PROPOSAL USAHA

PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PETERNAKAN BUDI DAYA 3SAPI BERBASIS KEMITRAAN

YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA (YWII) PESANTREN MODERN TERPADU PROF. DR. HAMKA

Diajukan Kepada BRITISH COUNCIL

YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA (YWII) PESANTREN MODERN TERPADU PROF. DR. HAMKA
JL RAYA PADANG BUKITINGGI KM. 28 PASAR USANG PADANG PARIAMAN TELP. (0751) 471081-471082
1

DAFTAR ISI

Cover ............................................................................................................... Daftar Isi ........................................................................................................ Resume Proposal ........................................................................................... Bab I Latar Belakang ....................................................................................

hal 1 hal 2 hal 4 hal 5

1.1 Deskripsi Dan Pengembangan Usaha .............................................. 9hal 5 1.2 Kebijakan Usaha Agribisnis ............................................................. Bab II Relevansi Usaha ................................................................................. 2.1 Mengapa Usaha Dibutuhkan ............................................................. 2.2 Kendala/Masalah Yang Harus Dipecahkan ..................................... Bab III Tujuan Dari Usaha ........................................................................... 3.1 Tujuan Sosial yang Akan Dicapai .................................................... 3.2 Manfaat Utama ................................................................................ 3.3 Indikator Keberhasilan ...................................................................... hal 6 hal 8 hal 8 hal 8 hal 9 hal 9 hal 9 hal 9

Bab IV Aktivitas kegiatan Usaha ................................................................. hal 11 4.1 Pengembangan Yang Telah Terlaksana ............................................ hal 11 4.2. Rencana Anggaran Biaya (RAB ...................................................... hal 12 Bab V Stakeholder ......................................................................................... hal 14 5.1 Yang Menerima Manfaat. ................................................................ hal 14 5.2 Stakeholder Lain ............................................................................... hal 14 5.3 Yang Memiliki Usaha (Kepemilikan)............................................... hal 14 5.4Yang Mengelola Dan Mengontrol Usaha .......................................... hal 14 5.5 Kepada Siapa Dipertanggungjawabkan ............................................ hal 14 Bab VI Perijinan yang Dibutuhkan ............................................................. hal 15 6.1. Struktur Badan Usaha ..................................................................... hal 15 6.2. Kebutuhan Perijinan lainnya ........................................................... hal 16 Bab VII Kepengurusan ................................................................................. hal 17 7.1. Nama – Nama Pengurus LM3 dan Tugas ....................................... hal 17 7.2. Nama – Nama Karyawan LM3 dan Tugas ...................................... hal 18 Bab VIII Manajemen dan Aspek Teknis ..................................................... hal 19 2

8.1. Penggemukan Sapi Potong .............................................................. hal 19 8.2. Sapi Bakalan .................................................................................... hal 19 8.3. Sapi Pembibitan ............................................................................... hal 20 8.4. Sistem Pemeliharaan dan Jangka Waktu ......................................... hal 20 8.5. Teknologi Mikroba Ramah Lingkungan ......................................... hal 20 8.6. Usaha Pengolahan Limbah Peternakan ........................................... hal 20 Bab IX Jaringan dan Pasar.......................................................................... hal 21 9.1. Analisis SWOT................................................................................ hal 21 Bab X Pengembangan ke Depan .................................................................. hal 22 10.1. Analisis Posisi ............................................................................... hal 22 10.2. Rencana Jangka Panjang ............................................................... hal 22 10.3. Laporan Audit Sosial ..................................................................... hal 23 Lampiran I profle Pesantren Prof. Dr. HAMKA ............................................. hal 24 Lampiran II Akte Pendirian ............................................................................ hal 32

3

28 Padang Pariaman 9. Nama Lembaga : Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat Pesantren Moderen Terpadu Prof. Padang Pariaman . HAMKA Berbasis Kemitraan 2. Alamat : Akte Notaris : No 57 Tanggal 23 Agustus 1991 : Jl.000. Instalasi pengolahan kotoran menjadi pupuk organic 3.- 4 . Jenis Kegiatan : a. Dr.550.Air Pacah By Pass Padang 4. Judul Kegiatan : Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi di Pesantren Modern Teradu Prof. Lokasi : . Raya Padang-Bukitinggi km. Status Hukum 8.RESUME PROPOSAL Pengembangan agribisnis peternakan budidaya sapi di Pesantren Modern Terpadu Prof. Pengembangan sapi bakalan dan pembibitan b. Pasar usang Kab. Dr. HAMKA 1. 421. Nama Sekolah : Pesantren Moderen Terpadu Prof. Hamka 6. Nama Yayasan : Yayasan Wawasan Islam Indonesia 7. Dr. Biaya kegiatan : Rp. Hamka 5.Nagari Sungai Buluh Kec. Dr.

Dampak yang ditimbulkan dari hal di atas sangat mempengaruhi terhadap penghasilan dan pendapatan para petani. b. perkebunan. Ide Usaha Berangkat dari krisis global yang berdampak kepada perekonomian Indonesia terpuruk.1. dan tidak beroperasinya pabrik-pabrik yang berakhir dengan Pemutusan Hubungan Kontrak (PHK) dari beberapa perusahaan terhadap karyawan dan buruh-buruh pabrik. Gambaran Umum Wilayah Wilayah kecamatan Batang Anai terletak di Kabupaten Padang Pariaman. Kebanyakan masyarakat kecamatan Batang anai mencari nafkah dengan bertani padi dan berkebun tanamantanaman buah. Sehingga menimbulkan permasalahan social dimasyarakat yang salah satu akibat terganggunya Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah. Dr. anjloknya harga sawit. Ini dibuktikan dengan dukungan mereka yang cukup baik terhadap keberadaan Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof.BAB I LATAR BELAKANG 1. Masyarakat mayoritas beragama Islam dengan taraf relijius cukup baik. Harga pembelian bahan-bahan konsumsi/makan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari siswa di asrama meningkat mahal serta ketidakmampuan orang tua siswa untuk membayar uang bulanan sekolah atau SPP. Sulitnya mendapatkan pupuk serta tingginya harga pembelian pupuk oleh petani. 5 . karet. HAMKA ini. merupakan lahan subur. DESKRIPSI DAN PENGEMBANGAN USAHA a. Turunnya harga jual produk hasil pertanian.

2. Sehingga limbah pertanian seperti jerami padi melimpah. Ketersediaan dedak juga cukup banyak. Lembaga ini dituntut untuk dapat terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan terutama bagi masyarakat yang ada di lingkungan pesantren.c. Karena di daerah ini terbentamg areal persawahan dan perkebunan yang cukup luas. Potensi ketersediaan bahan pakan untuk penggemukan sapi cukup besar. Kebijakan Usaha Agribisnis a. Salah satu unit usaha adalah usaha budidaya sapi dengan dasar pemikiran sebagian besar orang tua siswa adalah para petani dan peternak serta iklim dan lingkungan untuk pakan ternak sangat mendukung. Untuk melaksanakan usaha ini komunitas sekolah membentuk sebuah lembaga yang melaksanakan unit usaha ini. 1. Kebijakan Yayasan Wawasan Islam Indonesia YWII merupakan lembaga pendidikan yang telah lama eksis di lingkungan masyarakat. Dengan budidaya sapi ini siswa dapat belajar dan menambah pegetahuannya tentang budidaya tidak hanya secara teori namun juga secara 6 . Lembaga ini bernama Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3). Gagasan Usaha Untuk mengantisipasi ketidakmampuan orang tua untuk pembayaran uang bulanan atau SPP serta mahalnya biaya konsumsi/makan siswa di asrama maka pihak yayasan dan pihak sekolah mengundang komunitas sekolah yang terdiri dari orang tua siswa serta masyarakat sekitar. Dengan bertemunya komunitas sekolah ini lahirnya beberapa gagasan – gagasan untuk mengantisipasi dan menggalang pendanaan untuk sekolah. Karena ada penggilingan padi disekitar wilayah pesantren. Salah satu gagasan tersebut adalah harus terbentuknya unit-unit usaha sekolah.

praktek dilapangan. Melalui program ini Pesantren Prof. Berikut ini no sertifikat tanah kami : i. Kebijakan Pemerintah Dalam rangka memenuhi kebutuhan sandang pangan Pemerintah melalui Menteri Pertanian untuk tahun 2009 dan seterusnya menjdikan Indonesia sebagai Negara pengimpor beras dan daging. Belum terpakai sampai sekarang (lokasi Padang) 7 . b. 27. Karena salah satu program materi penyaluran bakat dan minat siswa adalah tentang budidaya sapi. Gambaran lokasi/Tanah Yayasan Wawasan Islam Indonesia Saat ini Yayasan Wawasan Islam Indonesia ini memiliki tanah 27. Dr.000 M2 (Lokasi Padang Pariaman) ii.750 M2. Yang telah terpakai 20.000 M2. c. 750 M2 di Pasar Usang dan 4 hektar di Air Pacah Bay Pass Padang. 40. HAMKA membaca peluang yang sangat bagus untuk melakukan pengembangan usaha agribisinis salah satunya dalah budidaya sapi.

