P. 1
Paparan inpassing

Paparan inpassing

|Views: 2,012|Likes:
Published by Joko Setiawan

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Joko Setiawan on May 26, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

INPASSING PANGKAT DOSEN BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL

A. Latar Belakang • Pemerintah
Permasalahan : ● Bagi dosen bukan PNS memiliki jabatan akademik hanya

memberikan tunjangan profesi kepada dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik (Ps. 53 ayat (1) UU No. 14 Thn 2005) Tunjangan profesi diberikan setara dengan 1 kali gaji pokok dosen yang diangkat oleh pemerintah pada tingkat, masa kerja, dan kualifikasi yang sama (Ps. 53 ayat (2)

● Pangkat dosen bukan PNS bersifat lokal (kebijakan penyelenggara PT) ● Penghitungan masa kerja dosen bukan PNS tidak sama antar PT yang diselenggarakan oleh masyarakat ● Tidak berlaku angka kredit untuk kenaikan pangkat dalam jabatan yang sama yang ada hanya kenaikan jabatan akademik

B.Tujuan Inpassing

• Penyetaraan pangkat dosen bukan PNS yang
telah menduduki jabatan pangkat dosen PNS akademik dengan

• Menentukan masa kerja dalam jabatan • Alat untuk menentukan besarnya pembayaran
tunjangan profesi

• Perlakuan yang sama antara dosen bukan PNS
dengan dosen PNS

C. Dasar Kebijakan • Pada dasarnya PNS naik pangkat adalah 4 tahun sekali • Dalam Kepmenkowasbangpan No. 38 Tahun 1999 jenjang
jabatan diperoleh melalui kenaikan jabatan secara reguler dan loncat jabatan

• Kenaikan pangkat bagi dosen PNS yang memperoleh
kenaikan jabatan secara reguler sesuai dengan angka kredit yang dimiliki

• Kenaikan pangkat berikutnya setingkat lebih tinggi bagi

dosen PNS yang memperoleh kenaikan jabatan melalui loncat jabatan diwajibkan mengumpulkan angka kredit 30% yang berasal dari unsur utama (tridharma PT) dari jumlah angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan pangkat selanjutnya

• Pengangkatan awal (pertama kali) dalam jabatan fungsional
dosen ditentukan oleh ijazah yang digunakan oleh dosen yang bersangkutan pada saat melamar menjadi dosen

• Angka kredit ijazah yang digunakan untuk
pengangkatan pertama : □ Kepmenkowasbangpan No. 38 Tahun 1999 : - Sarjana/D.IV = 75 - Magister/Sp.I = 100 - Doktor/Sp.II = 150

□ Keputusan Menpan No. Per/60/M.Pan/6/2005 - Sarjana/D.IV = 100 - Magister = 150 - Doktor = 200

D.Penetapan Inpassing Pangkat

• Jenjang pangkat (bagi yangmemperoleh jabatan

saat ini secara reguler) ditetapkan berdasarkan jenjang jabatan dan angka kredit yang dimiliki, ijazah yang digunakan pada saat pengangkatan awal, dan masa kerja dalam jabatan Jenjang pangkat (bagi yang memperoleh jabatan saat ini melalui loncat jabatan) ditetapkan berdasarkan jenjang jabatan akademik sebelum loncat jabatan, dan masa kerja dalam jabatan tersebut, Masa kerja dalam jabatan keseluruhan dihitung sejak pengangkatan awal dalam jabatan fungsional (berdasarkan keputusan pejabat yg berwenang) sampai ditetapkannya inpassing pangkat.

E. Persyaratan

• Memiliki kualifikasi akademik minimum yang

diperoleh melalui pendidikan tinggi program pascasarjana yang terakreditasi sesuai dengan bidang keahliannya yaitu : - lulusan program magister untuk program diploma atau program sarjana - lulusan program doktor untuk program pascasarjana Menduduki jenjang jabatan akademik berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang

F Kelengkapan Administrasi

• Salinan/fotokopi sah ijazah pendidikan tinggi

• • • •

yang dimiliki, bagi ijazah yang diperoleh dari PT di luar negeri telah mendapatkan pengesahan dari dikti Salinan/fotokopi sah SK pengangkatan pertama dan penetapan angka kreditnya Salinan/fotokopi sah SK dan PAK dalam jenjang jabatan akademik yang dimiliki saat ini Salinan/fotokopi sah SK dan PAK jenjang jabatan sebelumnya Salinan/fotokopi sah SK Inpassing Jabatan

G.Pejabat yg berwenang menetapkan inpassing

• Sesjen Depdiknas untuk golongan IV/e ke bawah • Karopeg Setjen Depdiknas untuk gol. IV/c ke • • • •
bawah Kabag Mutasi Dosen untuk gol. IV/a ke bawah Koordinator Kopertis untuk gol. III/d ke bawah Setpel Kopertis untuk gol. III/c ke bawah Kabag Tata Usaha Kopertis untuk gol. III/a

H. Implikasi lainnya • Dosen bukan PNS yang telah inpassing dapat
mengajukan angka pangkat berikutnya kredit untuk kenaikan

• Kenaikan pangkat berikutnya setingkat lebih

tinggi dilakukan paling sedikit setelah 2 tahun dalam pangkat terakhir

• Setiap kali naik pangkat berarti juga menambah
besarnya tunjangan profesi yang diterima oleh dosen bukan PNS

SEKIAN TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->