P. 1
Hubungan Biologi Dengan Ilmu Lain

Hubungan Biologi Dengan Ilmu Lain

|Views: 2,693|Likes:
Published by Rai Ramadhan
Hubungan Biologi Dengan Ilmu Lain
Hubungan Biologi Dengan Ilmu Lain

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rai Ramadhan on Aug 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2014

pdf

text

original

Hubungan Biologi dengan Ilmu lain

Posted: Maret 18, 2011 in Biology

0
Biologi merupakan salah satu cabang ilmu dari Ilmu Pengetahuan Alam atau yang biasa kita singkat dengan IPA. Biologi berasal dari dua kata, yaitu ‘bios’ yang berarti hidup dan ‘logos’ yang berarti ilmu. Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Tak hanya mempelajari tentang makhluk hidup saja, tetapi biologi juga mempelajari segala aspek yang menyertainya. Dalam pengembangan penerapan biologi yang dikenal sebagai biologi terapan, biologi dapat dihubungkan dengan berbagai ilmu, contohnya kimia, fisika, matematika serta teknologi informatika sehingga muncullah ilmu-ilmu baru seperti biokimia (hubungan antara biologi dengan kimia) dan biofisika (hubungan antara biologi dengan fisika) yang kemudian bergabung dan membentuk suatu ilmu baru lagi yaitu bioteknologi. Selain itu, biologi juga berkaitan erat dengan ilmu sosial dan membentuk ilmu-ilmu baru yang salah satu contohnya adalah psikologi dan biogeografi. Ilmu terapan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia di belahan bumi ini. Bidang yang tergolong biologi terapan misalnya kedokteran, pertanian, perikanan, kesehatan, farmasi, dan bioteknologi. Secara garis besar, biologi dapat dibagi menjadi dua cabang ilmu, yaitu: 1. Zoologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang kehidupan hewan di alam semesta ini. 2. Botani, yaitu ilmu yang mempelajari tentang kehidupan tumbuhan di alam semesta ini.

Ada berbagai cabang ilmu biologi, yaitu : 1. Ekologi : Ilmu yang mempelajari interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya. 2. Morfologi : Ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup. 3. Sitologi : Ilmu yang mempelajari susunan dan fungsi sel. 4. Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan mikroorganisme. 5. Fisiologi : Ilmu yang mempelajari sifat faal dan cara kerja dari tubuh suatu organisme. 6. Taksonomi : Ilmu yang mempelajari klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup. 7. Evolusi : Ilmu yang mempelajari perubahan dan perkembangan serta hubungan kekerabatan jenis makhluk hidup. 8. Embriologi : Ilmu yang mempelajari perkembangan suatu organisme, mulai dari zigot sampai menjadi dewasa.

Berdasarkan prosesnya bioteknologi dapat dibagi menjadi dua. Kultur jaringan pada sel atau tumbuhan . 10. tanpa melakukan rekayasa genetika. kesehatan atau kedokteran. contohnya : bir. wine. Kegiatan utama dalam ruang lingkup bioteknologi. Bioteknologi adalah suatu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup dan penggunaan biokimia. yaitu suatu teknik pemanipulasian materi genetika. dan ternak yang mampu menghasilkan susu dalam jumlah yang lebih banyak. Rekayasa genetika c. yaitu: a. tempe. Teknologi industri dengan mengguanakan reaktor bio. di mana mikroba dan enzim menjadi katalis utama. buah-buahan bersifat tahan lama. dihasilkannya tanaman tahan hama dan penyakit. serta rekayasa kimia secara terpadu dengan tujuan memperoleh penerapan teknologi di bidang industri. Melalui teknik tersebut manusia dapat mengontrol produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginannya. Genetika : Ilmu yang mempelajari cara menurunnya sifat pada makhluk hidup. yaitu: 1. Pada teknik tersebut terjadi pemindahan materi genetika (transfer gen) dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. kecap. roti. dan oncom. sake. sel atau jaringan sebagai kultur. Patologi : ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk penyakit. Bioteknologi klasik atau konvensional.9. Selain itu. bioteknologi juga menghasilkan barang atau jasa untuk kepentingan makhluk hidup. Bioteknologi klasik atau konvensional Bioteknologi klasik atau konvensional merupakan praktik bioteknologi yang dilakukan dengan cara dan peralatan sederhana. Salah satu contoh dari cabang biologi adalah bioteknologi. dan pertanian dari kapasitas mikroba. keju. Bioteknologi modern Bioteknologi modern merupakan praktik bioteknologi yang diperkaya dengan rekayasa genetika. 2. Contohnya. mikrobiologi. tape. b. yoghurt. Peleburan sel dalam upaya menipulasi genetik d.

Potongan daun cocor bebek. penghancuran selulosa dan lignin. Selain itu. batang.Kemampuan mikroba dan eksploitasinya dalam dunia industri mikroba dijuluki sebagai buruh serba bisa. dalam bidang pertanian rekayasa genetika juga dapat difungsikan sebagai kegiatan utama dalam ruang lingkup bioteknologi. biopestisida. vaksin hewan. Tanaman transgenik merupakan tanaman yang mempunyai gen asing di dalam genomnya. Rekayasa genetika merupakan salah satu teknologi yang potensial sebagai alternatif pemecahan masalah pangan dunia untuk menghasilkan tanaman transgenik. Tanaman transgenik yang tahan terhadap insekta akan menurunkan frekuensi aplikasi pestisida. . Beberapa resiko pangan transgenik yang mungkin terjadi antara lain resiko alergi. dapat tumbuh membentuk akar. Tanaman transgenik telah banyak dilepas sebagai tanaman pangan dengan tujuan seperti tahan insekta. sehingga dampak pencemaran lingkungan dapat dikurangi. Resiko dari produk transgenik tidak akan lebih besar dari produk hasil persilangan alamiah. dan toleran terhadap lingkungan secara langsung berperan dalam meningkatkan produktifitas. tanaman unggul. Gen asing pada umumnya berasal dari bakteri atau tanaman lain yang membawa sifat tertentu. Hal ini didasarkan atas kemampuan mikroba yang bisa memproduksi lebih dari 500 macam bahan keperluan manusia. misalnya. Kultur jaringan sel tumbuhan dapat tumbuh pada kultur (media tumbuh) yang cukup mengandung nutrienbat. tahan herbisida. biointektisida. Hampir semua industri dilayani oleh jasa mikroba seperti sektor industri dalam bidang pertanian. dan daun menjadi tanaman cocor bebek yang baru dengan sifat individu unggul. Pengurangan pemakaian pestisida sama artinya dengan tidak memasukkan bahan-bahan kimia berbahaya ke dalam lingkungan. keracunan dan tahan antibiotik. Fungsi bioteknologi dalam bidang pertanian adalah mencari jenis tanaman yang tahan penyakit. Sifat yang dibawa oleh gen asing ini merupakan sifat unggul yang tidak dimiliki tanaman inang. pupuk dan kompos organik. penyelamatan pascapanen. tahan penyimpanan jangka panjang. Sehingga sampai saat ini fakta menunjukkan bahwa kelompok tanaman ini telah memberi banyak manfaat khususnya dalam dunia pertanian karena memiliki produktivitas dan kualitas tinggi serta lebih ramah lingkungan. Sektor pertanian mencakup produksi pangan. Kultur jaringan adalah teknik menumbuhkan jaringan atau sel menjadi individu baru pada media khusus yang asptik. tanaman yang mampu memupuk dirinya sendiri dengan perbaikan fiksasi nitrogen. serta kultur jaringan. mengandung vitamin dan gizi tinggi. Prinsip dasar kultur jaringan dan sel adalah bahwa sel yang diisolasikan akan mengembangkan potensi dasarnya (totipotensi).

telah berkembang pembuatan vaksin baru yaitu dengan menggunakan protein. telah diketahui sifat-sifat bakteri Escherichia coli yang ternyata dapat dibuat menjadi insulin. jamur. Contoh perkembangan mikrobiologi dalam industri obat-obatan lainnya adalah pembuatan antibiotik. pembuatan antibodi monoklonal. Macam-macam antibiotik yang sudah berhasil dibuat antara lain adalah . yaitu teknik yang memfusikan dua sel dari jaringan yang berbeda untuk menghasilakan antibodi monoklonal. khususnya dalam bidang kedokteran. Melalui bioteknologi. dan pembuatan antibiotik. melawan gen dalam tubuh manusia. Produksi antibodi monoklonal dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit. misalnya dalam pembuatan vaksin. bakteri. Pembuatan vaksin Vaksin dapat berfungsi untuk melawan penyakit karena kadangkala penyakit yang disebabkan oleh virus tidak bisa diobati. Sehingga protein ini dapat digunakan menjadi pemicu terbentuknya respons kekebalan untuk melawan penyakit. Antibiotik merupakan senyawa yang dihasilkan oleh bakteri atau jamur yang bersifata menghambat pertumbuahan mibro lainnya. baik yang menguntungkan maupun yang bersifat pantogen (menyebabkan penyakit) maka berkembanglah industri obat-obatan. virus. DNA rekombinan menggerakkan pembuatan suatu protein khusus dalam jumlah besar dari selubung protein virus. serta protein asing) yang masuk ke dalam tubuh. Pembuatan antibodi monoklonal Teknik lain yang sering digunakan dalam bioteknologi modern adalah teknik hibridoma. Dalam industri obat-obatan. Pembuatan antibiotik Dengan berkembangnya mikrobiologi (Ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan mikroorganisme). Insulin ini sangat berguna bagi penderita Diabetes Melitus pada manusia. bioteknologi dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. misalnya bakteri. mengisolasi molukel toksin. Antibodi adalah protein yang dihasilkan oleh sel limfosit B atau sel limfosit T untuk melawan antigen (benda asing. atau mikroba lainnya.Dalam bidang kesehatan. telah diketahui berbagai struktur dan sifat-sifat dari berbagai jenis mikroba/ jasad renik. serta dapat juga untuk tes diagnostik kehamilan.

fortifikasi terigu dengan zat besi. 4) fortifikasi bahan pangan seperti fortifikasi garam dengan yodium. 5) biofortifikasi.penisilin (dibuat dari jamur Penicillium). Misalnya dengan rekayasa genetika yang merupakan salah satu teknologi yang potensial sebagai alternatif pemecahan masalah pangan dunia untuk menghasilkan tanaman transgenik. Masalah pangan dapat ditangani juga dengan kebijakan yang mendorong penyediaan pelayanan meliputi lima hal. . misalnya: 1. suatu teknologi budi daya tanaman pangan yang dapat menemukan varietas padi yang mengandung kadar zat besi tinggi dengan nilai biologi tinggi. Masalah tentang kelaparan di dunia. dan tetrasiklin (dihasilkan oleh jamur Streptomycin). kapsul vitamin A kepada balita dab ibu nifas. Dengan begitu kemungkinan masalah kelaparan di dunia dapat teratasi karena bantuan pangan maupun pembudidayaan tanaman pangan bisa dilakukan oleh masyarakat luas. Penerapan ilmu biologi juga dapat difungsikan untuk mengatasi masalah. Apalagi sejak dikembangkannya teknologi rekombinan DNA (deoxyribose nucleid acid) yang memungkinkan manusia mampu menghasilkan sesuatu produk yang sebelumnya sulit dapat dibayangkan. sefalosporin (dihasilkan oleh jamur Cephalosporium). seng. 2) pemberian suplemen zat gizi mikro seperti pil besi kepada ibu hamil. asam folat. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup karena DNA dari semua makhluk hidup memiliki struktur yang sama sehingga dapat direkombinasikan. Bioteknologi merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi kelaparan dan kemiskinan karena penelitian bioteknologi di dunia ini juga untuk mengatasi berbagai masalah. penimbangan balita di Posyandu dengan KMS. yaitu: 1) pelayanan gizi dan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) yang dilaksanakan tahun 1970-1990an. dari pangan hingga kesehatan. 3) bantuan pangan kepada anak gizi kurang dari keluarga miskin. vitamin B1 dan B2.

3) Alga. disentri. 2) Jamur. makanan. contohnya hepatitis. Salah satu teknik tersebut adalah PCR (polymerase chain reaction). mosaic (TMV) pada tanaman tomat. cacar. suatu bakteri yang berasosiasi dengan keracunan pangan. yaitu: 1) Bakteri. Manfaat teknik ini. penyakit kuning. racun. hewan (Campylobacter fetus penyebab keguguran pada kambing dan sapi). penyebab penyakit pada manusia (misalnya Treponema pallidum penyebab sifilis. Mycobacterium tubercolosis penyebab TBC). kentang. Mikrob alami yang di rekayasa genetikanya memberikan harapan baru dalam bidang kesehatan. tekstil. penyebab penyakit seperti malaria. penyebab penyakit pada tanaman. memberikan harapan baru untuk melawan tumor dan kanker secara sistematis. penyakit pada hewan dan tumbuhan. unggas (parrot fever). tetapi tidak merusak atau menjadi patogen pada jaringan tubuh manusia. hewan. dan tembakau). Selain itu. Dasar cara kerja PCR berada pada kemampuan enzim DNA polimerase untuk membuat salinan rantai DNA. Adapun di bawah ini adalah contoh persoalan wabah penyakit yang disebabkan oleh berbagai macam mikroba. influensa. yaitu mampu memberikan penanganan yang lebih cepat dan identifikasi yang tepat terhadap mikroba penyebab penyakit.2. Salmonella typhimurium. penyebab kerusakan pada kulit. menghasilkan bau. Bakteri ini direkayasa secara genetika agar secara spesifik tetap dapat membunuh sel-sel kanker. menyerap O2. . Masalah tentang wabah penyakit. teknologi DNA rekombinan dapat juga digunakan untuk mengobati beberapa penyakit genetika. 5) Virus. menyebabkan menutupnya permukaan air. dan manusia (misalnya. dan menyebabkan pencemaran 4) Protozoa. dan sakit tidur. dan tumbuhan (Agrobacterium tumefaciens penyebab tumor pada tumbuhan).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->