75

BAB III DINDING PENAHAN TANAH

PENDAHULUAN

Pada bab ini, materi yang akan dibahas meliputi jenis-jenis dinding penahan tanah, momen lentur, dan gaya geser yang bekerja pada dinding maupun pada telapak dinding penahan tanah. Selain itu, juga mengontrol stabilitas dinding penahan tanah. Pembahasan pada bagian ini dibatasi hanya pada dinding penahan tanah type kantilever dan type kontrafort.. Materi yang akan dipelajari pada bab ini sangat terkait dengan materi yang telah dibahas pada bab-bab sebelumnya, seperti momen lentur pelat satu arah maupun pelat dua arah. Selain mata kuliah Strutur Beton Dasar, yang mendukung materi ini adalah mata kuliah Analisa Struktur, Rekayasa Fondasi, dan Mekanika Tanah. Setelah menjelaskan mempelajari jenis-jenis materi ini, mahasiswa tanah, diharapkan mengontrol mampu stabilitas,

dinding

penahan

merencanakan, dan menuangkan hasil perhitungannya dalam gambar.

76

PENYAJIAN

3.1

Pendahuluan Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk

menahan tanah lepas atau alami dan mencegah keruntuhan tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri. Tanah yang tertahan memberikan dorongan secara aktif pada struktur dinding sehingga struktur akan cenderung terguling atau tergeser.

3.2

Jenis-Jenis Dinding Penahan Tanah Berdasarkan cara untuk mencapai stabilitas, maka dinding penahan tanah

dapat digolongkan dalam beberapa jenis (lihat Gambar 3.1), yaitu dinding grafitasi, dinding penahan kantilever, dinding butters, dinding jembatan, dan boks culvert. Dinding Gravitasi (Gravity Wall) Dinding ini biasanya dibuat dari beton murni (tanpa tulangan) atau dari pasangan batu kali. Stabilitas konstruksi diperoleh hanya dengan mengandalkan berat sendiri konstruksi. Biasanya tinggi dinding tidak lebih dari 4 meter (gambar 3.1a). Dinding Penahan Kantilever (Cantilever Retaining Wall) Dinding penahan type kantilever dibuat dari beton bertulang yang tersusun dari suatu dinding vertical dan tapak lantai. Masing-masing berperan sebagai balok atau pelat kantilever. Stabilitas konstruksi diperoleh dari berat sendiri dinding penahan dan berat tanah di atas tumit tapak (hell). Terdapat 3 bagian struktur yag

1b). Biasanya ketinggian dinding ini tidak lebih dari 6-7 meter (Gambar 3. Kontrafort berfungsi sebagai pengikat tarik dinding vertikal dan ditempatkan pada bagian timbunan dengan interval jarak tertentu. Dinding Kontrafort (Counterfort Wall) Apabila tekanan tanah aktif pada dinding vertikal cukup besar. Dinding kontrafort akan lebih ekonomis digunakan bila ketinggian dinding lebih dari 7 meter (Gambar 3. . tumit tapak dan ujung kaki tapak (toe). maka bagian dinding vertikal dan tumit perlu disatukan (kontrafort).1c). yaitu bagian dinding vertikal (steem).77 berfungsi sebagai kantilever.

Untuk selanjutnya.1e). Pada perencanaannya. Pada dinding ini. yang sering digunakan adalah jenis kantilever dan kontrafort. Abutment Jembatan (Bridge Abutment) Struktur ini berfungsi seperti dinding penahan tanah yang memberikan tahanan horisontal dari tanah timbunan di belakangnya. hanya bedanya bagian kontrafort diletakkan di depan dinding. Stabilitas konstruksinya diperoleh dari berat sendiri dinding penahan dan berat tanah di atas tumit tapak. struktur dianggap sebagai balok yang dijepit pada dasar dan ditumpu bebas pada bagian atasnya (Gambar 3.1f dapat dibuat dengan satu atau dua lubang. Dimensi atau ukuran . dalam butir ini hanya akan dibahas perencanaan dinding penhan sistem kantilever dan kontrafort beserta contoh soalnya. Dalam hal ini. struktur kontrafort berfungsi memikul tegangan tekan.1d). 3. diperlukan dimensi pendahuluan dari masing-masing bagian dinding penahan. Dari jenis dinding penahan tanah yang telah dibahas. dan berfungsi sebagai portal kaku tertutup yang dapat menahan tekanan tanah lateral dan beban vertikal. Dinding ini lebih ekonomis untuk ketinggian lebih dari 7 meter (Gambar 3. bagian tumit lebih pendek daripada bagian kaki.78 Dinding Butters (Buttrers Wall) Dinding ini hampir sama dengan dinding kontrafort.3 Dimensi Dinding Kantilever dan Kontrafort Pada waktu perancangan struktur beton bertulang. Boks Culvert Boks seperti ditunjukkan pada Gambar 3.

kekuatan. Pada umumnya lebar bagian tapak dapat diambil sebesar (0. Bagian tapak dinding harus dibuat sedemikian tebal.75) H. dimensi pendahuluan dinding penahan sistem kantilever dan kontrafort dapat ditentukan dengan mengikuti petunjuk berikut.2. Besarnya lebar tapak dasar . Ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari ukuran pendahuluan dapat dipergunakan asal memenuhi persyaratan stabilitas.45 s/d 0.79 ini hanya dipakai sebagai arahan pada permulaan perhitungan. sehingga kuat menahan gaya geser berfaktor. dimana H adalah tinggi dinding penahan yang dihitung dari dasar tapak ke ujung atas dinding vertikal. Dinding kantilever Ukuran sementara dinding penahan tanah sistem kantilever ditunjukkan pada Gambar 3. dan kelayakan menurut ketentuan yang telah ditetapkan. Didasarkan pada pengalaman perencanaan yang pernah dilakukan.

4. lebar tapak dinding kontrafort dapat diambil sama dengan lebar tapak dinding kantilever. Gambar 3.80 tergantung pada beban yang bekerja di belakang dinding (Gambar 3.3).24 H. Ketebalan dinding vertikal pada pangkal bawah biasanya dibuat sama dengan tebal tapak. .45 H s/d 0. terdiri dari lebar ujung kaki dan tumit.12 H s/d 0. dapat diambil tidak lebih dari sepertiga lebar tapak (L1 ≤ 1/3L). Besarnya lebar tumit L2 dapat dihitung dari nilai (L – L1). dengan tebal tidak kurang dari 20 cm. Kontrafort dapat ditempatkan pada jarak 0. Lebar ujung kaki L1. Tinggi kontrafort sebaiknya sama dengan tinggi dinding vertikal.3. yaitu 0. tetapi bila diinginkan ketinggian yang lebih kecil. dapat dikurangi dengan 0.75 H.60 H.30 H s/d 0. Lebar tapak dan beban di belakang dinding Dinding kontrafort Ukuran sementara dinding penahan tanah sistem kontrafort yang dapat dipakai ditunjukkan pada Gambar 3. sedang ketebalan minimal ujung atas dinding diambil 20 cm. Lebar tapak L.

ahan sampai mencapai suatu harga yang seimbang.4 Tekanan Tanah Aktif dan Pasif Tekanan tanah aktif Seperti ditunjukkan pada Gambar 3.5. Tekanan tanah yang mempunyai harga tetap atau seimbang dalam kondisi ini disebut tekanan tanah aktif. akibat dinding penahan berotasi ke kiri terhadap titik A.81 3. maka tekanan tanah yang bekerja pada dinding penahan akan berkurang perlahan-. .

.. atau dengan perkataan lain dinding mendekati tanah isian.. 1 + sin φ 2 (3...........2) = sudut geser dalam = sudut tanah timbunan tunjukkan dalam Gambar 3....3) Tekanan Tanah Pasif Seperti ditunjukkan pada Gambar 3................................... besarnya koefisien tekanan tanah aktif menjadi : Ka = 1 − sin φ φ = tg2 (450 ................. untuk tanah berpasir tidak kohesif......... untuk tanah pasir tidak kohesif............... besarnya gaya lateral pada satuan lebar dinding akibat tekanan tanah aktif pada dinding setinggi H dapat dinyatakan dalam persamaan berikut....................... (3............ Pa = 1/2 γs H2 Ka dengan γs = berat isi tanah ...... dinding penahan berotasi ke kanan terhadap titik A... maka tekanan tanah yang bekerja pada dinding penahan akan bertambah perlahan-lahan sampai mencapai suatu harga tetap... Menurut teori rankine............ Tekanan tanah yang mempunyai harga tetap dalam kondisi ini disebut tekanan tanah pasif.......82 Menurut teori Rankine......) .............. (3........... besarnya gaya lateral pada dinding akibat tekanan tanah pasif setinggi H dapat dinyatakan dalam persamaan berikut : ...5 Untuk tanah timbunun datar (i = 00)...6...1) Ka = koefisien tekanan tanah aktif Ka = cos x ∅ i cos i − cos 2 i − cos 2 φ cos i + cos 2 i − cos 2 φ .

........5)............... Kp = cos x cos i − cos 2 i − cos 2 φ cos i + cos 2 i − cos 2 φ ......................... Penetapan besarnya nilai tekanan tanah seimbang cukup sulit.......6.............. (3. 1 − sin φ 2 (3................ besarnya koefisien tekanan tanah pasif menjadi : Ka = 1 + sin φ φ = tg2 (450 + ) ...... .....83 Pp = 1/2 γs H2 Kp ..................6) Tekanan Tanah Seimbang Tekanan tanah yang bekerja pada dinding........................................ (3..............5) Untuk tanah timbunan datar (i = 00)....... sehingga untuk praktisnya dalam perhitungan struktur lebih sering dipakai tekanan tanah aktif dan pasif. Dinding mendekati tanah isian (tekanan pasif) Dengan Kp adalah koefisien tekanan tanah pasif yang besarnya dinyatakan oleh persamaan (3...4) Gambar 3.............. yang mempunyai nilai tengah antara kedua tekanan di atas disebut tekanan tanah seimbang (statis)....

. Kemudian total tekanan beban permukaan menjadi: Ps = KaWs H .8) ... beban permukaan pada umumnya berasal dari beban jalan raya..........84 Beban Permukaan Beban permukaan dinding penahan dapat disebabkan oleh kemiringan tanah isian atau beban tambahan di atas permukaan tanah Ws (gambar 3.7)....... (3....... Total tekanan akibat beban permukaan adalah: Ps = KaWs H2 Dengan H2 = H – H1 ........8)..... Jika Ws adalah beban permukaan per satuan panjang..... yang nilainya konstan setinggi dinding........................................ jalan kereta api...............................7) Apabila ujung beban permukaan berada pada jarak H1 dari muka dinding vertikal................. tekanan tanah akibat beban permukaan adalah KaWs.. (3.. bangunan dan beban lainnya. maka beban ini akan memberikan tekanan ppada dinding sebesar KaWs. dengan penyebaran beban membentuk sudut 450 dan nilai konstan setinggi H2 (gambar 3....

....1 butir 2..03 ayat 3. .8). dinding kantilever harus direncanakan menurut ketentuan perencanaan lentur dengan tulangan horisontal (pembagi) minimum sesuai dengan ayat 3. sebagaimana telah dijelaskan pada butir sebelumnya.........0025 Ketentuan lain mengenai tulangan adalah sama dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku pada pelat lantai satu arah.4 4 atau ⌠min = ⌠perlu dan ⌠max = 0.6) dan (1.7...8. yaitu : ⌠min = 1..0020 0. Distribusi tekanan tanah akibat beban permukaan Ws yang berjarak dari dinding Tulangan Minimum Menurut SKSNI T-15 – 1991 ..7. Untuk tulangan deform lainnya ... sehingga rasio tulangan tarik minimum harus memenuhi persamaan (1.... Dinding kantilever berperilaku lentur dengan aksi gaya satu arah.3 butir 3..85 Gambar 3.75 ⌠b fy 3 Besarnya rasio tulangan horizontal minimum terhadap luas bruto beton pada dinding kantilever adalah : Untuk tulangan deform ≤ D – 16 (fy ≥ 400 MPa).............. 0.

beban permukaan.86 Beban Pada Dinding Penahan Beban pada dinding penahan pada umumnya terdiri dari (Gambar 3. misal tekanan air dari samping dan dari bawah (uplift). geser. Dinding penahan harus stabil terhadap guling. berat sendiri dinding penahan yang meliputi berat dinding vertikal dan tapak dinding. langkah pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan ukuran dinding penahan untuk menjamin stabilitas dinding penahan. dan daya dukung tanah (termasuk penurunan). berat tanah di atas tapak tumit dan di atas tapak kaki. misal disebabkan oleh lereng tanah atau landasan jalan.9) tekanan tanah aktif di belakang dinding dan tekanan tanah pasif di depan dinding. . Stabilitas Dinding Penahan Dalam merencanakan dinding penahan. beban lainnya.

.. tekana tanah aktif horisontal akan menyebabkan dinding penahan terguling terhadap titik putar A..................... Berat sendiri dindingpenahan....9)..... (3.10) Gambar 3. Besarnya gaya guling dan gaya tahan dapat dihitung dengan persamaan (3...............9.... berat tanah di atas tumit dan tekanan tanah aktif vertikal akan memberikan perlawanan guling......... Faktor keamanan terhadap guling : S.........10 Resultante gaya-gaya dalam inti Cara lain untuk menentukan kestabilan dinding terhadap bahaya guling.... (momen penyebab guling ) (3............87 Stabilitas terhadap guling Dengan kondisi pembebanan sesuai gambar 3........... yaitu dengan jalan mengusahakan agar garis kerja resultante seluruh gaya yang .......8) dan (3...............8) Momen tahan : Mr = W1X1 + W2X2 + W3X3 + Pav ………………………………….....9) M r (momen tahan guling ) ≥ ...............F = (3. Momen guling : Mo = Pah x h 3 ......

....... yang besarnya adalah X = Mr −Mo W . Perlawanan geser berasal dari berat sendiri dinding penahan.12) e = ½L ...............13) dengan µ adalah koefisien gesek antara tanah dan tapak dinding.14) ............................ Besarnya gaya perlawanan geser dapat dihitung dengan persamaan (3......88 bekerja pada dinding melalui inti CD = 1/3 L (Gambar 3...........12) Stabilitas terhadap geser Tekanan tanah aktif horizontal akan menyebabkan dinding penahan tergeser ke kiri..........F = Fr ( gaya perlawanan geser ) ≥ 1.......... berat tanah di atas tumit dan tekanan pasif akan memberikan hambatan akan gerakan horizontal tersebut....... (3... Pah ( gaya penyebab geser ) (3.....................1.........13)..........................e≤ L 6 ....................... Garis kerja resultante gaya terhadap titik guling akan berimpit dengan resultante tegangan kontak tanah...5 ...........X ... yang nilainya dpat dihitung menurut persamaan (3......11) Jarak antara garis kerja resultante gaya terhadap titik berat tapak dasar disebut eksentrisitas ”e”.........................13) Gaya perlawanan geser : Fr = L µ ( W1 + W2 + W3 ) + Pp .... Faktor keamanan terhadap geser : S....... Harga-harga koefisien gesek diberikan dalam Tabel 3............. (3..... (3...........

gaya perlawanan geser dapat ditingkatkan dengan membuat koperan (pengunci) di bawah tapak (Gambar 3.13) sering tidak diperhitungkan.60 Apabila faktor keamanan geser tidak mencukupi (S.11). 3. 2. Gambar 3.89 Nilai Pp dalam persamaan (3.1.5). Tanah bebutir kasar Tanah bebutir kasar (dengan lumpur) Lumpur Tanah cadas 0. Tabel 3. 4. Nilai-nilai koefisien gesek antara tanah dan beton NO JENIS TANAH µ 1.35 0.11 Koperan di bawah tapak .45 0.55 0. karena kemungkinan kondisi tanah yang ada di depan tapak dinding tersebut tidak sama sebelum dan sesudah pembangunan dinding.F < 1.

. Nilai Pp2 dapat dihitung menurut persamaan berikut. Perhatikan Gambar 3.. yang mengakibatkan pula penurunan bangunan.................. dapat menimbulkan tekanan pasif Pp2 dan dapat menggeser bidang keruntuhan dari garis 1 ke garis 2...........15) σ max = Rv Rv e R 6e + = v (1 + ) 2 BL (1 / 6) BL BL L (3. untuk tapak yang keseluruhannya berada dalam kondisi tertekan (e ≤ L/6)...... besarnya tegangan tanah yang timbul per satuan luas dapat dihitung menurut persamaan (3..16). Stabil terhadap penurunan (daya dukung tanah) Gaya-gaya horizontal dan vertikal pada dinding akan menimbulkan tegangan pada tanah..... bidang geser akan bertambah panjang.....16a) Tegangan tanah di titik B adalah : σ max = Rv Rv e R 6e − = v (1 − ) 2 BL (1 / 6) BL BL L (3. maka akan terjadi penurunan tanah...... Tegangan tanah di titik A adalah : (3..... Disamping itu...90 Dengan membuat koperan tersebut.11. Apabila tegangan yang timbul melebihi tegangan ijin tanah.... Pp = 1 / 2γK p (h2 − h1 ) 2 ..16b) .............

. yang terdapat tegangan nol bagian tumit.................. maka keseimbangan gaya arah vertikal memberikan Rv = (1/2) σmax 3 X2 .............17a) 2 Rv 4 Rv = .12).... Hubungan ini dapat diselesaikan menjadi : σmax = (3.... ........... dan ini berlaku untuk 0 < 3 X2 < L 3...5 Perencanaan dinding kantilever Perencanaan dinding penahan tanah system kantilever meliputi : penentuan tinggi dan tebal dinding vertikal........... yang berarti garis kerja resultante gaya tepat melalui inti (Gambar 3....... maka harga eksentrisitas e = 1/6 L.. 3 X 2 3 ( L − 2e) (3...................... yaitu apabila resultante R melalui dasar tapak di luar daerah inti (e > L/6).... Hal yang mungkin terjadi.........12 Distribusi tegangan tanah akibat resultante beban berada di tepi Dalam keadaan batas.................. e = L/2 – X2....17b) dengan........................91 Gambar 3...

.. geser dan penurunan............. yang meliputi gambar konstruksi dan penulangan. ujung kaki tapak dan tumit tapak.. yang meliputi guling.............. perhitungan kekuatan geser pada dinding vertikal...6 Wt t + 1.18b) (3..18a) 3..... Menurut SKSNI T-15 ayat 3.. Dinding penahan tanah sistem kontrafort tersusun dari dinding vertikal.. Tapak dasar terdiri dari tapak tumit dan tapak kaki........ tapak dasar dan kontrafort atau penopang (Gambar 3..6 Perencanaan Dinding Kontrafort Dinding ini biasanya dibuat dari beton bertulang dengan ketinggian lebih dari 7 m...2 Wdt + 0.... Perhitungan kekuatan lentur dan geser........ harus didasarkan pada bermacam-macam kombinasi beban berfaktor. ujung kaki tapak dan tumit tapak.. perhitungan stabilitas dinding penahan..... perhitungan kekuatan lentur pada dinding vertikal. kombinasi beban meliputi : beban mati...92 penentuan tebal dan panjang tapak dasar.......6 Wh ..2. beban mati dan tekanan tanah Wu = 1.....2 Wt + 1................13).9 Wh ..2 butir 4.. beban hidup dan tekanan tanah Wu = 1. .... dan menuangkan hasil perhitungan ke dalam gambar detail.............. (3...

maka perencana pada umumnya tidak menggunakan metode tersebut. Dengan demikian. Mengingat metode ini dirasakan kurang praktis. Metode yang disederhanakan yang umumnya dipergunakan adalah dengan menganggap pengaruh tumpuan pada pelat tapak dasr diabaikan.14). Perhitungan gaya-gaya dalamnya seharusnya diselesaikan dengan menggunakan teori plat. Dinding vertikal merupakan struktur statis tak tentu yang menerima beban lateral dari tanah. Pada bagian paling bawah dari dinding vertikal akan menerima tekanan tanah lateral terbesar. dan tekanan ini berangsur-angsur berkurang sampai bagian paling atas (Gambar 3. dinding vertikal merupakan pelat (balok dengan lebar 1 meter) menerus yang ditumpu pada setiap kontrafort.93 Gambar 3.13. Bagian-bagian dari dinding kontrafort Perencanaan dinding vertikal Dinding vertikal adalah suatu panel pelat yang ditumpu pada ketiga sisinya. . yaitu dua sisi ditumpu oleh kontrafort dan sisi yang lain ditumpu oleh pelat tapak dasar.

.... (3............219 dan besarnya gaya geser dapat diambil sebesar : Vx = ½ Wx L dengan : Wx = beban pada dinding vertikal sejauh x.......... yang telah dibahas pada bab sebelumnya. besarnya momen dan gaya lintang dapat dihitung dengan metode koefisien momen..............220 Besarnya momen pada daerah di dekat tumpuan bawah.....................94 Gambar 3.........14..... ............. dalam hal ini Wx = Ka(γs x + q) L = jarak pusat ke pusat kontrafort ................ karena adanya tahanan pada tumpuan pelat tapak..................... dapat diambil (WxL2/ 12)....... Beban cirian pada dinding kontrafort Perhitungan momen dan gaya geser Dengan mengambil pias 1 meter tinggi dari dinding vertikal............................ Untuk kepentingan praktis... besarnya momen lapangan dan tumpuan dapat diambil sebesar : Mx = 1 Wx L2 10 .. (3.....

...14 di atas..... tapak tumit merupakan balok menerus yang ditumpu pada setiap kontrafort. Dengan demikian....95 Perkiraan tebal efektif dinding vertikal Dengan batasan beban menurut Gambar 3....0057....5 ×W x L Mu 10 ≈ L W ...........502 ×10 3 100 d= (3. diperoleh tinggi efektif : 2 1... Wx dalam kN/m2 dan L dalam m Perencanaan tapak tumit Tapak tumit adalah suatu panel pelat yang ditumpu pada ketiga sisinya.. mutu baja tulangan fy = 350 MPa dan rasio tulangan tarik ⌠ = 0.... Dengan mengambil pias 1 meter lebar.. kondisi permasalahan dan penyelesaiannya adalah sama dengan dinding vertikal... maka didapat nilai Ru ≈ 1. tebal dinding vertikal pada bagian terbawah dapat diperkirakan dengan rumus berikut : Dengan menganggap mutu beton fc’ = 20 MPa...21) dengan satuan d dalam m.. Untuk lebar hias 1 m. ...502. = x b Ru 1×1. yaitu dua sisi ditumpu oleh kontrafort dan sisi lain yang ditumpu oleh dinding vertikal bagian bawah..

..... dalam hal ini W = γs H + q .20)......... yaitu pada sisi muka kontrafort. (3.........96 Gambar 3... momen tumpuan dan gaya geser pada tumit masimgmasing dapat dihitung dengan menggunakan persamaan (3. dengan Wx adalah beban netto dari beban tanah di atas tumit..... Perkiraan tebal efektif tumit Dengan anggapan seperti rumus (3.15...... beban permukaan........ Pembebanan pada tapak kaki dan tumit Perhitungan momen dan gaya geser Besarnya momen lapangan.... dapat digunakan gaya geser pada pusat kontrafort..15).....26).....25).. Untuk kepentingan praktis............22) dengan : Wx = beban maksimum pada tapak tumit (kN/m2)...19) dan (3. tebal efektif tapak tumit dapat diperkirakan dengan rumus (3..... Gaya geser maksimum dihitung pada penampang kritis geser......... berat sendiri tapak tumit dan tegangan kontak tanah (Gambar 3..... yaitu : d≈ L W 100 ...

Perencanaan kontrafort Kontrafort adalah suatu panel pelat segitiga atau trapesium yang menghubungkan dinding vertikal dengan tapak bagian tumit. yang terdiri dari panel pelat segitiga dan dinding vertikal. masing-masing berperan sebagai badan balok dan flens. momen dan gaya lintang dihitung dengan ketentuan sama seperti pada tapak kaki dinding kantilever (Gambar 3. . yang berupa kantilever dengan tumpuan jepit pada tapak tumit.97 L H s q = jarak pusat ke pusat kontrafort (m) = tinggi dinding penahan (m) = berat satuan tanah (kN/m3) = beban permukaan (kN/m2) Perencanaan tapak kaki Tapak kaki adalah suatu pelat kantilever yang ditumpu jepit pada dinding vertical. Penampang kontrafort berupa balok T. kontrafort dianggap sebagai struktur statis tertentu. Pembebasan. Dalam perencanaanya.15).

. Pada panel pelat segitiga atau trapezium yang berfungsi sebagai badan balok T.. dipasang tulangan sengkang kombinasi yaitu. arah horizontal dan arah vertikal....98 Gambar 3.. Besarnya momen dan gaya geser pada balok kantilever sejauh x adalah : Mx = Pa1 y1 + Pa2 y2 Vx = Pa1 + Pa2 . (3. ... Tinggi maksimum balok T ditunjukkan sebagai potongan A – A pada Gambar 3....16...............24) …………………………………………………..................16.......... Beban yang bekerja pada balok T adalah beban lateral dari tanah selebar jarak antar kontrafort...... Gaya yang dihitung pada perencanaan prnampang Tinggi balok T adalah jarak dari sisi miring ke dinding vertikal....23) (3................

Koefisien geser antara tanah dan beton µ = 0. kuat leleh baja fy = 300 MPa. .00 m. Soal: Rencanakan sebuah dinding penahan tanah type kantilever untuk menahan tanah setinggi 7. Tanah timbunan mempunyai berat isi 19 kN/m3 dan sudut gesek dalam ∅ = 35o. Tegangan tanah izin adalah 240 kPa ( 2.50. Gunakan kuat tekan beton fc’ = 20 MPa. Tugas ini dimasukkan pada pertemuan minggu depan. Permukaan tanah timbunan di belakang dinding adalah datar.99 PENUTUP Untuk mengetahui sejauh mana anda memahami materi yang telah diberikan.4 kg/cm2). maka berikut ini diberikan tugas satu soal untuk dikerjakan di rumah.

. Terjemahan oleh Binsar Hariandja. Surabaya. Rahim. Sudarmanto. 1986. Jakarta: Erlangga.. Struktur Beton Bertulang. 1987. Istimawan.. Bandung: PEDC. Perhitungan Perencanaan Sederhana untuk Beton Bertulang. Chu-Kia & Charles G.C. 1996. Perhitungan Konstruksi Beton Bertulang Berdasarkan Pedoman Beton 1989. dan Gideon Kusuma. Sagel. 1994. W. Vis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Wang. Tanpa tahun. Jakarta Erlangga. 1997. Vis. 1985. & R.C. Jakarta: Gramedia. Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang. L. Nederland: STUVO Wahyudi. Struktur Beton Bertulang. dan Syahril A. Seri Beton I. ITS. Salmon. Konstruksi Beton 2. Jilid I dan II.100 DAFTAR PUSTAKA Dipohusodo. W. 1993.. Disain Beton Bertulang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times