P. 1
Materi Jaringan Komputer Kelas XI

Materi Jaringan Komputer Kelas XI

|Views: 95|Likes:
Published by Yayan Lovetekno
Materi Jaringan Komputer Kelas XI
Materi Jaringan Komputer Kelas XI

More info:

Published by: Yayan Lovetekno on Jul 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/04/2013

pdf

text

original

Teknologi Informasi dan Komunikasi – Kelas XI – SMA Negeri 4 Kota Bekasi

Rangkuman Materi Pertemuan 1, 2 dan 3 Standar Kompetensi: Menggunakan Internet untuk keperluan informasi dan komunikasi Kompetensi Dasar: Menjelaskan berbagai perangkat keras dan fungsinya untuk keperluan akses internet Pengenalan InterNet Apakah Internet itu? Internet  Interconected Network Internet merupakan jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan komputer di seluruh dunia yang terhubung dan bekerja sebagai suatu sistem. Sejarah Internet Pada tahun 1969, Department of Defence menugaskan ARPA (Advanced Research Project Agency) untuk membangun sebuah mata rantai komunikasi antara DoD dan kalangan militer yang tidak dapat disabot musuh. Jaringan komunikasi tersebut dinamakan ARPANet. Pada awalnya komputer sejenis yang melakukan pertukaran data, bertambahnya komputer dengan berbagai sistem operasi lain menuntut solusi baru komunikasi yang tak terbatas antar semua badan yang tergabung dalam jaringan. Untuk itu dibuat Internetting Project, pengembangan dari ARPANet, agar media komunikasi ini dapat juga dimanfaatkan oleh berbagai sistem komputer yang tergabung. Pada tahun 1970 hasil penelitian di Universitas Stanford menghasilkan sebuah protokol yang disebut TCP/IP. TCP/IP terus berkembang dan menjadi protokol standar dalam Internet Computer Networks Jaringan Komputer: Sekumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Ciri-ciri jaringan komputer: 1. berbagi perangkat keras (hardware). 2. berbagi perangkat lunak (software). 3. berbagi saluran komunikasi (internet). 4. berbagi data dengan mudah. 5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan. Topologi Jaringan Fungsi: Desain jaringan komputer berdasarkan fungsi dan kegunaannya, terutama dalam fungsi pelayanan data. Topologi Jaringan Fisik terdiri dari:
V Bus V Ring V Star

V Extended Star V Tree/Hirarki V Mesh/Web

Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan Luas Area Jaringan Lokal / LAN (Local Area Network) Jaringan yang di batasi oleh area yang relatif kecil umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran misalnya gedung-gedung, sekolah-sekolah atau kampus-kampus dengan cakupan jangkauan maksimal 1 km persegi Jaringan Kota / MAN (Metropolitan Area Network) Jaringan yang biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi dan cakupan jangkauannya minimal 10 km persegi. Jaringan Wilayah / WAN (Wide Area Network) Jaringan yang ruang lingkupnya biasanya sudah menggunakan satelit /kabel bawah laut dengan cakupan jangkauan 100 km persegi. Topologi Jaringan Topologi Jaringan: Bentuk jaringan komputer yang digunakan dalam pembuatan atau pendesainan hubungan antara sejumlah node atau sentral untuk membentuk suatu sistem jaringan komputer. Klasifikasi Topologi Jaringan Topologi Jaringan Fisik: Desain suatu jaringan komputer dengan melihat bentuk nyata pada posisi dan letak node komputer. Topologi Jaringan Logika: Desain suatu jaringan komputer dengan melihat cara kerja jaringan dalam mentransmisikan data antar komputer.

Topologi Jaringan Logika terdiri dari: Broadcast: Mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer yang lain dengan metoda FIFO (first-in-firstout). Token Passing: Semua data yang ditrasmisikan dari komputer atau host pengirim akan berputar menempati semua komputer, ketika data memang diperlukan maka data akan diproses. Topologi Jaringan Fungsi terdiri dari: Jaringan Client Server: Jaringan yang terdiri dari beberapa komputer dan pada salah satu komputer bertindak sebagai server dan komputer yang lain sebagai client. Jaringan Peer To Peer: Jaringan yang terdiri dari beberapa komputer dimana setiap komputer dapat bertindak sebagai server atau client.

DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL

1

Keunggulan Jaringan Client-Server Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan. Kelemahan Jaringan Client-Server Biaya operasional relatif lebih mahal. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu. Keunggulan Jaringan Peer To Peer Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Kelemahan Jaringan Peer To Peer Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan clientserver, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

Network Hardware Perangkat Keras Jaringan Komputer V Komputer Server V Komputer Client V NIC / Kartu Jaringan V Hub V Bridge V RJ 45 V Kabel UTP V Router

Bridge: berfungsi untuk membagi suatu jaringan menjadi dua buah jaringan. Bridge mengatur informasi diantara kedua sisi jaringan agar dapat berjalan dengan baik. Konektor RJ 45: perangkat keras yang digunakan sebagai konektor (terdiri dari 8 pin) pada kabel jaringan. Kabel UTP(Unshielded Twisted Pair): perangkat keras yang berfungsi untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer lain melalui hub.

V Repeater Komputer Server: komputer induk atau pusat yang memberikan segala fasilitas yang ada pada komputer pusat baik hardware maupun software ke komputer client. Komputer Client/Workstation: komputer yang menerima fasilitas baik hardware maupun software dari server. Kartu Jaringan: perangkat keras penghubung jaringan yang terdapat di dalam setiap komputer.

Router:

Jenis Kartu Jaringan: Ethernet Card, Localtalk Connector dan Token Ring Card Hub atau Switch: Perangkat keras yang terdiri dari banyak port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer server ke komputer client.

Router peralatan utama yang digunakan dalam Wide Area Network (WAN). Informasi (paket data) dapat di teruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di network yang berlainan. Hal itu tidak dapat dilakukan oleh hub, bridge atau switch. Skema Jaringan Komputer

Repeater: berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeater, sinyal dari suatu komputer dapat diterima komputer lain yang letaknya berjauhan. Materi tambahan, pelajari: J Buku Paket TIK 2 SMA – Bumi Aksara: halaman 3,11 s.d. 23, 27 s.d.30 dan 41 s.d. 46. J BAB 1 – LKS Prioritas TIK Kelas XI

DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL DnL

2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->