TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA Menurut Charles E. Meriam tujuan Negara adalah sebagai berikut : 1.

Keamanan ekstern, artinya bertugas melindungi warga negaranya terhadap ancaman dari luar. 2. Pemeliharaan ketertiban intern artinya dalam masyarakat terdapat pembagian kerja dan tanggung jawab pelaksanaan peraturan-peraturan. 3. Keadilan 4. Kesejahteraan meliputi, keamanan, ketertiban, keadilan dan kebebasan. FUNGSI NEGARA 1. Fungsi Esensial a. Memelihara angkatan perang untuk melindungi ancaman dari dalam dan luar. b. Memelihara pengadilan untuk mengadili pelanggar hukum c. Mengadakan hubungan dengan luar negeri d. Mengadakan pemungutan Pajak. 2. Fungsi Jasa Meliputi pemeliharaan fakir miskin dan pembangunan jalan raya. 3. Fungsi Perniagaan Misalnya, jaminan sosial, pencegahan pengangguran, perlindungan deposito di Bank, pengusahaan kereta api, telepon, dan lain-lain.

policy executing: melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan. yaitu sebagai berikut: 1. b. fungsi eksekutif: melaksanakan peraturan. Tujuan tersebut sangat penting karena merupakan pedoman kemana arah negara itu akan menuju. Memelihara ketertiban untuk mencapai tujuan bersama dan menyelesaikan konflik yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Fungsi negara menurut para ahli a.FUNGSI NEGARA Beberapa fungsi negara yang mutlak diperlukan dalam penyelenggaraan negara yaitu: a. Mengusahakan pertahanan yang diperlukan untuk menangkal setiap ancaman yang datang dari luar maupun gangguan yang berasal dari dalam negeri. John Locke. yaitu sebagai berikut: 1. serta pengaruh sistem politik serta penguasa negara yang bersangkutan. Sumber: http://id. tata nilai sosial budaya. fungsi yudikatif: mengawasi agar semua peraturan dilaksanakan dengan baik. yaitu sebagai berikut: 1. 2. membagi fungsi negara menjadi dua tugas pokok. yaitu sebagai berikut: 1. 2.com/social-sciences/2190734-fungsi-dan-tujuannegara/#ixzz1VrNdvBlc .shvoong. policy making: membuat kebijakan negara pada waktu tertentu untuk seluruh masyarakat. 2. 3. membagi fungsi negara menjadi tiga. 3. regeling: membuat peraturan. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. fungsi negara mencakup tiga tugas pokok. c. d. 2. Setiap negara mempunyai tujuan yang mungkin berbeda satu dengan yang lain. Montesquieu. Van Vollen Hoven. 3. Hal ini dipengaruhi oleh latar belakang sejarah pembentukannya. Menegakkan keadilan yang dilaksanakan melalui berbagai lembaga negara. d. c. fungsi legislatif: membuat peraturan. b. bestuur: menyelenggarakan pemerintahan. Goodnow. fungsi federatif: mengurusi urusan luar negeri dan urusan perang serta damai. kondisi geografis. fungsi eksekutif: melaksanakan undang-undang. fungsi negara mencakup tiga masalah pokok. rechtsprak: fungsi mengadili. fungsi legislatif: membuat undang-undang. TUJUAN NEGARA Negara sebagai organisasi mempunyai tujuan tertentu untuk mengerahkan segala kegiatannya.

Tujuan dan Fungsi Negara Negara dapat dipandang sebagai asosiasi manusia yang hidup dan bekerja sama untuk mengejar beberapa tujuan negara. 3. Melakukan penertiban (law and order). Dalam hal ini negara bertindak sebagai stabilisator yakni untuk mencegah terjadinya bentrokan-bentrokan sehingga untuk mencapai tujuan bersama negara berhak melakukan penertiban. Untuk itu negara diperlengkapi dengan alat-alat pertahanan. Charles E. Merriam. common good. yaitu: 1. Keamanan Ekstern 2. Kesejahteraan umum 5. 4. Mensejahterakan dan memakmurkan rakyat. menyebutkan lima fungsi negara.Akan tetapi setiap negara terlepas dari ideologi-ideologinya. 2. Tujuan negara Republik Indonesia tercantum di dalam Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Hal ini diperlukan kemungkinan untuk menjaga segala ATHG. Menurut ahli lain. Kebebasan Keseluruhan fungsi negara diatas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Hal ini dilaksanakan melalui badan-badan peradilan. dan tidak boleh tidak ada. Tujuan negara adalah menciptakan kebahagiaan bagi rakyatnya (bonum publicum. Dewasa ini fungsi negara dalam hal ini sangat penting apalagi untuk negara-negara baru. Pandangan di Indonesia tercermin pada usaha pemerintah yang melakukan suatu rentetan-rentetan Repelita (rencana pembangunan lima tahun). setidaknya perlu menyelenggarakan fungsi minimun yang mutlak harus ada. Ketertiban Intern 3. 3. Keadilan 4. common weal). Pertahanan. Menegakan keadilan. yaitu pada pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “Untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan . yaitu : 1.

Melaksanakan Penertiban (Law and Order) Fungsi penertiban.Menegakkan Keadilan Fungsi ini diharapkan dapat menciptakan supremacy of law. Pemerintah Indonesia menerapkan fungsi ini ke dalam bentuk Repelita. Ketertiban intern. 3. dan keadilan sosial dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan suatau Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Keamanan ekstern. . perdamaian abadi. Untuk itu negara menghadapi kondisi keamanan negara dengan memfasilitasi angkatan perang yang lengkap beserta peralatan pertahanannya. Kemanusiaan yang adail dan beradab. 3. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang bedasarkan kemerdekaan. Pertahanan Fungsi ini untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar. Mengusahakan Kesejahteraan dan Kemakmuran Rakyat Fungsi ini dianggap penting terutama bagi negara-negara baru. Fungsi mutlak dari setiap negara adalah sebagai berikut : 1. Keadilan. 2. yaitu untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokanbentrokan di dalam masyarakat. Persatuan Indonesia. lima fungsi negara adalah sebagai berikut : 1.kesejahteraan umum. Menurut E. Mirriam. 4. mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan demikian negara tetap stabil. 2.

pada hakikatnya fungsi ini menitikberatkan pada kekuatan di tangan rakyat.Negara sebagai sumber hukum. Fungsi Reguler Dalam hal ini. pemerintah menjalankan fungsinya berkaitan dengan pelaksanaan tugas yang mempunyai akibat langsung yang dirasakan oleh seluruh masyarakat. yaitu menjlankan kerukunan dan persahabatan dengan negaranegara lain terutama negara tetangga. Berdasarkan pemikiran para ahli kenegaraan di atas. 5. 4. 1. pemerintah hanya menerima pendelegasian yang diberikan rakyat melalui wakilwakilnya di MPR dan DPR. Fungsi Agent of Development: . Fungsi regular yang dimaksud antara lain sebagai berikut : 1. yaitu pemeliharaan ketenangan dan ketertiban.4. yaitu pemerintah harus bertindak adil terhadap warga negaranya melindungi hak/harta benda setiap warganya dari gangguan anggota masyarakat lainnya.Negara sebagai diplomatik. Kesejahteraan umum. 3.Negara sebagai administratif. Kebebasan.Negara sebagai political state. 2. dapat disimpulkan bahwa tugas-tugas pemerintah dalam mengurus rumah tangga negara (fungsi-fungsi negara) meliputi fungsi regular dan fungsi agent of development. serta pertahanan dan keamanan.

mempertahankan dan meningkatkan kekuasaannya. Stabilisasi Ekonomi. kehormatan dan kesejahteraan seluruh bangsa. persaudaraan. Kebudayaan rakyat harus dikorbankan untuk kepentingan kebesaran dan kekuasaan negara. yakni kebebasan. dan berusaha selalu ditakuti rakyat. Machiavelli menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan yang sebesar-besarnya itu bertujuan luhur.Sebagai Stabilisator Pemerintah wajib melaksanakan fungsi stabilisator seperti hal-hal berikut :    Stabilisasi Politik.Fungsi ini antara lain meliputi sebagai berikut : 1. 2. ilmu (kebudayaan. . ten evils) sebagai penghambat pembentukan kekuatan negara untuk dapat mengatasi kekacauan (yang sedang melanda China saat itu). musik. nyanyian. is concerned with weakening the people. Untuk meraih. kesusilaan. which has the right way.” Sepintas ajaran Shang Yang sangat kontradiktif karena menganggap upacara. Sebagai Inovator Menciptakan ide-ide terutama yang berhubungan dengan pembangunan. yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. “A weak people m eans a strong state and a strong state means a weak people. Stabilisasi Sosial Budaya. kesetiaan. Di sebalik kesamaan teorinya dengan ajaran Shang Yang. Dalam ketetapan MPR RI no. Therefore a country. Niccolo Machiavelli. raja harus licik. tak perlu menepati janji. dalam bukunya Il Principe menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan maupun agama. penghormatan kepada orangtua. perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara. kebajikan. Menurut dia. sejarah. IV/MPR/1999 disebutkan mengenai hal-hal pelimpahan tugas dan wewenang kepada Presiden/mandataris MPR untuk melaksanakan tugas-tugas pembangunan Teori-teori Tujuan Negara 1) Teori Kekuasaan Shang Yang.

ada pula ajaran tentang tujuan negara sebagai berikut: Ajaran Plato: Negara bertujuan memajukan kesusilaan manusia sebagai individu dan makhluk sosial. Teori Kant tentang negara hukum disebut teori negara hukum murni atau negara hukum dalam arti sempit karena peranan negara hanya sebagai penjaga ketertiban hukum dan pelindung hak dan kebebasan warga negara. negara juga berupaya mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga negara. tak lebih dari nightwatcher. Perdamaian dunia akan terwujud apabila semua negara merdeka meleburkan diri dalam satu imperium di bawah kepemimpinan seorang penguasa tertinggi. Untuk itu diperlukan undang-undang yang merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte general). Kesejahteran pun meliputi berbagai bidang yang luas cakupannya. Kant menyetujui azas pemisahan kekuasaan menjadi tiga potestas (kekuasaan): legislatoria. rectoria. laissez aller). rakyat maupun pemerintah. dan pengawas hukum). Selain beberapa teori tersebut. selain bertujuan melindungi hak dan kebebasan warganya. Dante Alleghiere (1265-1321) menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. keadilan dan perdamaian akan terwujud di seluruh dunia. Namun Dante menolak kekuasaan Paus dalam urusan duniawi. yaitu tatkala terjadi pemujaan terhadap liberalisme (dengan semboyannya: laissez faire. Menurut dia. Di bawah seorang mahakuat dan bijaksana. iudiciaria (pembuat. Ia juga menyatakan bahwa upaya pencapaian tujuan-tujuan negara itu dilandasi oleh keadilan secara merata. dan karenanya harus ditaati oleh siapa pun. Para ahli berusaha menyempurnakan teorinya dengan teori negara hukum dalam arti luas atau negara kesejahteraan (Welfare State). pelaksana. Pendapat Kant ini sangat sesuai dengan zamannya. Agar tujuan negara tersebut dapat terpelihara. b. Kranenburg termasuk penganut teori negara kesejahteraan. . penjaga malam).2) Teori Perdamaian Dunia Dalam bukunya yang berjudul De Monarchia Libri III. Maka Kant menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. Menurut teori ini. sehingga selayaknya tujuan negara itu disebut secara plural: tujuan-tujuan negara. pembuat undang-undang yang seragam bagi seluruh dunia. Namun teori Kant mulai ditinggalkan karena persaingan bebas ternyata makin melebarkan jurang pemisah antara golongan kaya dan golongan miskin. melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. seimbang. 3) Teori Jaminan atas Hak dan Kebebasan Manusia a. Negara tidak turut campur dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Immanuel Kant (1724-1804) adalah penganut teori Perjanjian Masyarakat karena menurutnya setiap orang adalah merdeka dan sederajat sejak lahir. tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum.

Fungsi Negara Tujuan negara merupakan suatu harapan atau cita-cita yang akan dicapai oleh negara. menjadi stabilisator. fungsi negara adalah: keamanan ekstern. but by law = the rule of law). Minimal. pertahanan. hak-hak rakyat dijamin sepenuhnya oleh negara. fungsi negara tanpa tujuan negara tidak menentu. sedangkan fungsi negara merupakan upaya atau kegiatan negara untuk mengubah harapan itu menjadi kenyataan. Negara Kesejahteraan (Welfare State = Social Service State): Negara bertujuan mewujudkan kesejahteraan umum. bukan. Thomas Aquino) Ajaran Negara Polisi: Negara bertujuan mengatur kemanan dan ketertiban masyarakat (Immanuel Kant). Penyelenggaraan negara oleh pemimpin semata-mata berdasarkan kekuasaan Tuhan yang dipercayakan kepadanya. kebebasan. ketertiban intern. αρκειν = pemerintah. tujuan negara tanpa fungsi negara adalah sia-sia. menjaga kemungkinan serangan dari luar. keadilan. Tokoh utamanya: Augustinus. tanpa. Sedangkan R. sebaliknya rakyat berkewajiban mematuhi seluruh peraturan pemerintah/ negaranya. segala kekuasaan alat-alat pemerintahannya didasarkan pada hukum. Ajaran Negara Hukum: Negara bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum dan berpedoman pada hukum (Krabbe). Menurut Charles E. kekuasaan) berarti tanpa pemerintahan atau tanpa kekuasaan. pemeliharaan dan perkembangan. menegakkan keadilan. Di dalam negara hukum. perlindungan. Maka. melalui badan-badan pengadilan. mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.Ajaran Teokratis (Kedaulatan Tuhan): Negara bertujuan mencapai kehidupan yang aman dan ternteram dengan taat kepada Tuhan. yaitu kemakmuran dan keadilan sosial. dan sebaliknya. Merriam. Semua orang – tanpa kecuali – harus tunduk dan taat kepada hukum (Government not by man. Rakyat tidak boleh bertindak semau gue dan menentang hukum. anarkhi (kata Yunani: αν = tidak.M. MacIver berpendapat bahwa fungsi negara adalah: ketertiban. Beberapa teori fungsi negara: 1) Teori Anarkhisme Secara etimologis. kesejahteraan umum. setiap negara harus melaksanakan fungsi: penertiban (law and order): untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah terjadinya konflik. Dalam negara hukum. Negara adalah alat yang dibentuk rakyatnya untuk mencapai tujuan bersama. Penganut anarkhisme menolak campurtangan negara dan pemerintahan karena menurutnya . negara harus melaksanakan penertiban.

Leo Tolstoy (1828-1910). bahkan tanpa hukum dan pengadilan. Negara hanya bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (penjaga malam). ide-ide dan ukuran-ukuran konvensional. tanpa paksaan. Tujuan menghalalkan cara. b. yaitu kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat. yaitu gerakan yang mengingkari nilai-nilai moral. Yang bermodal lebih kuat/ besar layak memenangi persaingan.J. tanpa polisi. Penganut paham ini menganggap bahwa dalam segala aspek kehidupan manusia. Di negara komunis selalu diseimbangkan status quo keberadaan dua kelas masyarakat: pemilik alat produksi dan atau modal serta yang bukan pemilik alat produksi (buruh). kebersamaan harus diutamakan. Sistem ekonomi liberal biasa disebut kapitalisme. Menurut paham ini. Proudhon (1809-1865). etika. kekerasan fisik dan revolusi berdarah pun boleh digunakan. Anarkhisme menghendaki masyarakat bebas (tanpa terikat organisasi kenegaraan) yang mengekang kebebasan individu. Anarkhisme filosofis menganjurkan pengikutnya untuk menempuh jalan damai dalam usaha mencapai tujuan dan menolak penggunaan kekerasan fisik. P. Anarkhisme revolusioner mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan. liberalisme menghendaki persaingan bebas. Tokohnya: William Goodwin (17561836). negara harus selalu ikut campur dalam segala aspek kehidupan demi tercapainya tujuan negara. Kaspar Schmidt (1805-1856).manusia menurut kodratnya adalah baik dan bijaksana. kepentingan individu harus dikesampingkan. Tokohnya: Michael Bakunin (1814-1876). Di bidang ekonomi. Pelaksanaan ajaran sosialisme secara ekstrim dan radikal-revolusioner merupakan embrio komunisme yang tidak mengakui adanya hak milik perorangan atas alat-alat produksi dan modal. Yang tidak termasuk alat-alat produksi dijadikan milik bersama (milik negara). 3) Teori Sosialisme Sosialisme merupakan suatu paham yang menjadikan kolektivitas (kebersamaan) sebagai pusat tujuan hidup manusia. Contoh ekstrim anarkhisme revolusioner terjadi di Rusia pada tahun 1860 dengan nama nihilisme. tidak usah ikut campur dalam urusan individu. Fungsi negara menurut komunisme adalah sebagai alat pemaksa yang digunakan oleh kelas . 2) Teori Individualisme Individualisme adalah suatu paham yang menempatkan kepentingan individual sebagai pusat tujuan hidup manusia. negara hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan setiap individu. Demi kepentingan bersama. sehingga tidak memerlukan negara/ pemerintahan yang bersifat memaksa dalam penjaminan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Fungsi negara dapat diselenggarakan oleh perhimpunan masyarakat yang dibentuk secara sukarela. bahkan sebaliknya harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada setiap individu dalam kehidupannya. Maka. Individualisme berjalan seiring dengan liberalisme yang menjunjung tinggi kebebasan perseorangan. a.

masih mengakui hak milik pribadi/ perorangan dalam batas-batas tertentu Komunisme . Sosialisme dan komunisme memiliki tujuan yang sama.pemilik alat-alat produksi terhadap kelas/ golongan masyarakat lainnya untuk melanggengkan kepemilikannya. sedangkan perbedaannya adalah: Sosialisme .sama sekali tidak mengakui hak milik perorangan .masih mengakui hak milik pribadi/ perorangan dalam batas-batas tertentu .menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan negara.usaha pencapaian tujuan negara harus menempuh cara-cara damai . yaitu meluaskan fungsi negara dan menuntut penguasaan bersama atas alat-alat produksi.usaha pencapaian tujuan negara harus menempuh cara-cara damai . bila perlu dengan revolusi berdarah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful