Sejarah Nabi Muhammad SAW

“Muhammad” dalam bahasa Arab berarti “dia yang terpuji”. Muslim mempercayai bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad adalah penyempurnaan dari agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka memanggilnya dengan gelar Rasul Allāh (‫)رسول ال‬, dan menambahkan kalimat Shalallaahu ‘Alayhi Wasallam (‫صلى ال عليه و سلم‬, yang berarti “semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya”; sering disingkat “S.A.W” atau “SAW”) setelah namanya. Selain itu Al-Qur’an dalam Surah As-Saff (QS 61:6) menyebut Muhammad dengan nama “Ahmad” (‫)أحمد‬, yang dalam bahasa Arab juga berarti “terpuji”.

Sisilah Nabi Muhammad SAW Silsilah Keluarga Nabi Muhammad SAW Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr (Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan. Dimana Adnan merupakan keturunan laki-laki ke tujuh dari Ismail bin Ibrahim, yaitu keturunan Sam bin Nuh. Muhammad lahir di hari Senin, 12 Rabi’ul Awal tahun 571 Masehi (lebih dikenal sebagai Tahun Gajah).

maupun ilmu pengetahuan. Libanon dan Palestina). Muhammad dijanjikan olehnya akan dibayar dua kali lipat dan Khadijah sangat terkesan dengan sekembalinya Muhammad dengan keuntungan yang lebih dari biasanya. mereka menikah. Perdagangan menjadi hal yang umum dilakukan dan dianggap sebagai salah satu pendapatan yang stabil. seni. ia bersatu dengan orang-orang Quraisy dalam perbaikan Ka’bah. Berkenalan dengan Khadijah Ketika Muhammad mencapai usia remaja dan berkembang menjadi seorang yang dewasa.Kelahiran/Maulud Nabi Muhammad Muhammad lahir di Tahun Gajah. ‘Abd al-Muththalib. Kaumnya sangat mencintai beliau. Setelah kakeknya meninggal. Ketika inilah ia diminta menggembala kambing-kambingnya disekitar Mekkah dan kerap menemani pamannya dalam urusan dagangnya ke negeri Syam (Suriah. Abu Thalib. sedangkan kalangan Sunni percaya bahwa ia lahir pada hari Senin. Ayahnya. tidak menjadi halangan bagi mereka. Ia adalah seseorang yang memiliki status tinggi di suku Arab dan Khadijah sering pula mengirim barang dagangan ke berbagai pelosok daerah di tanah Arab. yaitu tahun 570 M. membuatnya dipercaya sebagai agen penjual perantara barang dagangan penduduk Mekkah. Reputasi Muhammad membuatnya terpesona sehingga membuat Khadijah memintanya untuk membawa serta barang-barang dagangannya dalam perdagangan. Setelah beberapa hari. Perbedaan umur yang sangat jauh dan status janda yang dimiliki oleh Khadijah. Muhammad menemani pamannya berdagang ke arah Utara dan secepatnya tentang kejujuran dan sifat dapat dipercaya Muhammad dalam membawa bisnis perdagangan telah meluas. hingga akhirnya beliau memperoleh gelar Al-Amin yang artinya Orang yang dapat Dipercaya dan dikenal sebagai As-Saadiq yang memiliki arti Yang Benar. Akhirnya. ia mulai mempelajari ilmu bela diri dan memanah. meninggal dalam perjalanan dagang di Yatsrib. ibunya jatuh sakit. Aminah meninggal dunia di Abwa’ yang terletak tidak jauh dari Yatsrib. Abdullah. 12 Rabiulawal atau (2 Agustus 570M). Pada saat itu Muhammad berusia 25 tahun sedangkan Khadijah mendekati umur 40 tahun. ketika Muhammad masih dalam kandungan. ibunya Aminah binti Wahab mengajaknya ke Yatsrib (Madinah) untuk mengunjungi keluarganya serta mengunjungi makam ayahnya. Muhammad lahir di pada hari Jumat. suatu tempat yang ketika itu merupakan daerah paling terbelakang di dunia. 17 Rabiulawal. Seseorang yang telah mendengar tentang anak muda yang sangat dipercaya dengan adalah seorang janda yang bernama Khadijah. Pada saat Muhammad berusia enam tahun. sekawanan biri-biri dan seorang budak perempuan bernama Ummu Aiman yang kemudian mengasuh Nabi. Ia pula yang memberi keputusan di antara mereka tentang peletakan Hajar al-Aswad di tempatnya. ia dijaga oleh pamannya. Saat itu ia sangat masyhur di antara kaumnya dengan sifat-sifatnya yang terpuji. Ia meninggalkan harta lima ekor unta. Namun dalam perjalanan pulang. Muhammad dijaga oleh kakeknya. . di bagian Selatan Jazirah Arab. dan dikuburkan di sana. di kota Mekkah. jauh dari pusat perdagangan. Setelah ibunya meninggal. Memperoleh gelar Ketika Muhammad berumur 35 tahun. begitupula dengan ilmu untuk menambah keterampilannya dalam berdagang.

