Hubungan Biologi dengan Ilmu lain

Posted: Maret 18, 2011 in Biology

0
Biologi merupakan salah satu cabang ilmu dari Ilmu Pengetahuan Alam atau yang biasa kita singkat dengan IPA. Biologi berasal dari dua kata, yaitu ‘bios’ yang berarti hidup dan ‘logos’ yang berarti ilmu. Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Tak hanya mempelajari tentang makhluk hidup saja, tetapi biologi juga mempelajari segala aspek yang menyertainya. Dalam pengembangan penerapan biologi yang dikenal sebagai biologi terapan, biologi dapat dihubungkan dengan berbagai ilmu, contohnya kimia, fisika, matematika serta teknologi informatika sehingga muncullah ilmu-ilmu baru seperti biokimia (hubungan antara biologi dengan kimia) dan biofisika (hubungan antara biologi dengan fisika) yang kemudian bergabung dan membentuk suatu ilmu baru lagi yaitu bioteknologi. Selain itu, biologi juga berkaitan erat dengan ilmu sosial dan membentuk ilmu-ilmu baru yang salah satu contohnya adalah psikologi dan biogeografi. Ilmu terapan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia di belahan bumi ini. Bidang yang tergolong biologi terapan misalnya kedokteran, pertanian, perikanan, kesehatan, farmasi, dan bioteknologi. Secara garis besar, biologi dapat dibagi menjadi dua cabang ilmu, yaitu: 1. Zoologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang kehidupan hewan di alam semesta ini. 2. Botani, yaitu ilmu yang mempelajari tentang kehidupan tumbuhan di alam semesta ini.

Ada berbagai cabang ilmu biologi, yaitu : 1. Ekologi : Ilmu yang mempelajari interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya. 2. Morfologi : Ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup. 3. Sitologi : Ilmu yang mempelajari susunan dan fungsi sel. 4. Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan mikroorganisme. 5. Fisiologi : Ilmu yang mempelajari sifat faal dan cara kerja dari tubuh suatu organisme. 6. Taksonomi : Ilmu yang mempelajari klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup. 7. Evolusi : Ilmu yang mempelajari perubahan dan perkembangan serta hubungan kekerabatan jenis makhluk hidup. 8. Embriologi : Ilmu yang mempelajari perkembangan suatu organisme, mulai dari zigot sampai menjadi dewasa.

yoghurt. buah-buahan bersifat tahan lama. yaitu: a. dan ternak yang mampu menghasilkan susu dalam jumlah yang lebih banyak. dan oncom. di mana mikroba dan enzim menjadi katalis utama. Genetika : Ilmu yang mempelajari cara menurunnya sifat pada makhluk hidup. dan pertanian dari kapasitas mikroba. dihasilkannya tanaman tahan hama dan penyakit. tempe. b. Berdasarkan prosesnya bioteknologi dapat dibagi menjadi dua. bioteknologi juga menghasilkan barang atau jasa untuk kepentingan makhluk hidup. 10. contohnya : bir. kecap. Bioteknologi modern Bioteknologi modern merupakan praktik bioteknologi yang diperkaya dengan rekayasa genetika. Kultur jaringan pada sel atau tumbuhan . kesehatan atau kedokteran. 2. Bioteknologi adalah suatu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup dan penggunaan biokimia. roti. Selain itu. Rekayasa genetika c.9. Peleburan sel dalam upaya menipulasi genetik d. sel atau jaringan sebagai kultur. tanpa melakukan rekayasa genetika. yaitu: 1. yaitu suatu teknik pemanipulasian materi genetika. tape. Pada teknik tersebut terjadi pemindahan materi genetika (transfer gen) dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. Salah satu contoh dari cabang biologi adalah bioteknologi. keju. serta rekayasa kimia secara terpadu dengan tujuan memperoleh penerapan teknologi di bidang industri. Contohnya. Melalui teknik tersebut manusia dapat mengontrol produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginannya. Kegiatan utama dalam ruang lingkup bioteknologi. Patologi : ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk penyakit. Bioteknologi klasik atau konvensional Bioteknologi klasik atau konvensional merupakan praktik bioteknologi yang dilakukan dengan cara dan peralatan sederhana. mikrobiologi. wine. sake. Teknologi industri dengan mengguanakan reaktor bio. Bioteknologi klasik atau konvensional.

