P. 1
Poros Engkol

Poros Engkol

|Views: 144|Likes:
Published by Gilang Hermawan
wereng
wereng

More info:

Published by: Gilang Hermawan on Jul 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2013

pdf

text

original

BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF PERBAIKAN KENDARAAN RINGAN

ENGINE
BAHAN DAN DESAIN YANG DIPAKAI UNTUK POROS ENGKOL 20 – 003 – 5

BUKU INFORMASI

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Daftar Isi Bagian .1 Pendahuluan Definisi Pelatih.RI . Peserta Pelatihan dan Pelatihan Disain Modul Isi Modul Pelaksanaan Modul Definisi istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Hasil Pelatihan Pengenalan Prasyarat Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) Bagian .2 Prosedur Bahan dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol • Bahan dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol Halaman 2 2 2 2 3 3 4 5 5 5 5 6 6 6 Standar Nasional Kompetensi OPKR 20-003B Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 2/12 .

RI . peserta. Berikut ini adalah Buku Informasi. keterampilan dan sikap yang diakui secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan dibidang otomotif. Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja. Disain Modul Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri : • • Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih. orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa. orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru. Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah. Di sekolah-sekolah. institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan. seseorang yang berusaha mencapai kemampuan disebut sebagai Peserta Pelatihan. seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih dikenal sebagai Pelatih. Berkaitan dengan keterangan di atas. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 3/12 . Peserta Pelatihan dan Pelatihan Pada modul Pelatihan ini. Pada sekolah-sekolah. institusiinstitusi dan pusat-pusat pelatihan. Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul Pelatihan. institusi ataupun Balai Latihan Kerja. instruktur.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Bagian . Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan. pelajar.1 Pendahuluan Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi. Modul Pelatihan ini digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar Kompetensi Nasional OPKR-20-003B. murid. Definisi Pelatih. Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada keterampilan seseorang yang harus dimilki di tempat kerja. atau sebutan lainnya. Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih. Modul Pelatihan ini disusun berdasarkan pada Standar Kompetensi. Standar Kompetensi adalah pernyataan pengetahuan. pembimbing atau sebutan lainnya.

Buku Penilaian Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi : • kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan • metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan • sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan • semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja • petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek • catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi: • kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi • kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Buku Kerja Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual/mandiri. pelatih akan : • menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan • menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan • menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan • memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja • menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil peserta pelatihan pada Buku Kerja. Pada Pelatihan Individual/mandiri.RI . • kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan • kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Isi Modul Buku Informasi Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatih dan peserta pelatihan yang berisi : • informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan praktek kerja. peserta pelatihan akan : Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 4/12 . Pelaksanaan modul Pada Pelatihan Klasikal.

Rentang Variabel Ruang lingkup materi dan persyaratan yang memenuhi kriteria unjuk kerja yang ditetapkan. Numerasi Kemampuan untuk menggunakan simbul-simbul dasar. Kemampuan untuk menulis. Elemen-elemen Kompetensi Tugas-tugas yang harus dilakukan untuk mencapai suatu keterampilan. memahami dan menggunakan matematik yang kompleks pada batasan konteks. 2 3 Level 1 Kemampuan untuk memahami hubungan yang kompleks pada teks dan memahami informasi lisan dan tulisan yang diberikan. Persyaratan Level Literasi dan Numerasi Persyaratan Modul Literasi Level 1 dan Numerasi Level 1 Level Literasi 1 Kemampuan untuk membaca. Aspek-aspek yang diperlukan Menentukan kegiatan inti yang harus dinilai. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Prasyarat Kompetensi yang dibutuhkan sebelum memulai suatu kompetensi tertentu. diagram. memahami dan menghasilkan teks dasar. menganalisa kritik dan mengevaluasi teks. Konteks Merupakan penjelasan tentang dari mana. istilah secara matematik dan dapat memahami konteks serta dapat mengkomunikasikan secara matematik. konsep 2 Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 5/12 . bagaimana dan metode penilaian apa yang seharusnya digunakan. Petunjuk Penilaian Merupakan petunjuk bagaimana peserta pelatihan dinilai berdasarkan kriteria unjuk kerja. Kriteria Unjuk Kerja Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk menunjukkan keterampilan pada setiap elemen.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine • • • • • menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja memberikan jawaban pada Buku Kerja mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih. Kemampuan untuk menguji.RI .

RI .Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine 3 Kemampuan untuk menganalisa kritik. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 6/12 . chart dan teori-teori yang kompleks. mengevaluasi dan menggunakan simbol-simbol matematik. diagram.

Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Hasil Pelatihan Menerangkan bahan dan desain yang digunakan untuk poros engkol. peserta harus sudah menyelesaikan modul-modul berikut ini: • • OPKR-10-016B . OPKR-10-017B . Menyatakan arti istilah-istilah: Taper/kerucut. efek (hour glass) jam pasir. Pengenalan Pelatihan ini bertujuan untuk memberi peserta petunjuk dan pengalaman praktek dalam mengidentifikasi bahan dan desain pada poros engkol otomotif. dan lobing yang berhubungan dengan kondisi jurnal pada saat dilakukan penggerindaan. Menerangkan dan menyebutkan material dan metode konstruksi poros engkol.Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) Jika seorang peserta menyatakan dia mampu/cakap dalam menyelesaikan tugastugas yang ditentukan pada hasil pelatihan. • • • • • Menerangkan dan menyebutkan fungsi poros engkol serta menyebutkan namanama setiap bagiannya.RI . sesuai standar dan praktek dalam dunia industri.Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Menjelaskan arti istilah “phasing” ujung besar. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 7/12 . Prasyarat Sebelum memulai modul ini. dia harus dapat membuktikan kemampuannya kepada pelatih.

2 Prosedur Bahan dan Desain yang Dipakai Untuk Poros Engkol Bahan dan Desain yang Dipakai Untuk Poros Engkol Pendahuluan Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberi pengalaman praktek dalam mengidentifikasi material dan desain pada poros engkol otomotif agar dapat melaksanakan pekerjaan perbaikan. Poros penghubung yang bergerak ke bawah membuat pen-pen engkol berputar di sekitar sumbu utama (Gambar 1). Posisi pen-pen engkol tersebut tidak pada pusat (offset) sumbu utama. Jurnal-jurnal harus dibubut dengan sangat tepat karena berat dan gerakan poros engkol akan ditumpu oleh titik-titik ini. Jurnal bantalan poros utama ada pada garis tengah poros engkol ( Gambar 2). Gambar 1. Prosedur POROS ENGKOL Poros engkol bersama dengan poros penghubung mengubah gerak bolak balik piston menjadi gerak berputar. Bantalan ujung besar (big end) poros penghubung dipasang pada pen engkol poros engkol. kemudian semua permukaan tempat pemasangannya dan bantalan dibubut secara presisi. Masing-masing proses tersebut berpengaruh pada pengerjaan pembubutan dan perbaikan pada poros engkol. Fungsi poros engkol Poros engkol terbuat dari baja campuran yang dituang atau ditempa atau besi nodular tuang.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Bagian . Jumlah bantalan poros utama bergantung Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 8/12 . Ada berbagai macam baja campuran yang digunakan untuk poros engkol dan masing-masing memiliki sifat-sifat khas yang harus diperhatikan dalam melakukan perbaikan terhadapnya. Poros engkol banyak yang terbuat dari baja nodular tetapi melalui berbagai proses pengerasan agar lebih sesuai dengan lingkungan kerja dan mesin yang menggunakannya.RI .

Jurnal bantalan utama poros engkol ditopang pada blok bantalan yang terbagi dua/split bearing. Mesin yang memiliki enam silinder in-line memiliki enam buah jurnal poros penghubung.RI . karena mesin blok-V menggunakan poros engkol yang lebih sedikit. Gambar 3. ditahan agar berada pada tempatnya di ruang engkol/crankcase menggunakan tutup bantalan. Jurnal bantalan poros utama Jurnal bantalan poros penghubung/tangkai piston berada dengan posisi offset/tidak pada garis pusat poros engkol. Gambar 2. mesin V-8 hanya mempunyai empat jurnal karena tiap jurnal akan dihubungkan dengan dua poros penghubung. satu dari tiap sisi V. Besarnya offset dan jumlah jurnal ditentukan oleh desain mesin. Bantalan dan tutup poros engkol Ujung-ujung poros diberi penyekat untuk mencegah kebocoran minyak dari rumah engkol dan wadah oli/oil-pan. baut baja khusus yang mempunyai kekuatan tarik tinggi dan pasak/dowel (Gambar 3).Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine desain mesin. Ujung-ujung poros juga bisa diberi alur helical atau oil slinger untuk membantu penyekatan pelumas. Jurnal poros penghubung juga disebut dengan pen engkol. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 9/12 . Pada umumnya mesin-mesin V-blok mempunyai bantalan utama yang lebih sedikit daripada mesin in-line yang memiliki jumlah silinder yang sama.

Pada putaran yang tinggi tekanan tersebut bisa jauh lebih besar daripada tekanan yang diakibatkan oleh tekanan gas. Gambar 4. Besarnya diameter jurnal Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 10/12 . Bagaimanapun juga poros adalah batang elastis dan akan berperilaku sebagaimana batang elastis. untuk melumasi bantalan ujung besar (Gambar 4). Tekanan yang dialami oleh poros engkol yang diakibatkan oleh gayagaya dinamis dan gas akan meningkat jauh lebih besar jika terjadi resonansi. Poros menjadi patah atau komponen-komponen mesin lain akan rusak jika mesin dijalankan dalam waktu yang lebih lama. sedangkan panjang poros engkol dipengaruhi oleh jumlah silinder dan susunannya. Pada flens bisa terdapat spigot atau dowel untuk membantu roda gila agar berada pada posisi yang benar. Lubang saluran pelumas dibor pada sayap poros engkol. Biasanya bagian depan memiliki spigot yang terkunci untuk mengikat roda gigi timing dan puli poros engkol atau peredam. Lubang saluran pelumas yang dibor melalui sayap Lihat gambar 5 yang menunjukkan sebuah poros engkol tipikal serta nama-nama bagiannya. Kekakuan poros engkol dipengaruhi oleh panjangnya.RI . Gambar 5 Nama-nama bagian poros engkol Kekakuan Poros Engkol Dalam mengubah gaya-gaya pembakaran manjadi gerak berputar.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Bagian belakang poros engkol berbentuk flens atau kerucut sebagai tempat pemasangan roda gila. Selain itu juga terdapat tekanan yang diakibatkan oleh gaya sentrifugal dan gaya inersia yang peningkatannya sebesar kuadrat kecepatan rotasi. poros engkol mengalami baik tegangan torsi maupun tegangan lentur. dari jurnal bantalan poros utama sampai jurnal bantalan ujung besar.

Beban tersebut bisa berupa bagian dari poros engkol yang diletakkan berlawanan dengan jurnal poros penghubung.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine juga mempengaruhi kekakuan. Pada pengaturan 60o dihasilkan keseimbangan primer dan sekunder. Bantalan poros berputar pada lapisan minyak pelumas yang ada di antara permukaan bantalan dan permukaan jurnal. Konfigurasi poros engkol menentukan desain blok mesin atau penempatan jurnal poros penghubung di sekeliling garis pusat poros engkol. Konfigurasi atau Phasing Poros Engkol Istilah “phasing” dalam hubungannya dengan bantalan ujung besar adalah posisi sudut jurnal ujung besar relatif satu sama lain. Setiap bantalan utama akan memperoleh minyak bertekanan dari pompa. sehingga membantu menghasilkan operasi mesin yang halus.005 mm. Jika jurnal poros engkol tidak bulat. Minyak pelumas disalurkan dari pompa minyak mesin.0003 mm sampai 0. Biasanya phasing disusun untuk memperoleh impuls pengapian yang rata. Gambar 6. jurnal poros penghubung tidak berada pada pusat garis tengah (offset) poros engkol. Bantalan poros harus terpasang cukup kuat untuk mencegah noise akan tetapi juga harus memiliki celah di antaranya agar terdapat lapisan pelumas setebal 0. Semakin besar diameter jurnal poros akan semakin kaku. Ini menimbulkan tekanan pada pusat poros engkol. Setiap jurnal bantalan utama memiliki sebuah lubang yang dibor padanya dengan sebuah lubang atau lubang-lubang penghubung yang menuju satu atau lebih jurnal bantalan poros. Dengan cara demikian semua jurnal bantalan akan memperoleh minyak bertekanan untuk melindungi bantalan maupun jurnal. Sayangnya semakin besar diameter akan semakin besar massa yang bisa memperbesar ketidakseimbangan gaya-gaya.RI . mengerucut atau terdapat goresan padanya maka lapisan minyak tidak dapat terbentuk dengan memadai dan jurnal akan menyentuh permukaan bantalan (Gambar 6). Susunan V-6 bisa berupa konfigurasi sudut 60o atau 90o. Untuk menyeimbangkannya agar dihasilkan operasi mesin yang lebih halus maka harus ditambahkan beban untuk melawannya pada poros engkol. Lapisan pelumas antara poros engkol dan bantalan Sebagaimana disebut di muka. sedangkan 120 o akan menghasilkan pulsa pengapian yang rata. Sedangkan layout 90 o hanya akan Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 11/12 .

RI . toleransi tersebut harus dipatuhi dalam melakukan rekondisi pada poros. Ini menghasilkan pengapian yang rata tetapi keseimbangan akan terpengaruh sehingga terjadi “uncouple” primer (Gambar 7). Batas-batas yang dapat diterima untuk deviasi tersebut dalam produksi poros engkol mesin dewasa ini telah ditetapkan melalui tes. (Lihat NER 022 – Balancing untuk informasi lebih lanjut). Keausan Jam Pasir Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 12/12 . Gambar 7a. Gambar 7 Phasing Poros Engkol Keausan Jurnal Poros Engkol Bentuk jurnal yang ideal adalah bundar penuh dan paralel tetapi tidak bisa terhindarkan pasti akan terjadi penyimpangan dalam metode pembubutan dan finishing. jam pasir dan bentuk bentuk tong.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine menghasilkan pulsa pengapian yang rata jika pena engkol membentuk sudut 30 o dari kondisi nominal pen engkol. Perubahan bentuk-bentuk termasuk kerucut. Poros Engkol Berbentuk Jam Pasir Merupakan kondisi di mana diameter jurnal pada bagian tengah lebih kecil daripada diameter pada ujung-ujungnya (Gambar 7a).

Keausan bentuk kerucut Variasi Permukaan Aksial dan Lingkaran Disarankan agar dilakukan pemeriksaan secara periodis pada permukaan dan bulatan pada jurnal mengenai bentuk geometris lingkaran dan aksialnya.0013 mm (0.0001”) T. Chatter – yaitu ketidakrataan permukaan jurnal melingkar yang ditandai oleh banyaknya puncak-puncak dan lembah-lembah yang lebih kurang berukuran sama tetapi tidak bermanfaat bagi jurnal.I. Gambar 7c.0025 mm (0.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Poros Engkol Berbentuk Tong Merupakan kondisi di mana diameter jurnal pada bagian tengah lebih besar daripada diameter pada ujung-ujungnya. Chatter maksimum tidak boleh melampaui 0. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 13/12 . Keausan bentuk tong Poros Engkol Berbentuk Kerucut Bagian yang berbentuk kerucut pada bantalan pada daerah yang paling besar mendapat beban merupakan daerah yang paling kritis daripada daerah-daerah lain (Gambar 7c). Penggelombangan/waviness tidak boleh melebihi 0.0005”). Adanya pola lobing sebanyak tiga sampai tujuh buah tidak diperbolehkan. Lobing – ketidakrataan melingkar pada jurnal yang berupa kontur permukaan yang menggelombang secara gradual dengan sejumlah puncak dan lembah yang hampir sama pada seluruh bagian jurnal.R. Standar yang berlaku untuk semua mesin : Chatter – Waviness – penyimpangan terhadap kerataan aksial permukaan. Gambar 7b. Bentuk seperti tong berlebihan dapat mengakibatkan bantalan tergores (Gambar 7b).RI .

Gambar 8 Grafik frekuensi lobing PERINGATAN : Jangan meletakkan poros engkol atau mendirikannya pada ujungnya karena bisa tertekuk atau berubah bentuk. maka poros engkol harus diperiksa dengan peralatan profilometer. Lobing lebih sulit dideteksi atau diukur. Poros engkol harus disimpan dengan penyangga pada bagian tengahmya. Bantalan pada jurnal yang memiliki lobing cenderung mengalami kerusakan akibat fatigue atau gesekan atau keduanya. 2. Jika terjadi masalah pada bantalan mesin. Ingatlah semua bantalan/pad mesin harus disimpan secara hati-hati. Bahan Dan Desain Yang Dipakai Untuk Poros Engkol 20-003-5 Buku Informasi Versi September 2002 14/12 . Desain dan perilaku poros engkol dalam kondisi operasi sangat berpengaruh terhadap mesin agar berjalan halus dan dapat diandalkan. Sering hal ini terjadi akibat model getaran tertentu. Pelaku rekondisi harus memeriksa secara teratur mengenai lobing yang terjadi pada poros engkol yang dikerjakan dengan mesin gerinda mereka.RI . Dari dalam mesin itu sendiri penyebabnya bisa beraneka macam. 1.0025 mm TIR.Bahan Pelatihan Nasional Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan Engine Lobing tidak boleh melebihi 0. Penyebab terjadinya lobing adalah mesin gerinda yang sering tidak dapat dipersempit. Banyaknya lobing yang terjadi bisa 3 sampai 45 dengan amplitudo dari 2.5 sampai 10 mikrometer (100 sampai 400 mikroinci).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->