Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri

MEMAHAMI BATERE
Untuk mendapatkan tenaga listrik dari energi nuklir, sejauh ini sudah banyak dilakukan melalui PLTN (Pusat Listrik Tenaga Nuklir) dan manfaatnya sudah sangat terasa bagi negara-negara maju, terutama dalam menggerakkan perindustriannya disamping untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik bagi rumah tangga. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh PLTN adalah berasal dari reaksi fisi (pembelahan) yang menghasilkan panas sangat besar. Panas yang sangat besar ini digunakan untuk menghasilkan uap bertekanan tinggi yang kemudian uap tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin yang dihubungkan ke generator, sehingga akan diperoleh tenaga listrik. Sedangkan pemanfaatan energi nuklir melalui reaksi fusi (penggabungan) yang panasnya jauh lebih besar dari pada reaksi fisi, sampai saat ini masih dalam taraf penelitian mengingat belum ditemukan bahan yang tahan terhadap tekanan tingi dan juga suhu tinggi dengan orde ratusan ribu derajat Celcius. Pemanfaatan energi nuklir untuk menghasilkan tenaga listrik sejauh ini memang sudah terbukti dapat bersaing dengan tenaga listrik yang diperoleh secara konvensional melalui pemakaian energi primer (batubara dan minyak) maupun melalui pemakaian energi terbarukan (air, panas bumi dan matahari). Selain dari itu, para ahli pada saat ini juga akan melengkapi kemampuan energi nuklir dengan cara lain untuk menghasilkan tenaga listrik arus searah (tenaga baterai/DC), tidak hanya tenaga listrik arus bolak-balik (AC) seperti yang sudah dikenal selama ini melalui PLTN. Cara lain yang dimaksud adalah tidak dengan memanfaatkan panas dari hasil reaksi fisi maupun fusi, akan tetapi memanfaatkan proses terjadinya reaksi peluruhan (decay process) pada setiap bahan radioaktif. Baterai adalah salah satu dari sumber energi dan sangat penting bagi penggunaan kamera digital. Produsen kamera digital mengunakan berbagai macam jenis baterai yang berpengaruh terhadap harga, ukuran serta kemampuan kamera tersebut. Untuk jenis yang paling banyak digunakan saat ini, adalah baterai type Lithium dan type AA. Untuk type AA biasanya digunakan baterai Alkaline. Berbeda dengan baterai AA biasa, jenis Alkaline mempunyai kapasitas lebih besar yang pada kamera digital digunakan untuk LCD dan Flash. Namun, penggunaan baterai Alkaline sebenarnya lebih disarankan untuk diganti dengan
don’t copy my style singgihedu,co,nr

Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri

jenis NiMH yang mempunyai kapasitas lebih besar lagi dibanding Alkaline dan mempunyai kemampuan untuk di isi ulang. Sedangkan jenis baterai Lithium lebih menguntungkan dari segi berat dan ukuran, karena kamera yang menggunakan baterai type Lihtium biasanya didesign lebih compact dan lebih ringan dibanding kamera dengan baterai type AA.

Jika diperhatikan pada baterai Alkaline kemungkinan tidak terlihat berapa besar kapasitas yang tertulis pada baterai, sedangkan pada NiMH terlihat jelas berapa besar kapasitas yang dapat disimpan oleh baterai tersebut. Ketika baterai memberaikan power kepada peralatan elektronik yang memerlukan energi yang besar seperti kamera digital, peralatan komputer, portable music player sebuah baterai Alkaline hanya akan memberikan sebagian dari kapasitasnya. Sedangkan pada baterai NiMH atau NiCd, baterai tersebut memberikan lebih banyak kapasitasnya dan besarnya mendekati kapasitas maksimum pada peralatan elektronik yang rakus energi. Itu berarti pada kamera digital, sebuah NiMH dengan kapasitas 1800 mAh dapat memberikan lebih banyak foto dibanding sebuah baterai Alkaline yang mempunyai kapasitas 2800 mAh.

Baterai recharger NiCD, NiMH dan Lithioum (Li-ion)

Tipe baterai isi ulang dibagi dalam tiga kategori umum: nickel cadmium (NiCd), nickel metal-hydride (NiMH), dan lithium-ion (Li-ion). Ada juga tipe lithium polymer (Li-poly) yang supertipis, namun mahal dan jarang ada di pasaran.
don’t copy my style singgihedu,co,nr

Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri

Baterai NiCd merupakan jenis tertua, paling tahan banting, namun berat dan volumenya paling besar. Baterai jenis ini sudah tidak lagi banyak digunakan pada kamera karena dianggap tidak praktis. Baterai NiCad sangat rentan efek memori. Maksudnya, baterai hanya mengisi ke tingkat dimana baterai terakhir didischarge, akibat proses akumulasi gas yang terperangkap dalam plat sel baterai. Jika baterai di-discharge hingga 30 persen dan di recharge, maka baterai hanya akan mengisi energi yang terpakai tadi (30 persen) yang dilanjutkan dengan penyusutan volume "gas" yang terperangkap. Cara terbaik untuk menghilangkan efek memori dan membuang sisa gas terperangkap adalah dengan melakukan "burping", atau mengkondisikannya. Maksudnya, menghabiskan seluruh isi baterai pada kamera hingga benar-benar kamerea mati dan melakukan recharging. NiMH merupakan pengembangan dari NiCd, dibanding NiCd dengan volume sama, kapasitasnya jauh lebih besar. Namun, seperti halnya NiCd, NiMH juga rawan terhadap memory effect meski tidak sebesar NiCd. Beberapa produsen baterai bahkan menyatakan NiMH produknya bebas memory effect. Fenomena ini muncul saat baterai yang belum habis dipakai sudah di-charge ulang. Bila dilakukan berkali-kali baterai dapat kehilangan kapasitasnya dan hanya mampu menampung sedikit daya saja sebelum dengan cepat habis. Memory effect dapat dihilangkan dengan mengosongkan baterai sampai habis sebelum mengisi ulang. Li-ion (Lithium) merupakan teknologi terbaru dalam baterai kering isi ulang, lebih ringan dan lebih besar kapasitasnya dari NiMH. Ia juga tidak akan mengalami memory effect hingga Anda bebas mengisi baterai jenis ini kapan saja dan di mana saja. Namun, ia juga paling rentan dengan berbagai macam masalah. Kata mAh merupakan satuan kapasitas baterai isi ulang. 500 mAh berarti bila baterai dibebani 125 mA (mili amper), ia dapat bertahan 4 jam. Atau 1 jam pada 500mA. Makin besar nilai mAh sebuah baterai berarti ia akan dapat dipakai lebih lama sebelum perlu di-charge ulang. Angka 1.2 V menyatakan besarnya voltase baterai. Pastikan voltase baterai ini sama dengan spesifikasi kamera Anda.

don’t copy my style singgihedu,co,nr

Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri

Untuk battery baru, disarankan untuk melakukan proses charging (isi) dan discharging (membuang) setrum 2 sampai 5 kali hingga battery mencapai kapasitas maksimalnya. Cara melakukan discharging dengan menggunakan baterai tersebut sampai tidak bisa digunakan lagi dikamera. Pada alat charger tertentu, disediakan fasilitas untuk discharge baterai. Biasanya fasilitas yang disediakan pada alat ini cukup aman, karena proses pengosongan hanya terjadi sampai batas yang aman. Setiap 10-15 kali siklus isi ulang baterai NiMH, kosongkanlah baterai hingga habis sama sekali sebelum mengisi ulang. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan "bibit-bibit" memory effect yang mungkin timbul. Jangan sekali-kali mengosongkan baterai dengan bola lampu dan kabel hingga lampu mati. Ini akan dapat merusak sel baterai yang paling lemah (reversal effect), dan pada gilirannya merusak semua sel. Sisakan setidaknya 1V per sel baterai, pantaulah terus-menerus karena voltase baterai akan turun dengan tibatiba. Bila Anda tidak memiliki alat untuk itu, lebih baik jangan lakukan. Mengosongkan dengan kamera adalah cara terbaik, karena ambang batas aman pasti tidak kelebihan. Beberapa produsen baterai NiMH menyatakan bahwa baterainya bisa di recharge lebih dari 500 kali, namun bila baterai NiMH telah mencapai 400 kali siklus isi ulang, perlu dipersiapkan untuk penggantian baterai tersebut, karena walaupun masih bisa digunakan, biasanya kapasitasnya sudah menurun dan berarti masa pakai sebelum diisi ulang sudah berkurang.. Baterai Li-ion dapat rusak dengan mendadak jika rangkaian di dalamnya rusak. Untuk membuang baterai yang sudah tidak digunakan, sebaiknya berhati-hati karena kandungan kadmium nya bisa mencemari tanah.

don’t copy my style singgihedu,co,nr

Berbeda dengan baterai Alkaline. sebaiknya disimpan pada suhu yang dingin untuk mengurangi efek self dischargenya. efek self discharge hanya sekitar 5% pertahun.nr . jika baterai Alkaline disimpan pada suhu 85 derajat Fahrenheit. Jadi apabila kita tinggal pada lokasi yang cuacanya sangat panas. Tapi sebelum digunakan. baterai NiMH yang dibekukan tersebut harus dikembalikan dulu pada suhu ruangan yang normal. Disarankan untuk me-recharge lagi baterai yang sudah disimpan dalam jangka waktu yang lama sebelum di gunakan. jika baterai Alkaline disimpan pada suhu ruang normal.co. Baterai Lithium juga hampir sama dengan baterai Alkaline. walaupun persentasinya sangat kecil sekali dibandingkan efek self discharge pada baterai NiMH dalam kondisi suhu yang sama. yaitu berkurangnya kapasitas yang terdapat pada battery walaupun tidak digunakan. Penempatan baterai NiMH pada temperator yang lebih rendah akan sedikit membantu mengurangi efek self discharge. Ada yang menyebutkan apabila baterai NiMH dibekukan (dingin) dalam 1 bulan sisa kapasitas baterai masih ada 90% sejak terakhir di recharge. Sehingga walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama. tapi pada 100 derajat Fahrenheit. Sebagai catatan. Jadi setelah kita men-charge baterai NiMH. efek self dischargenya sangat kecil dibandingkan dengan baterai NiMH. tapi bisa diperkirakan sekitar beberapa persen (1 sampai 3%) perhari dari kapasitas maksimumnya dan pada suhu 70 derajat Fahrenheit. kapasitanya juga don’t copy my style singgihedu. efek self discharge yang terjadi kurang dari 2% per tahun. Jumlah/persentasi self discharge pada masingmasing baterai berbeda-beda.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri • Self Discharge Salah satu yang perlu diperhatikan pada penggunaan baterai charge NiCad dan NiMH adalah ’self discharge’. efek self discharge baterai Alkalin sekitar 25% pertahun. kapasitas baterai Alkaline nyaris tidak akan berkurang dari semula. sehingga jika kita charge penuh dan disimpan pada suhu ruang normal pada waktu yang lama. disarankan untuk menyimpan baterai Alkalin pada ruang pendingin untuk menghindari efek selft discharge.

tapi bedanya perlu diperhitungkan dengan tepat sehingga tidak terjadi overcharge. untuk alat ini sebenarnya hampir sama dengan alat charge yang menggunakan sensor. Jadi dipertimbangkan saja menggunakan baterai jenis yang mana dan disesuaikan dengan peralatan yang akan digunakan. biasanya ini sudah disesuaikan satu paket dengan jenis baterainya. adalah kemampuan alat charger untuk memberikan ampere secara sedikit-sedikit ke baterai NiMH akibat dari efek self discharge (keterangan tentang self discharger diatas). Alat-alat tersebut mempunyai berbagai macam sensor untuk membatasi kelebihan kapasitas (overcharge) yang dapat mengakibatkan sel baterai tersebut rusak dan kemampuan penyimpanannya berkurang.co. Sensor dalam bentuk timer. dan Lithium) baterai NiMH harganya memang lebih murah dibanding yang lainnya. sehingga dari awal charging sampai waktu tertentu. Ada juga dalam bentuk microprocessor yang biasanya disebut oleh produsen sebagai smart rapid charger. Tapi sampai saat ini untuk ketiga jenis baterai tersebut (Alkaline. Kemampuan ini berguna untuk menjaga agar baterai selalu dalam kondisi penuh dan siap pakai. alat charger ini dapat menghentikan pengisian sehingga menghindari overcharge. NiMH.nr .Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri tidak akan banyak berkurang. don’t copy my style singgihedu. jadi tidak ada indikator baterai sudah penuh. • Charging Time Ada berbagai macam jenis alat charger yang digunakan untuk mengisi ulang baterai NiMH atau NiCd yang kapasitasnya habis. Kadang alat ini juga dilengkapi dengan detektor suhu baterai yang berfungsi juga untuk membantu mengendalikan charging baterai. Terdapat juga alat charge yang manual. walaupun dibiarkan dalam jangka waktu yang lama di alat charger. yaitu dapat menghitung dengan tepat berapa sisa kapasitas baterai sebelum alat tersebut berhenti men-charge baterai. Trickle charge. karena alat ini akan men-charge terus selama belum dimatikan.

berarti : 1800 / 100 = 18 jam Waktu yang diperlukan untuk chargingnya pada kondisi ideal adalah 18 jam.co. Bila hal ini bisa direalisasikan maka tenaga listrik yang diperoleh dari hasil proses peluruhan zat radioaktif akan dapat menambah sumber tenaga listrik arus searah. maka penggunaan alat ini cukup aman.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Namun apabila charging timenya tepat dan tidak melebihi hitungan maksimum. tapi biasanya arus yang diberikan cukup kecil (untuk menghindari overcharge) sehingga diperlukan waktu lama agar baterai bisa terisi penuh.nr . jika baterai 1800 mAh dan Ampre Chargernya 100 mAh. Untuk charging Time pada masing-masing jenis alat charge sebenarnya mempunyai perhitungan dasar yang dapat dihitung dengan rumus ideal sebagai berikut : mahB = Kapasitas Maksimum Baterai mAhC = Bersarnya Amper perjam yang diberikan charger th = Total Waktu dalam Jam th = mAhB / mAhC Jadi. Pada reaksi peluruhan ini yang dimanfaatkan adalah radiasi nuklir itu sendiri yang disertai dengan pelepasan elektron atau muatan listrik dan juga kemampuan menumbuk bahan untuk menghasilkan elektron sekunder yang dapat diubah menjadi tenaga listrik.  Proses Peluruhan Zat Radioaktif Proses peluruhan zat radioaktif sebenarnya adalah proses alami dari suatu zat radioaktif atau radioisotop dalam rangka keseimbangan menuju kepada energi don’t copy my style singgihedu. disamping sumber arus searah (tanaga baterai) yang telah dikenal secara konvensional berupa baterai kimia sel basah maupun sel kering.

yaitu tenaga ikat antara elektron dan inti atomya rendah. namun yang akan dijelaskan hanya yang dalam proses peluruhannya menghasilkan elektron atau yang dapat menyebabkan ionisasi langsung saja. Radiasi Alpha Radiasi ini pada umumnya terjadi pada elemen berat.co. Radiasi Alpha pada umumnya diikuti juga oleh peluruhan radiasi Gamma. Atom yang mengalami peluruhan radiasi Alpha. nomor massanya akan berkurang 4 dan nomor atomnya berkurang 2. Jenis radiasi tersebut adalah : 1. Pada radiasi Beta Negatif. Bentuk radiasi ini terjadi pada inti yang kelebihan elektron dan pada umumnya juga disertai juga dengan radiasi Gamma. Untuk itu. perlu diketahui beberapa jenis radiasi yang mengikuti terjadinya proses peluruhan tersebut. Contoh peluruhan radiasi Alpha adalah peluruhan Plutonium menjadi Uranium yang reaksinya sebagai berikut: 94Pu239––>2He4 + 92U235 (2He4 = radiasi Alpha) 2. yaitu radiasi yang dipancarkan oleh radioisotop yang digunakan dalam baterai nuklir.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri dasarnya (ground state energy). sedangkan nomor massanya tetap. Proses peluruhan zat radioaktif yang terjadi berkaitan erat dengan jenis radiasi nuklir dari suatu radioisotop. Radiasi Beta Negatif Radiasi Beta Negatif disamakan dengan pemancaran elektron dari suatu inti atom.nr . Jenis radiasi yeng dimaksud sebenarnya ada 8 macam. Contoh peluruhan radiasi Beta Negatif adalah : 56Ba140 ––>-1e0 + 57La140(-1e0 = elektron negatif) don’t copy my style singgihedu. sehingga radiasi Alpha disamakan dengan pembentukan inti Helium yang bermuatan listrik 2 dan bermassa 4. nomor atom akan bertambah 1. yaitu atom yang nomor massanya besar (mohon dilihat sistem periodik/tabel berkala) yang tenaga ikatnya rendah.

