P. 1
ppt GPPH

ppt GPPH

|Views: 109|Likes:
Published by Lindaaa
power point gangguan pemusatan perhatian hiperaktif.
power point gangguan pemusatan perhatian hiperaktif.

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Lindaaa on Jul 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2014

pdf

text

original

Oleh: Herlinda Kusumawati I1A009054 Pembimbing: Dr. Gladys Gunawan Sp.

A (K)

Pengertian 
GPPH /ADHD (Attention Deficit / Hyperactiviy Disorder) adalah gangguan penyesuaian diri perkembangan perhatian

(inatensi), aktivitas berlebih (hiperaktivitas)
dan kontrol perilaku kurang (impulsif)

Etiologi   Belum diketahui  Faktor genetik  Defisiensi neurotransmiter di otak  Rendahnya tingkat metabolisme glukosa di korteks serebri  Adanya resistensi terhadap hormon tiroid .

Faktor predisposisi  Asfiksia neonatal Ensefalitis Adanya riwayat gangguan yang sama atau skizofrenia pada orang tua .

Gejala klinis  Pada bayi: Hiperaktifitas Kesulitan memberi makan Kesulitan tidur .

Gejala klinis  Pada usia sekolah: Sering tidak terkontrol Sulit duduk tenang Gelisah Mudah tersinggung dan imfulsif Kesulitan dalam memusatkan perhatian .

Gejala Klinis  Perilaku Disosiatif  Mengganggu anak lain  Bolos sekolah  Menolak mengikuti instruksi  Bersikap acuh .

 Anak normal  Usia 3 tahun: mampu mempertahankan perhatian selama 9 menit  Usia 7 tahun: mampu mempertahankan perhatian selama 15 menit .

atau akibat pengucilan oleh anak-anak sebayanya Depresi .  Anak dengan GPPH sering mengalami stres emosional sebagai akibat sekunder dari pengaruh sosial yang negatif terhadap tingkah laku mereka  Stres emosional timbul karena anak mengalami celaan dan hukuman dari orang tua. guru.

periksa ulang 1 bulan lagi  . tuliskan kelainan yang ada  < 13 tetapi ragu.Kuesioner Deteksi dini Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) Bila ada keluhan orangtua atau kecurigaan petugas / guru / kader (tidak rutin) umur > 3 thn  10 pertanyaan  Terjadi di mana saja. 2 (sering). kapan saja  Nilai : 0 (tidak pernah). 3 (selalu) Interpretasi (penafsiran) Intervensi :  Nilai > 13 kemungkinan GPPH  Nilai > 13 rujuk RS. 1 (kadang-kadang).

mudah frustasi Mudah menangis Suasana hati mudah berubah. 10. 7. aktifitas berlebihan Mudah gembira. 4. cepat dan drastis Ledakkan kekesalan. 3. 2. tingkah laku eksplosif dan tak terduga  . 8. 5. perhatian singkat Gerakkan anggota badan / kepala terus menerus Kurang perhatian.1. 9. Tidak kenal lelah. mudah teralihkan Permintaan harus segera dipenuhi. 6. impulsif Mengganggu anak lain Gagal selesaikan kegiatan.

Bila ditemukan gejala-gejala di bawah ini Kriteria Diagnosis berdasarkan DSM-IV  A. .1. Tidak dapat memusatkan perhatian: bila 6 atau lebih dari gejala – gejala di bawah ini telah berlangsung sedikitnya selama 6 bulan  Sering gagal dalam memberikan perhatian cermat terhadap rincian atau adanya kesalahan yang tidak disadari di sekolah atau dalam aktifitas lain  Sering mengalami kesulitan dalam mempertahankan perhatian terhadap tugas. misalnya saat melakukan aktivitas bermain.

  Sering tidak mendengarkan ketika berbicara secara langsung  Sering tidak mengikuti perintah yang diberikan dalam menyelesaikan pekerjaan sekolah atau kewajiban lain di tempat kerja (bukan akibat perilaku perlawanan atau kegagalan untuk memahami perintah)  Sering mengalami kesulitan dalam mengorganisir tugas dan aktifitas .

  Sering mengalami atau enggan untuk melibatkan diri dalam tugas-tugas yang memerlukan upaya mental. pensil. seperti pekerjaan sekolah atau pekerjaan rumah  Sering kehilangan barang-barang penting (buku. dan lain-lain)  Mudah tersinggung  Sering lupa dalam aktifitas sehari-hari .

Hiperaktifitas/impulsif : 6 (atau lebih) dari gejala-gejala berikut yang telah berlangsung sedikitnya selama 6 bulan   Sering bermain-main dengan tangan atau kaki sendiri saat duduk  Sering meninggalkan tempat duduk dalam ruang kelas  Sering berlari atau memanjat secara ekstensif dalam situasi yang tidak tepat  Sering mengalami kesulitan untuk melibatkan diri dalam suatu aktifitas waktu senggang  Sering bertindak mengawang dan bertindak seolaholah dikendalikan oleh saraf motorik .b.

  Sering berbicara secara berlebihan  Sering menghamburkan jawaban sebelum pertanyaan diselesaikan  Sering mengalami kesulitan untuk menunggu giliran  Sering mengganggu orang lain. misalnya “nimbrung” dalam pembicaraan atau permainan .

2. Gejala-gejala tidak selamanya terjadi secara eksklusif selama serangan atau gangguan perkembangan pervasif. termasuk gangguan skizofrenia atau psikotik lain  . dan pekerjaan 5. Gejala hiperkatif dan kurang perhatian ditemukan sebelum usia 7 tahun 3. pendidikan. Terbukti dengan jelas (sangat nyata) secara klinis adanya gangguan dalam fungsi sosial. Sebagian gangguan dan gejala kelainan bertahan dalam dua situasi atau lebih (misal di sekolah atau di rumah) 4.

Diagnosis Banding   Retaldasi Mental  Ansietas  Kesulitan Belajar  Gangguan Tingkah Laku  Gangguan Depresi .

Tatalaksana   Farmakoterapi: menggunakan obat-obatan psikostimulan seperti:  Amfetamin: 0.3 mg/kbBB/kali (3-4kali/hari)  Desipramin : 5mg/hari (dosis tunggal)  Lithium Carbonat: 10mg/hari (dosis tunggal)  Methyl phenidate: 0.3mg/kbBB/kali (23kali/hari) .15mg/kbBB/kali (2-3kali/hari)  Clonidin: 0.15-0.

hampir 70% anak dengan GPPH memperlihatkan perubahan yang bermakna. .  Pemoline: <7 tahun 37.5 mg/hari (dosis tunggal) >7tahun 75mg/hari (dosis tunggal) Setelah pemberian psikostimulan selama 4 – 8 minggu.

Efek Samping  Beberapa efek samping psikostimulan adalah:  Insomnia  Penurunan nafsu makan  Iritabilitas  Gangguan fungsi hati .

.Multi Modal Terapi  Memadukan farmakoterapi dengan psikoterapi serta metode pendekatan lingkungan . seperti di lingkungan keluarga dan di lingkungan sekolah.

membuat kekacauan disekolah.Prognosis  Hiperaktifitas masa kanak-kanak akan terus berlangsung sampai masa remaja dewasa. penyalahgunaan obat. dan melakukan tindakan kriminal . dan sering disertai dengan alkoholisme.

dan dukungan keluarga dan sekolah akan memberikan hasil yang lebih baik . dengan menggabungkan farmakoterapi dan psikoterapi. Diperlukan diagnosis awal dan penanganan dini.

 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->