PERBEDAAN DAN PERSAMAAN ILMU SOSIAL DASAR & ILMU BUDAYA DASAR Ilmu pengetahuan dapat dikelompokan melalui beberapa

cara. Secara umum ilmu pengetahuan dikelompokan menjadi tiga yaitu ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan ilmu pengetahuan budaya atau lebih umum disebut ilmu pengetahuan humaniora. Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar sebagai matakuliah dasar umum yang wajib diambil oleh mahasiswa di samping matakuliah dasar umum lainnya seperti Agama, Pancasila, dan Kewiraan. Matakuliah Ilmu Sosial Dasar bukanlah merupakan suatu disiplin ilmu tetapi lebih merupakan kajian yang sifatnya multi atau interdisipliner. Ilmu Sosial Dasar diajarkan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum kepada mahasiswa tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial yang terjadi di sekitamya. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sosialnya. Dengan kepekaan sosial yang dimilikinya, mahasiswa diharapkan memiliki kepedulian sosial dalam menerapkan ilmunya di masyarakat. Sedangkan Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukan bahwa Ilmu Pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar : 1. Imu-ilmu Alamiah (Natural Science) bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat di alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 % benar dan 100 % salah. Contoh : Astronomi, Fisika, Biologi, Kedokteran. 2. Ilmu-ilmu sosial (Social Science) bertujuan untuk mengkaji keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah . Tapi hasil penelitiannya tidak 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya adalah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari waktu ke waktu. Contoh : Ilmu Ekonomi, Sosiologi, Politik, Demografi, Psikologi, Antropologi Sosial, Sosiologi Hukum. 3. Pengetahuan Budaya (The Humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataankenyataan yang bersifat manusiawi. Metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataanpernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. penyajian Ilmu Budaya Dasar (IBD) tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pe¬ngetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, Dengan demikian matakuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik seorang pakar dalam salah satu bidang keahlian dalam pengetahuan budaya, akan tetapi Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitar¬nya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Inti dari tujuan matakuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran manusia, khususnya kebudayaan, agar daya tangkap dalam berpikir, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih baik . Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar. PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Jadi banyak sekali persamaan antara IBD dan IPS. lebih berbudaya dan lebih halus. lebih berbudaya dan lebih halus. mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Agar manusia menjadi humanus. dan sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaanya sesuai dengan nilai budaya yang berlaku. Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.Tylor (1871) mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut : Kebudayan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan. Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Lalu berbudaya. Salahsatunya adlah mempelajari tentang mnusiawian yang pada dasarnya seperti yang kita ketahui kita sebagai manusia tidak bisa hidup sendiri..keturunan.Di harapkan setelah kita mempelajari IBD ini kita bisa bersosialisasi dengan orang” dalam kehidupan sehari. moral. berbudaya dan halus.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu . maka dengan kita mempelajari IBD ini diharapkan kita tahu . Sistem nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaaan terwujud dalam tiga sistem kebudayaan.baik di lingkungan yang kita sudah terbiasa dan juga lingkungan yang baru ..kekayaan dsb. PERSAMAAN ILMU BUDAYA DASAR DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Susah untuk mencari perbedaannya. Van peursen mengatakan bahwa kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang. Prof Dr. jadi kita sebagai manusia haruslah bersosialisasi kepada banyak orang tanpa melihat warna kulit.Seorang antropolog yaitu E. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia. memahami tentang budaya kita dan Selalu berusaha menjaga budaya kita agar tidak di ambil oleh negara asing! Satu lagi persamaan IBD dan IPS adalah Kehalusan atau tingkah laku dalam bermasyarakat. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”.karena setiap lingkungan mempunyai cara pandang yang berbeda dalam bersosialisasi!Maka kita harus bisa mengambill sikap yang tepat saat di lingkungan mana pun agar kita bisa di terima di lingkungan tersebut!!!!! Pengertian. umur. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi. Karena sebenernya IBD dan IPS saling terkait dan mempunyai bnayk persamaan. Dalam IBD juga IPS kita di ajarkan tata cata atau tingkah laku dalam bersosialisasi sehari” di lingkungan. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi. Maksud berbudaya di sini adalah agar kita tahu budaya kita.yang sudah jadi rahasia umum bahwa bangsa indonesia ini adalah salah satu negara yang memiliki banyak budaya. kesenian. yaitu sistem ideologi meliputi etika dan peraturan hukum.B. sistem sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial dalam masyarakat.A. kepercayaan. hukum. C. adat-istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar. 3. ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturanketeraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. seperti seni tari. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah 2. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya. Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. kemudian diberi arti. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah.dll. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain. terutama untuk kepentingan profesi mereka 2. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. 3. seni rupa. sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. maupun yang menyangkut dirinya sendiri. baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) .Mengusahakan agar mahasiswa. sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam . Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturanketeraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat : 1.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataankenyataan yang bersifat manusiawi. hanya mendekati kebenaran. lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya. seni musik. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya.dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu : 1.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut. Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat.

Manusia dan Pandangan hidup 6. IPS adalah bidang studi yang merupakan paduan dari sejumlah mata pelajaran sosial. Bagaimana hubungan manusia dengan alam.Hakekat manusia yang satu atau universal. politik.com Pengertian tentang ilmu sosial.wordpress.astronomi. geogrofi dll. dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. 3. botani dll. agama. ekonomi.Manusia dan kegelisahan 8.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian 7. Ilmu budaya adalah ilmu yang mempelajari adat istiadat atau kebiasaan hidup manusia di suatu wilayah seperti bahasa. biologi. akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. yaitu geografi. Yang termaksud pada pelajaran IPS.Manusia dan Penderitaan 4. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Dengan memiliki satu bekal yang sama. ilmu pengetahuan sosial.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. sejarah. antropologi dll. maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya 2.Manusia dan cinta kasih 2. psikologi. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah : 1. Ilmu alamiah adalah ilmu yang mempelajari tentang alam.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities). Sumber dari segala ilmu pengetahuan adalah Philoshopia (filsafat). sosiologi. kesusastraan.Manusia dan Keadilan 5.bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat 4. dengan sesame. para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi. antropologi sejarah. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD. dan ilmu sosial dasar. baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya. nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian.Manusia dan Keindahan 3. nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. kimia. Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan. yaitu : 1. . Dari perkembangan ilmu sosial timbul paham study sosial yang disebut ilmu pengetahuan sosial. ekonomi. kesenian dll. Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari sosial manusia di lingkungan sekitar seperti sosiologi. Dari filsafat lahir 3 cabang ilmu pengetahuan. yang berhubungan lingkungan alam seperti fisika. dirinya sendiri. 2. Kedua masalah pokok itu adalah : 1.Manusia dan harapan Sumber massofa.

Ilmu alamiah dasar 5. 2. kritis. MKDU terdiri dari 6 mata kuliah. mengenal dan memahami nilai agama. masyarakat. Kemampuan personal Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap yang mencerminkan kepribadian Indonesia. 1.ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu sosial yang digunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar kita. akademis dan profesional. Agama 2. Kemampuan akademik Kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan dan mampu berpikir logis. Banyaknya kritik yang ditunjukkan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi bahwa sistem pendidikan yang diberikan masih berbau kolonial dan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. 1. Perguruan tinggi dianggap seolah – olah tidak peka terhadap lingkungan sekitarnya sertak perkembangan masyarakat. sistematis dan analitis. MKDU bertujuan untuk memperluas pengetahuan agar mahasiswa tidak terbatas pada bidang keahlian masing – masing. Ilmu sosial dasar sebagai komonen MKDU Diantara 3 kemampuan diatas yang diharapkan untuk dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon tenaga ahli adalah kemampuan personal dan ditanamkan pada mata kuliah dasar umum. Latar belakang ilmu sosial dasar Latar belakang diberikannya mata kuliah ISD di perguruan tinggi. Kemampuan profesional Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Sistem pendidikannya masih tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. 1. 2. Memiliki kemampuan untuk mengedintifikasi dan merumuskan masalah yang sedang dihadapi. Dan mereka diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya. pancasila serta pandangan luas terhadap berbagai masalah masyarakat Indonesia. yaitu personal. tetapi dapat membantu dirinya sendiri dan menempatkan diri dalam perkembangan masyarakat. ISD memberikan dasar – dasar pengetahuan tentang konsep untuk mengkaji gejala sosial. Kewiraan 4. karena : 1. Pancasila 3. Sedangkan tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan mempunyai tiga kemampuan. Yang pendidikannya bertujuan untuk menghasilkan tenaga terampil untuk menjadi tukang yang mengisi birokrasi mereka. yaitu : 1. Ilmu sosial dasar . 1.

Masalah hubungan antar warga dan Negara. Manusia dan pandangan hidup 6. Berbagai aspek yang merupakan suatu masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri atau pendekatan gabungan antar bidang. 5. Mempelajarai adanya berbagai masalah kependudukan dan hubungan dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan. Masalah pelapisan social dan kesamaan derajat. Mempelajari hubungan antar warga negara dan negara. Masalah pemuda. Manusia dan keadilan 5. Mempelajari adanya masalah individu dan masyarakat. 3. Sementara ruang lingkup IBD adalah: 1. Ruang lingkup pembahasan Ada 2 masalah yang dipakai sebagai pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup pembahasan mata kuliah ISD. Manusia dan cinta kasih 2. Mengkaji masalah kependudukan dan sosialisasi. keluarga. Manusia dan keindahan 3. Ilmu budaya dasar Tujuan ilmu sosial dasar adalah membantu perkembangan pikir mahasiswa dan kepribadian agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap golongan terpelajar Indonesia 4. Adanya keragaman golongan dan kesatuan sosial lain dalam masyarakat. 4. 2. Sumber rahman’s blog Dengan demikian dapat disimpulkan perbadaan antara ISD dengan IBD sebagai berikut : Ruang lingkup perkuliahan ISD diharapkan mempelajari dan memahami adanya: 1. Masalahmasyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Yaitu : 1. 6.6. 4. Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian . dan sosialisasi. 2. Maslah individu. 6. Mempelajari masalah yang dihadapi masyarakat pedesaan. 1. 3. 2. Pemanfaatan IPTEK bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat. Masalah pertentangan-pertentangan social dan integrasi. 5. Manusia dan penderitaan 4. Berdasarkan ruang lingkup di atas masih perlu penjabaran untuk bisa dioperasionalkan ke pokok bahasan dan sub pokok bahasan. 8. 7. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan. masyarakat.

Perilaku menusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain. Melakukan interaksi dengan manuisa lain atau kelompok. bukan karena keahliannya. Perlu diingat bahwa terkadang ego dibutuhkan oleh kita sebagai manusia (secara individual). Peranan Manusia Sebagai Mahluk Individu Dan Mahluk Sosial Sebagai mahluk individu. Mata kuliah ini bukannya mengajarkan kita menjadi orang lain. . yaitu : Manusia tunduk pada aturan norma sosial. Sementara dalam IBD. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah –tengah manuisa. manusia memiliki harkat dan martabat yang mulia dalam berbagai kelompok sosial ini. dan saling menghargai. Keberadaannya sebagai makhluk sosial menjadikan manusia sebagi berikut : 1. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang laian. tapi juga attitude yang benar-benar diharapkan di masyarakat yang tengah mengalami dekadensi moral yang amat sangat. setelah di semester satu kita dihadapkan pada berbagai kenyataan sosial yang ada. Manusia dan harapan Setelah melihat ruang lingkup kedua mata kuliah ini. Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian diri. Manusia saling membutuhkan dan harus bersosialisasi dengan manusia lainnya. Jadi kesimpulannya. bila kita saling berbagi. berdasarkan nilai-nilai yang diakui masyarakat. 2. baru lah kita jelas arah dari keduanya. Jadi akan lebih baik. pribadi yang diharapkan dari masyarakat. Manusia dan kegelisahan 8. dan pandai menempatkan diri. Atau dengan kata lain. Ia dalam menjalani kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung pada manusia lainnya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial karena beberapa alasan. Membentuk kelompok – kelompok sosial.7.menurut kodratnya manusia adalah mahluk sosial atau mahluk bermasyarakat. lebih kepada kepribadian yang diharapkan. Dan tentunya perasaan ingin dihargai adalah salah satu kebutuhan dari ego kita (sebagai individual). peka terhadap lingkungan). sebagai manusia yang siap pakai. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK SOSIAL Manusia sebagai individu ternyata tidak mampu hidup sendiri.manusia membutuhkan norma-norma pengaturannya dalam dimensi sosial muncul kewajiban dasar manusia. di semester kedua ini kita diharapkan telah mengerti dan akhirnya terbentuklah kepribadian jiwa dan pikiran. Kewajiban dasar manusia adalah menghargai hak dasar orang lain serta mentaati norma-norma yang berlaku dimasyarakatnya.      a. dan bagaimana kita menghadapi dan menempatkan diri. Namun kita juga hidup bersama-sama dengan orang lain di dunia yang semakin sempit ini.

karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik.kegiatan manusia dalam memenuhi atau memuaskan kebutuhannya harus sesuai dengan kemampuannya. Norama kesopanan atau adat adalah norma yang bersumber dari masyarakat dan berlaku terbatas pada lingkungan masyarakat yang bersangkutan. sehingga kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi sosial merupakan sebuah keharusan. Norma hukum berisi perintah dam larangan. b. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK EKONOMI Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi. Norma hukum yaiu norma yang dibuat masyarakat secara resmi (negara) yang pemberlakuannya dpat dipaksakan. Norma ini dimaksudkan untuk menciptakan keharmonisan hubungan antar sesama.manusia melakukan berbagai kegiatan. distribusi. Manusia Sebagai Mahluk Sosial Memiliki Implikasi-Implikasi:     Kesadaran akan ketidakberdayaan manusia bila seorang diri Kesadaran untuk senantiasa dan harus berintraksi dengan orang lain Penghargaan akan hak-hak orang lain Ketaatan terhadap norma-norma yang berlaku B. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan . C. dan konsumsi barang dan jasa . maka dari itu manusia dinamakan sebagai mahluk Politik Ciri manusia sebagai mahluk politik dapat kita lihat bahwa dalam kehidupan manusia selalu ditandai dengan adanya penentuan atas pilihan-pilihan dalam menjalani hidupnya Dalam kehidupan tak jarang manusia memiliki suatu keinginan (cita-cita)yang sama. Menciptakan norma – norma sosial sebagai pengaturan tertib kelompok.untuk memenuhi kebutuhannya.3. Allah telah memberikan watak agresif yang alami bagi setiap mahluk Dengan politik manusia bisa merencanakan dan menyusun strategi dalam bertindak. maka manusia memainkan perannya sebagai mahluk yang memilih (mahluk politik) untik menentukan bagaimana cara untuk merealisasikan keinginan tersebut. Untuk mewujudkan keinginan tersebut. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK POLITIK Sebagai mahluk politik manusia selalu membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahankan kehidipannya. Kegiatan inilah yang menunjukan kedudukan manusia SEBAGAI MAHLUK EKONOMI (HOMO ECONOMICUS) Sebagai mahluk sosial dan mahluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. pertukaran.

kata insan sendiri berasal dari tiga asal kata: uns bermakna mesra. Prolema sosial ( Ameliorative or Social Problem ).manusia jumlahnya tidak terbatas. jinak. meneliti gejala . kita harus memerhatiakan kemampuan kita. harmoni. Kita harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhannya. Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsurunsur kebudayaan atau masyarakat Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada Sebuah masalah dikatakan sebagai masalah sosial apabila bersangkutan dengan hubungan antar manusia dan mengganggu keutuhan bermasyarakat . Nasa yanusu bermakna bermakna terguncang.gejala anormal masyarakat dengan dengan maksud untuk memperbaiki atau bahkan mempertahankan. Penyebab Masalah Sosial Di Klasifikasikan Dalam 4 Kategoris :  Faktor ekonomis : kemiskinan. dalam memenuhi kebutuhan itu.bunuh diri  Faktor kebudayaan : penceraian. Kita harus bijaksana dalam memenuhi kebutuhan. Nasiya yansa bermakna lupa. Namun. pada dasarnya masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan norma Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan . menggunakan sumber daya alam secara selektif. D. insan dalam bahasa arab menunjuk manusia sebagai mahluk psikologi. MASALAH SOSIAL Masalah sosial ( Scientific of Societal Problem ) menyangkut ananlisis tentang macam – macam gejala kehidupan masyarakat. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK PSIKOLOGI Manusia adalah mahluk psikologi yang memiliki bawaan universal unik dan terus dikaji oleh para ahli humaniora. D.pengangguran  Faktor biologis : penyakit  Faktor psikologis : syaraf . Oleh karena itu manusia tidk mungkin ditelaah tanpa mempertimbangkan ukuran – ukuran masyarakat mengenai apa yang diangggap baik dari apa yang dianggap buruk. kenapa manusia disebut insan. sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. serta memerhtaikan kelestarian lingkungan. kejahatan . Kita mengaku sebagai manusia tapi terkadang kita sering lupa bahwa kiya adalah manusia. Setiap kebutuhan manuntut pemenuhan. tampak. stress. manusia berusaha memilih dan menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memerhatikan nilai – nilai agama dan norma – norma sosial. Siapakah kita dan bagaimana kita memfungsikan kemanusiaan kita agar kita layak disebut manusia Manusia adalah insan bila dilihat dari sudut pandang psikologinya . tidak merigikan orang laian. Sebagai makhluk ekonomi yang bermoral.

     a.59 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook posting ke-3 A. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial karena beberapa alasan.terjadinya akibat tidak sesuainya antara norma-norma dan tindakan serta nilai yang ada dalam masyarakat sebab masyarakat tidak menyukai tindakan-tindakan yang menyimpang. Membentuk kelompok – kelompok sosial.menurut kodratnya manusia adalah mahluk sosial atau mahluk bermasyarakat. Diposkan oleh isbd hani susanti 2c di 20. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah –tengah manuisa. Kewajiban dasar manusia adalah menghargai hak dasar orang lain serta mentaati norma-norma yang berlaku dimasyarakatnya. . Dalam kerangka kerja studi sosial kita dituntut menghubungkan beberapa bidang ilmu pengetahuan sosial sesuai dengan gjala dan masalah yang sedang kita telaah.manusia membutuhkan norma-norma pengaturannya dalam dimensi sosial muncul kewajiban dasar manusia. LATEN SOSIAL PROBLEM Menyangkut hal-hal yang bertentangan atau berlawanan dengan nilai masyarakat akan tetapi tidak diakui demikian halnya Gejala dan masalah sosial:Merupakan ungkapan hasil hubungan beberapa aspek kehidupan sosial. 3. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK SOSIAL Manusia sebagai individu ternyata tidak mampu hidup sendiri. manusia memiliki harkat dan martabat yang mulia dalam berbagai kelompok sosial ini.MANIFEST SOCIAL PROBLEM Masalah yang timbul akibat terjadinya kepincangan-kepincangan di masyarakat . Ia dalam menjalani kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung pada manusia lainnya. Melakukan interaksi dengan manuisa lain atau kelompok. 2. Keberadaannya sebagai makhluk sosial menjadikan manusia sebagi berikut : 1. yaitu : Manusia tunduk pada aturan norma sosial. Peranan Manusia Sebagai Mahluk Individu Dan Mahluk Sosial Sebagai mahluk individu. Manusia saling membutuhkan dan harus bersosialisasi dengan manusia lainnya. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang laian. Pendekatan ini di knal dengan pendekatan:interdisipliner dan multidisipliner. Perilaku menusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain. Menciptakan norma – norma sosial sebagai pengaturan tertib kelompok. Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian diri.

kegiatan manusia dalam memenuhi atau memuaskan kebutuhannya harus sesuai dengan kemampuannya. Norma ini dimaksudkan untuk menciptakan keharmonisan hubungan antar sesama. Norma hukum yaiu norma yang dibuat masyarakat secara resmi (negara) yang pemberlakuannya dpat dipaksakan. dan konsumsi barang dan jasa . Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan . pertukaran. maka manusia memainkan perannya sebagai mahluk yang memilih (mahluk politik) untik menentukan bagaimana cara untuk merealisasikan keinginan tersebut.manusia melakukan berbagai kegiatan. Allah telah memberikan watak agresif yang alami bagi setiap mahluk Dengan politik manusia bisa merencanakan dan menyusun strategi dalam bertindak. Untuk mewujudkan keinginan tersebut. Norma hukum berisi perintah dam larangan.Norama kesopanan atau adat adalah norma yang bersumber dari masyarakat dan berlaku terbatas pada lingkungan masyarakat yang bersangkutan. sehingga kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi sosial merupakan sebuah keharusan. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK POLITIK Sebagai mahluk politik manusia selalu membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahankan kehidipannya. Manusia Sebagai Mahluk Sosial Memiliki Implikasi-Implikasi:     Kesadaran akan ketidakberdayaan manusia bila seorang diri Kesadaran untuk senantiasa dan harus berintraksi dengan orang lain Penghargaan akan hak-hak orang lain Ketaatan terhadap norma-norma yang berlaku B. b.karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik. Kegiatan inilah yang menunjukan kedudukan manusia SEBAGAI MAHLUK EKONOMI (HOMO ECONOMICUS) Sebagai mahluk sosial dan mahluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. maka dari itu manusia dinamakan sebagai mahluk Politik Ciri manusia sebagai mahluk politik dapat kita lihat bahwa dalam kehidupan manusia selalu ditandai dengan adanya penentuan atas pilihan-pilihan dalam menjalani hidupnya Dalam kehidupan tak jarang manusia memiliki suatu keinginan (cita-cita)yang sama. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK EKONOMI Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi. distribusi.untuk memenuhi kebutuhannya. C.

serta memerhtaikan kelestarian lingkungan. harmoni.gejala anormal masyarakat dengan dengan maksud untuk memperbaiki atau bahkan mempertahankan.kata insan sendiri berasal dari tiga asal kata: uns bermakna mesra.pengangguran  Faktor biologis : penyakit  Faktor psikologis : syaraf . MANUSIA SEBAGAI MAHLUK PSIKOLOGI Manusia adalah mahluk psikologi yang memiliki bawaan universal unik dan terus dikaji oleh para ahli humaniora. manusia berusaha memilih dan menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memerhatikan nilai – nilai agama dan norma – norma sosial. Kita harus bijaksana dalam memenuhi kebutuhan. MASALAH SOSIAL Masalah sosial ( Scientific of Societal Problem ) menyangkut ananlisis tentang macam – macam gejala kehidupan masyarakat. Kita mengaku sebagai manusia tapi terkadang kita sering lupa bahwa kiya adalah manusia. Namun. sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. D. Setiap kebutuhan manuntut pemenuhan. meneliti gejala . insan dalam bahasa arab menunjuk manusia sebagai mahluk psikologi. Oleh karena itu manusia tidk mungkin ditelaah tanpa mempertimbangkan ukuran – ukuran masyarakat mengenai apa yang diangggap baik dari apa yang dianggap buruk. tampak. Kita harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhannya.manusia jumlahnya tidak terbatas. kita harus memerhatiakan kemampuan kita. pada dasarnya masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan norma Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan .bunuh diri  Faktor kebudayaan : penceraian. Prolema sosial ( Ameliorative or Social Problem ). Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsurunsur kebudayaan atau masyarakat Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada Sebuah masalah dikatakan sebagai masalah sosial apabila bersangkutan dengan hubungan antar manusia dan mengganggu keutuhan bermasyarakat . Siapakah kita dan bagaimana kita memfungsikan kemanusiaan kita agar kita layak disebut manusia Manusia adalah insan bila dilihat dari sudut pandang psikologinya . stress. Nasa yanusu bermakna bermakna terguncang. Sebagai makhluk ekonomi yang bermoral. dalam memenuhi kebutuhan itu. menggunakan sumber daya alam secara selektif. Penyebab Masalah Sosial Di Klasifikasikan Dalam 4 Kategoris :  Faktor ekonomis : kemiskinan. jinak. Nasiya yansa bermakna lupa. D. tidak merigikan orang laian. kenapa manusia disebut insan. kejahatan .

yaitu angka laju gejala-gejala abnormal dalam masyarakat Composite indices. yaitu meliputi : Indeks simple rates. Penyebab masalah sosial diklasifikasikan dalam 4 (empat) kategoris : Faktor ekonomis : kemiskinan. Di dalam kehidupan masyarakat terdapat gejala-gejala yang wajar. e. Yang tidak berjalan dengan normallah yang menyebabkan kekecewaan dan penderitaan akibat dari unsur – unsur masyarakat tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.Masalah Sosial Masalah Sosial Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. b. yaitu keresahan sosial Masalah sosial (scientific or societal problem) menyangkut analaisis tentang macammacam gejala kehidupan masyarakat. pengangguran Faktor biologis : penyakit Faktor psikologis : syaraf. Oleh karena itu. bunuh diri a. d. Sedangkan problema sosial (ameliorative or social problem) meneliti gejala-gejala abnormal masyarakat dengan maksud untuk memperbaiki atau bahkan untuk menghilangkannya. berlawanan dengan hukum dan bersifat merusak. Kenapa disebut masalah sosial ??? Alasannya adalah karena bersangkutan dengan hubungan antara manusia dan di dalam kerangka bagian-bagian kebudayaan yang normatif. manusia tidak mungkin ditelaah tanpa mempertimbangkan ukuran-ukuran masyarakat mengenai apa yang dianggap baik dari apa yang dianggap buruk. Masalah yang melanggar nilai-nilai sosial dan moral merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang immoral. c.         . Bagaimana mengklasifikasikan suatu persoalan sebagai masalah sosial ??? Dalam mengklasifikasikan suatu persoalan sebagai masalah sosial digunakan penilaian sebagai pengukurannya : tata kelaukan yang menyimpang ukuran-ukuran umum segi moral Setiap masyarakat mempunyai ukuran yang berbeda time and place Bagaimana merumuskan masalah sosial ??? Dengan membuat indeks-indeks. meliputi : norma-norma kelompok sosial lapisan masyarakat lembaga kemasyarakatan proses sosial Poin – poin tersebut dalam kehidupan masyarakat ada yang berjalan sesuai dengan normal ada yang juga tidak berjalan normal (patologis). yaitu gabungan indeks-indeks dari bermacam-macam aspek yang mempunyai kaitan satu sama lain Social unrest.

latent social problem. SELASA. menyangkut hal-hal yang bertentangan/berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat akan tetapi diakui demikian halnya. yaitu :  tidak adanya persesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan kenyataankenyataan serta tindakan sosial  sumber-sumber masalah sosial (sering diartikan sempit)  pihak-pihak yang menetapkan apakah suatu kepincangan merupakan masalah atau tidak  manifest social problem dan latent social problem manifest social problem. masalah yang timbul akibat terjadinya kepincangan-kepincangan di masyarakat dan terjadi akibat tidak sesuainya antara norma-norma dan tindakan serta nilai yang ada dalam masyarakat sebab masyarakat tidak menyukai tindakan-tindakan yang menyimpang.  perhatian masyarakat dan masalah sosial Masalah sosial Indonesia Kemampuan manusia versus kemampuan alam Manusia memiliki keterbatasan yaitu diri. pikirannya. Ketimpangan penerapan ilmu dan teknologi yang tidak serasi  Masalah sosial di Indonesia hasil kondisi :  relasi sosial antar manusia  pertumbuhan kebutuhan  gejala kejiwaannya  ungkapan kemampuan budayanya  kondisi lingkungan alam Gejala dan masalah sosial : Merupakan ungkapan hasil hubungan beberapa aspek kehidupan sosial. Dalam kerangka kerja studi sosial kita dituntut menghubungkan beberapa bidang ilmu pengetahuan sosial sesuai dengan gejala dan masalah yang sedang kita telaah. alam lingkungan. Faktor kebudayaan : perceraian. Pendekatan ini dikenal dengan pendekatan : Interdisipliner dan Multidisipiner. kejahatan Ukuran-ukuran masalah sosial merupakan problem sosial : Kriteria utama suatu masalah sosial. 02 OKTOBER 2012 18:39 . tradisi yang mengikat dengan menggunakan akal budi dikembangkan lalu dimanfaatkan untuk kepentingan hidupnya menyebabkan perkembangan dan peningkatan hidup.

Pertama. Seorang yang berpikir obyektif selalu menggunakan data yang benar. Informasi. rasional atau secara sederhana orang menyebut masuk akal. maka orang dimaksud dianggap di luar kebiasaan. atau tatkala mengikuti perkuliahan di ruang kelas. Manakala sebab itu tidak ada. misalnya. oleh karena mendasarkan pada data yang salah atau bahkan data palsu. Setiap komunitas memiliki cara berpikir yang berbeda-beda. Sebaliknya. dan hal itu sebaliknya adalah data palsu. Seseorang menjadi marah oleh karena terdapat sebab-sebab yang menjadikannya marah. Data yang benar adalah data yang benar-benar sesuai dengan kenyataan yang ada. Seorang ilmuwan harus mampu membedakan antara data yang benar itu dari data yang palsu. Segala sesuatu selalu mengikuti hukum sebab dan akibat. Kedua. Orang berikir ilmiah tidak akan terjebak atau terpengaruh oleh hal-hal yang tidak masuk akal. Data itu dibuat-buat. Setidaknya ada empat ciri berpikir ilmiah. Sesuatu menjadi berkembang. Bahwa sesuatu ada. Seorang berpikir ilmiah harus mampu menggunakan logika yang benar. sehingga cara berpikirnya pun juga harus mengikuti cara berpikir ilmiah. Seorang ilmuwan dituntut mampu berpikir obyektif atau apa adanya. tetapi tetap marah. tidak kurang dan tidak lebih. atau tidak masuk akal. oleh karena ada kekuatan yang mengembangkan. harus obyektif. harus hati-hati terhadap data yang tersedia. melainkan juga dalam segala tindakannya seharihari. Ternyata untuk mendapatkan data yang benar juga tidak mudah. Data yang benar tidak selalu mudah mendapatkannya. . pendapat atau pandangan baru bagi seseorang yang selalu berikir ilmiah tidak segera diterimanya. Banyak orang berpikir salah. Disebut sebagai data yang benar. Dari kenyataan seperti ini. maka pasti ada yang mengadakan. Cara berpikir itu tidak saja terkait dalam kegiatan riset. Orang kampus adalah disebut sebagai masyarakat ilmiah. maka seorang yang berpikir ilmiah. Lebih mudah mendapatkan data palsu.Para mahasiswa selalu diajak untuk berpikir ilmiah. Mereka bisa mengenali kejadian atau peristiwai mulai apa yang menjadi sebab dan apa pula akibatnya. data yang tidak benar oleh karena diperoleh dengan cara yang tidak benar. manakala data itu diperoleh dari sumber dan cara yang benar.

Mereka akan mencari tahu informasi itu tentang sumbernya. Ia tidak segera menutup diri. maka seorang yang berpkir ilmiah dianggap kritis. maka seorang yang berpikir ilmiah akan berusaha mendapatkan alasan atau dasar-dasar yang digunakan hingga muncul pandangan atau pendapat itu. dan kalau perlu diuji terlebih dahulu atas kebenarannya. dan bukan pada kalah dan menang. Seseorang yang berpikir ilmiah tidak akan tertutup dan apalagi menutup diri. bahwa hanya pendapatnya sendiri saja yang benar dan selalu mengabaikan lainnya dari mana pun asalnya. dan tertutup. agar tidak bersikap emosional. Atas sikapnya seperti itu. siapa yang membawa. seseorang yang berpikir ilmiah. pendapat dan bahkan juga data atau informasi baru dari manapun asal atau sumbernya. Begitu pula tatkala menghadapi pandangan atau pendapat. Seorang yang terbuka adalah selalu siap mendapatkan masukan. Ketiga. subyektif. dalam suasana apapun harus mampu mengendalikan diri. Kebenaran menjadi tujuan utamanya. seorang berpikir ilmiah adalah selalu berorientasi pada kebenaran. Seorang yang berpikir ilmiah lebih mengedepankan kebenaran daripada sekedar kemenangan. . baik berupa pikiran. Ia selalu memposisikan diri bagaikan gelas yang terbuka dan masih bisa diisi kembali. Walllahu a’lam. pandangan. Seorang yang berpikir ilmiah sanggup merasa kalah tatkala buah pikirannya memang salah. ciri seseorang yang berpikir ilmiah adalah terbuka. Keempat. Oleh karena itu. Kekalahan itu tidak dirasakan sebagai sesuatu yang mengecewakan dan menjadikan dirinya merasa rendah. Keempat hal itulah setidaknya yang harus disandang oleh warga kampus yang biasa disebut mampu berpikir ilmiah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful