P. 1
Pengertian Dan Unsur Unsur Pendidikan

Pengertian Dan Unsur Unsur Pendidikan

|Views: 49|Likes:
Published by Jajang Sulaeman
Unsur Pendidikan
Unsur Pendidikan

More info:

Published by: Jajang Sulaeman on Aug 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

Seri Teknologi Pendidikan

Pengantar Pendidikan:

Oleh: Hartoto

JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

aspek yang menjadi tekanan. Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya Sebagai proses transformasi budaya. dan lain-lain. Jawaban yang benar tentang pendidikan diperoleh melalui pemahaman terhadap unsur-unsurnya. rasa tanggung jawab. Proses pembentukan pribadi melalui 2 Author Copyright © 2008 Hartoto (www. a.com) . A. dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya. Bab II ini akan mengkaji pengertian pendidikan. Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi Sebagai proses pembentukan pribadi. PENGERTIAN PENDIDIKAN 1. pendidikan diartikan sebagi suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik.fatamorghana.unsur-unsur pendidikan. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. dan wujud pendidikan sebagi sistem.Pengantar Pendidikan 2008 Ringkasan Materi BAB II PENGERTIAN DAN UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN S eorang calon pendidik hanya dapat melaksanakan tugasnya denga nbaik jika memperoleh jawaban yang jelas dan benar tentang apa yang dimaksud pendidikan.wordpress. konsep dasar yang digunakan. atau karena falsafah yang melandasinya. pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. dan sistem pendidikan. b. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran. konsepdasar yang melandasinya. Batasan tentang Pendidikan Batasan tentang pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam.

b.fatamorghana. 2. Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara Pendidikan sebagai penyiapan warganegara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik. Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja Pendidikan sebagai penyimpana tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar utuk bekerja. e. c. pengetahuan. Tujuan pendidikan Tujuan pendidikan memuat gambaran tentang nilainilai yang baik. d. benar. luhur. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap. Definisi Pendidikan Menurut GBHN GBHN 1988(BP 7 pusat. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi sasaran yaitu pembentukan pribadi bagi mereka yang belum dewasa oleh mereka yang sudah dewasa dan bagi mereka yang sudah dewasa atas usaha sendiri. dan keterampilan kerja pada calon luaran. pantas. dan indah untuk kehidupan. 1990: 105) memberikan batasan tentang pendidikan nasional sebagai berikut: pendidikan nasiaonal yang berakar pada kebudayaan bangsa indonesia dan berdasarkan pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 diarahkan untuk memingkatkan kecerdasan serta dapat memenuhi kebutuhan pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.wordpress. Pendidikan memiliki dua fungsi yaitu memberikan arah kepada segenap kegiatan pendidikan dazn merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh segenap kegiatan pendidikan.com) . Proses pendidikan Proses pendidikan merupakan kegiatan mobilitas segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah Author Copyright © 2008 Hartoto (www. Tujuan dan proses Pendidikan a.

Kemandirian dalam belajar a. kemudian dibangkitkan kembali oleh comenius 3 abad yang lalu (di abad 16). pilihan sendiri. Konsep kemandirian dalam belajar bertumpu pada perinsip bahwa individu yang belajar akan sampai kepada perolehan hasil belajar. remaja. Alasan perkembangan iptek f. yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya .wordpress. Rasional b. Author Copyright © 2008 Hartoto (www. pengelolaan proses pendidikan meliputi ruang lingkup makro. dan emansipasi wanita dalam kaitannya dengan perkembangan iptek e. Alasan faktor sosial yang berhubungan dengan perubahan peranan keluarga.fatamorghana. Konsep Pendidikan Sepanjang Hayat (PSH) PSH bertumpu pada keyakinan bahwa pendidikan itu tidak identik dengan persekolahan. PSH merupakan sesuatu proses berkesinambungan yang berlangsung sepanjang hidup. dari usia yang paling muda sampai paling tua. Pengorganisasian dan penstruktursn ini diperluas mengikuti seluruh rentangan usia. yang dicetuskan 14 abad yang lalu. Selanjutnya PSH didefenisikan sebagai tujuan atau ide formal untuk pengorganisasian dan penstrukturan pengalaman pendidikan.(Cropley:67) Berikut ini merupakan alasan-alasan mengapa PSH diperlukan: a.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi kepada pencapaian tujuan pendidikan. Arti dan perinsip yang melandasi Kemandirian dalam belajar diartikan sebagai aktivitas belajar yang berlangsungnya lebih didorong oleh kamauan sendiri. Alasan ekonomi d.com) . Ide tentang PSH yang hampir tenggelam. mikro. Alasan sifat pekerjaan 4. Adapun tujuan utama pemgelolaan proses pendidikan yaitu terjadinya proses belajar dan pengalaman belajar yang optimal. 3. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi. meso. dan tanggung jawab sendiri dari pembelajaran. Alasan keadilan c.

 Penemuan iptek tidak mutlak benar 100%. B. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi b. 14-16) mengemukakan alasan sebagai berikut:  Perkembangan iptek berlangsung semakin pesat sehingga tidak mungkin lagi para pendidik(khususnya guru) mengajarkan semua konsep dan fakta kepada peserta didik.  Dalam proses pendidikan dan pembelajaran pengembangan konsep seyogyanya tidak dilepaskan dari pengembangan sikap dan penanaman nilai-nilai ke dalam diri peserta didik.com) . Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah: Author Copyright © 2008 Hartoto (www. Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode) 7.wordpress. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan) 6. Subjek yang dibimbing (peserta didik). Alasan yang menopang Conny Semiawan. 1988.  Para ahli psikologi umumnya sependapat. Orang yang membimbing (pendidik) 3. yang ingin diakui keberadaannya. dan kawan-kawan (Conny S. sifatnya relatif. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) 5. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) 4. 2. Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan) Penjelasan: 1. UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu: 1. Peserta Didik Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. bahwa peserta didik mudah memahami konsep-konsep yang rumit dan abstrak jika disertai dengan contoh-contoh konkret dan wajar sesuai dengan situasi dan kondidi yang dihadapi dengan mengalami atau mempraktekannya sendiri.fatamorghana.

Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif. PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM 1. dan masyarakat.fatamorghana. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. sekolah dan masyarakat. b. guru. 4. lingkungan sekolah. d. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri. 2.wordpress. metode. Pengertian Sistem Beberapa definisi sitem menurut para ahli: Author Copyright © 2008 Hartoto (www. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) a.com) . pemimpin program pembelajaran. c. C. Alat dan Metode Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. sehingga merupakan insan yang unik. Orang yang membimbing (pendidik) Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. dan lingkungan masayarakat.Pengantar Pendidikan a. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkunga yaitu lingkungankeluarga. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Ringkasan Materi Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas. latihan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi. b. Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan) Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga. Individu yang sedang berkembang. 3. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua. serta alat-alat pendidikan.

Sistem adalah suatu kebulatan keseluruhan yang kompleks atau terorganisir. 3. 1992:10) b. Komponen tersebut antara lain: raw input (sistem baru). 1992:11) 2. 1992:10) c.wordpress. instrumentalinput(guru. Hubungan Sistem Pendidikan dengan Sitem Lain dan Perubahan Kedudukan dari Sistem Sistem pendidikan dapat dilihat dalam ruang lingkup makro. Amirin. kurikulum). Sistem meruapakan himpunan komponen yang saling berkaitan yang bersama-sama berfungsi untuk mencapai suatu tujuan. suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan/keseluruhan yang kompleks atau utuh. Sistem merupakan sehimpunan komponen atau subsistem yang terorganisasikan dan berkaitan sesuai rencana untuk mencapai suatu tujuan tertentu. politik dan keamanan). Pendidikan formal. output(tamatan). (Tatang Amirin. Komponen dan Saling Hubungan antara Komponen dalam Sistem Pendidikan. Cara memandang sistem Perubahan cara memandang suatu status dari komponen menjadi sitem ataupunsebaliknya suatu sitem menjadi komponen dari sitem yang lebih besar. (Tatang Amirin.fatamorghana. nonformal.dan politik masing-masing-masing sebagai sistem. Pemecahan masalah pendidikan secara sistematik. Sebagai subsistem. Masalah berjenjang Author Copyright © 2008 Hartoto (www. 4. tidak lain daripada perubahan cara memandang ruang lingkup suatu sitem atau dengan kata lain ruang lingkup suatu permasalahan. pendidikan.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi a. a. kependudukan. b. Pendidikan sebagai sebuah sistem terdiri dari sejumlah komponen. environmental input(budaya. (Tatang M. dan informal merupakan subsistem dari bidang pendidikan sebagai sistem dan seterusnya. bidang ekonomi.com) .

wordpress. Pembedaan dilakukan hanya untuk kepentingan analisis agar masing-masing dapat dipahami lebih baik. oleh karena pada dasarnya setiap sistem itu hanya merupakan satu aspek dari kehidupan. b. manakala komponen tersebut tidak berhibungan secra fungsional dengan komponen lain. tetapi tidak dapat dipisahkan satu sama lain. artinya harus memperhitungkan segenap komponen yang terlibat dalam maslah pendidikan yang akan dipecahkan. 5. Sdangkan segenap segi kehidupan itu kita butuhkan. Author Copyright © 2008 Hartoto (www. Prinsip utama dari penggunaan analisis sistem ialah: bahwa kita dipersyaratkan untuk berpikir secra sistmatik. e. Keterkaitan antara pengajaran dan pendidikan Kesimpulan yang dapat ditarik dari persoalan pengajaran dan pendidikan adalah: a. Hubungan sitem dengan suprasistem Dalam ruang lingkup besar terlihat pula sistem yang satu saling berhubungan dengan sistem yang lain. sehingga semuanya memerlukan pembinaandan pengembangan. alternatif maslah.com) . Tetapi komponen yang baik saja belum menjamin tercapainya tujuan sistem secara optimal. Saling hubungan antarkomponen Komponen-komponen yang baik menunjang terbentuknya suatu sistem yang baik. dan latar belakang masalah.fatamorghana. pengajaran dan pendidikan dapat dibedakan. Analisis sitem pendidikan Penggunaan analisis sistem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan pendidikan dengan cara yang efesien dan efektif.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi Semua masalah tersebut satu sama lain saling berkaitan dalam hubungan sebab akibat. d. c. Masing-masing saling mengisis. Hal ini wajar.

2005. dan PT. Pendidikan prajabatan berfungsi memberikan bekal secara formal kepada calon pekerja dalam bidang tertentu dalam periode waktu tertentu. sedangkan pengajaran mengusahakan isinya. Pendidikan nonformal lebih difokuskan pada pemberian keahlian atau skill guna terjun ke masyarakat. Umar dan S. Wadah harus menetap meskipun isi bervariasi dan berubah.fatamorghana. Pengantar Pendidikan. 7. La Sulo. Sedangkan pendidikan dalam jabatan bermaksud memberikan bekal tambahan kepada oramg-orang yang telah bekerja berupa penataran. sebab pendidikan membentuk wadah. dan informal ketiganya hanya dapat dibedakan tetapi sulit dipisahpisahkan karena keberhasilan pendidikan dalam arti terwujudnya keluaran pendidikan yang berupa sumberdaya manusia sangat bergantung kepada sejauh mana ketiga subsistem tersebut berperanan.wordpress. misalnya SD.L. Sumber Bacaan: Tirtarahardja. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan formal.com) . Dengan kata lain pendidikan prajabatan hanya memberikan bekal dasar. Pendidikan prajabatan (preservice education) dan pendidikan dalam jabatan (inservice education) sebagai sebuah sistem. 6. non-formal. Pendidikan modern lebih cenderung mengutamakan pendidikan. nonformal. dan lainlain. berupa rangkaian jenjang pedidikan yang telah baku.SMP.SMA. dan informal sebagai sebuah sistem.Pengantar Pendidikan Ringkasan Materi c. sedangkan bekal praktis yang siap pakai diberikan oleh pendidikan dalam jabatan. Pendidikan formal yang sering disebut pendidikan persekolahan. Pendidikan informal adalah suatu fase pendidikan yang berada di samping pendidikan formal dan nonformal. Jakarta: Rineka Cipta Author Copyright © 2008 Hartoto (www. Pendidikan formal. kursus-kursus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->