VOLUME 7 NO.

1, FEBRUARI 2011

STUDI STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER PADA RUAS JALAN SILAING PADANG - BUKITTINGGI KM 64+500
Abdul Hakam1, Rizki Pranata Mulya2

ABSTRAK
Hujan deras yang terjadi pada tanggal 30 Maret 2010 yang lalu mengakibatkan dinding penahan tanah kantilever pada ruas jalan Silaing, Padang Bukittingi Km 64+500 mengalami guling. Selain itu, gempa yang sering terjadi di daerah Sumatera Barat khususnya, menyebabkan tanah di belakang dinding penahan tanah kehilangan daya dukungnya. Stabilitas dinding penahan tanah dapat dinyatakan dengan nilai Fs (faktor keamanan). Nilai faktor keamanan yang ditinjau adalah Fs Overtuning yaitu faktor keamanan terhadap gaya guling, Fs Slading adalah faktor keamanan terhadap geser pada dasar dinding penahan tanah, Fs bearing capacity adalah faktor keamanan terhadap keruntuhan daya dukung. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa stabilitas dinding kantilever dan untuk mengetahui penyebab ketidak stabilan dinding kantilever tersebut dan mendisain dimensi baru yang aman terhadap beban statis dan dinamis. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa dinding kantilever yang terpasang tersebut, dengan dimensi H=8,5, B=3, Ta=0,5, Tb=0,7 Tt=0,7, Th=0,4 tidak aman karena nilai stabilitasnya tidak sesuai dengan yang disyaratkan, yaitu sebesar Fs guling=1,577, Fs Geser=1,384, Fs daya dukung tidak dicari karena nilai e lebih kecil dari B/6. Dengan memperbesar dimensi, H=9,5, B=5, Ta=0,5, Tb=0,95 Tt=0,95, Th=0,95, D=1,1 dinding kantilever tersebut dinyatakan aman dengan nilai faktor kemanan sebesar Fs guling=3,547, Fs Geser=2,559, Fs daya dukung=15,094. Kata Kunci : stabilitas, dinding kantilever, dimensi

1.

PENDAHULUAN

Hujan deras yang melanda Sumatera Barat khususnya daerah Silaing pada tanggal 30 Maret 2010 yang lalu mengakibatkan banyaknya terjadi bencana longsor pada daerah tersebut. Selain diakibatkan oleh hujan deras, bencana alam gempa yang akhir-akhir ini sering melanda Sumatera Barat, khususnya gempa pada tanggal 30 September 2009 juga menjadi salah satu penyebab longsor ini. Kerusakan struktur tanah akibat langsung dari gempa adalah menurunnya daya dukung tanah. Selain itu gempa juga mengakibatkan kerengkahan pada tanah yang apabila kadar air tanah tersebut meningkat, akan sangat mudah mengalami kelongsoran. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa stabilitas dinding kantilever dan untuk mengetahui penyebab ketidakstabilan dinding kantilever tersebut akibat beban statis dan dinamis, dan merencanakan dinding kantilever yang baru dengan memperbesar dimensi. Manfaat dari studi ini adalah hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi pihak terkait (Dinas Pekerjaan Umum) dalam merencanakan dinding penahan tanah pada daerah tersebut.

2.

DASAR TEORI

2.1 Teori Analisa Stabilitas Lereng Tegangan geser tanah adalah gaya perlawanan yang dilakukan butir-butir tanah terhadap desakan atau tarikan. Dengan dasar pengertian ini, bila tanah mengalami pembebanan akan dilakukan oleh:
1 2

Dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas, ahakam2008@yahoo.com Staf Teknis Pusat Studi Bencana Universitas Andalas,

57

2. maka harga τ akan membesar akibat deformasi mencapai harga batas. Kedalaman ke dasar plat D. Selain itu pengambilan dimensi dari segi keterbatasan ruang pekerjaan. Jika resultan jatuh diluar sepertiga bagian tengahan. Dimensi dasar plat harus sedemikian rupa sehingga resultan beban-beban vertikal jatuh dalam sepertiga bagian tengahan. Kohesi tanah yang tergantung pada jenis tanah dan kepadatannya. Bila gaya geser bekerja pada permukaan dimana bekerja pula tegangan normal. maka tekanan tapak akan berlebihan dan hanya sebagian dari telapak yang efektif. perlu diambil dimensi tertentu sehingga dinding yang direncanakan mungkin untuk dikerjakan. 2. Bagaimanapun. cukup stabil dan kuat.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 1. bagian dasar dari plat harus berada dibawah kedalaman beku dan perubahan volume musiman.3 Stabilitas Dinding Penahan Tanah Untuk mengetahui stabilitas dinding penahan tanah kantilever. dan juga digunakan untuk menahan atau menopang timbunan tanah atau onggokan material lainnya (Bowles. harus memenuhi nilai minimum sebesar 0. tetapi tidak tergantung dari tegangan vertikal yang bekerja pada bidang gesernya. Pengambilan dimensi awal dinding penahan tanah juga sangat ditentukan dengan bentuk lereng dan tanah yang kan ditahannya. Dasar badan setidak-tidaknya harus cukup tebal untuk memenuhi persyaratan geser. kepatutan bentuk dan juga keindahan harus diperhatikan dalam perencanaan dinding kantilever ini.2 = Tegangan geser = Kohesi tanah = Sudut geser tanah = Tegangan normal yang bekerja Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Dinding penahan tanah merupakan salah satu konsep perkuatan tanah yang banyak digunakan dalam pekerjaan rekayasa sipil. Gesekan antara butir-butir tanah yang besarnya berbanding dengan tegangan vertikal pada bidang gesernya.3 m untuk penempatan yang layak dari beton dapat dilakukan. 1999: 49) Dalam perencanaan sebuah dinding penahan tanah. Sebagai pedoman awal dalam pengambilan dimensi dinding kantilever pada Gambar 1 ditampilkan potongan penampang dinding kantilever. Karakteristik kekuatan dari tanah yang dinyatakan oleh persamaan Coulomb. τ = c + σ tan φ dimana: τ c φ σ 2. perlu dilakukan pengecekan terhadap dinding kantilever tersebut. Dinding penahan tanah merupakan dinding yang digunakan untuk menahan beban tanah secara vertikal ataupun terhadap kemiringan tertentu. Puncak badan dinding penahan tanah tidak boleh kurang dari 0. Dinding-dinding penahan adalah konstruksi yang digunakan untuk memberikan stabilitas tanah atau bahan lain yang kondisi massa bahannya tidak memiliki kemiringan alami. Pengecekan tersebut diantaranya: • Cek Terhadap Guling • Cek Terhadap Geser • Cek Terhadap Keruntuhan Daya Dukung 58 | JURNAL REKAYASA SIPIL .6 m.

3. nilai kohesi (c). FEBRUARI 2011 | 59 .1 H 0. Metoda ini dilakukan dengan memberikan gaya-gaya besar dan arahnya sesuai dengan beban yang diakibatkan percepatan gempa. Analisis stabilitas dinamis dinding penahan tanah dengan metoda dinamis ekivalen. dan nilai sudut geser ( ).Abdul Hakam. Dari pengujian tanah tersebut diperoleh data sebagai berikut: 1. Kondisi tanah timbunan di belakang dinding kantilever: γ1 = 15.1. data tanah yang harus diketahui adalah nilai berat volume (γ).5 .0.16 dari hasil analisa saringan jenis tanah pada dasar sungai digolongkan pada tanah pasir berkerikil bergradasi baik (Gambar 2.1 H D 0. Survey (pengambilan data) dilakukan di jalan raya Padang-Bukittinggi.65 kN/m3 c1 = 7 kN/m2 1 = 37. Data tersebut diambil pada dua titik yaitu untuk kondisi tanah pada dasar sungai dan untuk kondisi tanah timbunan yang berada di belakang dinding kantilever.7 H Gambar 1. tepatnya di kawasan Silaing KM 64+500.1990) 2.1 H 0. Komposisi Ukuran Minimal Dinding Penahan Tanah Kantilever (Das.1 Survey Lapangan Survey lapangan dilakukan bertujuan untuk mendapatkan data yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Gaya-gaya tersebut bekerja pada titik pusat massa dari elemen-elemen dinding penahan. bertujuan untuk membandingkan nilai gaya-gaya penahan dengan nilai gaya yang meruntuhkan dinding baik akibat gravitasi sekaligus akibat gempa. Rizki Pranata Mulya min 0. Analisis ini mengasumsikan bahwa beban dinamis yang bekerja hanya memberi pengaruh pada nilai maksimumnya saja sepanjang riwayat waktu gempa.1 H B = 0. 3.1 Data Tanah Dalam mendisain dinding kantilever.) VOLUME 7 NO. PROSEDUR DAN HASIL KERJA 3.3 m min 20 mm 1m H 0. 1.4 Stabilitas Dinamis Analisis dinamis ekivalen untuk stabilitas dinding penahan tanah merupakan analisis pengaruh beban dinamis yang dapat diterapkan pada dinding penahan tanah.

91 kN/m3 c2 = 2.075 no.0000 Gambar 3. Jika dibandingkan dengan komposisi ukuran menurut Das.4 4.0000 10.100 0.10 2.40 0. 1991.20 0.4 4. 60 | JURNAL REKAYASA SIPIL Persen Lolos 60 Persen Lolos .1000 Dia meter 1. Dari hasil perbandingan pada Tabel 1. dapat disimpulkan bahwa ukuran dinding penahan tanah yang terpasang di lapangan tidak memenuhi ukuran yang dianjurkan pada Das.0000 Gambar 2. jenis tanah pada dasar sungai digolongkan pada tanah pasir sesuai dengan hasil yang ditunjukkan pada Gambar 3.75 Gravel 100 90 80 70 50 40 30 20 10 0 0.15 0.1.1000 Dia meter 1.2 Dimensi Lapangan Untuk mendapatkan dimensi dinding kantilever sesuai dengan ukuran di lapangan dilakukan pengukuran dengan menggunakan meteran 50 m. Dari hasil pengukuran diperoleh dimensi dinding kantilever seperti Gambar 4. Grafik Analiasa Saringan Kondisi Tanah Timbunan 3. Pengukuran ini dilakukan terhadap dinding kantilever yang terguling. Pasir (Sand) Halus no.20 0.42 Kasar-sedang no.75 Gravel 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 0.0 no.200 no.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Pasir (Sand) Halus no.40 0.0100 0.200 no. Kondisi tanah pada dasar sungai: γ2 = 17.0000 10.100 0.8 kN/m2 2 = 42.10 2. Grafik Analiasa Saringan Kondisi Tanah Asli 2.075 no.84 no.15 0.0100 0.0 no. diperoleh perbandingan seperti yang terlihat pada Tabel 1. 1990: 289 yang terdapat pada Gambar 1.38 Dari hasil analisa saringan.42 Kasar-sedang no.84 no.

35 H Not oke Not oke Not oke 3.1 Dimensi Dinding Kantilever 50 850 30 40 70 70 70 160 300 Gambar 5. 1990 Lapangan Ket H S H toe H heel B H’ 20mm : 1m 0. FEBRUARI 2011 | 61 . diperoleh: H’ = 8. 1. Perbandingan Dimensi Menurut Das.2. Penampang dan Dimensi Dinding Kantilever Dari Gambar 5. 1990 Dengan Dimensi Lapangan Das.047 H 0. Rizki Pranata Mulya 50 850 780 30 40 70 70 70 140 300 160 Gambar 4.4 m 3 m 0.7 H 8.7 m 0.Abdul Hakam.1 H 0.082 H 0.1 H 0. Dimensi Lapangan Tabel 1.5 m B = 3 m T = 50 cm VOLUME 7 NO.2 Perhitungan Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever dengan Dimensi Lapangan 3.5 .5 m 25mm : 1m 0.0.

) Tabel 2.4 m 0.1 m 3.13408 33.7 m 0.2.76 15.72 23.3 115 193.7 1.933 2.6 Gambar 6.792 429.24 0.028 Lengan momen  thdp titik C (m) [4] 1.59376 16.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Tinggi toe = Tinggi heel = Panjang toe = Panjang heel= D = 0.6864 9.24 ΣV 2 Berat/ satuan panjang (KN) [3 = 2 x  γ ] 93.48 0.3 220 246. Beban-Beban yang Bekerja dan Lengan Momen Pada Dinding Kantilever Dimensi Lapangan • Momen guling yang bekerja.36 195. Gaya Vertikal dan Momen Tahanan yang Bekerja Segmen [1] 1 2 3 4 5 6 7 luas (m ) [2] 3. dijabarkan pada Gambar 6.98 0.464 11.15 0.6 m Perhitungan Faktor Keamanan Beban beban yang bekerja pada dinding kantilever. 62 | JURNAL REKAYASA SIPIL . M0 (Tabel 2. sementara gaya-gaya yang bekerja dapat dilihat pada Gambar 7.756 356.64 15.262296 623.466 ΣMR Momen terhadap titik  C (KNm) [5 = 3 x  4] 107.6 18.78 0.2 0.833 0.2 2.572536 Resume dari nilai faktor keamanan pada dinding kantilever dimensi lapangan dapat dilihat pada Tabel 3. berikut: 780 70 83.64 12.312 3.52 5.9 0.7 m 1.2 2.

837 KN/m² 300 Gambar 7. 50 950 855 100 95 305 95 500 Gambar 8. Gaya-Gaya Yang Bekerja Pada Dinding Kantilever Dimensi Lapangan 3. nilai eksentrisitas (e) < B/6. Dimensi baru VOLUME 7 NO. FEBRUARI 2011 95 283.384 < 2.Abdul Hakam. not oke < 1. dimana: Pa = Ph 139. dan Tabel 4.5. 1. not oke Untuk mencari nilai Fs daya dukung.) dilakukan karena hasil yang diperoleh pada perhitungan sebelumnya tidak memenuhi ketentuan faktor keamanan.577 1.558 KN/m 32.3 Perhitungan Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever dengan Dimensi Baru Perubahan dimensi (Gambar 8. Resume Faktor Keamanan Pada Dinding Kantilever Dimensi Lapangan Fs Guling Fs Geser Fs Daya Dukung 1.33 850 | 63 . Rizki Pranata Mulya Tabel 3.

95 m Panjang toe = 1 m Panjang heel= 3. Penampang dan Pembagian Segmen Dinding Kantilever Dari Gambar 9. dijabarkan pada Gambar 10.3.1 Dimensi Dinding Kantilever Untuk pembagian segmen dari bangunan tersebut dijabarkan dalam Gambar 9.1 H 0. Perbandingan Dimensi Menurut Das. diperoleh: H’ = 9.53 H oke oke oke oke Ket 3.5 m 47mm : 1m 0. 64 | JURNAL REKAYASA SIPIL .7 H Dimensi Baru 9.95 m 5 m 0. 1990 Dengan Dimensi Baru Das.1 m 3.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Tabel 4.0.5 . 1990 H s min H toe H heel B H’ 20mm : 1m 0.1 H 0.05 m D = 1.95 m 0.2 Perhitungan Faktor Keamanan Beban-beban yang bekerja pada dinding kantilever. 1 4 2 3 Gambar 9.1 H 0.3.5 m T = 50 cm B = 5 m Tinggi toe = 0.1 H 0.95 m Tinggi heel = 0.

5.475 0. M0 (Tabel 5.4064883 1958.75 26.3667 ΣMR Momen terhadap titik  C (KNm) [5 = 3 x 4] 174.42 60.7 1.192241 20. Beban-Beban yang Bekerja dan Lengan Momen Pada Dinding Kantilever Dengan Dimensi Baru • Momen guling yang bekerja.112875 55.Abdul Hakam. oke > 1.0775 Pp ΣV 2 Berat/ satuan panjang (KN) [3 = 2 x  γ ] 102. Tabel 6.039729 • Faktor keamanan keruntuhan daya dukung Nilai resume faktor keamanan pada dinding kantilever dimensi baru beserta gaya yang bekerja pada dinding kantilever dimensi baru dapat dilihat pada Tabel 6.021 285 1418. dan Gambar 11.5 Gambar 10.531875 Lengan momen  thdp titik C (m) [4] 1.6 46.) • Tabel 5.559 > 2.17 114 408.92375 4.3 2. Rizki Pranata Mulya 130 170 250 347. oke > 3. FEBRUARI 2011 | 65 . Gaya Vertikal dan Momen Tahanan Yang Bekerja Segmen [1] 1 2 3 4 5 luas (m ) [2] 4.275 1. 1.547 2. Resume Faktor Keamanan Pada Dinding Kantilever Dimensi Baru Fs Guling Fs Geser Fs Kapasitas daya dukung 3.5 3. oke Untuk mencari nilai Fs daya dukung.649 726.676 VOLUME 7 NO. =14.

36 g berdasarkan SNI 03 1726 2003 Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan dan Gedung.181 36. Beban-Beban dan Gaya-Gaya yang Bekerja Akibat Beban Dinamis 66 | JURNAL REKAYASA SIPIL 316.). Gaya-Gaya yang Bekerja Pada Dinding Kantilever Dimensi Baru 3.3 Perhitungan Faktor Keamanan Terhadap Beban Dinamis Dalam perhitungan beban dinamis (Gambar 12 dan 13.327 KN/m Pp 36.67 101. a (g) merupakan percepatan dinamis maksimum.7 KN/m² 500 Gambar 11.67 950 .3. nilai percepatan puncak muka tanah a (g) untuk wilayah gempa 6 yang digunakan adalah sebesar 0. x1 x2 x3 Gambar 12.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Pa = Ph 174.

Abdul Hakam. 1. Rizki Pranata Mulya 633.8 m2 A2 = 26.33 Gambar 13.42 m2 • Beban-beban dan gaya-gaya dinamis yang bekerja: 950 VOLUME 7 NO.9 m2 A1c = 4.5 130 170 250 347.33 157. FEBRUARI 2011 | 67 .5 657.3 m2 A1b = 1.33 522. Analisis Dinamis Dinding Kantilever Dengan Dimensi Baru • Luas penampang masing-masing bagian yang dihitung A1a = 4.1 m2 A3 = 22.5 380 47.

6275 2305.7782 1837.2 45.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 • Faktor Keamanan Guling Resume beban-beban dan gaya-gaya yang bekerja akibat beban dinamis dapat dilihat pada Tabel 7.472 147.58311 ΣV= W1+W2 • Faktor keamanan geser Gaya yang mengakibatkan geser Tanpa tahanan pasif: TR = T = 613.465 Lengan Momen (m) 1.465 350.416 41.48 5. Resume Beban-Beban dan Gaya-Gaya yang Bekerja Akibat Beban Dinamis no 1 2 3 2 3 4 5 6 5 6 Beban W1a W1b W1c W2 W3 Fe 1a Fe 1b Fe 1c Fe 2 Fe 3 Nilai  Beban (KN) 103.3 2.6444 795.23561 ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 4257.3 Σ M0 (KNm) ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 194.44 59.600 115.7 1.57 5.01492 MR (KNm) 175.314 672.3808 19. Tabel 7.5 3.30496 62.615 68 | JURNAL REKAYASA SIPIL .2 408.8 0.152 16.23 3.047 126.873 37.2 6.90656 764.28 288 1429.5 6.

maka rumus daya dukung ultimit menjadi: Nilai keamanan terhadap keruntuhan daya dukung Perbandingan antara faktor keamanan yang diperoleh dari hasil analisa dan syarat yang diizinkan dapat dilihat pada Tabel 8. Rizki Pranata Mulya Dengan tahanan pasif: TR = T + Pp • Faktor keamanan keruntuhan daya dukung Untuk = 42.5632 Nγ = 167. FEBRUARI 2011 | 69 .Abdul Hakam.842 Nq = 90.38 Nc = 101.3262 Faktor-faktor daya dukung Karena nilai c = 0. 1. VOLUME 7 NO.

9781476 0.925 1.27 0 1.12703751 48.30205 39 37.68678689 15.65 66.84057611 ‐ 119.20791169 0.77555329 105.4406042 12.38 0 1 0.88694237 7.91248557 0 19.3209497 49.).527 7.49 2.4226183 0.87461971 0.5759 ‐12 42.91 56.91248557 0 19.65 39.38 ‐ 0.24874987 32. oke 3.75794154 0 15.12703751 120.4 Perhitungan Faktor Keamanan Terhadap Stabilitas Menyeluruh (Over-all Stability) Perhitungan over-all stability dilakukan dengan menggunakan metoda slices (Tabel 9.33 0 1.666 17.91248557 0 19.857563944 Σ Wsinθ cL+Wcosθtan 13(3x6) 12(11+12) 37.63 0 1.91248557 0 19.6145029 115.846078 2.845 2.34 0 1.39 0.86 1. garis keruntuhan diambil dengan memperkirakan bentuk keruntuhan tersebut dengan sebuah lingkaran berdiameter bebas.91 10.62932039 0.33012 78.5299193 0.91 37.382145 49.318 1.75794154 0 15. Dalam metoda ini.038 > 2.64395 0 42.32625 24 28.42261826 0.754 2.52991926 0.66913061 0.91248557 0 67.5992417 7.91 49. oke > 3.929 2.925 11.74314483 0.65 179.5 0 Wcosθtan 12(3x7x8) 12.91248557 0 209.28592 12 42.95819616 51.2 17.16 0.52991926 0.6005 58 37.175 1.857563944 123.4 0 1.65 155.512 W γ 15. oke > 1.8480481 0.9945219 0.05115 6 42.91248557 0 19.8480481 0.10452846 0.75458 15.075 0.65622 ‐29 42.91 10.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Tabel 8.97029573 0.44682906 22.22661 15.3.91 55.6749 ‐25 42.296 17.042 1.7390135 ‐ 36.90630779 0.48 0 1.775395 ‐ 27.37 0 1.32625 48 37.75794154 0 209.38 ‐ 0.91248557 0 19.9781476 0.696346 1119.91248557 0 19.29 0 2.9945219 0.38 0. Berikut adalah gambar dan perhitungan stabilitas menyeluruh dengan menggunakan metoda slices.26 0 1.88694237 ‐ 5.02021 220.16 0.95105652 0.05574975 49.73381 48.6010853 44.44682906 3.84057611 78.226 7.77 9.2419219 0.75944746 26.438 2.88 0 1.203 0.77555329 172.3.91 25.66282145 22.4848096 0.9808452 32.38 0.65 155.103802 60.24874987 26.05574975 ‐ 15.16 0.5.68678689 49.51 No 5a 5b 5c 6a 6b 6c 7a 7b 7c 8a 8b A 10.91248557 0 L cL (10) (11) 5.91 27.16 0.6453 KN Tabel 9.6145029 161.65 169.1541 ‐32 42.39 0 1.16325 24 22. Nilai faktor stabilitas menyeluruh dari kondisi lereng tersebut adalah: 3.77714596 0.5 Perencanaan Tulangan Dinding Kantilever Gaya tekan aktif tanah timbunan = 70.38 0.2079117 0.83214 ‐6 42.91 44.872 17.765 2.29 0 1.95819616 0 51.91 40.959 24 28. Perhitungan Stabilitas Menyeluruh dengan Menggunakan Metode Slice No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 A (1) 4.402 2.648 17. Lereng dibagi menjadi beberapa segmen dengan ukuran lebar segmen yang sama.3588 18 42.90630779 0.38 0.38 ‐ 0.65 121.279944 161.775395 173.98992 70 | JURNAL REKAYASA SIPIL .457 W sinθ tan c γ θ cosθ 3(1x2) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (2) 15.91 54.29 0 1.75794154 0 15.1045285 0.28083 25 42.27 0 1.810489 105.571 9.54755 24 177.698684 173.38 0. Resume Faktor Keamanan Akibat Beban Dinamis Fs Guling Fs Geser Fs dayadukung 2.30901699 0.38 ‐ 0.0737345 220.91248557 0 254.7390135 60.05761 32 42.8480481 0.1369 76 37.75944746 44.38 ‐ 0.0737345 ‐ 191.

FEBRUARI 2011 | 71 . xt = 1274. Rizki Pranata Mulya Garis kerja P1 dari dasar dinding: m KN Garis kerja Pa dari dasar dinding: m Gaya berat sendiri dinding dan tanah (berat tapak belakang.94 KN Garis kerja terhadap titik kaki depan: xt =½T = 0.525 m Garis kerja titik tapak depan: x2 = ½ B1 + T1 = 2.m Mh = W .54 KN KN Garis kerja titik tapak belakang: x1 = ½ B1 = 1.42 KN.Abdul Hakam.) Mf = P . x2 + Wt .m Gaya Geser Pada Dinding Tf = P1 = 70. y a = 402. bentuk persegi) = 69.T2) = 194.475 m Momen Pada Dinding (Gambar 14. T1 (H .m Mt = W . 1.475 m Untuk badan dinding tegak: Wt = γc .6453 KN Tb = Pa VOLUME 7 NO. y1 = 100.669 KN. x1 = 728.676 KN.m Mb = Pa .7876 KN.

Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 Th Tt = 141. Mt diperlukan luas tulangan minimum 10500 mm2 72 | JURNAL REKAYASA SIPIL . Momen dan Lintang Pada Dinding Kantilever Menentukan perkuatan/ tulangan akibat Momen Untuk menentukan perkuatan ini digunakan grafik kebutuhan tulangan tarik terhadap momen lentur per meter untuk mutu beton K-225 s/d K-300 (Gambar 15. maka akan diperoleh luas tulangan tarik per m’ adalah (Tabel 10.29 KN =W = 477. Mb diperlukan luas tulangan minimum 2500 mm2 3. Mh diperlukan luas tulangan minimum 2500 mm2 4. Kebutuhan Tulangan Tarik Terhadap Momen Lentur Per Meter Untuk Mutu Beton K-225 s/d K-300 Jika nilai momen yang bekerja pada dinding diplot pada grafik. Gambar 15. dan Gambar 17.).): 1.653 KN = W + Wt = 672.59 KN Mf Mf Mb Lb Mh Mt Lh Lt Gambar 14. Mf diperlukan luas tulangan minimum 2500 mm2 2.

Abdul Hakam. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Berdasarkan hasil perhitungan stabilitas. VOLUME 7 NO. Gambar Tulangan Dinding Kantilever 4. Rizki Pranata Mulya Tabel 10. Luas Penampang Vs Jumlah Tulangan Lentur Luas As (mm ) 600 650 700 800 900 1000 1200 1400 1600 1800 2000 2500 3000 3500 4000 5000 6000 7000 8000 9000 10000 15000 20000 25000 30000 2 D‐12 6 6 7 8 8 9 11 13 15 16 18 23 27 31 36 45 54 62 71 80 89 133 177 222 266 Jumlah Tulangan Lentur D‐16 D‐19 D‐22 3 3 2 4 3 2 4 3 2 4 3 3 5 4 3 5 4 3 6 5 4 7 5 4 8 6 5 9 7 5 10 8 6 13 9 7 15 11 8 18 13 10 20 15 11 25 18 14 30 22 16 35 40 45 50 75 100 125 150 25 29 32 36 53 71 89 106 19 22 24 27 40 53 66 79 D‐ 25 2 2 2 2 2 3 3 3 4 4 5 6 7 8 9 11 13 15 17 19 21 31 41 51 62 500 1000 3050 950 5000 Gambar 16. 1. FEBRUARI 2011 9500 | 73 . nilai faktor keamanan dinding kantilever dengan kondisi tidak aman terhadap daya dukung dan penggerusan.

nilai Fs Sliding 2.053 7. Dinding penahan tanah dengan dimensi yang baru aman terhadap dayadukung dan penggerusan 4.547. Perencanaan tulangan diperoleh jumlah tulangan minimum dinding tegak 9 D 19 dan dasar dinding 36 D 19. 3. 6. Das. (1990). Joseph (translated by Sinaban Pantur). karena nilai e > B/6. E and Mochtar I.02 m. Berdasarkan hasil perhitungan stabilitas dinding kantilever dengan dimensi yang baru diperoleh nilai Fs Overtuning 3. (1999). (1995). N.B. DAFTAR KEPUSTAKAAN Bowles.577. nilai Fs Sliding 1. “Analisis dan Disain Pondasi” edisi ke tiga jilid 2. Jakarta. “Mekanika Tanah (Prinsipprinsip Rekayasa Geoteknis)” Jilid 2. 5. Nilai stabilitas dinding penahan tanah dengan kondisi asli adalah Fs Overtuning 1.384 dan nilai Fs Bearring capacity tidak dapat diperoleh hasil. Boston. “Principles Of Foundation Engineering. Braja M (translated by Mochtar. second edition”.559 dan nilai Fs Bearring capacity 14. Penerbit Erlangga Das. 74 | JURNAL REKAYASA SIPIL . Penerbit Erlangga.676. Jakarta.Studi Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever Pada Ruas Jalan Silaing Padang Bukittinggi KM 64+500 2. Nilai stabilitas menyeluruh dinding kantilever dengan dimensi baru diperoleh sebesar 9. PWSKENT Publishing Company. Nilai penggerusan (scouring) pada dasar dinding kantilever adalah 1.). Braja M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful