Fakta polusi udara di Indonesia 1) Jakarta merupakan kota dengan tingkat polusi udara terburuk no.

3 di dunia (Bisnis Indonesia, 21 April 1997) 2) Pada tahun 2010 tingkat polusi udara di Jawa akan meningkat 10 kali lipat (Kompas 17 April 1997). 3) Akibat polusi udara setiap tahunnya di DKI Jakarta muncul 500 kasus baru penyakit jantung serta 500.000 kasus penurunan IQ (Lokakarya Nasional Pencemaran Udara, 1997) 4) Di Indonesia, kasus penyakit bronchitis kronis akibat polusi udara mencapai 34.000 kasus/ tahun, penyakit bronchitis pada anak 326.000 kasus/ tahun serta penyakit asma mencapai 89.000 kasus/ tahun. 5) Kasus penyakit darah tinggi yang diakibatkan polusi udara mencapai 62.000 kasus/ tahun

Kasus Pencemaran Lingkungan : Polusi Udara di Jakarta

Polusi udara di Jakarta adalah yang terparah di seluruh Indonesia, sampai-sampai sebagian warga Jakarta memberikan julukan "kota polusi" kepadanya. Munculnya julukan tersebut tentu bukan tanpa alasan sama sekali. Data-data di bawah ini bisa memberikan gambaran tentang parahnya polusi udara di Jakarta. Pertama, dalam skala global, Jakarta adalah kota dengan tingkat polusi terburuk nomor 3 di dunia (setelah kota di Meksiko dan Thailand). Kedua, masih dalam skala global, kadar partikel debu (particulate matter) yang terkandung dalam udara Jakarta adalah yang tertinggi nomor 9 (yaitu 104 mikrogram per meter kubik) dari 111 kota dunia yang disurvei oleh Bank Dunia pada tahun 2004. Sebagai perbandingan, Uni Eropa menetapkan angka 50

sedangkan jumlah penduduk DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 adalah 8. perbandingan ideal antara prasarana jalan dan luas wilayah adalah 14 persen. Pertumbuhan jumlah kendaraan di DKI Jakarta juga sangat tinggi. Penyebab lain dari meningkatnya laju polusi di Jakarta adalah kurangnya ruang terbuka hijau (RTH) kota. pengatur iklim mikro. dapat dengan mudah dipahami apabila kemacetan makin sulit diatasi dan pencemaran udara semakin meningkat.385 jiwa. Hal ini berkorelasi langsung dengan perbandingan antara jumlah kendaraan bermotor. Namun pada tahun 2006. tidak berlebihan jika Jakarta dijuluki "kota polusi" karena begitu keluar dari rumah. RTH kota adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan. Padahal. dan vegetasi (endemik. di antaranya adalah sebagai bagian dari sistem sirkulasi udara (paru-paru kota). dan keindahan wilayah perkotaan. penduduk Jakarta akan langsung berhadapan dengan polusi. RTH kota memiliki banyak fungsi. penyerap polutan media udara.9 persen per tahun. Dengan kondisi yang tidak ideal tersebut. kenyamanan. peneduh.867 kendaraan.993.650 kilometer dengan luas 40. introduksi) guna mendukung manfaat langsung dan/atau tidak langsung yang dihasilkan oleh RTH dalam kota tersebut yaitu keamanan. Jakarta dinyatakan sehat selama 22 hari. Panjang jalan di DKI Jakarta hanya sekitar 7. produsen oksigen. pada tahun 2004 dan 2005. Perbandingan data tersebut menunjukkan bahwa kendaraan bermotor di DKI Jakarta lebih banyak daripada penduduknya. kesejahteraan. jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di DKI Jakarta (tidak termasuk kendaraan milik TNI dan Polri) pada bulan Juni 2009 adalah 9. serta penahan angin. Kurangnya RTH kota akan mengakibatkan kurangnya kemampuan ekosistem kota untuk menyerap polusi. Angka-angka tersebut menjadi sangat signifikan karena ketersediaan prasarana jalan di DKI Jakarta ternyata belum memenuhi ketentuan ideal. penyerap air hujan.513. Jakarta dinyatakan sehat hanya selama 7 hari. air dan tanah. Dengan kondisi seperti itu. Pada tahun 2002. yaitu mencapai 10. Ketiga. jumlahnya justru naik di atas 51 hari.1 kilometer persegi atau hanya 6. penyedia habitat satwa.mikrogram per meter kubik sebagai ambang batas tertinggi kadar partikel debu dalam udara. jumlah penduduk dan luas wilayah DKI Jakarta. . Penyebab paling signifikan dari polusi udara di Jakarta adalah kendaraan bermotor yang menyumbang andil sebesar ±70 persen. Lebih lanjut. Berdasarkan data Komisi Kepolisian Indonesia. berdasarkan penelitian Kelompok Kerja Udara Kaukus Lingkungan Hidup. tanaman. sedangkan pada tahun 2003. jumlah hari dengan kualitas udara terburuk di Jakarta jauh di bawah 50 hari.26 persen dari luas wilayahnya. jumlah hari dengan kualitas tidak sehat di Jakarta semakin meningkat dari tahun ke tahun.

kabarindonesia.com .Sumber : www.