P. 1
Studi Vegetasi Mangrove Pulau Dua

Studi Vegetasi Mangrove Pulau Dua

5.0

|Views: 8,719|Likes:
Published by Ridlo Iqbal

More info:

Published by: Ridlo Iqbal on May 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

Metode yang digunakan dalam praktek akhir ini adalah dengan

metode deskriptif. Menjelaskan data mengenai jenis, jumlah tegakan, dan

27

diameter pohon yang telah dicatat pada table “Tally Sheet Mangrove”, diolah

lebih lanjut untuk memperoleh data kerapatan jenis, frekuensi jenis, luas area

penutupan, dan nilai penting masing-masing jenis. Melakukan tabulasi data dan

sortasi data sesuai dengan judul praktek akhir dan disajikan dalam bentuk gambar

dan grafik. Selanjutnya perhitungan dilakukan dengan menggunakan rumus-

rumus untuk perhitungan yang dikemukakan (Bengen, 2001) sebagai berikut:

1. Kerapatan Jenis (Di) adalah jumlah tegakan jenis i dalam satu unit area:

Di = ni / A

Dimana :

Di

= Kerapatan Jenis i

ni

= Jumlah total tegakan dari jenis i

A

=Luas total areal pengambilan sampel (luas total petak

contoh/plot).

2.Kerapatan Relatif Jenis (RDi) adalah perbandingan antara jumlah tegakan

jenis i (ni) dan jumlah tegakan total seluruh jenis (∑n):

RDi = ( ni / ∑n) x 100

Dimana :

RDi

= Frekuensi relatif suatu jenis i

ni

= jumlah total tegakan dari jenis i

∑n

=Jumlah total tegakan seluruh jenis

28

3. Frekuensi Jenis (Fi) adalah peluang ditemukannya jenis i dalam petak/contoh

yang diamati:

Fi = pi /p

Dimana :

Fi

= Frekuensi Jenis i

pi

= Jumlah petak contoh/plot dimana ditemukan jenis i

∑p

=Jumlah total petak contoh/plot yang diamati

4. Frekuensi Relatif Jenis (RFi) adalah perbandingan antara frekuensi jenis i (Fi)

dan jumlah frekuensi untuk seluruh jenis (∑F):

RFi = (Fi/∑F) x 100

Dimana :

RFi

= Frekuensi relatif jenis i

Fi

= Frekuensi jenis i

∑F

=Jumlah total frekuensi untuk seluruh jenis

5. Penutupan Jenis (Ci) adalah luas penutupan jenis i dalam suatu unit area:

29

Ci = ∑BA/A

Dimana :

Ci

= Luas penutupan Jenis i

BA = π DBH2

/4 (dalam cm2

), π (3,1416) adalah suatu konstanta dan

DBH adalah diameter pohon dari jenis i, DBH = CBH/π (dalam

cm), CBH adalah lingkaran pohon setinggi dada.

A

=Luas total areal pengambilan contoh/plot

6. Penutupan Relatif Jenis (RCi) adalah perbandingan antara luas area penutupan

jenis i (Ci) dan luas total area penutupan untuk seluruh jenis (∑C):

RCi = (Ci/C) x 100

Dimana :

RCi

=

Penutupan Relatif Jenis

Ci

= Luas areal penutupan jenis i

∑C

=

Luas total areal penutupan untuk seluruh jenis

7. Nilai Penting Jenis (IVi ) :

IVi = RDi + RFi + RCi

30

Nilai Penting suatu jenis berkisar antara 0 - 300. Nilai penting jenis ini

memberikan suatu gambaran mengenai pengaruh atau peranan suatu jenis

tumbuhan mangrove dalam komunitas mangrove.

8. Indek Keanekaragaman

Indek Keanekaragaman adalah suatu pernyataan atau penggambaran

matematika yang melukiskan struktur komunitas mangrove dan dapat

memberikan informasi tentang jenis dan jumlah vegetasi tersebut.

Perhitungan Indek Keanekaragaman dilakukan dengan menggunakan

Indeks Shanon Weiner dalam Cahyo (2007) yang rumusnya sebagai berikut:

Dimana

:

H'

= Indek keanekaragaman

Pi

= ni/ N

ni

= Jumlah jenis

N = Jumlah total perjenis.

Tabel 3. Kriteria Penilaian Pembobotan Kualitas Lingkungan Vegetasi

31

H' = - ∑ pi log pi

(Sumber

: Cahyo, 2007).

9. Indek keseragaman

Indek keseragaman digunakan untuk mengetahui penyebaran jumlah individu

tiap jenis yang mendominasi populasi, yaitu dengan cara membandingkan Indeks

Keanekaragaman (H') dengan nilai maksimum (H maks), dimana (H maks = log

S), dimana S adalah jumlah spesies.

Indeks Keseragaman, dengan rumus menurut Brower dan Zar (1989) dalam

Riski (2007) adalah sebagai berikut :

32

Keanekaragaman

Jenis (H’)

Sebutan

Kategori

Skala

>3,5

2,5-3,5

1,6-2,4

1,1-1,5

< 1,0

Sangat mantap

Mantap

Cukup mantap

Kurang mantap

Tidak mantap

Sangat baik

Baik

Sedang

Buruk

Sangat buruk

5

4

3

2

1

maks

HH

E

'

=

maks

HH

E

'

=

Dimana

:

E

= Indek keseragaman

H

= Log x

X

= Jumlah jenis mangrove

H maks

= indek keanekaragaman maksimum

Tabel 4. Indek Keseragaman Shanon- Weiner.

no Indek Keseragaman

Kondisi Mangrove

1 E < 0,4

Keseragaman rendah

2 0,4 < E < 0,6

Keseragaman sedang

3 E > 0,6

Keseragaman tinggi

33

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->