tanah yang subur dengan hamparannya yang hijau. dan lain-lain.1. peternakan. Mengapa Usaha Dibutuhkan? Secara geografis Indonesia merupakan negara agraris. Namun realita yang terjadi sampai sekarang Indonesia masih kekurangan kebutuhan pangan.BAB II RELEVANSI USAHA 2. tempat dan pemasarannya sudah dijamin oleh pemerintah. jagung. penyuluhan dan memberikan bantuan dalam bentuk bibit dan uang sebagai modal usaha. 8 . Kendala/Masalah Yang Harus Dipecahkan Untuk mewujudkan pembudidayaan sapi ini kami terkendala dengan pembiayaan/modal. Program ini telah berjalan sejak tahun 2006 dengan berbagai bentuk pembinaan secara perorangan dan perkelompok petani dan peternak pemerintah memberikan pembinaan. Baik dari segi iklim. Salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan kebutuhan Saat ini Pemerintah melalui Menteri Pertanian telah punya target untuk tahun 2009 dan seterusnya Indonesia sebagai Negara pengimpor beras dan daging. Salah satu kebutuhan dari Umat Islam yang setiap tahunnya membutuhkan sapi yakni pada hari raya kurban (Idul Adha) yang sampai saat sekarang pengurus mesjid sangat susah dan kewalahan untuk mencari sapi kurban. Untuk itu kami sangat butuh bantuan dari para sumbangan dari donatur/investor dalam hal permodalan.2. Menyikapi hal diatas sangatlah dibutuhkan program pengembangan budidaya sapi yang dilaksanakan di pesantren kami. baik dari segi beras. 2.

Manfaat Utama a. c. Melalui budidaya sapi ini terpenuhinya kebutuhan masyarakat banyak. d. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah tamat dari sekolah. lapangan pekerjaan. Terbantunya masyarakat dalam Pembelian daging sapi dengan harga yang relatif lebih murah. berternak dan berkebun) sehingga rencana pengembangan sapi sangat direspon oleh masyarakat dan bapak camat sungai Batang Anai. Program Sekolah Program Sekolah dari sekolah dengan adanya materi kewirausahaan dan penyaluran bakat dan minat. Indikator Keberhasilan a. Mudah-mudahan dengan adanya program pengembangan sapi ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar khususya masyarakat yang bergerak dalam budidaya sapi. Terpenuhinya kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi ekonomi. 3.3. Aktifitas Masyarakat Setempat Aktifitas perekonomian masyakat di sekitar Pesantren pada umum berusaha di bidang agribisnis (bertani. Tanah yang subur dan cukup dengan kebutuhan akan air b. Menjadi basis peternakan budidaya sapi di daerah setempat b. b.2. Dengan adanya budidaya sapi pembibitan (betina) ini masyarakat dan siswa memiliki sapi dari hasil yang dikelolanya dan kemudian mereka mengembangkannya kembali dari hasil pembibitan dengan system pembagian bukan dalam bentuk uang namun dalam bentuk pembagian sapi. Tujuan Sosial yang Akan Dicapai a. 3. 9 . Iklim Secara geografis iklim Batang Anai adalah iklim tropis yang terletak diantara kaki bukit dengan pantai yang dilalui oleh sungai Batang Anai.BAB III TUJUAN DARI USAHA 3.1. c.

Dengan bertani sangatlah banyak rumput yang tumbuh disektar persawahan serta banyaknya jerami padi ketika petani memanen padi. Di Sumatera Barat menurut data dari Dinas Peternakan Propinsi dan rumah potong hewan setiap bulannya Sumatera Barat kekurangan sapi untuk konsumsi + 100 perbulan. Pakan Ternak.d. Tenaga Pengelola Untuk budidaya sapi ini dikelola oleh tenaga yang profesional dibidangnya dan telah lama berpengalaman dalam beternak sapi. 10 .000 ekor perbulan. Untuk memenuhi kebutuhan rumah potong hewan mendatangkan sapi dari luar Sumatea Barat. Kebutuhan Pasar Terhadap kebutuhan daging yang terus meningkat. Bahkan Indonesia sendiri mendatangkan sapi dari luar negeri rata-rata + 10. f. e. Masyarakat sekitar yang mayoritas mata pencariannya sebagai petani dan peternak.

Kegiatan Operasional No 1 2 3 4 5 6 7 Rincian kegiatan Pembuatan kandang Penanaman Rumput Upah tenaga kerja Pengadaan Sapi Obat2an ternak dan peralatan Pelayaanan IB Biaya umum usaha: 1. A. Air Waktu Pelaksanaan 2009 Des 2008 Jan 2009 Feb 2009 Mar 2009 April 2009 11 . Dr. 3. Listrik 2. HAMKA sebagai salah satu sekolah yang meneriman bantuan pengembangan sapi. Karena bantuan tersebut belum memadai kebutuhan yang sesuai dengan rencana yang kami buat. Jenis Kegiatan Suvei Pasar Menyusun Rencana Alat Penunjang Jumlah Jadwal Pelaksanaan 2008 1 x x x 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Biaya (Rp.BAB IV AKTIVITAS KEGIATAN USAHA 4. Kegiatan Pra Operasional No 1. Namun dalam pelaksanaan dilapangan untuk biaya operasional pengelolaan dan pemberian makan kami terkendala. Pengembangan Yang Telah Terlaksana Melalui program Menteri Pertanian menjadikan Indonesia sebagai swasembada daging dan dipercayainya Pesntren Prof.1. 2.) - B.

000 200. Sedikitnya kami membutuhkan dana Rp.000.000. Bantalan.6.- 12 .000.- 7. 2.000 4.000.) 35.- 1 Paket 1 500 Meter 1 Paket 5.000. ATK 4.000.2.500.000.400. dll Komputer & Printer Jumlah Uraian Biaya (Rp.000 55.290.1.350.000.000. 3.- 8 1 Unit 1350 Kantong 1.000.000.500.3.1.6.Mesin Air .Pipa&Selang .000.000.000.35.000.000.550.000.2.1.Perlengkapan lainnya Pengolahan pupuk kandang : . Adapun rinciannya bisa di lihat pada Tabel RENCANA ANGGARAN BIAYA No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Pembuatan Kandang Bakalan Sapi Pembuatan Ransum Peralatan kandang Penghijauan Kesehatan Instalasi air : . faktur.000.245. 4 Alat-alat tulis Buku. dll Cap..Biaya Pertahun Total Rp 35.000. Suplay Kantor No 1.5.000.000.15.Bangunan pengolahan pupuk Kantong Pupuk Jml 1 35 1 1 1 1 Satuan Paket Ekor Paket Paket Paket Paket Harga Satuan 7.000.000. Laporan C.000.500.000.000 4.000 4.6.000.000.000.2.(Empat Ratus Dua Puluh Satu Juta Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).Pembuatan sumur . 421.000. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kebutuhan biaya untuk pengembangan ussaha ini cukup besar. Kop.000. Tinta. amplop.000.14.000.

550.- 13 .000.600.12.000.000.12.000.- 1.7...000.200.421.500.000.000.Manager .9..000.000.750.Pekerja Kandang .000.000.- 300.Administrasi keuangan .700.000.000.7.12.9.000.000.000.000.Penjaga malam 177 Kg 1 Paket 1 org Bulan 1 org Bulan 2 org Bulan 1 org Bulan Jumlah 1.7.000.000.12.200..000.300.000.9 10 Pupuk urea Peralatan Kantor Tenaga Kerja : .000.

Yang Menerima Manfaat Yang menerima manfaat dari budidaya sapi ini adalah : 1. Yang Memiliki Usaha (Kepemilikan) Yang memiliki usaha ini adalah Pesantren Modern Terpadu Prof.5. Dr. Sekolah 5. Dinas Peternakan Kabupaten dan Dinas Peternakan Propinsi 5.1.3.4. HAMKA 3. Dr. Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) PMT Prof. Stakeholder lainnya 14 . Lurah dan tokoh masyarakat setempat 2. HAMKA yang keanggotaannya terdiri dari siswa. Dr. Stakeholder Lain Stakeholder lain yang terkait dengan budidaya sapi ini adalah : 1. Masyarakat sekitar 2. Kepada Siapa Dipertanggungjawabkan Dalam pelaksanaan usaha budidaya ini pesantren atau pihak sekolah akan bertanggungjawab kepada : 1.2. 2. orang tua siswa yang kurang mampu dan masyarakat sekitar dengan system bagi hasil. Yang Mengelola Dan Mengontrol Usaha 1. Dr. HAMKA. Prof.BAB V STAKEHOLDER 5. Yang mengelola budidaya sapi ini adalah Lembaga Mandiri yang mengakar di masyarakat (LM3) Pesantren Modern Terpadu Prof. Yang mengontrol usaha budidaya sapi ini adalah badan pengawas yang di tunjuk oleh komunitas sekolah 5. HAMKA 4. Lembaga mandiri yang mengakar dimasyarakat (LM3) PMT. Dinas Peternakan Kabupaten dan Dinas Peternakan Propinsi 3. 5. Masyarakat 2. British Council sebagai mitra penyandang dana 5.

