MAKALAH SISTEM KELISTRIKAN BODY OTOMOTIF

Disusun oleh NAMA NIM JURUSAN : WAYAN ANANG ARDANA : 101.33.1014 : TEKNIK MESIN (D3)

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

INSTITUT SAINS & TEKNOGI AKRPIND YOGYAKARTA 2012

15 Oktober 2012 Penulis .sehingga saran dan masukan sangat penulis harapkan.Akhir kata dari penulis semoga makalah yang dibuat ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa teknik mesin Instut Sains dan Teknologi Akprind serta bagi Universitas lainnya dan bagi penulis menjadi bekal untuk di masa yang akan datang.yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada saya selaku penulis . masyarakat dan temanteman. umunya kepada seluruh mahasiswa. menyadari banyak kekurangan di dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat berguna bagi pembaca dan penulis.Makalah ini dibuat bertujuan supaya para mahasiswa bisa mengetahui fungsi dan kegunaan dari sistem kelistrikan body otomotif .sehingga penulis bisa membuat makalah ini dari awal hingga akhir dan dapat menyelesaikannya dengan baik. Yogyakarta.KATA PENGANTAR Pertama tama penulis megucapkan puji syukur kehadirat tuhan yang maha esa.

tetapi berkembang menjadi sarana berkreasi dan meraih prestasi. . Karena dengan adanya sistim kelistrikan tersebut maka fungsi mekanik lainnya bisa bersinergi untuk bergerak. tak heran bila proses pembuatannya belum menjamah aspek estetika dan kenyamanan. Kemajuan jaman dan berkembangnya teknologi otomotif.PENDAHULUAN kendaraan bermotor merupakan salah satu alat bantu transportasi yang digunakan manusia untuk berpindah dari tempat yang satu ke tempat lainnya. Oleh karena itu kita harus mengetahui tentang kelistrikan tersebut. sehingga pengguna bisa mencapai tujuan dengan waktu yang lebih singkat. membuat kehidupan dunia otomotif semakin dinamis. Tujuan Untuk mengetahui komponen yang terdapat di dalam kelistrikan bodi otomotif dan mengetahui fungsi kerja dari komponen tersebut. Hal ini terlihat dari sekarang kendaraan bermotor tidak hanya sebagai alat transportasi. Awal abad 19-an. bahkan kendaraan akhirnya menjadi simbol status seseorang. Kelistrikan pada otomotif sangat penting karena agar bisa berfungsi sebagai alat transportasi. kendaraan hanya difungsikan sebagai alat transportasi belaka. Yang penting roda bisa berputar.

Rangkaian Pengaman Aliran arus listrik pada penghantar akan dapat menyebabkan naiknya temperatur penghantar tersebut. tahanan penghantar dan besarnya arus listrik yang mengalir. SISTEM KELISTRIKAN BODI A. Bentuk Bentuk Komponen Pengaman Rangkaian pada Sistem Kelistrikan Mobil Untuk mencegah pengaliran arus yang terlalu besar pada penghantar tersebut di atas. arus listrik yang ada pada penghantar akan mengalir pada bagian-bagian yang tidak diinginkan dan besar kemungkinan akan terjadi hubungan singkat arus listrik sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran pada jaringan atau kebakaran pada mobil. Jumlah panas yang dibangkitkan pada penghantar tersebut ditentukan oleh ukuran penghantar.PEMBAHASAN A. maka dibuatlah sebuah rangkaian pengaman atau protektor. Berikut akan diuraikan satu-persatu tipetipe dari pengaman (protektor) tersebut di atas. . Dengan rusaknya isolator. Jika arus yang mengalir terlalu besar pada kawat penghantar tersebut menjadi panas sehingga akan merusak isolator penghantar. rangkaian pemutus (circuit breakers) dan penghantar-lumer (fusible link). Tiga tipe protektor yang biasa digunakan pada sistem kelistrikan mobil adalah sekering (fuse). Gambar 1.

keramik atau plastik. Sekering (Fuse) Sekering pada otomotif adalah merupakan sebilah logam yang terbuat dari seng (zinc) dan rumahnya ada yang terbuat dari kaca. Apabila arus listrik yang mengalir lebih besar dari kapasitasnya atau terjadi hubungan singkat atau mulainya arus mengalir sangat besar maka logam sekering dapat mencair dan putus. Rangkain Pemutus ( Circuit Breakers/CB) Rangkaian pemutus (CB) ini fungsinya sama dengan sekering. Sebuah sekering sangat sensitif terhadap perubahan arus listrik yang melewatinya. sedangkan pada CB kontaknya akan segera membuka sehingga arus listrik akan terhenti mengalir dan bahaya yang lebih besar akibat pengaliran arus listrik yang berlebihan dapat diatasi. Pada sekering apabila arus yang mengalir melebihi kapasitasnya sekering akan putus. Kapasitas dari setiap sekering tertera pada bagian luar sekering tersebut.a. Sedangkan mobil-mobil Eropa seperti Volkswagens dan Renaults banyak menggunakan sekering yang rumahnya terbuat dari keramik atau plastik. akan tetapi tidak terpengaruh oleh perubahan tegangan. yaitu rangkaian pemutus tanpa kumparan pemanas (self–setting) dan rangkaian pemutus dengan kumparan (remote–set) Gambar 2. b. Kebanyakan mobil menggunakan sekering yang rumahnya terbuat dari kaca. (b) dengan Kumparan pemanas. akan tetapi cukup dengan menghubungkan kontak tersebut kembali pada keadaan semula. Rangkaian Pemutus Arus Listrik (a) Tanpa Kumparan Pemanas. Keuntungan penggunaan CB ini adalah dapat digunakan secara berulang-ulang tanpa harus menggantinya setelah kontak terbuka. . Contoh sebuah sekering dengan kapasitas 10 amper dapat digunakan pada rangkaian listrik 12 volt –10 amper atau rangkaian listrik 6 volt –10 amper. Bentuk rangkaian pemutus ini dapat dibagi dua. Membuka atau menutupnya titik kontak rangkaian pemutus arus listrik tersebut di atas diatur oleh panas yang ditimbulkan oleh arus listrik yang mengalir pada bimetal.

pemantik rokok dan lainnya. Perlu diketahui bahwa kumparan pemanas tidak akan panas jika bimetal atau titik kontak tidak terbuka. power door lock. Kumparan pemanas ini mempunyai tahanan yang sangat besar sehingga dapat menahan aliran listrik pada komponen dan komponen masih dapat dilindungi dari kerusakan. Jika temperatur bimetal kembali dingin. apabila arus yang mengalir pada bimetal sangat besar atau terjadi hubungan singkat maka bimetal menjadi panas dan panas tersebut akan menyebabkan bimetal memuai. c. Fusible link berfungsi melindungi bagian rangkaian kelistrikan yang tidak dapat dilindungi oleh sekering dengan baik dan yang lebih penting fusible link mencegah jaringan kelistrikan dari kebakaran. karena sebagian besar arus listrik akan mengalir pada titik kontak dan hanya sebagian kecil arus listrik yang mengalir pada kumparan pemanas. Untuk kendaraan Ford kapasitas CB yang digunakan berkisar dari 5A sampai 30A yang digunakan untuk power window. power seats. amplifier AC. maka kedua titik kontak tersebut akan kembali terhubung dan hal ini akan berlangsung secara berulang-ulang sampai dilakukan perbaikan pada rangkaian yang mengalami hubungan singkat atau mengalami kerusakan. Untuk kendaraan Toyota dengan kapasitas CB berkisar antara 20A-30A dan digunakan pada sun roof. power seats. Fusible Link Fusible Link merupakan suatu kabel campuran tembaga yang dapat lebur seperti sekering apabila kuat arus yang melalui fusible link melampaui kapasitasnya. Dikarenakan titik muai kedua metal tersebut berbeda. Pada rangkaian pemutus arus tanpa kumparan pemanas. Fusible link dipasang secara seri dengan rangkaian kelistrikan yang terletak antar baterai . maka bimetal akan melengkung ke atas sehingga titik kontak terbuka dan hubungan arus listrik akan terputus juga.Metal yang berada pada bagian atas mempunyai titik muai yang lebih besar. relai lampu kepala. Titik kontak baru bisa tertutup kembali jika arus yang masuk ke dalam kumparan diputuskan. dan lain-lain. amplifier AC. lampu kepala dan lain sebagainya. Penggunaan rangkaian pemutus ini antara lain pada power window. Selanjutnya karena tahanan yang besar dari kumparan. window deffoger. Titik kontaknya tidak akan menutup selama arus yang masuk ke dalam kumparan pemanas tidak diputuskan. terbukanya titik kontak hanya berlangsung beberapa saat saja. kumparan menjadi panas dan panas itu ikut memanaskan bimetal sehingga bimetal tetap melengkung ke atas dan titik kontak tetap dalam keadaan terbuka. Rangkaian pemutus arus yang dilengkapi dengan kumparan pemanas mempunyai sedikit perbedaan dengan model yang pertama pada saat penutupan titik kontaknya.

rangkaian lampu– lampu belakang (tail light) dan lain-lain. Dengan adanya relai. Bentuk dan Cara Pemasangan Fusible Link pada Kendaraan Gambar 4. rangkaian klakson. panel sekering. Relai Fungsi relai adalah sebagai pengaman sakelar dari kemungkinan terbakar atau hangusnya titik kontak pada sakelar disaat pemutusan atau penghubungan arus listrik yang besar dari baterai ke beban. rangkaian fan radiator.dengan alternator. Dengan demikian loncatan bunga api listrik yang mungkin terjadi pada sakelar pada saat pemutusan dan penghubungan arus listrik dapat . arus listrik yang diperlukan oleh beban tidak lagi mengalir melalui sakelar akan tetapi arus mengalir melalui pada terminal relai. Kondisi Fusible Link Sebelum dan Sesudah Melebur Akibat Hubungan Singkat d. Biasanya relai hanya dipasang pada rangkaian kelistrikan mobil yang memerlukan arus besar seperti pada rangkaian lampu kepala (head light). sakelar utama dan switch lampu besar. Jumlah fusible link yang dipasangkan pada kendaraan bervariasi banyaknya antara satu jenis mobil dengan jenis mobil yang lainnya . rangkaian pengkondisian udara (air conditioning). dimana jumlahnya jauh lebih kecil dari pada arus yang masuk ke beban. Arus yang masuk pada sakelar hanya berfungsi sebagai pembangkit induksi elektromagnet pada relai. Gambar 3.

terminal S yang dihubungkan dengan sakelar untuk mendapatkan massa bodi. dua buah titik kontak atau lebih. Cara kerja relai tiga terminal tersebut adalah. terminal E dengan massa bodi dan terminal L dihubungkan dengan beban. pegas pembalik. Terminal S dihubungkan seri dengan baterai dan sakelar. terminal B dihubungkan baterai. Gambar 6. Gambar 5. Kontruksi dan rangkaian Relai Empat Terminal . Relai tipe tiga terminal seperti terlihat pada gambar 5 memiliki terminal B yang dihubungkan dengan terminal positif baterai. Kontruksi dan rangkaian Relai Empat Terminal Untuk relai tipe empat terminal seperti terlihat pada gambar 6 arus masuk ke dalam relai dipisah menjadi dua terminal. saat sakelar OFF titik kontak relai terbuka oleh dorongan pegas pembalik dan apabila sakelar di Onkan maka arus listrik dari baterai akan mengalir ke kumparan terus ke dalam kumparan kemudian keluar menuju massa melalui sakelar sehingga inti besi pada kumparan mejadi magnet. Titik kontak yang ada di atas inti besi akan tertarik dan menghubungkan terminal B dari baterai dengan terminal L ke beban sehingga arus listrik yang diperlukan beban dapat dialirkan. inti besi. dan terminal L adalah terminal yang berhubungan dengan beban. Sebuah relai terdiri dari kumparan pembangkit medan magnet.dibuat sekecil mungkin sehingga umur pemakaian sakelar dapat lebih panjang. beberapa buah terminal pada rumahnya.

ACC. tape player. sistem pengapian. f. ACC (accecories) adalah terminal yang digunakan untuk bagian perlengkapan tambahan seperti radio. Gambar 7. terminal ACC. Lampulampu yang termasuk kedalam sistem penerangan mobil antara lain meliputi lampu depan. motor blower. Terminal IG adalah terminal yang berhubungan dengan sistem pengapian mesin (ignition) dan terminal ST adalah terminal yang berhubungan dengan sistem starter mesin. terminal IG dan terminal ST. Kemudian pada bagian depan kunci kontak terdapat empat posisi kunci kontak yaitu OFF. Karena pada bagian belakang mobil sudah dipasang lampu rem atau lampu tanda belok yang akan memberi isyarat pada pengemudi juga tidak perlu merasa kwatir karena kurangnya penerangan pada permukaan jalan pada malam hari sebab mobil juga dilengkapi dengan lampu depan untuk menerangi permukaan jalan. Sistem Penerangan Sistem penerangan adalah bagian yang sangat penting bagi keamanan dan kenyamanan pengemudi dalam mengemudikan mobilnya. Pengemudi tidak perlu merasa cemas kalau mobilnya akan tertabrak dari belakang atau dari samping disaat pengemudi mengerem atau mau membelokkan mobilnya.e. Sakelar Kunci Kontak dengan Teminalnya Sakelar kunci kontak terdiri dari empat terminal yaitu terminal AM atau B.87 adalah contohnya sakelar kunci kontak. ON dan START AM atau B adalah terminal yang selalu berhubungan dengan baterai atau sumber arus. wiper. sistem pengkondisian udara dan lain-lain. gambar 9. Sakelar Sakelar berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus listrik dari sumber arus (baterai atau altenator) ke beban yang digunakan misalnya lampulampu. .

lampu tanda peringatan dan lampu pojok g. Gambar. lampu mundur. Pengedip (flasher) 1) Pengedip Model Gulungan. lampu belakang. lampu samping. Semakin . Pada saat ini lampu akan menyala selama pengisian kondesor berlangsung dan titik kontak dalam keadaan tertutup. lampu rem. Selanjutnya dari gulungan B arus listrik mengalir ke kondesor dan terus ke massa.lampu parkir. gambar 8. lampu tanda belok. Pengedip (flasher) berfungsi untuk menentukan periodik kedipan lampu tanda belok. Akibatnya kemagnetan hanya terjadi pada inti besi digulungan A dan tidak ada magnet pada gulungan B yang dapat menetralkannya seperti sebelumnya pada saat arus listrik masih mengalir ke kondensor. Disini yang menentukan lamanya lampu menyala adalah kapasitas kondensor. Akibatnya titik kontak akan tertarik ke belakang/ terbuka sehingga arus listrik terputus dan lampu akan mati. gulungan A dan gulungan B yang dihubungkan paralel dengan baterai dimana kedua gulungan ini berfungsi sebagai pembangkit magnet pada inti besi. lampu kortesi. kontak. Dari gulungan A arus listrik mengalir ke lampu dan terus kemassa baterai sehingga lampu menyala. Arus listrik dari baterai akan mengalir ke sakelar.8. sebuah kontak pemutus dan penghubung arus listrik dan sebuah kondesor. lampu panel instrumen. pengedip model gulungan merupakan rangkaian dari pengedip model gulungan yang terdri dari inti besi sebagai magnet induksi. gulungan A dan gulungan B. Jika pengisian kondensor telah penuh maka arus listrik hanya mengalir ke gulungan A saja.

Walaupun ada arus listrik yang mengalir melalui lampu akan tetapi lampu tidak akan hidup karena arus listrik tersebut kecil. Pada saat titik kontak terbuka maka kondensor akan melepaskan isinya melalui gulungan B dan gulungan A terus ke lampu dan massa.menerus kejadian menyalakan lampu secara berulang–ulang. Gambar 9. Pengedip Model mercury dan Kotruksinya Plunger dapat bergerak naik turun oleh pengaruh megnet listrik gulungan. Demikian secara terus. Jika mercury merendam kedua ujung terminal dari gulungan maka arus listrik akan mengalir melalui mercury pada terminalterminal tersebut. Dengan demikian kedipan lampu akan menjadi lambat. Apabila kapasitas atau daya lampu besar maka kondensor akan cepat melepaskan arusnya dan lampu akan berkedip lebih cepat periodiknya.besar kapasitas kondensor yang digunakan semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk mengisi kondensor tersebut dan semakin lama juga lampu tanda belok menyala. Sebaliknya bila kapasitas bola lampu lebih rendah maka waktu kedipannya akan lambat. Akibatnya arah kemagnetan gulungan B dan A sama arahnya sehingga titik kontak tetap tertarik beberapa saat. 2) Pengedip model mercury Pengedip model mercury adalah suatu pengedip yang periodik pengedipannya diatur oleh mercury atau air raksa. gambar 8 sebelah kanan adalah kontruksi dimana gulungannya digulung pada silinder bagian atas dan di dalam silinder terdapat plunger dan mercury. Disini yang berfungsi sebagai konduktor adalah mercury. Keluar masuknya mercury ke dalam plunger diatur oleh lobang kecil yang terdapat pada bagian bawah plunger . Sebaliknya jika mercury tidak merendam kedua . Jika kondensor telah selesai melepaskan isinya maka inti gulungan akan kehilangan gaya kemagnetannya sehingga titik kontak kembali menutup dan arus listrik kembali mengalir mengisi kondensor dan menyalakan lampu tanda belok.

Cepat atau lambatnya frekwensi kedipan lampu tanda belok model mercury ini sangat ditentukan oleh ukuran lubang pada bagian bawah plunger. mercury yang ikut terbawa naik ke atas akan segera keluar melalui lubang pada bagian bawah plunger.C adalah kondisi dimana terminal-terminal dari gulungan tidak lagi terendam mercury. Gambar 9. terminal satu. Selanjutnya plunger akan kembali bergerak ke bawah sehingga mercury kembali masuk ke dalam plunger melalui lubang pada bagian bawah. gulungan. Dengan demikian lampu akan hidup dan pada saat yang bersamaan gulungan akan menjadi magnet dan menarik plunger bergerak ke atas. . terminal dua. Akibatnya lampu akan mati dan gulungan kehilangan kemagnetannya. Arus listrik dari baterai akan mengalir ke sekitar kunci kontak. Gambar 9. Jika lubangnya besar maka kedipan lampu akan semakin cepat dan begitu juga sebaliknya.ujung terminal maka pengaliran arus listrik akan segera terputus. sakelar lampu tanda belok. Plunger masih berada di bawah dan kedua terminal gulungan masih terendam mercury sehingga saling berhubungan. lampu dan terus ke massa bodi. Lampu akan berhenti hidup jika cairan mercury yang ada pada plunger tidak lagi merendam ke dua ujung terminal gulungan. B memperlihatkan saat sakelar kunci kontak dan sakelar lampu tanda belok pada posisi ON. Gambar 10. Cara Kerja Pengedip Model mercury Gambar 9. Dalam waktu singkat kedua ujung terminal akan terhubung kembali seperti keadaan pada gambar 9. Oleh karena itu pemasangan pengedip model mercury ini harus menghadap ke atas dengan arah vertikal seperti terlihat pada gambar8 sebelah kiri. mercury.A dan ini terjadi berulang–ulang selama sakelar kunci kontak dan sakelar lampu tanda belok pada posisi ON. A adalah keadaan lampu tanda belok sebelum sakelar kunci kontak dan sakelar lampu tanda belok dihubungkan.

3) Pengedip Model Semi Transistor Pengedip model semi transistor berbeda dengan model gulungan dan model mercury sebelumnya. . Sedangkan untuk pengedip model semi transistor akan tetap bekerja normal. Gambar 11. Pada model semi transistor kedipan lampu tanda belok dapat dibuat lebih stabil tanpa harus terpengaruh oleh adanya bola lampu yang putus . pengedip model semi transistor Apabila ada bola lampu tanda belok yang putus pada model gulungan atau mercury akan terjadi kelambatan pengedipan atau tidak berkedip sama sekali.

Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan kesempatan berikutnya.PENUTUP Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini. kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya. . tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya.

DAFTAR PUSTAKA http://www.unesa.ac.pdf .com/document_downloads/direct/59678399?extension=pdf&ft=135039 8325&lt=1350401935&uahk=f+MUz3wahNPs0gvBjkHW7RyACzk http://blog.id/pdf-archive/makalah-system-kelistrikan-bodi-otomotif.elearning.scribd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful