a. Prosedur pemeriksaan dengan metode sahli Reagensia : 1. HCl 0,1 N 2. Aquadest Alat/sarana : 1. Pipet hemoglobin 2. Alat sahli 3.

Pipet pastur 4. Pengaduk

Pengenceran tidak baik. d. Masukkan ke dalam alat pembanding. b. kemudian tiup pelan-pelan. Masukkan pipet yang berisi darah ke dalam tabung hemoglobin. encerkan dengan aquadest tetes demi tetes sampai warna larutan (setelah diaduk sampai homogen) sama dengan warna gelas dari alat pembanding.html .com/2012/01/pemeriksaan-hemoglobin-menurut-sahli-hb. Bilas sisa darah yang menempel pada dinding pipet dengan cara menghisap HCl dan meniupnya lagi sebanyak 3-4 kali. Kesalahan yang sering terjadi 1. Masukkan HCl 0.com/2010/04/pemeriksaan-darah-rutin-hemoglobincara. f. Sumber : Petunjuk Pemeriksaan Laboratorium Puskesmas.Prosedur kerja : 1. Orang yang melakukan pemeriksaan : a.blogspot. c. Penglihatan pemeriksa tidak normal atau sudah lelah. 1991 http://keperawatankomunitas. Bila sudah sama.ac. Pipet tidak dibilas dengan HCL. 6. Pada waktu waktu membaca hsil dipermukaan terdapat gelembung udara. Kadar larutan HCL sering tidak dikontrol. c. betadin dan sebagainya). Usahakan agar tidak timbul gelembung udara. Alat/regen kurang sempurna.html http://repository. Pengambilan darah kurang baik. e.pdf http://mantrinews.usu.1 N ke dalam tabung Sahli sampai angka 2 2.id/bitstream/123456789/20481/4/Chapter%20II. Jakarta. Bersihkan ujung jari yang akan diambil darahnya dengan larutan desinfektan (alcohol 70%. bersihkan ujung pipet. baca kadar hemoglobin pda skala tabung b. Intensitas sinar/penerangan kurang. 4. Departemen Kesehatan RI. 2. Warna standard sering sudah pucat. kemudian tusuk dengan lancet atau alat lain 3. Volume pipet Hb tidak selalu tepat 20 ul b. sampai ujung pipet menempel pada dasar tabung. Isap dengan pipet hemoglobin sampai melewati batas. Campur sampai rata dan diamkan selama kurang lebih 10 menit. kemudian teteskan darah sampai ke tanda batas dengan cara menggeserkan ujung pipet ke kertas saring/kertas tisu. yaitu : a. 5.blogspot.