PERHATIAN

Petunjuk Pelaksanaan ini masih bersifat sementara guna persiapan lapangan, sambil menunggu terbitnya Permendikbud tentang Pedoman Bantuan Sosial di Lingkungan Kemdikbud.

MILIK NEGARA
Tidak perjualbelikan

NSPK
Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria

PETUNJUK PELAKSANAAN PENYALURAN DANA BANTUAN SOSIAL BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD (BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN i INFORMAL DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 2013

SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL Hak untuk dapat hidup dan tumbuh berkembang secara layak dan sejahtera adalah satu diantara bentuk hak anak yang dilindungi dengan undang-undang. Penyediaan layanan pendidikan anak usia dini yang dapat diakses oleh seluruh anak tanpa kecuali adalah bentuk dari pemenuhan hak-hak anak terkait dengan penyiapan generasi yang cerdas, tangguh, kompetitif, dan berkarakter. Kebijakan pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal untuk memperluas layanan PAUD merupakan salah satu upaya untuk pemenuhan hak anak akan mendapatkan pendidikan sejak dini. Upaya tersebut tidak berhenti pada perluasan dan pemerataan akses layanan PAUD, tetapi juga dukungan agar semua anak tanpa kecuali dapat terlayani di lembaga-lembaga PAUD melalui pemberian dana Bantuan Operasional Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD). Sesuai dengan program pro masyarakat kurang beruntung, maka pemberian BOP-PAUD diprioritaskan diberikan kepada
i

satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak-anak dari keluarga menengah ke bawah. Dr. Nonformal dan Informal. Untuk itu partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan sangat diharapkan agar segala sesuatu berjalan secara tepat dan transparan. Direktorat Jenderal terus berupaya agar fasilitasi dana BOP-PAUD terus meningkat baik dari besarannya maupun dari jumlah volumenya. Januari 2013 Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. anak-anak berkebutuhan khusus. Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) sebagai instrument pengontrol ketepatan penyaluran dan penggunaan dana tersebut. Lydia Freyani Hawadi. Melalui dukungan BOP-PAUD diharapkan meminimalkan alasan ketidakmampuan keluarga untuk memasukkan anak usia dini mendapatkan layanan PAUD. Jakarta. Hal penting yang diperlukan adalah memastikan bahwa dukungan dana BOP-PAUD tersebut tersalurkan dengan tepat sasaran dan digunakan dengan tepat manfaat. Psikolog NIP: 19570322198211001 ii . Prof. dan anak-anak dari daerah sulit.

Menyikapi Pendidikan Anak kendala Usia tersebut. perluasan. namun demikian secara keseluruhan tidak banyak berubah dibanding dengan tahun sebelumnya. Taman Penitipan Anak. dan ketersediaan layanan PAUD untuk semua anak usia 0-6 tahun dan berdampak terhadap rendahnya APK PAUD secara nasional. Tentu hal ini merupakan masalah nasional bila dikaitkan dengan kebijakan pemerataan. dan anak-anak yang membutuhkan layanan khusus yang kini sedang dilayani di Satuan-Satuan PAUD (Taman Kanak-Kanak. Mekanisme pendistribusian dan pelaksanaan BOP-PAUD tahun 2013 menjadi tanggungjawab Pusat. Dini telah Direktorat Pembinaan Bantuan menggulirkan Operasional Penyelenggaraan PAUD (BOP-PAUD) untuk anakanak usia dini dengan prioritas dari keluarga miskin. khususnya masyarakat yang kurang beruntung dalam segi ekonomi. Kelompok Bermain. ataupun Satuan PAUD Sejenis). Untuk memberikan acuan bagi pengelola PAUD di iii .KATA PENGANTAR Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat. untuk memasukkan anak ke Satuan PAUD karena terbatasnya keuangan keluarga untuk bidang pendidikan. anak berkebutuhan khusus.

Erman Syamsuddin NIP: 195703041983031015 iv . Direktorat Pembinaan PAUD mengembangkan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD). Jakarta. Akhirnya melalui kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil demi tersusunnya Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) ini. maupun Kabupaten/Kota. 6 Januari 2013 Direktur Pembinaan PAUD Dr. dengan demikian efektivitas dan keakurasian penyaluran bantuan tetap dipertahankan. Provinsi.tingkat Pusat. Semoga Petunjuk Teknis ini bermanfaat sebagaimana yang diharapkan. Kami berupaya perubahan tersebut tidak menghilangkan unsure penyerdahanaan prosedur.

Besar Dana dan Penggunaan Dana E. Hak. Latar Belakang dan Isu Kebijakan B. Pengertian D. Persyaratan Penerima D.DAFTAR ISI SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I. dan Sanksi Penerima Bantuan 7 7 7 9 11 v . Sifat C. Hasil yang Diharapkan BAB II KETENTUAN UMUM A. Sasaran Bantuan Manfaat bantuan 1 2 3 4 4 5 6 i iv vi G. Dasar Hukum C. Kewajiban. PENDAHULUAN A. Penyedia Bantuan B. Tujuan Bantuan E. F.

Monitoring dan Pengawasan BAB V PENUTUP LAMPIRAN Lampiran 1. Pengelolaan Dana Bantuan B. Surat Pernyataan Kesanggupan Lembaga Lampiran 4.BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN A. Data Anak Didik Lampiran 3. Rekapitulasi Data Satuan Calon Penerima Lampiran 6: Kuitansi vi 19 23 27 30 . Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota Lampiran 5. E. F. Pelaporan C. Penyusunan dan Pengajuan Proposal B. 13 14 16 16 17 17 Penandatanganan Akad Kerjasama. Kuitansi Penyaluran Dana Bantuan Jadwal Pengajuan Proposal BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN A. Penilaian/Verifikasi Proposal C. Penetapan Penerima D. Formulir Pengajuan Dana BOP Lampiran 2.

Lampiran 7: Contoh Berita Acara Verifikasi Lampiran 8: Surat Keputusan Penetapan Satuan Penerima Dana Lampiran 9: Contoh Laporan Penggunaan Dana vii .

BAB I PENDAHULUAN A. pendidik yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. pemerintah 1 . Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. dan bagaimana melindungi masyarakat (khususnya dari keluarga tidak mampu) dari kendala biaya untuk memperoleh layanan PAUD. Untuk mengatasi masalah tersebut. Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan PAUD secara keseluruhan. dan dukungan penyelenggaraan PAUD dari Pusat. Daerah dan masyarakat. Untuk mendukung perluasan layanan harus ditunjang dengan ketersediaan Satuan PAUD yang mudah diakses. LATAR BELAKANG Perluasan dan pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakanan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini. Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan adalah bagaimana mencukupi kebutuhan operasional Satuan PAUD. dan Informal.

3. dan di wilayah sulit.meluncurkan program Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dengan memberikan bantuan dana penyelenggaraan kepada Satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak didik khususnya yang kurang mampu. Program BOP bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan bagi anak tidak mampu. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan 2 . DASAR HUKUM 1. agar mereka memperoleh layanan PAUD yang lebih bermutu. B. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Untuk memberikan panduan dalam penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD maka perlu disusun Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD.

Biaya personal adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.Informal. 4. PENGERTIAN 1. C. Biaya operasional adalah rata-rata biaya pelaksanaan pembelajaran. 3. Departemen Pendidikan Nasional. dan biaya penyelenggaraan pendidikan tak langsung berupa pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan PAUD. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian dan Lembaga. Termasuk dalam Biaya Operasional adalah bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. 6. 2. Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) bantuan yang diberikan 3 . Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 7 Tahun 2009 tentang Pemberian Bantuan Kepada Lembaga Pendidikan Nonformal dan Informal. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini. 5.

Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis ini memberikan petunjuk bagi pelaksana dan penanggung jawab BOP dalam mengelola dan menyalurkan dana BOP kepada sasaran secara tepat guna. dengan prioritas anak dari keluarga kurang mampu. 2. berkebutuhan khusus. Tujuan pemberian bantuan BOP adalah memperluas dan meningkatkan layanan PAUD bagi anak usia 0-6 tahun. TUJUAN BANTUAN 1. anak 4 . Diutamakan bagi lemabag PAUD yang melayani anak dari keluarga kurang mampu. D. dan layanan khusus. atau Satuan PAUD Sejenis yang menyelenggarakan pembelajaran bagi anak didik berusia 0-6 tahun.Pemerintah kepada anak melalui Satuan PAUD untuk mendukung proses operasional pembelajaran dan dukungan biaya personal bagi anak PAUD. E. SASARAN BANTUAN Sasaran program BOP PAUD adalah Satuan Taman KanakKanak/ Taman Kanak-Kanak Luar Biasa/Taman Penitipan Anak/ Kelompok Bermain.

2. anak dengan layanan khusus. Manfaat Bagi Satuan PAUD a. 5 b. F. Manfaat Bagi Masyarakat/Orang Tua a. MANFAAT BANTUAN 1. Terjaminnya keberlangsungan layanan PAUD bagi anak-anaknya. Manfaat Bagi Pemda: a. baik yang dikelola masyarakat maupun oleh UPTD. Terbantunya beban pembiayaan operasional pendidikan PAUD bagi anak b. Meningkatkan APK PAUD daerah sekaligus berdampak pada peningkatan APK nasional b. Menjadi dasar alokasi dana APBD untuk menunjang kebutuhan operasional pembelajaran di Satuan PAUD.berkebutuhan khusus. Mendukung peningkatan mutu layanan PAUD 3. Memperlancar proses pembelajaran PAUD yang . Meningkatkan jumlah layanan anak lebih baik c.

000 lembaga PAUD sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. 2. Teroptimalisasikannya dana bantuan BOP oleh lembaga PAUD Penerima sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.G. Tersalurkannya bantuan BOP PAUD ke 45. Adanya laporan penggunaan dana bantuan BOP sebagai pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara. 3. HASIL YANG DIHARAPKAN 1. 6 .

sehingga memungkinkan pemberian bantuan tidak sesuai dengan jumlah anak yang dilayani di Satuan yang bersangkutan. PERSYARATAN PENERIMA 1. Direktorat Jenderal 7 . SIFAT PENERIMA BANTUAN Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini bersifat bantuan terbatas. Penentuan penerima dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD ditetapkan berdasarkan penilaian terhadap Lampiran pengajuan dana BOP oleh Satuan PAUD. Berdasarkan Surat Edaran dari Kepala Kantor Wilayah Provinsi DKI. B.BAB II KETENTUAN UMUM A. C. PENYEDIA BANTUAN Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD bersumber dari Anggaran Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini Tahun Anggaran 2013. Memiliki rekening aktif atas nama Satuan. a.

7. 5. Dinas Pendidikan Kab/Kota menetapkan kebijakan untuk menggunakan Rekening BRI yang mudah diakses hingga daerah yang paling dekat dengan masyarakat. 8 . Kementerian Keuangan Republik Indonesia bahwa untuk mempercepat penyaluran dana ke masyarakat maka dalam satu wilayah menggunakan bank yang sama.Perbendaharaan. 2. Memberikan layanan pada anak usia 0-6 tahun. Telah melaksanakan program minimal 1 (satu) tahun. Jumlah saldo terakhir yang tercantum dalam rekening Bank minimal sebesar Rp. b. Satuan tidak mendapatkan dana bantuan Rintisan dan Percontohan di tahun yang sama. 250.000. Mengisi Formulir Pengajuan Dana BOP dengan menggunakan Lampiran 1 terlampir dan diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten. 6.(dua ratus lima puluh ribu rupiah). Memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan setempat. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama Satuan. 4. 3.

000.600. 2.D.000.000.atau lebih Dinas Pendidikan Kabupaten berhak mengelola dana yang dialokasikan ke Kabupatennya sesuai dengan kebijakan dengan catatan jumlah satuan yang mendapatkan bantuan tidak boleh kurang dari jumlah yang ditetapkan. Penggunaan Dana Dana bantuan untuk: 9 JML BANTUAN 15 anak Rp. 3. KELOMPOK SATUAN PAUD Memiliki anak didik atau kurang Memiliki anak didik anak Memiliki anak didik 26 anak Rp.000. 3. 7. 2.200.- BOP dapat dipergunakan antara lain .16 . 6. Besar Dana Penyaluran dana dikelompokkan berdasarkan jumlah anak yang dikelola oleh Satuan PAUD.25 Rp. BESAR DANA DAN PENGGUNAANNYA 1. dengan ketentuan sebagai berikut: No 1.

5 10 % pembelian obat-obatan ringan. transport petugas kesehatan 5. 2.No 1. PENGGUNAAN administrasi Bantuan biaya % Bantuan biaya masuk dan biaya 20 30 % Penyelenggaraan 20 30 % Proses Pembelajaran Pembelian bahan habis pakai. atau ATK 4. Jumlah 100% Satuan PAUD penerima BOP-PAUD dapat menggali dana bantuan dari masyarakat. buku. Pembelian alat-alat DDTK. 3. dan Social Perusahaan dana Coorporate Responsibility) atau menjalankan usaha-usaha penggalian 10 . kotak P3K. buku bacaan anak. (melalui Pemerintah Daerah. Transport pendidik untuk mendukung 10 20 % pertemuan di Gugus PAUD.10 20 % buku acuan untuk pendidik.

HAK. KEWAJIBAN. Memberikan dorongan kepada masyarakat/orang tua untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program PAUD. b. Kewajiban: a. b. Membuat dan menyampaikan laporan program dan pertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. termasuk menerima peserta didik dari keluarga mampu agar terjadi subsidi silang. 11 . Hak: a. DAN SANKSI 1.dana yang tidak bertentangan dengan perundangan yang ada. Menggunakan dana yang diterima sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Mendapatkan dana BOP PAUD sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Petunjuk Teknis. c. d. 2. E. Menyelenggarakan program PAUD secara aktif. Mendapatkan pembinaan dalam pelaksanaan dan pengembangan program dari pembina teknis.

3. maupun Kabupaten/Kota negara dikenakan yang sanksi terdapat kepegawaian bukti sesuai menyalahgunakan dana BOP sehingga merugikan dengan aturan yang berlaku. Sanksi a. b. Sanksi bagi Pengelola dana BOP Pengelola dana BOP di tingkat Pusat. Sanksi bagi Satuan 1) Satuan Penerima dana Bantuan Operasional PAUD yang dinilai pihak Pusat tidak menggunakan dana sesuai dengan pengajuan sehingga berakibat menghambat pelaksanaan program. 12 semua dana yang berita telah acara dilengkapi . 2) Bukti setoran ke Kas Negara dilampirkan dalam Berita Acara Pengembalian Dana yang ditandatangani oleh pihak penerima dana dan Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat dikirimkan ke Direktorat Pembinaan PAUD. dan kepadanya diwajibkan mengembalikan dana ke kas negara. harus mempertanggungjawabkan dan mengembalikan diterima dengan pengembalian.

13 .BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN A. Dinas Pendidikan Kab/Kota mensosialisasikan ke seluruh Satuan PAUD. PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL 1. Direktorat Pembinaan PAUD menetapkan alokasi jumlah Satuan yang akan mendapatkan dana BOP di setiap Kab/Kota. 2.

Satuan PAUD yang memenuhi persyaratan mengusulkan dana BOP ke Dit. NPWP Satuan c. PENILAIAN / VERIFIKASI PROPOSAL 1. b.3. c. Membuat Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau 14 . Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan: a. Foto copy Rekening Satuan b. Surat Pernyataan Kesanggupan Penyelenggaraan dari Satuan B. Pembinaan PAUD dengan menggunakan Formulir Pengajuan Dana BOP Lampiran 1 untuk diserahkan ke Bidang yang menangani PAUD di Kab/Kota dengan dilengkapi: a. Data anak d. Menyusun rekapitulasi Satuan yang direkomendasi untuk mendapatkan dana BOP dengan menggunakan. Verifikasi Satuan untuk memastikan keberadaan dan tidak terjadi duplikasi pemberian bantuan yang tidak dibolehkan kepada Satuan PAUD yang sama.

000 dan dibubuhi stempel sebanyak 2 lembar.pejabat esselon 3 yang ditunjuk dengan menggunakan. Membuatkan Akad Kerjasama yang ditandatangani Pengelola. e. diatas materai Rp. Membuat kuitansi yang ditandatangani pengelola sebanyak 4 lembar (dengan 2 materai). d. Mengajukan seluruh berkas ke Direktorat Pembinaan PAUD melalui Tim Verifikasi Provinsi dengan disertai soft copynya. Tim Verifikasi Tingkat Provinsi bertugas: a. meneliti kelengkapan dan ketepatan berkas Lampiran isian dan kelengkapan lampiran Satuan. 6. f. 2. yang terdiri dari: (1) Pengajuan dari setiap Satuan (2) Daftar jumlah anak dari setiap Satuan (3) Surat Kesanggupan dari setiap Satuan (4) Rekening Bank dan NPWP dari setiap Satuan (5) Surat Pernyataan dari Kepala Dinas Kab/Kota (6) Rekap Satuan yang akan menerima BOP (7) Kuitansi dari setiap Satuan 15 .

C.(8) Akad kerjasama dari setiap Satuan PAUD. Penerbitan SK 2. Mengusulkan penerbitan Surat Perintah Membayar 4. b. Penetapan Penerima Bantuan Direktorat Pembinaan PAUD melakukan: 1. 16 . Kepala Dinas mengajukan seluruh berkas yang diusulkan dengan melampirkan Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat esselon 3 yang ditunjuk dengan menggunakan lampiran 5. Menerbitkan Surat Permohonan Pembayaran 3. Berita Acara. Kuitansi Dan SPTJM 1. dan berkas dari kab/kota. dan Draft SK ke Pusat. Dinas Verifikasi Provinsi mengajukan draft SK. Penandatanganan Akad Kerjasama. Menyampaikan keseluruhan berkas dari Kab/Kota. D. Menyusun Draft SK c. d. Mengajukan SPM yang dilengkapi daftar lembaga penerima ke KPPN.

4. Penyaluran Dana Bantuan 1. 2.2. Jadwal Pengajuan Bantuan Proposal pengajuan bantuan diharapkan bersamaan dengan pengajuan bantuan lainnya dan disampaikan pada 17 . Direktorat PPAUD mengajukan daftar nama calon penerima dana BOP PAUD sesuai aturan yang berlaku. Lembaga yang tidak disetujui untuk mendapatkan dana bantuan. Kuitansi yang sudah ditandatangani diatas materai oleh Pengelola Lembaga dianggap syah apabila sudah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen atau yang diberi kuasa. 3.000 dianggap syah dan berlaku bila telah ditandatangani Pejabat Pembuat Komitmen Dit. 6. Akad Kerjasama yang diajukan oleh Lembaga dan ditandatangani Pengelola di atas materai Rp. F. Bank Penyalur mendistribusikan bantuan langsung ke rekening Lembaga pengusul. KPPN mengirimkan dana ke Bank Penyalur 3. E. maka seluruh berkas pengajuan akan dikembalikan melalui Dinas Kabupaten/Kota. Pembinaan PAUD.

Koordinasi Teknis Tingkat Provinsi 18 .

Semua pengeluaran/penggunaan dana bantuan harus disertai dengan bukti pengeluaran yang sah (sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam penggunaan uang negara). dengan peruntukan sebagai berikut. 2.BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN A. 4. Pihak penerima bantuan wajib menyimpan mengadministrasikan pemeriksaan oleh semua auditor bukti pengeluaran Jenderal 19 keuangan dengan sebaik-baiknya untuk persiapan (Inspektorat . Pengelolaan Dana Bantuan 1. 3. Penggunaan dana bantuan harus mengacu pada ketentuan dan aturan sebagaimana tertuang dalam akad kerjasama dan Petunjuk Teknis yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Lembar pertama (asli) untuk arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan program ke Direktur Pembinaan dan Pendidikan Anak Usia Dini. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua).

. b. Materai dan kuitansi 1) Materai Rp 6.. Kuitansi dan Bukti Pembelian Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian berupa: 1) Kwitansi dari toko. Pembelian Barang a. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan/BPKP.(enam ribu rupiah) untuk pembelian di atas Rp. 500. 2) Faktur/Nota Pembelian.2) Materai Rp 3.(tiga ribu rupiah) untuk pembelian senilai Rp. 1. Badan Pemeriksa Keuangan/BPK. lengkap dengan tanda tangan penjual dengan dibubuhi stempel perusahaan/toko. Bawasda/Bawaska atau pihak berwenang lainnya) dan disimpan untuk jangka waktu minimal 5 (lima) tahun.000.000.. Pengelolaan Keuangan 1.Kementerian Pendidikan Nasional.000.000.000.sampai dengan 20 .

3.000.000. Pembayaran Honorarium a. b. Pembayaran honorarium harus dipungut PPh Ps. Kelengkapan bukti pembelian konsumsi sama dengan pembelian barang. Setiap pembayaran honorarium harus ada bukti kuitansi penerimaan uang dari penerima honor (tidak boleh diwakilkan). 21 dengan ketentuan: c. 3) Pajak pembelian barang menjadi tanggung jawab pihak penjual. Materai tersebut dilintasi tandatangan dan stempel perusahaan/toko.Rp 1. 2. Pembelian Konsumsi Pembelian konsumsi dapat dilakukan melalui katering atau rumah makan. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus PNS golongan II/d ke atas. 21 .-.

Lembaga berkewajiban untuk: 1) Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara 2) Melampirkan copy semua bukti setor pajak tersebut dalam laporan akhir. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non PNS adalah untuk kelebihan uang honorarium dari batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang jumlahnya ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.. 15. Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi adalah Rp. Ketentuan lain a.per tahun (Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008) atau Rp.000.000.4. b. Lembaga yang tidak melampirkan bukti fisik penggunaan dana dan pembayaran pajak dianggap 22 ..320. 1. b. Lembaga tidak diperkenankan memecah pembelian dengan tujuan menghindari pembayaran pajak. Pajak a.per bulan.840. 5.

belum menggunakan dana dan belum mempertanggungjawabkan keuangannya. B. Setiap lembaga yang telah menerima dana bantuan diharuskan menyampaikan laporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. c. lembaga diharuskan melaporkan penerimaan dana kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini baik secara tertulis maupun melalui media elektronik (telepon. email. c. Pelaporan 1. Paling lambat 2 minggu setelah dana masuk pada rekening lembaga. Perubahan Anggaran. b. Pergeseran pembiayaan yang berbeda dengan yang dicantumkan dalam proposal harus memperoleh persetujuan tertulis dari Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Laporan disampaikan ke Direktorat Pembinaan PAUD dan ditembuskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 23 . fax). Waktu a.

Sistematika Laporan Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan pertanggungjawaban a. Pengeluaran harus sesuai dengan proposal yang diajukan.d. b. dengan pertama peruntukan (asli) sebagai arsip berikut. yaitu: 24 . Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua). f. Halaman Sampul penggunaan dana secara keseluruhan. e. oleh Lembar lembaga untuk penyelenggara dan lembar kedua disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan program ke Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Laporan akhir disampaikan kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini selambatnya 4 (empat) bulan setelah dana diterima dan dipastikan keseluruhan kegiatan yang diusulkan dalam proposal selesai dilaksanakan. yang terdiri atas 4 bagian.

Pengantar Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad. rencana kegiatan sesuai dengan yang diajukan di proposal. nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga. b. Pelaksanaan Program. Berisi uraian realisasi dari rencana yang tercantum dalam proposal ditempuh program. dan jadwal pelaksanaan kegiatan 2) Bagian 2. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan. siapa saja yang akan terlibat atau dijadikan sasaran dalam setiap kegiatan.Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan). Isi Laporan Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai berikut: 1) Bagian 1. c. terrealisasi tentang: dalam kegiatan dari langkah-langkah merealisasikan apa saja sejumlah yang yang sudah yang 25 kegiatan program . Pendahuluan.

peserta didik. Perlu juga diuraikan tentang hasil yang diperoleh dari upaya pemecahan masalah tersebut 3) Bagian 3. Tindak Lanjut. Menguraikan inovasi yang dikembangkan lembaga dan atau perubahan/dampak terhadap pembelajaran. pendidik.direncanakan. orangtua. dan masyarakat 4) Bagian 4. Penggunaan Dana. Berisi uraian tentang langkah-langkah yang dilaksanakan untuk menyelesaikan pelaksanaan program selama paruh waktu sampai tercapainya sesuai dengan yang diharapkan. Hasil Yang Dicapai. Menguraikan seluruh komponen-komponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan riil di lapangan 5) Bagian 5. realisasi bagaimana tindak lanjutnya setelah mendapatkan langkah-langkah dana dan untuk mewujudkan kedepannya supaya lebih maju dan bisa sebagai 26 . dan permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan program disertai upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan dengan memperhatikan faktor penghambat dan faktor pendukung.

Waktu Monitoring dapat dilaksanakan: 1) Sebelum dana diturunkan untuk memastikan ketepatan Satuan calon penerima dana. 27 .percontohan didaerahnya. dan evaluasi terhadap penggunaan dana BOP oleh Satuan Penerima. dan upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan (apabila terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan program) 6) Bagian 6. Monitoring dan Pengawasan Monitoring a. Tujuan Monitoring dan suvervisi dilakukan dalam rangka pemantauan. Penutup. Berisi uraian tentang kesimpulan. b. 1. Secara umum tujuan dari monitoring dan supervisi untuk memastikan ketepatan penggunaan dana dan menghindarkan dari ketidaktepatan atau penyelewengan dana. saran dan harapan C. pembinaan.

b) Responden terdiri unsur Dinas Pendidikan Kabupeten/Kota.2) Setelah dana diturunkan untuk memastikan akuntabilitas ketepatan penggunaan dana BOP oleh Satuan PAUD penerima. selama proses. c) Monitoring dilaksanakan di awal sebelum dana diluncurkan. c. penerima dana. dan atau setelah dana diluncurkan. 2) Monitoring oleh Tim Kabupaten/Kota a) Monitoring ditujukan untuk memantau kelayakan Satuan calon penerima dan penggunaan dana BOP. b) Responden terdiri dari Satuan PAUD penerima dana. 28 dan Satuan PAUD . Pelaksana 1) Monitoring oleh Tim Provinsi a) Monitoring ditujukan untuk memantau ketepatan Satuan penerima dan penggunaan dana BOP oleh Satuan PAUD penerima.

dan setelah dana diluncurkan untuk memantau penggunaan 29 . d. Pengawasan Pengawasan dana BOP meliputi pengawasan melekat. Pengawasan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan dana BOP PAUD sebagai masukan jika terdapat indikasi penyalahgunaan dana BOP. Pengawasan Fungsional Internal dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Pusat dan Daerah sesuai dengan kewenangannya. fungsional. Pengawasan Melekat dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi pengelola dana BOP baik di tingkat Pusat. b. Pengawasan Fungsional Eksternal dilakukan oleh Badan Pengawas oleh Keuangan masyarakat sesuai dalam dengan rangka kewenangannya. dan masyarakat.c) Monitoring dilaksanakan di awal untuk penilaian dana. c. Satuan. a. maupun Satuan PAUD. 2.

30 .paud. 021 57900244. di Gedung E Lantai 7 Kemdikbud.id. Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini. Silakan juga menghubungi website: www.BAB V PENUTUP Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan yang jelas bagi semua unsur yang berkepentingan dengan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP).go. Nonformal dan Informal. Senayan Jakarta. Jalan Jenderal Sudirman. silakan menghubungi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.kemdiknas. Apabila ada hal-hal yang belum dipahami atau memerlukan penjelasan lebih lanjut. Telpon /fax.

.. Program Layanan: 1. (Non PNS) .............. Pendidikan : ........... Data Anak: Jumlah : ....... (P)........ Formulir Pengajuan Dana BOP A...... Alamat Lengkap Tahun Berdiri Jenis Program perlu) Nama Pengelola : ............ : TK/TPA/KB/SPS (coret yang tidak B.Lampiran 1....................... (SMA/sederjat). Jumlah : ... : .........(L) b..................... Status 2................... .................... (S2/S3) c........... Identitas Satuan Nama Satuan PAUD: ... (PNS)...... anak 31 : ... (D2).................... .........(S1). .... Data Pendidik: a.... ...................... ....... : .....................

........ x dalam seminggu @ ..... ......... acuan untuk pendidik....... Transport mendukung Gugus PAUD pendidik untuk di .........3.. Rencana Penggunaan dana: No Rencana Penggunaan 1......... transport petugas kesehatan 5............ RP .......... buku bacaan anak.. kotak P3K... Layanan Program: ... 4............ pembelian obat-obatan ringan... 3. pertemuan 32 .. garaan Proses Pembelajaran Pembelian bahan habis pakai... buku-buku atau ATK Pembelian alat-alat DDTK. Bantuan biaya masuk dan biaya administrasi 2......... .... Bantuan biaya Penyeleng............... jam 4.

.. c. b............................ d.... Nama Satuan sesuai yang tercantum dalam rekening ......................... c..... Alamat Wajib Pajak ............. C..................................................... Rekening Satuan a....... 2..................... Nama Wajib pajak ......................... NPWP a........................ Data Administrasi 1..................................................................... Nomor Rekening Bank ....................................................... Alamat Satuan sesuai rekening .... b............................ Nomor NPWP .................. Nama Bank ...................................................Jumlah ..................... 33 .............................................

.. (stempel Satuan) 34 .........2013 Pengelola PAUD.... Data anak 4........ Lampiran: 1.... .................. Pernyataan Kesanggupan ............. NPWP Satuan 3.D... Rekening Bank atas nama Satuan 2........

.. Identitas Satuan Nama Satuan PAUD: ............. Data Anak No Nama Didik 1 2 3 4 5 Anak Usia Nama Orang Tua Pekerjaan Orang Tua : TK/TPA/KB/SPS (coret yang tidak 35 ............................... B.................................... Alamat Lengkap : ........Lampiran 2.......... Nama Pengelola : ............. Jenis Program perlu) Nama Yayasan : ... DATA ANAK DIDIK A.......

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 dst ............ 36 ..2013 Pengelola PAUD................

................................. (stempel Satuan) 37 ...

............................... : ........... : ...............................Lampiran 3: Surat Pernyataan SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI DANA BANTUAN OPERASIONAL PAUD Pada hari ini ....................... ................................................. kami yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Jabatan Alamat : ................... bahwa dalam rangka penyelenggaraan program pendidikan anak usia dini melalui dana bantuan operasional penyelenggaraan PAUD menyatakan bahwa: 1........... Bersedia untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran PAUD sesuai dengan pengajuan yang disetujui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini tahun 2013.............. tahun dua ribu tiga belas. 38 . ................... tanggal ................................. bulan .

. Bersedia menyampaikan laporan penggunaan dana keseluruhan paling lambat 3 bulan sejak uang diterima.... Semua dana yang diterima menjadi tanggung jawab mutlak Satuan PAUD ......... tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.Stempel Satuan .000............. 4.... Bersedia memenuhi kewajiban membayar pajak sesuai aturan yang berlaku.... Bersedia mengadministrasikan penggunaan dana sesuai dengan pengajuan yang disetujui yang dibuktikan dengan kuitansi sesuai aturan yang berlaku.. dibuat 2 rangkap 39 ....... 6.. Yang membuat pernyataan.... Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani diatas kertas bermaterai enam ribu rupiah dengan penuh kesadaran.. 3. Materai Rp........... 5..2. sesuai dengan Petunjuk Teknis dan peraturan yang berlaku.

..... Bersedia untuk membina dan mengawasi penggunaan dana bantuan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.. ................. 2......................... bahwa dalam rangka penyelenggaraan program pendidikan anak usia dini melalui dana bantuan operasional penyelenggaraan PAUD............ 40 ....Lampiran 4: Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Jabatan Alamat : ....... dengan ini menyatakan: 1.................................... : ...... Bertanggung jawab atas Data Satuan PAUD yang tercantum dalam Rekap Pengajuan adalah benar adanya dan dapat dibuktikan keberadaannya......... Bersedia untuk mengkoordinir penyampaian laporan penggunaan dana sesuai dengan ketentuan................ : ...................................... 3...........

.......... 6.Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani diatas kertas bermaterai enam ribu rupiah dengan penuh kesadaran.... Materai Rp......... tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.......000......... ....2013 .............................................................. 41 .... NIP:..........................................

... Provinsi N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Nama Satuan Ala mat : ....Lampiran 5: REKAPITULASI DATA SATUAN CALON PENERIMA DANA BOP-PAUD TAHUN 2013 Kabupaten/Kota: ..................................... Nama Pengelo la Nomor Rekenin g Nama Bank NP WP Jumlah Anak Jumlah Dana 42 .....................................

... (Dibuat 2 rangkap) ................................................. Penanggungjawab PAUD 43 ............................. ........................2013 Mengetahui Kadin Dik Kab/Kota ...............14 15 dst ................. NIP: ...... NIP:...............

... : (................. SPS) dalam rangka anak usia 0-6 tahun memperoleh layanan PAUD Tahun Anggaran 2013 Jumlah anak : ..................Lampiran 6: Kuitansi KUITANSI Sudah terima dari : Kuasa Pengguna Anggaran Satker Direktorat Uang Sebesar Terbilang Untuk Pembayaran Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini : Rp.......................KB....................... 44 . Mengetahui Penanggung Jawab Kegiatan Kasi Peserta Didik.................................. Yang Menerima....) : Bantuan Operasional Penyeleng-garaan BOP-PAUD (TK.. TPA.......

. lembar lainnya tak bermaterai) 45 . (Catatan : dibuat rangkap 4...000 Materai Rp........000 Stempel Satuan Soeharto........ 6..... 6.. MM NIP: 197002011990011001 . SE..Materai Rp...

Lampiran 7: Contoh Berita Acara Verifikasi CONTOH BERITA ACARA VERIFIKASI SATUAN PENERIMA DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD Nomor : .. telah diadakan rapat Verifikasi Satuan Penerima Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD...... Menelaah kelengkapan berkas 46 .... tanggal .................. Pada hari ini .............. dengan beranggotakan .......... Tanggal ... jalan ............... Tanggal : ................Nomor ....................................... bulan .......... Verifikasi dimulai pk . selaku Ketua Tim Verifikasi yang ditunjuk berdasarkan SK........... orang........ ............... Acara Verifikasi mencakup: 1........... yang dipimpin oleh .................. bertempat di ......... tahun ..............

( Ketua) 2..................................... Penetapan nama Satuan yang diusulkan untuk dapat menerima dana Satuan PAUD Percontohan. Tim Verifikasi 1............ .. ......( Anggota ) 47 ............ .berkas lainnya akan diserahkan ke Direktur Pendidikan Anak Usia Dini sebagai pertanggungjawaban atas tugas yang sudah diberikan.2...... Menelaah kesesuaian data dalam berkas 3.. Selanjutnya Berita Acara Verifikasi dan berkas... ....(Anggota) 3....... Berdasarkan hasil penelaahan administrasi maka seluruh Tim Verifikasi menyepakati bahwa Satuan-Satuan yang tercantum dalam Daftar Rekapitulasi Satuan Penerima Bantuan Dana BOP PAUD memenuhi persyaratan yang ditentukan................. .......... ............ ............. ........................... Demikian Berita Acara ini dibuat dengan ditandatangi oleh seluruh Tim Verifikasi untuk selanjutnya dapat digunakan sebagaimana mestinya.....

48 .

Lampiran 8: Surat Keputusan Penetapan Satuan Penerima Dana BOP-PAUD

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nomor : ................................. Tanggal : ................................. TENTANG PENETAPAN PELAKSANAAN PENERIMA DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (BOP-PAUD) TAHUN ANGGARAN 2013

DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

49

Menimbang

: Bahwa dalam rangka mendukung kelancaran Bantuan Operasional telah ditetapkan alokasi sasaran di tingkat Kabupaten/Kota

Membaca

: Pengajuan SatuanCalon Penerima Dana BOPPAUD Kabupaten/Kota.

Mengingat

: 1.

Undang-undang Republik Pendidikan Nasional;

Indonesia

Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem 2

MEMUTUSKAN Menetapkan : Keputusan tentang Direktur Pembinaan Dana PAUD Bantuan

SatuanPenerima

Operasional Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2013.

50

PERTAMA : Nama-nama Satuan/ organisasi pelaksana Bantuan Operasional PAUD, sebagaimana tertuang dalam lampiran keputusan ini. KEDUA : Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini akan diadakan pembetulan sebagaimana . KETIGA : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Pada tanggal : Direktur Pembinaan PAUD

Dr. Erman Syamsuddin NIP: 195703041983031015

51

.... bulan .Lampiran 9:: AKAD KERJASAMA NOMOR: .............. . DENGAN .................. kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama Jabatan Alamat : : : ........ tahun .................................... 52 .......................... tanggal ............... .................. ANTARA: DINAS PENDIDIKAN PROVINSI ................. ............ DALAM RANGKA PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pada hari ini...............................

.. Pemimpin Lembaga/ Organisasi .. .............. Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Bahwa dalam rangka pelaksanaan pemberian dana bantuan operasional pendidikan anak usia dini........... Nama Jabatan Alamat NPWP : : : ..............Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Pertama...................... Kedua.. kedua belah pihak telah bersepakat mengadakan akad kerjasama sebagaimana diatur dalam pasal-pasal berikut ini: Pasal 1 Lingkup Kegiatan Pihak Kedua telah menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan kegiatan sebagai berikut: 53 ........................... : .

Pihak Pertama menyediakan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD khususnya untuk menyelenggarakan program [ sebesar Rp. rupiah] untuk diserahkan kepada Pihak Kedua...- 54 .. monitoring dan evaluasi terhadap program yang dikembangkan (4) Melaporkan hasil kegiatan terhitung sejak Akad Kerjasama ditandatangani. (3) Pembinaan. Pasal 2 Besarnya Dana Bantuan Untuk keperluan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1.(1) Melaksanakan kegiatan Bantuan Operasional PAUD sesuai dengan pengajuan yang disetujui Dinas Pendidikan Propinsi . .. penggunaan dana Bantuan (2) Mengadministrasikan Operasional PAUD sesuai dengan jenis penggunaanya.

Pasal 5 Fakta Integritas Proses pemilihan dan penetapan pemberian Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini dilaksanakan secara transparan dan bebas dari unsur KKN.Pasal 3 Sifat Dana Bantuan Dana bantuan khusus sebagimana dimaksud pada pasal 2 bersifat dana stimulan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program PAUD. Pasal 6 Tanggung Jawab Mutlak Penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang telah diterimakan oleh Pihak kedua menjadi tanggung jawab mutlak 55 . Pasal 4 Penggunaan Dana Bantuan Khusus Pihak Kedua akan menggunakan dana yang diterima dari Pihak Pertama tersebut untuk membiayai program sesuai dengan proposal yang telah disetujui.

ditanggung 56 . Pasal 7 Penyelesaian Perselisihan a. maka Pihak Pertama berhak menuntut Pihak Kedua untuk mempertanggungjawabkan dan membuat pernyataan menjamin keberlangsungan program.Pihak kedua sebagai penerima Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini. b. Apabila tidak terjadi kemufakatan kedua belah pihak telah bersepakat untuk menempuh jalur hukum melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri setempat. Seluruh biaya untuk penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatas. c. Pasal 6 Sanksi Apabila Pihak Kedua ternyata tidak menggunakan dana sesuai dengan proposal yang telah disetujui. Apabila terjadi perselisihan kedua belah Pihak telah bersepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.

..... dan selanjutnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan perjanjian kerjasama ini.. Pasal 8 Untuk keperluan administrasi.......... 57 .. Pasal 9 Aturan Tambahan Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerjasama ini..... Pihak Pertama materai .....oleh pihak yang ditunjuk berdasarkan hasil keputusan pengadilan..... Pihak Kedua materai ........... akan diatur kemudian atas kesepakatan kedua belah pihak.. surat perjanjian kerjasama ini dibuat dalam rangkap 5 (lima) diatas kertas bermaterai enam ribu rupiah.

Alamat Lengkap) LAPORAN PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD TAHUN 2013 1. nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap lembaga. 3. Pengantar Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad. siapa saja yang terlibat 58 . rencana kegiatan sesuai dengan yang diajukan di proposal. Halaman Sampul Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan). Nama Satuan.Lampiran 10: Contoh Laporan Penggunaan Dana KOP Satuan (Logo. 2. Isi Laporan Bagian 1. Berisi uraian tentang: kapan dana mulai diterima dan digunakan. Pendahuluan.

............ saran dan harapan .... ... dan upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan (apabila terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan program) Bagian 6.............. dan jadwal pelaksanaan kegiatan Bagian 2........ Berisi uraian tentang realisasi bagaimana tindak lanjutnya setelah mendapatkan dana dan mewujudkan langkah-langkah untuk kedepannya supaya lebih maju...........................atau dijadikan sasaran dalam setiap kegiatan. Tindak Lanjut. Berisi uraian realisasi dari rencana yang tercantum dalam proposal......... Penutup.... Penggunaan Dana. Menguraikan seluruh komponen-komponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan riil di lapangan Bagian 5..... Berisi uraian tentang kesimpulan. Pelaksanaan Program.............. (Stempel Satuan) ........ Bendaharawan....2013 Pengelola Program......... Bagian 3.... 59 ..

id .kemdiknas.paud.Dicetak oleh: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2013 i www.go.