BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Posdaya adalah forum silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu. Dalam hal-hal tertentu bisa juga menjadi wadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, utamanya kesehatan, pendidikan dan wirausaha, agar keluarga bisa tumbuh mandiri di desanya. Oleh karena itu program advokasi dan pemberdayaan pembangunan yang ditawarkan dalam Posdaya adalah program-program yang mendukung penyegaran fungsi-fungsi keluarga, yaitu fungsi keagamaan, fungsi budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi dan kesehatan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan. Penguatan fungsi-fungsi utama tersebut diharapkan memungkinkan setiap keluarga makin mampu membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera, keluarga yang mandiri, dan keluarga yang sanggup menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik. Lebih dari itu keluarga sejahtera yang bermutu dan mandiri diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kesejahteraan keluarga yang intinya adalah keikut sertaan dalam KB, kesehatan, pendidikan, dan kemampuan ekonomi yang mapan. Dalam melaksanakan fungsinya, Posdaya merancang kegiatan sesuai dengan kemampuan masyarakat dan anggotanya sehingga pelaksanaan kegiatan itu bisa dilakukan oleh, dari dan untuk masyarakat dan keluarga setempat. Atau dengan pengertian lain, kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar kemampuan dan swadaya masyarakat sebagai upaya memberdayakan keluarga sejahtera dan membangun kesejahteraan rakyat secara luas. Dari pengertian tersebut, beberapa hal perlu diperjelas antara lain : Posdaya, bukan dimaksudkan untuk mengganti pelayanan sosial ekonomi kepada masyarakat berupa pelayanan terpadu, tetapi semata-

1

mata dimaksudkan untuk mengembangkan forum pemberdayaan terpadu yang dinamis, yaitu pemberdayaan pembangunan kepada pimpinan keluarga yang dipadukan satu dengan lainnya. Tujuannya adalah agar pimpinan keluarga mengetahui peran dan fungsinya. Akhirnya bisa melakukan pemberdayaan untuk anggotanya secara mandiri. Terpadu berarti dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pembinaan dan evaluasi melibatkan berbagai petugas atau sukarelawan secara terkoordinir, yaitu petugas pemerintah, organisasi sosial, dan unsurunsur masyarakat. Penyerasian dinamis disini berarti diperlukan adanya keserasian dalam hal memadukan kepentingan masyarakat dan kemampuan penyediaan bantuan profesional dari pemerintah dan swasta yang disediakan untuk mendukung kegiatan. Posdaya dikembangkan secara bertahap, mulai yang bersifat sederhana dengan kegiatan terbatas sampai akhirnya paripurna tergantung dukungan masyarakatnya. Posdaya paripurna merupakan forum pemberdayaan yang bervariasi, dimana sebagian besar pengelolaan dan pembiayaannya dikelola dan berasal dari anggota masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat. Namun demikian, KKN bukan sekedar kegiatan implementasi tetapi juga merupakan bagian dari kurikulum akademik. Sebagai wujud dari pengabdian masyarakat, LP3M Universitas Muhammadiyah Magelang menyelenggarakan kegiatan berupa kuliah kerja nyata bagi para mahasiswa yang telah menempuh + 123 sks. Kuliah Kerja Nyata tahun 2010 untuk Angkatan ke-31 dilaksanakan berupa KKN Tematik POSDAYA (Pos Pemberdayaan Keluarga). KKN Posdaya merupakan KKN yang komprehensif, fasilitator, dan bersifat memberikan solusi terhadap apa yang dihadapi masyarakat untuk memberdayakan kualitas hidupnya dengan menitikberatkan pada lima pilar yaitu: Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi Pemberdayaan Lingkungan dan Keagamaan. Sasaran dari KKN Posdaya ini adalah tercapainya pemberdayaan

2

MANFAAT 1.. Penyelenggaraan KKN Posdaya diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat secara nyata. asistensi maupun supervisi. Untuk kepentingan keluarga dan masyarakat. B. Untuk Kepentingan Mahasiswa.keluarga dan masyarakat melalui sinergitas lembaga-lembaga yang telah ada melalui partisipasi aktif dari warga setempat. KKN Tematik Posdaya bertujuan membantu para mahasiswa meningkatkan kemampuan menyatu bersama masyarakat. KKN Tematik Posdaya bertujuan membantu pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui penerapan ilmu dan tekhnologi dalam bidang wirausaha. C.Selain itu dengan adanya KKN Posdaya juga diharapkan dapat membantu tugas pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. 2. Posdaya sebagai infrastruktur untuk menangkap dan memanfaatkan peluang pemberdayaan masyarakat dari berbagai pihak (PNPM. KB dan kesehatan. dimana kiprah mahasiswa sebagai agent of change dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu masyarakat secara langsung dalam bentuk fasilitasi. serta pembinaan lingkungan untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera. atau kuliah yang diikutinya serta membawa manfaat untuk rakyat. KUR. menerapkan ilmu dan tekhnologi yang sudah dipelajari secara langsung dan melihat apakah proses penerapan tersebut sesuai dengan teori. BPR) 3. pendidikan dan keterampilan. Posdaya mengintegrasikan semua kegiatan sektoral yang sudah ada maupun yang akan dilaksanakan 2. TUJUAN 1. Posdaya memelihara modal sosial yang ada di masyarakat (gotong royong) dan Kearifan Lokal 3 .

Penetapan berbagai program kegiatan disesuaikan kebutuhan-kebutuhan riil masyarakat sehingga diharapkan akan memberi dorongan serta motivasi bagi masyarakat sekitar untuk semakin meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Kami pun juga melakukan pemetaan terhadap kondisi keluarga di Dusun Kedungdowo. keluarga Sejahtera I sebanyak 44 keluarga. dikarenakan Kepala Desa memandang bahwa Dusun Kedungdowo apabila di lihat dari keadaan sosial. jumlah penduduk perempuan 209 jiwa dengan total jumlah penduduk 409 jiwa. ekonomi dan pendidikan adalah lokasi yang paling terbelakang jika dibandingkan dengan dusun-dusun lain di Desa Mertoyudan. maka Kelompok VII segera melakukan observasi ke Dusun Kedungdowo dan berhasil mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga setempat untuk selanjutnya ditentukan rencana solusi atas permasalahan tersebut dengan formulasi keigatan yang tepat. Dalam pelaksanaan KKN Posdaya angkatan ke-31 ini. KONDISI UMUM LOKASI KKN Kondisi lingkungan setempat menjadi dasar penentuan lokasi pelaksanaan KKN Posdaya karena dengan memperhatikan kondisi lingkungan setempat target dari penyelenggaraan KKN Posdaya tersebut dapat tercapai secara optimal. kami mendapatkan masukan dan saran dari Kepala Desa Mertoyudan untuk memilih Dusun Kedungdowo sebagai lokasi KKN. Dari data tersebut kemudian kami tuangkan ke dalam peta keluarga yang dilengkapi dengan seluruh bangunan penting dan land mark yang ada di Dusun. 4 . Berdasarkan saran dari Kepala Desa tersebut. Dari hasil pemetaan yang kami buat didapatkan data jumlah total keluarga sebanyak 91 keluarga yang teridentifikasi sebagai keluarga Prasejahtera sebanyak 24 keluarga. Peta keluarga dibuat untuk memudahkan pelaksanaan program kegiatan agar sesuai dengan sasaran. Jumlah penduduk laki-laki 200 jiwa.D. keluarga Sejahtera II sebanyak 18 keluarga dan keluarga Sejahtera III sebanyak 5 keluarga.

Selain pengumpulan data.E. kegiatan observasi juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga setempat untuk selanjutnya ditentukan rencana solusi atas permasalahan tersebut melalui formulasi kegiatan yang tepat. dapat diketahui beberapa permasalahan diantaranya : Administrasi Posyandu balita masih sederhana dan belum menggunakan form yang baku. Dari hasil observasi di lapangan. Kegiatan yang ada di Posyandu belum dikembangkan secara maksimal  Masih sedikitnya tingkat kesadaran orang tua untuk ikut dalam kegiatan Posyandu  Banyak balita yang belum mengikuti PAUD atau TK (ada beberapa yang mengikuti PAUD di luar dusun)       Posyandu lansia ada tapi kegiatannya belum maksimal Kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok Kesadaran jam belajar kurang sehingga perlu ditingkatkan Kurangnya minat warga untuk berwirausaha Sarana & prasarana untuk pengajian anak kurang memadai Sampah belum dikelola dengan baik  5 . PERMASALAHAN UMUM Pelaksanaan KKN Posdaya dimulai dari kegiatan Observasi lapangan yang bertujuan mengumpulkan berbagai data pendukung berupa data keluarga prasejahtera. sejahtera 2 maupun keluarga sejahtera 3 di lingkungan tempat pelaksanaan KKN. sejahtera 1.

Adapun beberapa identifikasi masalah yang ditemukan antara lain : 1. Sehingga diharapkan para mahasiswa. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN Universitas Muhammadiyah sebagai perguruan tinggi swasta yang berkomitmen untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai implementasi catur dharma universitas. Berdasarkan data. Pendataan dan pemetaan dilakukan terhadap warga Dusun Kedungdowo Desa Mertoyudan. Identifikasi masalah yang ada antara lain : a. Posyandu Balita dilaksanakan setiap hari Rabu minggu I. keluarga sejahtera 2. Hal ini bisa dibuktikan dengan tingkat kehadiran yang hanya mencapai 50 % dari seluruh balita yang ada di Dusun Kedungdowo. Kesadaran masyarakat untuk datang ke Posyandu kurang. keluarga sejahtera 1. 6 . dapat menerapkan teori-teori yang di dapat selama di perkuliahan serta mampu membaur dan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yang heterogen.BAB II PROGRAM KERJA A. Posyandu Kegiatan Posyandu di Dusun Kedungdowo sudah dilaksanakan secara rutin setiap bulannya untuk balita. pengamatan dan interview langsung selama periode observasi telah diperoleh beberapa data dan identifikasi permasalahan. Selain itu juga diharapkan mampu menyerap aspirasi dan permasalahan yang berkembang di masyarakat. Desa Mertoyudan. Data yang diperoleh dari hasil pendataan dan pemetaan ini memberi identifikasi jumlah keluarga pra sejahtera. baik reguler maupun paralel. Kelompok 7 sebagai bagian dari KKN Posdaya Angkatan 31 Universitas Muhammadiyah mengambil lokasi di Dusun Kedungdowo. Kecamatan Mertoyudam. data monografi dan data-data pendukung lain yang diperlukan.

b. Sampah di dusun Kedungdowo belum dikelola dengan baik. Kec. 6. POS PAUD untuk Dusun Kedungdowo. Maka dari itu diperlukan sosialisasi dan motivasi kepada warga sekitar agar kesadaran untuk ber UMKM meningkat. Padahal apabila mereka berhenti merokok. c. namun demikian bisa dikembangkan dari Kader Posyandu yang berjumlah 5 orang dengan dibantu ibu-ibu untuk menyiapkan APE dan ATK. Memaksimalkan kegiatan Posyandu lansia disamping cek up rutin untuk mendeteksi penyakit sejak dini juga diperlukan sosialisasi pola hidup sehat dan senam lansia. 4. Jam wajib belajar belum dipatuhi. Kesadaran warga akan bahaya merokok kurang. Padahal apabila UMKM bisa diberdayakan terutama oleh ibu-ibu rumah tangga niscaya dapat meningkatkan penghasilan keluarga. 3. anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu belajar dengan menonton televisi. Sehingga perlu adanya sosialisasi dan motivasi agar kesadaran akan jam wajib belajar meningkat. Belum ada pemisahan antara sampah organik dan anorganik. 5. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah ibu rumah tangga yang menganggur di rumah. Alasan utama menurut mereka adalah keterbatasan dana dan kekurang telatenan dalam menjalankan usaha. Desa Mertoyudan. Salah satunya dengan pembuatan papan jam wajib belajar agar anak-anak selalu ingat tugas mereka untuk belajar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang masih mengkonsumsi rokok. 2. Minat dan kesadaran ke posyandu perlu ditingkatkan dan perlu adanya program/kegiatan yang mampu menarik minat warga untuk datang ke posyandu dengan mengoptimalkan peran serta kader Posyandu. Mertoyudan belum terbentuk. Kebanyakan dari mereka belajar jika ada PR saja. 7 . Minat warga untuk berwirausaha kurang. disamping sehat juga dapat menghemat biaya pengeluaran yang sebenarnya dapat digunakan untuk membiayai kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Magelang yaitu Bpk Wahyu. Lembaga yang potensial dapat menjadi motor penggerak utama kegiatan KKN Posdaya yang akan diselenggarakan. Magelang yang disampaikan oleh narasumber dari Bapeda Kab. 2 Oktober 2010. Pengajian dilaksanakan setiap habis magrib di rumah pak Murtadho ustadz setempat. Sarana dan Prasarana untuk pengajian anak belum memadai. Lembaga Yang Potensial Dalam kegiatan observasi lapangan. mengingat KKN Posdaya pada tahun ini merupakan kegiatan KKN Tematik yang baru pertama kali dilakukan di wilayah Dusun Kedungdowo Desa Mertoyudan. Dengan pembekalan tersebut diharapkan sebelum melaksanakan kegiatan KKN mahasiswa mempunyai pemahaman yang cukup tentang maksud dan tujuan diselenggarakannya KKN Tematik Posdaya. diidentifikasi pula lembagalembaga potensial yang dapat mendukung terlaksananya program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam KKN Posdaya.d.7. kepada para mahasiswa peserta KKN diberikan pembekalan-pembekalan oleh berbagai pihak yang kompeten baik dari LP3M maupun dari SKPD-SKPD terkait. Penyusunan Program Kerja Tentatif Sebelum peserta KKN Posdaya diterjunkan secara resmi di lokasi pelaksanaan KKN. lembaga yang potensial ini dapat dijadikan embrio bagi terbentuknya lembaga Posdaya di Dusun Kedungdowo Desa Mertoyudan. Pemaparan kedua yaitu Peran Masyarakat 8 . yaitu : • Tahap I pada tanggal 1 s. Perlu ada peningkatan sarana dan prasarana agar anak-anak lebih giat dalam mengikuti pengajian dan menambah wawasan tentang keagamaan. dalam hal ini di Dusun Kedungdowo Desa Mertoyudan. Apalagi tema KKN angkatan ke-31 ini relatif masih baru bagi mahasiswa dan juga bagi segenap LP3M dan jajarannya. Tanggal 1 Oktober 2010 berupa pemaparan materi Kebijakan dan Strategi Pembangunan dalam Pengentasan Kemiskinan Kab. B. Selain itu. Pembekalan dilaksanakan dalam dua tahap.

Secara detail program kerja tentatif ini dapat dilihat pada lampiran 3. Narasumber dari LP3M oleh Drs. Suyanto Kasi Dikmas & PAUD. yaitu : pretest. Aman M. Suliswiyadi. M. Kegiatan observasi lapangan dilakukan pada tanggal 11-23 Oktober 2010. • Tahap II dilaksanakan khusus bagi para mahasiswa peserta KKN Posdaya. kegiatan selanjutnya adalah observasi lapangan. Pemaparan Selanjutnya Kebijakan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Magelang. dan para mahasiswa peserta KKN Posdaya tahun 2010 angkatan ke-31. BA dari DLH Kab. penyajian materi. Pembekalan ini diikuti segenap dosen LP3M. 9 .Ag. Hadi Sunarto. Setelah dilakukan pembekalan. dan post test. Dengan adanya rancangan program kerja awal ini pelaksanaan KKN Posdaya diharapkan akan lebih fokus untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Materi ini disampaikan oleh Bpk.Kes dari Dinas Kesehatan Kab. Pemaparan ketiga adalah Kebijakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui PAUD oleh Bpk. Adan Alvan L. dalam kegiatan ini dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya: Permasalahan yang telah diidentifikasi berdasarkan data hasil observasi dan telah dikonfirmasikan dengan perangkat Dusun serta para kader harus dicari pemecahannya. materi ini disampaikan oleh narasumber dari Bapermas Kab. Pemaparan Pengelolaan Sampah oleh Bpk. panitia. Pada tanggal 2 Oktober 2010 materi berupa pengembangan Posyandu Model Dalam Meningkatkan Kesehatan Keluarga yang disampaikan oleh Drs.dan Perempuan dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pelestarian dan Pengembangan Kearifan Lokal. Berkaitan dengan hal tersebut. Magelang yaitu Ibu Narti. Magelang. Pembekalan tahap II ini dibagi dalam tiga sesi. Rancangan program ini masih bersifat tentatif atau sementara karena harus disajikan dan dibahas bersama-sama dalam lokakarya mini. dari Dinas Perindustrian dan Koperasi.Magelang. yang memberikan pemaparan tentang berbagai macam program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Posdaya angkatan ke-31 dan kegiatan yang ada di masyarakat. disusun Rancangan Program Kerja Awal.

kesehatan. Rakor Posdaya b. para tokoh agama dan tokoh masyarakat. ekonomi pemberdayaan lingkungan dan keagamaan oleh mahasiswa peserta KKN. perwakilan dari LP3M UMM dan juga para mahasiswa peserta KKN kelompok 7. selain itu juga dibentuk rancangan formatur kepengurusan posdaya untuk selanjutnya akan dikukuhkan sebagai pengurus posdaya definitif. saran. Lokakarya mini menghasilkan kesepakatan-kesepakatan atas rencana kerja awal yang selanjutnya akan disusun menjadi rencana kerja definitif.C. Dalam penyelenggaraan lokakarya mini dipaparkan mengenai rencana pembentukan posdaya dan berbagai rencana kerja yang akan dilaksanakan yang meliputi lima pilar utama posdaya yaitu bidang pendidikan. Program Kerja Definitif Adapun program definitif yang telah disepakati dalam lokakarya mini antara lain : 1. Suliswiyadi M. selaku perwakilan LP3M Universitas Muhammadiyah Magelang. Setelah pemaparan selesai dilanjutkan tanggapan oleh para peserta lokakarya mini yang dipandu oleh Drs. Bidang Pembentukan Posdaya a. Pelaksanaan Lokakarya Mini Rancangan program awal yang telah disusun sifatnya masih tentatif atau sementara. Ag. tanggal 7 Nopember 2010 yang diikuti oleh para pejabat lingkup Dusun Kedungdowo. para ketua RW dan ketua RT di wilayah Dusun Kedungdowo. dan pemecahan masalah. Lokakarya mini dan pembentukan Posdaya 10 . Untuk itu dilaksanakan lokakarya mini yang bertujuan rancangan program awal yang telah disusun untuk mendapatkan masukan. D. Rancangan program ini harus disajikan dan dibahas lagi untuk dijadikan program yang definitif dan siap dilaksanakan dalam pelaksanaan KKN Posdaya. revisi. Lokakarya mini Dusun Kedungdowo Desa Mertoyudan diselenggarakan pada hari Ahad.

Sosialisasi Pola Hidup Sehat Fisik a.Sosialisasi Kewirausahaan 11 . Pembuatan Stiker Stop Merokok d. Pelatihan pengelolaan dan penatausahaan Posyandu b. Penyuluhan pentingnya Posyandu Balita dan Lansia c. Praktek Pembuatan Kompos 3. Pendidikan Non Fisik a. Membantu pengadaan sarana dan prasarana Posyandu c. Pembuatan APE dan ATK c. Ekonomi Non Fisik a. Cek Up rutin Kesehatan Lansia e. Senam Anak 4. Pengadaan tempat sampah b. Pelatihan kader PAUD Fisik a. Membantu pembentukan PAUD b. Pembuatan papan jam wajib belajar 5. Penyuluhan Bahaya Merokok d. Kesehatan Non Fisik a.2. Pembuatan blanko dan form standar Posyandu b. Penyuluhan tentang pengelolaan sampah rumah tangga Fisik a. Lingkungan Hidup Non Fisik a.

desa. diskusi. Hal ini dikarenakan ditandatangani dan diketahui oleh perwakilan mahasiswa. Program 12 . Keagamaan Non Fisik a. dan mahasiswa peserta KKN Posdaya merupakan revisi dan pengembangan dari program tentatif. ketua Posdaya dan kepala definitif secara detail dapat dilihat pada lampiran 5. Murrottal Al Qur'an) Fisik a. LP3M melalui DPL.6. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dituangkan dalam program definitif dapat dikatakan mempunyai kekuatan mengikat. dan kesepakatan antara warga. Program ini menjadi landasan dan acuan bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan para mahasiswa peserta KKN Posdaya dan pengurus Posdaya. pengurus Posdaya.Membantu pengadaan Sarana dan Prasarana Keagamaan Program definitif sebagai hasil kompromi.Pemberian tambahan materi keagamaan (Lagu & Cerita Islami.

Penetapan Posko KKN Posdaya sebagai tempat koordinasi dan konsolidasi berbagai pelaksanaan program kerja. Realisasi Program Kerja Setelah resmi diterjunkan ke lokasi pada tanggal 7 Mei 2011. yaitu di kediaman Ibu Rusmiyati Dusun Kemasan. diantaranya : • • Perubahan penetapan jadwal pelaksanaan program kerja Posdaya Ngudi Mulyo selama pelaksanaan KKN berlangsung . Rapat Koordinasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan dan ide-ide baru yang belum muncul dalam pelaksanaan lokakarya mini. • • Kegiatan yang menjadi prioritas untuk segera direalisasikan . Desa Kebonrejo. Berdasarkan hasil kesepakatan pada lokakarya mini tanggal 30 April 2011 terhadap program kerja sementara akhirnya ditetapkan program kerja Posdaya yang akan dilaksanakan selama berlangsungnya KKN Tematik Posdaya tahun 2011. Selanjutnya dilaksanakan konsolidasi dan koordinasi secara parsial per bidang. kami kelompok 21 mengadakan berbagai kegiatan untuk mendukung pelaksanaan KKN Posdaya di Dusun Kemasan Desa Kebonrejo Kecamatan Salaman. artinya tidak melibatkan seluruh komponen dalam kepengurusan Posdaya.BAB III CAPAIAN PROGRAM KERJA A. Hal ini dilakukan mengingat kesibukan peserta KKN Posdaya dan pengurus Posdaya sendiri serta untuk memudahkan komunikasi dan pendekatan. Tambahan masukan beberapa program kegiatan yang krusial karena perkembangan situasi kondisi di lapangan sehingga ada perubahan beberapa program. Secara umum dapat dilaksanakan dengan baik meskipun 13 .

Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang sangat positif dari segenap remaja putri dan Ibu Nyai Hanim selaku pengasuh dan pemimpin pengajian fattayat ini serta pengurus Posdaya. Pelaksanaan sosialisasi Undang Undang tentang Narkotika dan bahayanya yang dipaparkan oleh Saudara Agus Priyanto ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Sosialisasi UU Narkotika dan Bahaya Narkotika.1. Bidang Pendidikan B. B. Sosialisasi program ini mengambil waktu bersamaan dengan mujahadah remaja putri atau pengajian Fattayat. Kadus Kemasan ). Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan tanggapan dan respon yang sangat positif dari masyarakat dusun Kemasan dan Bapak Kepala Desa Muhammad Sajidun yang juga menghadiri sosialisasi ini. Pelaksanaan sosialisasi ini yang dipaparkan oleh Saudara Rahmad Widodo dan Agus 14 . b.beberapa program tidak dapat dilaksanakan atau direvisi disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan masukan pengurus pada rapat koordinasi Posdaya.30 – 21. pukul 19. Media untuk sosialisasi menggunakan prin out tentang materi pajak Bumi dan Bangunan kemudian dibagikan kepada segenap warga laki – laki dusun kemasan.00 – 22.30 WIB. Media untuk sosialisasi menggunakan prin out tentang materi UU Narkotika dan bahayanya kemudian dibagikan kepada segenap remaja putri.00 WIB. Sosialisasi UU Narkotika dan Bahaya Narkotika dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 7 Mei 2011 di rumah Ibu Emy Suryani ( Pj.1 Non Fisik a. Sehingga diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat dusun Kemasan sadar akan pentingnya menbayar pajak. Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan. karena berdasarkan informasi dari penilaian Team Kecamatan Salaman bahwa Desa Kebonrejo dalam pembayaran pajak mendapatkan rangking terbawah. Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 14 Mei 2011 di rumah Bapak Umar pukul 20.1. Sosialisasi program ini mengambil waktu bersamaan dengan acara Aqiqah putra dari Bapak Umar.

Priyanto serta Bapak Kepala Desa Kebonrejo Muhammad Sajidun dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang baik dari ibu – ibu dusun Kemasan. Merintis Pendirian Paud Sosialisasi Pospaud dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2011 di rumah Ibu Tafridiah ( Kader Kesehatan ).30 WIB. pukul 08. c. Bahkan mendapat respon positif dari segenap warga dan pengurus Posdaya.00 – 11. keterbatasan jumlah kader Posyandu rutin Dusun Kemasan.00 WIB. d. Sosialisasi program ini mengambil waktu bersamaan dengan terlaksana di Dusun Kemasan. B. Sosialisasi HIV / AIDS Sosialisasi HIV/ AIDS dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011 di Posko Posdaya Ngudi Mulyo ( Rumah Ibu Rusmiyati ) pukul 14. karena diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat dusun kemasan akan lebih hati hati dalam menjaga kesehatan dengan mengetahui dampak dan akibat dari bahaya HIV / AIDS.1. Pelaksanaan sosialisasi yang di paparkan oleh Saudari Hana Noviastuti dapat berjalan dengan baik lan lancar. Kader Pospaud juga tidak bisa diambilkan dari Ibu-ibu setempat dikarenakan kesibukan masing-masing dan kebanyakan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di luar Dusun dengan jam kerja full dari pagi sampai sore. Pelaksanaan sosialisasi Pospaud yang dipaparkan oleh saudari Haryati ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Melalui ibu-ibu kader dan anggota PKK diharapkan program ini lebih mudah Posyandu yang akan dikaderisasi menjadi kader Pospaud.00 – 16. Sosialisasi HIV AIDS menggunakan print out materi HIV AIDS serta pemberian stiker Stop Hiv Aids yang dibagikan kepada ibu – ibu warga dusun Kemasan. sehingga tidak memungkinkan untuk diadakan pelatihan kader Pospaud terhadap para Ibu- 15 .2 Fisik Pembentukan Pospaud adanya tidak dapat terwujud dikarenakan tidak tempat untuk dijadikan PosPaud.

Kegiatan di bidang Kesehatan yang pertama kita selenggarakan adalah Sosialisasi Bahaya Merokok. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan warga sadar akan bahaya rokok sehingga akan mengurangi konsumsi rokok. Sosialisasi Bahaya Merokok Peserta KKN Posdaya menjadi fasilitator dan mediator bagi kader dan warga Dusun Kemasan. b. Media untuk sosialisasi bahaya merokok ini menggunakan print out tentang materi bahaya merokok dan pemberian stiker anti merokok kepada para remaja putra dan karang taruna dusun Kemasan.45 WIB.2. Karena keengganan dari mayoritas warga masyarakat dan berbagai alasan itulah yang menyebabkan Program Pelatihan Kader dan Pembentukan Pospaud tidak dapat terealisasikan. Pemberian stiker tersebut bersamaan dengan sosialisasi pada tanggal 7 dan 8 Mei 2011.2. Selain kegiatan fisik tersebut diatas kami juga memberikan stiker – stiker tentang bahaya merokok dan bahaya narkotika. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang sangat positif dari segenap remaja putra dan pengurus kader kesehatan posdaya Ngudi Mulyo. Sosialisasi bahaya merokok dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 8 Mei 2011 di rumah Ibu Tari ( Kader Kesehatan ) pukul 20.Bidang Kesehatan B.ibu yang rencana awalnya akan diadakan stiap hari Minggu sore. Sebenarnya pada hari Rabu tanggal 1 Juni ( alat peraga edukasi ) dan ATK.1 Non Fisik a. Pemberian stiker tersebut mendapat respon yang baik dari masyarakat Dusun Kemasan. Sosialisasi Posyandu Lansia 2011 pelaksanaan program Pospaud sudah kami awali dengan pemberian APE 16 . Pelaksanaan sosialisasi bahaya merokok ini yang dipaparkan oleh Saudara Rahmad Widodo ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses. B.30 – 20. Sosialisasi program ini mengambil waktu bersamaan dengan mujahadah remaja putra.

00 – 11.Sosialisasi Posyandu Lansia dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 14 Mei 2011 di Posko Posdaya Ngudi Mulyo ( Rumah Ibu Rusmiyati ) pukul 14.Keb yang 17 .Kes selaku Dosen Pembimbing Lapangan Desa Kebonrejo dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Dalam kegiatan ini kami mengisi acara dengan B. Kegiatan fisik di bidang kesehatan lainnya yaitu berupa pemberian makanan tambahan bagi balita ( pemberian roti dan buah pisang ). Tetapi mungkin untuk jangka panjang akan lebih bagus jika diadakan penyuluhan rutin dan pembentukan forum stop merokok. Revitalisasi Posyandu Balita dan Pemberdayaan Kader Posyandu.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2011 pukul 08. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan agar para para kader dan lansia agar dapat merintis tentang pelaksanaan program posyandu lansia yang berkelanjutan di dusun Kemasan. c.2 Fisik Kegiatan fisik di bidang kesehatan diantaranya pengadaan stiker bahaya merokok yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 8 Mei 2011 bersamaan dengan sosialisasi bahaya merokok. Sebenarnya pembuatan stiker stop merokok ini hanya langkah awal agar warga terhimbau untuk stop merokok.2.00 – 16.00 WIB di rumah ibu Tafridiah ( Kader Kesehatan ) bersamaan dengan Posyandu Balita rutin dusun Kemasan. Kegiatan Revitalisasi Posyandu Balita dilaksanakan bersamaan denmgan Pemberdayaan Kader Posyandu dan dihadiri oleh ibu – ibu Kader Posyandu dan ibu – ibu PKK ataupun ibu – ibu yang mempunyai balita. Pelaksanaan sosialisasi posyandu lansia yang di paparkan oleh Bapak Muhammad Choirul Amin M. Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan tanggapan yang baik dari segenap warga kemasan khususnya para lansia. kegiatan ini bekerjasama dengan bidan Desa Kebonrejo Ibu Puji Astuti M.

Untuk program senam lansia belum dapat terealisasikan karena mengingat para lansia yang usianya sudah terlalu lanjut / tua dan tidak memungkinkan untuk di ajak senam bersama. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2011 pukul 14. Latar belakang kami memilih program ini dikarenakan masih banyaknya pekarangan warga yang belum dimanfaatkan. Sosialisasi tentang pengelolaan sampah. serta tersedianya sampah organik dan non organik warga yang belum dimanfaatkan. Pelaksanaan kegiatan non fisik di bidang lingkungan hidup berupa penyuluhan Pengelolaan sampah organik dan non organik rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan fisik seperti yang telah diuraikan di atas dapat berjalan dengan lancar dan sukses. dan pengukuran tekanan darah. Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses pada hari Selasa tanggal 24 Mei 2011. B. tinggi badan.dilaksanakan bersamaan dengan posyandu balita rutin yaitu pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2011 di rumah Ibu Tafridiah ( Kader Kesehatan ).Bidang Lingkungan Hidup B. Kegiatan non fisik lainnya yaitu kami mengadakan penyuluhan Pembibitan sayuran dan tanaman obat keluarga. ibu-ibu. Penyuluhan pembibitan sayuran dan tanaman obat keluarga.1 Non Fisik a. Materi penyuluhan disampaikan oleh Saudara Haryati. bapak-bapak. Kegiatan ini di pimpin oleh Ibu Siti Maehasanah ( Kader Kesehatan ) dan Saudara Mutmainah ( Mahasiswa Akper UMM ) Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 15 Mei 2011 di Posko Posdaya Ngudi Mulyo ( rumah Ibu Rusmiyati ).00 WIB 18 . Sehingga kegiatan fisik lainnya diganti dengan cek up kesehatan bagi lansia.00 – 16.3. Dengan adanya penyuluhan tersebut diharapkan warga Dusun Kemasan dapat mengelola sampah organik maupun non organik secara mandiri yang dapat dimanfaatkan kembali. b. dan remaja berupa pengukuran berat badan.3. Kegiatan penyuluhan ini di laksanakan di Masjid Baiuturrahman dusun Kemasan bersamaan dengan Mujahadah Ibu – Ibu.

pemanenan dan pasca panen.2 Fisik a.00 WIB sedangkan pemasangan Papan informasi dilaksanakan pada Minggu ke III yaitu pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011 pukul 14. B. Kegiatan plangisasi ini dilaksanakan pada Miggu ke II yaitu pada hari Minggu tanggal 15 Mei 2011 pukul 13. Pengadaan tempat sampah Organik dan Non Organik Pelaksanaan kegiatan fisik di bidang lingkungan hidup dapat dilaksanakan dengan pengadaan tempat sampah berupa bak sampah dari bahan ban ( tempat sampah organik dan non organik ) untuk memilah sampah.00 WIB. 19 . c. b. Dengan adanya penyuluhan tersebut diharapkan masyarakat Dusun Kemasan dapat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami berbagai jenis sayuran maupun tanaman obat keluarga.3.00 – 15. Kegiatan penyuluhan tersebut dipaparkan oleh Saudari Haryati dan mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari ibu – ibu Dusun Kemasan. proses penanaman. Program ini mendapatkan respon yang positif dari warga dusun Kemasan. Diharapkan dengan adanya bak sampah tersebut warga dapat memilah sampah rumah tangga sesuai jenisnya (organik dan anorganik) secara mandiri. Pengadaan Plangisasi dan Papan Informasi. karena selama ini tidak ada penunjuk arah maupun papan informasi. Praktek Pemisahan Sampah sesuai dengan jenisnya.00 – 15. pemeliharaan. Pelaksanaan kegiatan fisik lainnya yaitu pengadaan plangisasi penunjuk arah yang di pasang di rumah para pejabat desa dan tempat umum serta pemasangan papan informasi yang di pasang di tempat strategis.di rumah Ibu Supiah ( Bendahara Posdaya ). Dalam penyuluhan tersebut kami memaparkan cara dan tehnik dalam proses pembibitan sayuran dan tanaman obat keluarga dari tahap penyiapan lahan. sehingga diharapkan dengan program ini masyarakat dusun Kemasan akan lebih mudah mendapatkan informasi dan pengetahuan yang cepat.

Adapun jenis sayuran yang dipraktekkan adalah cabe putih.1 Non Fisik 20 . Kegiatan praktek pembibitan sayuran dan tanaman obat keluarga dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2011 di tanah pekarangan milik Ibu Supiah.00 WIB.4. Melalui kerja bakti tersebut kami memberikan contoh cara pemisahan antara sampah organik dan non organik ke tempat sampah yang telah di sediakan sebelumnya.00 WIB dan mendapat tanggapan yang sangat baik dari masyarakat Dusun Kemasan. Kerja bakti ini diikuti oleh seluruh masyarakat Kemasan baik dari Bapak – bapak. Adapun yang dikerjakan dalam kerja bakti tersebut adalah menyapu. B. kunyit. Sedangan jenis tanaman obat keluarga yang dipraktekan berupa jahe. Sebelum ibu – ibu melaksanakan praktek pembibitan ini terlebih dahulu diajari tentang tehnik dan tahap tahap dalam pembibitan dari penyiapan lahan sampai dengan proses pemanenan.Kegiatan praktek pemisahan sampah sesuai dengan jenisnya kelompok kami melaksanakan dengan cara Kerja Bakti bersama sama dengan warga. Untuk praktek pembibitan sayuran ini menggunakan media polibek yang sudah diisi dengan tanah hasil campuran dari pupuk kompos.00 – 16. Setelah diberi contoh warga Dusun Kemasan kemudian mempraktekkannya. mencabuti dan memangkasi rumput serta membersihkan parit dan selokan. laos. Ibu – Ibu. terong ungu. Praktek Pembibitan Sayuran dan Tanaman obat Keluarga. Kegiatan ini di mulai dari pukul 14.dan kunir. cabe kriting. Pelaksanaan praktek pemisahan sampah dan kerja bakti massal dilaksanakan pada hari minggu tanggal 29 Mei 2011 di sepanjang Jalan dan Gang dusun Kemasan. Kegiatan praktek pemisahan sampah dan kerja bakti tersebut dimulai dari pukul 07. Kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.4. temulawak.30 – 10. d. Untuk pembibitan tanaman obat keluarga ini dilaksanakan di tanah pekarangan milik Ibu Supiah. Remaja Putra dan putri serta Mahasiswa KKN.Bidang Ekonomi B. terong hijau dan tomat.

Media sosialisasi UMKM menggunakan print out tentang materi UMKM yang di bagikan kepada ibu. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang baik dari ibu – ibu dusun Kemasan. b. Praktek Membuat Kue Pelaksanaan kegiatan fisik di bidang ekonomi yaitu praktek pembuatan Kue Martabak manis.4. Kegiatan fisik lainnya yaitu praktek pembuatan kerajinan dari bahan . Praktek Membuat Kerajinan. Kegiatan ini mendapat tanggapan dan respon yang baik dari ibu – ibu Dusun Kemasan dan pengurus Posdaya Ngudi Mulyo.ibu warga dusun Kemasan.Untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan warga Dusun Kemasan kami mengadakan Sosialisasi dan pendampingan UMKM yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011 di Posko Posdaya Ngudi Mulyo ( Rumah Ibu Rusmiyati ) pukul 14. karena diharapkan dengan sosialisasi ini dapat menumbuhkembangkan potensi .30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2011 pukul 21 . Materi kegiatan yang disampaikan adalah tehnik pemasaran. B.30 WIB.00 – 16. penjualan dan pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya limbah anorganik untuk dijadikan barang kerajinan dan peralatan rumah tangga dengan harapan nantinya dapat dijual sehingga uang hasil penjualan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan penghasilan keluarga. Dalam praktek ini menggunakan 2 ( dua ) resep yaitu resep martabak rasa Keju dan rasa Coklat. Pelaksanaan sosialisasi yang di paparkan oleh Saudari Haryati dapat berjalan dengan baik lan lancar. Kegiatan yang dipandu oleh Saudara Dyah Kelasworo dapat berjalan dan sukses.potensi sumber daya alam ( SDA ) yang ada di dusun kemasan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.00 – 16.2 Fisik a. Karena sebagian besar ibu – ibu Dusun Kemasan belum bisa membuat kue martabak manis. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga Dusun Kemasan. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ibu Supiah ( Bendahara Posdaya ) pukul 13.

Jepit rambut.00 WIB di rumah Ibu Hanim sebagai lokasi TPA dengan materi bercerita tentang Nabi Ibrahim dan Ismail. Bando. tetapi belum dikasih nama sehingga kami menyarankan untuk diberi nama dan akhirnya terbentuklah TPA di Dusun Kemasan dengan nama.. sepuluh malaikat ) dan tepuk anak sholeh.00 – 16... B.5. Kegiatan ini dibimbing oleh semua Mahasiswa peserta KKN.. Sebagai langkah awal dalam merintis TPA kami memberikan cerita islami. lagu dan tepuk islami..5. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 24 Mei 2011 pukul 16... Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat Dusun Kemasan akan lebih kreatif dan inovatif dalam membuat kerajinan sehingga mendapatkan nilai jual yang dapat bersaing dengan pasar. Umi. Program tersebut alhamdulilah dapat terealisasi dengan memuaskan.00 – 21. boneka.. lagu-lagu islami ( assalamu’alaikum. Selain itu kami juga melaksanakan program untuk merintis Taman Pendidikan Al quran.Bidang Keagamaan B. Sholawat badar dan Ya Thoibah ).30 WIB di Posko Posdaya. Untuk memeriahkan kegiatan keagamaan dan sebagai kegiatan penutup di bidang 22 . Sebenarnya TPA di Dusun Kemasan sudah berjalan 2 ( dua ) minggu sebelum peserta KKN datang.14. Pada hari minggu tanggal 22 Mei dan 5 Juni 2011 diisi dengan latihan rebana dan sholawatan ( sholawat tombo ati. Non Fisik Pelaksanaan kegiatan non fisik di bidang keagamaan meliputi penambahan materi keagamaan yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011 pukul 20.00 WIB seperti Ceramah keagamaan dengan Uztadzah Ibu Hanim dengan meteri tentang pentingnya pendidikan Al. dua puluh lima nabi.. Gantungan kunci. Quran yang dilaksanakan di Masjid Baiturrahman bersamaan dengan kegiatan Mujahadah remaja putri. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari ibu – ibu dan remaja putri Dusun Kemasan. Adapun jenis kerajinan yang dipraktekkan adalah membuat kerajinan bross. kaligrafi.1... serta tempat HP.

Bolpint serta papan nama TPA.keagamaan maka pada hari Sabtu tanggal 11 Juni kami mengadakan lomba mewarnai dan Out bond TPA yang diikuti oleh peserta TPA. Poster Sepuluh Malaikat dan do’a. B. poster Asmaul Husna.2. kapur.5. Sarana dan prasarana tersebut berupa poster huruf hijaiyah. Dalam lomba ini diambil pemenang baik tingkat TK dan SD. Poster Rukun Islam. 23 . Fisik Pelaksanaan kegiatan fisik di bidang Keagamaan meliputi pengadaan sarana dan prasarana keagamaan untuk meningkatkan semangat dan kenyamanan santriwan dan santriwati dalam mengikuti proses pembelajaran di TPA tesebut. penghapus.do’a.

para mahasiswa peserta KKN. dan segenap warga berupaya maksimal demi suksesnya pelaksanaan KKN tematik Posdaya. secara rinci dapat dijelaskan sebagaimana tabel di bawah ini: No.Minat warga terhadap pendirian PAUD besar Penghambat . Selain itu.Anak usia peserta PAUD sangat sedikit .Jumlah kader posyandu yang akan dikaderisasi menjadi kader pospaud terbatas dan disibukkan dengan kegiatan masingmasing 24 . 1. meskipun di lapangan ditemui beberapa hambatan dan juga faktor pendorong. sehingga konsentrasi tokoh masyarakat dan warga terpecah karena lebih cenderung mengutamakan pengungsi korban merapi. waktu pelaksanaan KKN Posdaya bertepatan dengan bencana erupsi Merapi. Namun demikian secara keseluruhan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan Bidang Pendidikan Pendorong . Segenap jajaran LP3M. panitia.BAB IV FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Magelang tahun 2010 angkatan ke-31 merupakan KKN tematik Posdaya yang kedua kali dilaksanakan. Adapun faktor pendorong dan penghambat di Dusun Kedungdowo Kelurahan Mertoyudan untuk masing-masing bidang.

Antusiasme warga tinggi .Pekarangan rumah warga masih luas .Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia sudah rutin . 3.Tersedianya bahan untuk pupuk kompos .Sarana dan prasarana kurang memadai 4.Tidak ada waktu karena kesibukan pekerjaan dan proses pembuatan kompos yang dirasa terlalu lama . . Bidang Keagamaan 25 .Ketergantungan pada beberapa kader/pengurus .Ustadz dan ustadzah nya terbatas .Antusiasme warga tinggi .Tersedianya tempat pembelajaran 5.2.Santriwan dan santriwati nya banyak . Bidang Lingkungan Hidup .Kesulitan dalam memasarkan produk yang dihasilkan .Kader Posyandu sudah ada .Bahan baku mudah didapat tidak perlu keluar biaya untuk mendapatkannya. Bidang Ekonomi . Bidang Kesehatan .Keterbatasan alat-alat untuk cek up kesehatan.

b. . Perubahan mind set atau pola pikir dengan adanya KKN tematik Posdaya perlahan-lahan dapat diterima dan dipahami oleh warga dan mahasiswa peserta KKN Posdaya. KKN Posdaya dapat berjalan lancar dan sambutan warga cukup baik. c. Desa Mertoyudan secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan : a. Program kerja yang dapat direalisasikan sekitar 80% . Kesimpulan Kuliah Kerja Nyata tahun 2010 angkatan ke-31 dengan tema Posdaya yang baru dua kali dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Magelang. atau kuliah yang diikutinya serta membawa manfaat untuk rakyat.BAB V PENUTUP A. khususnya untuk kelompok 7 di lokasi Dusun Kedungdowo.Manfaat KKN Tematik Posdaya Untuk kepentingan keluarga dan masyarakat adalah membantu pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui penerapan ilmu dan teknologi dalam bidang wirausaha. ramah serta meninggalkan kesan yang mendalam. menerapkan ilmu dan tekhnologi yang sudah dipelajari secara langsung dan melihat apakah proses penerapan tersebut sesuai dengan teori. d. Program kerja yang belum terealisasikan yaitu pembuatan blangko & form standar Posyandu serta pelatihan dan pembentukan kader PosPaud. serta pembinaan lingkungan untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera. 26 .Manfaat KKN Tematik Posdaya Untuk Kepentingan Mahasiswa adalah membantu para mahasiswa meningkatkan kemampuan menyatu bersama masyarakat. . KB dan kesehatan. pendidikan dan keterampilan.90% .

27 . Pendampingan dari LP3M dan SKPD terkait terhadap kegiatan dan program yang telah dilaksanakan. e. Kader yang telah ditetepkan dalam SK Posdaya mohon diperhatikan konsekuensi logisnya. d. Saran dan Rekomendasi Untuk Tindak Lanjut Dari hasil pelaksanaan kegiatan KKN Posdaya selama penerjunan yang berlangsung dapat disampaikan saran-saran untuk rekomendasi tindak lanjut : a. Dukungan dan perhatian dari aparat kelurahan dan SKPD sudah ada namun perlu ditingkatkan. Beberapa program yang belum dapat dilaksanakan mohon dapat dilaksanakan pada kegiatan KKN periode berikutnya. demikian juga dengan kader dan pengajar yang ada di PAUD dan TPA. b. Sosialisasi mengenai Posdaya tidak hanya kepada aparat pemerintah namun sebaiknya oleh LP3M kepada masyarakat yang berinteraksi langsung dengan mahasiswa peserta KKN Posdaya dapat dilaksnakan sebelum penerjunan.B. c.

AD / ART Posdaya 9. Presensi. Materi dan Foto-Foto Kegiatan KKN Posdaya 28 . Identifikasi Masalah 2. Struktur Organisasi Posdaya 8. SK Pembentukan Pengurus Posdaya 7. Potensi Lembaga dan Pokok-Pokok Rancangan Kegiatan 3.DAFTAR LAMPIRAN 1. Identifikasi Masalah. Undangan. Pelaksanaan Lokakarya Mini 5. Program Kerja Tentatif 4. Program Kerja Definitif 6.