P. 1
Melatih Kecerdasan Anak Sejak Masa Kehamilan

Melatih Kecerdasan Anak Sejak Masa Kehamilan

5.0

|Views: 10,503|Likes:
Published by gunaputra

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: gunaputra on Jun 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

MELATIH KECERDASAN ANAK SEJAK MASA KEHAMILAN

Yuni Herlina Sinambela – Okezone
Selasa, 17 Maret 2009 - 10:13 wib

BAHAGIA rasanya melihat buah hati tumbuh cerdas. Kecerdasannya bisa Anda asah sejak dalam kandungan, tanpa perlu menunggunya lahir ke dunia. Kecerdasan anak dapat dilatih lewat ketajaman daya ingatnya. Latihan untuk menajamkan daya ingat si kecil sebaiknya Anda lakukan selama ia masih dalam kandungan. Selama proses kehamilan, janin akan menyerap segala bentuk latihan yang Anda berikan sehingga berpengaruh pada perkembangan otaknya di kemudian hari. Latihan terutama difokuskan untuk memacu otak kanan berfungsi maksimal. Seperti dikutip dari SheKnows, berikut beberapa cara melatih daya ingat anak selama masa kehamilan: 1. Menyimak gambar Anda dapat melatih otak si kecil melalui gambar yang merangsang otak kanannya bekerja. Jika ibu biasa memacu kerja otak kanan, maka secara otomatis akan memberi pengaruh positif pada perkembangan janin di dalam kandungan. Semakin sering Anda melatih daya ingat lewat berbagai gambar, daya ingat janin akan semakin baik. Salah satu cara untuk melatih otak kanan bisa dengan mengambil gambar atau memotret tubuh pada tiap perkembangan kehamilan yang bisa Anda pandangi kapanpun.
2. Menulis diary Menulis kegiatan harian dalam sebuah diary tentu menyenangkan. Otak Anda akan terlatih untuk merangkai kata-kata yang menjadi sebuah cerita yang menarik untuk dibaca. Secara tidak langsung, aktivitas ini mampu melatih kerja otak.

3. Menjawab teka-teki Kegiatan mengisi teka-teki yang dilakukan semasa kehamilan akan memacu kerja otak. Seluruh syaraf motorik pun berfungsi baik. Kegiatan ini dilakukan secara tidak langsung berpengaruh pada janin dalam kandungan ibu. 4. Membaca Kegiatan membaca novel ataupun buku kehamilan selama proses kehamilan akan membantu syaraf motorik ibu bekerja lebih baik. Dalam perkembangannya, kelak bayi yang dilahirkan akan juga menyenangi kegiatan membaca. (ftr)

10 CARA MEMBUAT BALITA CERDAS
Sumber : anakpintar.com

Anak balita memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyerap kepandaian dan informasi baru dibandingkan anak yang berusia lebih tua. Penelitian menunjukkan, mengenalkan pada kegiatan membaca, bahasa, dan matematika sejak usia balita, akan membuat mereka lebih mudah menangkap pelajaran tersebut nantinya. Berikut sejumlah cara yang bisa mendorong serta melatih mereka agar memiliki otak cerdas. 1. Mengajak bicara. Ceritakan tentang apa saja padanya. Yang jelas, anak jadi tahu, dia merupakan pusat perhatian Anda. Hal ini akan mendukungnya di dalam perkembangan pengetahuan bahasa dan pemikirannya. 2. Pilih buku anak-anak dengan huruf yang besar dan gambar yang jelas. Hal ini akan menolong anak mengerti apa yang mereka lihat dan juga pelan-pelan belajar membaca kata. 3. Beli kaset/VCD/DVD berbahasa asing. Akan lebih mudah untuk anak balita menangkap bahasa asing daripada di kemudian hari. 4. Beli software komputer untuk anak balita. Banyak software yang melatih kemahiran menggunakan keyboard karena sebelum berusia 2,5 tahun anak cenderung sulit menggunakan mouse. 5. Beli huruf abjad yang terbuat dari plastik dan simpan di kamar mandi. Setiap kali mandi, perkenalkan huruf baru dan lakukan berulangulang hingga anak hafal. Dengan cara itu, pelan-pelan anak akan mulai belajar adanya hubungan antara berbicara dan menulis di dalam bahasa. 6. Selalu lakukan pengulangan. Banyak orang tua merasa frustrasi jika anaknya berulang-ulang membaca satu halaman di buku yang sama atau menonton film/VCD yang itu-itu saja. Jangan sebal dan panik! Ini merupakan suatu bagian penting di mana anak mengenal proses informasi. 7. Beli huruf-huruf dan angka-angka yang terbuat dari magnit. Hal ini memungkinkan anak bermain sambil belajar di depan lemari es. Kenalkan kata-kata yang baru setiap minggu. 8. Bacakan suatu cerita setiap hari. Baca dengan intonasi dan ekspresi seperti kita sedang bermain drama. 9. Ingat, pendidikan jasmani berhubungan langsung dengan pendidikan akademis. Penelitian menun-jukkan, perkembangan otak juga berhubungan erat dengan pendidikan jasmani, seperti merangkak sebelum usia 1 tahun. Jika Anda dan si balita sering melakukan aneka

kegiatan olahraga bersama, hal ini dapat membantu menambah perkembangan fisik serta otak anak. Entah itu berlari-lari, naik kuda, berenang, dan lainnya. 10. Beli satu set pelajaran dan pendidikan untuk anak balita. Termasuk di dalamnya buku-buku, video, kaset, dan bagaimana caranya mengajarkannya. Baca dan belajarlah berdua anak. Membeli ensiklopedia bergambar khusus untuk anak pun, tak ada salahnya.

10 Terbaik untuk Kecerdasan
INGIN anak Anda cemerlang di sekolah? Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut ini. Makanan yang dijuluki "Brain Food" ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak. 1. Salmon Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 DHA and EPA - yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon. 2. Telur Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. 3. Selai kacang "Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi. 4. Gandum murni Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf. 5. Oat/Oatmeal Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B,

potassium dan seng -- yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh. 6. Berry Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3. 7. Kacang-kacangan Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya -- khususnya ALA - jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak . 8. Sayuran berwarna Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat. 9. Susu dan Yogurt Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan. 10. Daging sapi tanpa lemak Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat . Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme -- tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh .

Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi. AC Sumber : WebMD

MENCIPTAKAN ANAK PINTAR SEJAK DALAM KANDUNGAN
Sumber : http://www.hypno-birthing.web.id/?p=242

Adalah hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut. Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA. Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik. Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi. Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya. Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi

tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,† kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya. Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu. Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko. Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang. Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suarasuara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko. Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi. Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu. Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi. Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak. Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus

siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim. Anak Cerdas dan Bermutu Jika Diajarkan Al Qur'an
Banjarmasin-RoL-- Penemu metode Assalam (pembelajaran Al Qur'an sejak bayi dalam kandungan), Ustazd Drs.Mustofa AY mengungkapkan, anak akan cerdas dan berkualitas serta mencintai membaca apabila sejak dini sudah diajarkan Al Qur'an. "Selain melahirkan anak yang cerdas dan berkualitas sebagai generasi mendatang, apabila di dalam rumah dibaca ayat-ayat suci Al Qur'an, maka rumah tersebut ber berkah,"ujarnya pada pelatihan pembelajaran Al Qur'an bagi bayi dalam kandungan, di Banjarmasin, Minggu. Dihadapan ratusan peserta yang sebagian besar wanita itu, Ustazd Mustofa yang didampingi isteri dan anaknya yang baru berusia 2,5 tahun itu, menyatakan, pembelajaran Al Qur'an sejak dini kepada anak-anak itu akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak itu dimasa mendatang. Pembelajaran Al Qur'an sejak dini itu, kata Mustofa yang merintis sekolah bayi itu menyebutkan, pengaruhnya selain terhadap anak, juga terhadap ibu, bapak dan seluruh lingkungan tempat tinggalnya.Dia menjelaskan, ayat-ayat Al Qur'an yang diajarkan kepada anak sejak dini atau sejak bayi masih dalam kandungan itu akan mampu merangsang syaraf otak, telinga dan mata sehingga mereka akan mudah belajar Al Qur'an. Adapun tujuan pembelajaran Al Qur'an sejak bayi dalam kandungan itu untuk menajamkan fitrah iman dan Islam pada anak sehingga mereka nantinya diharapkan menjadi anak yang shaleh dan shalehah dan mencintai Al Qur'an.Mustofa yang memiliki tiga anak dan dua orang sudah bisa mengkhatamkan Al Qur'an sejak Taman Kanak-kanak (TK) itu menjelaskan, anak yang sejak dini diajarkan membaca Al Qur'an itu, maka mereka akan mencintai membaca sehingga diharapkan akan lahir generasi yang lebih baik dimasa mendatang. "Saya berharap sejak anak dalam kandungan itu hendaknya diajarkan orangtuanya pemikiran yang positif, mengingat sejak hamil ada rahasia pembentukan karakter anak," katanya. Dia menyatakan, mendukung program pendidikan usia dini yang akan dilaksanakan pemerintah dan pendidikan usia dini yang akan dilakukan itu harus dilandasi nilai-nilai Al Qur'an agar mampu melahirkan generasi Qur'ani dimasa mendatang. Selain melakukan pelatihan pembelajaran Al Qur'an bagi bayi dalam kandungan di Kota Banjarmasin, Ustazd Mustofa juga akan melatih warga masyarakat di Kabupaten Balangan, Senin (30/1) dan warga Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Selasa (31/1). Kegiatan pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al Qur'an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalsel dengan Tim Penggerak PKK Kalsel.antara/mim

Pendidikan Anak | Anak Pintar
By Ibujempol Anak Pintar Tips mendidik anak agar pintar di orang / bangsa Yahudi sudah dimulai saat anak masih di dalam kandungan. Silakan baca saja artikel berikut. Gak suka sama orang Yahudi? Gak apa apa, ambil aja ilmunya, siapa tau nanti semakin banyak anak anak Indonesia menjadi pintar dan sukses di masa yang akan datang. Artikel ini ditulis oleh Dr Stephen Carr Leon. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?” Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?” Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama

susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan. Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah. Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel. Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!” katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara. Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini muridmurid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. Gimana ? Berani mencoba tips pintar ini ? Siapa Ibu hamil yang mau mencoba ? Sayang aku udah cukup anaknya, kalo gak mau juga deh praktek cara mendidik janin di dalam kandungan dan mendidik anak ala orang Yahudi ini.

IBU YANG CERDAS SETIAP GERAK LANGKAHNYA SELALU BERORIENTASI MENINGKATKAN KECERDASAN,BAIK UNTUK DIRINYA SENDIRI MAUPUN ANAKANAK DAN KELUARGANYA. Beberapa langkah yang diambil oleh ibu yang cerdas adalah;
1. MEMILIH MAKANAN YANG HALAL DAN BAIK (MULTIVITAMIN) : (Q.S

AL MAIDAH 77). Halal dalam arti jenis makanannya dan sumber darimana diperolehnya,sedangkan baik adalah multivitamin yakni makanan yang dapat memelihara dan mengembangkan potensi kecerdasan otak. Menurut hasil penelitian Dr.Snowdown di University of Kentucky mengatakan bahwa makin banyak likopen sejenis antioksidan yang kuat dalam darah, makin bagus ketajaman mental. Oleh karena itu diperlukan mengkonsumsi omega 3 : makanan yang baik untuk memelihara dan mengembangkan otak. Bagi seorang bayi tidak ada yang lebih bagus kecuali susu ibu karena mengandung 30 kali lebih banyak DHA (omega 3) ketimbang susu sapi.Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bayi yang disusui ibunya rata-rata lebih tinggi IQ nya daripada bayi-bayi yang diberi susu formula. Sedangkan untuk orang dewasa omega 3 adalah : ikan-ikan laut (salmon, tuna, lemuru) ; daging rusa ; daging kerbau; minyak canola;minyak zaitun; sayuran hijau dan tomat ; anggur; apel ; prem ; kismis juga vitamin B , E ,C. Makanan yang mengandung omega 3 dapat memberikan perlindungan dari serangan jantung. Sebaiknya makan ikan laut dua kali seminggu,dan banyak menghindari makanan siap saji seperti burger, kandungan lemak jenuh hewaninya paling membahayakan sel otak dan hindari juga makanan goreng-gorengan. Untuk minuman, menurut Dr.John Weishburger, peneliti di American Health Foundation mengatakan bahwa minum teh adalah cara termudah dan tercepat untuk memasukkan antioksidan kedalam tubuh dan otak. Secangkir teh = 1200 ORAC antioksidan (1/4 dari jumlah yang disarankan untuk kebutuhan harian). 2. MENINGKATKAN GERAKAN-GERAKAN SECARA FISIK. Para pembaharu di dunia pendidikan (Howard Gardner,Glenn Doman dll) telah menekankan pentingnya gerakan dalam proses pembelajaran, setiap kali kita bergerak dalam

cara yang teratur dan halus otak akan diaktifkan secara penuh dan integrasi terjadi,pintu pada pembelajaran terbuka secara alami. Gerakan sejak dalam rahim memberi pengindraan pertama akan dunia dan awal pengetahuan dan pengalaman , menjelajah bentuk lingkungan ,berinteraksi dengan energi disekitarnya sampai dilahirkan dalam dunia nyata. Dalam proses pembelajaran sangat penting membiarkan anak menjajaki setiap aspek gerakan dan keseimbangan dalam lingkungan mereka. Gerakan dapat menstimulasi perkembangan otak yang sedang tumbuh dan bagi orang dewasaakan mencegah kemunduran otak yang menua. Ketika melakukan kegiatan , dianjurkan untuk diselingi dengan menggerakkan kepala kekiri dan kekanan ,mengedipkan mata dan mengistirahatkannya 7-10 menit, berdiri-duduk,menggerak-gerakkan kaki,menepuk pundak kiri dan kanan dst. 3. MEMPERKAYA HAL-HAL YANG POSITIF. Ketika sedang hamil selalu menjaga makanan maupun minuman,karena apa yang diisap,dimakan dan diminum dan dirasakan oleh ibu-ibu hamil dapat mengganggu perkembangan otak bayi apalagi pada minggu-minggu pertama kehamilan. Setiap hari diproduksi 250.000 neuroblast (sel saraf yang belum matang) pada bayi.Otak bayi berkembang lebih cepat selama sembilan bulan dalam rahim ibunya ketimbang pada waktu lainnya dalam kehidupan anak.Perkembangan system saraf janin dipengaruhi secara baik atau buruk oleh apa yang ada dalam darah ibu selama sembilan bulan kandungan . Apa yang terjadi pada pikiran ibu dapat juga mempengaruhi perkembangan mental bayi misalnya ketika ibu hamil sering baca Al Quran dan merenungkan maknanya, akan meningkatkan kemungkinan bayinya akan menyukai bacaan Al quran. Ibu dan bayi berbagi hormon , ketika perasaan ibu penuh ketenangan dan lingkungannya sangat mendukungnya niscaya akan tercipta lingkungan rahim yang lebih sehat bagi bayinya. Demikian sebaliknya, ketika ibu hamil stress akan mempengaruhi pengkabelan otak bayi yang sedang berkembang sehingga tidak mengherankan jika bayinya nanti akan hiperaktif,hipoaktif,tidak bisa menaruh perhatian,temperamental maupun menunjukkan pengendalian diri yang buruk.Al Quran mengingatkan dalam surat Luqman : 14 agar lingkungan ikut memberikan kondisi yang menentramkan bagi ibu hamil yang semakin hari semakin berat. Ketika setelah melahirkan bayi,ibu cerdas akan melakukan:
– –

Memberi ASI sesering dan selama mungkin karena penelitian ilmiah bayi dengan ASI cukup akan lebih cerdas dan makin besar kelebihan intelektualnya. Meningkatkan sentuhan dan kepekaan terhadap isyarat-isyarat anaknya , karena hal tsb adalah pembangun sikap yang paling sehat ,cara mendengar dan merespon isyarat bayi akan membantu membangun bayi yang cerdas. Menggendong bayi dalam buaian yang tenang,hal tsb membantu otak bayi yang berkembang untuk membuat hubungan yang tepat.Bayi peka terhadap apa yang sedang dilakukan maupun yang sedang dikatakan pengasuhnya. Berbicara dengan baik pada bayinya,misalnya meninggi rendahkan suara (sayaaaang pintaaaar) ; berbicara dengan format tanya jawab merupakan pelajaran bicara bayi yang paling awal dan membentuk kemampuan bayi untuk mendengar.Panggil bayi dengan namanya (budi mau makannn), bicara apa yang ibu lakukan (perhatikan ya ibuk lagi ngasi makan orang miskin peminta-minta ); membaca dan bersenandung

untuk bayinya . Banyak penelitian menunjukkan bahwa bayi yang ibunya sering mengajaknya berbicara menguasai lebih banyak kata dan lebih cerdas. Peluang untuk belajar bahasa mulai terbuka pada usia 2 bulan,otak yang berhubungan dengan bahasa menjadi sangat aktif pada usia 18-20 bulan dan terus meningkat sampai dengan usia 5 tahun. Peluang untuk berbahasa tetap terbuka sepanjang hidup manusia tetapi beberapa komponen bahasa tertutup lebih awal,jendela bahasa tutur tertutup pada usia 10-11 tahun.Oleh karena itu sebenarnya belajar bahasa asing sebaiknya dimulai sejak dini.

Walaupun ada peluang yang memberikan batasan pada kelenturan otak, namun proses belajar yang menumbuhkan ,melestarikan dan mengembangkan sel-sel otak dapat berlanjut sampai usia tua,TIDAK ADA KATA TERLAMBAT DALAM BELAJAR kata Dr.Marian C.Diamond peneliti otak Einstein.Dr.Schaie juga menegaskan bahwa kecerdasan cair dari manusia dapat bertambah pada usia berapapun dengan melatih pikiran. Kapan saja otak kita mempelajari sesuatu yang baru, menghadapi tantangan atau membuat kebiasaan-kebiasaan baru dan suka membaca pemberkayaan perilaku positif tidak akan di sia-siakan oleh Alloh ,bukankah firmanNya dalam surat An. Najm ayat 39 Tidakah ada bagi manusia kecuali apa yang ia usahakan sendiri.

(Dari berbagai Sumber)

Hak Milik/Copy Right by

Edi Saputra & Nurul Hasanah

Cp. 085260037052

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->