P. 1
Sejarah Singkat Ahli Hadist

Sejarah Singkat Ahli Hadist

|Views: 19|Likes:
Published by Syarifah Raisa

More info:

Published by: Syarifah Raisa on Jul 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2014

pdf

text

original

2010

[Sejarah Singkat Ahli Hadist]
[M. Hisyam Hafidz]

M.Hisyam Hafidz [http://hisyamkediri.wordpress.com]

Sejarah singkat Ahli Hadist

[2010]

Sejarah Singkat Imam Malik
Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta' (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ''Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.'' Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ''Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.'' Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulama-ulama terkenal seperti Nafi' bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi'in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi. Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma'mun, pernah jadi murid Imam
[http://hisyamkediri.wordpress.com] Halaman 2

Sejarah singkat Ahli Hadist

[2010]

Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi'i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras muridmuridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ''Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.'' Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja'far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai'at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai'at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai'at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja'far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja'far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja'far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta' Hingga Madzhab Maliki
[http://hisyamkediri.wordpress.com] Halaman 3

Sejarah singkat Ahli Hadist

[2010]

Al Muwatta' adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta' tak akan lahir bila Imam Malik tidak 'dipaksa' Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta'. Ditulis di masa Al Mansur (754-775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta' sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta', Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta', kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur'an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki.

[http://hisyamkediri.wordpress.com]

Halaman 4

sangat kasih sayang. Adapula yang mengatakan dari Anbar. bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya.com] Halaman 5 . Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi Al-Kufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. suaranya bagus dan enak didengar. salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Adi bin Tsabit. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih. Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj. salah satu imam dari kaum muslimin. menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam.wordpress. Amru bin Dinar. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya. lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya. Asy-Sya’bi. yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. jelas dalam berbicara. pemimpin orang-orang alim. memiliki postur tubuh yang bagus. [http://hisyamkediri. bagus wajahnya. Di kalangan umat Islam. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib. mempunyai kecermatan dalam berpendapat. bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di negeri Irak. bagus dalam bermajelis. bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi. sedangkan dia pada waktu itu masih kecil. beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna.

Ali bin Ashim. Beliau pernah bercerita. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. Nafi’ Maula Ibnu Umar. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. Muhammad bin Bisyr. Yahya bin Ma’in berkata. Abdullah bin Dinar.com] Halaman 6 . saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah [http://hisyamkediri. Hamzah temannya penjual minyak wangi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. maka saya bersamanya selama 10 tahun. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. Hamad bin Abu Hanifah. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah. Abdullah ibnul Mubarok. Al-Qodhi Abu Yusuf. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. ‘Wahai Abu Abdillah. Waki’ bin Al-Jarah. dia tidak berdusta. tatkala pergi ke kota Bashrah. Qotadah bin Di’amah. Dan beliau juga pernah berkata. maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal. Ibnu Syihab Az-Zuhri. dan masih banyak lagi. Dawud Ath-Thai. maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali). tidak tertuduh dengan berdusta. diantaranya: Hanifah 1. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. Abu Ja’far Al-Baqir. tatkala dia mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. Al-Hasan bin Ziyad. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. “Abu hanifah laa ba’sa bih. dan lain-lain. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Yahya bin Ayub Al-Mishri. orang yang jujur. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. Qois bin Muslim. Muhammad bin Munkandar. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya. Abu Syihab AlHanath Assamaqondi. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. 2. Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. Muhammad bin Hasan Assaibani. …”. Abyadh bin Al-Aghar bin AshShabah. Ishaq al-Azroq. Su’aib bin Ishaq.wordpress. beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut. Asar bin Amru Al-Bajali. maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. Isa bin Yunus. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. Dan dia juga berkata. Al-Harits bin Nahban. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. Al-Fadhl bin Musa. Dan beliau juga berkata.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Thalhah bin Nafi’. Yazid bin Harun. Abu Nu’aim. Penilaian para ulama terhadap Abu Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah.

“Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. dan masih membutuhkan pendapat. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. kemudian imam Malik berpendapat. Beliau juga berkata. 7. dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”. Sufyan bin Uyainah berkata. terkenal dengan wara’nya. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. tidak banyak hadits shahihnya”. [http://hisyamkediri.wordpress. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. Imam Syafii berkata. 2. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. 3. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”.com] Halaman 7 . “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. Hafsh bin Ghiyats berkata. sedikit bicara. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”. termasuk salah seorang hartawan. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. Al-Khuroibi berkata. Beliau juga berkata. tidaklah kami mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah.” Beliau juga berkata. diantaranya : 1. 8. menghindari dari harta penguasa”. “Kami tidak mendustakan Allah swt. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. 9. “Aku datang ke kota Kufah. dia adalah orang yang paling berakal. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau. “Apabila atsar telah diketahui. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. Fudhail bin Iyadh berkata. 6. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. 4. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. “Abu Hanifah berkata. Imam Muslim bin Hajaj berkata.

dan sungguh kami telah meneliti semua riwayatriwayat tersebut. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq.akan menerimanya. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. Abdullah ibnul Mubarok berkata.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. ada yang jelas dan yang samar. aib untuk ber-ashabiyyah [http://hisyamkediri. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan.wordpress. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. 4. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosa-dosanya terhadap keimanannya. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata.com] Halaman 8 . sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah.” 5. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’. hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab al-Jarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] 3. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. bahklan -insya Allah. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkattingkat. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. maka di berasa dibawah kehendak Allah.

“Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. sesungguhnya kami adalah manusia biasa. Dan dalam riawyat lain. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. Dan dalam riwayat lain. Jami’ul Masanid karya alKhawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam Adz-Dzahabi. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. kami berpendapat pada hari ini. “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. [http://hisyamkediri. Syaikh Al-Albani berkata. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka.wordpress. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. Ibnu Abdil Barr berkata.com] Halaman 9 . maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. b. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. dia berfatwa dengan pendapatku. dalam riwayat lain.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] madzhabiyyah. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”.

akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. (diambil dari majalah Fatawa) Daftar Pustaka: 1. Siyarul A’lamin Nubala’ karya Al-Imam Syamsudin Muhammad bin Ahmad bin Utsman AdzDzahabi cetakan ke 7 terbitan Dar ar-Risalah Beirut 3. c. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya.wordpress. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. Tarikhul Baghdad karya Abu Bakar Ahmad Al-Khatib Al-Baghdadi cetakan Dar al-Kutub Ilmiyah Beirut 2. karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhabmadzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. …”. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far Al-Manshur yaitu raja yang ke-2. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim).com] Halaman 10 . hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. Shifatu Shalatin Nabi karya Syaikh Nashirudin Al-Albani cetakan Maktabah Al-Ma’arif Riyadh [http://hisyamkediri.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut. maka tinggalkan perkataanku. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. Kitabul Jarhi wat Ta’dil karya Abu Mumahhan Abdurrahman bin Abi Hatim bin Muhammad Ar-Razi terbitan Dar al-Kutub Ilmiyah Beirut 6. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disanasini. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Al-Bidayah wa an-Nihayah karya Ibnu Katsir cetakan Maktabah Darul Baz Beirut 5. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. “Maka apabila demikian halnya. Tadzkiratul Hufazh karya Al-Imam Syamsudin Muhammad bin Ahmad bin Utsman AdzDzahabi terbitan Dar al-Kutub Ilmiyah Beirut 4. …”. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. berbeda dengan para imam yang lainnya.

Idris. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. Syafi‘. [http://hisyamkediri. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. Dia seorang yang tidak berpunya. As-Saib.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. Dengan begitu. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. yaitu Hasyim bin alMuththalib. Bapak beliau. bapak Syafi‘. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau .wordpress. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i).Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sejarah Singkat Imam Syafi'i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. kakek dari kakek beliau.com] Halaman 11 . Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay.

Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh).Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. Adapun ibu beliau. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). maka aku ikut menghafalnya. Imam Syafi‘i bercerita. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia [http://hisyamkediri. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Akan tetapi. Lalu ketika berumur 10 tahun. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). Tempat lain yang disebutsebut adalah kota Asqalan dan Yaman. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya.com] Halaman 12 . Di sana.wordpress. Tentang tempat kelahirannya. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib. yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. Ketika berumur dua tahun. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. beliau dibawa ke Mekkah. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. Pada tahun itu pula.

suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] diktekan. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. hadits. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. [http://hisyamkediri. Isma‘il bin Ja‘far. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. dia berkata kepadaku. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. Sekalipun hidup dalam kemiskinan. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya.” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. penyusun al-Muwaththa’. dan Muwaththa’ Imam Malik. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. Dar as-Sunnah.wordpress. dan tulang unta untuk dipakai menulis. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. potongan kulit. lalu membaca dan menghafal kitab Al-Muwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. lughoh. Fudhail bin ‘Iyadh. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. Muhammad bin Ali bin Syafi’ –yang masih terhitung paman jauhnya-. “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. Namun. pecahan tembikar. dan lain-lain. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. Di samping Imam Malik. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. Di Mekkah ini. beliau telah berubah menjadi seorang guru. seperti Muslim bin Khalid. pelepah kurma. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. belum lagi menginjak usia baligh.com] Halaman 13 . Athaf bin Khalid. Di hadapan Imam Malik. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. serta syair-syair mereka. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. Mekkah. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. Sa’id bin Salim. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. Hasilnya. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. beliau mempelajari ilmu fiqih. Demikianlah.

dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orang-orang dari kalangan ‘Alawiyah. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. Sebagaimana dalam sejarah. mencari ilmu. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang-orang dari kalangan Alawiyah. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. membuatnya ditangkap. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. serta ‘Utsman . Ketika sampai pada gilirannya. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. sebelum maupun sesudah beliau-. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Setelah kembali ke Mekkah. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Umar. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka.com] Halaman 14 . beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. Di Baghdad. Di Yaman. Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad.wordpress. Namun. serta yang lain. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. Pada masa itu. Lalu. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. dan hanya meyakini keimaman Ali. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada [http://hisyamkediri. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. beliau kembali pada kegiatan asalnya. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim.

Selain itu. Akibatnya. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. beliau kembali melakukan perjalanan ke Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. Tetapi ketika hari Jumat tiba. menebar ilmunya. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. Tahun 198. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. dan menulis sejumlah kitab. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. Dan begitulah kenyataannya. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. bila tidak dibunuh.com] Halaman 15 . Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. beliau berangkat lagi ke Irak. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebutnyebut namanya. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Muhammad bin al-Hassan. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Di sana beliau berdakwah. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab atsTsaqafiy dan lain-lain. Namun. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad.wordpress. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. di Masjid Jami ‘ al-Gharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. Di Mesir. Ar-Risalah. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. Dengan kedatangannya. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. [http://hisyamkediri. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. banyak ulama yang masuk penjara.di dalam memahami masalah-masalah syariat. Ketika musim haji tiba. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas. Karena perubahan itulah.

Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma. Dia berkata kepada beliau. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. dan lebih tertarik kepada fiqih.” Imam Syafi ‘i berkata. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” [http://hisyamkediri. sesudah wafatnya. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas. beliau mendapat gelar Nashir as-Sunnah wa al-Hadits.” Imam Ahmad berkata. maka ucapannya adalah benar. terutama dari kalangan ahli kalam. maka dia akan menyampaikannya. maka ucapannya hanyalah igauan belaka.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. Beliau berkata. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka.wordpress. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. tetapi jika dari selain keduanya.com] Halaman 16 . “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. Beliau berkata. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun.

Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. Imam Muslim. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat. Muhammad AW al-Aql terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi‘i. 2. [http://hisyamkediri. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya.com] Halaman 17 . Manhaj Aqidah Imam asy-Syafi‘. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian.wordpress. terjemah kitab Manhaj al-Imam Asy-Syafi ‘i fi Itsbat al‘Aqidah karya DR. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri." Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi'i. adab dan lain-lain.com) "Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. Yaqut al-Hamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam alFahrasat. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang. bagian muqoddimah hal 3-33. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. Menurut Syafi'i.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Al-Umm. Sumber : 1. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm. fiqih. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu'tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. Cirebon. dan Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. Siyar A‘lam an-Nubala’ 3.

Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. Imam Hanbali hafal hingga 700. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. hanya 40. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan.''' [http://hisyamkediri. Mekkah dan Madinah. Husain. Hingga usia 16 tahun.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. hadits. tafsir. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. Ketika Aisyah meninggal. berkata. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali.com] Halaman 18 .wordpress. kalam.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. ''Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. Karenanya. 780 M (wafat 855 M) ini. Dalam kitab tersebut. Syam. Hadits sejumlah itu. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. dan bahasa. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. bukan datang begitu saja. Walin bin Muslim. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. Mengenai kedermawanannya. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Yaman.'' katanya. salah seorang ulama ahli fikih. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Muhammad. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Ismail bil Aliyyah. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. 'Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. Tokoh kelahiran Baghdad. dan Musa bin Tariq. Basrah. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat.000 hadits di luar kepala. Tak hanya pandai. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. Imam Ibrahim bin Hani. ''Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. Menurut putra sulungnya. dan Said. Pertama kali. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. Muzaffar bin Mudrik. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Abdullah bin Ahmad. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. Setelah itu. Hanbali belajar Al-Qur'an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Imam Yahya bin Hilal. Hasan.

Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur'an dan Sunnah. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. Ketiga. Hanafi dan Maliki. Syafi'i. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. Keempat. putra Al Ma'mun. Di masa hidupnya. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan kedua-duanya. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. sang pengganti. Imam Ibnu Abi. ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah Nabi SAW. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. namun bukan 'maudu'. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu'tazilah adalah paham Al-Qur'an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. Imam Abu Zuhrah. Kedua tokoh inilah yang [http://hisyamkediri. Imam Muslim. Kedua. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. atau hadits lemah). Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. Imam Abu Daud. khususnya dalam masalah fikih. nash (Al-Qur'an dan Sunnah). Dan kelima adalah qias. Baru pada abad ke-6 H. dan hadits dhaif (hadits yang lemah. jika para sahabat berbeda pendapat.wordpress. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke-12 H. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Sebagai pendiri madzhab tersebut. Al Mutawakkil. Akibatnya. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu'tasim. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. oleh para muridnya. Imam Bukhari. Jika ia menemukan nash. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. Dukungan Khalifah Al Ma'mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. 751 H).com] Halaman 19 . terutama yang bersumber pada Sunnah. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. aliran Mu'tazilah tengah berjaya. Setiap hari ia didera dan dipukul. Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. madzhab ini berkembang di Mesir. Pertama. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. maka ia akan berfatwa dengan Al-Qur'an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. Mu'tasim. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. Sepeninggal Al Wasiq. Menurut Ibnu Qayyim. Dalam hal ini. dan Imam Abu Bakar Al Asram.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. Imam Abu Zur'ah Ad Dimasyqi. atau analogi.

Kini. Yang sebuah mereka tempati sendiri. Di kota itu beliau dilahirkan. Jawaban Al-Qur'an. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. Saat itu. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. 30 tahun. ke kota Baghdad. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur'an.tahun 164 H. Dalam hal ini. meninggal dalam usia muda. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. khususnya dalam bidang muamalah. Taat ar Rasul. Muhammad. tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. At Tarikh. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. Imam Syafi‘i. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Ketika beliau masih dalam kandungan. tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal menurut pendapat yang paling masyhur. dan Al Wara.com] Halaman 20 . An Nasikh wal Mansukh.wordpress.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. yang yatim dan miskin.or. Kakek beliau. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan [http://hisyamkediri. Ibunya. Ayah beliau. orang tua beliau pindah dari kota Marwa.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. Hanbal. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Untungnya. tempat tinggal sang ayah. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim.

Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. Abu Dawud. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya. memberi fatwa. dan sebagainya. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. mengambil darinya (ilmu) hadits. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. Ismail bin ‘Ulayyah. di antaranya kedua putra beliau. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah. Anda telah mencapai semua ini. para sufi. “Wahai Abu Abdillah. filosof. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun. Abdullah dan Shalih. dan lainnya. fiqih. Yahya al-Qaththan. Beliau berkata. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz. dan lain-lain.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Bukhari. Waki‘ bin al-Jarrah. Yaman. Yazid bin Harun. terutama dalam masalah kesehatan.wordpress. murid/rekan Imam Abu Hanifah. al-Atsram. Di sana tinggal para qari’. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. Pada tahun 186. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. ahli hadits. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. [http://hisyamkediri. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] beragam kebudayaannya. ahli bahasa. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. beliau amat menekuni pencatatan hadits. Abu Zur ‘ah. Ada orang yang berkata kepada beliau. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). ‘Bersabarlah dulu. dan lainlain. Sementara itu. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. Muslim. dan selainnya.com] Halaman 21 . Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya.” Beliau menjawab.” Demikianlah.

aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. Fadha’il ash-Shahabah. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata.000 masalah. tentang an-nasikh dan al-mansukh. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. Orang-orang bertanya kepadanya. kitab al-Asyribah. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ash-shagir dan al-kabir. lebih faqih. Insya Allah. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin.” Setelah itu pada tahun 195. tetapi lagilagi Imam Ahmad menolaknya. kitab az-Zuhud. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az-zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. dia akan menjawabnya dengan berkata. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. satu juz tentang Ushul as-Sittah. al-Musnad. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits.”Ahmad bin Syaiban berkata. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. kitab as-Sunnah. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”.’ atau. Suatu hari. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Dia sangat menghormati beliau. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya.com] Halaman 22 . Imam Syafi‘i juga berkata.wordpress. ‘Telah dikabarkan kepada kami.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan [http://hisyamkediri. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. maka beri tahulah aku. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. “Telah disampaikan hadits kepada kami’. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Demikianlah. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. tentang tarikh.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. tidak mau berkelakar dengannya”. kitab asShalah.

Merupakan kewajibanku. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. seperti Qadhariyah. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. Rumania. mendapat sokongan dari penguasa. Persia. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. Rafidhah. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan [http://hisyamkediri. Sepeninggal al-Makmun. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengahtengah mereka. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. Akibatnya. Selama hidupnya. Sebenarnya Harun ar-Rasyid.wordpress. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. mampu mempengaruhi alMakmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. termasuk sifat kalam (berbicara). Akibatnya. disiksa.com] Halaman 23 . Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring al-Amin ke dalam kelompok mereka. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. dan bahkan dibunuhnya. termasuk di antaranya Imam Ahmad. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. khalifah sebelum al-Makmun. Asy‘ariyah. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. dan lain-lain. Selama masa pengujian tersebut. mereka mampu melakukannya. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. Jahmyah. tetapi al-Amin menolaknya. bukan makhluk.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] mereka. al-Mu‘tashim. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Berangkat dari pengingkaran itulah. khususnya ulama mereka. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Mu‘tashilah. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. pada tahun 212. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. Kelompok Mu‘tashilah. secara khusus. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. bahwa Alquran itu kalamullah. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. Mereka. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. terutama dari Khalifah al-Makmun. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku.

alMu‘tashim.com] Halaman 24 . Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. Maka demikianlah. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. Menjelang wafatnya. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. Umar bin al-Khaththab. Akhirnya. Tidak berbeda dengan ayahnya. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. Semua itu. bahkan ada [http://hisyamkediri. orang-orang pun berdatangan ingin menjenguknya. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. Akibatnya. Akhirnya. tetapi jawaban beliau tetap sama. Selama itu pula. dan Umar bin Abdul Aziz. Mendengar sakitnya. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. Selanjutnya. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. tidak berubah. Akibatnya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. dia menghentikan ujian tersebut. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. al-Mutawakkil naik menggantikannya. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. beliau dibebaskan dari penjara. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. bertambah kemarahan al-Mu‘tashim kepada beliau. Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. Selama dua tahun masa pemerintahannya. Dia mengancam dan memaki-maki beliau.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] menguji orang-orang dalam hal tersebut. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. Sakit dan Wafatnya Pada akhirnya. dan dia pun melaksanakannya.wordpress. Sesudah al-Watsiq wafat. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. Kemudian pada tahun 234.

Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. dengan izin dan karunia Allah. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. Uzbekistan. dan Ibnu Majah. Dalam bidang ini. Abu Dawud.com] Halaman 25 . dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. Beliau lahir pada hari Jumat. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Kakeknya bernama Bardizbeh. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju'fiy Al Bukhari. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo'a untuk kesembuhan beliau. Tapi orangtuanya. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. Tirmidzi. Asia Tengah. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total.wordpress. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Di samping menjadi anak yatim. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orang-orang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). Alhamdulillah. Yaitu. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Imam Muslim. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. An-Nasai. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. [http://hisyamkediri. tidak ada yang ketiganya. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. Mughoerah.

Suatu hari. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. namun Bukhari diam tak menjawab. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Ahmad bin Hanbali. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. al-Durdjani. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. seorang ulama besar dan ahli fikih. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. terlebih lebih terhadap hal-hal yang sifatnya haram. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Yahya bin Ma'in. juga dilahirkan di Asia Tengah.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti "al-Mubarak" dan "al-Waki". Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahih-nya. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. India dan Cina. dimana di kedua kota suci itu beliau mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits.wordpress. Tidak seperti murid lainnya. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya "Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien" (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili.com] Halaman 26 . yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Kakak sang Imam ini menuturkan. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Damaskus dan Bagdad. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. karena merasa kesal terhadap celaan itu.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya "Islam in the Sivyet Union" (New York. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara' dalam arti berhati-hati terhadap halhal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). Dalam kitab As-Siqat. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. Bukhari meminta kawan[http://hisyamkediri. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. Pakistan. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. al-Bairuni dan lain-lain. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. Bersama gurunya Syekh Ishaq. 1967).

Imam Bukhari berkata: "Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. lalu mengoreksi kesalahannya. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. antara lain. Beliau pernah berkata. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami' As-Sahih. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir.. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul "Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien" (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Birrul Walidain.com] Halaman 27 . kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya.000 hadits. At Tarikh Al Awsat.wordpress. Ketika sedang berada di Bagdad. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. Kitab Ad Du'afa. At Tharikh as Shaghir. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami' asShahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. At Tarikh al Kabir. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami' ash Shahih. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. Di sanalah beliau menulis kitab "AtTarikh" (sejarah) yang terkenal itu. yakni olahraga. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. "Saya menulis buku "At-Tarikh" di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama". Ternyata hasilnya mengagumkan. Kitab al 'Ilal. secara urut. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] kawannya membawa catatan mereka. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja "diputar-balikkan" untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Mimpi inilah." [http://hisyamkediri. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta'bir. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. At Tafsir Al Kabir. Al Musnad al Kabir. Tercenganglah mereka semua. Dalam pertemuan itu. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersamasama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Ketika menginjak usia 22 tahun. Raf'ul Yadain fis Salah. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. kemudian membetulkannya. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Diantara semua karyanya tersebut. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Asami As Sahabah dan Al Hibah. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. kemudian membacakan hadits yang benarnya. Al-Adab al Mufrad. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala.

Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad bin Hanbali. Ia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. "perlu dipertimbangkan.wordpress. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Hal ini tercermin dari perkataannya: "Aku susun kitab Al Jami' ini yang dipilih dari 600. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. Imam Muslim menceritakan : "Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur. ia bertemu dengan 80.com] Halaman 28 . serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim).000 hadits selama 16 tahun. Dari sejumlah kota-kota itu. Mesir. Di Baghdad. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut.000 perawi. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. Baghdad sampai ke Asia Barat. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Kufah. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. lakukanlah." Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya." Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih." Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). Imam Bukhari sangat sopan. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami' as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. sampaisampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : "Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. Madinah). Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu" sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan "Haditsnya diingkari". satu dengan lainnya. Bahkan banyak meninggalkan [http://hisyamkediri. Hijaz (Mekkah. Abu Hatim Tirmidzi. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata.

yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan". Imam Bukhari sangat berhati-hati. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. tapi juga ilmu-ilmu lain. Dalam menyusun kitab tersebut. salah [http://hisyamkediri. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. Beliau berkata "Saya meninggalkan 10. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. Kufah. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. seolah-olah Nabi Muhammad saw.wordpress. Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. berdiri dihadapannya. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). tidak terikat pada mazhab tertentu. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab "AlJami 'as-Shahih". Menurut Al-Firbari. pendiri mazhab Hanafi). Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat." Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul AlJami' as-Shahih. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. Syam.com] Halaman 29 . Hijaz seperti yang dikatakan beliau "Saya telah mengunjungi Syam. Mimpi inilah. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] perawi yang diragukan kejujurannya. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. seperti tafsir. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. pakar hadits. dan tarikh. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Diantara puluhan kitabnya. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. Mesir.. bahkan menurut suatu riwayat. fikih.

Dalam hal itu. "Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali hadits-hadits shahih". Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. ia mendengar Imam Bukhari berkata. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Ia berkata: "Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah." Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang [http://hisyamkediri. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam bab-bab yang sesuai. Dengan demikian. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan.wordpress. Menurut Ibnu Shalah. dalam menyusun kitab Al-Jami' as-Shahih. katanya suatu saat. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. "Saya susun kitab Al-Jami' as-Shahih ini di Masjidil Haram. para ulama hadits menyatakan. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. ikuti dan dengarkan pengajiannya. Di belakang hari.com] Halaman 30 . kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. dalam kitab Muqaddimah. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] seorang muridnya. Sedangkan hadits yang mu'allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih". Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. memilih dan menyaring. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang.602 buah. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun.