akan berdampak pada masalah biaya dan secara teknis akan kalah bersaing dengan sumber radiasi Beta yang banyak digunakan dalam baterai nuklir. radiasi Gamma dan Neutron mempunyai daya tembus yang sangat besar. radiasi Neutron dan lain sebagainya) tidak dibahas dalam kaitannya dengan baterai nuklir.nr . Pancaran positron dapat terjadi bila perbedaan energi antara inti semula dengan inti hasil perubahan (reaksi inti) paling tidak sama dengan 1. karena dalam peluruhannya tidak menghasilkan elektron atau muatan listrik yang langsung dapat mengionisasi medium yang pada akhirnya dapat diubah menjadi tenaga listrik arus searah. don’t copy my style singgihedu. Radiasi Beta Positif Radiasi ini sama dengan pancaran positron (elektron positif) dari inti atom. sumber arus searah baterai nuklir ini berasal dari radioisotop yang memancarkan radiasi Alpha. Selain dari itu. Kalaupun dinding baterai buklir dibuat tebal. Bentuk peluruhan ini terjadi pada inti yang kelebihan proton. maka radioisotop pemancar Alpha jarang digunakan. Beta Negatif maupun Beta Positif. karena begitu terbentuk zarah Beta (+) akan langsung bergabung dengan elektron (-) yang banyak terdapat di alam ini dan menghasilkan radiasi Gamma yang lemah.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri 3. Mengingat daya tembus radiasi Alpha sangat kecil.02 MeV.  Berbagai Macam Baterai Nuklir Pemanfaatan energi nuklir untuk diubah menjadi tenaga listrik arus searah (DC) adalah karena timbulnya elektron atau muatan listrik pada peristiwa peluruhan zat radioaktif. sehingga menyulitkan untuk mengukungnya agar radiasi tidak menembus dinding baterai nuklir. Oleh karena itu. karena menyulitkan dalam proses pembuatannya. Contoh radiasi Beta Positif : 7N13 ––> +1e0 + 6C13 (+1e0 = elektron positif / positron) +1e0 + -1e0 ––> 200(menghasilkan 2 foton Gamma) Jenis radiasi lainnya (radiasi Gamma. Radiasi Beta Positif akan selalu diikuti dengan peristiwa annihilasi atau peristiwa penggabungan.co. kecuali bila akan dimanfaatkan untuk mengionisasi langsung medium baterai nuklir.

co. sesuai dengan jenis radiasi yang dipancarkan oleh radioisotop yang digunakan. bisa mencapai 2 kali waktu paro radioisotop yang digunakan. Baterai nuklir “high speed electrons battery”: Baterai ini dinamakan juga dengan baterai nuklir Beta. efisiensinya dan arus yang dihasilkan sejauh ini masih rendah. M= massa partikel. karena tegangan yang diperoleh dari baterai nuklir relatif konstan dan bisa mencapai orde beberapa ribu volt. maka usaha untuk meningkatkan arus harus memperhatikan sumber radioisotop yang digunakan dan juga energi kinetik radiasinya. Baterai nuklir ini bisa don’t copy my style singgihedu. untuk itu perlu ditingkatkan lebih jauh lagi. Namun demikian.nr . sehingga sangat menguntungkan dalam pemakaiannya.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Radioisotop pemancar Beta Positif (+) jarang digunakan sebagai sumber tenaga baterai nuklir karena sumber baterai nuklir adalah radioisotop pemancar radiasi Beta Negatif (-). Berbagai macam model baterai nuklir yang sudah dikembangkan sejauh ini adalah sebagai berikut. Sedangkan umur pakainya sangat panjang. Mengingat bahwa nuclear barrier transmission merupakan fungsi dari massa radioisotop yang digunakan dan energi kinetik radiasi yang dipancarkan. Penelitian dan pengembangan pembuatan baterai nuklir sangat menarik perhatian para ahli. V(x)= potensial energi sebagai fungsi barrier. Kemampuan sumber radiasi untuk menghasilkan elektron sekunder dalam tumbukannya dengan medium baterai nuklir. h= konstanta Planck. T= energi kinetik partikel. juga dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam memilih sumber radioisotop. Adapun rendahnya arus yang dihasilkan karena adanya pengaruhnuclear barrier transmission yang dinyatakan dalam persamaan : di mana : X1 dan X2 = titik partikel pada saat masuk dan meninggalkan potensial barrier.

1. sehingga tidak terjadi kebocoran yang dapat menimbulkan ionisasi udara di sekitar terminal elektrodenya. 2. Radioisotop yang digunakan sama dengan baterai nuklir pertama. Penyerahan muatan listrik ke masing-masing elektrode akan menimbulkan arus listrik searah secara berkesinambungan. Bagan baterai nuklir CPD dapat dilihat pada Gambar 2.co. yaitu Tritium yang setiap saat dapat diionisasikan oleh radioisotop menghasilkan elektron dan ion positif. Work function suatu bahan adalah energi yang diperlukan untuk membebaskan elektron keluar orbitnya. Baterai nuklir PN junction Baterai nuklir ini memanfaatkan sifat radioisotop yang dapat menimbulkan berondongan elektron (avalanche) pada salah satu elemen diode semikonduktor yang dipasang di dalam wadah baterai. Hasil ionisasi (elektron dan ion) akan menuju ke masingmasing elektrodenya sesuai dengan muatan listrik yang dibawanya. Bahan semikonduktor yang dapat menghasilkan berondongan elektron akibat terkena radiasi adalah Antimon. Elektrode yang digunakan adalah 2 jenis bahan logam yang mempunyai sifat “work function” yang sangat berbeda. sehingga umur pakai baterai nuklir jenis ini bisa dua kali waktu paronya. diisi medium berbentuk gas. Tegangan yang tinggi ini dipengaruhi oleh kerapatan isolator yang digunakan. Radioisotop yang digunakan dalam baterai ini adalah Strontium-90 (Sr90) yang mempunyai waktu paro 28 tahun.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri menghasilkan tegangan sampai beberapa ribu volt.nr . Baterai nuklir “contact potential difference battery” Baterai nuklir ini sering disingkat dengan baterai CPD (Contact Difference Potential). yaitu 56 tahun. Ruang diantara kedua elektrode. Arus yang dihasilkan masih rendah dan perlu dinaikkan lagi dengan memperhatikan masalah nuclear barrier transmission seperti yang diuraikan di atas. yaitu antara bahan logam yang mempunyai sifat “work function” tinggi dan bahan logam yang mempunyai “work function” rendah. don’t copy my style singgihedu. Bahan elektrode yang mempunyai sifat work function yang sangat jauh berbeda adalah Seng (Zn) dan Karbon. Bagan baterai nuklir jenis ini dapat dilihat pada Gambar 1. yaitu Strontium 90 (Sr90).

nr . Bagan baterai nuklir jenis termokopel dapat dilihat pada Gambar 4. 5. sehingga akan menimbulkan elektron sekunder akibat tumbukan tersebut. Berondongan elektron yang terbentuk akan ditarik oleh elektrode positif dan pada saat penyerahan muatan listrik akan timbul arus listrik searah seperti yang terjadi pada baterai nuklir CPD. Skema baterai nuklir jenis ini dapat dilihat pada Gambar 5. Arus yang timbul dari adanya termokopel dapat menjadi tenaga baterai. Baterai nuklir “secondary emitter” Baterai nuklir jenis ini menggunakan radioisotop yang dapat menumbuk bahan target yang peka terhadap radiasi. Bagan baterai nuklir PN junction ini dapat dilihat pada Gambar 3. Pendar cahaya (foton) yang timbul kemudian diubah menjadi tenaga listrik oleh bahan semikonduktor yang peka terhadap foton cahaya. Baterai nuklir fotolistrik Baterai nuklir fotolistrik ini memanfaatkan sifat bahan sintilator yang akan mengeluarkan pendar cahaya (foton) bila terkena radiasi. don’t copy my style singgihedu. Sumber radioisotop yang digunakan adalah Prometium 147 (Pm147) yang mempunyai waktu paro 2.5 tahun. 4. Perbedaan tegangan pada kedua elektrode tersebut akan menghasilkan arus listrik yang besarnya proporsional dengan energi yang dibawa oleh elektron sekunder. Baterai nuklir termokopel Baterai nuklir jenis ini memanfaatkan panas yang ditimbulkan oleh radioisotop yang ditempatkan pada bagian dalam wadah yang dilengkapi dengan dua jenis logam yang bersifat sebagai termokopel. Foton cahaya dapat juga diubah menjadi tenaga listrik oleh sel fotolistrik.co. Bahan sintilator yang digunakan dapat berupa Posfor.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Sedangkan untuk elektrode positifnya digunakan Silikon. Elektron sekunder ini akan dikumpulkan oleh elektrode yang tidak peka terhadap radiasi. sehingga umur pakai baterai nuklir jenis ini bisa mencapai 5 tahun. Baterai nuklir PN junction ini walaupun tegangannya rendah tapi arus yang dihasilkan jauh lebih besar dari pada baterai nuklir lainnya. 3.

Tegangan baterai nuklir ini relatif konstan. Baterai nuklir “photon junction” Baterai nuklir ini menggunakan posfor radioaktif (P32) sebagai sumber radioisotopnya yang diapit oleh bahan semikonduktor.nr . Gambar 7 menunjukkan skema baterai nuklir jenis “photon junction”. 6.co. don’t copy my style singgihedu. Bahan semikonduktor diletakkan berhimpitan dengan “semiconductor surface layer” agar dapat terjadi perpindahan “electron hole” akibat terkena radiasi P32.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Natrium Iodida yang diberi Thalium. Adanya perpindahan electron hole pada bahan semikonduktor ini akan menimbulkan pulsa listrik yang besarnya sama dengan energi pendar cahaya yang terjadi. Gambar 6 menunjukkan skema baterai nuklir jenis fotolistrik yang dimaksud.

Menurut Daryanto (1987 : 140).(Belanda).co. akumulator dapat diartikan sebagai sel listrik yang berlangsung proses elekrokimia secara bolak-balik (reversible) dengan nilai efisiensi yang tinggi. Dengan adanya proses tersebut akumulator sering dikenal dengan elemen primer dan sekunder.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Mengenal Teknologi ACCU ACCUMULATOR atau yang akrab disebut accu/aki adalah salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor. Menurut Syam Hardi ((1983 : 178). Selain berfungsi untuk menggerakkan motor starter. Aki terdiri dari beragam jenis: o aki basah konvensional o aki hybrid o aki kalsium don’t copy my style singgihedu. Saat pengisian tenaga listrik dari luar diubah menjadi tenaga listrik didalam akumulator dan disimpan didalamnya. Ini semua berarti “menimbun”-mengumpulkan-menyimpan. dan sebaliknya tenaga listrik menjadi tenaga kimia dengan cara regenerasi dari elektroda yang dipakai. akumulator ini berasal dari bahasaasing yaitu: accu (mulator) = baterij. Pada umumnya semua bahasa-bahasa itu mempunyai satu arti yang dituju.nr . yaitu dengan melewatkan arus listrik dengan arah yang berlawanan di dalam sel-sel yang ada dalam akumulator. tenaga di dalam akumulator diubah lagi menjadi tenaga listrik yang digunakan untuk mencatu energi dari suatu peralatan listrik. Menurut Rudolf Michael (1995 : 22). Disini terjadi proses pengubahan tenaga kimia menjadi tenaga listrik. aki juga berperan sebagai penyimpan listrik dan sekaligus sebagai penstabil tegangan dan arus listrik kendaraan. yaitu “acumulate” atau accumuleren. Sedangkan saat pengosongan. accumulator = storange battery (Inggris). akkumulator = bleibatterie ( Jerman). akumulator adalah baterai yang merupakan suatu sumber aliran yang paling populer yang dapat digunakan dimana-mana untuk keperluan yang bermacam-macam beranekaragam.

nr . Aki jenis ini memiliki performa dan sifat self-discharge yang lebih baik dari aki basah konvensional. Sel-selnya menggunakan bahan timbal (Pb). Kelemahan aki jenis ini adalah pemilik harus rajin memeriksa ketinggian level air aki secara rutin. • Accu Hybrid Pada dasarnya aki hybrid tak jauh berbeda dengan aki basah. Memiliki sifat self-discharge paling besar dibanding aki lain sehingga harus dilakukan penyetruman ulang saat ia didiamkan terlalu lama. Pada aki hybrid selnya menggunakan low-antimonial pada sel (+) dan kalsium pada sel (-).co. don’t copy my style singgihedu. Bedanya terdapat pada material komponen sel aki.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri o aki bebas perawatan/maintenance free (MF) o aki sealed • Aki Basah Hingga saat ini aki yang populer digunakan adalah aki model basah yang berisi cairan asam sulfat (H2SO4). Cairannya bersifat sangat korosif. Ciri utamanya memiliki lubang dengan penutup yang berfungsi untuk menambah air aki saat ia kekurangan akibat penguapan saat terjadi reaksi kimia antara sel dan air aki. Uap air aki mengandung hydrogen yang cukup rentan terbakar dan meledak jika terkena percikan api.

co. Pasalnya ia memiliki self-discharge yang sangat kecil sehingga aki sealed ini masih mampu melakukan start saat didiamkan dalam waktu cukup lama. Karena sel terbuat dari bahan kalsium. Gangguan pada accu bisa berdampak pada sistem kelistrikan mobil.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri • Accu Calcium Kedua selnya. aki ini memiliki kemampuan penyimpanan listrik yang jauh lebih baik seperti pada aki jenis calsium pada umumnya. khususnya mobil sistem injeksi. Aki jenis ini kerap dijuluki sebagai aki kering. Aki. • Accu Bebas Perawatan/Maintenance Free (MF) Aki jenis ini dikemas dalam desain khusus yang mampu menekan tingkat penguapan air aki. baik (+) maupun (-) mengunakan material kalsium. Aki jenis ini biasanya terbuat dari basis jenis aki hybrid maupun aki kalsium. Tegangan atau voltase tak stabil dalam waktu lama dapat mempercepat don’t copy my style singgihedu. Dikemas dalam wadah tertutup rapat. merupakan salah satu komponen utama pada mobil. Namun karena wadahnya tertutup rapat pula aki seperti ini tidak tahan pada temperatur tinggi sehingga dibutuhkan penyekat panas tambahan jika ia diletakkan di ruang mesin. Kemasannya yang tertutup rapat membuat aki jenis ini bebas ditempatkan dengan berbagai posisi tanpa khawatir tumpah. Uap aki yang terbentuk akan mengalami kondensasi sehingga dan kembali menjadi air murni yang menjaga level air aki selalu pada kondisi ideal sehingga tak lagi diperlukan pengisian air aki. AKi jenis ini memiliki kemampuan lebih baik dibanding aki hybrid. • Accu Sealed (aki tertutup) Aki jenis ini selnya terbuat dari bahan kalsium yang disekat oleh jaring berisi bahan elektrolit berbentuk gel/selai. Tingkat penguapannya pun lebih kecil dibanding aki basah konvensional.nr . Sifat elektrolitnya memiliki kecepatan penyimpanan listrik yang lebih baik.

memilih aki yang benar dan perawatan secara berkala. Perbedaan utama dari teknologi ketiga jenis aki tersebut terletak pada intensitas penguapan cairan di dalam aki. Dan ketiga. Penambahan Ca menghasilkan penguapan pada aki dapat ditekan sekecil mungkin. Sementara besar-kecilnya penguapan. Padahal. persentase kandungan antara timbal (Pb) dan kalsium (Ca). Perbedaan teknologi dan komposisi itu pula yang menjadikan harga ketiga jenis aki tersebut berbeda. aki konvensional atau dikenal dengan istilah aki basah yang memerlukan penambahan air atau elektrolit yang relatif lebih sering. Bahkan teknologi yang dikembangkan produsen aki pun sekarang turut mempertimbangkan kemudahan dalam perawatan. Singkatnya. bisa saja aki yang dibeli tidak sesuai dengan standar kebutuhan pada mobil yang digunakannya. Pertama.nr . inilah yang membedakan jenis aki konvensional. Jenis aki ini perawatannya dianggap lebih mudah karena penambahan air aki cukup antara tiga hingga beberapa bulan sekali.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri usia pakai ECU. Lalu ada aki hybrid yang tergolong low maintenance. Kalsium memegang peranan penting untuk mengurangi terjadinya penguapan elektrolit secara berlebihan. Secara garis besar. Seiring inovasi dan teknologi permobilan. Pada sebuah mobil. teknologi aki pun berkembang pesat untuk menyesuaikan kebutuhan pasokan energi listrik yang diperlukan kendaraan. Karena itu. aki bisa dipilah menjadi tiga jenis. aki merupakan sumber energi yang berfungsi menjalankan perangkat elektrik. don’t copy my style singgihedu. sangat ditentukan kandungan bahan kimia.co. Tipe MF memiliki harga paling mahal dibandingkan jenis lainnya. Lantas. bagaimana memilih aki yang sesuai dengan karakter mobil yang Anda gunakan? Banyak merek aki di pasaran dan konsumen menganggap semua merek sama. aki jenis MF atau maintenance free yang tidak perlu penambahan air aki sama sekali. merupakan salah satu cara mengeliminir gangguan aki. hybrid maupun MF.

water pump. Peningkatan peranti audio.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Pada teknologi aki konvensional. juga faktor penyebab pabrikan mobil menuntut produsen aki mengembangkan teknologi baru. Keuntungan lainnya mesin pun lebih hemat bahan bakar. namun sel negatifnya tidak mengandung Pb karena telah digantikan oleh Ca sebanyak 1. oil pump. power steering. Sedangkan sel negatifnya 1.8 sampai 3 kilowatt. Daya sebesar itu memungkinkan pemakaian motor listrik untuk menggerakkan beberapa perangkat lainnya yang sebelumnya digerakkan oleh mesin. Dari proses pencampuran bahan antara timbal dan kalsium. semakin bebas dari perawatan. dapat diketahui tingkat perawatan aki. kandungan Pb sel positifnya tetap 1. rata-rata setiap sel positif dan negatif memiliki kandungan timbal (Pb) sebanyak 2.7% tetapi telah dicampur dengan Ca. Misalnya kompresor AC. Khusus aki MF. Untuk hibryd.7%. don’t copy my style singgihedu.7%. Semakin banyak kalsium digunakan. kandungan Pb berkurang menjadi 1. Kerja mesin menjadi lebih ringan dengan getaran dan bunyi yang lebih halus.co.5%. serta pengatur buka tutup katup.7% di sel positifnya. Umumnya mobil menggunakan aki 12 Volt yang hanya menghasilkan daya sekitar 2. Kini kebutuhan arus listrik yang tinggi pada mobil keluaran baru tidak bisa dihindari lagi berkat pengaplikasian perangkat komputer pada mobil seperti ECU (Electronic Control Unit).nr . Yaitu aki dengan tegangan sebesar 42 Volt.

co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Penggunaan Sel Volta dalam Kehidupan Industri Penggunaan sel volta dalam kehidupan: 1.nr . Sel Nikel – Kadmium Anode Katode Elektrolit Golongan Anode Katode Reaksi sel : Cd(s) : NiO2(s) : larutan KOH 20% : sel sekunder : Cd(s) + 2OH-(aq) → Cd(OH)2(s) + 2e : NiO2(s) + 2H2O(l) → Ni(OH)2(s) + 2OH-(aq) : Cd(s) + NiO2(s) + 2H2O(l) → Cd(OH)2(s) + Ni(OH)2(s) don’t copy my style singgihedu. Sel kering (Leclanche) Katode Anode Elektrolit Golongan Anode Katode : Karbon : Zn : campuran berupa pasta terdiri dari MnO2 + NH4Cl + sedikit air : sel primer : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e : 2MnO(s) + 2NH4+(aq) + 2e → Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l) Reaksi Zn(s) + 2NH4+(aq) + 2MnO2(s) → Zn2+(aq) + MnO3(s) + 2NH3(aq) 3. Sel aki Katode Anode Elektrolit Golongan : PbO2 : Pb : larutan H2SO4 : sel sekunder Reaksi pengosongan aki Anode : Pb(s) + H2SO4-(aq) → PbSO4(s) + H+(aq) +2e Katode : PbO2(s) + HSO4-(aq) +3H+(aq) +2e → 2PbSO4(s) + 2H2O(l) Reaksi sel 2H2O(l) : Pb(s) + PbO2(s) + 2HSO4-(aq) + 2H+(aq) → 2PbSO4(s) + Reaksi pengisian aki (mambalik arah aliran elektron) 2PbSO4(s) + 2H2O(l) → Pb(s) + PbO2(s) + 2HSO4-(aq) + 2H+(aq) 2.

Tenaga pengembalian ini secara tepat untuk tekanan larutan membuat kondisi keseimbangan baru.co. Hanya ketika sel diperlukan untuk mengemudikan arus listrik. keseimbangan antara tekanan larutan dan atraksi pengembalian berjalan. Elektrolit : larutan KOH 50% Prinsip Kerja : Pereaksi (gas H2 dan O2) dialirkan terus menerus ke elektrode Anode : 2H2(g) + 4OH-(aq) → 4H2O (l) + 4e Katode : O2(g) + 2H2O(l) +4e → 4OH-(aq) Reaksi sel : 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) Proses Elektrokimia Akumulator 1. muatan negative berada/tinggal di elektrode timah. perbedaan potensial atau voltase ini adalah 2 volt. Dalam sebuah sel penyimpanan. Pembangkitan Arus Apabila sebuah elektrode dicelupkan ke dalam larutan elektrolit maka ion-ion partikel listrik didorong dari elektrode ke dalam elektrolit yang hasilnya dinamakan “tekanan larutan”.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri 4. don’t copy my style singgihedu. sebagai akibat pelepasan ion positif timah. serta penambahan partikel muatan ke dalam dan keluar elektrolit pada elektrode. Sel Bahan Bakar Anode Katode : Ni elektode-elektrode berpori dan gas-gas berdifusi : Ni – NiO sehingga bersentuhan dengan elektrode (mngkatalis reaksi).nr . Dalam hal ini elektrode-elektrode timah melepaskan 2 elektron ke dalam elektrolit. gambaran tersebut dimana oleh partikel muatan (ion timah) dilepas kedalam elektrolit sangat cepat sehingga mengakibatkan kondisi baru pada keseimbangan dengan elektrolit karena muatan negatif tinggal pada elektrode timah dan berusaha mendorong kembali ion positif tempat dimasuki elektrolit.

Sebagai akibat hasil komponen asam sulfat. Pada waktu bersamaan muatan negatif ion sulfat (SO ) dilepas dari elektrode negatif ke dalam elektrolit. Disusun sekitar 17 % asam sulfat murni dan sekitar 83 % air. Pada elektrode positif timah bivalensi diubah ke dalam bentuk tetravalensi timah positif melalui pemindahan elektron. Sumber arus pengisian membawa elektron-elektron dari elektroda positif dan mendorongnya ke elektroda negatif.co. air murni tidak dapat menghantarkan arus listrik. Tetravalensi positif dikombinasikan don’t copy my style singgihedu. Elektrolit adalah asam sulfat lemah dengan berat jenis 1.12 Kg per liter. Proses pengisian elektrokimia Pada akumulator diisi pada kedua elektrode positif dan negatif yang terdiri dari timah sulfat ( PbSO warna putih). Oleh karena elektron-elektron di dorong ke dalam elektroda negatif oleh sumber pengisisn arus timah bervalensi nol yang dibentuk pada elektrode negatif dari dua valensi positif atom timah. Jika sel timah bermuatan maka kedua elektrodenya dihubungkan ke sumber yang sesuai pada arus langsung. penghantaran listrik yang cukup ke dalam elektrolit dapat ditentukan.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri 2.nr . memecah molekul timah sulfat (PbSO ) .

Akumulator Basah 1) Proses pengaliran Elektroda negative Elektron (diberi ke sirkuit listrik bagian luar) don’t copy my style singgihedu. sehingga sel timah penyimpan juga telah mencapai tingkat energi sempurna. Kedua elektrode kembali ke kondisi semula. Proses pengaliran arus pada beban Apabila dua terminal sel timah penyimpan dihubungkan satu sama lain melalui sebuah beban listrik (misalkan lampu). SO memasuki elektrolit dan elektrode negatif. Reaksi elektrokimia yang terjadi pada akumulator basah a.co. sebagai hasil proses pengisian. Sebagai akibat influk elektron-elektron. 4. Bivalen ion sulfat negatif dari asam. energi kimia disimpan dalam sel yang telah diubah kembali ke dalam energi dan telah dibalik dalam bentuk ini oleh muatan listrik. sulfat merupakan kombinasi dengan bivalen timah positif pada kedua elektrode.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri dengan oksigen yang dilepas dari air (H O) ke bentuk timah peroxida (PbSO ) . Pada waktu yang sama ion-ion dilepas selama proses oksidasi. asam sulfat baru terbentuk dan berat jenis elektrolit meningkat. Sebagai hasil proses pengisian arus. 3. Sel timah penyimpan arus dapat diputuskan sekarang dari sumber.nr . elektron mengalir dari elektrode negatif melalui beban kemudian ke elektrode positif karena perbedaan potensial antar terminal. Pada elektrode negatif bivalen timah positif juga telah dibentuk sebagai akibat pergerakan elektron dari logam timah ke elektrode positif. Sesudah timah sulfat pada elektode positif diubah ke timah peroxide dan timah sulfat pada elektrode negatif diubah ke logam timah maka proses pengisian telah lengkap. Atom oksigen dilepas dan bergabung dengan ion hidrogen + H dibawa dari asam sulfur ke bentuk air. Untuk itu ion + H dan SO dalam elektrolit ditambah. lalu timah sulfat (PbSO ) dibentuk sebagai produk pengaliran pada kedua elektrode. energi listrik terbentuk ke dalam sel telah diubah menjadi energi kimia dan disimpan. tetravalensi timah positif dalam elektrode positif diubah ke bivalen timah positif dan ikatan yang menghubungkan tetravalen timah positif ke atom oksigen pecah.

Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri PB – 2O + SO4 2− => PbSO4 Formasi bivalen ion timah sulfat Elektroda positif Elektron dibawa dari sirkuit listrik luar PbO2 + 2O + 2H + + H2SO4 => PbSO4 + 2H2O Ion H + digunakan dalam formasi air Dengan penambahan dua persamaan ini. hasil reaksi kimia terjadi selama pengisian sel timah penyimpan: Elektroda positif don’t copy my style singgihedu.co. hasil akhir dari reaksi kimia yang terjadi selama pengaliran pada sel penyimpan timah: PbO2 + 2H2SO4 + Pb => PbSO4 + 2H2 O + PbSO4 Elektoda positif elektroda negative 2) Proses pengisian Elektroda negative Elektron diambil dari sirkuit listrik luar PbSO4 + 2O + 2H + => Pb + H2SO4 ion hidrogen Eelektroda positif Elektron diberikan pada sirkuit listrik PbSO4 – 2O + 2H2O => PbO2 + H2SO4 + 2H + Ion hydrogen lepas Dengan penambahan dua persamaan ini.nr .

(aq) + 3H+(aq) + 2e PbSO4 (s) + H+ (aq) + 2e Pb(s) + HSO4. aki 12 V terdiri atas 6 sel yang dihubungkan seri.co.nr . Keduanya merupakan zat padat yang dicelupkan dalam larutan asam sulfat.(aq) 2PbSO4(s) + 2H2O(l) Pb + PbO2(s) + 2HSO4.(aq) + 3H+ (aq) + 2e Tiap sel aki mempunyai beda potensial ±2 V. Pengisian aki dilakukan dengan membalik arah aliran elektron pada kedua elektrode. Reaksi pengisian aki: Anode: Katode : PbSO4(s) + 2H2O(l) PbO2 (s) + HSO4.(aq) + 2H+(aq) don’t copy my style singgihedu. Aki dapat diisi kembali karena hasil-hasil reaksi pengosongan aki tetap melekat pada kedua elektrode. Reaksi pengosongan aki: Anode : Katode: 2H2O(l) Pb + PbO2(s) + 2HSO4.(aq) + 2H+ (aq) 2PbSO4(s) + 2H2O(l) Pb(s) + HSO4.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri PbSO4 + 2H2O + PbSO4 => PbO2 + H2SO4 + Pb Elektroda negatif` Sel aki terdiri atas anode Pb dan katoda PbO2 .(aq) PbSO4 (s) + H+ (aq) + 2e PbSO4(s) + PbO2 (s) + HSO4.

Rotor. 2. Pada cincin-cincin tersebut menggeser sikatsikat. Pada cincin-cincin tersebut menggeser sikatsikat. dengan dasar inilah timbullah arus listrik. sebagai terminal penghubung keluar. bantalan-bantalan poros. kutubkutub pembantu beserta belitannya. dan sikat-sikat. sehingga terjadi perbedaan tegangan. adalah bagian yang tak berputar (diam) yang mempunyai bagian terdiri dari rangka stator yang merupakan salah satu bagian utama dari generator yang terbuat dari besi tuang dan ini merupakan rumah dari semua bagian-bagian generator.co. sebagai terminal penghubung keluar. Stator. sehingga terjadi perbedaan tegangan. adalah bagian yang berputar yang mempunyai bagian terdiri dari poros.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Generator Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik . Bagian-bagian generator : 1. cincin geser. kumparan. arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser.nr . kutub utama beserta belitannya. Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik . inti. don’t copy my style singgihedu. arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser. Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik yang mempunyai prinsip kerja sebagai berikut : Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit. Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik yang mempunyai prinsip kerja sebagai berikut : Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit. dengan dasar inilah timbullah arus listrik.

yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). Bagaimanakah generator bekerja? Ketika kumparan sejajar dengan arah medan magnet (membentuk sudut 0 derajat).co. Baik generator AC dan generator DC memutar kumparan di dalam medan magnet tetap. Generator arus DC. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada setiap cincin. Pada saat kumparan berputar perlahan-lahan. Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut stator. Ciri generator DC menggunakan cincin belah (komutator). Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan magnet.nr . Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak) disebut rotor.2).kutub yang tak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan. belum terjadi arus listrik dan tidak terjadi GGL induksi (perhatikan Gambar 12. generator AC dapat diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti cincin ganda dengan sebuah komutator. arus yang dihasilkan berupa arus searah. Generator AC sering disebut alternator. Arus listrik yang dihasilkan berupa arus bolak-balik. Saat itu posisi kumparan tegak lurus dengan arah medan magnet.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Generator dibedakan menjadi dua. Jadi. Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutub. arus dan GGL beranjak naik sampai kumparan membentuk sudut 90 derajat. Pada kedudukan ini kuat arus don’t copy my style singgihedu. Ciri generator AC menggunakan cincin ganda.

co. Selanjutnya. Pada kedudukan kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum lagi. Putaran kumparan berikutnya arus dan tegangan mulai naik lagi dengan arah yang berlawanan. namun arahnya berbeda. generator AC (alternating current).Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum. Putaran kumparan selanjutnya. putaran kumparan terus berputar. Dikatakan generator sinkron karena jumlah putaran rotornya sama dengan jumlah putaran medan magnet pada stator. maka GGL induksi dan arus induksi menjadi nol. Generator Arus Bolak-balik sering disebut juga seabagai alternator.nr . Pada saat membentuk sudut 270 derajat. atau generator sinkron. Generator AC 1. Kecepatan sinkron ini dihasilkan dari kecepatan putar rotor dengan kutub-kutub magnet yang berputar dengan kecepatan yang sama dengan medan putar pada stator. arus dan tegangan turun perlahanlahan hingga mencapai nol dan kumparan kembali ke posisi semula hingga memb entuk sudut 360 derajat. Ketika kumparan mem bentuk sudut 180 derajat kedudukan kumparan sejajar dengan arah medan magnet. don’t copy my style singgihedu. terjadi lagi kumparan berarus tegak lurus dengan arah medan magnet. Berikut pembahasan dari masing – masing jenis generator berdasarkan tegangan yang dibangkitkan generator tersebut : A. arus dan GGL makin berkurang. Pengertian Generator Arus Bolak-balik Generator arus bolak-balik berfungsi mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik arus bolak-balik.

co. Generator arus bolak-balik 3 fasa 2.nr .Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Mesin ini tidak dapat dijalankan sendiri karena kutub-kutub rotor tidak dapat tiba-tiba mengikuti kecepatan medan putar pada waktu sakelar terhubung dengan jala-jala. yaitu: a. Generator arus bolak-balik dibagi menjadi dua jenis. Generator arus bolak-balik 1 fasa b. yaitu : (1) stator. dan don’t copy my style singgihedu. yakni bagian diam yang mengeluarkan tegangan bolakbalik. Konstruksi Generator Arus Bolak-balik Konstruksi generator arus bolak-balik ini terdiri dari dua bagian utama.

akan tetapi pada generator tiga fasa memiliki tiga lilitan yang sama dan tiga tegangan outputnya berbeda fasa 1200 pada masing-masing fasa don’t copy my style singgihedu.Poros 1.  Stator : 4.Sikat 1. Lilitan stator yang merupakan tempat untuk menghasilkan tegangan.nr . Inti Stator yang terbuat dari bahan ferromagnetik yang berlapis-lapis dan terdapat alur-alur tempat meletakkan lilitan stator. Konstruksi dari generator sinkron 1. Kontak hubung 6. Alur stator 5. Lilitan stator  Rotor : 3. Sedangkan.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri (2) rotor. Lilitan penguat magnet 3. Inti satator 3. Prinsip kerja generator arus bolak-balik tiga fasa (alternator) pada dasarnya sama dengan generator arus bolak-balik satu fasa. kotak terminal dan name plate pada generator. Cincin seret (slip ring) 4. rotor berbentuk kutub sepatu (salient) atau kutub dengan celah udara sama rata (rotor silinder). Prinsip Kerja Generator Arus Bolak-balik Prinsip dasar generator arus bolak-balik menggunakan hukum Faraday yang menyatakan jika sebatang penghantar berada pada medan magnet yang berubahubah. Rumah Stator 2. Kutub magnet 2.co. Stator terdiri dari badan generator yang terbuat dari baja yang berfungsi melindungi bagian dalam generator. maka pada penghantar tersebut akan terbentuk gaya gerak listrik. yakni bagian bergerak yang menghasilkan medan magnit yang menginduksikan ke stator.

don’t copy my style singgihedu. Eksitasi Cincin seret dan sikat AC output Besar tegangan generator bergantung pada : 1. Jumlah kawat pada kumparan yang memotong fluk (Z) 3. GeneratorTanpa Beban dan Berbeban. Banyaknya fluk magnet yang dibangkitkan oleh medan magnet (f) 4. Jumlah Kutub Jumlah kutub generator arus bolak-balik tergantung dari kecepatan rotor dan frekuensi dari ggl yang dibangkitkan. Hubungan tersebut dapat ditentukan dengan persamaan : 120 pn f = dimana : f = frekuensi tegangan (Hz) p = jumlah kutub pada rotor n = kecepatan rotor (rpm) Fasa 1 Fasa 2 Fassa 3 1200 1200 1200 10 5.co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Lilitan stator Lilitan Rotor Teg. Kecepatan putaran (N) 2.nr .

co. Gambar 4 Karakteristik Berbeban Hubungan antara tegangan tanpa beban (Eo) dengan tegangan berbeban (V) disebut regulasi tegangan. yang dinyatakan sebagai berikut : Regulasi tegangan x 100% V E V o .= IA don’t copy my style singgihedu. arus jangkarnya akan nol (Ia = 0) sehingga tegangan terminal Vt = Va = Vo. Jika beban generator bersifat kapasitif akan terjadi kenaikan tegangan yang cukup besar dengan faktor daya mendahului (leading). dan beban kapasitif. Jika beban generator bersifat induktif terjadi penurunan tegangan yang cukup besar dengan faktor daya terbelakang (lagging). maka ggl induksi dapat dirumuskan: Ea = f . Akibat pembeban ini akan berpengaruh terhadap tegangan beban dan faktor dayanya.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri • Generator Tanpa Beban (Beban Nol) Jika poros generator diputar dengan kecepatan sinkron dan rotor diberi arus medan If.nr . Karena besar ggl induksi merupakan fungsi dari flux magnet. yang berarti pengaturan arus medan sampai kondisi tertentu akan mengakibatkan ggl induksi tanpa beban dalam keadaan saturasi •Generator Berbeban Tiga macam sifat beban jika dihubungkan dengan generator. yaitu : beban resistif. maka tegangan E0 akan terinduksi pada kumparan jangkar stator sebesar : E0 = cn dimana : c = konstanta mesin n = putaran sinkron f= fluks yang dihasilkan oleh If Generator arus bolak-balik yang dioperasikan tanpa beban. beban induktif. Gambar 4 menunjukkan jika beban generator bersifat resistif mengakibatkan penurunan tegangan relatif kecil dengan faktor daya sama dengan satu. Sebaliknya.

Generator DC dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan dari rangkaian belitan magnet atau penguat eksitasinya terhadap jangkar (anker). bearing dan rumah generator atau casis. Agar tegangan generator konstan. Konstruksi Generator DC Pada umumnya generator DC dibuat dengan menggunakan magnet permanent dengan 4-kutub rotor. serta bagian rotor. karena medan magnet yang dihasilkan dari arus penguat relatif konstan. penyearah. starter eksitasi. jenis generator DC yaitu: 1.co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri faktor daya mendahului faktor daya =1 faktor daya terbelakang 12 6. Sistem Penguat (Exciter) Saat generator dihubungkan dengan beban akan menyebabkan tegangan keluaran generator akan turun. maka harus ada peningkatan arus penguatan sebanding dengan kenaikan beban. proteksi terhadap beban lebih. Gambar 5 menunjukkan sistem arus penguatan pada generator dan karakteristik tegangan keluarannya.nr . Generator DC menghasilkan arus DC / arus searah. B. Generator kompon 1. don’t copy my style singgihedu. Generator shunt 3. regulator tegangan digital. Generator DC Generator DC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Gambar 1 menunjukkan gambar potongan melintang konstruksi generator DC. Generator penguat terpisah 2.

sikat arang. don’t copy my style singgihedu. Bagian yang harus menjadi perhatian untuk perawatan secara rutin adalah sikat arang yang akan memendek dan harus diganti secara periodic / berkala.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Gambar 1. yaitu bagian mesin DC yang diam. yaitu stator.nr . belitan rotor.co. dan bagian rotor. gunakan amplas halus untuk membersihkan noda bekas sikat arang. belitan stator. kipas rotor dan poros rotor. bearing dan terminal box. Komutator harus dibersihkan dari kotoran sisa sikat arang yang menempel dan serbuk arang yang mengisi celah-celah komutator. Bagian stator terdiri dari: rangka motor. yaitu bagian mesin DC yang berputar. Konstruksi Generator DC Generator DC terdiri dua bagian. Sedangkan bagian rotor terdiri dari: komutator.

Pembangkitan Tegangan Induksi. Proses pembangkitan tegangan tegangan induksi tersebut dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3. don’t copy my style singgihedu. • dengan menggunakan komutator. menghasilkan tegangan induksi bolak-balik.co.nr . Hal ini akan menimbulkan tegangan induksi.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri 2. Jika rotor diputar dalam pengaruh medan magnet. menghasilkan tegangan DC. akan menghasilkan tegangan induksi nol. Prinsip kerja Generator DC Pembangkitan tegangan induksi oleh sebuah generator diperoleh melalui dua cara: • dengan menggunakan cincin-seret. Pada posisi ini terjadi perpotongan medan magnet secara maksimum oleh penghantar. maka akan terjadi perpotongan medan magnet oleh lilitan kawat pada rotor. Gambar 2.(b). Hal ini karena tidak adanya perpotongan medan magnet dengan penghantar pada jangkar atau rotor. Tegangan induksi terbesar terjadi saat rotor menempati posisi seperti Gambar 2 (a) dan (c). Sedangkan posisi jangkar pada Gambar 2. Daerah medan ini disebut daerah netral.

Belitan tersebut merupakan tempat terbentuknya tegangan induksi.(2) dengan dua belahan. sehingga tegangan induksi yang ditimbulkan juga don’t copy my style singgihedu. • Rotor dari generator DC akan menghasilkan tegangan induksi bolak-balik. Sebuah komutator berfungsi sebagai penyearah tegangan AC. seperti ditunjukkan Gambar 3. Jangkar Generator DC Jangkar adalah tempat lilitan pada rotor yang berbentuk silinder beralur. maka dihasilkan listrik DC dengan dua gelombang positip. Permiabilitas yang besar diperlukan agar lilitan jangkar terletak pada derah yang induksi magnetnya besar. sebanding dengan banyaknya putaran dan besarnya arus eksitasi (arus penguat medan). • Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sebuah generator DC.co. 3. Jika ujung belitan rotor dihubungkan dengan slip-ring berupa dua cincin (disebut juga dengan cincin seret). maka dihasilkan listrik AC (arus bolak-balik) berbentuk sinusoidal.nr .(1).Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Gambar 3. Tegangan Rotor yang dihasilkan melalui cincin-seret dan komutator. Pada umumnya jangkar terbuat dari bahan yang kuat mempunyai sifat feromagnetik dengan permiabilitas yang cukup besar. Bila ujung belitan rotor dihubungkan dengan komutator satu cincin Gambar 3.

Arus jangkar ini menyebabkan timbulnya fluks pada penghantar jangkar tersebut dan biasa disebut FIuks Medan Jangkar (Gambar 6). Belitan jangkar terdiri dari beberapa kumparan yang dipasang di dalam alur jangkar. Tiap-tiap kumparan terdiri dari lilitan kawat atau lilitan batang. 4. Gambar 5. Jangkar Generator DC. Reaksi Jangkar Fluks magnet yang ditimbulkan oleh kutub-kutub utama dari sebuah generator saat tanpa beban disebut Fluks Medan Utama (Gambar 5). don’t copy my style singgihedu. Fluks ini memotong lilitan jangkar sehingga timbul tegangan induksi.nr .co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri besar. Medan Eksitasi Generator DC Bila generator dibebani maka pada penghantar jangkar timbul arus jangkar. Gambar 4.

Medan Jangkar dari Generator DC (a) dan Reaksi Jangkar (b). Belitan don’t copy my style singgihedu. seperti ditunjukkan pada Gambar 7. dan akan memperkuat medan utama yang terletak di sebelah kanan kutub utara.co. Untuk mengembalikan garis netral ke posisi awal.(a). Munculnya medan jangkar akan memperlemah medan utama yang terletak disebelah kiri kutub utara. Reaksi jangkar ini mengakibatkan medan utama tidak tegak lurus pada garis netral n. Pengaruh adanya interaksi antara medan utama dan medan jangkar ini disebut reaksi jangkar. dipasangkan medan magnet bantu (interpole atau kutub bantu).nr .Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Gambar 6. Generator dengan Kutub Bantu (a) dan Generator Kutub Utama. Kutub Bantu. garis netral akan bergeser. Dengan kata lain. Pergeseran garis netral akan melemahkan tegangan nominal generator. Gambar 7. tetapi bergeser sebesar sudut α.

yaitu: • lilitan magnet utama • lilitan magnet bantu (interpole) • lilitan magnet kompensasi 5. dan ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran atau bahaya lainnya. seperti ditunjukkan pada gambar 7 (a) dan (b). Dengan bergesernya garis netral. Generator penguat terpisah 2. maka sikat yang diletakkan pada permukaan komutator dan tepat terletak pada garis netral n juga akan bergeser. Reaksi jangkar ini dapat juga diatasi dengan kompensasi yang dipasangkan pada kaki kutub utama baik pada lilitan kutub utara maupun kutub selatan. Generator kompon don’t copy my style singgihedu. Jenis-Jenis Generator DC Seperti telah disebutkan diawal. sebab sikat terhubung dengan penghantar yang mengandung tegangan. generator dengan komutator dan lilitan kompensasinya. Kini dalam rangkaian generator DC memiliki tiga lilitan magnet. sikat juga harus digeser sesuai dengan pergeseran garis netral. Jika sikat dipertahankan pada posisi semula (garis netral).Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Kompensasi (b). yaitu: 1. Oleh karena itu. Bila sikat tidak digeser maka komutasi akan jelek.co.nr . Lilitan magnet bantu berupa kutub magnet yang ukuran fisiknya lebih kecil dari kutub utama. bahwa generator DC berdasarkan dari rangkaian belitan magnet atau penguat eksitasinya terhadap jangkar (anker) dibagi menjadi 3 jenis. Generator shunt 3. maka akan timbul percikan bunga api.

Generator Penguat Terpisah. Pengaturan dapat dilakukan secara elektronik atau magnetik. don’t copy my style singgihedu. Energi listrik yang dihasilkan oleh penguat elektromagnet dapat diatur melalui pengaturan tegangan eksitasi.b) Gambar 8. Magnet permanent / magnet tetap (Gambar 8.co. belitan eksitasi (penguat eksitasi) tidak terhubung menjadi satu dengan rotor. Terdapat dua jenis generator penguat terpisah.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri • Generator Penguat Terpisah Pada generator penguat terpisah. Generator ini bekerja dengan catu daya DC dari luar yang dimasukkan melalui belitan F1-F2.nr . Penguat elektromagnetik (Gambar 8. Karakteristik tegangan V relatif konstan dan tegangan akan menurun sedikit ketika arus beban I dinaikkan mendekati harga nominalnya.a) 2. yaitu: 1. Penguat dengan magnet permanen menghasilkan tegangan output generator yang konstan dari terminal rotor A1-A2.

co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Karakteristik Generator Penguat Terpisah Gambar 9. Perurunan tegangan akibat resistansi jangkar dan reaksi jangkar. Ie adalah arus eksitasi.nr . selanjutnya mengakibatkan turunnya pasokan arus penguat ke medan magnet. Karakteristik Generator Penguat Terpisah Gambar 9 menunjukkan: a. I adalah arus beban. b. don’t copy my style singgihedu. karakteristik generator penguat terpisah saat eksitasi penuh (Ie 100%) dan saat eksitasi setengah penuh (Ie 50%). c. sehingga tegangan induksi menjadi kecil. Kerugian tegangan akibat reaksi jangkar.Tegangan output generator akan sedikit turun jika arus beban semakin besar.

Lilitan stator don’t copy my style singgihedu.nr . lilitan fasa yang ke dua ujungnya diberi tanda dengan huruf V – Y dan akhirnya ujung lilitan fasa yang ke tiga diberi tanda dengan huruf W – Z. Generator 3 fasa Generator yang dimana dalam sistem melilitnya terdiri dari tiga kumpulan kumparan yang mana kumparan tersebut masing-masing dinamakan lilitan fasa.co.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Berdasarkan sistem pembangkitannya generator AC dapat dibagi menjadi 2 yaitu : 1. 2. Ujung kumparan atau fasa yang satu dijelaskan dengan huruf besar X dan ujung yang satu lagi dengan huruf U. Jadi pada statornya ada lilitan fasa yang ke satu ujungnya diberi tanda U – X. Generator 1 fasa Generator yang dimana dalam sistem melilitnya hanya terdiri dari satu kumpulan kumparan yang hanya dilukiskan dengan satu garis dan dalam hal ini tidak diperhatikan banyaknya lilitan. Jenis generator yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini yaitu generator AC 1 fasa.

111. Karena seluruh jumlah lilitan stator terdiri atas banyak lilitan kawat sebanyak W. Pada kumparan stator terdapat sisi kumparan yang terletak dalam alur-alur. Jumlah kawat tiap sisi kumparan sama banyaknya dengan jumlah lilitan pada tiap-tiap kumparan. dan kepala-kepala kumparan yang menghubungkan sisi-sisi kumparan diluar aluralur satu sama lain. Tiap-tiap kumparan terdiri atas satu atau lebih lilitan menurut besar tegangan. Karena banyaknya periode dalam tiap detik dinyatakan dengan huruf f singkatan dari frekuensi.co. Perhitungan Tegangan Generator Dengan diputarnya rotor generator sepanjang dua poolstek (jarak antara pertengahan kutub magnit dengan pertengahan kutub magnit berikutnya yaitu diukur pada keliling besi stator). Φ.nr . GGL diatas adalah harga rata-rata dari GGL untuk mendapatkan harga efektifnya maka seluruhnya harus dikalikan dengan suatu angka perbandingan : fv = Harga efektif Harga rata-rata = 1. f. maka besarnya GGL yang dibangkitkan dalam generator adalah: don’t copy my style singgihedu. 10-8 volt. Dalam gambar 2. f = 4.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Lilitan stator terdiri atas beberapa kumparan. yang dipasang dalam alur-alur inti stator. Harga ini meliputi satu periode. 10-8 Volt. Jadi harga efektif dari GGL yang dibangkitkan dalam lilitan A itu adalah : E = 4. fv. Angka perbandingan (Konstanta) diatas dinamakan faktor bentuk dan dalam rumus-rumus selalu dinyatakan dengan singkatan fv.2a dilukiskan sebuah kumparan yang terdiri atas empat lilitan. f. maka akan dibangkitkan suatu tegangan induksi di dalam lilitan A yang besarnya dapat ditulis e = 4 Φ 10-8 volt. maka besarnya GGL dapat dituliskan sebagai berikut : Erata-rata = e.Φ.

8 dan untuk generator fasa tiga adalah 0.8 dan untuk generator fasa tiga (generator arus putar) adalah 0. Besarnya faktor lilitan untuk generator fasa tunggal adalah 0. Tetapi dalam kenyataannya bahwa banyaknya alur tiap kutub adalah lebih dari satu seperti : 2 dan 3 dan sebagainya. Φ = fluks (garis gaya = 108 maxwell) W = lilitan don’t copy my style singgihedu. Ketentuan rumus diatas ini hanya berlaku jika lilitan-lilitan kawatnya sebanyak W itu saling berhubungan seri dan banyaknya saluran (alur) hanya satu. fw. Dengan demikian maka secara lengkap rumus diatas untuk GGL dari generator dapat dituliskan sebagai berikut : E = 4.96. 10-8 Volt Dimana : E = Tegangan GGL generator (V) f = frekuensi generator (Hz) fv = faktor efektif = 1. Φ.nr . W. fv. 10-8 Volt. f.96).111 fw= faktor lilitan (untuk generator fasa tunggal adalah 0. Φ.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri E = 4. Untuk lilitan stator yang mempunyai saluran lebih dari pada satu. W. Ini dikarenakan bahwa kawat-kawat dalam tiap-tiap saluran itu berhadapan dengan Φ yang tidak sama besarnya. maka keadaan GGL yang dibangkitkan dalam lilitan-lilitan kawat akan agak berkurang daripada ketentuan rumus diatas. Oleh karena itu dalam ketentuan tersebut diatas masih harus dikalikan lagi agar konstanta yang dinamakan : faktor lilitan dan dinyatakan dengan suatu huruf fw. fv.co. f.

upi. 1971. 1981.co.nr .opera. Yogyakarta. Andi Offset.unnes. Yogyakarta. 1979.co.q  Berbagai modul smk teknologi Sumber Internet :   http://www. Wisnu Arya Wardhana: “Aplikasi Teknologi Nuklir”.   Irving Kaplan: “Nuclear Physics”. New York. Ronald Allen Knief: “Nuclear Energy Technology”.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri Daftar Acuan   Wisnu Arya Wardhana: “Radioekologi”.html  http://my. Mc Graw Hill. Addison Wesley. New Jersey.id/gsdl/cgi-bin/library?e=d-00000-00---0skripsi--001--0-10-0---0---0prompt-10---4-------0-1l--11-en-50---20-about---00-3-100-11-1-0utfZz-800&a=d&d=HASH018ed8c6dc5ce6c407477c5d&showrecord=1  http://kimia. 1996.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Irma %20Nurhasanah%20%28043801%29/APLIKASI%20SEL %20VOLTA/SEL%20VOLTA/4. New Jersey. London.ac. of Electronics and Nuclear Engineering”. Van Nostrand. PATN-BATAN.com/idoc/blog/generator don’t copy my style singgihedu.smartdrive.  Samuel Glasstone: “Source Book On Otomic Energy”. Englewood Cliffs.  Robert I. Dic. Prentice Hall Inc. Sarbacher: “Encyc. 1989.id http://digilib..

co.com/2009/01/generator-dc.htm don’t copy my style singgihedu.html http://www.nr .ncert.nic.blogspot.Makalah Mata Kuliah Instrumen Industri   http://dunia-listrik.in/html/learning_basket/electricity/Electricity/machin e/ac_generator.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful