P. 1
MAKNA DOA

MAKNA DOA

|Views: 18|Likes:
Published by hutabarat
apakah doa itu? Apa sebenarnya berdoa itu? Apakah makna doa? Banyak orang begitu mendengar kata doa, langsung berpikir bahwa yang dimaksud adalah manusia datang ke hadapan Allah untuk mengajukan permohonan
. Jika kita ingin benar-benar mengetahui apakah doa itu, kita harus dengan jelas mengerti bahwa doa bukan melulu manusia mengajukan permohonan di hadapan Allah untuk memenuhi kebutuhannya sendiri
apakah doa itu? Apa sebenarnya berdoa itu? Apakah makna doa? Banyak orang begitu mendengar kata doa, langsung berpikir bahwa yang dimaksud adalah manusia datang ke hadapan Allah untuk mengajukan permohonan
. Jika kita ingin benar-benar mengetahui apakah doa itu, kita harus dengan jelas mengerti bahwa doa bukan melulu manusia mengajukan permohonan di hadapan Allah untuk memenuhi kebutuhannya sendiri

More info:

Published by: hutabarat on Aug 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2013

pdf

text

original

Referensi Berita 1 Makna Doa MAKNA DOA Sekarang marilah kita membahas pelajaran pertama mengenai doa, makna

doa. Saya ingin bertanya kepada kalian, saudara saudari, apakah doa itu? Apa sebenarnya berdoa itu? Apakah makna doa? Banyak orang begitu mendengar kata doa, langsung berpikir bahwa yang dimaksud adalah manusia datang ke hadapan Allah untuk mengajukan permohonan. Karena manusia berkekurangan, perlu suplai barang-barang jasmani; atau sakit dan perlu kesembuhan; atau ada masalah-masalah lainnya, perlu penyelesaian; karena itu manusia pergi ke hadapan Allah, meminta-Nya menyuplai kebutuhannya, menyembuhkan penyakitnya, dan menyelesaikan masalah-masalahnya. Orang mengira inilah yang dimaksud dengan doa. Secara lahiriah tampaknya, dalam Alkitab terdapat contoh-contoh doa yang demikian. Misalkan janda dalam Lukas 18 yang selalu datang kepada hakim, minta haknya dibela terhadap lawannya. Akan tetapi saudara saudari, ingatlah, itu bukan makna doa yang tepat seperti yang diwahyukan dalam Alkitab. Meskipun definisi sedemikian tidak salah, tetapi terlampau dangkal, kurang dalam, dan kurang tepat. Jika kita ingin benar-benar mengetahui apakah doa itu, kita harus dengan jelas mengerti bahwa doa bukan melulu manusia mengajukan permohonan di hadapan Allah untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

DOA ADALAH MANUSIA BEKERJA SAMA DENGAN ALLAH, MEMBIARKAN ALLAH MENGEKSPRESIKAN DIRI-NYA SENDIRI DAN KEHENDAK-NYA MELALUI MANUSIA, UNTUK MENGGENAPKAN KEHENDAK-NYA Bila seorang saudara atau saudari telah benar-benar memahami rahasia doa yang tercakup dalam dua butir di atas, dengan sendirinya akan timbul hasil sebagai berikut: orang yang berdoa demikian pasti berkoordinasi dengan Allah, bekerja sama dengan Allah, dan membiarkan Allah mengekspresikan diri-Nya sendiri dan kehendak hati-Nya dari dalamnya dan melaluinya, dan akhirnya merampungkan kehendak Allah. Inilah yang dikatakan Roma 8:26-27, yang memberi tahu kita, bahwa kita tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa; tetapi Roh Kudus berdoa di dalam kita menurut kehendak Allah. Ya, kita tidak tahu bagaimana berdoa. Yang kita ketahui adalah yang biasa disebut orang permohonan, tetapi kita tidak tahu mengenai doa yang dibicarakan dalam Alkitab. Kali pertama saya membaca kedua ayat dalam Roma 8 ini, saya bertanyatanya apa maksudnya. Saya pikir, ketika saya sakit, bukankah saya berdoa kepada Allah meminta penyembuhan? Ketika saya kekurangan, bukankah saya berdoa kepada Allah untuk menyuplaiku? Bagaimana mungkin Alkitab berkata, bahwa kita tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa? Lambat laun, Tuhan menunjukkan kepada saya, bahwa kita sama sekali tidak tahu doa yang dikehendaki Allah. Kita paham terhadap doa-doa di bawah standar yang pada umumnya dianggap sebagai doa. Kita tidak tahu doa yang memenuhi standar dan yang menjamah kehendak Allah. Inilah kelemahan kita. Syukur kepada Allah, justru dalam kelemahan inilah, Roh itu menolong kita dan berdoa bagi kita dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Saudara-saudara, doa yang sejati adalah Roh Kudus di dalam manusia, melalui manusia menyatakan kehendak Allah. Dengan kata lain, doa yang sejati adalah doa yang melibatkan dua persona. Dua persona ini bukan hanya manusia sendirian berdoa kepada Allah, tetapi Roh Kudus berbaur dengan manusia, mengenakan manusia, dan bersatu dengan manusia dalam doa. Di luar kelihatannya manusia sedang berdoa, tetapi di dalam Roh itu yang berdoa. Ini berarti dua persona menyatakan doa yang sama pada waktu yang sama. Ingatlah, inilah doa yang dikatakan dalam Alkitab.

ini kedengarannya aneh. “Roh itu sesuai dengan kehendak Allah. “Janganlah khawatir tentang apa pun juga. . berdoa sebagai kesatuan. Pada saat itu Anda dan Allah tidak dapat dipisahkan. Karena itu. akhirnya merampungkan kehendak Allah. Kita membaca Alkitab dan berdoa berarti kita menghirup Allah ke dalam kita. Ketika Dia berdoa di dalam Anda. Allah dan kita.” Sulit dikatakan bahwa roh di sini hanya mengacu kepada Roh Kudus saja. “Berdoalah dalam Roh Kudus. sedangkan berdoa adalah kita menghirup Allah masuk. tetapi dalam pengalaman kita memang demikian. Semua kekhawatiran dilarang oleh-Nya. tetapi untuk masalah khusus yang satu ini. dalam doa. bahwa Alkitab adalah Allah mengembuskan diriNya sendiri. dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa. tetapi juga bekerja bersama Allah. Mereka menyangka bahwa khawatir adalah kewajibannya. atau berdoa dalam doa. ia berdoa dengan doa Roh itu yang ada di dalam dirinya. Kristus berdoa kepada Kristus sendiri. namun bagi Allah tidak ada satu alasan pun. Ketika Elia berdoa. Inilah definisi singkat mengenai doa di dalam Alkitab. supaya hujan jangan turun. untuk masalah lainnya mereka dapat tidak khawatir. Allah memerintahkan Anda. dan benda hanyalah kulit luar. Saudara Andrew Murray pernah berkata. Doa yang sejati selalu sejalan dengan Alkitab. bahwa doa yang sejati pasti akan membuat diri kita sepenuhnya berbaur dengan Allah. Saya percaya. Dia dan Anda sepenuhnya bersatu.” (dalam bahasa aslinya tidak ada kata “kehendak”). Banyak orang berpikir. kita sepenuhnya berkoordinasi dengan Allah. berdoa . Karena itu. bekerja sama dengan Allah. masalahmasalah rumah tangga dan kesulitankesulitan pribadi cukup masuk akal untuk khawatir. “Janganlah khawatir tentang apa pun juga.” “Bersungguh-sungguh berdoa” dalam bahasa Yunani berarti berdoa dengan doa. Roh Kudus berdoa di dalam kita sesuai dengan Allah. Ada kalimat yang mengatakan. mereka harus khawatir. Dialah yang berdoa. Tetapi. yaitu mengembus dan menghirup di hadapan Allah. namun kita tidak menghirup Allah masuk. Atau ada yang berpikir. dan ketika Ia berdoa Anda juga berdoa. Jika kita hanya membaca Alkitab. baik di dalam maupun di luar. Bab 1) Referensi Filipi 4:6-7 Bagi kita ada banyak alasan untuk khawatir.” Boleh jadi alasan-alasan kita tentang kehidupan. Ingatlah. Hasilnya. . juga termasuk roh manusia kita. sehingga diri Allah dan maksud hatiNya dapat dinyatakan melalui Anda. berkontak satu sama lain dan mendapatkan satu sama lain.” Ini berarti. Mari kita perhatikan kembali Roma 8:27. berarti kita hanya membiarkan Allah mengembuskan diri-Nya. inilah yang dimaksud dengan doa dua persona. Anda bukan hanya berkoordinasi dengan Allah. Anda dan Dia berdoa bersama pada saat yang sama. “Elia adalah manusia biasa sama seperti kita.” Allah berkenan jika kita tidak khawatir. (Doa. Karena itu. Yudas ayat 20 berkata. sehingga kita dan Allah. Dari beberapa contoh ini kita dapat melihat. Maksudnya. Efesus 6:18 berkata. bahwa doa yang sejati adalah Kristus yang berumah di dalam kita berdoa kepada Kristus yang duduk di atas takhta. dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Dengan perkataan lain. tambahan. kita masih perlu berdoa. Yakobus 5:17 berkata. Jadi. Dengan kata lain. doa Anda haruslah merupakan pernyataan dari dua persona (Anda dan Roh Kudus). permohonan kita akan manusia. “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh. menjadi orang yang bepersona dua. tentunya juga menyatakan kehendak Allah sendiri. Mereka yang membaca Alkitab dilihat dari sudut ortodoks mengakui bahwa roh di sini bukan mengacu kepada Roh Kudus melulu. sekarang saudara saudari dapat melihat. dapat kita katakan bahwa doa Elia adalah Allah berdoa kepada diri-Nya sendiri di dalam Elia. Hasilnya. Karena itu. Inilah doa sejati yang sesuai dengan Alkitab. perkara. tetapi Alkitab berkata. doa demikian pasti menyatakan diri Allah sendiri. ia berdoa dengan doa atau ia berdoa di dalam doa. Benarkah bahwa . Ini adalah satu pengungkapan yang sangat khusus di dalam Alkitab. sehingga kehendak-Nya terampungkan. yaitu Allah berdoa di dalam kita melalui Roh-Nya. tetapi. Karena itu kita tidak seharusnya membaca Alkitab dan tidak berdoa. Demikianlah Allah lalu menyatakan diri-Nya sendiri dan maksud hati-Nya melalui kita.Kita sering membicarakan mengenai doa Elia. Ketika Anda berdoa. Tidak ada alasan untuk khawatir! Semua kekhawatiran adalah tanpa alasan. mereka harus mengkhawatirkan tentang hal ini atau hal itu. Anda tidak bisa berdoa di dalam diri Anda sendiri. Ketika kita berdoa kita harus berdoa dalam roh yang berbaur semacam itu. maka Anda menyatakan doa itu di luar.

Pokoknya Anda harus menyatakan segala sesuatu kepada Allah melalui doa.” Berdoa adalah menerima sesuatu dari Allah. permohonan dengan ucapan syukur. dan khawatir. atau pekerja di atasnya menolak menerima batu bata yang dioperkan kepadanya. semua telah diatur oleh Tuhan yang telah mati bagi kita. dan kita tak dapat mengoperkannya kepada Allah. Cukupkah kita hanya mempunyai doa dan permohonan? Tidak! Alkitab tidak hanya menyebutkan doa dan permohonan. Apakah Anda sedang duduk. Tuhan. ini berarti Anda meragukan kekuatan tangan Allah. menyatakan segala sesuatu kepada Allah melalui ucapan syukur. Maka beban itu bertambah-tambah berat. sedang ucapan syukur adalah mempersembahkan ucapan syukur kepada-Nya. Ketika kekhawatiran berdatangan. tetapi Ia juga berkata bahwa kita harus mengucap syukur. “Oh. Kau tidak pernah salah. Kedua. kita mempunyai jalan keluarnya. meragukan hati kasih Allah. tetapi juga pada waktu susah. kita menanggungnya sendiri. tidak memiliki sukacita.” Sebagai orang Kristen. “nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa. atau pun berjalan. Kita pernah mengamati para pekerja bangunan ketika mendirikan sebuah bangunan. tetapi Anda masih khawatir. Mereka mengangkut batu bata ke atap dengan cara berdiri pada tingkat yang berbedabeda pada sebuah tangga. Andaikata pekerja yang di tengah tidak mengoperkan batu bata yang diterimanya. berbaring. tetapi juga dalam apa yang kelihatannya tidak baik. Jangan biarkan kekhawatiran menindih kita terus-menerus. tetapi kita dapat berdoa untuk segala perkara. Kita tidak perlu khawatir karena kita dapat mempercayakan segala sesuatu kepada Allah melalui doa. kemudian datang perkara kedua dan ketiga. walaupun hanya satu. Melakukan apa? Pertama. Kita merasa khawatir dikarenakan kita tidak menyadari bahwa Dia dekat. Alkitab tidak hanya berkata kita harus berdoa dan memohon. Namun Anda tidak mau berbuat demikian. Bukan hanya pada waktu senang kita bersyukur kepada Tuhan. Alangkah baiknya jika kita dapat membawa segala sesuatu yang kita alami serta meletakkannya satu demi satu dalam tangan Tuhan. tetapi karena kita mempunyai Dia yang menjadi pendengar permohonan kita. Karena itu. yang apatis terhadap segala hal. Dalam hal apa kita harus bersyukur? Dalam segala hal. maka pekerja yang di tengah akan mati tertimbun beban-beban yang terus berdatangan. melalui permohonan yaitu membuat permintaan-permintaan khusus untuk memenuhi keperluan-keperluan khusus dari hati kita. Kemudian mengoperkan batu bata dari tingkat terbawah ke tingkat tengah dan dari tingkat tengah ke tingkat teratas. kita juga menanggungnya sendiri. yang dapat dipercaya dan yang sudi menanggung beban kita. Pekerjaan dapat berlangsung dengan cepat karena batu bata yang diterima segera dioperkan lagi. Apabila Anda khawatir. Anda dapat melakukannya. Kalau tidak demikian.mereka sama sekali tidak boleh mempunyai kekhawatiran walaupun hanya satu saja? Ya! Tidak boleh ada kekhawatiran sedikit pun. Bukan hanya dalam perkaraperkara yang kelihatannya baik bagi kita lalu kita bersyukur. ini mengindikasikan bahwa Anda tidak percaya kepada hati-Nya dan janji-Nya. Jangan menimbun beban-beban itu satu persatu dengan tekun. Karena itulah kita tidak khawatir tentang apapun. kita dapat melakukan hal ini dengan baik karena kita mempunyai Tuhan dan karena Dia dekat. tetapi serahkanlah kekhawatiran itu pada pihak Allah. kita terima dari tangantangan yang telah berlubang oleh paku. kita menyatakan permintaan kita kepada Allah.” Bagaimana kita dapat bebas dari kekhawatiran? Asalkan Anda mengikuti “tetapi” ini maka semuanya akan beres. segera operkan kepada Allah. Doa itulah jalan keluarnya. melalui ucapan syukur. tetapi juga ucapan syukur. kita tidak khawatir bukan karena kita optimis (secara alamiah) dan bukan pula karena kita adalah orang-orang yang tidak bertujuan. Mengapa demikian? Karena “Tuhan sudah dekat”. Kita dapat mendoakan segala hal yang membuat kita beralasan dan berkesempatan untuk khawatir. ketika perkara yang pertama datang. sengsara. Dia dekat. Demikian juga kita terhadap kekhawatiran. karena itu Anda penuh kekhawatiran. . Ketiga. Ketika ada orang mengirimkan kekhawatiran kepada kita. kita dapat bersyukur. melalui doa yang adalah doa umum. Dalam segala hal. akibatnya kita kehilangan sukacita karena tertekan. “Tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam segala doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Allah itulah jalan keluar kita. maka kekhawatiran itu akan menindih kita sampai mati. Kita tidak hanya dapat berdoa untuk perkara-perkara besar atau hanya untuk perkara-perkara kecil. Jalan keluar itu adalah. Kita harus ingat bahwa segala sesuatu yang menimpa kita. Berdoa adalah hak istimewa dari orang Kristen.

maka ia mengirimkan bala tentaranya untuk mengepung kota. Kita sendiri akan heran dan orang lain juga heran. damai sejahtera Allah adalah damai sejahtera milik Allah sendiri. seharusnya esok harinya Allah segera mengirimkan Juruselamat. adakah suatu kekhawatiran yang menembus masuk ke dalam hati kita? Ada perkara apa yang dapat membuat kita tidak memiliki damai sejahtera? Saudara saudari. Meskipun malaikat jatuh dan manusia jatuh juga. tetapi membawakan damai sejahtera pada hati Anda. Oleh karena Tuhan menanggung kekhawatiran Anda. khawatir akan keluarga. berat hatinya dan luka hatinya. Apakah Dia gelisah? Tidak! Dia tetap tenang. Namun Allah tidak terburu-buru. Coba renungkan. Inilah pengawalan dari damai sejahtera Allah. “Di Damsyik gubernur yang diangkat oleh Raja Aretas menyuruh orang-orang mengawal kota Damsyik untuk menangkap aku. maka Anda tidak perlu khawatir lagi! Allah adalah Allah yang menanggung kekhawatiran. tekanan seolah-olah terlalu berat untuk ditanggung. Dalam Yesaya 53:4 dikatakan. berarti Allah memberikan damai sejahtera kepada Anda. sehingga bumi menjadi campur aduk dan tidak berbentuk. Akhirnya. kuasa. sambil bersyukur. Damai sejahtera Allah menjaga hati kita sepertilah sepasukan tentara mengepung kota. Inilah damai sejahtera yang melampaui segala akal. bagaimana mungkin kita bisa menjadi begitu damai. hal yang terbaik adalah mendorong semua orang dosa masuk gereja. Kata “memelihara” dalam bahasa aslinya adalah istilah yang umumnya dipakai dalam kemiliteran. Allah mempunyai kasih. Tetapi mereka pun berdosa. tidak ada jalan keluar dan seolah-olah kita hanya bisa merana dan khawatir. dan juga damai sejahtera. Bagi Dia semuanya bukanlah masalah. Allah menghendaki kita menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya. Tetapi Allah tidak terburu-buru. “Tetapi sesungguhnya. bukan pula menghapuskan gangguan dalam keadaan sekitar Anda.” “Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal” ini adalah damai sejahtera Allah. sambil berdoa. serta menanggung beban-beban kita.” Hari ini jika Anda khawatir akan kesehatan tubuh. bahwa hari ini Allah ingin Anda menyerahkan segala kekhawatiran Anda kepada-Nya. siapa yang hancur hatinya. mulanya. permohonan dan ucapan syukur. jika manusia berdosa hari ini. Ia juga dapat diterjemahkan “mengamati” atau “mengawal”. Apakah Allah menjadi resah karenanya? Tidak! Dia tidak resah. Allah tetap tidak gelisah.” “Mengawal” dalam ayat ini dan “memelihara” dalam Filipi 4:7 adalah istilah yang sama. khawatir akan keadaan rohani anak-anak Allah. Dia memanggil Anda untuk menyerahkan kekhawatiran Anda kepada-Nya. tetapi penghulu malaikat (yang kemudian menjadi Iblis) berdosa. Oh. datanglah kepada Tuhan! Hari ini Anda boleh tidak khawatir lagi! Jika Anda menyatakan segala hal keinginan Anda kepada Allah dalam doa. sebab Ia memelihara kamu” (1 Ptr. maka Allah mengutus Anak-Nya” (Gal. Damai sejahtera Allah akan menjaga dan mengawal hati kita supaya kita bebas dari pengacauan kekhawatiran. Selanjutnya dalam waktu enam hari Allah menyelesaikan pekerjaan pemulihannya dan membuat sepasang manusia untuk tinggal di atas bumi. Dia menunggu selama beribu-ribu tahun tanpa khawatir sedikit pun. dan kesengsaraan kita yang dipikulnya. Damai sejahtera yang Allah berikan. Hari ini Dia mau menanggung kekhawatiran Anda. khawatir akan bisnis. memelihara. Inilah damai sejahtera Allah. pernahkah Anda mengalami damai sejahtera Allah? Apakah Anda menyadari penjagaan damai sejahtera Allah? Tahukah Anda apakah yang disebut dengan damai sejahtera Allah menjaga hati dan pikiran? “Menjaga hati dan pikiran” bukan berarti menjaga lingkungan sekitar Anda. Ada sedikit perbedaan antara damai sejahtera yang diberikan Allah dan damai sejahtera Allah. ingatlah. “Setelah genap waktunya. . Bahkan sampai hari ini menurut pemikiran kita. bahkan sepertiga dari malaikat-malaikat mengikuti jejaknya berdosa. namun ketika kita menyatakan kepada Allah segala keinginan hati kita.“Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya. Allah mengutus Juruselamat datang untuk menyelamatkan manusia. hikmat. penyakit kitalah yang ditanggungnya. Menurut konsepsi kita. maka kita akan tahu bahwa seolah-olah kita tidak mengenal apakah kekhawatiran itu. Alangkah indahnya hal ini! Dengan penjagaan seperti damai sejahtera Allah yang menjaga hati dan pikiran kita. maka Anda akan memperoleh satu hasil yang terbaik — “Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal. Dia memperhatikan. akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Istilah yang sama bisa ditemukan dalam 2 Korintus 11:32. 5:7). khawatir akan keselamatan orang lain. Ada kalanya. semua yang diciptakan Allah adalah baik dan sangat indah. 4:4). Pada waktu itu gubernur Damsyik ingin menangkap Paulus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->