[http://hisyamkediri. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid'ah. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. bisa bertambah dan bisa berkurang. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. Ia pun menjawab: "Al-Qur'an adalah kalam Allah. yang paling utama adalah Abu Bakar. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. curigailah dia. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. Sahabat Rasulullah SAW. orang-orang mulai menjauhinya. Kata AzZihli : "Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur'an adalah makhluk. bukan makhluk. Sebenarnya. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. dan Ali. ia berkata: "Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadzlafadz Al-Qur'an adalah makhluk. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf." Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. maka ia adalah ahli bid'ah. makhluk ataukah bukan?" Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. bukan makhluk. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa "Al-Qur'an adalah makhluk". Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. Sebelum meninggal dunia. Az-Zihli kepadanya. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: "Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur'an. Tetapi orang itu terus mendesak. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. Umar. insya Allah. Ketika perjalanannya sampai di Khartand." Setelah adanya ultimatum tersebut. Isinya." Di lain kesempatan. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] yang dengki. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup." Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. Diceritakan. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. ia adalah pendusta. Al-Quran adalah kalam Allah. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : "Iman adalah perkataan dan perbuatan.com] Halaman 31 . Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand.wordpress. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. Usman.

Asia Tengah. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. Baghdad memiliki arti tersendiri. Mesir dan negara-negara lainnya. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. Ketika berusia sepuluh tahun. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara'a an Nahr. Selain kepada Ad Dakhili. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. Dalam lawatannya itu. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. Naisabur. artinya daerah-daerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. Di Khurasan. [http://hisyamkediri. Sejak usia dini. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. misalnya pergi ke Hijaz.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Bagi Imam Muslim. Beruntung. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu 'Ansan. Irak. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. dan ulama ahli hadits lainnya.com] Halaman 32 . Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Syam. beliau mulai belajar hadits. Naisabur. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. Imam Bukhari yang memang lebih senior. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. Setahun kemudian. yaitu Imam Ad Dakhili. Yang lebih menyedihkan. Sayang. di Hijaz beliau belajar kepada Sa'id bin Mansur dan Abu Mas 'Abuzar. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. beliau bergabung kepada Bukhari. Saat itu. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Pada tahun 218 H. di Mesir beliau berguru kepada 'Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun.wordpress. Pada masa Dinasti Samanid. Beliau.

syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. akhbarana (mengabarkan kepada saya). guru besar hadits pada Universitas Damaskus. dan ta'dil. Untuk menyaring haditshadits tersebut. ulama besar asal Mesir. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. Mengenai metode penyusunan hadits. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya).wordpress. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary alJu’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh.275 dengan pengulangan. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahli-ahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. dan di Indonesia. dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. berjumlah sekitar 10. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. setara dengan gurunya.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan haditshadits yang diterima dari Az Zihli. kritik. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu' dan wara' dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits." komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. Syria. Melalui karyanya yang sangat berharga. nama Imam Muslim begitu monumental. atau al-Jami’ ash-Shahih. katanya. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. haddasana (menyampaikan kepada kami). akhabarana (mengabarkan kepada kami). [http://hisyamkediri. padahal beliau adalah gurunya. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. "Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun. Shahih Muslim. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. Kendatipun demikian. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. matan.000 hadits tanpa pengulangan. dan qaalaa (ia berkata). Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat).com] Halaman 33 . Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari.000 hadits yang beliau ketahui. berjumlah 3.000 hadits. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. khususnya dalam bidang ilmu hadits. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. Sementara menurut Imam Al Khuli. Bila dihitung dengan pengulangan. dan 7. al-Musnad ash-Shahih. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam.030 hadits tanpa pengulangan. khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. setelah al-Qur’an.

keimanan. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. [http://hisyamkediri. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. beliau sangat menghormati gurunya itu. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan al-Bukhari. Maslamah bin Qasim menegaskan. Sebagai murid yang shalih. Imam Muslim juga memiliki reputasi." pintanya. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh Adz-Dzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. Kepada guru besarnya ini. Namun yang paling utama adalah karyanya. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari. misalnya menuju ke Irak. Disamping itu." Senada pula. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. Syria. barangkali dilakukan tahun 230 H. Imam AnNawawi. ketinggian martabat. Imam Muslim sekalikali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. Shahih Muslim.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. "Para ulama sepakat atas kebesarannya. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). Disamping itu. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. Perjalanan intelektual lebih serius. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. "Biarkan aku mencium kakimu.com] Halaman 34 .wordpress. Hijaz dan Mesir. "Muslim adalah tsaqqat. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya." Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak.

Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature. Namun. jumlahnya bisa berlipat ganda. sebagaimana dikatakan oleh Prof. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. serta perbandingan antara tema dan isinya. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. dan walaupun itu terjadi. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis.033 hadits. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. antara lain. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya hadits. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Antara al-Bukhari dan Muslim. Lantas. Sementara Muslim menganggap cukup dengan "kemungkinan" bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana [http://hisyamkediri. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. Jumhur Muhadditsun berpendapat. kitab Shahih Muslim memuat 3. Shahihul Bukhari lebih unggul. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. Hal ini menunjukkan. kemudian menyusun karyanya sendiri. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. salah seorang kritikus hadits terbesar. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. Artinya jika didasarkan isnad.wordpress.com] Halaman 35 . dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. Sementara Muslim.

7)AtTarikh. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. atau biasa dikenal dengan kitab Jami' Tirmizi. Dan sejumlah alasan lainnya. 2) Irfadus Syamiyyin. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. 8) At-Tamyiz. Kitab-kitab nomor 6. al-Mukhtashar minas Sunan. Amiin.com] Halaman 36 . serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Al-Musnad as-Shahih. dan 21 telah dicetak. yang sebenarnya berjudul. Karyanya. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. 18) Masyayikh Syu’bah. mengampuni segala kesalahannya. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. menjadi salah [http://hisyamkediri. pada tanggal 24 Rajab 261 H.wordpress. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. 20) Al-Wuhdan. 17) Masyayikh ats-Tsawri. 11. dan sederet nama lainnya. Kitab Al Jami'. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. 3) Al-Arqaam. Imam Muslim. 5) Auhamul Muhadditsin. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. 20. Imam Abu Daud. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. 11) Rijalul ‘Urwah.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] dijelaskan Ibnu Hajar —. 19) Masyayikh Malik. 13) Thabaqat. Namun prinsipnya. 14) Al-I’lal. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. sementara nomor 1. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. Semoga Allah SWT merahmatinya. 9) Al-Jami’. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. selain Imam Bukhari. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. 21) AsShahih al-Masnad. 16) Al-Musnad al-Kabir. 15) Al-Mukhadhramin.

Kemudian saya menemuinya. Al-Haisam bin Kulaib Asy-Syasyi. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata.com] Halaman 37 . Hammad bin Syakir. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. Mahmud bin Gailan. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. Imam Bukhari. menyusun. Imam Muslim. Dalam kondisi seperti inilah.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. takdir menggariskan lain. Selain itu. Muhammad bin Mahmud Anbar. Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. Lalu saya bertanya-tanya mengenai dia. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. Imam Tirmizi meninggal dunia. di antaranya. Selain itu. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. Di kemudian hari. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. yang meriwayatkan kitab Al-Jami' daripadanya. amanah. menghimpun. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. dan lain-lain. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. dan meneliti Hadits. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. Daya upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. dan lain-lain. dan sangat teliti. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. Di antara gurunya adalah. Ahmad bin Muni'. Salah satu ulama itu. Kendati demikian. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. Sejak kecil. Guru tersebut berpapasan dengan kami. pakar Hadits. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. dan Imam Abu Daud. Mereka ini pula murid-murid Imam Tirmizi. bertukar pikiran. Ali bin Hajar. "Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. Ahmad bin Yusuf AnNasafi. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Ibnu Hibban Al-Busti. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. Khurasan. Sosok penuh tawadhu' dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid [http://hisyamkediri. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. dan lainnya.wordpress. Dia mengira bahwa 'dua jilid kitab' itu ada padaku. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. termasuk Imam Bukhari. Irak. antara lain Hijaz. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. Dalam lawatannya itu. Makhul ibnul-Fadl. Said bin Abdurrahman. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud.

Melihat kenyataan itu." Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. Kitab At-Tarikh. 'Tidak. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. dari Abi Az-Zunad.com] Halaman 38 . Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. dan ia mengabulkan permohonan itu.' " Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. Sebagai tamsil. 'Tidakkah engkau malu kepadaku?' Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. Kitab Asy[http://hisyamkediri. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. Ia bertanya lagi. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits.' Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. diantaranya: Kitab AlJami'. Sufyan menceritakan kepada kami. namun ternyata orang lain itu tidak mampu. Alasannya adalah. Ketika saya bertemu dengannya. perkataan 'Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim' ini adalah 'Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu.wordpress.' Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: 'Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal 'alaih. Kitab Al-'Ilal. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. "Sebagian ahli ilmu berkata: 'Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. 'Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!' Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. 'Coba bacakan!' perintahnya. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu." demikian penjelasan Imam Tirmizi. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman. dan ia berkomentar. dari Nabi SAW. 'Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?' Aku menjawab. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] tersebut. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. ia berkata. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. dapat ditemukan dalam kitabnya AlJami'. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. Menurut Ibnu Ishak. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu'. sebagai berikut: "Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. Hingga meninggalnya. 'Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar.

kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan AtTirmizi. yang memahami bahasa Arab tentunya. Itu sebabnya. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta'lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. kecuali dua Hadits. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. Hajji Khalfah (w. Diriwayatkan." Oleh karena itu. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda.wordpress. kitab ini menjadi rujukan utama. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. bahwa ia pernah berkata: "Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan.com] Halaman 39 . selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. Itu sebabnya. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. khususnya ta'lil Hadits tersebut. Sebaliknya. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. Selain itu. [http://hisyamkediri. Syama'il an-Nabawiyyah. Beberapa keistimewaan Kitab Jami' atau Sunan Tirmizi adalah. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. yaitu: Pertama. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. yang artinya: "Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. dan Kitab Al-Asma' wal-Kuna. minum lagi pada yang keempat kalinya. "Jika ia peminum khamar. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami' Tirmizi. dan Maghrib dengan Isya.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Kitab Az-Zuhd. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta'lil Hadits. 1657). Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir." Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma' ulama pun menunjukkan demikian. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung.'' Juga Hadits. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. Sedangkan mengenai shalat jamak. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). maka bunuhlah dia.

[http://hisyamkediri. Maka di tahun 441. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn AlHussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. Banyak imam terkemuka turut hadir.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. semua itu dijalani dengan senang hati. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. Al Usuli Din. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Namun. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku 'Al Ma'rifa'. dan pemikiran. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. fikih serta penghapal hadits. yakni bangsa Romawi. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. Oleh karenanya. Dalam masa krisis ini. untuk menceraiberaikan mereka. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar.wordpress. dan Ibn Busran. fikih. Abu Bakr ibn Furik. sehingga mempermudah musuh dari luar.com] Halaman 40 . Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. Dialah pula yang sering kita sebut sebagai 'Tali Allah' dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. Abu Abdullah Al-Hakim. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. As-Sabki menyatakan: "Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami." Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya "Thail Tareekh Naisabouri": Abu Bakr AlBaihaqi Al Hafith. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. penulis kitab "Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari". Abu Tahir Al-Ziyadi.

Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali).wordpress. Menurut ad-Dahabi. 10 jilid tahun 1344-1355. baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. Tema yang dikajinya sangat beragam. Dari pernyataan as-Subki. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April [http://hisyamkediri. dalam Wafiyatul A'yam. Di antara karya-karya Baihaqi. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. Meski dipandang sebagai ahli hadits. Diperkirakan. kota Baihaq. banyak beribadah. seorang ulama hadits. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Sementara itu. Ia mulai banyak mengajar. hingga tarikh. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. ahli fikih. hadits.com] Halaman 41 . fikih. Dia mewariskan ilmuilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. usul fikih serta hadits. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. Ibnu Khalkan menulis. menjadi karya paling terkenal. Nasa'i. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. Selain mengajar. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. India." Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. yang mengapresiasi karya-karyanya itu. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. wara'. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). Selain itu. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. "Dia hidup zuhud. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. dia juga aktif menulis buku. Iran. dan Ibn Majah. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. dan mencontoh para salafus shalih. Di sana. mulai dari akidah.

Abu Ishaq Al-Muradiy. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. Ishaq bin Ahmad Al-Maghribiy dan Ibnul Firkah. Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ AlUmawiy. sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah.com] Halaman 42 . Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. "Sheub Al Iman". Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Antara lain buku "As-Sunnan Al Kubra". Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Penduduk kota Baihaq berpendapat.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. Abul Hajjaj Al-Mizziy. Abu Zakaria. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. namun ia menghindar. [http://hisyamkediri. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. seperti Imam Baihaqi. Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] 1066).” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. Ketika berumur sepuluh tahun. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. dan "Ma'rifat As Sunnan cal Al Athaar". Lc. "Al Asma wa As Sifat". Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. "Tha La'il An Nabuwwa". Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama.wordpress. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Disusun Oleh: Ustadz Anas Burhanuddin. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy.Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi.

Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. 3. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. 4. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. Raudhatuth Thalibin. aku sangat segan padanya”. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. Bustanul Arifin. 2. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. qana’ah dan berwibawa. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. dengan cara yang telah digariskan Islam. termasuk kepada para penguasa. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Disamping itu. tidak terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka.wordpress. Al. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. Dalam bidang hadits : Arba’in. Beliau sederhana. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini.com] Halaman 43 . kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. diantaranya: 1.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). Riyadhush Shalihin. [http://hisyamkediri. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada uluma-ulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Al-Adzkar. wara’ dan bertaqwa. Al-Majmu’.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya.

Thabaqat Asy-Syafi’iyyah Al-Kubra. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya [http://hisyamkediri. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari hadits-hadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifatsifat Allah). Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-.com] Halaman 44 . Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Berbicara tentang ilmu hadits. Syadzaratudz Dzahab 5/354 Sejarah Singkat Syeikh Nashiruddin Al-Albani Muhammad Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci Al-Qur'an. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Catatan: Lihat biografi beliau di Tadzkiratul Huffazh 147.wordpress. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. ibu kota Albania masa lampau. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad.

''Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut).wordpress.'' Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. ia mengajar tentang hadits dan [http://hisyamkediri. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. berupa takhrij terhadap haditshadits yang terdapat pada Ihya' Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Ia mengomentarinya begini. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami'ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida'iyah. Karenanya. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. Dari sana. Dengan demikian. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah al-Manar. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. namun sangat kaya ilmu. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. Tulisan-tulisan sang Syeikh. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. Ia mempelajari Al-Qur'an dari ayahnya sampai selesai. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. Untuk makannya. Pada perkembangan berikutnya. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Begitulah. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni 'an Hamli alAsfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari'at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul).Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] secara materi. AlAlbani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. Setiba di Damaskus. karya al-Iraqi. sangat memukau hatinya. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid'ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Pada umur 20 tahun.com] Halaman 45 . Dari tahun 1381-1383 H. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. kecuali jika waktu shalat tiba. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum'iyah al-Is'af al-Khairiyah. beliau memanfaatkan Perpustakaan adhDhahiriyah di Damaskus. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Selanjutnya.

wordpress. buku-buku hasil foto kopi.com/ [http://hisyamkediri. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2. Kunjungi : http://hisyamkediri.com] Halaman 46 . Silisilah al-Ahadits adh-Dha'ifah wal Maudhu'ah 5. ada yang sudah dicetak. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya.wordpress.110mb. Di samping itu. Di negeri itu pula.Sejarah singkat Ahli Hadist [2010] ilmu-ilmu hadits. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam'iyah Islamiyah di sana. Pada tahun 1388 H. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. Ahkam Al-Jana'iz wabida'uha. beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. Ia wafat pada hari Jum'at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang). Setelah itu ia pindah ke Yordania. manuskrip-manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami'ah. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4. Karya yang terkenal antara lain : 1. Al-Ajwibah an-Nafi'ah 'ala as'ilah masjid al-Jami'ah 3. Karya-karya beliau amat banyak. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat.com All Sumber : http://opi. At-Tawasul wa anwa'uhu 6. Sebelum berpulang. Jumlahnya sekitar 218 judul.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->