Ciri Khas Batik Bali

by gunawancavalera on July 13, 2013

Siapa bilang kain batik hanya ada di Pulau Jawa? Di pulau tetangga alias Pulau Bali juga dikenal kain batik yang serupa tetapi tidak sama dengan batik Jawa. Ciri khas batik Bali terletak pada motifnya yang merupakan perpaduan antara tradisional dan modern. Ciri tradisional kain batik Bali ditandai dengan adanya lambang-lambang khas daerah seperti burung bangau, naga, kura-kura, dan rusa. Sentuhan modern batik Bali terlihat dari warna-warna kain yang cerah dan corak bergelombang. Para pengrajin batik Bali lebih mempunyai keleluasaan dalam berekspresi dibandingkan pengrajin batik dari Pulau Jawa karena memang tidak terlalu terikat pakem tertentu. Batik Bali pertama kali masuk dalam industri kerajinan sekitar tahun 70-an. Jauh sebelum itu, batik dikenal masyarakat Bali sebagai udeng atau kain yang diikatkan di kepala pada saat upacara keagamaan. Pande Ketut Krisna, seorang pengrajin dari Banjar Tegeha, Desa Batubulan Sukawati-Gianyar, disebut-sebut sebagai pelopor industri kerajinan Batik Bali. Dengan menggunakan alat tenun cap manual yang disebut ATBM, Pande Ketut Krisna memulai pengerjaan produk masal batiknya. Alat Tenun Bukan Mesin atau ATBM tersebut memiliki pakem pengecapan yang sudah customize. Corak dan motif khas Bali tercetak di alat tenun tersebut. Selain itu, ATBM memiliki corak perpaduan antara Bali dan luar Bali. Pada perkembangannya, banyak bermunculan pengrajin batik unggulan yang menggunakan bahan pewarna alami seperti Ida Ayu Pidada dengan merk batiknya ”Batik Wong Bali”, AA. Inten Trisna Manuambari dengan merk batiknya ”Diamanta”, Arthur Karvan, Agung Pemayun, Bintang Mira, dan Marco. Sejak awal kemunculan kain batik Bali, perkembangan industri batik terus mengalami kemajuan. Wilayah Bali yang merupakan destinasi wisata seluruh dunia sekaligus menjadikan Bali sebagai ikon surganya belanja barang-barang etnik. Ciri khas batik Bali termasuk salah satu batik yang unik dan paling banyak dilirik oleh para wisatawan domestik dan pendatang. Apalagi, kerajinan batik booming dari segala penjuru

1. Batik cap. Ciri Khas Batik Bali . 2. dan aroma alami lainnya biasa tercium dari kain batik tulis atau lukis. kulit kayu. tapi ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan saat memilih kain batik Bali. sedangkan batik cap dan batik printing selalu sama persis satu sama lain. dan sutra dan dibuatlah corak dengan menggunakan alat bernama canting. 3. Lilin malam tersebut harus dipanaskan terus di atas api kecil supaya tidak mengeras. Kain batik Bali dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok besar. Batik lukis. Teknik ini biasa digunakan dalam industri batik skala besar. Batik tulis mempunyai motif yang asimetris atau tidak sama persis antara satu dengan yang lainnya. warna. 1. dan bentuk dalam batik tulis juga tidak pernah sama ukurannya. dilukis langsung dengan tangan menggunakan alat bantu dan bahan pewarna alami di atas kain pilihan yang berbahan halus. batik Bali juga ada yang dikerjakan dengan menggunakan teknik kombinasi (perpaduan batik tulis dan batik cap). Hal ini dapat terjadi karena batik tulis dikerjakan oleh para seniman dengan idealisme yang dimilikinya secara detail. Secara sekilas.Pulau Jawa di mancanegara. kain batik yang masih polos putih dan berserat alami. yaitu sebagai berikut. Anda mungkin tidak dapat membedakan kelompok batik tersebut. kain bercorak batik (bukan kain batik sesungguhnya) dicap dengan alat khusus sehingga menghasilkan motif batik yang persis sama dengan pengerjaan yang relatif singkat. tidak panas. Proses tersebut dinamakan wax-resist dyeing. Aroma yang khas seperti aroma daun. Batik ini dijual dengan harga yang relatif murah. Batik tulis kualitas unggulan di Bali harganya mulai dari tiga ratus lima puluh ribu hingga dua juta rupiah. Pada kain batik tulis atau lukis menggunakan kain mori yang beratnya lebih besar dari jenis batik lainnya. banyak yang menuliskan batik Bali sebagai bagian dari list belanja jika berkunjung ke Pulau Dewata. Selain tiga kelompok batik tersebut. dan batik cabut (perpaduan batik printing dan batik tulis). yaitu berdasarkan teknik pengerjaannya. dan bisa dijadikan model pakaian yang nyaman. Batik cap adalah batik yang tidak melalui proses pengerjaan seperti batik lukis dan batik tulis. Batik yang diproduksi masal dengan teknik cap atau printing biasanya memiliki aroma cat buatan. 2. 3. batik yang sudah bercorak dapat masuk ke tahapan pencelupan untuk melunturkan lilin. Canting tersebut diisi dengan lilin malam yang dilelehkan. batik printing (dicetak dengan teknologi). Setelah itu. Aksen atau penekanan gambar. katun. Batik tulis. Beberapa batik tersebut adalah sebagai berikut. seperti bahan wol.

Begitu leluasanya. Dekranasda atau Dewan Kerajinan Nasional Daerah adalah wadah dipertemukannya karya seni dan inovasi dengan penikmat seni di dalam maupun luar daerahnya. Dekranasda juga memberikan fasilitas berupa pelatihan-pelatihan bagi para pengrajin dan tenaga kerja usia produktif yang ingin berkreasi di bidang yang sama. Hingga saat ini. Meski pernah mengalami penurunan produksi pada tahun 1990. bed cover. usaha menggalakkan kembali bisnis kain batik Bali terus dilakukan. dan sepatu. Pelatihan dan pembekalan diberikan bertahap sambil terus berproduksi. Ciri khas batik Bali dapat dengan mudah ditemukan. Surya Adnyani Mahayastra selaku Ketua Dekranasda berhasil memunculkan karya batik otentik khas Gianyar. Desa Beng. banyak karya yang ingin diperlihatkan kepada masyarakat luas dan para pengrajin tidak mau kehilangan kesempatan tersebut. batik Bali kembali diperkenalkan ke masyarakat luas. Batik Bali yang awalnya dibuat di atas selembar kain putih polos mulai dikreasikan di atas pakaian jadi. Sebelumnya Bali dikenal dengan produksi kain endeknya saja. Penyelenggara Dekranasda mendaftarkan kerajinan batik Bali untuk mengikuti beberapa pameran kerajinan budaya dalam negeri sekelas Ina Craft dan Mutu Manikam. Related posts: Mengenal Ragam Batik Indonesia Model Batik Modern { 0 comments… add one } Leave a Comment . Meski pameran tersebut hanya diadakan setahun sekali. batik Bali masih terus dibudidayakan oleh para pengrajin dan mereka yang berkecimpung dalam dunia fashion. Untuk memenuhi banyaknya permintaan. Selain itu. sarung bantal. Para peserta juga diberikan kesempatan menunjukkan bakat dan kemampuannya dalam menciptakan kreasi batiknya sendiri.Era tahun 80-an. dunia fashion pernah diramaikan oleh kemunculan berbagai produk sandang dengan corak batik Bali. Motif bunga sepatu yang dilukiskan dengan ukuran besar dan warna merah mencolok menjadi daya tarik tersendiri. Gianyar menjadi basis pertama pengerjaan produksi usaha batik Bali. Berkat bantuan pemerintah melalui Dekranasda Kabupaten Gianyar. batik Bali dihasilkan dalam berbagai variasi. Seorang Linda Garland mengilhami ide kreasi usaha para pengrajin batik Bali agar membuat terobosan baru. Bali. pengerjaan produksi diperluas hingga ke wilayah Sayan dan Kedewatan. Kebanyakan penduduk di sana memiliki kemampuan menjahit yang baik. seprei. Setelah sekian banyak produk. tas. para seniman batik Bali dalam mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya membuat corak-corak batik yang lebih kaya warna dan kaya motif. kain shantung atau kain sarung pantai. dan dengan bekerja sama dengan seorang desainer ternama Bintang Mira.

Name * Email * Website Comment .