Kesehatan Hewan Bid. Pemasaran Bid. Umum Manajer Karyawan/Pengelola Keterangan : Garis Instruktif Garis Koordinatif 15 . Pemb.BAB VI PERIJINAN YANG DIBUTUHKAN 6.1. Struktur Badan Usaha Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) YAYASAN Komite Sekolah Ketua Pengawas Sekretaris Bendahara Bid. Produksi Bid.

2.201.000 No.5.717. 4. Jenis Surat Ijin Ijin Prinsip dan Ijin Tempat Usaha Surat Ijin Usaha Perdagangan Tanda Daftar Perusahaan Nomer Pokok dan Wajib Pajak 02. 2.) - 5. Surat Ijin Biaya (Rp. Akte Pendirian Akte Notaris : No 57 Tanggal 23 Agustus 1991 - Jumlah Biaya Perijinan - 16 . 3. Kebutuhan Perijinan lainnya No 1.6.470.

Mengawasi kebersihan dilingkungan kandang . Produksi 5.Melakukan kerjasama dengan dinas peternakan dalam penyuntikan IB Pembantu Umum . Syamsul Bahri Bid. Kesehatan . Pemasaran 6. SH Sekretaris 3. SE 7.Mengawsi kesehatan hewan Hewan .BAB VII KEPENGURUSAN 7. Herison. Rafles. Menjalin relasi bisnis Memasarkan hasil usaha Mencatat dan mendata hasil dari penjualan sapi 2.1.Hum JABATAN Ketua TUGAS Monitoring dan Evaluasi Mengkoordinir kegiatan Menyusun Perencanaan Mencatat dan membuat surat masuk dan surat keluar Menginventarisir semua inventaris kekayaan lembaga Membuat Data base kelembagaan Membuat laporan bulanan Mencatat semua transaksi keuangan Menyusun Rencana Anggaran Belanja (RAB) Menyiapkan kandang Menyiapkan Pakan Ternak Mencatat angka kelahiran sapi Penyusunan rencana hasil dari target usaha Meningkatkan kualitas hasil ternak. S.Membantu secara umum kebutuhan dan operasional kelembagaan 17 . S. NAMA Budiman. Zainal Bid. Kurnadihana Bendahara 4.Ag Bid. Nama – Nama Pengurus LM3 dan Tugas NO 1. Busra.

Menanam. Nama – Nama Karyawan LM3 dan Tugas NO 1. NAMA M.2.Memberi makan & minum sapi . dan memeliara pakan ternak . menyabit.Pt JABATAN Manager TUGAS .Bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan usaha .Melaksanakan Program Kerja kelembagaan . .7.Membersihkan kandang 2. Bilal.Dawar . S.Membuat laporan bulanan perkembangan usaha .Ujang Petugas kandang 18 .

Karena kemampuan mengkonsumsi konsentratnya lebih baik. Sehingga dalam waktu singkat mampu mencapai bobot badan yang ideal 400 – 500 kg. yang pemeliharaannya harus sangat intensif. Bogor. Pertumbuhan bobot badan perharinya berkisar 1 – 1. Biasanya yang digunakan sebagai sapi bakalan adalah ternak yang berkelamin jantan.2.1. Misalnya dengan penambahan probioti Bioplus ke dalam rumen serta mencampurkannya dengan jerami sebagai pakannya.5 kg/ekor/hari. Karena probiotik tersebut berfungsi meningkatkan metabolisme tubuh melalui perbaikan kondisi mikroba di dalam perut sapi. Upaya ini akan mampu meningkatkan kemampuan pertambahan berat badan hariannya yang stabil.BAB VIII MANAJEMEN DAN ASPEK TEKNIS 8. 19 . misalnya penanaman jagung dan sayur-sayuran. ada jenis bakalan import dan lokal. Modalnya pun tidak terlalu besar. demikian pula dengan metabolisme tubuhnya. Dengan sistem penggemukan yang dipadukan dengan usaha pertanian. Penggemukan Sapi Potong Usaha penggemukan sapi potong tidak membutuhkan pemeliharaan yang relatif tidak sulit. Berbeda dengan usaha sapi perah. Disamping itu singkatnya pemeliharaan yaitu 3 – 4 bulan juga menjadi factor penunjang keberhasilan usaha ini. karena besarnya modal tergantung banyaknya sapi bakalan yang akan digemukkan. Kondisi nya agak kurus tetapi sehat bertulang rangka agak besar. Maka usaha ini menjadi usaha tani terpadu tanpa limbah. Sapi Bakalan Sapi yang akan digemukkan biasanya disebut sebagai sapi bakalan. Sapi bakalan yang berasal dari galur impor ini biasanya pertumbuhannya lebih baik disbanding sapi local. 8. Jenisnya bermacam-macam. Sapi ini biasanya berusia 15 – 20 bulan dan memiliki bobot hidup sekitar 200 – 300 kg. Penggemukan pun bisa dipacu dengan teknologi mikroba yang relatif ramah lingkukangan yang telah dikembangkan oleh Balai Penelitian Ternak Ciawi.

8. Usaha Pengolahan Limbah Peternakan Kotoran ternak sapi pedaging jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan pencemaran lingkungan. 8. Dr. Sapi Pembibitan Dalam rangka menunjang program pemerintah untuk Swasembada daging tahun 2009 dan seterusnya. Agar daya cerna sapi terhadap hijauan/ serat kasar menjadi lebih baik. 20 .8. Melalui pembibitan ini sebagai alternative mengurangi kelangkaan sapi di Indonesia pada umumnya masyarakat Sumatera Barat khususnya. 8.3. dengan pemberian pakan konsentrat 5 – 7 kg/ekor/sapi dikombinasikan dengan 20 – 25 kg/ekor/hari. Sistem Pemeliharaan dan Jangka Waktu Sapi-sapi bakalan dipelihara selama 3 bulan. khususnya pada perut rumennya.5. Bogor mengembangkan sejenis mikroba yang harus diberikan kepada sapi sebelum dilakukan program penggemukan. Teknologi Mikroba Ramah Lingkungan Balai Penelitian Ternak Ciawi.6. HAMKA ikut peran mengembangkan pembibitan sapi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi.4. Sistem pemeliharaan yang intensif. Pesantren Prof. Bahkan kegiatan penanganannya bisa dijadikan sebagai sebuah bentuk usaha pengolahan limbah peternakan seperti biogas dan produksi pupuk organik. Tujuan dari pemberian mikroba tambahan ini adalah untuk memperbaiki kondisi pencernaan sapi.

Dekat dari kota . 40.000 M2 (Lokasi Padang Pariaman) 2.BAB IX JARINGAN DAN PASAR 9. Analisis SWOT Strength .SDM yang memadai Opportunity .1.Modal yang kurang memadai sekarang (lokasi Padang) . 27.Kesepakatan dari komunitas sekolah dan masyarakat sekitar .000 M2.Kurangnya persediaan sapi di Sumatera Barat Threat 21 . Yang telah terpakai 20.Lahan : 1.Kurangnya persaingan . Belum terpakai sampai Weakness .Lahan milik sendiri .Iklim dan tanah yang subur .750 M2.

Menjadikan sekolah sebagai pusat percontohan ternak sapi berbasis msyarakat 2.BAB X PENGEMBANGAN KE DEPAN 10.Program Pemerintah swasembada daging tahun 2009 . Terbentuknya rumah potong hewan 3.Membantu program pemerintah swasembada daging Teknologi .Kesepekatan masyarakat sekitar dengan komunitas sekolah Social .Pengolahan limbah/kotoran sapi menjadi pupuk .Pengolahan limbah/kotoran sapi menjadi bio gas .1.Menciptakan lapangan pekerjaan .Terpenuhinya kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi daging .Membantu Ekonomi komunitas sekolah dalam pembiayaan pendidikan 10. Rencana Jangka Panjang 1. Pemberian bea siswa untuk siswa yang kurang mampu. 22 .2. Analisis Posisi Politik .

3.10. Laporan Audit Sosial Dalam setiap pelaksanaan kegiatan kami akan membuat laporan dengan system urutan sebagai berikut : 1. Laporan Tri wulan akan diserahkan ke Komite Sekolah dan British Council BRITISH COUNCIL KOMITE SEKOLAH YAYASAN & SEKOLAH LM 3 keterangan : Laporan Bulanan Laporan Tri wulan PENGAWAS Demikianlah Proposal Usaha ini kami buat atas perhatian dan pertimbangan bapak kami ucapkan terimakasih 23 . Laporan Bulanan diberikan kepada Yayasan dan sekolah 2.

Pimpinan PMT Prof.Hum Kepala Sekolah SMA PMT. MA 24 . 18 Februari 2009 Lembaga Mandiri Mengakar Masyarakat PMT. H. Mal Amri Mengetahui. Dr. Prof. HAMKA ttd Budiman. Dr.Pasar Usang. Prof. HAMKA ttd Drs. Nursal Saeran. HAMKA ttd Drs. S. Dr.

baik agama. dinamis dan bersikap positif terhadap kemajuan dan tantangan zaman C. Memiliki ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang berkualitas. Sejarah Ringkas Yayasan Wawasan Islam Indonesia Pendidikan merupakan barometer penting untuk mengukur kemajuan suatu bangsa. dampak dari pendidikan yang baik memiliki implikasi luas terhadap berbagai sector. diperhitungkan. Tujuan 1. Menciptakan wadah pendidikan yang menyeluruh sehingga terbentuk siswa yang unggul dari segi ilmu kehidupan (iptek) dan keterampilan. dan kebudayaan. B. ekonomi. namun juga berkepribadian Islam yang mulia. Visi dan Misi Visi : Menjadi lembaga pendidikan yang unggul mengintegrasikan pendidikan agama dan umum yang berkualitas. serta kreatif. 2. 25 . 2. 3. sosil. didambakan dan dibanggakan Misi : Membina peserta didik agar menjadi insan yang: 1. bertaqwa dan berakhlaq mulia yang memiliki sikap tawadhu’. Mendidik siswa menjadi siswa yang mempunyai pemahaman terhadap ajaran Islam (tsaqofah Islam) secara memadai untuk bekal hidup mereka.Lampiran I PROFILE YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA A. politik. Membina siswa sehingga menjadi siswa yang mempunyai kepribadian Islam (Syakhshiyah Islamiyyah) yang mulia. Beriman. obyektif dan berjiwa bersih (wara’).

kognitif dan psikomotorik dalam suasana pendidikan Islami 26 . Menciptakan lingkungan pendidikan yang integratif antara aspek afektif.4.

Memadukan modus pendidikan di keluarga dan masyarakat dalam pendidikan sekolah 3. Memadukan penguasaan ilmu kehidupan iptek & keterampilan) dengan tsaqofah Islam dan pembentukan Syakhshiyyah Islamiyah (kepribadian Islam) 5. Teknologi Informasi dan Komputer Khaligrafi Leadership Achievement Motivation Training Life Skill Seni Bela diri Pramuka 27 .D. 3. 7. Kurikulum Kepesantrenan yang mengutamakan bahasa asing (Bahasa arab dan inggris) dan ilmu-ilmu keislaman (tsaqafah islam). dan sistem asrama F. Dr. Menggunakan Kurikulum Diknas untuk SMP dan SMA serta kurikulum Kepesantrenan yang terintegrasi mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi 2. Memadukan ranah belajar afeksi – kognisi . 5. Kurikulum Kurikulum PMT. dibawah bimbingan pembina 4. 2. serta sistem penghargaan dan hukuman. Hamka terdiri dari: 1. Pembinaan kepribadian dan amaliah ’ubudiyah harian . Program pengembangan diri (Teknologi informasi -komunikasi. Program Pendidikan 1. 4. sistem beregu. Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan (KTSP) Departemen Pendidikan Nasional untuk SMP dan SMA 2. 3. keterampilan dan life skill E. dilaksanakan melalui kegiatan di asrama dan mesjid. Prof. conversation& muhadatsah. 6. Menggunakan sistem pengajaran praktek dan teori. bina jasmani .psikomotorik 4. Kegiatan Ekstra 1.

Bahasa Inggris. Kejujuran. Seni baca Al qur’an dan Tahfidz 11. Kepribadian Islam • • • Aqliyah: Memiliki pemahaman Islam Nafsiyah: Memiliki nafsiyah Islam Memiliki Kemampuan pendukung: Bahasa Arab. 10. Keilmuwan 5. tennis meja dll. Nasyid. 28 . Ukhuwah Islamiyyah 4. volley ball. Bola kaki. Kebersihan. Keteladanan 7. Manajemen & kepemimpinan aplikatif Mengenal berbagai pengetahuan dasar kegiatan produktif H. Inovatif & Kreatif I.8. Ayat-ayat & hadits pilihan & ushul fiqh 2. Kerapihan & Keindahan 8. Tingkat SMP. 12. Kualifikasi Lulusan 1. Budaya PMT Hamka 1. . Kerja Keras. Arab dan Indonesia ). Berpegang Teguh pada Nilai-Nilai Tauhid 2. rebana dan grup Band Pidato 3 bahasa ( Inggris. Kedisiplinan 9. Hafal Al Qur’an 4 juz . Kemandirian. Prestasi Akademik a. Keikhlasan. Perjuangan & Pengorbanan 6. 9. ilmu dasar cikal bakal mujtahid 3. Iptek & Keterampilan • • Menguasai ilmu kehidupan (iptek & keterampilan). Ternak Ikan & belut G. Tsaqofah Islam Memiliki kemampuan dasar Tsaqofah Islam. Ketaatan yang Tinggi 3. Dasar komputer. bola basket.

Labor Komputer 6. UNP. IPB. Bola Voli. Seperti UGM. Tingkat SMA. 8.  Tahun 2005 Rangking V Negeri & Swasta se. lulus 100% dalam Ujanas  Alumninya telah berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negri baik melalui jalur mahasiswa undangan (PMDK) maupun dengan seleksi. dll) 5. Ruang Belajar 3. Labor IPA (Fisika. UI.Sumbar (lulus 100%)  Th. NEM tertinggi Tk.  Tahun 2003 Rangking II Negeri dan Swasta se. Ebtanas 1998 dan Ujanas 2002.Pariaman  Menjuarai berbagai lomba baik di tingkat Kabupaten.  Tahun 2004 Rangking IV Negeri dan Swasta se. Asrama 9 blok (dengan keperluan selengkapnya). 29 . Terpilih sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN)  Rangking I Negeri dan Swasta se Sumatera Barat. Labor Bahasa 9. Badminton. Basket. Sarana dan Prasarana 1. Fut Sal. Labor Teknologi Informasi Komputer (TIK) 10. Masjid 2. Perpustakaan 4. b. UNBRA. Lapangan Olahraga (Bola kaki. Unand.Sumatera Barat. dll J.  Dalam tiga tahun terakhir peringkat 10 besar Negeri dan Swasta se Sumatera Barat. Tenis Meja. Labor Multi Media 7. olah raga. karya Ilmiah).2006 lulus 100%. UNRI.Sumatera Barat (lulus 100%). Kimia dan Biologi). UIN Syarif Hidayatullah. maupun tingkat Propinsi (pidato bahasa Inggris. IAIN IB. Takraw.

12. Wartel & Foto Copy 19. Mess Karyawan 17. 15. Koperasi Pondok Pesantren 18. 13. Ruang Makan. Mess Tamu 16. SMP & SMA. Budidaya Sapi 30 . Asrama). Kantin 22. Pesantren. Klinik Kesehatan. Kantor Kas Pembantu Bank BPD. Kantor 5 unit (Yayasan.11. 14. Budidaya ikan lele & belut 21. Barber Shop 20.

Asril Manan : H. Kompol (Purn) Syaharuddin 3. Dr. Padang Pariaman Pengurus Ketua Wkl. Bungsu 3. Nursal Saeran. A. Prof. Sainir Dt. H. H. Rumah Panjang. Dr. MA 2. MA : H. Sabri Suri Seksi Pembangunan : 1. Z.Ag : Eko Muriyanto. Rosmir Amir 4. MA 3. Dr. Prof. Drs. Dr. Nurli Zakir Dt. H. H. Bendahara : : Prof. Ketua Sekretaris Wkl Sekretaris Bendahara Wkl. Edi Safri Dt. Asril Manan 6. H. H. II Kab.Si 4. M. H. SH. Sangguno Dirajo 2. MA Seksi Dana : 1. Pahlawan : Busra. H. Ir. Syamsul Bahri 31 . Irsal Mudatsir 5.K. Sabri Suri Seksi Pendidikan : 1. S. Hasymi Dt. Panduko Sati 2. Zamzamil 4. Yahya Jaya. Masnal Zajuli. Dt. H. Dr. Prof. H. H. Prof. Nurtain 5. AP : H. I Propinsi Sumatera Barat Penasehat : Bupati Kepala Daerah TK. Drs. H. Syamsul Nizar. Susunan Personalia Pengurus Yayasan Wawasan Islam Indonesia Pelindung : Gubernur Kepala Daerah TK.

4 Kampus : Jl.05307.YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA (YWII) PESANTREN MODERN TERPADU PROF. LUBUK ALUNG Nama Rekening : YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA No.471082 32 . BANK BNI SYARIAH PADANG Nama Rekening : YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA No. Raya Padang Bukitinggi km. 30 Pasar Usang Padang Pariaman Telp (0751) 471081 . BANK NAGARI CAB.Rekening : 0136366405 2. DR.Rekening : 1700-911. HAMKA Akte Notaris : No 57 Tanggal 23 Agustus 1991 REKENING YAYASAN WAWASAN ISLAM INDONESIA 1.