Pada suatu malam sekitar tanggal 17 Ramadhan/ 6 Agustus 611. yaitu Waraqah bin Naufal. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. bahwa ia telah dipilih oleh Tuhan menjadi seorang nabi. Kebanyakan ayat-ayatnya mempunyai arti yang jelas. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca. tetapi jawabannya tetap sama. Pengikut Pertama (As-Sabiqun al-Awwalun) Selama tiga tahun pertama.” (Al-Alaq 96: 1-5) Ini merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Muhammad. Ia menjawab. yang terkenal dengan nama As-Sunnah. Ia bisa berhari-hari bertafakur dan beribadah disana dan sikapnya itu dianggap sangat bertentangan dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut dan di sinilah ia sering berpikir dengan mendalam. Waraqah pun berkata. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran . ia menceritakan pengalamannya kepada sang istri. Akhirnya. yaitu penganut agama Islam. yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis. Malaikat Jibril mendatanginya. Mendengar cerita yang dialami Muhammad. Untuk lebih menenangkan hati suaminya. dengan rasa ketakutan dan cemas Muhammad pulang ke rumah dan berseru pada Khadijah untuk menyelimutinya. Wahyu tersebut telah diturunkan menurut urutan yang diberikan Muhammad. Ia diminta membaca. mereka akan memusuhi dan melawannya.Mukjizat Nabi Muhammad SAW Kerasulan Nabi Muhammad SAW Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan dan pertempuran dan menjelang usianya yang ke-40. Muhammad hanya menyebarkan agama terbatas kepada temanteman dekat dan kerabatnya. Sebagian ayat-ayat adapula yang diterjemahkan oleh Muhammad sendiri melalui percakapan. “Saya tidak bisa membaca”. Setelah hal itu lewat. ia sering menyendiri ke Gua Hira’ sebuah gua bukit sekitar 6 km sebelah timur kota Mekkah. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Kemudian Waraqah menyebutkan bahwa An-Nâmûs al-Akbar (Malaikat Jibril) telah datang kepadanya. ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira’. AlQuran dan As-Sunnah digabungkan bersama merupakan panduan dan cara hidup bagi “mereka yang menyerahkan diri kepada Allah”. memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.Qurʾān (bacaan). tindakan dan persetujuannya. yang banyak mengetahui nubuat tentang nabi terakhir dari kitab-kitab suci Kristen dan Yahudi. Wahyu turun kepadanya secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Ketika itu ia berusia 40 tahun 6 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun kamariah (penanggalan berdasarkan bulan). Jibril berkata: “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Setelah pengalaman luar biasa di Gua Hira tersebut. membaca). Khadijah mengajak Muhammad mendatangi saudara sepupunya. Bacalah. yang kemudian dikenali sebagai Jabal An Nur. atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun syamsiah (penanggalan berdasarkan matahari). karena ia merasakan suhu tubuhnya panas dan dingin secara bergantian. dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah. dan dikumpulkan dalam kitab bernama Al Mushaf yang juga dinamakan Al. sedangkan sebagiannya diterjemahkan dan dihubungkan dengan ayat-ayat yang lain. kaumnya akan mengatakan bahwa ia seorang penipu.

Setelah berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Utsman bin Affan. yaitu pamannya yang saat itu belum menganut Islam. Kesemua pemeluk Islam pertama itu disebut dengan As-Sabiqun al-Awwalun. Tahun berikutnya. masyarakat Islam dari Mekkah pada akhirnya berhasil sampai dengan selamat ke Yathrib. Masjid Nabawi. Masyarakat jahiliyah Arab dari berbagai suku berziarah ke Ka’bah dalam suatu kegiatan tahunan. raja Habsyah. antara lain Khadijah. kota yang berjarak sekitar 200 mil (320 km) di sebelah Utara Mekkah. Di antara mereka yang tertarik dengan seruannya ialah sekumpulan orang dari Yathrib (dikemudian hari berganti nama menjadi Madinah). Rasulullah (Muhammad) dan orang-orang Islam Mekkah. Negus. memperbolehkan orang-orang Islam berhijrah ke negaranya dan melindungi mereka dari tekanan penguasa di Mekkah. Muhammad akhirnya setuju untuk berhijrah ke kota itu. Zubair bin Al Awwam. Mereka menemui Muhammad dan beberapa orang Islam dari Mekkah di suatu tempat bernama Aqabah secara sembunyi-sembunyi.Muhammad adalah para anggota keluarganya serta golongan masyarakat awam. yang kemudian dikenal sebagai Madinah atau “Madinatun Nabi” (kota Nabi). Banyak tokoh-tokoh bangsa Arab seperti Abu Bakar. dianiaya. orang-orang Islam akan mendapat peluang untuk mengembangkan agama mereka ke daerah-daerah yang lain. Ali. karena beranggapan bahwa bila dibiarkan berhijrah ke Yathrib. Setelah menganut Islam. akan tetapi semuanya . Mengetahui bahwa banyak masyarakat Islam berniat meninggalkan Mekkah. Penyiksaan yang dialami hampir seluruh pengikutnya membuat lahirnya ide berhijrah (pindah) ke Habsyah. berlokasi di Medinah. Arab Saudi. Abbas bin Abdul Muthalib. Amr bin Nufail masuk Islam dan bergabung membela Muhammad. Muhammad mengumumkan secara terbuka agama Islam. pada tahun 622 hijrah ke Madinah. Akibat halangan dari masyarakat jahiliyyah di Mekkah. Muhammad sendiri. masyarakat jahiliyah Mekkah berusaha menghalang-halanginya. Muhammad mengambil peluang ini untuk menyebarkan Islam. mereka lalu bersumpah untuk melindungi Islam. pemerintahan (kalifah) Islam diwujudkan di bawah pimpinan Muhammad. Umat Islam bebas beribadah (shalat) dan bermasyarakat di Madinah. Di Madinah. Abdul Rahman bin Auf. turut hadir dalam pertemuan tersebut. disingkirkan dan diasingkan. Namun pada awal tahun 613. Jejak Kaki Nabi Muhammad SAW Hijrah ke Madinah Di Mekkah terdapat Ka’bah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim. sekumpulan masyarakat Islam dari Yathrib datang lagi ke Mekkah. Zaid bin Haritsah dan Bilal. Mereka menemui Muhammad di tempat mereka bertemu sebelumnya. sebagian orang Islam disiksa. dan mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan mereka dalam kunjungan tersebut. Ubaidah bin Harits. Quraish Makkah yang mengetahui hal ini kemudian melancarkan beberapa serangan ke Madinah. Mereka mengundang orang-orang Islam Mekkah untuk berhijrah ke Yathrib.

Sejarah menjadi saksi bahwa semua kaum di Arab sepakat memberikan gelar kepada Muhammad saw “Al-Amin”. dan desudah makan beliau senantiasa berkumur dan memandang sangat baik tiap-tiap orang yang telah memakan masakan berkumur lebih dahulu sebelum ikut bersembahyang berjamaah (Al-Bukhori) Dalam peraturan Islam. Pembebasan Mekkah Pada tahun ke-8 setelah berhijrah ke Madinah. Umumnya. Tetapi Rasulullah saw menjunjung tinggi nama Tuhan sehingga beliau tidak pernah mengucapkan tanpa alasan yang sepenuhnya dapat diterima. Beliau menuntut agar jalan-jalan dijaga kebersihannya dan tidak ada dahan ranting. Beliau sangat memberikan perhatian. Kami tidak mengatakan bahwa orang-orang Arab di zaman Rasulullah saw biasa mempergunakan bahasa kotor. tetapi tidak pelak lagi bahwa mereka biasa memberikan warna tegas di atas tuturan mereka dengan melontarkan kata-kata sumpah dalam kadar yang cukup banyak. Hal itu merupakan suatu kekecualian bagi bangsa Arab. Oleh karena Rasulullah saw sangat istimewa menekankan kebersihannya. Muhammad saw adalah agar kita mengetahui dan mencontohnya dalam setiap aspek kehidupan kita sehari-hari. beliau melarang sesuatu benda dilemparkan ke dalam air tergenang yang mungkin .dapat diatasi oleh umat Islam. atau tidak sedap dipandang ke jalan umum atau mengotori jalan dengan cara apapun. masjid itu satu-satunya tempat berkumpul yang ditetapkan untuk orangorang Islam. suatu kebiasaan yang masih tetap berlangsung sampai hari ini juga. beliau niscaya menyingkirkannya dan beliau sering bersabda bahwa orang yang membantu menjaga kebersihan jalan-jalan. artinya orang yang terpercaya. ia telah berbuat amal sholih dalam pandangan Ilahi. Diriwayatkan pula bahwa beliau memerintahkan supaya lalu-lintas umum tidak boleh dipergunakan sehingga menimbulkan halangan atau menjadi kotor atau melemparkan bendabenda yang najis. Diriwayatkan tentang Rasulullah saw bahwa segala tutur kata beliau senantiasa mencerminkan kesucian dan bahwa beliau (tidak seperti orang-orang kebanyakan di zaman beliau) tidak biasa bersumpah (Turmudzi). terutama pada saat orang-orang diharapkan akan berkumpul di dalamnya. pastilah sungguh-sungguh langka lagi istimewa. Jika beliau sendiri menemukan hal atau benda demikian di jalan. Beliau senantiasa menggosok gigi beberapa kali sehari dan begitu telaten melakukannya sehingga beliau biasa mengatakan bahwa andaikata beliau tidak khawatir kalau mewajibkannya akan memberatkan. Beliau sangat memandang penting upaya agar persediaan air untuk keperluan manusia dijaga kebersihan dan kemurniannya. batu dan semua benda atau sesuatu yang akan mengganggu atau bahkan membahayakan. perjanjian itu kemudian diingkari oleh pihak Quraish dengan cara menyerang sekutu umat Islam. Hal itu menjadi bukti bahwa Rasulullah saw memiliki sifat itu dalam kadar begitu tinggi sehingga dalam pengetahuan dan ingatan kaumnya tidak ada orang lain yang dapat dipandang menyamai dalam hal itu. dengan syarat Muhammad kembali pada tahun berikutnya. bahkan cermat sekali dalam soal kebersihan badan. belum pernah terjadi dalam sejarah Mekkah dan Arabia. Beliau juga memberi petunjuk jangan ada orang pergi ke masjid saat diadakan pertemuan-pertemuan sehabis makan sesuatu yang menyebarkan bau yang menusuk hidung (AlBukhori). Beliau senantiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah tiap kali makan. dan kemudian memberikan amnesti umum dan menegakkan peraturan agama Islam di kota Mekkah. memusnahkan semua berhala yang ada di sekeliling Ka’bah. Peristiwa ini. padahal waktu itu beliau belum dinyatakan sebagai Nabi. dan ketika pada tahun berikutnya ia kembali maka ia menaklukkan Mekkah secara damai. karena semua itu perbuatan yang tidak diridhoi Tuhan. Beliau memerintahkan supaya pada kesempatan-kesempatan itu sebaiknya setanggi dsb dibakar untuk membersihkan udara (Abu Daud). Walaupun demikian. Sejumput Akhlak Rasulullah Dikemukakannya beberapa contoh Akhlaq yang mulia Sayyidina AL-MUSHTHOFA. Satu perjanjian damai kemudian dibuat dengan pihak Quraish. Muhammad memimpin umat Islam menunaikan ibadah haji. beliau akan menetapkan menjadi kewajiban untuk tiap-tiap orang muslim menggosok gigi sebelum mengerjakan kelima waktu sholat. Muhammad menyetujuinya. Kaum Arab terkenal dengan ketajaman otak mereka dan apa-apa yang mereka pandang langka. Penduduk Makkah yang khawatir kemudian setuju untuk menyerahkan kota Makkah tanpa perlawanan. Muhammad berangkat kembali ke Makkah dengan pasukan Islam sebanyak 10.000 orang.

Dalam keadaan susah. pada suatu saat salah seorang di antara mereka tidak dapat membawa diri dengan hormat yang layak terhadap beliau. Beliau menasehatkan agar bersabar dan menerima taqdir Tuhan dengan rela dan menyerahkan diri. Kadangkadang beliau begitu lama berdiri dalam sembahyang tahajjud sehingga kaki beliau menjadi bengkak-bengkak. maka bukan ibadah tetapi aniaya kalau mata dibiarkan pejam atau dibuang. tetapi beliau menolak. dan melonglong dekat kuburan anaknya. Beliau senantiasa sangat sabar dalam kesukaran dan kesusahan. Mengapa engkau membebani diri sendiri dengan menanggung begitu banyak kesusahan dan kesukaran?” Beliau menjawab “Jika Tuhan. seolah-olah orang yang makan itu terlalu agung untuk memperhatikan hanya soal makanan dan minuman belaka.. dari antara seluruh umat manusia yang paling menjauhinya (Muslim. aku senantiasa dapat mengetahuinya” Aisyah ra bertanya “Bagaimana?” Beliau menjawab “Aku perhatikan jika engkau senang kepadaku dan dalam percakapan kau menyebut nama Tuhan. atas kasih sayang-Nya. maka Rasulullah saw itulah orangnya. Kitabal-Barr wal-Sila). bagian terbesar dari waktu. dan mereka yang menyaksikan beliau dalam keadaan demikian sangat terharu.akan mencemarinya. Walaupun pertanggung-jawaban yang sangat berat terletak di atas bahu beliau. beliau menunjukkan minat kepada makanan itu dan biasa mengatakan bahwa beliau tidak suka kepada sikap acuh-tak-acuh terhadap makanan. tetapi disebabkan oleh kenyataan bahwa beliau tidak menyetujui orang mengadakan perjamuan di tempat terbuka dan terlihat oleh orang miskin yang tak cukup mempunyai makanan. Jika. asalkan bebas dari segala kecurigaan bahwa itu salah atau dosa. senantiasa beliau menyantapnya bersama-sama semua yang hadir. Sekali peristiwa seseorang mempersembahkan kurma kepada beliau. Jika suatu makanan dihidangkan kepada beliau. beliau hanya tidak menyantapnya dan tidak pernah memperlihatkan kekesalannya. kitabul-Fadhoil). Beliau sangat baik dan adil terhadap istri-istri sendiri. Aisyah jika engkau sedang marah kepadaku. Pada suatu hari beliau bersabda kepada Siti Aisyah ra. Rasulullah saw sangat sederhana dalam hal makan dan minum. beliau membagi rata bilangan kurma itu sehingga tiap-tiap orang menerima tujuh buah. Kalau arah perbuatan itu membuka kemungkinan timbulnya kecurigaan serupa itu. Alasannya bukan karena beliau tidak suka daging panggang. walaupun sekedar roti jawawut (Al-Bukhori). Wanita itu tidak mengetahui bahwa ia ditegur oleh . mengaruniai cinta dan kedekatan-Nya kepadaku. beliau hanya tersenyum dan hal itu dilupakan beliau. Jika beliau telah duduk menghadapi hidangan. Beliau tidak pernah memperlihatkan rasa kurang senang terhadap makanan yang tidak baik masakannya dan tidak sedap rasanya. Sekali peristiwa. Sekali peristiwa Aisyah ra berkata kepada beliau “Tuhan telah memberi kehormatan kepada engkau dengan cinta dan kedekatan-Nya. beliau tak pernah putus asa dan beliau tak pernah dikuasai oleh suatu keinginan pribadi… Sekali peristiwa beliau menjumpai seorang wanita yang baru ditinggal mati oleh anaknya. beliau senantiasa memilih jalan yang termudah. Tetapi. Abu Huroiroh ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw tidak pernah makan sekenyang-kenyangnya. melainkan penyalahgunaan daya itulah yang menjadi dosa… Siti Aisyah meriwayatkan “Bilamana Rasulullah saw dihadapkan kepada pilihan antara dua cara berbuat. bukankah telah menjadi kewajiban pada giliranku senantiasa menyampaikan terima kasih kepada Dia? Bersyukurlah hendaknya sebanyak bertambahnya karunia yang diterima (Kitabul-Kusuf). Beliau melihat ke sekitar dan setelah beliau menghitung jumlah orang yang hadir. Tetapi jika engkau tidak senang kepadaku. Bukan penggunaan kemampuan melihat secara tepat yang dapat dipandang dosa. ‘Kau sebut Dia sebagai Tuhan Ibrahim” Mendengar keterangan itu Aisyah tertawa dan mengatakan bahwa beliau benar”. ketika beliau melalui jalan tampak kepada beliau beberapa orang berkumpul mengelilingi panggang anak kambing dan siap untuk menikmati jamuan. siang dan malam dipergunakan untuk beribadah dan berdzikir kepada Tuhan. ‘Kau sebut Dia sebagai Tuhan Muhammad. Tuhan telah memberikan mata untuk melihat. jika hidangan tidak dapat dimakan. Beliau biasa bangkit meninggalkan tempat tidur tengah malam dan larut dalam beribadah kepada Tuhan sampai saat tiba untuk pergi ke masjid hendak sembahyang subuh. Jika didapatkannya makanan sajian serupa itu. beliau akan menyantapnya untuk menjaga supaya pemasaknya tidak merasa kecewa. Ketika mereka melihat Rasulullah saw mereka mengundang beliau ikut serta. dan memakai persediaan air dengan cara yang dapat menjadikannya kotor (Al-Bukhori dan Muslim. Tiap-tiap segi kehidupan Rasulullah saw nampak jelas diliputi dan diwarnai oleh cinta dan bakti kepada Tuhan.

dengan tujuan membangkitkan rasa cenderung untuk menolong si miskin di satu pihak dalam hati para sahabat dan dipihak lain menimbulkan kesadaran dalam hati kaum fakir-miskin adanya cinta-kasih saudara-saudara mereka yang kaya.Rasulullah saw dan menjawab “Andaikan engkau pernah mengalami sedih ditinggal mati oleh anak seperti yang kualami. Sekali peristiwa suatu perkara dihadapkan kepada beliau tatkala seorang bangsawati terbukti telah melakukan pencurian. “Kamu sebaiknya menolak. tetapi tidak mempunyai keberanian. Maka Usama diserahi tugas melaksanakan itu. dan jika seseorang memperlakukan beliau dengan tidak sopan. Barangkali kalian tidak memandangnya cukup penting karena ia miskin. memohon agar diberi seorang budak untuk meringankan pekerjaannya. “Kemudian juga hendaknya memenuhi permintaannya itu sehingga mendapat pahala sebagai orang yang berperan serta dalam menggalakkan perbuatan baik’ (Al-Bukhori dan Muslim). Hal itu menggemparkan. Dan beliau terus berlalu. maka satu-satunya perbaikan yang dapat dilakukannya ialah memerdekakannya (Muslim. beliau bersabda “Perhatikan kaca! Perhatikan kaca!” dengan maksud mengatakan bahwa ada wanita-wanita dalam rombongan dan . Alchamdulillah 33 kali dan Allahu akbar 34 kali. Bahkan ketika beliau sudah menjadi orang paling berkuasa sekalipun selalu mendengarkan dengan sabar kata tiap-tiap orang. Beliau bersabda.” Kemudian beliau pergi ke sana dan mendoa untuk dia (Al-Bukhori. Pada suatu kesempatan serupa itu ketika orang-orang berjalan cepat. Banyak yang ingin mendesak Rasulullah saw demi kepentingan orang yang berdosa itu. beliau tetap melayaninya dan tidak pernah mencoba mengadakan pembalasan. beliau senantiasa memberi petunjuk supaya kafilah bergerak lambat dan berhenti-berhenti secara bertahab. Bangsa-bangsa telah celaka karena mengistimewakan orang-orang kelas tinggi tetapi berlaku kejam terhadap rakyat jelata. Jika engkau akan tidur pada malam hari. jika Fathimah anak perempuanku sendiri melakukan kejahatan. engkau akan mengetahui betapa sukar untuk bersabar di bawah himpitan penderitaan serupa itu. Ketika Islam berangsur-angsur diterima secara umum oleh bagian terbesar bangsa Arab. Islam adalah agama pertama yang memberikan hak waris kepada wanita… Jika dalam satu perjalanan beliau ada wanita-wanita yang ikut serta. Bawalah aku ke kuburnya. Kitabul-Iman). Rasulullah saw sering menerima barang dan uang berlimpah-limpah. Fathimah datang mendapatkan beliau sambil memperlihatkan tapak tangannya yang tebal dan keras akibat pekerjaan menepung gandum dengan batu. Abu Musa Al-Asy’ari meriwayatkan jika seorang miskin menghadap Rasulullah saw dan mengajukan permintaan. beliau segera membagibagikan hadiah itu di antara mereka yang sangat membutuhkan. Rasulullah saw sangat berhasrat memperbaiki keadaan wanita di tengah-tengah masyarakat. “Mengapa aku tidak diberi tahu kalau ia meninggal? Aku pasti ikut dalam sembahyang janazahnya” dan menambahkan. aku tidak akan segan-segan menjatuhkan hukuman yang adil “ (AlBukhori. Rasulullah saw mandiri dalam menerapkan keadilan dan perlakuan. Sungguh. karena jika hukuman yang berlaku dikenakan terhadap wanita muda usia itu. Islam tidak mengidzinkan dan akupun sekali-kali tidak akan mengizinkan. martabat suatu keluarga sangat terhormat akan jatuh dan terhina. Rasulullah saw senantiasa prihatin memikirkan untuk memperbaiki keadaan golongan yang miskin dan mengangkat taraf hidup mereka di tengah-tengah masyarakat. Sekali peristiwa anak beliau. Beliau menetapkan bahwa jika si pemilik memukul budaknya atau memaki-makinya. Kitabul-Hudud). Hal itu akan jauh lebih banyak menolongmu daripada memelihara seorang budak” (Al-Bukhori). Rasulullah saw tidak melihatnya lagi beberapa hari dan beliau menanyakan ihwalnya. beliau biasa bersabda kepada orang yang ada disekitar beliau. “Aku akan menceriterakan kepadamu sesuatu yang nanti akan terbukti jauh lebih berharga daripada seorang budak. tetapi serentak beliau mengerti maksud tugasnya itu. Seorang wanita muslimah biasa membersihkan masjid Nabi di Madinah. Rasulullah saw menjawab. Beliau senantiasa dapat menguasai diri. engkau hendaknya membaca SubchanAllah 33 kali. Beliau senantiasa menganjurkan kepada mereka yang mempunyai budak-budak supaya memperlakukan mereka dengan baik serta kasih sayang.” Rasulullah saw menjawab “Aku telah kehilangan bukan hanya seorang tetapi tujuh anak”. menjamin mereka mendapat kedudukan terhormat dan perlakuan wajar lagi pantas. Usama menghadap Rasulullah saw. beliau sangat marah dan bersabda. Disampaikan kepada beliau bahwa ia sudah meninggal. Anggapan itu salah. Kitabus-Salat).

melainkan hendaknya menekankan kepada kebaikan apa saja yang dimiliki almarhum. Beliau menetapkan bahwa orang tidak boleh membicarakan keburukan seseorang yang telah meninggal. ketika terjadi isu bahwa pasukan Romawi akan mengadakan pendudukan di Madinah dan ketika ada suara gaduh di tengah malam. Beliau senantiasa optimis menghadapi masa depan. Sekali peristiwa seorang duta datang kepada beliau dengan tugas istimewa dan sesudah ia tinggal beberapa hari bersama beliau. Rasulullah saw menjawab bahwa perbuatannya itu tidak tepat karena ia datang sebagai duta dan telah menjadi kewajibannya untuk pulang ke pusat Pemerintahannya tanpa mengadakan hubungan baru. Perlakuan Rasulullah saw terhadap tetangga dengan ramah dan penuh perhatian. Suku Arab . ia bertanggung jawab atas kemunduran bangsa. beliau menegurnya dengan ramah secara berempat mata. Kitab Al-Adab). Beliau sering menceriterakan tentang wanita Yahudi yang dihukum Allah swt lantaran membiarkan kucingnya mati kelaparan. beliau sangat menekankan agar orang berbakti dan mengkhidmati orang tua serta memperlakukan mereka dengan baik dan kasih-sayang.bahwa jika onta-onta dan kuda-kuda berlari cepat. Beliau sangat menghargai mereka yang membaktikan waktu dan harta bendanya untuk menghidmati umat manusia. ayahmu tidak akan menderita lagi sesudah hari ini”. Banu Tho‘i mulai mengadakan permusuhan terhadap Rasulullah saw dan kekuatan mereka dapat dikalahkan dan beberapa orang ditawan dalam sebuah peperangan. jika sesudah pulang ia masih yakin akan kebenaran Islam. Beliau sangat memusuhi sikap pesimis atau keputusasaan. dan karena itu menjadi kewajibanmu mencukupi kebutuhannya dan membiarkan dia bebas mengkhidmati agama” (Turmudzi). sebab pikiran-pikiran pesimis mempunyai kecenderungan mengecutkan hati dan menghentikan laju kemajuan. Rasulullah saw bersabda: “Mereka tidak perlu meninggalkan masjid yang memang merupakan tempat khusus untuk kebaktian kepada Tuhan dan mereka dapat melakukan ibadah mereka di situ (Az-Zurqani) Keberanian Rasulullah saw luar biasa. . Rasulullah saw dalam jual-beli secara terus terang dan sangat mendambakan orang-orang muslim agar jangan melakukan kelicikan dalam transaksi atau jual-beli. beliau memperlakukan wanita itu dengan penghormatan yang besar dan sebagai hasil dari perantaraannya beliau membatalkan semua hukuman yang tadinya akan dijatuhkan atas wanita itu sebagai tindak balasan terhadap serangan mereka. sebab tidak ada faedahnya menyebut-nyebut kelemahan atau kejahatan orang yang sudah meninggal. ia dapat kembali lagi sebagai orang bebas dan masuk Islam. Ketika anak Hatim menerangkan kepada Rasulullah saw mengenai silsilah kekeluargaannya. mereka itu akan menderita dari bantinganbantingan binatang-binatang itu (Al-Bukhori. meminta idzin untuk meninggalkan masjid untuk mengadakan kebaktian di tempat yang tenang. Rasulullah saw menekankan agar para sahabat bekerja sama satu dengan lainnya. Suatu delegasi suku Kristen Najron yang telah berdialog selama beberapa jam. Beliau tidak pernah mengemukakan kesalahankesalahan dan kelemahan-kelemahan orang lain dan menasehati orang-orang jangan mengumumkan kesalahan-kesalahan sendiri. Kesusahan. Rasulullah saw bukan saja menekankan pada kebaikan toleransi dalam urusan agama. beliau bersabda kepadanya: “Tuhan telah mencukupi kebutuhanmu berkat adanya saudaramu. seorang yang kebaikan dan kemurahannya telah menjadi buah bibir bangsa Arab. Ketika seseorang mengadukan saudaranya yang bermalas-malasan. Beliau bersabda: “Siapa yang menyebarkan rasa pesimis di kalangan masyarakat. ia yakin akan kebenaran Islam dan mohon diperbolehkan bai’at masuk Islam. Tetapi dengan mengemukakan kebaikan-kebaikan almarhum orang akan cenderung mendoakan (Al-Bukhori). beliau mengadakan penelitian sendiri dengan menaiki kudanya. Seorang dari tawanan itu adalah seorang anak perempuan Hatim. tetapi memberikan contoh-contoh yang sangat tinggi dalam urusan ini. Rasulullah saw sangat berhati-hati membawa diri agar tidak timbul kemungkinan adanya salah faham. penderitaan atau kemalangan di saat menjelang wafat. namun beliau bersabda kepadanya: “Bersabarlah. Rasulullah saw memperingatkan para sahabat agar memperlakukan hewan-hewan dengan baik dan mengecam bersikap kejam terhadap hewan. beliau selamanya memilih pergaulan dengan orang-orang baik dan jika melihat suatu kelemahan pada salah seorang dari para sahabat. Beliau sangat lunak terhadap orang yang kurang sopan terhadap beliau. Rasulullah saw sangat menaruh penting ihwal asas menyempurnakan perjanjian. beliau pikul dengan penuh kesabaran sampai-sampai Fathimah ra tidak tahan melihat ayahnya dalam keadaan demikian.

paling jujur ucapannya.[30] terurai hingga bahu. Dalam satu hadits diterangkan mengenai corak fisik Rasulullah. tidak tinggi benar maupun pendek. Jemari tangan dan kaki tebal dan lentik memanjang. Lalu di Madinah selama sepuluh tahun. wajahnya cenderung bulat dengan sepasang matanya hitam dan bulu mata yang panjang. Rambut beliau tidak keritingnamun tidak pula lurus sama sekali. ia menolehkan wajah dan badannya secara bersamaan. Siapa saja yang bergaul dengannya pasti akan menyukainya. Saat itu baru sedikit saja uban yang tumbuh di rambut dan janggut beliau. paling bertanggung jawab dan paling baik pergaulannya. Ia adalah orang yang paling dermawan. sebagai tekad untuk mengawali dalam mengikuti dan meneladani kehidupan beliau. Sesudah itu beliau sempat tinggal di Mekah selama tiga belas tahun. bertubuh sedang. beliau melangkah dengan cepat dan pasti. kecuali ia dimasukkan kedalam sorga karena apa yang ada di dalamnya. Tubuhnya tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek.” Begitulah Muhammad di mata khalayak. Adapun jaminan bagi orang yang telah mengikrarkan syahadat itu adalah sorga. “Aku tidak pernah melihat orang yang sepertinya. yaitu: Anas bin Malik (ra) meriwayatkan: Rasulullah saw. Warna kulit beliau sedang. Tulang kepala besar dan bahunya lebar. sebagai hamba teladan umat manusia yang hidup sezaman dengan beliau maupun umat manusia yang hidup sesudahnya hingga hari Qiamat. Setiap orang yang bertemu Muhammad pasti akan berkata. tidak putih sekali namun tidak pula hitam benar. Rambut beliau dapat dikatakan lurus dan agak berombak. Kulitnya putih kemerah-merahan. diantaranya adalah rambut ikal berwarna sedikit kemerahan. Allah Ta’ala mengangkat beliau sebagai Nabi ketika berusia empat puluh tahun. Muhammad digambarkan sebagai orang yang berkulit putih dan berjenggot hitam dengan uban. tapi cerah. Apabila menoleh. Bulu badannya halus memanjang dari pusar hingga dada. “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Tidak berkumis dan berjanggut sepanjang sekepalan telapak tangannya. Janggut Nabi Muhammad SAW Fisik dan ciri-ciri Nabi Muhammad SAW Aisyah dan Ali bin Abi Thalib telah merincikan ciri-ciri fisik dan penampilan keseharian Muhammad. Allah memanggil beliau ke hadirat-Nya pada umur enam puluh tiga tahun. baik sebelum maupun sesudahnya. karena itu hanya ada satu syahadat pada beliau saja yang disyari’atkan dalam agama dan wajib diikrarkan oleh setiap orang yang masuk ke dalam agama Islam. paling berlapang dada. beliau tegap.” (Al-Qalam: 4) Dalam hadits riwayat Bukhari. bercorak kulit cerah. Anas (ra) juga meriwayatkan: Rasulullah (saw) tingginya sedang. Melangkah dengan tubuh sedikit condong ke depan. berpostur kekar sangat indah dan pas dikalangan kaumnya. sebab ia berakhlak sangat mulia seperti yang digambarkan Al-Qur’an. beliau berjalan dengan gesit. sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut: Aku bersaksi tiada tuhan kecuali Allah Yang Esa yang tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Di antara kedua bahunya terdapat tanda kenabian dan memang ia adalah penutup para nabi.Sedemikian agung dan indahnya Akhlaq Muhammad Rasulullah saw. maka tiada seorang pun yang bertemu dengan kedua kalimah syahadat itu pada Hari Qiamat. . Apabila berjalan cenderung cepat dan tidak pernah menancapkan kedua telapak kakinya.

Badan beliau tidak berbulu tebal. Kulit beliau berwarna cerah dan dahi beliau lebar. maka beliau akan mengarahkan wajah beliau ke orang tersebut (penuh perhatian). seperti di cor dengan perak. dan lebih sering melihat ke bawah dari pada ke atas. san (saya) perhatikan pula rembulan tersebut. Jika beliau berjalan. Dan tumit beliau langsing. Pergelangan tangan beliau cukup panjang. Bulu-bulu halus tumbuh di dada beliau dan terus kebawah sampai pusar. Saya belum pernah melihat beliau diantara sahabat-sahabatnya. Beliau memiliki kepala yang agak besar dan kuat. Lengan dan dada bagian atas beliau berbulu. Beliau tidak berperawakan gemuk dan tidak pula tampak terlalu berat. Rambut beliau cukup tebal. Beliau juga selalu berjalan agak di belakang. akan mencapai kuping telinga beliau. di mata beliau terlihat juga garis-garis merahnya. sehingga saat beliau mencucinya.” Abu Hurairah (ra) mengemukakan: Rasulullah begitu rupawan. Hidung beliau agak melengkung dan mengkilap jika terkena cahaya serta tampak agak menonjol jika kita pertama kali melihatnya. . orang yang paling jujur. Siapa saja yang mendekati beliau akan langsung merasa hormat dan khidmat. Pundak beliau bagus dan terpasang kokoh. Jika beliau sedang berhadapan dengan seseorang. jari-jari tangan dan kaki beliau cukup langsing. Langkah beliau panjang dan cepat serta terlihatseperti turun (loncat) dari suatu ketinggian. dengan tulang belikat (pundak) yang bidang. Jika dapat dikuakan (dibelah). Wajah beliau bercahaya seterang bulan purnama. Diantara tulang belikat beliau “tanda” kenabian beliau. Jika beliau berjalan. dianta alisnya nampak urat darah halus yang berdenyut bila beliau emosi atau bergairah. Kepala beliau lebih besar dari rata-rata. Kecuali bulu-bulu halus yang tumbuh dari dada dan tumbuh sampai ke pusar. panjangnya sampai batas telinga. Beliau adalah orang yang paling baik hati. Mulut beliau sedang. Daerah di sekitar tulang belikat beliau cukup lebar. juga tidak pendek. beliau berperawakan baik dan tegak. Saya belum pernah melihat sesuatu yang lebih menarik dari beliau Ali Bin Abi Thalib (ra) meriwayatkan: Rasulullah (saw) tidaklah tinggi. Jabir bin Samurah (ra) meriwayatkan: Rasulullah (saw) memiliki mulut yang agak lebar. telapak tangan beliau agak lebar serta baik telapak tangan maupun kaki beliau padat berisi. Alis mata beliau lengkung hitam dan tebal. Beliau sedikit lebih tinggi dari rata-rata kami tapi lebih pendek dari orang yang jangkung. Saat rambut beliau agak panjang. Hind bin Abi Halah (ra) telah diceritakan oleh Hasan bin Ali (ra) sebagai berikut: Rasulullah (saw) memiliki pribadi mulia dan diakui sangat agung dalam pandangan orang yang melihatnya. melangkahnya seolah-olah seperti turun (meloncat) dari suatu ketinggian. beliau melangkah dengan posisi badan agak condong ke depan. bagi saya beliau lebih indah dari rembulan tersebut. terutama saat melakukan perjalanan jauhdan beliau selalu lebih dulu menyapa orang yang ditemuinya di jalan. maka beliau memandang orang itu dengan penuh perhatian. dan terpasang dengan baik. mata beliau hitam dengan bulu mata yang panjang. Sendisendi tulang beliau kuat dan dada beliau cukup kekar. orang yang paling dirindukan dan sebaik-baik keturunan. maka air akan meluncur dengan cepat ke bawah. Anggota tubuh beliau yang lain serba normal dan proporsional. Jika tidak dapat maka beliau biarkan saja. Ali bin Abi Thalib (ra) juga meriwayatkan: Rambut Rasulullah lurus dan sedikit berombak. pandangan mata beliau selalu menyejukkan. Jabir (ra) juga meriwayatkan: Saya berkesempatan melihat Rasulullah (saw) di bawah sinar rembulan. Dada dan pinggang beliau seimbang ukurannya. Telapak kaki beliau cukup lengkungannya dan atasnya halus serta bagus bentuknya. Abu Ishaq (ra) mengemukakan: Bara’a bin Aazib (ra) pernah ditanya. dan rambut beliau agak keriting (berombak). gigi beliau putih cemerlang dan agak renggang. Beliau berjanggut tipis tapi penuh rata sampai di pipi. Saya belum pernah meliahat orang lain seperti beliau. Dan siapa yang bergaul dengan beliau akan langsung menghargai dan mencintainya. “Apakah rona wajah Rasulullah (saw) cemerlang seperti pedang yang mengkilap?” Ia menjawab “Tidak! tapi lebih mirip dengan purnama yang cerah. Jika beliau sedang berhadapan dengan seseorang. Rambut beliau cenderung berombak. Beliau tidak pernah memelototi seseorang. Warna kulit beliau cerah. Pandangan beliau selalu ditundukkan sesuai aturan (dalam Alquran). seperti beliau dibentuk dari perak. tapi hanya bulu-bulu tipis dari dada ke bawah sampai di pusar beliau.Bara’a bin Aazib (ra) meriwayatkan: Rasulullah (saw) tingginya sedang. Telapak tangan dan kaki beliau padat berisi. demikian pula tangan dan kaki beliau. tapi beliau melangkah dengan anggun. dan dari antara orang-orang yang datang sesudah (wafatnya) beliau. Bagian-bagian tubuh beliau yang tidak tertutuppun nampak bersih dan bercahaya. maka beliau kuakan. padahal tidak demikian sebenarnya.

Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan beliau. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah beliau ketika sedang berjalan. Pada umur 25 Tahun ia menikah dengan Khadijah. . saya juga melihat malaikat Jibril yang mirip dengan Dehya Kalbi” Said al jahiri (ra) meriwayatkan: Saya pernah mendengar Abu Taufik (ra) berkata: “Sekarang ini tidak ada lagi yang tinggal (masih hidup) yang pernah melihat diri Rasulullah. Jabir bin Abdullah (ra) meriwayatkan. dimana Muhammad akhirnya menikahi keduanya. atau memberikan penghidupan bagi para janda (saat itu janda lebih susah untuk menikah karena budaya yang menekankan perkawinan dengan perawan). Pernikahan ini digambarkan sangat bahagia. beliau sangat mirip dengan sahabatmu ini (maksudnya diri beliau sendiri). yaitu kesaksian bahwa Tuhan yang berhak disembah atau diibadahi itu hanyalah Allah (QS 21:25). 34 : 28). Musa (as). “Rasulullah (saw) itu roman mukanya sangat cerah dan perawakannya sangat baik. roman mukanya secemerlang matahari. 23:44) seperti halnya Nabi Musa yang diutus Allah kepada kaum Bani Israil. yaitu Urwah bin Mas’ud (ra) dan aku melihat Ibrahim (as). Kemudian setelah itu Muhammad tercatat menikahi beberapa wanita lagi sehingga mencapai total sebelas orang. Sedangkan persamaannya dengan nabi dan rasul sebelumnya ialah sama-sama mengajarkan Tauhid. Ibnu Abbas mengatakan: Gigi depan Rasulullah (saw) agak renggang (tidak terlalu rapat) dan jika beliau berbicara tampak putih berkilau. Para ahli sejarah antara lain Watt dan Esposito berpendapat bahwa sebagian besar perkawinan itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan politik (sesuai dengan budaya Arab). sehingga saat meninggalnya Khadijah (yang bersamaan dengan tahun meninggalnya Abu Thalib pamannya) disebut sebagai tahun kesedihan. Sepeninggal Khadijah. Rasulullah (saw) pernah bersabda: Aku menyaksikan pemandangan (rohani) tentang para nabi. Muhammad disarankan oleh Khawla binti Hakim. dimana sembilan diantaranya masih hidup sepeninggal Muhammad. sedangkan nabi dan rasul sebelumnya hanya diutus untuk umatnya masing-masing (QS 10:47. bahwa sebaiknya ia menikahi Sawda binti Zama (seorang janda) atau Aisyah (putri Abu Bakar. Beliau (Musa as) berperawakan langsing seperti orang-orang dari suku Shannah. dan aku menyaksikan Isa ibnu Maryam (as) yang mirip dari antara orang yang pernah saya lihat. juga tidak pernah melihat orang yang secepat beliau.” Ia menjawab. Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu Dalam mengemban misi dakwahnya. Pedang Nabi Muhammad SAW Pernikahan Muhammad Selama hidupnya Muhammad menikahi 11 atau 13 orang wanita (terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini). umat Islam percaya bahwa Muhammad diutus Allah untuk menjadi Nabi bagi seluruh umat manusia (QS.Abu Hurairah (ra) juga meriwayatkan: Saya belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan dari Rasulullah (saw). Diantaranya. yang berlangsung selama 25 tahun hingga Khadijah wafat. Tapi beliau tampaknya seperti berjalan santai saja. kecuali saya.” Maka saya (Said ra) berkata padanya: “Gambarkanlah kepadaku.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful