P. 1
Irigasi permukaan

Irigasi permukaan

|Views: 17|Likes:
Published by Hendra Siswanto
irigasi
irigasi

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Hendra Siswanto on Jul 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2014

pdf

text

original

Sakya Hussy (1011001) Fices Hispida (1011002) Marzuki (1011003) Hendra Siswanto (1011004) Theddy Chandra (1011005

)

setelah laju infiltrsi terpenuhi air akan mengisi cekungancekungan pada permukaan tanah.selanjutnya air akan mengalir (melimpas) diatas permukaan tanah .Limpasan  Limpasan adalah apabila intensitas hujan yang jatuh di suatu DAS melebihi kapasitas infiltrasi.Setelah cekungancekungan tersebut penuh.

Terdapat dua syarat penting untuk mendapatkan sistim irigasi permukaan yang efisien. . air diberikan secara langsung melalui permukaan tanah dari suatu saluran atau pipa dimana elevasi muka airnya lebih tinggi dari elevasi lahan yang akan diairi (sekitar 10~15 cm). yaitu perencanaan sistim distribusi air untuk mendapatkan pengendalian aliran air irigasi dan perataan lahan (land grading) yang baik. Pada irigasi permukaan. sehingga penyebaran air seragam ke seluruh petakan. Air irigasi mengalir pada permukaan tanah dari pangkal ke ujung lahan dan meresap ke dalam tanah membasahi daerah perakaran tanaman.

Faktor Infiltrasi  Kedalaman genangan dan tebal lapisan jenuh  Kelembapan tanah  Pemampatan oleh hujan dan penyumbatan oleh butir halus  Tanaman penutup  Topografi dan intensitas hujan .

Beberapa Jenis Irigasi Permukaan  Irigasi Genangan/Sawah (Basin)  Irigasi Alur (Furrow)  Irigasi Border  Irigasi Surjan .

Irigasi Genangan/Sawah (Basin)  Banyak digunakan untuk tanaman padi  Air diberikan melalui saluran ataupun pintu air kemudian ditahan dalam kolam dengan ketinggian dan waktu yang dikehendaki  Topografi lahan yang sesuai adalah kemiringan kecil  Dapat dilakukan tenaga tidak ahli  Cocok untuk tanaman apapun .

Irigasi Genangan/Sawah (Basin) saluran sawah .

cocok untuk tanaman yang mudah rusak . mempercepat pengolahan tanah setelah pengairan.Irigasi Alur (Furrow)  Dilakukan dengan mengalirkan air melalui alur atau     saluran kecil yang dibuat searah atau memotong slope Cocok untuk tanah berderet untuk tekstur medium sampai halus Jarak antar alur 1-2 meter Kedalaman alur 20-30 cm Kelebihan : mengurangi evaporasi. mengurangi pelumpuran.

Irigasi Alur (Furrow) alur alur Pola pembasahan .

Irigasi Alur (Furrow) .

Irigasi Border  Air yang diberikan dapat seragam  Cocok untuk lahan yang relatif datar  Cocok untuk tanah dengan kapasitas infiltrasi sedang. sampai rendah  Tidak cocok untuk tanah pasiran kasar .

Irigasi Border .

Irigasi Surjan  Dikembangkan di daerah rawan banjir atau genangan  Terdapat dua bagian yaitu tabukan (lahan     ditinggikan). dan ledokan (lahan diturunkan) Bagian tabukan ditanami padi pada musim hujan dan palawija pada musim kemarau Bagian ledokan ditanami palawija sepanjang tahun Fungsi : memanfaat genangan di ledokan pada musim hujan sekaligus untuk konversi lengas tanah Dapat mencegah resiko kegagalan pada satu jenis tanaman .

Irigasi Surjan .

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->