REFERENSI http://chelseadocument.blogspot.com/2012/10/sistem-politik-di-indonesia-dan-amerika.

html

Sistem Politik di Indonesia dan Amerika Serikat

Bab I Pendahuluan
a. Latar belakang Dalam perspektif sistem, sistem politik adalah subsistem dari Perspektif atau melihat keseluruhan interaksi yang ada dalam suatu sistem yakni suatu unit yang relatif terpisah dari lingkungannya dan memiliki hubungan yang relatif tetap di antara elemen-elemen pembentuknya. Kehidupan politik dari perspektif sistem bisa dilihat dari berbagai sudut, misalnya dengan menekankan pada kelembagaan yang ada kita bisa melihat pada struktur hubungan antara berbagai lembaga atau institusi pembentuk sistem politik. Hubungan antara berbagai lembaga negara sebagai pusat kekuatan politik misalnya merupakan satu aspek, sedangkan peranan partai politik dan kelompok-kelompok penekan merupakan bagian lain dari suatu sistem politik. Dengan mengubah sudut pandang maka sistem politik bisa dilihat dari lembaga-lembaga politik, dan perilaku politik.Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi.Politik berasal dari bahasa yunani yaitu “polis” yang artinya Negara kota. Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan, Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik, tentara dan organisasi kemasyarakatan. Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Menurut Drs. Sukarno, sistem politik adalah sekumpulan pendapat, prinsip, yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara. Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan, b. Tujuan 1. Dapat memahami sistem politik di Indonesia 2. Dapat memahami sistem politik di Amerika Serikat 3. Dapat menyebutkan perbedaan / persamaan sistem politik di Indonesia dan di Amerika

Bab II Pembahasan
A. SISTEM POLITIK INDONESIA

A. Pengertian sistem Politik
1. Pengertian Sistem Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi. 2. Pengertian Politik Politik berasal dari bahasa yunani yaitu “polis” yang artinya Negara kota. Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan, Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik, tentara dan organisasi kemasyarakatan. Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.

Pengertian Sistem Politik Menurut Drs.Masa Demokrasi Pancasila . Lembagalembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR. Dalam melakukan analisis sistem bisa dengan pendekatan satu segi pandangan saja seperti dari sistem kepartaian. yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara. Pendekatan yang harus dilakukan dengan pendekatan integratif yaitu pendekatan sistem. DPR. DPD. prinsip. karena sistem ini dikelilingi oleh lingkungan yang memiliki tantangan dan tekanan. Sistem politik merupakan sistem yang terbuka. Pengertian Sistem Politik di Indonesia Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan. tetapi juga tidak bisa dilihat dari pendekatan tradisional dengan melakukan proyeksi sejarah yang hanya berupa pemotretan sekilas. Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. Namun dalam menguraikannya tidak cukup sekedar melihat sejarah Bangsa Indonesia tapi diperlukan analisis sistem agar lebih efektif.Masa Demokrasi terpimpin . 4.3. sistem politik adalah sekumpulan pendapat. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. Sukarno. Presiden dan Wakil Presiden.Masa Demokrasi Liberal . dan yudikatif). Sejarah Sistem Politik di Indonesia Sejarah Sistem Politik Indonesia bisa dilihat dari proses politik yang terjadi didalamnya.Masa prakolonial . Proses Politik Di Indonesia Sejarah Sistem politik Indonesia dilihat dari proses politiknya bisa dilihat dari masamasa berikut ini: . Dalam proses politik biasanya di dalamnya terdapat interaksi fungsional yaitu proses aliran yang berputar menjaga eksistensinya.Masa kolonial (penjajahan) . pelaku-saranan-tujuan dan pengambilan keputusan . B. Politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersebut di dalam konstitusi negara (termasuk fungsi legislatif. eksekutif.Masa Reformasi C.

atau dari kelompok infrastruktur politik dan dari lingkungan internasional. 5. Kapabilitas Ekstraktif. hal ini mengakibatkan keterlibatan masyarakat terkekang. kapabilitas dalam negeri dan internasional. 4. yaitu kemampuan Sumber daya alam dan sumber daya manusia. 3. Kapabilitas Distributif. SDA yang dimiliki oleh masyarakat dan negara diolah sedemikian rupa untuk dapat didistribusikan secara merata. artinya kemampuan pemerintah dalam berkreasi dan secara selektif membuat kebijakan yang akan diterima oleh rakyat. Regulasi individu sering memunculkan benturan pendapat. Kapabilitas responsif. Demikian pula dengan pajak sebagai pemasukan negara itu harus kembali didistribusikan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Proes mengkonversi input menjadi output dilakukan oleh penjaga gawang (gatekeeper). Semakin diterima kebijakan yang dibuat pemerintah maka semakin baik kapabilitas simbolik sistem. Sebuah negara tidak bisa sendirian hidup dalam dunia yang mengglobal saat ini. output berupa kebijakan pemerintah sejauh mana dipengaruhi oleh masukan atau adanya partisipasi masyarakat sebagai inputnya akan menjadi ukuran kapabilitas responsif. Seperti pengelolaan minyak tanah. 2. Minimal dalam kapabilitas internasional ini negara kaya atau berkuasa (superpower) memberikan hibah (grants) dan pinjaman (loan) kepada negara-negara berkembang. Pengaruh ini akan memunculkan perubahan politik. Kemampuan SDA biasanya masih bersifat potensial sampai kemudian digunakan secara maksimal oleh pemerintah. Pajak inilah yang kemudian menghidupkan negara. Ahli politik zaman klasik seperti Aristoteles dan Plato dan diikuti oleh teoritisi liberal abad ke-18 dan 19 melihat prestasi politik diukur dari sudut moral. Terdapat 5 kapabilitas yang menjadi penilaian prestasi sebuah sistem politik : 1. Adapun pelaku perubahan politik bisa dari elit politik. B. Sedangkan pada masa modern sekarang ahli politik melihatnya dari tingkat prestasi (performance level) yaitu seberapa besar pengaruh lingkungan dalam masyarakat. dalam proses politik terdapat hubungan antara input dan output. Kapabilitas simbolik. pertambangan yang ketika datang para penanam modal domestik itu akan memberikan pemasukan bagi pemerintah berupa pajak. lingkungan luar masyarakat dan lingkungan internasional. Pandangan mengenai keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini berbeda diantara para pakar politik. Dalam menyelenggaran pengawasan tingkah laku individu dan kelompok maka dibutuhkan adanya pengaturan. Kapabilitas Regulatif (pengaturan).Kapabilitas sistem adalah kemampuan sistem untuk menghadapi kenyataan dan tantangan. bahkan sekarang banyak negara yang memiliki kapabilitas ekstraktif berupa perdagangan internasional. Seperti ketika pemerintah membutuhkan maka kemudian regulasi diperketat. Sistem Politik Amerika Serikat . misalkan seperti sembako yang diharuskan dapat merata distribusinya keseluruh masyarakat. Perubahan ini besaran maupun isi aliran berupa input dan output.

terdiri dari Mahkamah Agung dan pengadilanpengadilan federal yang lebih rendah. dan pemerintah federal saham kedaulatan dengan negara pemerintah. meskipun hal ini tidak tercantum dalam hukum. Hak misalnya untuk menyatakan pendapat. Partai Demokrat dan Partai Republik . Cabang eksekutif dipimpin oleh Presiden dan bersifat independen dari legislatif. bisa memveto. Kekuasaan legislatif diberikan dalam dua kamar Kongres. Eksekutif : Para presiden adalah panglima tertinggi militer. memperoleh pekerjaan. dan di sisi lain kewajiban untuk. Mereka merasa bahwa. Kongres. meskipun lain pihak juga ada. Mereka pun merasa bebas dan mampu mendirikan organisasi politik baik untuk memprotes ataupun mendukung pemerintah. yang bertugas membuat undang-undang federal . Yudisial : terdiri dari Mahkamah Agung dan pengadilan federal . sering dan merasa bebas mendiskusikan masalah politik. Fungsi peradilan itu adalah untuk menafsirkan Konstitusi Amerika Serikat dan undang-undang federal dan peraturan. Pemilihan federal dan negara umumnya berlangsung dalam sistem dua pihak . Budaya politik partisipan adalah budaya politik yang lebih tinggi tingkatannya ketimbang subyek.• • • Amerika Serikat adalah federal republik konstitusional yang terdiri dari 50 negara bagian yang sebagian besar terletak di Amerika Utara. Senat dan DPR . membayar pajak. Pemerintah federal Amerika Serikat didirikan oleh konstitusi.Di mana Presiden Amerika Serikat (para kepala negara dan kepala pemerintahan ). A. penghasilan. Sosialisasi politik Di Negara amerika serikat sisialisasi politik yang sangat berpengaruh besar adalah sekolah Sekolah. dapat mempengaruhi jalannkan perpolitikan negara. menafsirkan hukum dan membatalkan yang mereka temukan inkonstitusional . Pemerintah federal terdiri dari tiga cabang: Legislative : terdiri dari Senat dan DPR . dan memiliki kekuatan impeachment . yang mengatur dan menegakkan hukum federal dan kebijakan. misalnya. menyetujui perjanjian. dan peradilan berbagi kekuasaan dilindungi undang-undang kepada pemerintah nasional. Saat mengikuti pemilu mereka cukup berbangga hati. Budaya politik dan sosialisasi politik di amerika serikat 1. mengumumkan perang . Cabang yudisial (atau lembaga peradilan). di amerika serikat individu mengerti bahwa mereka adalah warga negara yang punya sejumlah hak maupun kewajiban. mereka pun banyak bergabung ke dalam organisasi sukarela baik bersifat politik maupun tidak. pendidikan. telah mendominasi politik Amerika sejak Perang Saudara Amerika .Dalam budaya politik partisipan. yang hakim diangkat oleh Presiden dengan persetujuan Senat. Jika tidak mendirikan organisasi politik. 2. Ini termasuk menyelesaikan sengketa antara cabang eksekutif dan legislatif. dan menunjuk anggota kabinet (tunduk pada persetujuan Senat) dan pejabat lain. Dua belah pihak. sekolah menempati posisi penting sebagai agen sosialisasi politik. . hingga tingkatan tertentu. Budaya politik Di Negara amerika serikat masyarakatnya cenderung menganut budaya politik partisipan. dimana dapat menghapus keduduk anggota pemerintah.

Biasanya. yang berisikan perilaku pemerintah ataupun partai politik banyak mempengaruhi mereka. Komunikasi politik Di bandingkan dengan Negara-negara lain komunikasi politik di amerika bisa dibilang bagus karena di sana kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pendidikan dan pengetahuan tentang politik sanga tinggi. sistem pendidikan nasional selalu tidak terlepas dari pantauan negara oleh sebab peran pentingnya ini. Berita-berita yang dikemas dalam media audio visual (televisi). Amerika Serikat tidak memiliki sistem parlementer. pihak ketiga tidak dapat berkembang. Mereka cenderung menjadi sarana untuk melakukan advokasi kebijakan yang akhirnya diadopsi oleh dua partai politik . calon partai besar secara resmi dipilih dalam konvensi partai atau primer. Banyak partai politik kecil atau ketiga muncul dari waktu ke waktu.. surat kabat cetak. pemerintah yang ada. Warga amerika berhak mencalonkan diri sebagai pemimpin dengan menggikuti ketentuan yang berlaku. negara ini telah dijalankan oleh dua partai besar.. sehingga koalisi terbentuk sebelum pemilu di bawah payung organisasi partai. Media massa merupakan agen sosialisasi politik secondary group. kandidat dicalonkan oleh partai politik atau mencari jabatan publik sebagai independen.Sekolah merupakan secondary group. Rekrutmen politik rekrutmen politik di Negara amerika serikat di lakukan dengan cara sanggat demokratis. Komunikasi politik dan rekrutmen politik di amerika serikat 1. Meskipun tidak memiliki kedalaman. 2. di mana pemerintahan koalisi terbentuk setelah pemilu. Namun. Proses rekrutmen di Negara amerika serikat di lakukan dengan cara pemilihan umum yang di ikuti oleh semua warga amerika. ataupun radio. Dalam pemilu partisan. B.sehingga proses komunikasi berjalan dengan lancar. Oleh sebab itu. 1. partai politik besar dan kecil dan kelompok segera muncul. Di sekolahlah mereka mengetahui lagu kebangsaan. Dengan tidak adanya sistem parlemen. Selain sekolah yang berperan besar dalam sosialisasi politik di amerika serikat adalah Media Massa. Partai politik dan kelompok kepentingan di amerika serikat Konstitusi Amerika Serikat adalah diam pada organisasi politik. dari sekolah. dua partai besar telah disebut partai Republik dan Demokrat. Sejak Perang Saudara. dan dengan demikian layak untuk ditampilkan di surat suara pemilu. dasar negara. internet. terutama karena sebagian besar para pendiri tidak menyukai mereka. C. Setiap negara memiliki kebijaksanaan yang signifikan dalam menentukan bagaimana calon yang dinominasikan. tetapi media massa mampun menyita perhatian individu oleh sebab sifatnya yang terkadang menarik atau cenderung „berlebihan. sedangkan partai kecil dan Independen diperlukan untuk menyelesaikan proses petisi. Partai Politik Sejak 1790-an. Tidak perlu disebutkan lagi pengaruh media massa terhadap seorang individu.

calon presiden masing-masing partai terlebih dahulu di seleksi melalui konsesi yang melibatkan kader masing-masing partai. Karena ada banyak partai maka ada banyak calon presiden. karena hanya ada 2 partai maka hanya ada 2 calon presiden. C. partai hanya 2 yaitu partai demokrat dan partai republik. dan motivasi pegawainegeri.pemilu yang lalu pilpres ada 2 tahap. 2.Birokrasi di Amerika serikat Di amerika serikat Globalisasi tak hanya menuntut peningkatan peran sektor swasta. pemilu dilakukan 2 kali yaitu pemilu untuk pemilih umum atau masyarakat dan pemilu yang diikuti oleh para senator. dan keuntungan serta kerugian administrasi dalam transisi birokrasi. Diposkan 6th October 2012 oleh chelsea's doc. Partai Sosialis. Saat ini. 2. serta mempertimbangkan manfaat dan kerugiannya bagi penduduk. Setiap partai berlomba-lomba mengajukan calon presiden. 3. 6. 4. Pemilu ada 2 kali yaitu untuk memilih partai dan calon presiden. dan Partai Kerakyatan selama beberapa tahun memiliki kekuatan lokal yang cukup besar.. D. karena ada 2 partai maka salah satu akan menjadi partai penguasa dan partai yang lain menjadi partai oposisi. PAC saat ini jumlah mencapai ribuan. Mempunyai banyak Partai 2. Kelompok –kelompok kepentingan Salah satu jenis kelompok kepentingan swasta yang telah tumbuh dalam jumlah dan pengaruhnya dalam beberapa tahun terakhir adalah komite aksi politis atau PAC. struktur. 4. Perbandingan sistem politik di Indonesia dengan Amerika Serikat Perbedaan Pemilu Di INDONESIA & Di AMERIKA Di Amerika : 1. 3. Di Indonesia : 1. Partai Libertarian adalah pihak ketiga yang paling sukses. norma-norma. dan kemudian memudar. tetapi juga menuntut sektor publik untuk memperbaiki kinerjanya dalam rangka melayani kebutuhan Berkenaan dengan orientasi baru birokrasi yang lebih melihat ke pasar. kelak diharapkan keputusan didasarkan pada analisis Iogis dan melihat secara jeli implikasi dari kebijakan pro-pasar untuk legitimasi birokrasi publik. meneliti secara kritis pelaksanaan ekonomi. dalam konsesi hanya masyarakat yang mendaftar dalam partai atau terdaftar yang boleh ikut menentukan calon presiden. Ini adalah kelompok-kelompok independen. 5. mengidentifikasi siapa saja yang diuntungkan dan siapa yang tidak diuntungkan dari perubahan birokrasi. .pembuat kebijakan mempertimbangkan perbedaan mendasar antara sektor public dan sektor swasta dalam hal tujuan. Untuk itu. moralitas. sosial.besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful