa beton yang akan diuji haruslah dari jenis dan kondisi yang sama .35 Klasifikasi Beton · Beton Kelas I Merupakan beton untuk pekerjaan-pekerjaan non struktural.31 5 tahun 1. Kuat Tarik . kelembaban beton. pada pelaksanaannya memerlukan keahlian khusus dan harus dilakukan dibawah pimpinan tenaga-tenaga ahli. yaitu factor air semen dan kepadatan. tetapi setelah itu kenaikannya akan kecil. pertambahan kekuatan seiiring dengan bertambahnya umur adalah sebagai berikut. · Beton Kelas II Merupakan beton untuk perkerjaan-perkerjaan struktural secara umum. Kekuatan beton akan naik secara cepat (linier) sampai28 hari. sifat-sifat dan jenis agregat kasar.23 1 tahun 1.27 2 tahun 1. 3.hasil pengujian dipengaruhi oleh kerataan permukaan. Evolusi Kuat Tekan Beton Untuk semen Portland type I. Secara umum kekuatan beton dipengaruhi oleh2 hal.Hanya memberikan imformasi mengenai karakteristik beton pada permukaan Kekuatan tekan beton akan bertambah seiring dengan bertambahnya waktu..

yaitusekitar 10%-15% dari kuat tekannya. pengangkutan.45 f ' c yang berkisar dari 27000 hingga 37000 MPa 5. dll. 4.sifat dapat mudah dikerjakan suatu adukan . Adapun macamnya adalah : · · Susut plastic terjadisaatbetonmasihmnya basah(panasdarimatahari.) Susut pengeringan terjadisetelahbetonmengeras Sebagian besar susut umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama (~80% susut terjadi dalam satu tahun). Beton pada dasarnya bersifat non-linear. Kuat tarik beton merupakan sifat yang penting untuk memprediksi retak dan defleksi balok. Kelecakan (Workability) Kelecakan adalah sifat adukan beton atau mortar yang ditentukan oleh kemudahan pencampuran. sehingga nilai modulus elastisitasnya hanyalah pendekatan.Kuat tarik beton jauh lebih kecil dari pada kuat tekannya. pemadatan dan finishing. rangkak tidak bersifat reversible. 7. 6. Siklus susut dan ngembang sendiri dapat terjadi akibat pengaruh perubahan lingkungan. Atau kelecakan adalah besarnya kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan kompaksi penuh. Sedangkan tulangan pada beton dapat menghambat pengembangan susut. Nilainya diukur pada 0. Modulus Elastisitas Adalah perbandingan antara kuat tekan beton dengan regangan beton biasanya ditentukan pada 25%-50% dari kuat tekan beton. Seperti halnya susut. Susut (Shrinkage) Merupakan perubahan volume yang tidak berhubungan dengan pembebanan (akibat kehilangan air keatmosfir / volume loss). pengecoran. Rangkak (Creep) Merupakan salah satu sifat dimana beton mengalami deformasi terus menerus menurut waktu dibawah beban yang dipikul.

rongga yang diakibatkan oleh adanya gelembung udara yang terbentuk selama atau sesudah pencetakan selesai. dan cara pengangkutan serta jumlah seluruh air bebas 8. dan jika air menguap maka akan meninggalkan rongga-rongga udara.beton sangat bergantungpada sifatbahan. Pada beton bertulang memanfaatkan sifat beton yang kuat dalam menerima gaya tekan . 6. Tetapi beton yang menggunakan sedikit air dan tidak terjadi bleeding pun dapat juga tidak kedap air. Sifat Kedap Air Beton memiliki kecenderungan mengandung rongga. maka akan menambah daya kedap air dari beton itu. Rongga-rongga ini yang nantinya dapat memicu masuknya air dari luar kedalam beton. kelembaban beton harus dipertahankan untuk mendapatkan hasil yang direncanakan. sehingga perlu pemadatan yang sempurna pada saat pembuatan/pencetakan beton. 5. perbandingancampuran. Beton sangat lemah dalam menerima gaya tarik. 8. 7. Namun jika rongga-rongga ini diminimalisir. Untuk menjaga keretakan yang lebih lanjut pada suatu penampang balok. Maka beton sebaiknya tidak banyak menggunakan air agar tidak terjadi bleeding. Beton tidak dapat dipergunakan pada elemen konstruksi yang memikul momen lengkung atau tarikan 3. Proses kimia pengikatan semen dengan air menghasilkan panas dan dikenal dengan proses hidrasi. Air berfungsi juga sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antar butiran sehingga beton dapat dipadatkan dengan mudah. sehingga akan terjadi retak yang makin – lama makin besar. atau ruangan yang saat mengerjakan (selesaidikerjakan) mengandung air. Karakteristik beton adalah mempunyai tegangan hancur tekan yang tinggi serta tegangan hancur tarik yang rendah 2. air ini menggunakan ruangan. 9. beton akan mencapai kekuatan penuh dan elemen konstruksi akan mampu memikul beban luar yang bekerja padanya 10. Sifat dan karakteristik beton 1. Dengan perkiraan komposisi (mix desain) dibuat rekayasa untuk memeriksa dan mengetahui perbandingan campuran agar dihasilkan kekuatan beton yang tinggi. 4. Selama proses pengerasan campuran beton. maka dipasang tulangan baja pada daerah yang tertarik 11. Kelebihan air dari jumlah yang dibutuhkan akan menyebabkan butiran semen berjarak semakin jauh sehingga kekuatan beton akan berkurang. Setelah 28 hari.

54 kN/m3 ( 1000g kg setara dengan 1 kN. Baja adalah elemen struktur yang memiliki batasan sempurna yang akan menahan beban jenis tarik aksial.serta tulangan baja yang kuat menerima gaya tarik. Dari segi biaya. di mana gravitasi dalam cm/dt2). Kelemahan lainnya adalah perubahan volume sebagai fungsi waktu berupa susut dan rangkak Pengertian Baja Baja: bahan dgn sifat struktur baik. Salah satu kekurangan yang besar adalah berat sendiri konstruksi Dengan massa jenis γc sekitar 2400 kg/m3 bahan ini memiliki berat jenis 23. beton menawarkan kemampuan tinggi dan harga yang relative rendah. tekan aksial. dan lentur dengan fasilitas yang hampir sama . Beton hampir tidak memerlukan perawatan dan masa konstruksinya mencapai 50 tahun serta elemen konstruksinya yang mempunyai kekakuan tinggi serta aman terhadap bahaya kebakaran . mengakibatkan bangunan beton sangat berat 15. mempunyai kekuatan yang tinggi dan sama kuat pada kekuatan tarik maupun tekan. 12. 14. 13.

-Lemah terhadap gaya tekan. -Tidak fleksibel seperti kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profile -Tidak kokoh -Tidak tahan api .BAJA Kelebihan : -Kuat tarik tinggi. -Tidak dimakan rayap -Hampir tidak memiliki perbedaan nilai muai dan susut -Bisa di daur ulang -Dibanding Stainless Steel lebih murah -Dibanding beton lebih lentur dan lebih ringan -Dibanding alumunium lebih kuat Kekurangan : -Bisa berkarat.

ALUMINIUM Kelebihan : -Mempunyai bobot yang ringan. -Minim perawatan. -Lemah terhadap benturan. -Kurang fleksibel dalam hal desain. -Bahan konstruksi yang murah. BAMBU Kelebihan : -Bahan Alami yang dapat diperbaharui -Sangat cepat pertumbuhannya (hanya perlu 3 s/d 5 tahun sudah siap tebang) -Pada berat jenis yang sama. -Kuat tarik tinggi. Kekurangan : . Kuat tarik bambu lebih tinggi dibandingkan kuat tarik baja mutu sedang. Kekurangan : -Mudah tergores. -Tahan terhadap karat. -Ringan.

untuk tambahan dan komennya kami harapkan. muhammadiyah of surakarta.. Teknologi bahan.org/wiki/Beton http://www.-Rentan terhadap rayap...id/Halaman/STANDARDISASI_&_LINGKUNGAN_KEHUTANAN/I NFO_V02/VII_V02.go.htm Dosen Arsitektur FT. TERIMA KASIH. Created by (muchlisriyanbekti.com) Sumber Referensi: http://id. Demikian yang bisa saya berikan.blogspot.. -Jarak ruas dan diameter yang tidak sama dari ujung sampai pangkalnya. Ilmu material.dephut.wikipedia. . Materi Kuliah: Bahan bangunan .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->