penghancuran selulosa dan lignin. misalnya. mengandung vitamin dan gizi tinggi. keracunan dan tahan antibiotik. Tanaman transgenik telah banyak dilepas sebagai tanaman pangan dengan tujuan seperti tahan insekta. Tanaman transgenik merupakan tanaman yang mempunyai gen asing di dalam genomnya. Potongan daun cocor bebek. Tanaman transgenik yang tahan terhadap insekta akan menurunkan frekuensi aplikasi pestisida. Selain itu. batang. sehingga dampak pencemaran lingkungan dapat dikurangi. Hal ini didasarkan atas kemampuan mikroba yang bisa memproduksi lebih dari 500 macam bahan keperluan manusia. Kultur jaringan sel tumbuhan dapat tumbuh pada kultur (media tumbuh) yang cukup mengandung nutrienbat. biopestisida. tanaman unggul. dalam bidang pertanian rekayasa genetika juga dapat difungsikan sebagai kegiatan utama dalam ruang lingkup bioteknologi. Fungsi bioteknologi dalam bidang pertanian adalah mencari jenis tanaman yang tahan penyakit. penyelamatan pascapanen. Rekayasa genetika merupakan salah satu teknologi yang potensial sebagai alternatif pemecahan masalah pangan dunia untuk menghasilkan tanaman transgenik. Prinsip dasar kultur jaringan dan sel adalah bahwa sel yang diisolasikan akan mengembangkan potensi dasarnya (totipotensi). dan daun menjadi tanaman cocor bebek yang baru dengan sifat individu unggul. vaksin hewan. Kultur jaringan adalah teknik menumbuhkan jaringan atau sel menjadi individu baru pada media khusus yang asptik. Gen asing pada umumnya berasal dari bakteri atau tanaman lain yang membawa sifat tertentu. tanaman yang mampu memupuk dirinya sendiri dengan perbaikan fiksasi nitrogen. pupuk dan kompos organik. Resiko dari produk transgenik tidak akan lebih besar dari produk hasil persilangan alamiah. . tahan herbisida. Sifat yang dibawa oleh gen asing ini merupakan sifat unggul yang tidak dimiliki tanaman inang. tahan penyimpanan jangka panjang. Hampir semua industri dilayani oleh jasa mikroba seperti sektor industri dalam bidang pertanian. biointektisida. dapat tumbuh membentuk akar. Pengurangan pemakaian pestisida sama artinya dengan tidak memasukkan bahan-bahan kimia berbahaya ke dalam lingkungan. Beberapa resiko pangan transgenik yang mungkin terjadi antara lain resiko alergi. serta kultur jaringan. Sektor pertanian mencakup produksi pangan. dan toleran terhadap lingkungan secara langsung berperan dalam meningkatkan produktifitas. Sehingga sampai saat ini fakta menunjukkan bahwa kelompok tanaman ini telah memberi banyak manfaat khususnya dalam dunia pertanian karena memiliki produktivitas dan kualitas tinggi serta lebih ramah lingkungan.Kemampuan mikroba dan eksploitasinya dalam dunia industri mikroba dijuluki sebagai buruh serba bisa.

Sehingga protein ini dapat digunakan menjadi pemicu terbentuknya respons kekebalan untuk melawan penyakit. DNA rekombinan menggerakkan pembuatan suatu protein khusus dalam jumlah besar dari selubung protein virus. Pembuatan antibiotik Dengan berkembangnya mikrobiologi (Ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan mikroorganisme). serta protein asing) yang masuk ke dalam tubuh. mengisolasi molukel toksin. Pembuatan vaksin Vaksin dapat berfungsi untuk melawan penyakit karena kadangkala penyakit yang disebabkan oleh virus tidak bisa diobati. bakteri. jamur.Dalam bidang kesehatan. telah diketahui sifat-sifat bakteri Escherichia coli yang ternyata dapat dibuat menjadi insulin. Macam-macam antibiotik yang sudah berhasil dibuat antara lain adalah . Contoh perkembangan mikrobiologi dalam industri obat-obatan lainnya adalah pembuatan antibiotik. misalnya bakteri. serta dapat juga untuk tes diagnostik kehamilan. telah diketahui berbagai struktur dan sifat-sifat dari berbagai jenis mikroba/ jasad renik. Insulin ini sangat berguna bagi penderita Diabetes Melitus pada manusia. Dalam industri obat-obatan. pembuatan antibodi monoklonal. atau mikroba lainnya. Produksi antibodi monoklonal dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit. virus. baik yang menguntungkan maupun yang bersifat pantogen (menyebabkan penyakit) maka berkembanglah industri obat-obatan. bioteknologi dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. telah berkembang pembuatan vaksin baru yaitu dengan menggunakan protein. dan pembuatan antibiotik. misalnya dalam pembuatan vaksin. Melalui bioteknologi. Antibiotik merupakan senyawa yang dihasilkan oleh bakteri atau jamur yang bersifata menghambat pertumbuahan mibro lainnya. yaitu teknik yang memfusikan dua sel dari jaringan yang berbeda untuk menghasilakan antibodi monoklonal. Pembuatan antibodi monoklonal Teknik lain yang sering digunakan dalam bioteknologi modern adalah teknik hibridoma. melawan gen dalam tubuh manusia. Antibodi adalah protein yang dihasilkan oleh sel limfosit B atau sel limfosit T untuk melawan antigen (benda asing. khususnya dalam bidang kedokteran.

Masalah pangan dapat ditangani juga dengan kebijakan yang mendorong penyediaan pelayanan meliputi lima hal. 3) bantuan pangan kepada anak gizi kurang dari keluarga miskin. Dengan begitu kemungkinan masalah kelaparan di dunia dapat teratasi karena bantuan pangan maupun pembudidayaan tanaman pangan bisa dilakukan oleh masyarakat luas. dari pangan hingga kesehatan. yaitu: 1) pelayanan gizi dan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) yang dilaksanakan tahun 1970-1990an. 4) fortifikasi bahan pangan seperti fortifikasi garam dengan yodium. vitamin B1 dan B2. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup karena DNA dari semua makhluk hidup memiliki struktur yang sama sehingga dapat direkombinasikan. misalnya: 1. 5) biofortifikasi.penisilin (dibuat dari jamur Penicillium). seng. Masalah tentang kelaparan di dunia. suatu teknologi budi daya tanaman pangan yang dapat menemukan varietas padi yang mengandung kadar zat besi tinggi dengan nilai biologi tinggi. Penerapan ilmu biologi juga dapat difungsikan untuk mengatasi masalah. Apalagi sejak dikembangkannya teknologi rekombinan DNA (deoxyribose nucleid acid) yang memungkinkan manusia mampu menghasilkan sesuatu produk yang sebelumnya sulit dapat dibayangkan. fortifikasi terigu dengan zat besi. Bioteknologi merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi kelaparan dan kemiskinan karena penelitian bioteknologi di dunia ini juga untuk mengatasi berbagai masalah. Misalnya dengan rekayasa genetika yang merupakan salah satu teknologi yang potensial sebagai alternatif pemecahan masalah pangan dunia untuk menghasilkan tanaman transgenik. 2) pemberian suplemen zat gizi mikro seperti pil besi kepada ibu hamil. asam folat. . sefalosporin (dihasilkan oleh jamur Cephalosporium). penimbangan balita di Posyandu dengan KMS. kapsul vitamin A kepada balita dab ibu nifas. dan tetrasiklin (dihasilkan oleh jamur Streptomycin).

unggas (parrot fever). Salah satu teknik tersebut adalah PCR (polymerase chain reaction). memberikan harapan baru untuk melawan tumor dan kanker secara sistematis. hewan (Campylobacter fetus penyebab keguguran pada kambing dan sapi). Mycobacterium tubercolosis penyebab TBC). tekstil. dan manusia (misalnya. kentang. menyebabkan menutupnya permukaan air. makanan. yaitu: 1) Bakteri. 2) Jamur. mosaic (TMV) pada tanaman tomat. penyebab penyakit pada manusia (misalnya Treponema pallidum penyebab sifilis. Adapun di bawah ini adalah contoh persoalan wabah penyakit yang disebabkan oleh berbagai macam mikroba. racun. penyebab penyakit seperti malaria. penyakit kuning. Manfaat teknik ini. menghasilkan bau. suatu bakteri yang berasosiasi dengan keracunan pangan. cacar. Dasar cara kerja PCR berada pada kemampuan enzim DNA polimerase untuk membuat salinan rantai DNA. Mikrob alami yang di rekayasa genetikanya memberikan harapan baru dalam bidang kesehatan. hewan. dan tembakau).2. tetapi tidak merusak atau menjadi patogen pada jaringan tubuh manusia. disentri. menyerap O2. dan menyebabkan pencemaran 4) Protozoa. Bakteri ini direkayasa secara genetika agar secara spesifik tetap dapat membunuh sel-sel kanker. contohnya hepatitis. Selain itu. dan sakit tidur. yaitu mampu memberikan penanganan yang lebih cepat dan identifikasi yang tepat terhadap mikroba penyebab penyakit. teknologi DNA rekombinan dapat juga digunakan untuk mengobati beberapa penyakit genetika. penyebab penyakit pada tanaman. penyakit pada hewan dan tumbuhan. penyebab kerusakan pada kulit. 5) Virus. dan tumbuhan (Agrobacterium tumefaciens penyebab tumor pada tumbuhan). . influensa. Masalah tentang wabah penyakit. Salmonella typhimurium. 3) Alga.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.