MAKALAH TENTANG THAHARAH

Apa yang dimaksud dengan pengertian? 2. Sebutkan pembagian najis? 6.1 Latar Belakang Allah itu bersih dan suci. wajib suci dari hadas dan suci pula badan. Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari sesuatu (barang) yang kotor dan najis sehingga thaharah dijadikan sebagai alat dan cara bagaimana mensucikan diri sendiri agar sah saat menjalankan ibadah. Memahami cara-cara bersuci dari hadas dan najis. Ingin mengetahui macam-macam air dan pembagiannya. Sebutkan pembagian thaharah? 3. 1. Ingin memahami benda-benda yang menyebabkan najis. Allah mencintai sesuatu yang bersih dan suci. 6. 5. pakaian dan tempatnya dari najis. Dalam hukum Islam bersuci dan segala seluk beluknya adalah termasuk bagian ilmu dan amalan yang penting terutama karena diantaranya syarat-syarat sholat telah ditetapkan bahwa seseorang yang akan melaksanakan sholat. Ingin mengetahui pembagian thaharah. Ingin mengetahui pembagian najis. 2.2 Rumusan Masalah 1. Benda apa sajakah yang najis? 5. 3. Sebutkan macam-macam air dan pembagiannya? 4.3 Tujuan 1.BAB I PENDAHULUAN 1. manusia harus terlebih dahulu bersuci atau disucikan. 4. Bagaimana cara-cara bersuci dari hadas dan najis? 1. . Untuk menemuinya. Ingin mengetahui tentang thaharah.

b. Kaifiat (cara) bersuci. Benda yang wajib disucikan. c. Macam dan jenis-jenis najis yang perlu disucikan. Adapun thaharah dalam ilmu fiqh ialah: a. (QS. maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. 2:222). tempat dan pakaian. Alat yang terpenting untuk bersuci ialah air. Menurut istilah para fuqaha’ berarti membersihkan diri dari hadas dan najis. Suci dari najis ialah menghilangkan najis yang ada di badan. dan sebagainya. Mandi. Tayammum. Sebab-sebab atau keadaan yang menyebabkan wajib bersuci. batu dan sebagainya dijadikan sebagai alat pengganti air. e.1. mandi dan tayammum. . sebelum mereka suci. c.1 Pengertian Thaharah Thaharah menurut bahasa ialah bersih dan bersuci dari segala kotoran. maupun yang tidak nyata seperti aib. Urusan bersuci meliputi beberapa perkara sebagai berikut: a. b. 2003:1) Suci dari hadas ialah dengan mengerjakan wudlu. d. tanah.1 Thaharah 2. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". Apabila mereka telah suci. d. dan janganlah kamu mendekati mereka. Alat bersuci seperti air. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh. Allah berfirman dalam Al-Qur’an: Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. (Saifuddin Mujtaba’. Berwudlu. seperti mandi berwudlu dan bertayammum. baik yang nyata seperti najis.BAB II PEMBAHASAN 2. Jika tidak ada air maka tanah. Menghilangkan najis.

Air sungai. niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Air hujan. . 3. Air mutanajis (air yang najis dan tidak dapat mensucikan). yaitu air yang masih murni. Pembagian air Air tersebut dibagi menjadi 4. 5. 3. Air mutlak (air yang suci dan mensucikan). Air dari mata air. yaitu air yang sudah digunakan untuk bersuci. 4. 6. yaitu air yang dipanaskan dengan terik matahari di tempat logam yang bukan emas. Artinya : “Dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya.Macam-macam air Air yang dapat dipergunakan untuk bersuci ada tujuh macam: 1. yaitu air telah kemasukan benda najis atau yang terkena najis. Jika dosa yang dimaksudkan berhubungan dengan manusia. juga sebagai metode mensucikan diri dari dosa-dosa yang besar maupun yang kecil kepada Allah. 2. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an a. Air embun. 2. sebelum bertaubat ia harus meminta maaf kepada semua orang yang disakitinya. 4.2 Macam-Macam Thaharah Bertaubat kepada Allah yang merupakan thaharah ruhaniah. Sebab Allah akan menerima taubat hamba-Nya secara langsung jika berhubungan dengan dosa-dosa yang menjadi hak Allah. Air laut. 2. Air musyammas (air yang suci dan dapat mensucikan tetapi makhruh digunakan). yaitu : 1. Air salju. Bersuci dari dosa (bertaubat). Air sumur. Air musta’mal (air suci tetapi tidak dapat mensucikan). dan tidak bercampur dengan sesuatu yang lain. Dan jika kamu berpaling maka sungguh Aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat)”. 7.1.

Selalu meminta ampunan kepada Allah dan berzikir. ialah air kencing bayi laki-laki yang belum berumur 2 tahun dan belum pernah makan sesuatu kecuali ASI. kecuali air mani. 1) Benda-benda najis a) Bangkai (kecuali bangkai ikan dan belalang) b) Darah c) Babi d) Khamer dan benda cair apapun yang memabukkan e) Anjing f) Kencing dan kotoran (tinja) manusia maupun binatang g) Susu binatang yang haram dimakan dagingnya h) Wadi dan madzi i) Muntahan dari perut 2) Macam-macam najis Najis dibagi menjadi 3 bagian: 1. baik jiwa. d. b. c. cukup dengan memercikkan air ke bagian yang terkena najis sampai bersih. Najis mukhaffafah (ringan). Menyesal dengan perbuatan yang telah dilakukan. b.Yang dimaksud dengan taubat nashuha adalah taubat yang sesungguhnya. Ciri-cirinya adalah: a. . Najis menurut bahasa ialah apa saja yang kotor. Sedangkan menurut fuqaha’ berarti kotoran (yang berbentuk zat) yang mengakibatkan sholat tidak sah. ialah najis yang keluar dari kubul dan dubur manusia dan binatang. Cara mensucikannya. Berusaha terus menerus untuk memperbaiki diri dengan memperbanyak perbuatan baik dengan mengharap keridhoan dari Allah SWT. Najis mutawassithah (sedang). Bersuci menghilangkan najis. 2. benda maupun amal perbuatan. Berjanji tidak akan mengulanginya.

6) Darah yang mengenai tukang jagal. Sedangkan menurut syara’ adalah perkara yang dianggap mempengaruhi anggora-anggota tubuh sehingga menjadikan sholat dan pekerjaan-pekerjaan lain yang sehukum dengannya tidak sah karenanya. dibilas dengan air sehingga hilang semua sifatnya (bau. Lalu menjadikan sholat dan semisalnya tidak sah. rasa dan rupanya) c. 3) Najis yang dimaafkan 1) Bangkai binatang yang darahnya tidak mengalir seperti nyamuk. adalah perkara yang dianggap mempengaruhi seluruh tubuh lalu menjadikan sholat dan pekerjaan-pekerjaan lain yang sehukum dengannya tidak sah. ialah najis yang berwujud atau tampak. 2) Najis yang sangat sedikit. . Najis hukmiyah. 7) Darah yang masih ada pada daging. warna. kutu. ialah najis yang tidak tampak seperti bekas kencing atau arak yang sudah kering dan sebagainya. karena tidak ada sesuatu yang meringankan. Hadas besar ini bisa hilang dengan cara mandi besar. lebih dulu dihilangkan wujud benda najis itu. Hadas dibagi menjadi dua : 1) Hadas kecil. b. dua tangan dan dua kaki. 3) Darah bisul dan sebangsanya. 5) Kotoran ikan d dalam air. dan sebagainya. kotoran binatang ternak yang mengenai susu ketika diperah. Najis mughallazah (berat).Najis ini dibagi menjadi dua: a. Najis ‘ainiyah. 2) Hadas besar. Bersuci dari hadas Hadas menurut makna bahasa “peristiwa”. adalah perkara-perkara yang dianggap mempengaruhi empat anggota tubuh manusia yaitu wajah. kemudian dicuci dengan air bersih 7 kali dan salah satunya dicampur dengan debu. 4) Kotoran binatang yang mengenai biji-bijian yang akan ditebar. ialah najis anjing dan babi. Cara mensucikannya. Hadas kecil ini hilang dengan cara berwudlu. Cara mensucikannya. c.

Membaca basmallah Berkumur-kumur Menyela-nyela janggut yang tebal Mendahulukan anggota yang kanan b. j. mabuk dan sebagainya) Tersentuhnya kulit laki-laki dengan kulit perempuan yang bukan muhrim dan tidak beralas k. Membersihkan hidung g. Membasuh tangan sampai pergelangan terlebih dahulu d. Pengertian Wudlu Wudlu secara bahasa berarti keindahan dan kecerahan. Hal-hal yang membatalkan wudlu b. 2. c. e. Sedangkan menurut istilah syara’ bersuci dengan air dalam rangka menghilangkan hadas kecil yang terdapat pada wajah. e. Sunnah Wudlu b. Rukun Wudlu Antara lain: a. Megusap kedua telinga Membasuh sampai tiga kali Berdo’a sesudah wudlu Keluarnya sesuatu dari dua jalan Hilangnya akal (gila. Berturut-turut 4. f. c. kepala dan kedua kaki disertai dengan niat. Tertidur dengan posisi tidak duduk yang tetap d. l. Tersentuh kemaluan dengan telapak tangan . artinya urut.2. a. f. Mengusap sebagian kepala 3. kedua tangan.2 Wudlu 1. e. a. pingsan. Membasuh muka d. c. Menyela-nyela jari tangan dan jari kaki i. Niat Membasuh dua tangan sampai siku Membasuh kaki sampai mata kaki Tertib. Mengusap kepala h.

2. Menurut pengertian syara’ berarti meratakan air yang suci pada seluruh tubuh disertai dengan niat. c. baik berupa rambut maupun kulit Membaca basmallah Menggosok badan dengan tangan Membasuh sampai tiga kali Berturut-turut b. Hal-hal yang mewajibkan mandi (mandi besar/ mandi wajib) a. tetapi tidak bertemu . Pengertian Mandi dalam bahasa arab al ghuslu artinya mengalirkan alir pada apa saja. sebagai ganti berwudlu atau mandi apabila berhalangan memakai air.3 Mandi 1. Rukun mandi b. Pengertian Tayammum adalah salah satu cara bersuci. a. Islam b. Tidak ada air dan telah berusaha mencarinya. Mendahulukan anggota yang kanan h. ataupun kuku dengan memakai niat tertentu. a. rambut. Mandi ini ada yang hukumnya wajib dan ada yang sunnah. Syarat tayammum a. Hubungan suami istri Mati Nifas Wiladah (melahirkan) Niat Meratakan air ke seluruh tubuh. 1995:20) 2. (Imam Zarkasyi. e.4 Tayammum 1. c.2. Pengertian lain ialah mengalirkan air ke seluruh tubuh baik yang berupa kulit. f. Mengeluarkan mani d. Sunnah mandi b. Menyela-nyela pada rambut yang tebal g. Haid 3. Berwudlu sebelum mandi d. f. e. Menghilangkan najis bila terdapat pada badannya 4. Memakai basahan 2. c.

Memakai alas kaki. Semua yang membatalkan wudlu Karena murtad b. 2. Berhalangan mengguankan air. 2. Tertib 4. dengan debu dari tangan yang baru dipukulkan atau diletakkan ke debu. Hendaklah jauh dari orang sehingga bau kotoran tidak sampai kepadanya. jadi dua kali memukul. 4. 7. yang lebih baik mula-mula dengan batu atau sebagainya kemudian diikuti dengan air. Bersih dari Haid dan Nifas 3. d.5 Istinja’ Apabila keluar kotoran dari salah satu dua jalan. Telah masuk waktu shalat e.c. mendahulukan kaki kanan ketika keluar dari kamar mandi. bagi yang sebabnya ketiadaan air b. Tidak buang air di tempat perhentian. 5. Niat ke debu c. Mendahulukan anggota kanan d. Tidak buang air di air yang tenang. Rukun tayammum a. Membaca basmallah Menipiskan debu di telapak tangan b. Mengusap muka dengan debu dari tangan yang baru dipukulkan atau diletakkan . c. Dengan debu yang suci f. Melihat air. Sunnah tayammum a. Hal-hal yang membatalkan tayammum a. Sunnah mendahulukan kaki kiri ketika masuk ke dalam kamar mandi. (Sulaiman Rasjid. Mengusap kedua tangan sampai siku. Berturut-turut 5. 6. Tidak berbicara selama ada di dalam kamar mandi. Tidak buang air di lubang lubang tanah. 1981:37) Adab buang air: 1. 3. c. misalnya karena sakit yang apabila menggunakan air akan kambuh sakitnya d. wajib istinja’ dengan air atau dengan tiga buah batu.

Memelihara kehormatan dan harga diri orang Islam. Thaharah termasuk tuntutan fitrah. 4.2.6 Hikmah Bersuci 1. 3. 2. 5. Memelihara kesehatan. . Menghadap Allah dalam keadaan suci dan bersih. Thaharah berfungsi menghilangkan hadas dan najis juga berfungsi sebagai penghapus dosa kecil dan berhikmah membersihkan kotoran indrawi.

begitu juga dia harus pula membuang kotoran pada diri dan tempat ibadahnya dan mensucikannya karena kotoran itu sangat menjijikkan bagi manusia .1 Kesimpulan Kebersihan yang sempurna menurut syara’ disebut thaharah. merupakan masalah yang sangat penting dalam beragama dan menjadi pangkal dalam beribadah yang menghantarkan manusia berhubungan dengan Allah SWT. karena syariat Islam menganjurkan manusia mandi dan berwudlu. tapi ketika hendak melaksanakan sholat dan ibadah-ibadah lainnya yang mengharuskan berwudlu. Walaupun manusia masih dalam keadaan bersih.BAB III PENUTUP 3. Tidak ada cara bersuci yang lebih baik dari pada cara yang dilakukan oleh syarit Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful