Dampak penyalahgunaan Narkoba

Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.

1) Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
     

Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid) Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian

2) Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
    

Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

3) Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap lingkungan sosial

dsb. opium obat. Flunitrazepam. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). 22 tahun 1997). kokaina. Jenis Narkoba menurut efeknya . jicingko). Fensiklidin. Contoh: lem/perekat. dsb. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua. seperti: • Alkohol yang mengandung ethyl etanol. morfina. masa depan suram Dampak fisik. baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika. aceton. serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas. jicing. anti-sosial dan asusila. Ekstasi. Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah. Zat yang termasuk psikotropika antara lain: • Sedatin (Pil BK). Valium. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Metakualon. dll. manipulatif. pemarah. Psikotropika adalah zat atau obat. ekgonina. semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat. mencuri. dikucilkan oleh lingkungan Merepotkan dan menjadi beban keluarga Pendidikan menjadi terganggu. yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. Metifenidat. dan damar ganja. Rohypnol. Demikianlah beberapa hal yang dapat kita ketahui bagaimana dampak penyalahgunaan narkoba terhadap diri kita. dan perilaku seseorang. dihirup. baik secara oral/diminum. suasana hati atau perasaan. Fenobarbital. psikis dan sosial berhubungan erat. opium mentah. tanaman ganja. LSD (Lycergic Alis Diethylamide). hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia. ether. inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Shabu-shabu. 5/1997). maupun disuntikan. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman. Yang termasuk jenis Narkotika adalah : • Tanaman papaver. Mandarax. • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina. Amfetamine. baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. opium masak (candu. maka jauhilah narkoba!!! narkoba Apa yang disebut NARKOBA Narkoba (singkatan dari Narkotika. Magadon.   Gangguan mental. dapat mengubah pikiran.

yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung. efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. ikut trend/gaya. 2. Kokain. Depresan. mual-mual dan muntah. kerusakan syaraf tepi 2. gangguan kesadaran. Jenis stimulan: Kafein. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Halusinogen. alergi. narkoba bisa dibedakan menjadi tiga: 1. pengecilan hati dan sulit tidur 6. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw. disebut juga kecanduan. Tetapi karena berbagai alasan . 4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan. Stimulan.Dari efeknya. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja. merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabushabu dan Ekstasi. eksim 4.mulai dari keinginan untuk coba-coba. gangguan peredaran darah 3. psikis maupun sosial seseorang. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin. 5. dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. 2. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi. kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Jenis narkoba depresan antara lain opioda. . Penyalahgunaan Narkoba Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses). coba-coba senang-senang menggunakan pada saat atau keadaan tertentu penyalahgunaan ketergantungan Dampak penyalahgunaan Narkoba Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Dampak Fisik: 1. seperti: . dll. karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung. Secara umum. murus-murus. paru-paru. Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut: 1. 3.maka narkoba kemudian disalahgunakan. Amphetamin. hati dan ginjal. Sering sakit kepala. pengerasan jaringan paru-paru 5. dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik. kesukaran bernafas. bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. suhu tubuh meningkat. ingin melupakan persoalan. lambang status sosial. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. 3. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis. halusinasi. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai.

Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba. risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B. justru keinginan untuk mencoba-coba. masa depan suram Dampak fisik. dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya 9. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. ceroboh kerja. pendekatan melalui keluarga. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua. penuh curiga 3. Hilang kepercayaan diri. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja. menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal 4. ketidakteraturan menstruasi. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest).penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen. apatis. manipulatif. penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba. anti-sosial dan asusila. mengikuti trend dan gaya hidup. . psikis dan sosial berhubungan erat. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Cenderung menyakiti diri. pemarah. Pada masa remaja. biasanya dalam bentuk pendidikan. perasaan tidak aman. sering tegang dan gelisah 2. dll. dll. khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian. Sulit berkonsentrasi. serta gangguan fungsi seksual 7. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik. Agitatif. Instansi pemerintah. para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Ada tiga tingkat intervensi. dan amenorhoe (tidak haid) 8. testosteron). sebelum penyalahgunaan terjadi. tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Over dosis bisa menyebabkan kematian Dampak Psikis: 1. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba. Lamban kerja. C. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. progesteron. Primer. yaitu 1. mencuri. bahkan bunuh diri Dampak Sosial: 1. maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi. pengkhayal. dikucilkan oleh lingkungan 2. Pendidikan menjadi terganggu. Merepotkan dan menjadi beban keluarga 3. Bahaya bagi Remaja Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. perasaan kesal dan tertekan 5. Apa yang masih bisa dilakukan? Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. serta bersenang-senang besar sekali. Gangguan mental.

3. dan Fase sosialiasi dalam masyarakat. Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat. Gangguan pada tulang 6. Efek dan dampak negatif mengkonsumsi NARKOBA NARKOTIKA dan obat terlarang serta zat adiktif / psikotropika dapat menyebabkan efek dan dampak negatif bagi pemakainya. Sekunder. Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun. 5. dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik. antara 3-12 bulan. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi. Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan adalah : 1. Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga. 6. dll. yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin. mengembangkan kegiatan alternatif. pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). antara 1 . Gangguan pada jantung 2. 2. Danmpak yang negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan mental dan fisik. agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. 7. Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial. dan Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia : 1. Gangguan pada kulit 9. 3.3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental. Gangguan pada traktur urinarius 4. membuat kelompok-kelompok dukungan. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya. Gangguan pada endorin 8.seperti halnya BKKBN. 4. Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 . Gangguan pada sistem syaraf . 2. Tertier. Gangguan pada otak 5. Gangguan pada hemoprosik 3. Gangguan pada pembuluh darah 7. Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.

akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang. Herpes.10. 3. teman dan masyarakat atau kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. dll. dan Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia 1. dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita. Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya. Gangguan pada paru-paru 11. mulai saat ini. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS. pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa. Menyebabkan depresi mental. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya. Salah satu contoh adaptasi biologis dapat dilihat dengan alkohol. harus sigap dan waspada. sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik DAMPAK FISIK Adaptasi biologis tubuh kita terhadap penggunaan narkoba untuk jangka waktu yang lama bisa dibilang cukup ekstensif. akhirnya mereka jalani. Yang tak kalah penting adalah. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia. Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar. pengajar. Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga. Alkohol mengganggu pelepasan dari beberapa transmisi syaraf di otak. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua. sehingga perbuatan tercela seperti ini pun. terutama dengan obat-obatan yang tergolong dalam kelompok downers. kita selaku pendidik. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan. kekerasan dan pengrusakan. Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba. 13. sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah. dari bahaya narkoba tersebut. TBC. Oleh sebab itu. Menyebabkan bunuh diri 4. dan sebagai orang tua. guru. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik. 2. akan tetapi semua itu tidak benar. atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin. Hepatitis. mari kita jaga dan awasi anak didik kita. Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap. Dengan berbagai upaya tersebut di atas. Alkohol juga meningkatkan cytocell dan . Gangguan pada sistem pencernaan 12. Tubuh kita bahkan dapat berubah begitu banyak hingga sel-sel dan organ-organ tubuh kita menjadi tergantung pada obat itu hanya untuk bisa berfungsi normal.

bila penggunaan narkoba dihentikan. Berikut dampak positif narkotika: 1. hal-hal yang ditekan/tidak dapat dilakukan tubuh saat menggunakan narkoba. dll yang merupakan selalu muncul bila pasokan narkoba kedalam tubuh dihentikan. sakit-sakit pada sekujur tubuh dan persendian. dll. seperti untuk meningkatkan daya tahan dan stamina serta mengurangi rasa lelah. Biji ganja juga digunakan sebagai bahan pembuat minyak. Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor. Biasanya. Ketergantungan mental ini lebih susah untuk dipulihkan daripada ketergantungan fisik. terutama. Misalnya. Opioid Opioid atau opium digunakan selama berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit dan untuk mencegah batuk dan diare. Sakaw bersifat fisik. paruparu. Ganja (ganja/cimeng) Orang-orang terdahulu menggunakan tanaman ganja untuk bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya sangat kuat. serta liver yang rusak. . tubuh mencoba untuk mengembalikan keseimbangan didalamnya. mual. terutama untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan. insomnia. Tiba-tiba saja. kram otot. ini akan mengubah semua susunan dan keseimbangan kimia tubuh.mitokondria yang ada di dalam liver untuk menetralisir zat-zat yang masuk. Ketergantungan yang dialami secara fisik akan lewat setelah GPO diatasi. 3. GPO ini juga merupakan ‘momok’ tersendiri bagi para pengguna narkoba. berupa munculnya keinginan untuk kembali menggunakan narkoba. jantung. Mungkin akan ada kelebihan suatu jenis enzym dan kurangnya transmisi syaraf tertentu. organ-organ vital dalam tubuh seperti liver. 2. terjadi juga ketergantungan mental. paru-paru yang bolong. Dampak positif narkotika bagi kehidupan manusia Walaupun begitu. Selain ketergantungan sel-sel tubuh. dalam bentuk yang dikenal dengan istilah ‘sugesti’. sedangkan sugesti adalah ketergantungan mental. Bagi para pecandu. Di balik dampak negatif. Kokain Daun tanaman Erythroxylon coca biasanya dikunyah-kunyah untuk mendapatkan efek stimulan. narkotika memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik. Mereka tidak mau meraskan pegal. Contoh: Saat menggunakan seseorang akan mengalami konstipasi. Orang seringkali menganggap bahwa sakaw dan sugesti adalah hal yang sama. ketakutan terhadap sakit yang akan dirasakan saat mengalami GPO merupakan salah satu alasan mengapa mereka sulit untuk berhenti menggunakan narkoba. ginjal. DAMPAK MENTAL Selain ketergantungan fisik. narkotika juga memberikan dampak yang positif. akan dilakukan secara berlebihan pada masa Gejala Putus Obat (GPO) ini. Tetapi. tetapi GPO yang dialaminya adalah diare. dan merupakan istilah lain untuk Gejala Putus Obat. linu. Sel-sel tubuh ini menjadi tergantung pada alcohol untuk menjaga keseimbangan baru ini. setiap kehidupan memiliki dua sisi mata uang. terutama jenis putaw/heroin. bayangkan efek-efek yang menyenangkan dari suatu narkoba dengan cepat berubah menjadi GPO yang sangat tidak mengenakkan saat seorang pengguna berhenti menggunakan narkoba seperti heroin/putaw. gagal ginjal. muntah. Jika digunakan sebagaimana mestinya. tetapi setelah itu akan muncul ketergantungan mental. Sugesti ini tidak akan hilang saat tubuh sudah kembali berfungsi secara normal.dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. ini adalah anggapan yang salah.

sementara ada bagian lain dalam dirinya yang mencegahnya. serta tindakan impulsive. Saat menggunakan narkoba. Emosi seorang pecandu narkoba sangat labil dan bisa berubah kapan saja. dan Anda sama sekali tidak bisa sembunyi dari suara-suara itu karena tidak ada tempat dimana Anda bisa sembunyi dari diri Anda sendiri. tanpa ada sugesti. dan akhirnya kembali menggunakan narkoba hanya untuk menemukan bahwa ia memang tidak bisa mengendalikan penggunaannya! Bisa dikatakan bahwa dampak mental dari narkoba adalah mematikan akal sehat para penggunanya. . dan sangat berbahaya. Bayangkan saja bila Anda harus berperang melawan diri Anda sendiri. karena inilah yang membedakan seorang pecandu dengan orang-orang yang bukan pecandu. Sugesti inilah yang seringkali menyebabkan pecandu relapse. Pikiran seorang pecandu menjadi terobsesi pada narkoba dan penggunaan narkoba. perasaan. Ini mengakibatkan tingginya domestic violence dan perilaku abusive dalam keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabu-shabu. Ia juga selalu berpikir dan berperilaku kompulsif. tetapi para pecandu akan tetap memiliki sugesti bahkan saat hidupnya sudah bisa dibilang normal kembali. Orangorang yang bukan pecandu dapat menghentikan penggunaannya kapan saja. terutama alkohol dan jenis-jenis narkoba yang termasuk dalam kelompok uppers seperti Shabu-shabu. Sugesti seringkali menyebabkan terjadinya 'perang' dalam diri seorang pecandu. dan seringkali mengakibatkannya melakukan perilaku atau tindakan kekerasan. Ia akan menggunakan semua daya pikirannya untuk memikirkan cara yang tercepat untuk mendapatkan uang untuk membeli narkoba. Narkoba adalah satu-satunya hal yang ada didalam pikirannya. serta emosi seseorang ikut terpengaruh. atau sharing needle karena perilakunya selalu impulsive.. maka ia tidak akan takut untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap orang-orang yang mencoba menghalaginya untuk menggunakan narkoba. seorang pecandu yang sudah keluar dari sebuah tempat pemulihan sudah mengetahui bahwa ia tidak bisa mengendalikan penggunaan narkobanya. dapat memunculkan perilaku agresif yang berlebihan dari si pengguna. Misalnya.. dalam artian ia selalu mengulangi kesalahankesalahan yang sama. karena di satu sisi ada bagian dirinya yang sangat ingin menggunakan narkoba. mood atau emosi penggunanya. berbohong. dan tak jarang bagian dirinya yang ingin menggunakan narkoba-lah yang menang dalam peperangan ini. Karena pikiran yang terobsesi oleh narkoba dan penggunaan narkoba. tanpa pernah dipikirkan terlebih dahulu. Suara-suara ini seringkali begitu kencang sehingga ia tidak lagi menggunakan akal sehat karena pikirannya sudah terobsesi dengan narkoba dan nikmatnya efek dari menggunakan narkoba. ia akan berpikir bahwa mungkin sekarang ia sudah bisa mengendalikan penggunaannya. terutama yang sudah dalam tahap kecanduan. Salah satu efek yang diciptakan oleh narkoba adalah perubahan mood. Terutama bila orang tersebut pada dasarnya memang orang yang emosional dan bertemperamen panas. mood. tetapi kita dapat merubah cara kita bereaksi atau merespon terhadap sugesti itu.Sugesti ini bisa digambarkan sebagai suara-suara yang menggema di dalam kepala seorang pecandu yang menyuruhnya untuk menggunakan narkoba. Ini semua membuktikan bahwa penyakit adiksi adalah penyakit yang licik. Narkoba dapat mengakibatkan ekstrimnya perasaan. Peperangan ini sangat melelahkan. seperti mencuri. Dampak mental yang lain adalah pikiran dan perilaku obsesif kompulsif.. Satu saat tampaknya ia baik-baik saja. Sugesti ini tidak bisa hilang dan tidak bisa disembuhkan. Tetapi ia tidak pernah memikirkan dampak dari tindakan yang dilakukannya. Jenis-jenis narkoba tertentu. Sugesti memang tidak bisa disembuhkan.. DAMPAK EMOSIONAL Narkoba adalah zat-zat yang mengubah mood seseorang (mood altering substance). tetapi saat sugestinya muncul.

Para pecandu seringkali diselimuti oleh perasaan bersalah. Dan saat si pecandu berhenti menggunakan narkoba. maka terkadang ia tidak ingat apa yang telah dilakukannya. Ada 10 tahun yang ‘hilang’ saat ia menggunakan narkoba. Karena melakukan semua tindakan kekerasan itu di bawah pengaruh narkoba. pacar. Dan perubahan yang muncul ini bukan perubahan ringan. dan ia menaruh kepentingannya untuk menggunakan narkoba di atas segala-galanya. dan jago berbohong dan mencuri. Saat seseorang menjadi pecandu. Perasaan-perasaan ini pulalah yang membuatnya ingin terus menggunakan. Tetapi… perasaan-perasaan ini tidak hilang begitu saja. bila sebelumnya ia termasuk rajin beribadah bisa dipastikan ia akan menjauhi kegiatan yang satu ini. dan depresi mendalam yang seringkali membuatnya berpikir untuk melakukan tindakan bunuh diri. dan semua hal/aspek lain dalam hidupnya berputar di sekitarnya. ia dapat merasa senang dan nyaman. Memang secara fisik ia berusia 26 tahun. untuk membantunya menghadapi dan mengatasi perasaan-perasaan sulit itu. kuliah. sekolah. dan jujur berubah total mejadi seorang pecandu yang brengsek. pemurung. apalagi dengan khotbah agama yang selalu didengar bahwa orang-orang yang menggunakan narkoba adalah orang-orang yang berdosa. mengikuti dorongan emosi apapun yang muncul dalam dirinya. karena salah satu efek narkoba adalah mematikan perasaan dan emosi kita.tetapi di bawah pengaruh narkoba semenit kemudian ia bisa berubah menjadi orang yang seperti kesetanan. Seorang pecandu acapkali bertindak secara impuls. Narkoba adalah pusat kehidupannya. atau bekerja seperti biasa. melainkan ‘terkubur hidup-hidup’ di dalam diri kita. perasaan tidak berguna. Kepribadian yang baru ini tidak peduli terhadap orang lain. satu-satunya hal yang penting baginya adalah bagaimana cara agar ia tetap bisa terus menggunakan narkoba. Satu hal juga yang perlu diketahui adalah bahwa salah satu dampak buruk narkoba adalah mengakibatkan pecandu memiliki suatu retardasi mental dan emosional. menjalani aktivitas normal seperti sekolah. anak. tetapi sebenarnya usia mental dan emosionalnya adalah 16 tahun. yaitu kepribadian pecandu atau kepribadian si junkie. Ini juga sebabnya mengapa ia tidak memiliki pola pikir dan kestabilan emosi seperti layaknya orang-orang lain seusianya. sopan. pekerjaan. Di bawah pengaruh narkoba. . mengamuk. melempar barang-barang. DAMPAK SPIRITUAL Adiksi terhadap narkoba membuat seorang pecandu menjadikan narkoba sebagai prioritas utama didalam kehidupannya. dan bahkan memukuli siapapun yang ada di dekatnya. Ini sebabnya mengapa ada perubahan emosional yang tampak jelas dalam diri seorang pecandu. dan saat ia berusia 26 tahun ia berhenti menggunakan narkoba. tanpa harus merasakan perasaan-perasaan yang tidak mengenakkan. Narkoba menjadi jauh lebih penting daripada istri. Adiksi terhadap narkoba membuat seseorang kehilangan kendali terhadap emosinya. Tidak ada hal lain yang lebih penting daripada narkoba. Contoh seorang pecandu berusia 16 tahun saat ia pertama kali menggunakan narkoba. Seorang anak yang tadinya selalu bersikap manis. orangtua. Mereka tidak segan-segan memukul istri atau anak-anak bahkan orangtua mereka sendiri. dan di saat-saat seperti inilah pecandu membutuhkan suatu program pemulihan. perasaan-perasaan yang selama ini ‘mati’ atau ‘terkubur’ dalam dirinya kembali bangkit. riang. Hal ini sangat umum terjadi di keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabushabu. dll. Ia berhenti melakukan aktivitas-aktivitas yang biasa ia lakukan sebelum ia tenggelam dalam penggunaan narkobanya. ada suatu kepribadian baru yang muncul dalam dirinya. karena pecandu adalah orang-orang yang memiliki perasaan dan emosi yang sangat mendalam. penyendiri. Ia tidak lagi melakukan hobi-hobinya. suami.

pacar mungkin memutuskannya. Ia menjauhi keluarga dan teman-teman lamanya. dan bisa dikatakan menggantikan posisi Tuhan. tetapi juga harus mencakup ketiga aspek lainnya sebelum pemulihan itu dapat dianggap sebagai suatu pemulihan yang sebenarnya.AsianBrain. www. teman-teman mungkin menjauhinya. Adiksi adalah penyakit yang mempengaruhi semua aspek hidup seorang manusia. tertular penyakit bila sharing needle. bahkan Tuhan mungkin dianggap tidak ada. Adiksi terhadap narkoba membuat penggunaan narkoba menjadi jauh lebih penting daripada keselamatan dirinya sendiri. tetapi narkoba selalu setia dan selalu dapat memberikan efek yang diinginkannya… Secara spiritual. yaitu dunia yang tidak ada hubungannya dengan narkoba. dan mencari teman-teman baru yang dianggap sama dengannya. dll. yang dianggap dapat memahaminya dan tidak akan mengkuliahinya tentang penggunaan narkobanya. dan karenanya harus disadari bahwa pemulihan bagi seorang pecandu tidak hanya bersifat fisik saja. Orangtua bisa memarahinya. ia hidup dalam dunianya sendiri dan mengisolasi dirinya dari dunia luar.com . tertangkap polisi. Narkoba dianggap sebagai sahabat yang selalu setia menemaninya. Ia tidak lagi memikirkan soal makan. Narkoba adalah pusat hidupnya.Ini menyebabkan pecandu seringkali hidup tersolir.