P. 1
Limbah Industri

Limbah Industri

|Views: 98|Likes:
Published by Adjhiergk Znk

More info:

Published by: Adjhiergk Znk on Jul 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

PENGARUH LIMBAH INDUSTRI PADA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

Oleh

Ahmad Muhajir

-1-

Kata BIjak

“jangan lah berharap apa yang dapat diberikan bumi untuk kita, tetapi berikanlah yang terbaik untuk bumi, niscaya bumi akan menjadi tempat yang paling indah.”

-2-

..... Kesimpulan .......................................... B.... DAFTAR PUSTAKA ... 4 4 6 10 11 13 22 15 15 BAB III PENUTUP ..................................... C............................................................................................................. A.............................................................................................................................................................................................................................................................. D............... Limbah dan Masalahnya ............................ Pengolahan Limbah Cair Industri………………………….................. E........................ Latar Belakang .......DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL......... Lingkungan Hidup .......................................................................... Rumusan Masalah .......... F........................................................ A........................................................ B. Toksikologi Lingkungan ........................................................... Industri dan Pencemaran Lingkungan ............................................................................................................................. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan Kesehatan ................................................................................................................ B............................ A.................................................................. 1 BAB II PEMBAHASAN ............ Saran ......................... 17 -3- ..................... KATA PENGANTAR .................................... KATA BIJAK . DAFTAR ISI ............ i iii iv v BAB I PENDAHULUAN .....................................

transportasi dan teknologi. Revolusi industri ini memberikan dampak yang sangat penting terhadap kondisi sosial. amerika utara. minyak bumi dan gas yang memicu kemajuan tekhnologi permesinan. Latar Belakang Sejak Revolusi Industri berlangsung pada periode antara tahun 1750 – 1850 terjadi perubahan besar-besaran di berbagai bidang antara lain pertanian. kemudian menyebar ke Eropa Barat. Gelombang industrialisasi berupa pendirian pabrik-pabrik semakin berkembang. pertambangan. Negara-negara berkembang tidak luput pula dari pengaruh industrialisasi. searah dengan pemikiran Alfin Toffler maupun John Naisbitt yang menyebutkan bahwa untuk masuk dalam era globalisasi dalam ekonomi dan era informasi harus melewati gelombang agraris dan industrialis. Industri berawal dari pekerjaan tukang atau juru. kemudian pertambangan batubara. Para tukang dan juru muncul sebagai sumber alat-alat dan barang yang diperlukan. -4- . ekonomi dan budaya terutama di Inggeris. jepang dan pada akhirnya ke seluruh dunia. Alasan umum yang digunakan oleh negara-negara berkembang dalam mengadopsi teknologi (iptek) dan industri. Pada umumnya negara berkembang menjadi negara pengadopsi dan hanya menjadi konsumen dan ladang pembuangan prosuk tekhnologi dari negara maju. Pada abad pertengahan berkembang pesat pertambangan besi dan baja.BAB I PENDAHULUAN A. Hal ini didukung oleh itikad pelaku pembangunan di negara-negara berkembang untuk beranjak dari satu tahapan pembangunan ke tahapan pembangunan berikutnya. manufaktur. Kemudian berkembanglah kerajinan dan pertukangan yang menghasilkan barang-barang kebutuhan.

menciutnya luas hutan tropis. Hal ini dapat kita lihat dari pesatnya perkembangan berbagai industri yang dibangun dalam rangka peningkatan pendapatan (devisa) negara dan pemenuhan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia. Akibatnya seringkali terjadi kekurang-tepatan dalam menerapkan berbagai perangkat peraturan. Pengertian dan persepsi yang berbeda mengenai masalah lingkungan hidup sering menimbulkan ketidak-harmonisan dalam pengelolaan lingkungan hidup. -5- . yang dapat mendatangkan bencana bagi kehidupan manusia.Untuk memenuhi berbagai permintaan akan jenis sumber daya (resources). Selain itu. terdapat juga indikasi yang memperlihatkan tidak terkendalinya polusi dan pencemaran lingkungan akibat banyak zat-zat buangan dan limbah industri dan rumah tangga yang memperlihatkan ketidak-perdulian terhadap lingkungan hidup. menyebabkan terjadinya eksploitasi energi. agar proses industri dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia. sumber daya alam dan lingkungan yang dilakukan untuk memenuhi berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya sehari-hari. masalah pencemaran lingkungan baik oleh karena industri maupun konsumsi manusia. Gejala memanasnya bola bumi akibat efek rumah kaca (greenhouse effect) akibat menipisnya lapisan ozone. iptek dan teknologi dikembangkan dalam bidang antariksa dan militer. Akibat dari ketidak-perdulian terhadap lingkungan ini tentu saja sangat merugikan manusia. seringkali harus mengorbankan ekologi dan lingkungan hidup manusia. Disamping itu. memerlukan suatu pola sikap yang dapat dijadikan sebagai modal dalam mengelola dan menyiasati permasalahan lingkungan. yang justru menguntungkan perusak lingkungan dan merugikan masyarakat dan pemerintah. serta melumernya lapisan es di Kutub Utara dan Selatan bumi dapat dijadikan sebagai indikasi dari terjadinya pencemaran lingkungan karena penggunaan energi dan berbagai bahan kimia secara tidak seimbang. dan meluasnya gurun. Oleh karena itu.

B. antara aturan dan pelaksanaan. antara teori dan praktek. Rumusan Masalah Masalah adalah kesenjangan (discrepancy) antara apa yang seharusnya (harapan) dengan apa yang ada dalam kenyataan sekarang. Sehinngga masalah dapat pula diartikan sebagai penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa-apa yang benar terjadi. antara rencana dengan realisasi dan seterusnya. Bagaimana upaya-upaya penyelesaiannya dampak limbah industri tersebut terhadap lingkungan hidup ? -6- . Bagaimana pengaruh atau dampak limbah industri terhadap lingkungan hidup ? 2. 1. Rumusan masalah dari makalah ini antara lain .

daya. kelangsungan perikehidupan. seperti fauna. biologi. dimana dapat digolongkan atas : Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable natural resources) Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable natural resources) Berbagai sumber daya alam yang mempunyai sifat dan perilaku yang beragam tersebut saling berinteraksi dalam bentuk yang berbeda-beda pula. agama. Inti dari permasalahan lingkungan hidup adalah hubungan makhluk hidup. Seringkali ditemukan pernyataan yang menyamakan istilah ekologi dan lingkungan hidup. termasuk manusia dan perilakunya.BAB II PEMBAHASAN A. dan sebagainya. udara. flora. memiliki daya dalam mengkreasi dan mengkonsumsi berbagai sumber-sumber daya alam bagi kebutuhan hidupnya. keadaan. khususnya manusia dengan lingkungan hidupnya. habitat. Lingkungan Hidup Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. dan lain-lain. karena permasalahannya yang bersamaan. dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain (Undang-undang No. dan makhluk hidup. Manusia sebagai makhluk yang paling unggul di dalam ekosistemnya. adat-istiadat. dan (3). (a). Di alam terdapat berbagai sumber daya alam yang merupakan komponen lingkungan yang sifatnya berbeda-beda. fisiokimia seperti air. -7- . sosial ekonomi seperti pendapatan. tanah. yang mempengaruhi alam itu sendiri. Ilmu tentang hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya di sebut ekologi. dan sebagainya. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup). (2). kesehatan. Sesuai dengan kepentingannya maka sumber daya alam dapat dibagi atas.

Interaksi dari elemen lingkungan yaitu antara yang tergolong hayati dan non-hayati akan menentukan kelangsungan siklus ekosistem. Soemarwoto (1991: 53) secara sederhana menerjemahkan bahwa mutu lingkungan hidup diukur dari kerasannya manusia yang tinggal di lingkungan tersebut. Soemarwoto (1991: 50-51) mengkategorikan sifat lingkungan hidup atas dasar: (1) Jenis dan jumlah masing-masing jenis unsur lingkungan hidup tersebut (2) Hubungan atau interaksi antara unsur dalam lingkungan hidup tersebut (3) Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup (4) Faktor-faktor non-materiil. perlakuan manusia terhadap lingkungan akan mempengaruhi mutu lingkungan hidupnya. yang diakibatkan oleh terjaminnya perolehan rezeki. Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya adalah sirkuler. Konsep mutu lingkungan berbeda bagi tiap orang yang mengartikan dan mempersepsikannya. Berkaitan dengan pernyataan ini. terutama terhadap kesehatan dan mutu hidup manusia. seperti cahaya dan kebisingan Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. iklim dan faktor alamiah lainnya yang sesuai. membentuk dan dibentuk oleh lingkungan hidupnya. berarti jika terjadi perubahan pada lingkungan hidupnya maka manusia akan terpengaruh. Berkaitan dengan paparan ini. Uraian ini dapat menjelaskan akibat yang ditimbulkan oleh adanya pencemaran lingkungan. yang didalamnya didapati proses pergerakan energi dan hara (material) dalam suatu sistem yang menandai adanya habitat. bila dikaitkan dengan pengaruh elemen lingkungan yang sifatnya tidak dikenali dan dirasakan. Batasan ini terasa sempit. akibat polusi asap kendaraan atau cerobong industri. udara yang dipergunakan untuk bernafas oleh manusia yang tinggal di lingkungan itu akan tercemar oleh gas CO (karbon monoksida). Misalnya. Dalam memanipulasi lingkungan hidupnya. proses adaptasi dan evolusi. misalnya dampak -8- . yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan hidupnya. maka manusia harus mampu mengenali sifat lingkungan hidup yang ditentukan oleh macam-macam faktor.

suara. Polutan dapat berupa debu. unsur atau komponen lain yang merugikan kedalam lingkungan akibat aktivitas manusia atau proses alami. 2. Dengan demikian. secara hayati ataupun kultural. bahan kimia. misalnya manusia dapat menggunakan air yang tercemar dengan rekayasa teknologi (daur ulang) berupa salinisasi. Dan segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut Polutan. Kadarnya melebihi batas normal Berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat. Manusia telah -9- . Pengelolaan lingkungan hidup dapatlah diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar kita dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya. Sesuatu benda dapat dikatakan polutan bila : 1. makhluk hidup. Oleh karena itu. Pencemaran Lingkungan oleh Industri Salah satu dampak negatif kemajuan ilmu dan teknologi yang tidak digunakan dengan benar adalah terjadinya polusi (pencemaran). Penyelamatan lingkungan hidup dari pencemaran. yang bersifat merugikan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. radiasi. B. bahkan produknya dapat menjadi komoditas ekonomi. diperlukan adanya itikad yang kuat dan kesamaan persepsi dalam pengelolaannya. energi. Polusi adalah peristiwa masuknya zat. Adanya polutan dalam jumlah yang berlebihan menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri (regenerasi). panas. Pada dasarnya manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. pengelolaan lingkungan dilakukan bertujuan agar manusia tetap "survival". agar dapat dimanfaatkan secara optimal maka manusia diharuskan untuk mampu memperkecil resiko kerusakan lingkungan. polusi terhadap lingkungan perlu dideteksi secara dini dan ditangani segera dan terpadu.radiasi baik yang disebabkan oleh sinar ultraviolet atau limbah nuklir. Tetapi untuk mendapatkan mutu lingkungan hidup yang baik. zat-zat yang dihasilkan makhluk hidup dan sebagainya.

000 jenis bahan kimia dari 5 juta jenis bahan kimia yang sudah dikenal. Selain itu limbah cair juga dapat berasal dari bahan baku yang mengandung air sehingga didalam proses pengolahannya. daging. air harus di buang. menghantarkan manusia untuk tetap mampu menggoreskan sejarah kehidupan. . elektor plating. baju dan besi. dan industri. pencelupan dan pewarna. maka kemajuan yang telah dicapai terutama berkat ke-magnitude-an teknologi akan mengancam kelangsungan hidup manusia. akibat relasi kemajuan yang bersinggungan dengan lingkungan hidupnya. Karena jika tidak mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari permasalahan lingkungan. plywood."survival" sejak awal peradaban hingga kini. industri pulp dan rayon. Air dan pabrik membawa sejumlah padatan dan partikel baik yang larut maupun mengendap. Limbah industry (industrial waste) yang berbentuk cair dapat berasal dari pabrik yang biasanya banyak menggunakan air pada proses produksinya. minyak kelapa sawit. tepung tapioka. bahan-bahan tersebut mengandung 60. Apabila ditinjau secara kimia. dan pengelolaannya secara efektif. Tingkat bahaya keracunan yang disebabkan limbah ini bergantung pada jenis dan karakteristiknya. Bahan ini ada yang kasar dan halus. pengalengan. pengolahan crumb rubber. diperlukan langkah-langkah pencegahan.10 - . iptek. penanggulangan. Kerapkali air dari pabrik berwarna keruh dan temperaturrnya tinggi. kaustik soda. baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Bahan ini dirumuskan sebagai bahan yang dalam jumlah relative sedikit tetapi mempunyai potensi untuk mencemarkan dan merusak kehidupan dan sumber daya. Mengingat sifat. minyak goreng. tekstil. Jenis-jenis industri yang menghasilkan limbah cair antara lain. kertas. tetapi peralihan dan revolusi besar yang melanda umat manusia akibat kemajuan pembangunan. teknologi. dll Limbah cair industri mengandung bahan pencemar yang bersifat racun dan berbahaya yang dikenal dengan sebutan B3 (bahan beracun dan berbahaya). karakteristik dan akibat yang ditimbulkan limbah di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

warna air. Padatan Berasal dari bahan organik maupun anorganik. Pengamatan mengenai karakteristik ini penting untuk menetapkan jenis parameter pencemar yang terdapat di dalamnya. Pengendapan di bagian dasar . sedankan industri pengolahan crumb rubber menghasilkan antara 1001000 meter kubik limbah per hari. dan indikasi lain. sifat limbah cair tersebut dapat dikategorikan berdasarkan karakteristik fisika. Air limbah yang telah tercemar memberikan ciri yang dapat diidentifikasi secara visual maupun melalui pemeriksaan laboratorium. industri ikan dan makanan laut menghasilkan limbah air berkisar antara 79-500 meter kubik per hari. baik yang larut. kimia dan karakteristik biologinya. identifikasi secara laboratorium diatandai dengan terjadinya perubahan sifat kimia air karena air telah mengandung bahan kimia yang beracun dan berbahaya dalam konsentrasi yang melebihi batas yang dianjurkan. mengendap maupun yang berbentuk suspensi. industri pulp dan rayon menghasilkan limbah air sebanyak 30 meter kubik setiap ton pupl yang diproduksi. Identifikasi secara visual dapat diketahui melalui kekeruhan. Berikut karakteristik yang dimilki limbah cair industri : Karakteristik Fisik Perubahan yang ditimbulkan parameter fisika dalam limbah cair industri.11 - . Jumlah limbah yang dikeluarkan masing-masing industri bergantung pada hasil produksi yang dihasilkan beserta jenis produknya. Sebagai gambaran. Sifat kimia dan masing-masing parameter dapat menunjukkan akibat yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan. bau yang ditimbulkan. Contoh lainnya. rasa. Sifat-Sifat Limbah Cair Industri Berdasarkan persenyawaan yang ditemukan dalam air buangan industri.Air yang mengandung senyawa kimia beracun dan berbahaya mempunyai sifat tersendiri. Sementara itu. antara lain : a.

tanah liat. Konduktivitas limbah cair dalam mengalirkan arus listrik . c. Kekeruhan akan membatasi pencahayaan ke dalam air. yang tercermin dari kadar padatan total dalam air dan suhu pada saat pengukuran.12 - . Temperatur juga dapat memengaruhi badan penerima apabila terdapat perbedaan suhu yang cukup besar.air akan mengakibatkan terjadinya pendangkalan pada badan dasar penerima. Temperatur juga dapat memengaruhi kecepatan reaksi kimia serta tata kehidupan dalam air. dan benda lain yang melayang maupun terapung. e. Bau juga timbul karena reaksi kimia yang menimbulkan gas. Semakin keruh air. Kuat lemahnya bau yang ditimbulkan bergantung pada jenis dan banyaknya gas yang dihasilkan. Pada suhu yang tinggi terjadi pembusukan dan penambahan tingkatan oksidasi zat organik. lumpur. selain menyebabkan tumbuhnya tanaman air tertentu. Temperatur Temperatur air limbah akan memengaruhi badan penerima apabila terdapat perbedaan suhu yang cukup besar. semakin tinggi daya hantar listrik dan makin tinggi pula kepadatannya. Banyaknya padatan menunjukkan banyaknya lumpur yang terkandung dalam air limbah. Nilai kekeruhan air dikonversikan ke dalam ukuran SiO2 dalam satuan mg/l. jasad renik. Kekeruhan Kekeruhan menunjukkan sifat optis air yang menyebabkan pembiasan cahaya ke dalam air. b. seperti enceng gondok. Sifat ini terjadi karena adanya bahan yang terapung maupun yang teruarai seperti bahan organik. Bau Bau timbul karena adanya kegiatan mikroorganisme yang menguraikan zat organik untuk menghasilkan gas tertentu. d. juga berbahaya bagi makhluk hidup lain dalam air. Perubahan suhu memperlihatkan aktivitas kimia dan biologi pada benda padat dan gas dalam air. Daya hantar listrik Daya hantar listrik merupakan kemampuan air untuk mengalirkan arus listrik.

Bahan kimia anorganik Klorida Fosfor Logam berat dan beracun Nitrogen Sulfur Karakteristik Biologi  Virus . Bahan kimia organik           Karbohidrat dan protein Minyak dan lemak Pestisida Fenol Zat warna dan surfaktan b.13 - . sehingga bahan pewarna tertentu yang mengandung logam berat. f.bergantung pada mobilitas ion dan kadar yang terlarut di dalam limbah tersebut (senyawa organik > konduktor senyawa organik). Secara umum sifat air dipengaruhi oleh bahan kimia organik dan anorganik. a. Karakteristik Kimia Bahan kimia yang terdapat dalam air akan menentukan sifat baik air baik dalam tingkat keracunan maupun bahaya yang ditimbulkannya. Warna Warna timbul akibat terdapatnya suatu bahan terlarut atau suatu suspensi dalam air.

atau obat anti nyamuk yang praktis untuk disemprotkan. teknologi yang sama juga menghasilkan berbagai jenis racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. Serangkai dengan proses tersebut. ternyata CFC (chlorofluorocarbon) dan tetra fluoro ethylene polymer yang digunakan justru memiliki kontribusi bagi menipisnya lapisan ozone di stratosfer. dan sebagainya. yang memperkaya peradaban manusia. karena adanya bibit unggul. industri mobil. Teknologi juga mampu menghasilkan sulfur dioksida. dan gas-gas buangan lain yang mengancam kelangsungan hidup manusia akibat memanasnya bumi akibat efek "rumah kaca". karbon dioksida. pesatnya hasil penemuan baru dapat dijadikan sebagai ukuran kemajuan pembangunan ekonomi suatu bangsa. . bahkan akibat rutinnya digunakan berbagi jenis pestisida ataupun insektisida mampu memperkuat daya tahan hama tananam misalnya wereng dan kutu loncat.1990 :14-20) mengisyaratkan tentang pentingnya inovasi dalam proses pembangunan ekonomi di suatu negara. Dalam hal ini. Teknologi memberikan kemajuan bagi industri baja. Teknologi yang diandalkan sebagai istrumen utama dalam "revolusi hijau" mampu meningkatkan hasil pertanian. alat-alat pendingin (lemari es dan AC). kiranya dapat ditarik selalu benang merah yang dapat digunakan sebagai pegangan mengapa manusia "survival" yaitu oleh karena teknologi.14 - . Dari berbagai tantangan yang dihadapi dari perjalanan sejarah umat manusia.. bermacam jenis pupuk yang bersifat suplemen. Teknologi juga memberi rasa aman dan kenyamanan bagi manusia akibat mampu menyediakan berbagai kebutuhan seperti tabung gas kebakaran. CFC.Dampak Industri dan Teknologi terhadap Lingkungan Joseph Schumpeter (dalam Marchinelli dan Smelser. pestisida dan insektisida. industri kapal laut. berbagai jenis aroma parfum dalam kemasan yang menawan. kereta api. Dibalik itu.

Temperatur udara maksimal dan minimal sering berubah-ubah.Teknologi memungkinkan negara-negara tropis (terutama negara berkembang) untuk memanfaatkan kekayaan hutan alamnya dalam rangka meningkatkan sumber devisa negara dan berbagai pembiayaan pembangunan.15 - . Bahkan hampir seluruh daerah di Jawa telah ikut mengalami peningkatan suhu udara. yaitu: Terjadinya penurunan kualitas air permukaan di sekitar daerah-daerah industri. pcb. meningkat tajam dalam kandungan air permukaan dan biota airnya. tetapi akibat yang ditimbulkannya merusak hutan tropis sekaligus berbagai jenis tanaman berkhasiat obat dan beragam jenis fauna yang langka. Bandung Lhokseumawe. Terlepas dari berbagai keberhasilan pembangunan yang disumbangkan oleh teknologi dan sektor industri di Indonesia. dan sebagainya. khususnya di musim kemarau. Kelangkaan air tawar semakin terasa. Amsyari (1996:104). Jakarta. Medan. pestisida. Surabaya. sedangkan di musim penghujan cenderung terjadi banjir yang melanda banyak daerah yang berakibat merugikan akibat kondisi ekosistemnya yang telah rusak. Berkaitan dengan pernyataan tersebut. sesungguhnya telah terjadi kemerosotan sumber daya alam dan peningkatan pencemaran lingkungan. timah hitam. bahkan temperatur tertinggi di beberapa kola seperti Jakarta sudah mencapai 37 derajat celcius. sehingga banyak penduduk yang merasakan kegerahan walaupun di daerah tersebut tergolong berhawa sejuk dan tidak pesat industrinya. mencatat kerusakan lingkungan akibat industrialisasi di beberapa kota di Indonesia. kadmium. khususnya pada kota-kota yang sedang berkembang seperti Gresik. . Konsentrasi bahan pencemar yang berbahaya bagi kesehatan penduduk seperti merkuri.

makanan. Amsyari (1996: 102). dan sosial. zat. energi. mengelompokkan pencemaran alas dasar : a) bahan pencemar yang menghasilkan bentuk pencemaran biologis. Pencemaran dapat diklasifikasikan dalam bermacam-macam bentuk menurut pola pengelompokannya. dan budaya. Kondisi hara tanah semakin tidak subur. bentuk perubahannya adalah berubahnya konsentrasi suatu bahan (hidup/mati) pada lingkungan. dan atau komponen lain ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam. yaitu : sumber perubahan oleh kegiatan manusia atau proses alam. NO2r SO2. secara teknis telah didefinisikan dalam UU No. seperti minyak bumi dan batu bara yang diperkirakan akan habis pada tahun 2020. tanah. yakni masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. dan merosotnya fungsi lingkungan dalam menunjang kehidupan. air. sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat lagi berfungsi sesuai peruntukannya. Sumber daya alam yang dimiliki bangsa Indonesia terasa semakin menipis. - - Luas hutan Indonesia semakin sempit akibat tidak terkendalinya perambahan yang disengaja atau oleh bencana kebakaran. b) pengelompokan menurut medium lingkungan menghasilkan bentuk pencemaran udara.- Terjadi peningkatan konsentrasi pencemaran udara seperti CO. . fisik. Berkaitan dengan itu. kimiawi. dan debu. terdapat tiga unsur dalam pencemaran. 4 Tahun 1982. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Masalah pencemaran lingkungan hidup. Dari definisi yang panjang tersebut.16 - . c) pengelompokan menurut sifat sumber menghasilkan pencemaran dalam bentuk primer dan sekunder. dan lahan pertanian semakin menyempit dan mengalami pencemaran.

Pada umumnya. gangguan kenyamanan. Tetapi karena sesuatu sebab sehingga keseimbangan ini terganggu atau mungkin tidak dapat tercapai. yaitu : Faktor Lingkungan Faktor Perilaku Faktor Pelayanan Kesehatan Faktor Bawaan (Keturunan) Dari keempat faktor tersebut. jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. ke lingkungan alami pula manusia membuang berbagai bahan buangan baik dari badannya maupun dari proses produksinya. antara lain gangguan kesehatan. maka keduanya berada dalam keadaan sehat. Dari lingkungan alaminya manusia mengambil makanan dan sumber daya lain yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan materinya. maka dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi kesehatan. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan Kesehatan Dalam Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.Namun apapun klasifikasi dari pencemaran lingkungan. Proses pengambilan maupun pembuangan ini bila tidak terkendali. pada pasal 1 butir 1 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan kesehatan adalah keadaan yang sejahtera dari badan. C. bila manusia dan lingkungannya berada dalam keadaan seimbang. Keseimbangan tersebut sangat kompleks. Adapun derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor. faktor lingkungan merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya dibandingkan dengan ketiga faktor yang lain. menimbulkan dampak terhadap lingkungan yang dapat merugikan bagi kehidupan manusia itu sendiri. gangguan ekonomi dan sosial.17 - . Dalam hal tersebut diatas yang perlu kita cermati adalah bahwa alam mempunyai daya dukung dan daya . pada dasarnya terletak pada esensi kegiatan manusia yang mengakibatkan terjadinya kerusakan yang merugikan masyarakat banyak dan lingkungan hidupnya.

. Limbah cair atau padat yang dibuang ke sungai. gangguan fungsi ginjal. Bila pengelolaannya tidak seimbang maka kelestarian lingkungan juga akan terganggu. Dari kebutuhan dasar yang berupa makanan dan sandang sampai pada kebutuhan materi sebagai hasil proses industri. baik karena penyakit infeksi maupun non infeksi sebagai akibat dari pencemaran lingkungan oleh bahan-bahan yang tidak diinginkan. Kondisi tersebut. kanker. Selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. jantung. lebih menonjol dibanding tahuntahun sebelumnya. dihanyutkan dari hulu sampai jauh ke hilir. sangat berpengaruh terhadap kebutuhan manusia yang tidak hanya kebutuhan dasar saja. Limbah gas terbawa angin dari satu tempat ke tempat lainnya. maka masalah yang ditimbulkannya merata dan menyebar di lingkungan yang luas. seolah-olah laut atau danau menjadi tong sampah. melampaui batas-batas wilayah akhirnya bermuara di laut atau danau. diabetes melitus. yaitu bergesernya pola penyakit yang sebelumnya didominasi oleh penyakit infeksi. Limbah dan Masalahnya Karena limbah dibuang ke lingkungan. bertambahnya jumlah penduduk dengan mobilitas yang cepat.18 - . D. akan memperburuk kondisi lingkungan dengan timbulnya “man made breeding places” bagi kuman dan vektor penyakit maupun sumber pencemar yang dapat memajani manusia. Perilaku manusia yang tidak sehat. pada saat ini penyakit non infeksi antara lain hipertensi.tampung yang terbatas. memunculkan kecenderungan semakin meningkatnya tempat / kegiatan yang juga menghasilkan limbah berupa bahan berbahaya dan beracun bagi kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya. bila tidak terkendali akan menimbulkan masalah kesehatan yang semakin berat dan luas dengan semakin tingginya angka kesakitan. Beberapa tahun terakhir ini telah terjadi transisi epidemiologik.

Air yang tercemar akan menjadi sumber penyakit menular. Limbah cair. yang dibuang ke perairan akan mengotori air yang dipergunakan untuk berbagai keperluan dan mengganggu kehidupan biota air. Limbah dari industri kimia pada umumnya mengandung berbagai macam unsur logam berat yang mempunyai sifat akumulatif dan beracun (toxic) sehingga berbahaya bagi kesehatan manusia. industri. ekosistem perairan. NOx. cair maupun padat umumnya termasuk kategori atau dengan sifat limbah B3. dan gas-gas lain yang tidak diinginkan. Limbah pemukiman selain berupa limbah padat yaitu sampah rumah tangga. ternyata juga menghasilkan limbah sebagai pencemar lingkungan perairan. Pupuk sering dipakai berlebihan. Limbah gas yang dibuang ke udara pada umumnya mengandung senyawa kimia berupa SOx. sisanya bila sampai di perairan dapat merangsang pertumbuhan gulma penyebab timbulnya eutrofikasi.19 - . Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang sangat ditakuti adalah limbah dari industri kimia. juga berupa tinja dan limbah cair yang semuanya dapat mencemari lingkungan perairan. CO. tanah.Limbah bermasalah antara lain berasal dari kegiatan pemukiman. lahan pertanian dan hutan. Walau pestisida digunakan untuk membunuh hama. Pemakaian . pertanian. Limbah industri baik berupa gas. Kegiatan industri disamping bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Adanya SO2 dan NOx di udara dapat menyebabkan terjadinya hujan asam yang dapat menimbulkan kerugian karena merusak bangunan. dan udara. Limbah pertanian yang paling utama ialah pestisida dan pupuk. Pestisida yang berlebihan pemakaiannya. ternyata karena pemakaiannya yang tidak sesuai dengan peraturan keselamatan kerja. akhirnya mengkontaminasi sayuran dan buah-buahan yang dapat menyebabkan keracunan konsumennya. pertambangan dan rekreasi. Limbah padat akan mencemari tanah dan sumber air tanah. pestisida menjadi biosida–pembunuh kehidupan.

herbisida untuk mengatasi eutrofikasi menjadi penyebab terkontaminasinya ikan. Didalam Peraturan Pemerintah R. Karena kajian toksikologi adalah bahan beracun. Kegiatan sektor pariwisata menimbulkan limbah melalui sarana transportasi. Pertambangan memerlukan proses lanjutan pengolahan hasil tambang menjadi bahan yang diinginkan.20 - . Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Sedangkan yang dimaksud dengan toxicology lingkungan adalah pengetahuan yang mempelajari efek substansi toksik (beracun) yang terdapat di lingkungan alam maupun lingkungan binaan. cair. umumnya termasuk kelompok limbah bahan berbahaya dan beracun (hazardous waste and toxic chemical). mempelajari dampak atau resiko keberadaan substansi tersebut terhadap makhluk hidup. tumpahan minyak dan oli di laut sebagai limbah perahu atau kapal motor di kawasan wisata bahari. dengan limbah gas buang di udara. maka obyek toksikologi lingkungan ialah limbah kimia yang beracun.I. Toksikologi Lingkungan Karena limbah industri pada umumnya bersifat sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3). ataupun gas yang mempunyai potensi merusak terhadap kesehatan manusia serta lingkungan akibat sifat-sifat yang dimiliki senyawa tersebut”. memerlukan bahan air raksa atau mercury akan menghasilkan limbah logam berat cair penyebab keracunan syaraf dan merupakan bahan teratogenik. maka substansi atau zat beracun di lingkungan yang sangat menjadi perhatian ialah yang bersumber pada kegiatan manusia yang dibuang ke lingkungan sebagai limbah. E. udang dan biota air lainnya. yang dimaksud dengan B3 dapat diartikan “Semua bahan/senyawa baik padat. Misalnya proses di pertambangan emas. Limbah B3 diidentifikasi sebagai bahan kimia dengan satu atau lebih karakteristik : mudah meledak .

Pengolahan Limbah Cair Industri Pengolahan limbah cair industri dapat dibagi menjadi dua. karena kenyataannya adalah bahwa yang paling merasakan dampak suatu kegiatan adalah manusia. Kata racun (toksin. Dampak itu dapat langsung dari sumber ke manusia. pengolahan limbah dapat digolongkan menjadi 5 tingkatan. sistem biologi. bagian dari makhluk hidup. toksikan) memang berhubungan dengan sistem kehidupan. Toksikan yang masuk melalui makanan pertama kali di dalam mulut akan diabsorbsi atau mengkontaminasi kelenjar ludah (saliva) yang kemudian dapat meracuni alat-alat pencernaan. Namun. Toksisitas suatu bahan kimia ditentukan dengan LD 50 atau LC 50. 1. misalnya meminum air yang terkontaminasi atau melalui rantai makanan. pengolahan menurut tingkat perlakuan dan pengolahan menurut karakteristiknya.21 - . dan selanjutnya menyebar ke organ vital lainnya. tidak berarti bahwa semua tingkatan harus . Toksikologi lingkungan menjadi sangat penting. seperti memakan ikan yang telah menggandakan (biological magnification) pencemar karena memakan mangsa yang tercemar. sasaran toksikan pertama-tama adalah saluran pencernaan. yaitu dosis atau konsentrasi suatu bahan uji yang menimbulkan kematian 50 % hewan uji. Pengolahan Berdasarkan Tingkat Perlakuan Menurut tingkatan prosesnya. F. Limbah B3 dari kegiatan industri yang terbuang ke lingkungan akhirnya akan berdampak pada kesehatan manusia. Pada manusia.- mudah terbakar bersifat reaktif beracun penyebab infeksi bersifat korosif.

Beriktu beberapa tahap pengolahan air limbah. Ukuran messnya (besar lubang kawat tikus) dapat dibandingkan dengan kawat kasa penghalang nyamuk. Saringan tersebut diperiksa setiap hari untuk mengambil bahan yang terjaring. Reaksi yang terjadi akan menyebabkan berat jenis bahan padatan menjadi lebih besar daripada air. Pengapungan dilakukan dengan memasukkan udara ke dalam air dan menciptakan gelembung gas sehingga partikel halus terbawa bersama gelembung ke permukaan air.dilalui karena pilihan tingkatan proses tetap bergantung pada kondisi limbah yang diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium. Pengolahan secara kimia dilakukan dengan cara mengendapkan bahan padatan melalui penambahan zat kimia. Bahan lainnya adalah lapisan minyak dan lemak di atas permukaan air. a) Prapengolahan (pretreatment) Pada tahap ini. Dengan mengetahui jenisjenis parameter dalam limbah. Pengolahan secara fisika dilakukan melalui pengendapan maupun pengapungan yang ditujukan untuk bahan kasar yang terkandung dalam air limbah. Contoh bahanbahan yang terjaring dapat berupa padatan terapung atau melayang yang ikut bersama air. Sementara itu. dapat ditetapkan jenis peralatan yang dibutuhkan. Ada dua metode utama yang dapat dilakukan yaitu pengolahan secara kimia dan fisika. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Tidak semua reaksi dapat berlaku untuk semua senyawa kimia (terutama senyawa organik). b) Pengolahan primer (primary treatment) Pada tahapan ini dilakukan penyaringan terhadap padatan halus atau zat warna terlarut maupun tersuspensivyang tidak terjaring pada penyaringan terdahulu. saringan kasar yang tidak mudah berkarat dan berukuran kurang lebih 30 x 30 cm untuk debit air 100 m2/jam sudah cukup baik.22 - . pengendapan (tanpa penambahan . saringan dapat dipasang secara seri sebanyak dua atau tiga saringan.

oksidasi dan reduksi). pertukaran ion. d) Pengolahan tersier (tertiary treatment) Pengolahan tersier merupakan tahap pengolahan tingkat lanjut yang ditujukan terutama untuk menghilangkan senyawa organik maupun anorganik. Mengubah sistem saluran dan membuat kolam) Penggumpalan (mis. dan proses biologi (pembusukan oleh bakteri dan nitrifikasi alga). Proses fisik. pembekuan. 2. c) Pengolahan sekunder (secondary treatment) Tahap ini melibatkan proses biologis yang bertujuan untuk menghilangkan bahan organik melalui proses oksidasi biokimia. Di dalam proses biologis ini. pengendapan kimia.23 - . dapat dilakukan melalui :       Pengahancuran Perataan air (mis. banyak dipergunakan reaktor lumpur aktif dan trickling filter. elektrokimia. Proses kimia. pengapungan. dan lain-lain). Pengolahan Berdasarkan Karakteristik Proses pengolahan berdasarkan karakteristik air limbah dapat dilakukan secara : a. Menggunakan aluminium sulfat dan terrosulfat) Sedimentasi Pengapungan Filtrasi    b. destilasi. dapat dilakukan melalui : Pengendapan dengan bahan kimia Pengolahan dengan lagoon atau kolam Netralisasi . Proses pada tingkat lanjut ini dilakukan melalui proses fisik (filtrasi. proses kimia (absorbsi karbon aktif.bahan kimia) dilakukan dengan memanfaatkan kolam berukuran tertentu untuk mengendapkan partikel-partikel dari air yang mengalir di atasnya.

24 - .         Penggumpalan atau koagulasi Sedimentasi (misalnya dengan discrete setting. floculant setting. dan zone setting) Oksidasi dan reduksi Klorinasi Penghilangan klor (biasanya menggunakan karbon aktif atau natrium sulfat) Pembuangan fenol Pembuangan sulfur c. MLSS) . Proses biologi. dapat dilakukan dengan : Kolam oksidasi Lumpur aktif (mixed liquid suspended solid.

4. 2.BAB III PENUTUP A. terutama ketenangan dan ketentraman hidup manusia. sehingga akan mengancam kelangsungan makhluk hidup. melakukan proses daur ulang dan yang terpenting harus melakukan pengolahan limbah industri guna menghilangkan bahan pencemaran atau paling tidak meminimalkan bahan pencemaran hingga batas yang diperbolehkan. Adanya pengertian dan persepsi yang sama dalam memahami pentingnya lingkungan hidup bagi kelangsungan hidup manusia akan dapat mengendalikan tindakan dan perilaku manusia untuk lebih mementingkan lingkungan hidup. Pelaku industri harus melakukan cara-cara pencegahan pencemaran lingkungan dengan melaksanakan teknologi bersih. Saran Limbah industri harus ditangani dengan baik dan serius oleh Pemerintah Daerah dimana wilayahnya terdapat industri. Pencemaran lingkungan akan menyebabkan menurunnya mutu lingkungan hidup. Di samping itu perlu dilakukan penelitian atau kajian- . sebagai berikut : 1. Pemerintah harus mengawasi pembuangan limbah industri dengan sungguh-sungguh. B.25 - . Kemauan untuk saling menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup merupakan itikad yang luhur dari dalam diri manusia dalam memandang hakekat dirinya sebagai warga dunia. memasang alat pencegahan pencemaran. Kesimpulan Adapun yang menjadi kesimpulan dari makalah diatas. Pembangunan yang mengandalkan teknologi dan industri dalam mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi seringkali membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup manusia. 3.

2. Biaya yang dikeluarkan dari pada untuk pengobatan atau pemulihan kesehatan lebih baik untuk menjaga. Maksud dan tujuan peraturan tersebut adalah sebagai upaya pencegahan agar daya dukung lingkungan dan daya tampung lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dapat dipertahankan. preventif. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan yang berhubungan dengan masalah lingkungan hidup. 5. pengobatan dan pemulihan. 4. Filosofi kesehatan yang menyatakan bahwa mencegah lebih mudah dan murah dari pengobatan. 6. Perlu dilibatkan masyarakat dalam pengawasan pengolahan limbah buangan industri agar lebih intens dalam menjaga mutu lingkungan hidup. harus pula diiringi dengan kemauan untuk menyisihkan biaya bagi penelitian dan pemeliharaan lingkungan hidup. Saran yang dapat disampaikan untuk semua pihak agar proses industrialisasi tidak lantas menjadi penyebab kerusakan lingkungan adalah : 1. memelihara dan melestarikan lingkungan agar manusia dapat tetap produktif dan dapat menikmati hidupnya. . Limbah B3 sebelum dibuang ke media lingkungan seharusnya diolah / ditreatment lebih dulu.26 - . Sebaiknya dalam mengeksploitasi sumber daya alam dan lingkungan yang dilakukan oleh dunia industri tidak hanya bertujuan meningkatkan keuntungan ekonomi semata. sebaiknya dapat menjadi rujukan.kajian lebih banyak lagi mengenai dampak limbah industri yang spesifik (sesuai jenis industrinya) terhadap lingkungan serta mencari metode atau teknologi tepat guna untuk pencegahan masalahnya. dengan menitik beratkan pada upaya promotif dan preventif. antara lain yang mengatur bahwa limbah yang dihasilkan oleh suatu kegiatan (misal : industri) yang dibuang ke lingkungan (udara dan perairan) harus sesuai dengan baku mutu lingkungan baik itu baku mutu untuk udara maupun baku mutu untuk air. Upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan adalah upaya promotif. 3.

Karya Anda. 2005. Pustaka Pelajar Slamet Ryadi. Kesehatan Lingkungan. Surabaya.id/pengaruh_industri_terhadap_lingkungan_hidup. 1984. Pusat Studi Lingkungan Hidup.27 - . Makassar. Syahriar. Yogyakarta. 2010.co. Pengantar Manajemen Infrastruktur . Mengolah limbah Cair Rumah Tangga dengan filter Biokimia. Shalahuddin Djalal Tanjung. Toksikologi Lingkungan. De la Macca.DAFTAR PUSTAKA Kodoatie. Yogyakarta. Universitas Gajah Mada.google. 2002. .. www. Robert J. Diakses Pebruari 2008. Tato.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->