P. 1
Ilmu Matematika

Ilmu Matematika

|Views: 232|Likes:
Published by Ali Mansyar
Matematika Sd 5
Matematika Sd 5

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ali Mansyar on Aug 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2015

pdf

text

original

Sections

  • Sifat Komutatif, Asosiatif, dan Distributif
  • Menaksir Hasil Operasi Hitung Bilangan Bulat
  • Bilangan Prima dan Faktorisasi Prima
  • Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)
  • Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)
  • Mengenal Bilangan Bulat Positif dan Negatif
  • Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
  • Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
  • Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat
  • Penarikan Akar Pangkat Dua (Kuadrat)
  • Operasi Hitung Satuan Waktu
  • Contoh operasi hitung satuan waktu
  • Menggambar dan Menentukan Besar Sudut
  • Mengenal Jarak, Waktu Tempuh, dan Kecepatan
  • ALuas Bangun Datar
  • Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
  • Perkalian dan Pembagian Pecahan
  • Pecahan dalam Perbandingan dan Skala
  • Sifat-Sifat Bangun Datar
  • Sifat-Sifat Bangun Ruang
  • Jaring-jaring Bangun Ruang
  • Sifat Kesebangunan dan Simetri

✦ Aep Saepudin ✦ Babudin ✦ Dedi Mulyadi ✦ Adang

Gemar Belajar
untuk Siswa SD/MI Kelas V

Matematika

5

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang

Gemar Belajar Matematika untuk Siswa SD/MI Kelas V

5

Penyusun : Editor

Aep Saepudin Babudin Dedi Mulyadi Adang

: Husnaini : 17,6 cm x 25 cm : Book Antiqua/11 point : Tjipto Sutandi : Tjipto Sutandi : Irwan Kuswandi

• Ukuran Buku • Font/Size • Ilustrasi isi • Setting/Layout • Design Cover

372.7 GEM

Gemar Belajar Matematika 5 : Untuk SD/MI kelas V / penyusun, Aep Saepudin…[et al] ; editor, Husnaini ; ilustrasi, Tjipto Sutandi. -- Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vii, 177 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 174 Indeks ISBN 978-979-068-560-4 (no. jilid lengkap) ISBN 978-979-068-565-9 1. Matematika-Studi dan Pengajaran 2. Matematika-Pendidikan Dasar I. Judul II.Husnaini III.Tjipto Sutandi Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Intimedia Ciptanusantara Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh.......

dalam hal ini. pada tahun 2009. Namun. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. dialihmediakan. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 81 Tahun 2008 tanggal 11 Desember 2008. Februari 2009 Kepala Pusat Perbukuan iii . Kami berharap. Jakarta. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Oleh karena itu. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. digandakan. dicetak. berkat rahmat dan karunia-Nya. saran dan kritik sangat kami harapkan. Departemen Pendidikan Nasional. semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. atau difotokopi oleh masyarakat. dapat diunduh (down load). Pemerintah. telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT.

.... akurat. dan minat dalam mempelajari matematika. diagram. serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah............ menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma. Memahami konsep matematika. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat..... Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah...... geometri dan pengukuran............. maka dalam buku ini kami sajikan pula latihan-latihan............... pengolahan data....................... d...... menyusun bukti........ mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.. Ruang lingkup mata pelajaran Matematika yang diberikan pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek-aspek bilangan......... efisien....... atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah.. Agar pemahaman konsep sebanding dengan keterampilan menerapkan konsep matematika. Berdasarkan tujuan di atas.Syukur yang sedalam-dalamnya kami haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa......... Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern................. a........ Penyusunan buku ini mengacu pada Standar Isi untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan ditetapkan melalui Peraturan Menteri No..................................................... menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh............................ Mengomunikasikan gagasan dengan simbol............... harapan kami buku ini dapat menjadi panduan peserta didik untuk menguasai berbagai konsep matematika dan dapat mengembangkan kemampuan berpikir dan kreativitas peserta didik sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari............. ........ Dan di akhir setiap bab dilengkapi dengan rangkuman yang berisi konsep kunci bab........ c............. ...... 22 Tahun 2006....... atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika...... dan tepat.. Jakarta.. merancang model matematika........ Mei 2008 iv .. perhatian...... yaitu memiliki rasa ingin tahu.... Akhirnya.... secara luwes.. Tujuan diberikannya mata pelajaran Matematika adalah agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut..... buku Gemar Belajar Matematika ini disusun........ b.. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.......... dan terakhir sebagai evaluasi akhir bab disajikan Uji Kemampuan.... Untuk mengukur kemampuan peserta didik setiap pokok bahasan disajikan pula refleksi yang diberi judul Sekarang aku mampu......... tabel... .... karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menghadirkan buku Gemar Belajar Matematika ini kepada para pembaca.............. e...... melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi........ dalam pemecahan masalah........

. ...... v .. karena pembahasan materi yang disajikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik...... guru. dalam buku ini disajikan Uji Kemampuan. Dengan Uji Kemampuan ini diharapkan peserta didik.... Belajar matematika itu mudah dan sangat menyenangkan..... Buku ini juga dilengkapi dengan soal-soal latihan dan tugas yang dapat menambah pemahaman peserta didik tentang materi yang dipelajari.... di akhir materi diberikan refleksi yang diberi judul Sekarang aku mampu. Itu tidak benar......... Setiap bab dalam buku ini mewakili standar kompetensi yang terdapat dalam Standar Isi yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)....... geometri dan pengukuran........... Dan sebagai evaluasi akhir bab... Dengan buku ini peserta didik dapat belajar matematika dengan mudah...... Buku yang diberi Gemar Belajar Matematika ini hadir sebagai pegangan peserta didik dalam belajar matematika.. Materi-materi itu sangat berguna bagi kehidupan......... Materi-materi yang disajikan meliputi bilangan............ atau orang tua dapat mengetahui sejauh mana ketercapaian kompetensi siswa sesuai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. dan pengolahan data. dilengkapi pula dengan gambar yang menarik.... Bahkan sangat berguna bagi kehidupan..... Dalam setiap bab juga dilengkapi dengan rangkuman yang berisi konsep kunci bab yang dapat membantu peserta didik untuk memahami keseluruhan isi bab....... Untuk mengukur kemampuan peserta didik terhadap setiap pokok bahasan.Banyak yang mengganggap matematika itu sulit......... Harapan kami buku ini dapat menjadi pegangan peserta didik sehingga memudahkan dalam belajar matematika dan menerapkannya dalam kehidupan.......

........ ❑ Rangkuman...... Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat............. Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat........................................... B... ✍ Uji Kemampuan............................................. ❑ Rangkuman.................................................................. D........ Menaksir Hasil Operasi Hitung Bilangan Bulat................................................ E............................................................................................... Mengenal Bilangan Bulat Positif dan Negatif.......................... Operasi Hitung Campuran Bilangan Berpangkat Dua (Kuadrat)......................................... C...... Bab 4 Perpangkatan dan Akar A.......  Refleksi (Sekarang aku mampu)........................................................................................... Sifat Komutatif................................................................................... vi Semester 1 Bab 1 Bilangan Bulat A.... Membaca dan Menentukan Hasil Perpangkatan Dua suatu Bilangan....... Asosiatif..........  Refleksi (Sekarang aku mampu)....... v Daftar Isi ................................................................................................. Membulatkan Bilangan ke dalam Puluhan dan Ratusan Terdekat..................................... Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)......... dan Distributif............................................... Penarikan Akar Pangkat Dua (Kuadrat).. C........ ✍ Uji Kemampuan........................................... iii Kata Pengantar ........................................................................................................................ B........................................................................................................ iv Pendahuluan ............ ✍ Uji Kemampuan...... Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat.. ❑ Rangkuman.................................................................................................. ✍ Uji Kemampuan...................  Refleksi (Sekarang aku mampu)................................................ C...................... ...... 3 11 14 17 17 18 23 26 28 31 31 32 37 39 41 45 50 51 52 52 57 58 61 63 64 64 vi ......... Membaca dan Menulis Bilangan dalam Kata dan Angka.................................................................Kata Sambutan .. Bilangan Prima dan Faktorisasi Prima........... Bab 3 Operasi Hitung Campuran A............ B..  Refleksi (Sekarang aku mampu)....... Bab 2 KPK dan FPB A................................. B............................................................................................................................................................................................................................ ❑ Rangkuman....................... Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)..........................................................................................

.............................. ❑ Rangkuman.................................... Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Desimal dan Persen serta Kebalikannya....................................... Bab 9 Sifat-Sifat Bangun Datar dan Bangun Ruang A. ❑ Rangkuman................. ............................  Refleksi (Sekarang aku mampu)........ Sifat Kesebangunan dan Simetri...................................................... Indeks .......... Operasi Hitung Satuan Waktu............. Volume Kubus dan Balok ............................ Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Jarak dan Kecepatan............................................................................. Jaring-jaring Bangun Ruang... ....................... C........................................................................ C................................................... Luas Bangun Datar............................... Bab 7 Volume Bangun Ruang A......................... ✍ Uji Kemampuan.................................................. ❑ Rangkuman........................................................ ✍ Uji Kemampuan...................................................................... ❑ Rangkuman......................................... .. Sudut............................. 69 71 79 83 85 86 87 88 93 97 99 99 100 105 111 113 113 113 119 128 133 140 145 146 146 153 158 162 166 170 171 171 173 174 175 176 vii .................................... D...........................................................  Refleksi (Sekarang aku mampu)........................................................................................................................... .. ........ Jarak..................................... Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan................................  Refleksi (Sekarang aku mampu)....................................................................................................  Refleksi (Sekarang aku mampu)........................... C.......... B...................... B...................................... B.... B................ Pecahan dalam Perbandingan dan Skala............... Sifat-Sifat Bangun Datar...................... Sifat-Sifat Bangun Ruang............................................. Glosarium ...................................... B....................................................Bab 5 Satuan Ukuran ( Waktu.......................... Perkalian dan Pembagian Pecahan..... Kunci Jawaban ....................... ✍ Uji Kemampuan............. ✍ Uji Kemampuan..... ....................................................................................................... ❑ Rangkuman..................................................................................................................... Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Luas Bangun Datar ........................................ D.... Menggambar dan Menentukan Besar Sudut............. Mengenal Jarak............................. ..... Waktu Tempuh.................. D....... dan Keceaptan) A..................................... dan Kecepatan.................... E.................. Bab 6 Bangun Datar A................ Menuliskan Tanda Waktu dengan Menggunakan Notasi 24 Jam.......................... Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Volume Kubus dan Balok..............................................................  Refleksi (Sekarang aku mampu)............. Semester 2 Bab 8 Operasi Hitung Pecahan A............................................................................................ ✍ Uji Kemampuan .......... Daftar Pustaka .............................

.

Tujuan pembelajaran kali ini kamu diharapkan mampu menerapkan sifatsifat operasi hitung. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 1 . bahwa operasi hitung itu terdiri atas penjumlahan. hingga dapat diterapkan dalam pemecahan masalah pada kehidupan sehari-hari. pengurangan. Oleh karena itulah. Hasil kegiatan belajar yang kamu lakukan harus menambah keterampilan berhitungmu. dan pembagian.Bab 1 Bilangan Bulat Kamu telah mengetahui. melakukan pembulatan. pada pembelajaran kali ini kita akan mempelajari berbagai sifat operasi hitung untuk mempermudah kamu memahami permasalahan soal cerita. dan dapat menaksir hasil operasi hitung pada bilangan bulat. Ketika kamu menghadapi pemecahan masalah dalam bentuk soal cerita terkadang kamu mengalami kesulitan menentukan kalimat matematika dari soal cerita tersebut. perkalian.

Peta Konsep Sifat komutatif pada operasi hitung bilangan bulat Operasi hitung bilangan bulat terdiri atas Sifat asosiatif pada operasi hitung bilangan bulat Sifat distributif pada operasi hitung bilangan bulat meliputi Bilangan Bulat Membulatkan bilangan pada puluhan dan ratusan terdekat terdiri atas Membulatkan bilangan pada puluhan terdekat Membulatkan bilangan pada ratusan terdekat Menaksir hasil operasi hitung bilangan bulat terdiri atas Menaksir hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat Menaksir hasil perkalian dan pembagian bilangan bulat 2 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

436 = 49. Jika dari setiap lusin buku ia mendapat untung Rp3000.245 23. dan Distributif 1.978 Apabila kedua suku tersebut dipertukarkan tempatnya.436 + 23. Operasi Hitung Menggunakan Sifat Komutatif a.542 = 49.000. bagaimana kamu menyatakan keuntungan yang diperoleh pedagang tersebut dalam operasi hitung bilangan bulat? A Sifat Komutatif.245 + + 32. Sifat komutatif adalah sifat pertukaran letak suku pada operasi hitung. sehingga sifat komutatif berlaku dalam operasi hitung penjumlahan. Asosiatif.00. a+b=b+a Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 3 . apakah hasilnya tetap sama? Mari kita coba! 23. Sifat komutatif pada operasi hitung penjumlahan Perhatikan operasi penjumlahan berikut ini.435 32.245 = = 23. tetapi hasil penjumlahannya tetap sama. hitunglah hasilnya! 26.435 32.Seorang pedagang mempunyai 5 lusin buku dengan modal Rp45.978 Amati pula kalimat penjumlahan di bawah ini! Coba kamu carilah hasilnya! 32.435 + + 23.00.245 23.435 = = … … Walaupun kedua suku penjumlahan tersebut dipertukarkan.542 + 26.

879 – 45. 10.642 43.454 = 34.352 + + + + + + + + + + 23.879 = -11.674 63. 8. + 34. 9.534 72.421 = … 32.536 – 56.623 = 34.352 = 23. 3.435 54.432 = 32.642 = 23. Jadi.536 = 11.456 + … + … + 52.321 35.642 23. apakah hasilnya akan tetap sama? Mari kita selidiki! 45. 5.243 = 32.465 = 35. 34.. pertukaran letak suku pada operasi hitung pengurangan dapat mengubah hasilnya. 4. Sifat komutatif pada operasi hitung pengurangan Apakah sifat komutatif berlaku dalam pengurangan? Mari kita coba! 56.642 + 43.452 … ..343 Apabila letak kedua suku pengurangan dipertukarkan.343 Ternyata hasil pengurangannya tidak sama. .365 54. 7.235 52. sehingga sifat komutatif tidak berlaku dalam operasi hitung pengurangan.365 + … + … + … + … + … = = = = = = = = = = … … … … … … … … … … b.Mari Berlatih Lengkapilah kalimat penjumlahan di bawah ini dan tentukan hasilnya! 1.321 = 25.532 43...452 = 25.454 34. 2. a–b• b–a 4 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 6.456 23.352 … … 34.

5. … … … … … … … … Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 5 .. Sifat komutatif pada operasi hitung perkalian Perhatikan operasi perkalian di bawah ini.. coba kamu cari hasil kalinya! 26 ∞ 5 = 130 Apabila letak kedua suku perkalian tersebut dipertukarkan.. 9. carilah hasilnya! 36 42 ∞ ∞ 25 26 = = 25 26 ∞ ∞ 36 42 = = … … Walaupun kedua suku perkalian tersebut dipertukarkan. .c. . apakah hasilnya akan tetap sama? Mari kita selidiki! 5 ∞ 26 = 130 Sekarang.. 4. 3. 6. tetapi hasil perkaliannya tetap sama.. .. 10. sehingga sifat komutatif berlaku dalam operasi hitung perkalian sehingga dapat kita tulis: a∞b=b∞a Mari Berlatih Lengkapilah kalimat perkalian berikut ini dan carilah hasil kalinya! 1. perhatikan pula kalimat perkalian di bawah ini.. 7 8. 37 34 = = = = = = = = = = … .. 25 8 36 42 26 25 34 65 37 34 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 6 34 23 25 35 42 55 42 56 42 = = = = = = = = = = 6 34 … … 35 42 55 42 … … ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ … … 36 42 .. 2..

Sifat asosiatif (pengelompokan) pada operasi hitung penjumlahan Perhatikan operasi penjumlahan berikut ini. Sifat komutatif pada operasi hitung pembagian Apakah sifat komutatif berlaku dalam operasi pembagian? Yuk. a:b•b:a 2. Operasi Hitung yang Menggunakan Sifat Asosiatif a.04 Ternyata hasil pembagiannya tidak sama. mari kita buktikan Perhatikan operasi pembagian di bawah ini.d. Jadi. bahwa bilangan dalam kurung harus dikerjakan terlebih dahulu! 6 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . sehingga sifat komutatif tidak berlaku dalam operasi hitung pembagian. apakah hasilnya akan tetap sama? Mari kita selidiki! 5 : 125 = 0. pertukaran letak suku pada operasi hitung pembagian dapat mengubah hasilnya. cobalah cari hasil kalinya! 125 : 5 = 25 Apabila letak kedua suku pembagian tersebut dipertukarkan. dan carilah hasilnya! Harus kamu ingat.

325 + 53..556 + 32134 c.365 32.563 86.564 46.325 + 53..231) + c..564 45.584 55. Jadi..574 23. 45.) (… + . 8.) (… + .342 + + 54.134 130.) (… + ..325 + 85. sehingga sifat asosiatif (pengelompokan) berlaku dalam operasi hitung penjumlahan.) (… + . 98.231 + Cara pengerjaannya: a..257 + + 24. 9.645 + 43.563 + + 32.690 130.546 + + 56. 4.Contoh: a.134 32..) (… + .) (… + . 7. =… =… … =… = … =… =… =… Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 7 . 10.254 25.231 + b.653 32..690 = 130.231 b..) +… +… +… +… +… +… +… +… +… +… = .623 + + 32.325 + + 32. = . Ternyata ketiga cara penjumlahan di atas mempunyai hasil yang sama.864 43... 64.326 65. coba kamu kerjakan latihan berikut ini! Mari Berlatih Lengkapilah kalimat penjumlahan di bawah ini dengan menggunakan sifat asosiatif (pengelompokan)! 1.542 + + 43..465 + + 43. 45. 6.547 54.134 32....134 ) = … = … = … + = = 32.352 34.690 Pengerjaan pertama merupakan pengerjaan penjumlahan langsung tanpa pengelompokan terlebih dahulu.346 63.) (… + ..346 + 23..325 + 53.546 62.652 43..... Sedangkan pengerjaan kedua dan ketiga merupakan pengerjaan penjumlahan dengan cara pengelompokan (memakai tanda kurung).523 21.642 + + 43.. 45..) (… + .425 46.) (… + .643 = = = = = = = = = = (… + . 2.763 53.423 54.. (45. 5. (a + b) + c = a + (b + c) Untuk lebih memahami pengetahuanmu tentang sifat asosiatif pada operasi hitung penjumlahan.325 + (53. 3. 45.

8 6 9 7 ∞ ∞ ∞ ∞ 25 35 24 25 ∞ ∞ ∞ ∞ 16 20 15 20 = = = = (8 ∞ 25) 6 (… ∞ …) (… ∞ …) ∞ ∞ ∞ ∞ 16 (35 ∞ 20) 15 20 = … = … = … = . 42 ∞ 25 ∞ 6 = 6.300 c. Jadi. 2. (a ∞ b) ∞ c = a ∞ (b ∞ c) Untuk lebih memperdalam pengetahuanmu tentang pengelompokan pada operasi hitung perkalian coba kamu kerjakanlah latihan berikut ini.. bahwa bilangan dalam kurung harus dikerjakan terlebih dahulu. 4.300 b. 1.b. Sifat asosiatif (pengelompokan) pada operasi hitung perkalian Perhatikan operasi perkalian berikut ini. 42 ∞ 25 ∞ 6 = … b. Sedangkan pengerjaan kedua dan ketiga adalah pengerjaan perkalian dengan cara pengelompokan (memakai tanda kurung). (42 ∞ 25) ∞ 6 = … c. 8 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Ternyata ketiga cara perkalian di atas mempunyai hasil yang sama. Contoh: a. 3.050 ∞ 6 = 6.. dan carilah hasilnya! Perlu kamu ingat.300 Pengerjaan pertama merupakan pengerjaan perkalian langsung tanpa pengelompokan terlebih dahulu. 42 ∞ (25 ∞ 6) = … Cara pengerjaannya: a. sehingga sifat asosiatif (pengelompokan) berlaku dalam operasi hitung perkalian. 42 ∞ 150 = 6. Mari Berlatih Lengkapilah kalimat perkalian di bawah ini dengan menggunakan sifat asosiatif! 1.

200 3.125 + (8 ∞ 20) + (8 ∞ 5) + 160 + 40 + (25 ∞ 40) + (25 ∞ 5) + 1.5. dan carilah hasil kalinya! Contoh: 1. Operasi perkalian terhadap pengurangan Perhatikan contoh perkalian terhadap pengurangan di bawah ini! Contoh: (24 ∞ 245) – (24 ∞ 185) = 24 ∞ ( 245 – 185) = 24 ∞ 60 = 1.000 6. Dengan sifat ini perkalian disebar menjadi campuran antara perkalian dan penjumlahan atau pengurangan a. dapat kita tulis rumus umum sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan adalah sebagai berikut: a ∞ (b + c) = (a ∞ b) + (a ∞ c) (harus kamu pahami) b. Operasi Hitung Menggunakan Sifat Distributif Sifat distributif (penyebaran) digunakan dalam operasi hitung untuk mempermudah perkalian. 7.440 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 9 .400 (25 ∞ 200) 5. 9. 25 ∞ 245 = = = = = = (8 ∞ 400 ) 3. 6. 8 5 8 9 5 8 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 34 35 15 24 34 25 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 15 25 20 14 22 24 = = = = = = (… ∞ …) (… ∞ …) (… ∞ …) (… ∞ …) (… ∞ …) (… ∞ …) ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ (34 ∞ 15) (35 ∞ 25) 20 14 22 24 = = = = = = … … … … … … 3. 10. Operasi perkalian terhadap penjumlahan Perhatikan contoh operasi perkalian berikut ini. 8. 8 ∞ 425 2.000 + 125 Dari contoh nomor 1 dan 2 di atas.

(42 ∞ 8. ∞ .. ) . ) 150 ) 225 ) 250 ) 235 ) 120 ) + + + + + = = = = = (4 ∞ 20) + (4 ∞ 5) (… ∞ …) + (… ∞ .. ) = … …∞ ( … — …) =… Mari Berlatih 2 Lengkapi daftar berikut! a 5 6 7 8 9 4 b 6 7 8 9 10 8 c b+c 7 13 8 9 10 11 5 a∞b 30 a∞c 35 (a ∞ b ) + (a ∞ c) 65 a ∞ ( b + c) 65 10 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .....) (… ∞ . sifat distributif perkalian terhadap pengurangan secara umum dapat kita tulis rumusnya sebagai berikut: a ∞ (b – c) = (a ∞ b) – (a ∞ c) (harus kamu pahami) Supaya kamu lebih memahami sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dan pengurangan coba kamu kerjakan latihan di bawah ini.. (25 ∞ 7..) + (.. ) . ∞ . (35 ∞ 10. (24 ∞ 225 345 432 356 352 250) 325) 435) 532) 246) = = = = = — — — — — (4 ∞ (…∞ (…∞ (…∞ (…∞ ( 25 ∞ (42 ∞ (26 ∞ ( 35 ∞ ( 24 ∞ 200) . ) .. Mari Berlatih 1 Lengkapilah kalimat perkalian berikut ini dengan menggunakan sifat distributif! 1. 15 ∞ 3..... (26 ∞ 9.Jadi. 24 ∞ 4...) + (… ∞ . 7 ∞ 6...) (… ∞ …) + (.... 4 ∞ 2. 9 ∞ 5...) (… ∞ .... ) 25 ∞ (250 — 150 ) = … … ∞ (325 — 225) = … … ∞ (435 — 250) = … … ∞ ( … — .

(a ∞ b) ∞ c = a ∞ (b ∞ c) B Membulatkan Bilangan ke dalam Puluhan dan Ratusan Terdekat Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berhadapan dengan jumlah baik berupa uang. 2.5 . atau lainnya. 9 ).75 . 6. bahwa: 1. 3. Berdasarkan pernyataan di atas. Misalnya: 5. jumlah kerugian akibat bencana alam. korban meninggal. misalnya satuan. 150. 7. 12. dan seterusnya.25 . Jumlah tersebut adakalanya berupa bilangan-bilangan yang dibulatkan dalam nilai tertentu. a+b = b+a 2. keuntungan dan kerugian perusahaan. 1. 8. 6. a—b • b—a 5.125 Membulatkan bilangan desimal ke satuan terdekat yakni dengan cara dihilangkan apabila nilai bilangan desimal tersebut ada di bawah 5(4. puluhan. Misalnya. dan lain sebagainya. ribuan. kita perlu mengerti bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan pada nilai tertentu yang mendekati nilai tersebut. barang. ratusan. a∞b = b∞a 3. jumlah penduduk Indonesia menurut sensus tahun tertentu. 1) dan menarik pada angka satuan di atasnya apabila bilangan desimal tersebut bernilai 5 atau lebih ( 5. Membulatkan Bilangan ke dalam Satuan Terdekat Membulatkan bilangan ke dalam satuan terdekat biasanya apabila bilangan tersebut mempunyai bilangan desimal (angka di belakang koma) baik satu angka ataupun lebih. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 11 . a ∞ b ( b+ c ) = (a ∞ b) + (a ∞ c) 4.6 3 6 5 7 9 4 2 4 5 7 9 Buktikan jika kamu mampu! Coba kamu buktikan dengan menggunakan angka pernyataan.

Contoh: 43 dibulatkan menjadi 54 dibulatkan menjadi 875 dibulatkan menjadi 942 dibulatkan menjadi 625 dibulatkan menjadi 40 50 880 940 630 Nah. 6. kerjakanlah latihan di bawah Mari Berlatih Bulatkanlah bilangan berikut ke dalam bilangan satuan terdekat! 1.75 2. 7.45 dibulatkan menjadi 6. Membulatkan Bilangan ke dalam Puluhan Terdekat Pembulatan bilangan ke dalam puluhan terdekat dilakukan dengan cara dihilangkan apabila nilai bilangan satuannya ada di bawah 5 (4. 2.4 8. 1) dan menarik pada angka puluhan di atasnya apabila bilangan satuan tersebut bernilai 5 atau lebih ( 5. 3. 2. 3. 12. 32.75 dibulatkan menjadi 9. sekarang coba kamu kerjakan soal-soal latihan di bawah ini.4 3.6 7.5 dibulatkan menjadi 8. 25. 9 ). 5.25 4. 6.7 6.3 2. 7. 12 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .3 dibulatkan menjadi 5.25 dibulatkan menjadi 4 6 9 9 6 ini. 42.85 5. 8. Agar kamu dapat memahami lagi. 25.5 9.8 10.Contoh: 4.

2. 720 8. 3. 59 9. 30. 1. 60. Contoh: 430 dibulatkan menjadi 540 dibulatkan menjadi 875 dibulatkan menjadi 2. 10) dan menarik pada angka ratusan di atasnya apabila bilangan puluhan tersebut bernilai 50 atau lebih ( 50. 90 ). 1. Membulatkan Bilangan ke dalam Ratusan Terdekat Pembulatan bilangan ke dalam ratusan terdekat dilakukan dengan cara dihilangkan apabila nilai bilangan puluhan yang ada pada bilangan tersebut di bawah 50 (40.900 1.280 2.460 4.670 5. 80. 20. 128 3. 246 4. 87 10. 68 7. 340 6.420 7.942 dibulatkan menjadi 1.570 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 13 .625 dibulatkan menjadi 400 500 900 2. 3. 367 5. 70.600 Mari Berlatih Bulatkan bilangan di bawah ini ke dalam ratusan terdekat! 1.Mari Berlatih Bulatkan bilangan di bawah ini ke dalam puluhan terdekat! 1. 870 10. 34 6. 72 8. 142 2. 680 3. 357 3. 590 9.

C Menaksir Hasil Operasi Hitung Bilangan Bulat Pada pelajaran lalu kamu telah mempelajari pembulatan bilangan. dan taksiran sedang. atau ribuan. baik ke dalam puluhan. karena kita dapat menaksir hasil operasi hitung tidak lepas dari pembulatan setiap suku maupun hasil operasi hitung tersebut. baik ke dalam satuan terdekat. Antara penaksiran dan pembulatan sangat erat kaitannya. baik ke dalam puluhan.200 taksiran tinggi menjadi 40 ∞ 300 = 12. puluhan terdekat. ratusan. Dalam menaksir hasil operasi hitung bilangan bulat kita bisa menggunakan berbagai macam taksiran di antaranya taksiran rendah. yaitu dengan cara membulatkan semua suku dalam operasi hitung ke dalam pembulatan tertentu yang ada di atasnya.000 taksiran tinggi menjadi 600 : 30 = 200 14 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Contoh: 24 + 37 235 + 477 64 – 26 765 – 245 24 ∞ 37 36 ∞ 256 565 : 28 angka taksiran rendah menjadi 20 angka taksiran rendah menjadi 200 angka taksiran rendah menjadi 60 angka taksiran rendah menjadi 700 angka taksiran rendah menjadi 20 angka taksiran rendah menjadi 30 angka taksiran rendah menjadi 500 + 30 = 50 + 400 = 600 – 20 = 40 – 200 = 500 ∞ 30 = 600 ∞ 200 = 6.000 : 20 = 25 • Taksiran Tinggi Menaksir hasil operasi hitung menggunakan taksiran tinggi. yaitu dengan cara membulatkan semua suku dalam operasi hitung ke dalam pembulatan tertentu yang ada di bawahnya. atau ribuan. • Taksiran Rendah Menaksir hasil operasi hitung menggunakan taksiran rendah. Contoh: 24 + 37 235 + 477 64 – 26 765 – 245 24 ∞ 37 36 ∞ 256 565 : 28 taksiran tinggi menjadi 30 + 40 = 70 taksiran tinggi menjadi 300 + 500 = 800 taksiran tinggi menjadi 70 – 30 = 40 taksiran tinggi menjadi 800 – 300 = 500 taksiran tinggi menjadi 30 ∞ 40 = 1. taksiran tinggi. ratusan. dan ratusan terdekat.

1.665 = 4.000 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 15 . atau ribuan. dan sedang.000 = 1. Untuk selanjutnya akan lebih tepat apabila yang kita pergunakan di sini adalah taksiran sedang.223 + 3. ratusan. karena hasil taksirannya yang paling mendekati hasil yang sebenarnya. tinggi.000 + 4.• Taksiran Sedang Taksiran sedang merupakan taksiran yang sering digunakan. Dalam menaksir hasil operasi hitung menggunakan taksiran sedang. ratusan.000 (dibulatkan pada ribuan terdekat) 83 – 47 = 80 – 50 = 30 325 – 185 = 300 – 200 = 100 4.325 – 2.200 + 3. atau ribuan.900 (dibulatkan pada ratusan terdekat) 4. baik ke dalam puluhan. yaitu dengan cara membulatkan semua suku dalam operasi hitung ke dalam pembulatan tertentu yang paling dekat ada di bawah atau di atasnya. Menaksir Hasil Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Untuk menentukan hasil taksiran penjumlahan atau pengurangan terlebih dahulu harus kita lakukan pembulatan semua suku penjumlahan atau pengurangan yang disesuaikan dengan jumlah angka pada suku tersebut. apakah ke dalam puluhan.000 = 200 Terdapat perbedaan hasil antara taksiran rendah. Contoh 24 + 37 235 + 477 64 – 26 765 – 245 24 ∞ 37 36 ∞ 256 565 : 28 taksiran sedang menjadi 20 taksiran sedang menjadi 200 taksiran sedang menjadi 60 taksiran sedang menjadi 800 taksiran sedang menjadi 20 taksiran sedang menjadi 40 taksiran sedang menjadi 600 + 40 + 500 – 30 – 200 ∞ 40 ∞ 300 : 30 = 60 = 700 = 30 = 600 = 800 = 12.700 = 7.665 = 4.836 = 4. karena hasil taksiran ini hampir mendekati hasil yang sebenarnya.223 + 3.000 = 8. Contoh: 47 + 32 = 50 + 30 = 80 (dibulatkan pada puluhan terdekat) 256 + 342 = 260 + 340 = 600 (dibulatkan pada puluhan terdekat) 256 + 342 = 300 + 300 = 600 (dibulatkan pada ratusan terdekat) 4.000 – 3.

957 = … … … … … 2.000 : 20 40 200 20 20 200 = = = = = = 200 800 6. 5..231 42.342 – 37 = – 235 = – 2. 9. 4.876 = . 4.Sekarang. apakah ke dalam satuan.213 + 17.864 56.872 26. 5.132 + 28 + 323 + 2. 7.321 6. 83 97 785 2. 8. Contoh: 12 ∞ 23 ∞ 27 ∞ 78 : 287 : 4.212 = – 15.. Menaksir Hasil Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian Untuk menentukan hasil taksiran perkalian dan pembagian terlebih dahulu harus kita lakukan pembulatan semua suku perkalian atau pembagian yang disesuaikan dengan jumlah angka pada suku tersebut.876 = – 7.890 : : : : : 39 21 42 123 69 = = = = = … … … … … 16 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .213 24. 3. 3. 2. atau ratusan.965 : 18 37 231 15 22 175 = = = = = = 10 ∞ 20 ∞ 30 ∞ 80 : 300 : 5. 8. = … = … =… = … 6. puluhan. 10.341 + 3. 63 285 4. 10. 7. 37 28 42 28 327 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 42 33 26 221 33 = = = = = … … … … … 6. 2. 9. coba kamu kerjakan latihan berikut! Mari Berlatih Tentukanlah hasil penjumlahan dan pengurangan berikut dengan cara taksiran sedang! 1. 92 596 5.000 4 15 25 Mari Berlatih Tentukanlah hasil perkalian dan pembagian berikut ini dengan cara menaksir dengan menggunakan taksiran sedang! 1.

9) maka menarik angka puluhannya ke atas.500.Buktikan jika kamu mampu! 1. Membulatkan bilangan dilakukan dengan dua cara. Melakukan pembulatan bilangan pada puluhan terdekat dan ratusan terdekat.1) dihilangkan dan apabila angka yang dibulatkan bernilai 5 ke atas (5. 3. Jika Hadi membeli lagi 37 kelereng dan diberikan 95 kepada adiknya. Jika ia membeli lagi 1 kg dengan besar 2 yang sama. taksiran sedang.3. asosiatif.8. Jika harga setiap ekor ayam Rp27. Teknik pembulatan apabila angka yang dibulatkan itu di bawah 5 (4. berapakah harga taksiran tinggi dan taksiran rendah penjualan ayam tersebut? Hadi memiliki 3 kantong kelereng.00 sebanyak 6 buah.7. Menaksir hasil penjumlahan dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu. berapa jumlah alpukat yang dibeli Iwan? b. Rangkuman • • • Sifat-sifat operasi hitung adalah sifat komutatif. dan distributif. Membuktikan sifat asosiatif pada operasi hitung bilangan bulat. berapa jumlah kelereng Hadi sekarang? a. Setiap kantong berisi 125 kelereng. • Sekarang aku mampu • • • • Membuktikan sifat komutatif pada operasi hitung bilangan bulat. Berapa rupiah Iwan harus menambah uang untuk 1 kg 2 alpuket? 2.500. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 17 . dan taksiran tinggi. yaitu kepada puluhan terdekat dan ratusan terdekat.2. Ia hendak menjual 6 ekor ayam miliknya itu. Iwan membeli buah alpukat 1 kg seharga Rp3.6. taksiran rendah. Pak Dodi mempunyai 12 ekor ayam.00. Membuktikan sifat distributif pada operasi hitung bilangan bulat.

456 d.432 c.235 21.251 4. 56. 38.453 2.452 + 42.325 b. 24.462 = … + 42. 23.346 = … + 21.425 7.435 b.251 + a. d.546 2 24 53. c. 35. 42.346 56. 56. 53.574 + … c.432 c. 42.334 b.315 + a.• • Menentukan penaksiran hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.423 54.574 = a. 32. Berilah tanda silang pada huruf a. d.325 + 62.845 = 35. 62. 24.452 53. 32.453 + 35. 42.432 + a.462 32. 43.315 b. 23. 21. 46.845 + n a. 5.135 + 31.452 d.845 b. I.135 b. d.345 d. 4 d. 34.432 = (32.325 + 62. 75. 43. 31.563 + 24. atau d di depan jawaban yang paling tepat! nilai n = …. 13. 32. 46. b.574 24.231 1.135) + … a. nilai n = ….435 = 32. Menentukan penaksiran hasil perkalian dan pembagian bilangan bulat. b.563 18 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 6.435 + … c. 25 c. a.452 + 42.425 34.352 5. 3. 25 ∞ (4 ∞ 2) = 2 ∞ (n ∞ 4).315 c. c.

Bilangan 45. Bilangan 56. 45.470 d. a. d. Hasil taksiran tinggi 59. 53 35 53 24 56 = ….212 kira-kira …. 3. 7. 56. + 24 42 + 65 56 35 = 35 + … c. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 19 .770 13.636 jika dibulatkan pada ratusan terdekat menjadi Hasil taksiran tinggi 52...600 d.000 b. 56..600 c.800 11.700 d. 45. Bilangan 68. …. 68. Taksiran yang paling dekat dari hasil perkalian 28 ∞ 32 adalah …. 1. 56. 10.467 jika dibulatkan pada ratusan terdekat adalah ….763 jika dibulatkan pada puluhan terdekat adalah …. 5.896 – 20.567 jika dibulatkan pada ratusan terdekat adalah ….700 b. 10. 6. 9. 68. Isilah dengan jawaban yang benar! 8 ∞ 635 = (8 ∞ 600) + (8 ∞ … ) + (… ∞ 5) = ….875 kira-kira …. Taksiran paling dekat dari hasil perkalian 72 ∞ 79 adalah …. a.760 d.986 : 29 kira-kira . 600 c. 4. b. 42. 1200 15.500 14. 24 a.783 jika dibulatkan pada puluhan terdekat adalah ….400 II.800 b.780 c. 53 jika dibulatkan pada puluhan terdekat menjadi 687 jika dibulatkan pada puluhan terdekat menjadi 758 jika dibulatkan pada ratusan terdekat menjadi 4. a. 68400 c. 2.700 c. 9. 6. + 24 c.80 b. Hasil taksiran sedang 43 + 587 kira-kira . 45. 56.. …. 42. 4. 45. 68.. Bilangan 42. …. 42. d. a.. 5. 6.500 c.790 d. 900 d. b. 1600 b.234 + 42. (6 ∞ 865) ∞ (6 ∞ 523) = 6 ∞ (865 ∞ 523) = 6 ∞ … = …. 42 a.570 12. 8. ….560 b. Hasil taksiran tinggi 45. a. a.8. 42.

4.000.00.000. 20 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Untuk ibu dibelikan 3 buah masing-masing seharga Rp300. Untuk adik dibelikan sepatu seharga Rp100.00.000. 25 + 8 : 4 Tentukan hasil taksiran dari 7. 5.000. Uang tersebut dibelikan baju untukku seharga Rp250. 12 – 8 + 4 c.000. 3. 45 + 15 : 3 d. Berapa sisa uang ayah setelah dibelanjakan? 2. 20 + 100 + 2 b.00.III.00. Tentukan hasilnya! a.651 + 128 + 765 ke ratusan terdekat! Tentukan hasil taksiran terdekat dari 25 + 37 ke puluhan terdekat! Tentukan hasil taksiran ke puluhan terdekat dari 27 ∞ 48! Ayah mempunyai uang sebanyak Rp4. Jawablah sosl-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1.

ingatkah kamu. Hasil faktorisasi tersebut akan dihasilkan perkalian bilangan prima berpangkat. Sebelum mempelajari hal tersebut di atas. Coba kamu sebutkan contoh 5 anggota bilangan prima yang pertama! Mempelajari bilangan prima akan berhubungan dengan cara menentukan KPK dan FPB dari dua atau tiga bilangan. yaitu bilangan satu dan bilangan itu sendiri. yaitu dengan cara mencari faktorisasi prima dari bilangan yang akan dicari KPK dan FPB-nya. Cara pengerjaannya.Bab 2 KPK dan FPB Masih ingatkah kamu bilangan prima? Bilangan prima adalah bilangan yang hanya mempunyai dua faktor. apakah yang dimaksud dengan faktor suatu bilangan? Coba kamu pikirkan bilangan yang termasuk faktor dari 24! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 21 .

Peta Konsep Menentukan bilangan prima dari kelompok bilangan tertentu Mengenal bilangan prima dan faktorisasi prima terdiri atas Menentukan faktor perkalian suatu bilangan dengan perkalian Menentukan faktor bilangan dengan faktorisasi prima meliputi KPK dan FPB Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) suatu bilangan Menentukan KPK suatu bilangan dengan kelipatan bilangan terdiri atas Menentukan KPK suatu bilangan dengan faktorisasi bilangan Menentukan faktor persekutuan terbesar (FPB) suatu bilangan terdiri atas Menentukan FPB dengan mencari faktor perkalian dari bilangan Menentukan FPB dengan faktorisasi prima dari bilangan 22 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

2. 17. 3. Apa yang dimaksud dengan faktor prima? Faktor prima adalah sebuah faktor perkalian dari suatu bilangan dimana faktor tersebut berupa bilangan prima. Bilangan 8 10 20 30 50 Faktor Perkalian 1. Coba kamu sebutkan bilangan yang termasuk bilangan prima dari 20 dan seterusnya. 3. 5. 2. 5. 5. 8 1. 10. 30 1. 2. Agar kamu lebih jelas perhatikanlah tabel berikut ini! No.Gambar di samping adalah 2 kotak pensil. 12 buah buku tulis. dan 5 kotak spidol untuk dijual. 6. 10. 4. 15. 13. 2. 2. 5. 11. Bilangan prima adalah suatu bilangan yang hanya memiliki dua faktor perkalian. Faktorisasi Prima Faktorisasi prima merupakan langkah-langkah yang digunakan dalam menentukan faktor perkalian bilangan prima dari suatu bilangan. 4 kotak penghapus. a. 2. dan bilangan prima! A Bilangan Prima dan Faktorisasi Prima 1. 2. … dan masih banyak contoh lain yang merupakan bilangan prima. FPB. 3. 4. 50 Faktor Prima 2 2 dan 5 2 dan 5 2. 7. 3. Adapun langkah atau cara untuk menentukan faktor tersebut adalah sebagai berikut. Contoh bilangan prima adalah 2. 3 kotak pulpen. yaitu bilangan 1 dan bilangan itu sendiri. Dengan cara mencari semua faktor perkalian dari bilangan tersebut kemudian memilih mana yang termasuk bilangan prima dari faktor perkalian itu. 19. 10. Bilangan Prima Pernahkah kamu mendengar istilah bilangan prima? Apakah kamu dapat menjelaskan dan memberikan contoh bilangan prima. 5. 25. 5. Coba kamu tentukan dari jumlah barang itu yang termasuk KPK. 20 1. 4. dan 5 2 dan 5 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 23 . 1. 10 1.

Lengkapilah pohon faktor di bawah ini dan tentukan faktorisasi primanya! a. Langkah ini lebih lazim disebut dengan menggunakan pohon faktor. Setelah kamu dapat menentukan bilangan prima dari suatu bilangan. 5 3 45 … … 24 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Dari pohon faktor di atas dapat kamu lihat. Contoh: 20 2 2 5 10 5 1 2 2 3 3 36 18 9 3 1 2 3 7 42 21 7 1 Dengan pohon faktor. 3 … 2 24 … … … c. 2 … 66 … … b. bahwa: 20 = 2 ∞ 2 ∞ 5 = 22 ∞ 5 36 = 2 ∞ 2 ∞ 3 ∞ 3 = 22 ∞ 32 42 = 2 ∞ 3 ∞ 7 Agar kamu lebih paham coba kerjakan latihan di bawah ini! Mari Berlatih 1.b. kamu dapat menentukan faktor prima dari bilangan-bilangan tertentu. maka langkah faktorisasi prima adalah dengan cara membagi bilangan itu dengan bilangan prima hingga didapat angka 1 di setiap akhir pembagian.

46 i. 28 g. Tentukan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan berikut dengan menggunakan pohon faktor! a. 2 … … … 78 … 13 … … 2. 54 j. 56 e. Coba kamu perhatikan cara berikut! Apakah cara di bawah ini lebih praktis atau sama dengan pohon faktor? 2 3 5 30 15 5 1 2 2 7 28 14 7 1 2 2 2 2 3 48 24 12 6 3 Dari cara penentuan faktorisasi prima di atas dapat dihasilkan faktorisasi bilangan di antaranya: 30 = 2 ∞ 3 ∞ 5 28 = 2 ∞ 2 ∞ 7 48 = 2 ∞ 2 ∞ 2 ∞ 2 ∞ 3 Untuk lebih memahami menentukan faktorisasi prima dengan cara ini berlatihlah sendiri dan tentukanlah bilangan yang hendak ditentukan faktorisasinya! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 25 . 18 f. 150 c. coba kamu cari cara lain yang kamu anggap lebih mudah dan praktis dalam menentukan faktorisasi prima. … … 32 16 … … … e. 100 b. 48 d. 112 h. 72 Apabila sudah dapat melakukan faktorisasi prima dengan menggunakan pohon faktor.d.

apa pula yang dimaksud dengan persekutuan.Penentuan faktorisasi prima cara ini juga cara yang sering dipakai terutama dalam menentukan KPK atau FPB dari dua bilangan atau lebih. sedangkan 9. Buktikan jika kamu mampu! Diskusikan dengan temanmu! • Mengapa 2. … Dari kelipatan angka-angka di atas apakah telah nampak adanya persekutuan bilangan? Bilangan mana yang bersekutu? Bilangan yang bersekutu adalah 35 dan 70. 20. 40 . 55. 35 . 15. 15. Dengan demikian. 70 . 56. dan apa yang dimaksud dengan terkecil? Ditinjau dari namanya. 35 . 60. 70. Menuliskan kelipatan dari setiap bilangan dan menentukan persekutuannya Contoh: Berapakah KPK dari bilangan 5 dan 7? Jawab Kelipatan dari 5 = 10. 26 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 45. 3. 28. 25. 5. jelas nampak bahwa KPK dari bilangan 5 dan 7 adalah 35. 50. … Kelipatan dari 7 = 14. 7. 21 tidak termasuk bilangan prima? • Bagaimana cara menentukan suatu bilangan termasuk bilangan prima atau bukan? B Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) Pernahkah kamu mendengar istilah kelipatan. 30. 42 . 65. 11 termasuk bilangan prima. istilah kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dalam operasi hitung matematika merupakan persekutuan (kumpulan) bilangan yang sama dan terkecil yang merupakan kelipatan dari dua buah bilangan atau lebih. Bilangan mana yang terkecil dari bilangan yang bersekutu? Bilangan terkecil dari bilangan yang bersekutu adalah 35. 63. Penentuan KPK dari bilangan tertentu dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya adalah di bawah ini: 1. 49.

namun memerlukan ketelitian. Yang harus kamu perhatikan dalam hal ini adalah ketika melakukan perkalian angka dan pangkatnya dari hasil faktorisasi prima. 5) jika ada yang sama (22 dan 2) maka ambil pangkat yang paling besar ( 22 ) sehingga KPK = 22 ∞ 3 ∞ 5 = 60. Caranya: Hasil faktorisasi 12 = 2 ∞ 2 ∞ 3 dipangkatkan menjadi 22 ∞ 3 Hasil faktorisasi 30 = 2 ∞ 3 ∞ 5 dipangkatkan menjadi 2 ∞ 3 ∞ 5 Kalikan semua bilangan yang ada (2.2. KPK adalah bilangan yang sama pangkat yang terbesar. 28. Contoh 2 (tiga bilangan) Tentukan KPK dari bilangan 12. 3. KPK dari 12 dan 30 adalah 60. Menentukan KPK dengan menggunakan faktorisasi prima Contoh 1 (dua bilangan) Berapakah KPK dari bilangan 12 dan 30? Jawab Faktorisasi prima dari 12 dan 30 12 = 2 ∞ 2 ∞ 3 = 22 ∞ 3 30 = 2 ∞ 3 ∞ 5 = 2 ∞3∞5 KPK = 22 ∞ 3 ∞ 5 = 4 ∞3∞5 = 60 Jadi. dan 36! 2 2 3 12 6 3 1 2 2 7 28 14 7 1 2 2 3 2 3 36 18 9 3 1 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 27 . Jadi. Harus Kamu Ingat Cara ini merupakan cara penentuan KPK yang lebih praktis.

Tiap berapa hari Pak Nendi dan Pak Maman bertugas ronda bersama-sama? 2. 14 dan 36 15 dan 45 24 dan 38 8. 17 dan 34 25 dan 50 12 dan 24 15 dan 30 16 dan 48 Buktikan jika kamu mampu! Pak Nendi bertetangga dengan Pak Maman. h. maka pilih angka yang pangkatnya paling besar. e. 28. sedangkan Pak Maman bertugas ronda setiap 4 hari sekali. j. tanggal berapa pada bulan Mei mereka bersama-sama bertugas ronda lagi? C Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Dalam menentukan faktor persekutuan terbesar (FPB) dari suatu bilangan dapat dilakukan dengan dua cara berikut. dan 36 adalah 252. b. KPK dari bilangan 12. dan 48 12. dan 48 f. Pak Nendi bertugas ronda setiap 3 hari sekali. apabila ada faktor angka yang sama. Jadi. Mari Berlatih Tentukan KPK dari pasangan bilangan di bawah ini! a. 24.Hasil dari faktorisasi prima diperoleh: 12 = 2 ∞ 2 ∞ 3 = 22 ∞ 3 28 = 2 ∞ 2 ∞ 7 = 22 ∞ 7 36 = 2 ∞ 2 ∞ 3 ∞ 3 = 22 ∞ 3 2 KPK = 22 ∞ 32 ∞ 7 = 4 ∞ 9∞7 = 252 Kalikan semua faktor yang ada. d. g. 28 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . i. c. Tentukan dengan tepat! 1. Jika tanggal 2 Mei mereka bertugas bersama-sama. 36.

Dengan menentukan atau mencari faktorisasi prima dari bilanganbilangan tersebut kemudian menentukan FPB nya. 9. 18. 4. 2. 3. 36 Faktor terbesar yang bersekutu dari 28 dan 36 adalah angka 4. 12. 14. 28 Faktor dari 36 = 1. Dengan kata lain FPB adalah bilangan sama pangkat yang terkecil! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 29 . Contoh: Tentukan FPB dari bilangan 12 dan 36! Jawab: Dalam hal ini terlebih dahulu tentukan faktor perkalian semua kedua bilangan tersebut (kamu masih ingatkan pelajaran lalu) (tabel faktor perkalian bilangan). Contoh: Tentukan FPB dari bilangan 24 dan 30! Jawab: Faktorisasi dari 24 dan 30 adalah: 2 2 2 3 24 12 6 3 1 Hasil dari faktorisasi prima adalah: 24 = 2 ∞ 2 ∞ 2 ∞ 3 = 23 ∞ 3 30 = 2 ∞ 3 ∞ 5 = 2 ∞3∞5 FPB = 2∞3 = 6 2 2 7 28 14 7 1 Kalikan faktor yang ada dan sama di setiap bilangan. 6. pilih pangkat terkecil dari faktor tersebut. 4. Faktor dari 28 = 1.a. Jadi. FPB dari bilangan 28 dan 36 adalah 4 b. 2. Dengan menentukan atau mencari semua faktor perkalian dari bilangan-bilangan tersebut kemudian menentukan faktor terbesar yang bersekutu dari bilangan itu. 7.

panen jagung setiap 3 bulan sekali dan panen mentimun setiap 6 bulan sekali. 48 dan 72 9. 16 dan 24 6. Kapan petani itu mengadakan panen kedua kalinya. 5. 3. 24.Mari Berlatih 1 Tentukan FPB dari pasangan bilangan-bilangan berikut ini! 1. 4. 24 dan 36 8. 30 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 16 dan 48 3. dan 30 10. Tentukanlah KPK dari: a) 5 dan 3 d) 3 dan 4 g) 4 dan 5 b) 6 dan 8 e) 7 dan 8 h) 2 dan 7 c) 5 dan 10 f) 6 dan 4 i) 3 dan 7 Tentukanlah FPB dari a) 8 dan 12 b) 15 dan 20 c) 9 dan 18 Carilah KPK dan FPB dengan faktor prima dari: a) 24 dan 30 b) 28 dan 16 c) 25 dan 30 Seorang petani akan melaksanakan panen padi setiap 4 bulan sekali. 15 dan 45 7. beras yang dibagikan adalah 30 kg dan gula yang dibagikan 24 kg. 25 dan 76 4. untuk ketiga jenis tanaman tersebut secara bersama-sama? Suatu Yayasan Sosial akan membagikan beras dan gula kepada keluarga pra sejahtera. 18 dan 48 5. 8 dan 24 Mari Berlatih 2 1. 24 dan 38 2. 16. a) Berapa banyak keluarga yang pra sejahtera agar menerima jumlah yang sama? b) Berapa yang diterima masing-masing untuk mendapatkan beras dan gula? 2.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 31 . Menentukan faktor perkalian suatu bilangan dengan perkalian. 10. Menentukan KPK suatu bilangan dengan kelipatan bilangan. dan 20. 4. maka faktor prima dari 20 adalah 2 dan 5. Menentukan FPB dengan mencari faktor perkalian dari bilangan.Buktikan jika kamu mampu! • • Bu Nani akan memberikan 40 buku dan 60 pensil kepada anak panti asuhan. Berapa anak di panti asuhan tersebut akan mendapat buku dan pensil yang sama dari Bu Nani? Bagaimana cara menentukan faktorisasi prima dari suatu bilangan? Rangkuman • Faktor prima dari suatu bilangan adalah anggota faktor bilangan yang dimaksud termasuk anggota bilangan prima. 2. • • Sekarang aku mampu • • • • • • • Menentukan bilangan prima dari kelompok bilangan tertentu. Menentukan faktor bilangan dengan faktorisasi prima. Salah satu cara untuk menentukan KPK dan FPB dari dua buah bilangan atau lebih dapat menggunakan perkalian faktor bilangan prima. Pohon faktor adalah cara untuk menentukan pembagian bilangan untuk menentukan faktor prima sebuah bilangan. Contoh: Faktor dari 20 adalah 1. Menentukan KPK suatu bilangan dengan faktorisasi prima. Menentukan FPB dengan faktorisasi prima dari bilangan. 5.

I. 1.

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat! Bilangan di bawah ini yang bukan termasuk bilangan prima, adalah …. a. 6 c. 5 b. 3 d. 7 Yang termasuk bilangan prima dari 1 sampai 10 adalah …. a. 2, 4, 6, 8 c. 6, 7, 8, 9 b. 2, 3, 5, 7 d. 3, 5, 7, 9 Faktorisasi prima dari 8 adalah …. a. 2 ∞ 2 ∞ 2 b. 3 ∞ 3 ∞ 3 c. d. 4∞2∞2 2∞2∞3

2.

3.

4.

Bilangan prima dari 10 sampai 20 adalah …. a. 11, 13, 17 c. 13, 15, 17, b. 13, 14, 19 d. 12, 14, 16 Faktorisasi prima dari bilangan 12 adalah …. a. 2 ∞ 2 ∞ 2 c. 2 ∞ 3 ∞ 3 b. 2 ∞ 2 ∞ 3 d. 3 ∞ 3 ∞ 3 KPK dari pasangan bilangan 6 dan 8 adalah …. a. 14 c. 24 b. 48 d. 42 Faktor perkalian dari bilangan 8 adalah …. a. 1, 2, 4, 6 c. 1, 2, 3, 6 b. 1, 2, 4, 8 d. 1, 2, 3 FPB dari pasangan bilangan 24 dan 32 adalah …. a. 4 c. 8 b. 6 d. 10 KPK dari pasangan bilangan 12 dan 36 adalah …. a. 52 c. 72 b. 62 d. 82

5.

6.

7.

8.

9.

32

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

10. KPK dari pasangan bilangan 30 dan 40 adalah …. a. 60 c. 100 b. 70 d. 120 11. KPK dari 18, 27, dan 36 adalah …. a. 216 b. 108 12. FPB dari 12, 36, dan 48 adalah …. a. 6 b. 8 13. FPB dari 54 dan 60 adalah …. a. 4 b. 6 c. d. c. d. c. d. 72 54 10 12 8 10 80 60 120 dan 15 90 dan 15

14. KPK dari 2 ∞ 3 x 5 dan 23 ∞ 5 adalah …. a. 120 c. b. 100 d. 15. KPK dan FPB dari 30 dan 45 adalah …. a. 120 dan 25 c. b. 90 dan 25 d. II. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat! Faktor perkalian dari bilangan 36 adalah … Bilangan prima dari 15 sampai 25 adalah … Faktor perkalian dari bilangan 32 adalah … Faktorisasi prima dari bilangan 42 adalah … Faktorisasi prima dari bilangan 72 adalah … Faktorisasi prima dari bilangan 84 adalah … KPK dan FPB dari bilangan 24 dan 36 adalah … KPK dan FPB dari bilangan 36 dan 48 adalah ... KPK dan FPB dari bilangan 48 dan 60 adalah ... KPK dan FPB dari bilangan 16, 24, dan 48 adalah ...

III. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1. 2. 3. 4. Tentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 15 dan 10! Berapakah FPB dari 2 ∞ 33 dan 23 ∞ 3 ∞ 5? Tentukan faktor prima dari 24 dan 30! Syahril menulis bilangan kelipatan 8 yang kurang dari 50, tetapi lebih dari 40. Buatlah faktorisasi prima bilangan tersebut!

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

33

5.

Ada 3 warna lampu hias, yaitu merah, kuning, dan hijau. Lampu merah menyala setiap 5 menit, lampu hijau menyala setiap 3 menit, dan lampu kuning menyala setiap 7 menit. Pada menit ke berapakah ketiga lampu itu menyala bersama?

34

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

dan kerjakanlah semua latihan yang telah disediakan. Jika soal hitung campuran setingkat.000. Kedudukan perkalian dan pembagian sejajar atau setingkat 2. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 35 . Jika soal hitung campuran ada yang lebih tinggi tingkatnya. penjelasan. Operasi hitung campuran adalah menggunakan beberapa operasi hitung dalam sebuah kalimat matematika. Cermatilah semua petunjuk. Contoh-5 (dibaca minus lima) Pembahasan selanjutnya mempelajari tentang lambang dan nama bilangan antara 100. maka yang dikerjakan dimulai dari yang sebelah kiri dulu. serta penggunaan operasi hitung dan operasi hitung campuran. Kedudukan penjumlahan dan pengurangan sejajar atau setingkat 3.000. 2.000 sampai dengan 1.Bab 3 Operasi Hitung Campuran Sebelum mempelajari tentang operasi hitung campuran. Kedudukan perkalian dan pembagian tingkatnya lebih tinggi dari penjumlahan dan pengurangan. maka yang dikerjakan lebih dahulu adalah tingkatan yang lebih tinggi. Bagaimana cara pengerjaan operasi hitung campuran itu? 1. Perhatikan pernyataan kedudukan operasi hitung berikut ini. pada pembahasan awal bab ini kamu akan mempelajari tentang bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif serta operasi hitung pada bilangan bulat positif dan negatif dengan pendekatan garis bilangan. Pernahkah kamu mendengar kata minus. Operasi hitung ada yang memiliki kedudukan yang sama ada pula yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi. 1. Kata minus diartikan min.

Peta Konsep Mengenal bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif dan operasi hitungnya Membaca dan menulis lambang bilangan dalam kata dan angka Operasi hitung bilangan bulat terdiri atas Operasi hitung penjumlahan bilangan bulat meliputi Operasi Hitung Campuran Membulatkan bilangan pada puluhan dan ratusan terdekat terdiri atas Operasi hitung pengurangan bilangan bulat Operasi hitung perkalian bilangan bulat Operasi hitung pembagian bilangan bulat Operasi hitung campuran penjumlahan. dan pembagian Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung campuran Menaksir hasil operasi hitung bilangan bulat terdiri atas 36 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . pengurangan. perkalian.

harga 1 kg terigu Rp5. Harga 1 kg gula pasir Rp6.00. Untuk lebih jelasnya coba kamu perhatikan garis bilangan di bawah ini! -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 Pada garis bilangan tersebut dapat kamu lihat ada dua macam bilangan. 5.00.00? A Mengenal Bilangan Bulat Positif dan Negatif 1.Dinda disuruh ibu berbelanja ke warung membeli 2 kg gula pasir. dan seterusnya tanpa diberi tanda +.00. yaitu bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif.000. Bilangan ini memiliki sebutan yang berbeda dengan bilangan positif. yaitu didahului dengan kata negatif atau bisa juga minus seperti berikut ini. Bilangan positif cukup disebut dan ditulis 1. 1 kg minyak goreng Rp8. Contoh: Lawan dari bilangan 5 adalah Lawan dari bilangan 6 adalah Lawan dari bilangan 8 adalah Lawan dari bilangan -4 adalah Lawan dari bilangan -9 adalah -5 -6 -8 4 9 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 37 .00. Letak Bilangan Bulat Negatif Pernahkah kamu mendengar tentang bilangan negatif? Apakah yang dimaksud dengan bilangan negatif? Bilangan negatif merupakan lawan dari bilangan positif.000. 3 kg terigu. dan 1 bungkus garam. Bilangan yang berada di sebelah kanan angka 0 (nol) merupakan bilangan bulat positif. Berapakah jumlah belanjaan Dinda? Berapa uang kembalian yang diterima Dinda jika ia membayar dengan satu lembar uang Rp100. 1 kg minyak goreng.000. 2. dan harga 1 bungkus garam Rp2. karena letak bilangan negatif dan positif berada pada tempat yang berlawanan. Bilangan yang berada di sebelah kiri angka 0 (nol) merupakan bilangan bulat negatif. 3. -1 dibaca negatif satu atau minus satu -2 dibaca negatif dua atau minus dua -3 dibaca negatif tiga atau minus tiga -4 dibaca negatif empat atau minus empat Bilangan negatif merupakan lawan dari bilangan positif. 4.000.000.

2. Operasi Hitung Bilangan Bulat Negatif
Operasi hitung bilangan bulat negatif dan bilangan bulat positif terutama pada operasi penjumlahan dan pengurangan dapat dilakukan melalui gambar garis bilangan. Untuk lebih jelasnya coba kamu perhatikan garis bilangan berikut ini! Contoh: 6 + (-4) = ... -5 + 6 = ... Untuk menjawab penjumlahan di atas dapat dilihat pada garis bilangan dengan ketentuan sebagai berikut. Setiap anak panah yang mengarah ke kanan berarti bilangan positif, dan setiap anak panah yang mengarah ke kiri berarti bilangan negatif. 2 -4 6 -6 -5 -4 -3 -2 6 -5 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 -1 0 1 1 2 3 4 5 6

Dengan garis bilangan di atas, maka hasil penjumlahan bilangan di atas dapat diketahui, yaitu: 6 + (-4) = 2 -5 + 6 = 1 Agar kamu lebih paham tentang operasi hitung bilangan bulat negatif kerjakanlah latihan di bawah ini.

Mari Berlatih
Isilah dengan bilangan yang benar! 1. 2. 3. Lawan dari bilangan 7 adalah ... Lawan dari bilangan 5 adalah ... Lawan dari bilangan -6 adalah ...

38

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

4. 5. 6.

Pada garis bilangan, bilangan negatif berada di sebelah ... nol. Pada garis bilangan, bilangan positif berada di sebelah ... nol. Garis bilangan di bawah ini menunjukkan penjumlahan ... = ...

O 7. Garis bilangan di bawah ini menunjukkan penjumlahan ... = ...

O 8. Garis bilangan di bawah ini menunjukkan penjumlahan ... = ...

O 9. 10. 12 + (-15) = ... 25 + (-18) = ...

Buktikan jika kamu mampu! • Aku berjalan pada garis bilangan bulat. Posisiku berawal dari titik -5 kemudian melangkah ke kanan sebanyak 10 langkah. Dimanakah posisiku sekarang? Tunjukkanlah dengan garis bilangan! Lukisan dengan garis bilangan dan berapa hasilnya? 12 + (-10) = ….

B

Membaca dan Menulis Bilangan dalam Kata dan Angka

1. Membaca Bilangan dalam Kata
Apa yang dimaksud dengan membaca bilangan dalam kata? Bagaimana caranya? Untuk mengetahui dan memahaminya perhatikan contoh di bawah ini!

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

39

Contoh: 256.786 346.573 564.231 702.400 450.380 dibaca dua ratus lima puluh enam ribu tujuh ratus delapan puluh enam dibaca tiga ratus empat puluh enam ribu lima ratus tujuh puluh tiga dibaca lima ratus enam puluh empat ribu dua ratus tiga puluh satu dibaca tujuh ratus dua ribu empat ratus dibaca empat ratus lima puluh ribu tiga ratus delapan puluh

2. Menulis Bilangan dalam Angka
Coba kamu perhatikan contoh di bawah ini! Contoh: Enam ratus delapan puluh dua ribu tiga ratus dua puluh lima ditulis 682.325 Tujuh ratus lima puluh satu ribu dua ratus lima puluh tiga ditulis 751.253 Enam ratus ribu delapan puluh sembilan ditulis 600.089 Dua ratus enam puluh lima ribu tujuh puluh lima ditulis 265.075 Lima ratus dua puluh lima ribu empat ratus ribu ditulis 525.400

Mari Berlatih
Bacalah bilangan di bawah ini! a. b. c d. e. 425.678 536.798 673.345 523.465 746.348 dibaca dibaca dibaca dibaca dibaca … … … … … f. g. h. i. J. 256.115 348. 214 825. 347 168.574 952.623 dibaca … dibaca … dibaca … dibaca … dibaca …

Tulislah lambang bilangan dari bacaan di bawah ini! a. b. c. Tiga ratus sembilan puluh tiga ribu dua ratus sembilan ditulis … Enam ratus tujuh puluh lima seratus satu ditulis … Tujuh ratus dua puluh tiga ribu empat ratus sembilan lima ditulis …

40

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

521 32.435 + 275. j. Untuk memahaminya mari kita perhatikan contoh di bawah ini! Contoh: 45. karena tidak perlu melakukan penyimpanan dan penarikan satuan dan puluhan terhadap angka lainnya.423 + 32. Tiga ratus empat puluh enam ribu lima ratus tiga ditulis … Lima ratus enam ribu dua ratus tiga puluh satu ditulis … Empat ratus delapan puluh dua ribu lima ratus tujuh belas ditulis … Lima ratus dua puluh lima ribu empat ratus dua ditulis … Delapan ratus dua puluh ribu lima ratus sebelas ditulis … Sembilan ratus lima puluh delapan ribu empat ratus tiga empat ditulis … Buktikan jika kamu mampu! Pak Wardi memiliki ternak kambing sebanyak 235.d.566 ekor. h. i.423 32.945 243.532 243.944 32. e.435 = 77.789 ekor dan Pak Sarman mempunyai ternak yang sama dengan jumlah 147. Hitung selisih nilai tempat angka lima kambing milik Pak Wardi dengan Pak Sarman? C Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat 1. Penjumlahan sampai Puluh Ribuan dan Ratus Ribuan tanpa Teknik Menyimpan Penjumlahan tanpa teknik menyimpan mudah dilakukan.945 = 275.542 32.532 + 64.944 = 64.542 + 32.521 + 77. f. Dua ratus enam puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh tujuh ditulis …. g.977 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 41 .413 32.977 Dalam bentuk bersusun: 45.413 + 32.

988 + 100.879 + 65.445 1 1 11 1 11 11 1 1 23.421 32.687 – 34.567 + 31.435 34.876 235.564 = 232.687 34.325 = 52.756 254.361 Mari Berlatih Carilah hasil penjumlahan di bawah ini dengan cara mendatar atau bersusun! 1. Pengurangan sampai Puluh Ribuan dan Ratus Ribuan Tanpa Teknik Meminjam Contoh: 56.456 54.532 – 22.2.957 34. 4.632 467.. .312 42 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .457 65.532 = 22.546 465. 423.. 235.155 86.343 + 76. 23.245 + 22. Penjumlahan sampai Puluh Ribuan dan Ratus Ribuan dengan Teknik Menyimpan Contoh: 34. 2.155 86.632 467.645 … 4.457 65. 56.765 342.765 = = = = = .875 + 122.876 + 89.786 46. Carilah hasil penjumlahan di bawah ini! 1.. .786 … 5.. 3..312 Dalam bentuk bersusun: 56.957 – 34.564 – 232. 432. . 23.465 67..787 + 254.674 367.. .523 … 2.697 … + + + + + 3.333 54.325 – 52...876 – 235.658 … 3. 5.486 67..

957 268.434 65.. .675 … 3.324 545.325 27. 67.523 89. 2.. Pengurangan sampai Puluh Ribuan dan Ratus Ribuan dengan Teknik Meminjam Contoh: 46. maka tahun ini Sekolah Dasar Sumber Makmur membeli lagi Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 43 .578 675.779 457.452 367.546 – 18. Karena sering dipinjam oleh siswa bukubuku tersebut mengalami kerusakan dan hilang sebanyak 4.4. 653.969 453.753 76... Menyelesaikan Soal Cerita Dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan pada berbagai masalah yang pemecahannya memerlukan operasi hitung penjumlahan atau pengurangan.896 564.436 46..756 … 2. 4..688 … 5.. 423. . 254.739 = = = = = .. .867 – 359. 532.524 267. 5.465 buku.886 Apabila kamu telah memahami kedua macam cara pengurangan di atas cobalah kerjakan latihan berikut ini! Mari Berlatih Carilah hasil pengurangan berikut ini dengan cara mendatar atau bersusun! 1. Carilah hasil pengurangan berikut ini dengan cara bersusun! 1.987 – 188.245 – – – – – 24.534 54. 453.. 3.970 436.432 276.. .786 … 4. Contoh 1: Pada tahun lalu di perpustakaan Sekolah Dasar Sumber Makmur memiliki 24.542 56.655 buku.598 78. Sehubungan dengan adanya dana buku dari pemerintah.866 … – – – – – 5.

Mari Berlatih Kerjakanlah soal cerita berikut ini.465 – 4. Ibu meminjam uang Ani sebesar Rp15.000.000. Untuk membeli sejumlah buku.500. ternyata uang ibu tidak cukup untuk membeli kantong. coba diskusikan bersama teman-temanmu bagaimana cara menyelesaikannya.00. Rina memerlukan uang sebanyak Rp65. yaitu: Buku yang telah ada – buku yang hilang dan rusak + buku yang dibeli = 24.000.355 buah buku.000.000. Berapakah harga kantong itu? Penyelesaian: Harga kantong = uang yang dibawa ibu – uang yang dibelikan sepatu + uang hasil meminjam dari Ani = 86.500 + 15.500.500 – 55. harga kantong itu adalah Rp46.00. Cobalah cari permasalahan lain yang berhubungan dengan operasi penjumlahan dan pengurangan.545 = 22.355 Buku yang ada di perpustakaan sekarang adalah 22.545 buah buku. Contoh 2: Ketika pergi ke pasar ibu membawa uang sebesar Rp86. selesaikanlah dengan menggunakan operasi hitung yang sesuai! 1.00.sebanyak 2. maka operasi hitung yang digunakan adalah penjumlahan dan pengurangan. Jadi.00 berapa uang tambahan yang diperlukan Ani agar dapat membeli buku? 44 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .000 = 46. Uang itu dari hasil tabungan sebesar Rp55. kemudian selesaikan masalah tersebut bersama teman-temanmu. berapa buku yang ada di perpustakaan tersebut sekarang? Penyelesaian: Di antara kamu mungkin ada yang dapat menyelesaikan masalah ini.00 dengan uang itu ibu membeli sepatu seharga Rp55.00 dan sisanya untuk membeli kantong. operasi hitung apakah yang digunakan? Untuk menyelesaikan masalah di atas.655 + 2.

000.000. Berapakah jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan? Dalam satu musim panen petani menghasilkan uang hasil penjualan sayuran sebesar Rp850. Berapakah harga kedua sepeda tersebut? Arman bermain layang-layang dengan panjang benang 450 meter. 5. 3.000. Berapa meter panjang benang layang-layang mereka ? D Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat 1.00 dan membeli untuk adiknya seharga Rp275. 4. dan adiknya bermain layang-layang dengan panjang benang 120 meter. 4. seperti: 1.00. simpan di bawah angka 1 35 24 140 70 840 ∞ Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 45 .00.2. simpan 0 (satuan) di bawah satuan Bawa 2 (puluhan) simpan di atas Kalikan 4 ∞ 3 = 12. Jumlah penduduk di Kecamatan Batuhilir sebanyak 364. Kalikan 4 ∞ 5 = 20.200. a.000. 3. Perkalian Bilangan Hasil sampai Puluh Ribuan Perkalian yang dipelajari yaitu perkalian bilangan dua angka dengan bilangan dua angka hingga perkalian bilangan tiga angka dengan bilangan empat angka. 5.00. Perkalian bilangan dua angka dengan dua angka Amatilah contoh perkalian dua angka dengan dua angka berikut ini! 35 ∞ 24 = … 46 ∞ 37 = … Untuk menghitung hasil perkalian di atas sebaiknya perkalian tersebut dijadikan perkalian bersusun agar lebih mudah dalam pengerjaannya. 2. dari jumlah tersebut yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 175.000. Langkah perkaliannya adalah satu kali perkalian dan dua kali perkalian. berapakah petani itu mendapatkan keuntungan? Ayah membeli sepeda untuk Rudi seharga Rp425. tambahkan 2 tadi (12 + 2 = 14) simpan di bawah puluhan Kalikan 2 ∞ 5 = 10 simpan 0 (di bawah angka 4 (puluhan) bawa angka 1 Kalikan 2 ∞ 3 = 6 tambahkan 1 tadi (6 + 1 = 7). Dalam pemeliharaan sayuran tersebut petani menghabiskan biaya sebesar Rp325.

diskusikan dengan temanmu agar lebih mudah memahaminya. 10. Mari Berlatih Hitunglah dengan cara bersusun! 1. 65 36 74 46 54 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 42 53 45 54 47 = = = = = … … … … … 6. 9. contoh berikut ini merupakan perkalian bilangan dua angka dengan bilangan tiga angka.46 37 322 138 1702 ∞ Perhatikan contoh di samping dengan baik! Diskusikan dengan teman-temanmu. 2. Perkalian bilangan tiga angka dengan dua angka Perhatikan. Kamu pasti berhasil Apabila kamu telah memahami perkalian ini. 3. Contoh: Carilah hasil kalinya! 354 ∞ 24 = … 567 ∞ 34 = … 845 ∞ 46 = … Pengerjaan soal di atas sebaiknya dilakukan dengan cara bersusun. cobalah kerjakan soal berikut ini. apabila ada yang belum dimengerti bertanyalah pada guru. 4. 7. 8. 5. coba kamu perhatikan pengerjaan di bawah ini! 354 24 1416 708 8496 ∞ 567 34 2268 1701 19278 ∞ 845 46 5070 3380 38870 ∞ 46 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 73 84 65 85 75 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 56 25 82 34 64 = … = … = … = … = … b.

tetapi dalam dua kali perkalian! Contoh: 34 ∞ 35 ∞ 22 = … Pengerjaannya mudah saja.Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan menggunakan perkalian bersusun! 1. 4. Perkalian bilangan dua angka dengan dua angka (dua kali perkalian) Di atas telah kamu pelajari tentang perkalian bilangan dua angka dengan bilangan dua angka yang hanya satu kali perkalian. 7. 9. sekarang kamu akan mempelajari perkalian seperti di atas. 457 642 435 563 625 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 56 35 42 24 34 = = = = = … … … … … 6. 5. 3.180 Dalam perkalian bersusun Perkalian kesatu 34 35 ∞ 170 102 1190 Perkalian kedua 1190 22 ∞ 2380 2380 26180 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 47 . 8. sehingga dapat ditulis dengan cara: (34 ∞ 35) ∞ 22 = 1190 ∞ 22 = 26. 825 365 725 456 654 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 25 46 43 25 62 = = = = = … … … … … c. 2. lakukan satu kali perkalian secara bersusun dan hasilnya dikalikan lagi pada bilangan yang ketiga dengan cara bersusun pula. 10.

Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan menggunakan perkalian bersusun! a. 25 24 34 42 54 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 34 42 46 34 34 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 23 36 25 56 25 = = = = = … … … … … f. bahwa pembagian merupakan kebalikan dari perkalian.280 : 5 = … 456 Untuk mempermudah pembagian bilangan di atas dapat dikerjakan dengan jalan bagi kurung sebagai berikut 48 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Hal ini dapat dibuktikan dengan cara-cara operasi di bawah ini. Pembagian bilangan ribuan. g. Coba sebutkan hasil baginya dengan mencongak 72 : 8 = … 49 : 7 = … 81 : 9 = … 64 : 8 = … 63 : 9 = … a. e. 53 24 42 28 48 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 34 34 34 36 34 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 35 45 56 27 52 = = = = = … … … … … 2. j. h. dan puluh ribuan dengan satu angka pembagi Contoh: 2. i. Pembagian Bilangan sampai Puluh Ribuan dan Ratus Ribuan Operasi hitung pembagian merupakan kebalikan atau lawan dari perkalian karena hasil pembagian merupakan faktor dari perkalian. c. b. 32 : 8 = 4 dalam perkalian 4 ∞ 8 = 32 42 : 7 = 6 dalam perkalian 6 ∞ 7 = 42 56 : 8 = 7 dalam perkalian 7 ∞ 8 = 56 Dari pernyataan di atas jelas. d.

824 4. d. 2 8 0 b. b. g.982 4. Bagi dengan 5 (30 : 5 = 6) simpan angka 6 sebagai hasil k. Simpan hasil pengurangan di bawah dan turunkan angka 8 (28) 25 f.316 : : : : : 24 25 24 25 22 = = = = = … … … … … b. setiap siswa harus mengumpulkan rata-rata Rp2000. kemudian bagi lima (22 : 5 = 4) 5 2. dan hasilnya = 456 Mari Berlatih Hitunglah pembagian di bawah ini dengan menggunakan bagi kurung! a.00. Kurangi (30 – 30 = 0) pembagian selesai. angka 20 simpan di bawah angka 22 20 d.109 : : : : : 8 7 6 8 7 = = = = = … … … … … f.368 2. h. bagaimana cara menyelesaikan masalah di atas? Caranya adalah dengan operasi hitung pembagian. Jadi.000. Salah satu contoh permasalahan tersebut di antaranya adalah seperti berikut ini: Ketika akan menengok teman yang sakit.524 6. Kurangi (28 – 25 = 3) simpan angka 3 di bawah angka 25 0 i. e. Kalikan (4 ∞ 5 = 20). Simpan angka 4 di atas sebagai hasil pembagian c. Jumlah siswa kelas V ada 45 orang. Penyelesaian: Uang yang diperlukan dibagi jumlah siswa. Uang yang dibutuhkan kira-kira sebesar Rp90. 16.650 19. Bagi dengan 5 (28 : 5 = 5) simpan angka 5 sebagai hasil 30 g.272 14. j.000 : 45 = 2000. yaitu 90.Cara pengerjaan: 456 a. c. Turunkan angka 0 simpan dekat angka 3 (menjadi 30) j. 4. Menyelesaikan soal cerita Dalam kehidupan sehari-hari kadang kita berhadapan dengan permasalahan yang membutuhkan penyelesaian masalah yang melibatkan operasi hitung perkalian dan pembagian. Ambil dua angka dari depan.00. Kalikan (5 ∞ 5 = 25) kemudian 25 simpan di bawah angka 28 30 h.760 24. Rata-rata berapakah setiap siswa harus mengumpulkan uang? Menurut pendapatmu. Kurangi 22 dengan 20 (22 – 20 = 2) 28 e.100 20. i. Kalikan (5 x 6 = 30) simpan angka 30 di bawah angka 30 l. siswa kelas V sebuah SD mengumpulkan dana untuk membantu membayar pengobatan. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 49 .

Berapakah jumlah siswa SD Madukara tersebut? Menurut catatan.870 buku. 45 ∞ 8 + 75 : 25 = … = … = … Cara penyelesaiannya harus diingat bahwa tingkat operasi hitung yang paling kuat adalah perkalian dan pembagian.500. 4.Mari Berlatih Selesaikan soal-soal berikut ini dengan menggunakan operasi hitung perkalian dan pembagian yang sesuai! 1. pengurangan.462 + 75 ∞ 34 = … 35. 3. untuk mengerjakan soal seperti di atas dilakukan dengan cara berikut: a. Setelah itu baru penjumlahan dan pengurangan. Setiap kelas rata-rata berjumlah 48 siswa. cabe tersebut ditanam dalam 8 petak sawah.00.462 + 2. 5. 35. E Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Operasi hitung campuran bilangan bulat terdiri atas penjumlahan. Contoh: a. Buku tersebut tersimpan dalam 6 buah rak buku. Siswa SD Madukara dari kelas I sampai kelas VI tersebar dalam 12 kelas. Berapakah jumlah batang cabe dalam setiap petak tersebut? Ketika mengadakan perkemahan regu yang terdiri atas 13 orang setiap siswa mengumpulkan uang sebesar Rp7. Jadi. ibu membeli gula sebanyak 3 kg. 35.462 + (75 ∞ 34) = 35. Berapakah uang yang ada untuk biaya perkemahan regu tersebut? 2.462 + 75 ∞ 34 b.550 = 38. Berapakah jumlah buku di setiap rak tersebut? Untuk membuat kue.00. perkalian. 65. berapa rupiah uang yang dikeluarkan ibu untuk membeli gula tersebut? Pak Tani menanam cabe sebanyak 6.000 batang. di perpustakaan ada 3. 1 kg gula harganya Rp7. dan pembagian.012 50 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .500.432 – 125 : 5 c.

Bilangan negatif memiliki lambang minus.407 … 360 + 3 = 363 Mari Berlatih Kerjakanlah soal di bawah ini sesuai dengan contoh di atas! 1. 76.754 – : – ∞ – 34978 + 625 : 25 8 + 456 ∞ 25 34.897 125 86. 2.432 – 125 : 5 = 65. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 51 . 3.b. ditulis -8. c.432 – (125 : 5) = 45 ∞ 8 + 75 : 25 = (45 ∞ 8) + (75 : 25) = … 65.000.00.000.854 32 64. Seminggu kemudian Pak Uskadi menyimpan kembali tabungan sebesar Rp 125.432 – 25 = 65. 4. bilangan bulat negatif. dan bilangan nol. Contoh minus delapan. 65. Pak Uskadi mengambil tabungannya sebesar Rp 250.000 : 500 + 12 ∞ 5 = n • Pak Uskadi memiliki tabungan di BRI sebesar Rp975.00.958 dibaca lima ratus enam puluh tujuh ribu sembilan ratus lima puluh delapan.000. 5. Berapakah simpanan Pak Uskadi sekarang di BRI? Rangkuman • • • Bilangan bulat terdiri atas bilangan bulat positif.00 sebanyak dua kali. Membaca sebuah bilangan harus memperhatikan nilai tempat bilangan tersebut.876 + 54 ∞ 5 5 – 465 45 ∞ 124 = = = = = … … … … … Buktikan jika kamu mampu! Jelaskan petunjuk pengerjaan operasi hitung campuran di bawah ini! • 356. Karena harus berobat.750 + 45 ∞ 12 – 15. Contoh: 567.

lima puluh enam ribu empat ribu delapan ratus tujuh d. yaitu: Kedudukan perkalian dan pembagian sejajar atau setingkat. atau d di depan jawaban yang paling tepat! 56. Mengerjakan operasi hitung penjumlahan. pengurangan. lima puluh enam ribu empat ratus delapan puluh tujuh c. Sekarang aku mampu • • • • • Mengerjakan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat positif dan negatif. 52 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . pengurangan bilangan bulat. maka dikerjakan lebih dahulu adalah tingkatan yang lebih tinggi. • Jika soal hitung campuran setingkat. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung campuran.487 dibaca …. Kedudukan penjumlahan dan pengurangan sejajar atau setingkat Kedudukan perkalian dan pembagian tingkatannya lebih tinggi dari penjumlahan dan pengurangan. lima puluh enam ribu empat ribu delapan puluh tujuh b. perkalian. b. Cara pengerjaan hitung campuran adalah sebagai berikut. • Jika soal hitung campuran ada yang lebih tinggi tingkatannya. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. c. Membaca dan menulis lambang bilangan dalam kata dan menulis angka sampai dengan satu juta. dan pembagian. Mengerjakan operasi hitung campuran penjumlahan. a.• Pada operasi hitung campuran setiap operasi hitung punya derajat atau kedudukan tertentu. maka dikerjakan dimulai dari yang sebelah kiri dulu. I. lima puluh enam ratus empat ribu delapan puluh tujuh 1.

34. 54. 925.967 – 54.564 927.421 + 31. a. d. 54 ∞ 27 = ….324 – 276. 608.634 18. 346. d.272 : a. 54. c.566 465.503 c. a. = ….780 b.532 a. 4. = ….149 3.374 + 354. a.568 – 24. d.658 b. 7.578 a.700 Tiga ratus empat puluh enam ribu lima ratus tiga ditulis ….686 927.868 254.474 190 160 1. 23.785 = …. c. 453.708 c.466 176.633 43. a. d.332 a. a. 346. d. 264. 54. 527. = …. d.159 67. 54. 18. 674 678 176.159 b. 53. d.465.448 1. 5.156 409.463 = ….635 b. Dua ratus enam puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh ditulis …. 1. 264. a.456 b.458 13.034 43. 16. 10. 166.036 73.658 24. 1. d.888 b.566 54. c.237 = ….656 44. 264.656 32. 9.321 + 22. 36 ∞ 5 a. 609. c. 3. 19. 672 24 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 53 .746 b. 176. c.565 b.635 = …. d.245 = ….530 23.708 d.003 b.476 11. 180 b. 478 b. 260. c. 33.456 17.425 + 462. c. 8.888 309.036 c.026 b. d. c.2. c. a.653 d. 12. 185 = …. 6.

Delapan ratus lima ribu enam puluh tujuh ditulis … 545. ibu membeli lagi 5.978 = ….. sisanya dibagikan kepada 5 pedagang lain. kemudian membeli lagi 625 kg. d... 10. 4. Berapa kg beras yang diterima setiap pedagang? Untuk membantu korban bencana banjir. 2. Isilah dengan jawaban yang benar! 68. 8. Pak RT berhasil mengumpulkan 250 dus mie instant. 346.436 — 125. berapa bungkus setiap keluarga akan menerima mie? Seorang pedagang buah mempunyai 1. 785...873 dibaca …. 562 15.650 kg beras. d.. Jika 16 kotak buah yang terjual.8 liter. 49 : 7 + 56.100 : a. 6. 865 b.. 2. 20. 534 464 854 656 24 = …. III. Jika setiap dus berisi 40 bungkus mie dan akan dibagikan kepada 80 keluarga.534 dibaca …. 6824 : 8 = …. c. Berapa jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli layang-layang Arman dan adiknya? Seorang pedagang membeli 1. 74 + 45 = . Beras tersebut terjual sebanyak 2.760 : a. 5. 5. 7. 73 — 56 = ... 1. berapa rupiah uang yang diterima pedagang tersebut? 3.846 = . Berapa liter minyak ibu sekarang? Arman membeli 4 buah layang-layang dengan harga satu layanglayang Rp750.00 dan adiknya membeli 3 layang-layang. 14... 25 = …. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1.245 + 564.. Harga jeruk per buah Rp775.00. c.535 = .867 – 45.. 564 b.5 liter untuk keperluan pesta.14. 54 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .750 buah jeruk yang ditempatkan pada 25 kotak sama banyak. Ibu mempunyai minyak goreng 7..225 kg. 3. 36 + 53 = . 4. 756 II.. 9.

Tujuan pembelajaran kali ini kamu diharapkan mampu menentukan hasil pangkat dan akar pangkat dari suatu bilangan. Selain itu kamu juga akan mempelajari penjumlahan. bilangan berpangkat tiga. dan seterusnya. Sedangkan bilangan berpangkat adalah melakukan perkalian berulang dari bilangan itu sendiri. 23. dan pembagian bilangan berpangkat. Coba kamu ingat lagi tentang perkalian. 24.Bab 4 Perpangkatan dan Akar Pada kehidupan sehari-hari kamu sering menemukan angka berpangkat seperti 22. pengurangan. dan seterusnya. Hasil kegiatan belajar yang kamu lakukan harus menambah keterampilan berhitungmu hingga dapat diterapkan dalam pemecahan masalah pada kehidupan sehari-hari. Bilangan berpangkat ini memiliki makna tersendiri nilainya. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 55 . dan penarikan akar pangkat dua suatu bilangan. Perkalian pada dasarnya adalah melakukan penjumlahan berulang. perkalian. bilangan berpangkat empat. Apakah kamu tahu maksudnya? Pada pembelajaran kali ini kamu akan mempelajari tentang bilangan berpangkat dua yang sering disebut bilangan kuadrat.

Peta Konsep Mengenal dan membaca tanda akar pangkat dua suatu bilangan Membaca dan menentukan hasil perpangkatan suatu bilangan terdiri atas Menentukan hasil kali perpangkatan dua suatu bilangan Operasi hitung penjumlahan bilangan pangkat dua (kuadrat) dibagi atas Perpangkatan dan Akar Melakukan operasi terdiri atas hitung bilangan pangkat dua (kuadrat) Operasi hitung pengurangan bilangan pangkat dua (kuadrat) Operasi hitung perkalian bilangan pangkat dua (kuadrat) Operasi hitung pembagian bilangan pangkat dua (kuadrat) Melakukan penarikan akar pangkat dua (kuadrat) suatu bilangan terdiri atas Menentukan akar pangkat dua dengan mencongak (bilangan di bawah 100) Menentukan akar pangkat dua dengan cara penarikan akar pangkat dua 56 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

untuk menentukan hasil perpangkatan suatu bilangan dapat ditentukan dengan cara mengalikan bilangan itu sesuai dengan jumlah pangkatnya. Oleh karena itu. maka bilangan berpangkat dua atau disebut juga kuadrat memiliki nilai perkalian sebuah bilangan dengan bilangan dirinya sendiri. pangkat tiga. 23. yaitu 22 = 2 ∞ 2. terlebih dahulu perlu kamu pahami pengertian perpangkatan suatu bilangan. Pangkat suatu bilangan ditulis dengan angka ukuran kecil dan diletakkan lebih tinggi dari posisi angka bilangan tersebut. 24. empat. dan seterusnya yang telah disebutkan pada awal bab memiliki pengertian. maka nilai bilangan pangkat dua (kuadrat) dapat ditentukan sebagai berikut: Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 57 . Bagaimana dengan 24. cobalah kamu tentukan sendiri hasilnya! A Membaca dan Menentukan Hasil Perpangkatan Dua suatu Bilangan Sebelum kamu mempelajari bagaimana menentukan hasil kali perpangkatan suatu bilangan. Contoh: 52 = 5 ∞ 5 = 25 53 = 5 ∞ 5 ∞ 5 = 125 54 = 5 ∞ 5 ∞ 5 ∞ 5 = 625 Dari pernyataan di atas. Dengan demikian. 23 = 2 ∞ 2 ∞ 2 = 8. dan seterusnya.Bilangan 22. Contoh penulisan perpangkatan (bilangan berpangkat) adalah: 5 52 53 54 dibaca dibaca dibaca dibaca lima (pangkat satu tidak ditulis) lima pangkat dua disebut juga lima kuadrat lima pangkat tiga lima pangkat empat Perpangkatan merupakan perkalian berulang dari bilangan itu sendiri. Bilangan berpangkat adalah suatu bilangan yang memiliki pangkat apakah pangkat dua.

222 252 242 302 322 =… =… =… =… =… B Operasi Hitung Campuran Bilangan Berpangkat Dua (Kuadrat) Operasi hitung campuran bilangan berpangkat dua (kuadrat) terdiri atas penjumlahan. 1. 3.12 22 32 42 52 62 72 82 92 102 dibaca satu pangkat dua dibaca dua pangkat dua dibaca tiga pangkat dua dibaca empat pangkat dua dibaca lima pangkat dua dibaca enam pangkat dua dibaca tujuh pangkat dua dibaca delapan pangkat dua dibaca sembilan pangkat dua dibaca sepuluh pangkat dua = 1 = 2 = 3 = 4 = 5 = 6 = 7 = 8 = 9 = 10 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 = = = = = = = = = = 1 4 9 16 25 36 49 64 81 100 Mari Berlatih Tentukanlah hasil perkalian bilangan berpangkat di bawah ini dengan benar! 1. 5. pengurangan. 2. 10. 8. Penjumlahan Contoh: 42 + 52 = … Penjumlahan ini dapat dilakukan dengan cara mengalikan dahulu 58 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . perkalian. 4. 9. dan pembagian. 7. 82 122 132 152 162 =… =… =… =… =… 6.

5. 2. 7. 52 72 252 322 522 + + + + + 82 62 182 282 102 =… =… =… =… =… 6. 3.dengan menggunakan tanda kurung semua bilangan berpangkat. 4. Pilihlah cara yang kamu anggap paling mudah dikerjakan 252 – 202 = 625 – 400 = 225 302 – 252 = 900 – 625 = 275 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 59 . kemudian dijumlahkan: 42 + 52 = (4 ∞ 4) + (5 ∞ 5) = 16 + 25 = 41 atau langsung seperti contoh di bawah ini: 42 + 52 = 16 + 25 = 41 Dimana pengerjaannya langsung dikalikan dan langsung disimpan tidak memakai tanda kurung Pilihlah cara yang kamu anggap paling mudah dikerjakan 82 + 62 = 64 + 36 = 100 252 + 222 = 625 + 484 = 1109 Mari Berlatih Kerjakanlah latihan berikut ini dengan benar! 1. 8. Pengurangan 82 – 52 = … Pengurangan ini dapat dilakukan dengan cara mengalikan dahulu dengan menggunakan tanda kurung semua bilangan berpangkat kemudian dilakukan pengurangan: 82 – 52 = (8 ∞ 8) – (5 x 5) = 64 – 25 = 39 Atau langsung seperti contoh di bawah ini: 82 – 52 = 64 – 25 = 39 Dimana pengerjaannya langsung dikalikan dan langsung disimpan tidak memakai tanda kurung. 10. 9. 552 342 452 352 302 + + + + + 282 402 382 262 402 =… =… =… =… =… 2.

Perkalian 32 ∞ 22 = … Pengerjaan perkalian ini dapat dilakukan dengan cara mengalikan dahulu dengan menggunakan tanda kurung semua bilangan berpangkat kemudian dilakukan perkalian 32 ∞ 22 = (3 ∞ 3) ∞ (2 ∞ 2) = 9 ∞ 4 = 36 Atau langsung seperti contoh di bawah ini: 32 ∞ 22 = 9 ∞ 4 = 36 Dimana pengerjaannya langsung dikalikan dan langsung disimpan tidak memakai tanda kurung. Pilihlah cara yang kamu anggap paling mudah dikerjakan: 52 ∞ 62 = 25 ∞ 36 = 900 152 ∞ 82 = 225 ∞ 64 = 14. 9. 5. 3. 7. 3. 72 102 152 202 252 – – – – – 42 62 82 142 162 = = = = = … … … … … 6. 10. 8.400 Mari Berlatih Kerjakanlah latihan berikut ini dengan benar! 1. 8. 2. 9. 252 302 402 502 352 – – – – – 202 242 252 242 252 = = = = = … … … … … 3. 4. 252 282 422 552 452 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 62 52 62 22 62 = = = = = … … … … … 60 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 4. 2. 5. 7. 10.Mari Berlatih Kerjakanlah latihan berikut ini dengan benar! 1. 22 42 52 152 242 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ 32 52 72 62 52 = = = = = … … … … … 6.

42 62 82 102 122 : : : : : 22 32 42 22 62 = = = = = … … … … … 6. 10. bahwa bilangan pangkat dua (kuadrat) merupakan perkalian bilangan tersebut dengan bilangan itu sendiri. Perhatikanlah kalimat di bawah ini! 52 = 5 ∞ 5 = 25 sehingga akar kuadrat dari 25 = 5 62 = 6 ∞ 6 = 36 sehingga akar kuadrat dari 36 = 6 82 = 8 ∞ 8 = 64 sehingga akar kuadrat dari 64 = 8 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 61 . Pilihlah cara yang kamu anggap paling mudah dikerjakan: 102 : 52 = 100 : 25 = 4 252 : 52 = 625 : 25 = 25 Mari Berlatih Kerjakanlah latihan berikut ini dengan benar! 1. Pembagian 62 : 22 = … Pengerjaan pembagian juga dapat dilakukan dengan cara mengalikan dahulu dengan menggunakan tanda kurung semua bilangan berpangkat kemudian dilakukan pembagian: 62 : 22 = (6 ∞ 6) : (2 ∞ 2) = 36 : 4 = 9 Atau langsung seperti contoh di bawah ini: = 9 62 : 22 = 36 : 4 Dimana pengerjaannya langsung dikalikan dan langsung disimpan tidak memakai tanda kurung. 9. 8.4. 242 252 322 362 422 : : : : : 42 52 42 62 72 = = = = = … … … … … C Penarikan Akar Pangkat Dua (Kuadrat) Pada contoh yang lalu kamu telah mempelajari. 7. 5. sehingga penentuan akar kuadrat dari suatu bilangan dapat ditentukan dengan mudah. 2. 4. 3.

Jadi. ambil dua angka dari belakang (sisa angka 6). Cari perkalian bilangan sama yang hasilnya sama dengan 6 atau lebih kecil (2 ∞ 2 = 4) c.024? Dalam menjawab soal yang pertama. akar kuadrat dari 625 = 25 a. bahkan ribuan? Berikut ini merupakan cara yang paling banyak dipakai dalam penentuan akar kuadrat dari suatu bilangan. kurangi 10 dengan 9 (10 . d. Perhatikan bilangan 625. b. 4 … ∞ … = 225 Isi titik-titik dengan bilangan yang sama. e. Bawa angka 2 sebagai hasil. simpan angka 9 di bawah angka 10. bagaimana cara menentukan akar kuadrat dari bilangan yang bernilai ratusan. Perhatikan bilangan 1. c. cukup menggunakan cara di atas. lalu bagaimanakah dalam menjawab soal kedua dan ketiga? Marilah kita kerjakan! 625=25 2 ∞ 2 =4 45∞ 5 =225 225 0 Cara pengerjaannya: a. Jumlahkan (2 + 2 = 4) simpan 4 sejajar dengan angka 225 e.9 = 1) Jumlahkan (3 + 3 = 6) simpan 6 sejajar dengan angka 124 6 … ∞ … = 124 Isi titik-titik dengan bilangan yang sama (6 2 ∞ 2 = 124) 1024=25 3 ∞ 3 =9 62 ∞ 2 =124 124 0 62 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .024. Contoh: Berapakah akar kuadrat dari 49? Berapakah akar kuadrat dari 625? Berapakah akar kuadrat dari 1. yaitu 5 (4 5 ∞ 5 = 225). mungkin sangat mudah.Penentuan akar pangkat dua (kuadrat) dari bilangan yang relatif kecil terutama bilangan di bawah 100. simpan angka 4 di bawah angka 6. kurangi 6 dengan 4 (6 − 4 = 2) d. ambil dua angka dari belakang (sisa angka 10) Cari perkalian bilangan sama yang hasilnya sama dengan 10 atau lebih kecil (3 ∞ 3 = 9) Bawa angka 3 sebagai hasil. b.

e. Berapakah bilangan aku? Rangkuman • • • • Bilangan kuadrat artinya bilangan berpangkat dua. perkalian. • Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 63 . jika ditarik akar kuadrat nilaiku 18. f. Pada bilangan berpangkat juga berlaku operasi hitung penjumlahan. dan pembagian. j. pengurangan.Mari Berlatih Tentukan akar pangkat dua (kuadrat) dari bilangan-bilangan berikut ini! a. Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan Akar kuadrat dari bilangan 64 81 225 256 625 484 676 1225 1024 1089 = = = = = = = = = = … … … … … … … … … … Buktikan jika kamu mampu! • • • Aku sebuah bilangan. b. g. Penarikan akar merupakan lawan dari pengkuadratan. Sebuah bilangan dikuadratkan artinya mengalikan dua kali bilangan itu sendiri. Berapakah bilangan aku? Aku sebuah bilangan. jika dikuadratkan hasilnya 49. Berapakah bilangan aku? Aku sebuah bilangan. c. d. jika dikuadratkan hasilnya 225. Penarikan akar pangkat dua dapat dilakukan dengan mencongak untuk bilangan-bilangan di bawah 100. Sedangkan untuk menarik akar yang lebih dari seratus perlu menggunakan langkah-langkah operasi hitung yang telah ditentukan. h. i.

. a. a. atau d di depan jawaban yang paling tepat! Penulisan perkalian dari bilangan 82 adalah . 22 c. I.. b.. 8 ∞ 2 b. 1. 600 c. Mengerjakan operasi hitung penjumlahan. 2 ∞ 2 c. 500 625 2.Sekarang aku mampu • • • • • Mengenal dan membaca tanda akar pangkat dua suatu bilangan. 23 d.. 2 ∞ 8 d. 150 d. 8 ∞ 8 Hasil kali dari bilangan 252 adalah .. Akar kuadrat dari bilangan 576 adalah .. dan pembagian bilangan pangkat dua (kuadrat).. a. 64 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 25 Hasil kali dari bilangan 302 adalah . c. Menentukan hasil kali perpangkatan dua suatu bilangan.. a.. Menentukan akar pangkat dua dengan cara penarikan akar pangkat dua.. b. b. 3. 24 b. Menentukan akar pangkat dua dengan mencongak (bilangan di bawah 100). Berilah tanda silang (x) pada huruf a. 50 c.. 700 d.. 800 900 4.

(1. a... b. 55. c. 142 15.. 10 120 6. 40... 63 36 32 23 ∞ 8. 569 324 + 256 + 144 adalah ... (1.. 4.5)2 + (1. 577 b. 32 d.. 6. : 10. b. maka n adalah . 52 62 a. 9 4 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 65 .... 215 32 a.25 c..2)2 = n.25 d. 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 + 15 + 17 + 19 = . 36..5. 7. Akar kuadrat dari bilangan 1024 adalah .. c. c. 7. 170 11. 64. c.25 14. c... d. dan 81 c. dan 81 12. 102 d. Hasil dari 152 + a.. c. 9. 42 b.. 600 13. 18 : 16 = .. d. 595 d. a. a. + 52 25 82 = . 2 = . 177 b. 82 a. a. 512 b.6)2 + (1.. c. 92 + 112 — 52 = ..... 36 b.. 49. 49.. d. d. d. 22 c. dan 81 d.. Bilangan kuadrat antara 40 dan 90 adalah . 22 = .... 82 b.25 b. 42 22 117 107 13 24 125 525 42 = . 122 a. d. 5. c. dan 81 b. 49. b.100 + 196) a. 49.. – 242 a..

a ∞ a ∞ a = 1728. 93 + 33 ∞ 43 = .. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1.. 1. Bilangan pemangkatan dari 4 ∞ 4 ∞ 4 ∞ 4 ∞ 4 = . Berapa panjang sisi kebun bunga Bu Epi? Tentukan hasil dari 3 1728 + 2 144 ! 66 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V ... 2... 2..... Berapakah luas sawah Pak Karta! Kebun bunga Bu Epi berbentuk persegi dengan luas 625 m2. 10. 122 : 24 = . 3. 4...089 = . 5. š1. 7..296 ! 2 2 Hitunglah 3 ∞ 4 ! 22 Sawah Pak Karta berbentuk persegi dengan panjang sisinya 13 cm.. 5. Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat! 102 + 83 = .. Tentukan 225 ∞ 1.156 .. 23 – 32 = ..II. 9. 3. 6. 94 – 72 = . III... a = .. Hasil dari 729 + 225 = . 4. 13 + 23 + 33 + .1.. + 93 = . 8..

Bab 5 Satuan Ukuran (Waktu. jarak. Hasil kegiatan belajar yang kamu lakukan harus menambah keterampilan berhitungmu hingga dapat diterapkan dalam pemecahan masalah pada kehidupan sehari-hari. dan Kecepatan) Banyak sekali satuan ukuran yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran kali ini kamu diharapkan mampu menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam. Sudut. Coba siapa yang tahu contoh-contoh alat ukur yang sering digunakan? Pernahkah kamu mengukur tinggi badanmu? Apakah nama alat untuk mengukur tinggi badan? Kamu pasti tahu dan bisa cara menggunakannya. Perhatikan gambar di bawah ini Dapatkah kamu menjelaskan masing-masing alat pada gambar di atas! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 67 . dan kecepatan. melakukan operasi hitung satuan waktu. mengenal satuan jarak dan kecepatan. sudut. Jarak. melakukan pengukuran sudut. Satuan ukuran yang akan kamu pelajari dalam bab ini meliputi satuan waktu.

menit. windu Penyelesaian masalah yang berhubungan dengan minggu. dan abad. Satuan Ukuran (Waktu. bulan. tahun. dan kecepatan Menyelesaikan masalah berhubungan dengan jarak. tahun. dan kecepatan Mengenal jarak. dan kecepatan 68 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . terdiri atas waktu tempuh. Jarak. siku-siku. dan tumpul meliputi Mengukur besar sudut dengan sudut satuan dan busur derajat Melakukan operasi hitung yang berhubungan dengan jarak. Sudut. waktu. windu. Mengenal dan melakukan operasi hitung satuan waktu terdiri atas Operasi hitung satuan waktu yang berhubungan dengan jam. dan detik.Peta Konsep Menentukan dan membaca waktu dengan notasi 12 jam dan 24 jam Operasi hitung satuan waktu yang berhubungan dengan minggu. waktu. dan Kecepatan) Menggambar dan menentukan besar suatu sudut terdiri atas Mengenal dan menggambar berbagai macam sudut lancip.

00 Pukul 01. tayangan acara hiburan dimulai pukul 7 petang nanti. Adakah angka tersebut pada jam dinding atau jam tanganmu? Pernyataan tersebut merupakan pernyataan waktu dengan menggunakan notasi 24 jam.00 Pukul 12 Pukul 03.00. balap motor.00 sore Pukul 11. Menyatakan waktu dengan notasi 24 jam dan notasi 12 jam.30. Mengapa ada pukul 15. rapat ditutup pada pukul 16.00 malam Pukul 01.00. 20. apakah perbedaannya dengan notasi 12 jam.00 Pukul 03.00 Pukul 23.00 Pukul 08.00 pagi Notasi 12 jam Pukul 04.Kamu pasti sering menonton perlombaan lari. rapat dimulai pukul 04. dan pukul 23. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 69 .00 siang Pukul 12 malam Pukul 03. hanya menambah atau mengurangi dengan 12.00 sore.00. Perhatikan tabel perbedaan waktu berikut ini! Pernyataan Waktu Pukul 04.00 Dari tabel di atas terdapat perbedaan penulisan antara notasi 12 jam dan 24 jam.00 Pukul 08. Misalnya. 16. Pernahkah kamu mendengar pernyataan seperti berikut: Pertandingan sepak bola dimulai pukul 15.00 Pukul 11.30.00 dan diakhiri pukul 23. acara hiburan malam kenaikan kelas dimulai pukul 20.00 dinihari Pukul 08.00 Notasi 24 jam Pukul 16. atau mobil.00 Pukul 24. dan lain-lain. bahkan kamu sering melakukan balap sepeda dengan temanmu! Apa yang kamu gunakan untuk mengukur kecepatan sepeda? A Menuliskan Tanda Waktu dengan Menggunakan Notasi 24 Jam Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih sering menyatakan waktu yang sesuai dengan angka pada jam.00.00.00 Pukul 13.

. 10 9 8 2. malam.. 11 10 9 8 7 12 1 2 3 4 6 5 70 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .. malam. Rudi selesai mandi pukul . sore. 11 10 9 8 7 12 1 2 3 4 6 5 3. pagi. Rina mulai belajar pukul .. 11 10 9 8 7 12 1 2 3 4 6 5 4. Ani selesai belajar pada pukul ...Mari Berlatih Salinlah kalimat berikut dan tentukan waktu dengan notasi 24 jam pada pernyataan dan jarum jam berikut ini! 11 12 1 2 3 4 7 6 5 1.. siang... Tayangan sepak bola dimulai pukul . Latihan pramuka dimulai pukul .. 11 10 9 8 7 12 1 2 3 4 6 5 5.

tahun. perjalanan. bahkan perhitungan dalam sejarah. Hubungan antara Bulan. Lustrum. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 71 . Berbagai keperluan tersebut. di antaranya: Jawab Cara 1 2 abad 3 dasawarsa 5 windu 4 tahun Jumlah = = = = 2 ∞ 100 tahun 3 ∞ 10 tahun 5 ∞ 8 tahun 4 tahun = 200 tahun = 30 tahun = 40 tahun = 4 tahun = 274 tahun Atau memakai cara langsung seperti jawaban di bawah ini. dan Abad Contoh operasi hitung satuan waktu. Cara mana yang akan kamu pakai pilihlah yang menurutmu lebih mudah yang penting jawabannya sama.B Operasi Hitung Satuan Waktu Dalam kehidupan sehari-hari kadang bahkan sering kita dihadapkan pada hal-hal yang berhubungan dengan perhitungan satuan waktu. Contoh: 1. misalnya menentukan usia. Amati dan hafalkan satuan waktu beserta contoh operasi hitung satuan waktu berikut ini! 1 menit 1 jam 1 hari 1 malam 1 minggu 1 bulan 1 triwulan 1 semester = = = = = = = 60 60 24 7 4 3 6 detik menit jam hari minggu bulan bulan 1 caturwulan 1 tahun 1 lustrum 1 windu 1 dasawarsa 1 abad = = = = = = 4 bulan 12 bulan 5 tahun 8 tahun 10 tahun 100 tahun 1. lama sekolah.. Tahun. lama waktu kegiatan. Windu. Untuk mengerjakan soal tersebut ada beberapa cara yang dapat dipilih. Oleh karenanya perhitungan satuan waktu ini dianggap sangat penting untuk dipelajari.. Dasawarsa. 2 abad + 3 dasawarsa + 5 windu + 4 tahun = .

dasawarsa . tahun 8 bulan 6 bulan .. 7.. 3. tahun = … tahun.. bulan. = … tahun = … tahun = … bulan 72 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 3.Cara 2 2 abad + 3 dasawarsa + 5 windu + 4 tahun = … tahun 200 tahun + 30 tahun + 40 tahun + 4 tahun = 274 tahun 2.. 6 7 .. bulan pada tahun.. 4.. = … tahun.... Jawab (1 ∞ 12 bulan) + (2 ∞ 6 bulan) + (3 ∞ 4 bulan) + 6 bulan 12 bulan + 12 bulan + 12 bulan + 6 bulan = 42 bulan. abad . 1 tahun + 2 semester + 3 catur wulan + 6 bulan = . tahun .. bulan + Jawab: 6 7 + 13 windu 9 tahun 14 bulan 14 windu 2 tahun 2 bulan (dibulatkan pada satuan di atasnya. dasawarsa . abad . = … tahun. 8.soal berikut sesuai dengan contoh di atas! 1. 6.... 2... windu windu windu 5 tahun 4 tahun . 5. 2 abad + 4 dasawarsa + 3 windu + 2 lustrum 4 dasawarsa + 5 windu + 3 lustrum + 8 tahun 5 semester + 4 triwulan + 2 caturwulan 8 minggu 6 dasawarsa + 12 tahun + 5 windu + 12 bulan 3 abad + 4 lustrum + 2 windu + 2 semester 2 abad – 4 dasawarsa – 10 windu – 2 lustrum 5 tahun – 2 semester – 3 caturwulan – 6 bulan 2 abad 5 dasawarsa 6 tahun 3 abad 8 dasawarsa 8 tahun + ... = … bulan... tahun pada windu) windu windu 5 tahun 4 tahun 8 bulan 6 bulan Mari Berlatih Selesaikanlah soal.

9.

8 7

windu 5 windu 8

tahun 6 bulan tahun 9 bulan

... windu ... windu 10. 9 6

... tahun ... bulan ... tahun ... bulan tahun 8 bulan tahun 7 bulan

+

windu 6 windu 8

... windu ... windu

... tahun ... bulan ... tahun ... bulan

+

2. Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Bulan, Tahun, Lustrum, Windu, Dasawarsa, dan Abad
Berikut ini adalah beberapa contoh masalah operasi hitung yang berhubungan dengan bulan, caturwulan, semester, tahun, windu, dan abad. Amatilah contoh operasi hitung berikut ini! Contoh: 1. Kakek telah berusia 5 dasawarsa, 2 windu, dan 12 bulan. Berapa tahun umur kakek? Jawab: 5 dasawarsa 2 windu 12 bulan Jadi, usia kakek 2. = 5 ∞ 10 tahun = 50 tahun = 2 ∞ 8 tahun = 16 tahun = 1 tahun = 50 + 16 + 1 = 67 tahun

Rina belajar di sekolah dasar selama 1 tahun, 6 caturwulan, dan 3 semester. Kelas berapa Rina sekarang? Jawab: 1 tahun = 1 tahun 6 caturwulan = 2 tahun 3 semester = 1 tahun 1 1 Lama Rina belajar di sekolah dasar adalah 1 + 2 + 1 – 2 2 = 4 tahun Jadi, Rina sekarang duduk di kelas 5 sekolah dasar. 1 Negara Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3 2 abad, oleh Jepang selama 3 tahun dan telah merdeka selama 6 dasawarsa, 2 tahun. Berapa tahun dari mulai dijajah Belanda sampai sekarang?

3.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

73

Jawab: Belanda 3 abad = 350 tahun Jepang = 3 tahun Merdeka 6 dasawarsa + 2 tahun = 60 tahun Jadi, sejak penjajahan Belanda sampai sekarang sudah 415 tahun.

Ayo coba kamu cari lagi contoh permasalahan lain dan selesaikan bersama teman-temanmu.

Mari Berlatih
Selesaikan soal cerita berikut ini sesuai dengan contoh di atas! 1. 2. 3. Sekarang ayah berusia 5 windu, 1 lustrum, 4 semester. Berapa tahun usia ayah sebenarnya? Kakak telah belajar selama 6 tahun, 6 semester, dan 6 bulan. Dimana sekarang kakak bersekolah? Kata kakek, pohon durian yang ada di halaman belakang rumah 1 telah berumur 2 abad lebih 1 dasawarsa. Berapa tahun umur pohon durian itu sebenarnya? Adik belajar di sekolah dasar selama 3 caturwulan ditambah 1 semester. Sekarang adik duduk di kelas berapa? Menurut sejarah orang tua terdahulu perkampungan yang kami tempati dimulai sejak 1 abad, 5 dasawarsa yang lalu. Telah berapa tahunkah usia perkampungan yang kami tempati?

4. 5.

Buktikan jika kamu mampu! Pada tanggal 5 Mei 2007 sekolahku genap berusia 20 tahun.Tentukan dengan tepat! 1. Lustrum ke berapa yang diperingati pada tahun 2008? 2. Kapan lustrum ke-7 dilaksanakan di sekolahmu? 3. Tahun berapakah sekolahmu berusia satu dasawarsa?

74

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

3. Hubungan antara Jam, Menit, dan Detik
Di awal bab ini tepatnya pada hubungan satuan waktu telah dijelaskan hubungan antara jam, menit, dan detik, yaitu: 1 jam = 60 menit 1 menit = 60 detik

Penentuan menit dan detik dapat dibaca pada jarum jam dimana jarum jam biasanya terdiri atas jarum pendek yang setiap perpindahan angka menunjukkan perpindahan jam. Yang kedua adalah jarum panjang yang setiap perpindahan angka menunjukkan waktu menit, dan jarum detik yang perpindahannya menunjukkan detik. Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat pada gambar jam berikut ini. Jarum pendek bergerak dari angka 12 dan sampai lagi di angka 12 selama 12 jam. Jadi, setiap angka bergerak selama 1 jam. Jarum panjang bergerak dari angka 12 dan sampai lagi di angka 12 selama 1 jam. Jadi, setiap angka bergerak selama 5 menit. Jarum detik bergerak dari angka 12 dan sampai lagi di angka 12 selama 1 menit.
12

11 10 9 8 7

12

1 2 3 4 10 9 8

11

12

1 2 3 4

11 10 9 8 7

1 2 3 4

6

5

7

6

5

6

5

(1)

(2)

(3)

Pukul berapakah waktu yang ditunjukkan oleh gambar jam yang pertama? Pukul berapakah waktu yang ditunjukkan oleh gambar jam kedua? Pukul berapakah waktu yang ditunjukkan oleh gambar jam ketiga?

4. Operasi Hitung Satuan Waktu Jam, Menit, dan Detik
Amatilah contoh operasi hitung berikut ini, diskusikan bersama temanmu dan bertanyalah pada guru apabila ada hal yang tak dimengerti.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

75

5. 1 jam = … menit 1 menit = … detik 3 jam = … menit 4 1 jam = … menit 4 2 jam = … menit = … detik 1 jam = … menit = … detik 2 Jawab: 1. 3.800 detik 2 Mari Berlatih Kerjakanlah soal berikut ini sesuai dengan contoh di atas! 1. 2. 2. 2. 4. 5. 3. 4.200 detik 1 = ∞ 60 menit = 30 menit = 1. 3. 3 jam 15 menit 1 2 3 4 1 4 = … menit = … detik = … menit = … menit = … detik = … menit = … detik jam jam jam 76 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .Contoh: 1. 5. 6. 4. 1 jam 1 3 4 1 4 2 1 2 = 60 menit menit = 60 detik 3 jam = ∞ 60 = 45 menit 4 1 jam = 4 ∞ 60 = 15 menit jam jam = 2 ∞ 60 menit = 120 menit = 7. 6.

2 jam 120 detik + 1200 detik + 40 detik + + 30 menit + 600 detik 30 menit + 10 menit Setelah memahami contoh di atas coba kamu kerjakan latihan di bawah ini. 1 jam + 15 menit + 60 detik 3600 detik + 900 detik + 60 detik 1 jam 4 = … detik = 4560 detik = … detik = 2140 detik = … menit = 160 menit 2. Mari Berlatih Kerjakanlah soal berikut sesuai dengan contoh di atas! 1. + 20 menit + 40 detik 900 detik 3. 3. 3. 5.Perhatikan contoh berikut ini! Contoh: 1. 2. 1 2 1 2 1 4 3 4 jam jam jam jam jam + + + + + 30 35 45 20 15 menit menit menit menit menit + 45 + 360 + 600 + 60 detik = … detik detik = … menit detik = … detik detik = … menit detik = … detik + 180 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 77 . 2. 1 1 4 jam jam + + + 15 menit + 20 menit 30 menit + 60 detik 40 detik = … detik = … = … detik menit 2 jam + 600 detik Jawab: 1. 4.

jam 4.......... menit 25 menit 45 menit .... menit 55 menit 35 menit . detik 20 detik 50 detik . 2 jam 4 jam . jam 5. menit 30 menit 35 menit . 2 jam 3 jam ... 1 jam 2 jam . jam 6.. jam 2. 4 jam 3 jam ..... detik 45 detik 30 detik ... 3 jam 1 jam . detik 40 detik 55 detik .. menit 45 detik 55 detik + . jam 30 menit 40 menit .. menit 15 menit 55 menit ...Sekarang. Mari Berlatih Kerjakanlah soal berikut ini seperti contoh di atas! 1.. detik 40 detik 50 detik ... detik 40 detik 30 detik .. 3 jam 3 jam .. menit 35 menit 45 menit ....... jam 3. detik + + + + + 78 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . coba kamu pahami contoh di bawah ini! Contoh: 2 3 5 5 6 jam jam jam jam jam 35 menit 45 menit 80 menit 81 menit 21 menit 40 detik 50 detik 90 detik 30 detik 30 detik + Setelah kamu paham contoh di atas kerjakanlah latihan di bawah ini.

3 jam 3 jam .. jam 25 menit 45 menit .. 2 jam 4 jam . menit 50 detik 50 detik .. jam + 10.. menit 30 menit 25 menit . 2 jam 2 jam .. Amatilah beberapa ruas garis di bawah ini! Garis-garis mana saja yang membentuk sebuah sudut? Apa sebabnya? Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 79 . detik 45 detik 50 detik .. Menggambar Sudut Sudut terbentuk oleh adanya dua ruas garis yang saling berpotongan. detik + 8. • Bermain bersama teman 90 menit • Belajar kelompok 3 jam 4 Berapakah jumlah waktu untuk kegiatanmu di atas? C Menggambar dan Menentukan Besar Sudut 1....7.. jam + Buktikan jika kamu mampu! Ketika kamu pulang sekolah melakukan kegiatan sebagai berikut: • Makan siang dan istirahat 3 jam 4 • Membantu orang tua 1.... dan titik perpotongan dua ruas garis disebut sudut. menit 40 menit 45 menit .. detik 40 detik 30 detik . detik 45 detik 55 detik ... menit 35 menit 35 menit .5 jam.... jam + 9. 1 jam 3 jam ......

dan pasangan garis mana yang tidak berpotongan? Apakah garis a dan b berpotongan? Apakah kedua garis tersebut membentuk sebuah sudut? Apakah garis c dan d berpotongan? Apakah kedua garis tersebut membentuk sebuah sudut? Apakah garis e dan f berpotongan? Apakah kedua garis tersebut membentuk sebuah sudut? Apakah garis r dan s berpotongan? Apakah kedua garis tersebut membentuk sebuah sudut? Dari gambar di atas dapat disimpulkan. a. macam-macam sudut dibagi menjadi tiga macam sudut sebagai berikut.a e r b c d f s Perhatikan pasangan ruas garis di atas! Apakah keempat pasangan garis tersebut saling berpotongan satu sama lainnya? Pasangan garis mana yang berpotongan. yaitu sudut yang besarnya di bawah 900 Contoh: b. bahwa sebuat sudut terbentuk karena adanya perpotongan dua buah garis. Buatlah beberapa pasang garis yang saling bersentuhan atau saling berpotongan! Amatilah apakah semua pasangan garis membentuk sebuah sudut? 2. Macam-Macam Sudut Jika dilihat dari segi bentuknya. Sudut lancip. yaitu sudut yang besarnya 900 Contoh: 80 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Sudut siku-siku.

. yaitu sudut yang besarnya di atas 900 Contoh: 3. Sudut tumpul. P A Berapa sudut satuan besar sudut A? Berapa sudut satuan besar sudut B? Berapa sudut satuan besar sudut C? Apakah semua sudut besarnya sama? Cara di atas adalah cara menentukan besar suatu sudut dengan menggunakan sudut satuan.. Bagaimanakah cara mengukur besar sebuah sudut dengan menggunakan busur derajat? Lakukanlah cara pengukuran besar sudut dengan menggunakan busur derajat seperti pada gambar di bawah ini! Mintalah bimbingan pada gurumu! B C 40 40 13 20 01 0 110 10 90 80 70 60 50 40 01 30 13 20 01 0 110 10 90 80 70 60 50 40 30 0 20 10 0 15 01 180 170 16 180 170 16 0 15 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 0 20 10 81 . Mengukur Besar Sudut Besar sudut dapat ditentukan atau diukur dengan berbagai cara. di antaranya dengan menggunakan sudut satuan dan yang paling tepat menggunakan sebuah alat yang disebut busur derajat.0) Jiplaklah gambar P di bawah ini dan gunakan sudut satuan berikut ini sebagai alat untuk menentukan besar sudut-sudut berikut ini..c. Besar suatu sudut ditetapkan dengan nama “derajat” yang ditulis dengan tanda nol kecil di belakang angka satuan derajat (.

Mari Berlatih Tentukan besar sudut berikut dengan menggunakan busur derajat dan tentukan jenis sudut tersebut sesuai dengan ukuran dan bentuknya! 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 82 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Letakkan busur yang berangka 00 pada salah satu garis dari sudut tersebut. Besarnya sudut dalam derajat dapat dilihat pada garis bantu busur derajat yang pada ujungnya terdapat angka dari 0 sampai 1800. c. b. Letakkan ujung sudut tepat pada titik garis tegak lurus yang ada pada busur.Caranya: a.

dan Kecepatan Berapa meter atau berapa kilometer jarak antara rumahmu dengan sekolah? Berapa menit atau berapa jam kamu berjalan dari rumah ke sekolah? Berapa kilometer kamu berjalan naik mobil menuju sekolah dalam waktu 1 jam? Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu melakukan kegiatan yang berhubungan dengan jarak. waktu tempuh. Beberapa kalimat pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang berhubungan dengan jarak. kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam.D Mengenal Jarak. dan kecepatan. jarak antara kota A dengan kota B adalah 160 km. Jarak Jarak adalah ukuran panjang dari satu tempat ke tempat lain. Waktu tempuh dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Waktu tempuh t = = jarak s : : kecepatan v Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 83 . 1. Waktu Tempuh. 2. Jarak dapat diketahui dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Jarak = kecepatan ∞ waktu tempuh s = v ∞ t Contoh: Sebuah kendaraan melaju dari kota A menuju kota B selama 2 jam. waktu tempuh. dan kecepatan. Waktu Tempuh Waktu tempuh adalah lama waktu yang terpakai dalam perjalanan untuk menempuh suatu jarak tertentu. Berapa kilometer jarak antara kota A dengan kota B? Jawab: Diketahui : Kecepatan (v) = 80 km/jam Waktu (t) = 2 jam Ditanyakan: Jarak = … ? Jarak = kecepatan (v) ∞ waktu (t) Jarak = 80 km/jam ∞ 2 jam Jarak = 160 km Jadi.

3. Berapa km/jam kecepatan kereta tersebut? Jawab: Diketahui : Jarak ( s ) = 180 km Waktu ( t ) = 3 jam Ditanyakan : Kecepatan … ? Kecepatan = jarak : waktu = 180 km : 3 jam = 60 km/jam Jadi. Rudi dan temannya berjalan dengan sepeda selama 2 jam. Rudi dan temannya bermain naik sepeda dengan kecepatan 4 km/jam. kereta tersebut melaju dengan kecepatan 60 km/jam. pada hari minggu. Kecepatan Kecepatan dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Kecepatan v = = jarak s : : waktu tempuh t Contoh: Sebuah kereta melaju dari Jakarta menuju Bandung selama 3 jam. Berapa jam Rudi dan temannya naik sepeda untuk sampai di pantai? Jawab: Diketahui : Jarak = 8 km Kecepatan = 4 km/jam Ditanyakan : Waktu tempuh = …? Waktu (t) = jarak (s) : kecepatan (v) Waktu = 8 km : 4 km/jam Waktu = 2 jam Jadi. Jarak antara Jakarta Bandung kurang lebih 180 km.Contoh: Dari rumah ke pantai berjarak 8 km. 84 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

30 + 4 jam = 09. Kendaraan tersebut tiba di kota B pukul 05. waktu yang dibutuhkan adalah selama 4 jam.E Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Jarak dan Kecepatan Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berhadapan dengan masalah yang berhubungan dengan perhitungan waktu yang secara tidak disengaja kita harus mampu menyelesaikannya. waktu. dan kecepatan. Salah satu contoh permasalahan yang berhubungan dengan perhitungan jarak. Mereka berjalan dengan kecepatan 3 km/jam. Kendaraan tersebut berangkat pukul 05. Pukul berapa kendaraan tersebut tiba di kota B? Jawab: Diketahui : Kecepatan (v) = 80 km/jam Jarak (s) = 320 jam Berangkat pukul = 05. Contoh: Sebuah kendaraan melaju dari kota A menuju kota B dengan kecepatan 80 km/jam.30 Ditanyakan : Waktu tempuh =…? Tiba =… ? Waktu = jarak (s) : kecepatan (v) Waktu = 320 km : 80 km/jam Waktu = 4 jam Jadi. waktu tempuh.30 pagi. Berapa km jarak antara start dan finish pada lomba gerak jalan tersebut? Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 85 . Mari Berlatih Kerjakan soal-soal berikut dengan benar! 1. Pada waktu lomba gerak jalan. regu banteng berjalan selama 2 jam. dan kecepatan adalah sebagai berikut. Masalah tersebut merupakan kegiatan yang berhubungan dengan jarak. Jarak antara kota A dan kota B 320 km.30.

Berapakah kecepatan Hilma bersepeda? Rangkuman • Berikut ini adalah beberapa hubungan satuan waktu di antaranya: 1 caturwulan = 4 bulan. Berapa menit lamanya apabila jarak yang ditempuh oleh Herawati hanya 5 km? Buktikan jika kamu mampu Hilma ke sekolah naik sepeda. 1 tahun = 12 bulan. Pukul berapakah mobil tersebut tiba di kota Q? Sebuah kereta melaju selama 5 jam. • Hubungan antara jam. Jarak antara P dengan Q kurang lebih 240 km. 1 lustrum= 5 tahun. 86 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Perpotongan dua ruas garis disebut sudut. jarak yang ditempuh oleh kereta tersebut 300 km. 1 abad = 100 tahun.00. menit. Berapa km/jam kecepatan kereta tersebut? Sebuah kereta melaju dari stasiun R menuju stasiun S selama 5 jam. 3. dan detik yaitu: 1 jam = 60 menit dan 1 menit = 60 detik. 4.00. Mobil tersebut berangkat dari kota P pukul 06. • Sudut terbentuk oleh dua ruas garis yang saling berpotongan.30 dan tiba di sekolah pukul 07. Jarak rumah Hilma dengan sekolah 5 km. Jarak antara stasiun R dengan stasiun S kurang lebih 350 km. 5.2. 1 windu = 8 tahun 1 dasa warsa = 10 tahun. Setiap hari Hilma berangkat ke sekolah pukul 06. Sebuah mobil melaju dari kota P menuju kota Q dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam. Berapa km/jam kecepatan laju kereta tersebut? Setiap satu jam Herawati dapat menempuh jarak 10 km dengan menggunakan sepeda.

Untuk menghitung jarak. tahun.• • • Jika dilihat dari segi bentuknya macam-macam sudut dibagi menjadi tiga macam sudut. dan detik. sudut lancip. Mengukur besar sudut dengan sudut satuan dan busur derajat. yaitu sudut yang besarnya 900 3. yaitu sudut yang besarnya di atas 900 Alat untuk mengukur besar sebuah sudut adalah menggunakan busur derajat. Jarak = kecepatan ∞ waktu tempuh s t = = v s ∞ = : = = t (satuan ukuran km) jarak : kecepatan v satuan ukuran jam/menit Waktu tempuh Kecepatan v jarak : waktu tempuh s : t satuan ukuran km/jam Sekarang aku mampu • • • • • • Menentukan dan membaca waktu dengan notasi 12 jam dan 24 jam. yaitu: 1. Menghitung satuan waktu yang berhubungan dengan jam. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 87 . dan kecepatan. siku-siku. sudut tumpul. sudut siku-siku. Melakukan operasi hitung yang berhubungan dengan jarak. yaitu sudut yang besarnya di bawah 900 2. Menentukan satuan waktu yang berhubungan dengan minggu. Mengetahui dan menggambar berbagai macam sudut lancip. dan waktu menggunakan rumus-rumus di bawah ini . bulan. menit. kecepatan. waktu. windu. dan tumpul.

3 d. 30 menit = … detik a. 4. siku-siku c. 9. sama sisi 7. tumpul b. d. 6. lancip d. 1827 c. 90 b. 88 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . c. b. atau d di depan jawaban yang paling tepat Pukul 16 sama dengan pukul … sore a. 1835 b. 13 d. 60 3 jam = … menit a. 3. Berilah tanda silang (X) pada huruf a. 24 c. 166 c. 180 b. 4 5 14 24 13 10 1800 900 900 1800 2. 128 d. d. 35 b. 1. 1817 d. 2 c. 45 1 abad + 5 dasawarsa + 2 windu = … tahun a. 8. 2 jam + 15 menit + 1800 detik = … menit a. c. 17 c. 180 c. 242 d. 180 b. 12 c. b. 107 Sudut yang besarnya kurang dari 900 disebut sudut …. Pukul 2 siang sama dengan pukul …. Waktu tengah malam adalah pukul …. 5. b. a. a.I. 22 d. a. b. 165 2 dasawarsa + 3 windu + 12 bulan = … tahun a.

50km d. Umur kakek katanya sudah setengah abad lebih 4 windu. 7. 20 c. 4 jam c. 4 dasawarsa + 1 windu + 24 bulan = … tahun. Besar sudut tumpul kira-kira … derajat a. 40 15. Jarak yang ditempuh Rudi kira-kira … kilometer a. Jarak antara kota dan kampung halaman Pak Rusdi kurang lebih 240 kilometer. kecepatan rata-rata dalam perjalanan tersebut 20 kilometer per jam. 6. Pak Rusdi menggunakan mobil pribadi dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam. Berapa kilometer per jam rata-rata kecepatan ken daraan tersebut? a. 1. Berapa tahun sebenarnya umur kakek? a. 60 km b. siku-siku b. Sudut yang besarnya kurang dari 900 disebut sudut …. 28 tahun b. Isilah dengan jawaban yang benar! Pukul 23 malam kalau pada jam dinding menunjuk pukul …. Jarak antara kota A dan kota B kira-kira 120 km.10. 140 tahun c. lancip c. 30 b. 2 abad + 6 dasawarsa + 1 windu = … tahun. sama sisi 13. 82 tahun 11. Sudut yang besarnya di atas 90o disebut sudut …. 4 tahun + 4 semester + 3 caturwulan = … tahun 1 jam + 20 menit + 120 detik = … detik 4 Apa nama sudut di samping ini? Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 89 . 40 km c. a. Rudi mengayuh sepeda selama 30 menit terus menerus. a. 90 120 12. 70km 14. Lama perjalanan Pak Rusdi ketika mudik adalah …. 2. 5 jam d. Pukul 15 sore sama dengan pukul …. 45 d. 4. b. ketika mudik. 10 c. 5. 6 jam b. tumpul d. 8 jam II. 20 d. 8. 120 tahun d. 3. Jarak tersebut dapat ditempuh dengan kendaraan selama 2 jam.

.... jarak antara Jakarta—Bandung kurang lebih 240 km. pada pukul berapa pengendara tersebut akan tiba di kota B? Jam dinding analog menunjukkan waktu pukul 4 lebih 10 menit . bulan + 10. 5.. Lamanya 1 jam pelajaran 40 menit. menit (kecuali jumat 5 jam) Seorang pengendara mobil berangkat dari kota A pukul 07... Berapa km/jam kecepatan kereta tersebut? 2. C A B D Perhatikan gambar di atas! Sudut manakah yang lebih dari 900? 3.. tahun 6 tahun 8 tahun ... Jika jarak kota A dan B yang ditempuh adalah 360 km. Berapa derajat sudut yang dibentuk antara jarum panjang dan jarum pendek tersebut! 4. windu III. 90 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 3 dasawarsa 2 dasawarsa . 5 windu 3 windu . Siswa kelas V belajar 7 jam pelajaran setiap hari. windu 4 tahun 9 tahun . Sebuah kereta melaju dari Jakarta menuju Tasikmalaya selama 6 jam. Lama siswa kelas V belajar selama 1 minggu = .15 dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.9.. dasawarsa 5 windu 2 windu . tahun 6 tahun 8 tahun ... Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1..

ketika bermain layang-layang janganlah di tempat yang berbahaya.Bab 6 Bangun Datar Siapa yang suka bermain layang-layang? Anak-laki-laki pasti gemar bermain layang-layang. Jika kamu telah mengetahui bentuk bangun datar trapesium dan layang. Siapa yang mau menggambarkan bentuk trapesium di papan tulis? Ada pepatah. Pada pembelajaran kali ini bangun datar yang akan kamu pelajari adalah layang-layang dan trapesium. seperti di jalan raya atau dekat tegangan listrik. siapa mau mencoba kamu pasti bisa. Bentuk layang-layang termasuk bangun datar.layang maka kita akan mempelajari bagaimana cara menghitung luas bangun datar trapesium dan layang-layang. Apa lagi nama bangun datar yang kamu ketahui? Berikan contoh dengan tepat nama bangun datar di sekitar kelasmu? Bangun datar adalah bangun yang memiliki ukuran panjang dan lebar. Mari kita buktikan! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 91 . Tapi harus kamu ingat.

Peta Konsep Menentukan luas bangun datar trapesium Luas bangun datar terdiri atas trapesium dan layang-layang Menentukan luas bangun layang-layang Bangun Datar meliputi Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan luas bangun datar terdiri atas Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung luas trapesium Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung luas layanglayang 92 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

berapakah luas atap rumah tersebut? A Luas Bangun Datar 1. Pada Gambar 2 tinggi trapesium adalah garis TS. yaitu garis AB dan garis CD (Gbr. Trapesium memiliki dua garis sejajar yang panjangnya selalu berbeda. Garis PQ dan garis RS (Gbr. 1 Gbr. Untuk mencari luas trapesium menggunakan rumus sebagai berikut: Jumlah garis sejajar ∞ tinggi 2 Contoh: 1.1). 2 A B P T Q Apakah ada perbedaan antara satu sama lainnya dari gambar di atas? Kedua gambar tersebut merupakan bangun datar trapesium.Perhatikan gambar di samping! Atap rumah pada gambar di samping berbentuk bangun datar trapesium. Jika tinggi atap adalah 2 m.. Pada Gambar 2 PS atau QR bukan tinggi trapesium. AB CD AD Luas D = = = = 8 cm 4 cm 6 cm .. cm2 C A B Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 93 . Panjang dua garis sejajarnya masing-masing 10 cm dan 18 cm.2) Apakah garis AD merupakan tinggi trapesium? (Gbr 1 ) Apakah garis PS atau QR merupakan tinggi trapesium ? (Gbr 2 ) Pada Gambar 1 AD merupakan tinggi trapesium. Luas Trapesium Trapesium merupakan bangun datar yang mempunyai dua garis sejajar yang berbeda ukurannya Coba kamu amati bangun trapesium berikut ini! D C S R Gbr.

. cm2 8 22 8 15 2. cm2 Pada gambar trapesium PQRS P Luas = (PQ + RS) : 2 ∞ PT = (10 cm + 4 cm) : 2 ∞ 5 cm = (14 : 2) ∞ 5 cm2 = 35 cm2 R T Q Agar lebih cepat gunakan rumus Luas = 4 cm + 10 cm ∞ 5 = 35 cm2 2 Mari Berlatih Hitunglah luas bangun datar trapesium di bawah ini sesuai dengan contoh di atas! 1..Pada bangun gambar trapesium ABCD: Luas = (AB + CD) : 2 ∞ AC = (8 cm + 4 cm) : 2 ∞ 6 cm = (12 : 2) ∞ 6 = 36 cm2 Agar lebih cepat gunakan rumus Luas = 4 cm + 8 cm ∞ 6 = 36 cm2 2 S 2.. Luas trapesium di samping = ... cm2 4 6 6 16 3.. PQ = 10 cm RS = 4 cm ST = 5 cm Luas = .. cm2 94 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Luas trapesium di samping = . Luas trapesium di samping = ..

alasnya adalah garis CD (d2) sedangkan tingginya adalah AB ( d1). Jika diteliti lebih seksama. yaitu segitiga ACD dan segitiga BCD.4... Pada gambar layang-layang ABCD di samping. yaitu segitiga ACD dan segitiga BCD. Rumus luas layang-layang adalah: Luas = 1 2 C d1 d2 B D (d1 ∞ d2) Contoh: Sebuah layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 4 cm dan diagonal 2 = 10 cm.? Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 95 .. Luas trapesium di samping = .. Luas Layang-layang Layang-layang merupakan sebuah bangun yang mempunyai dua buah diagonal.. Hitunglah luas layang-layang tersebut! Jawab: Diketahui 4 cm 10 cm : d1 = 4 cm d2 = 10 cm Ditanyakan : luas = . diagonalnya adalah garis AB dan garis CD. cm2 14 8 7 5. bangun layangA layang terdiri atas dua buah segitiga.. Luas trapesium di samping = . Pada dua bangun segitiga ini mempunyai posisi serta ukuran alas dan tinggi yang sama. cm2 6 8 24 2. sehingga rumus untuk menentukan luas bangun layang-layang diturunkan dari rumus luas segitiga.

Sebuah bangun layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 8 cm dan diagonal 2 = 15 cm. Hitunglah luas layang-layang tersebut! 10 cm 25 cm 96 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Hitunglah luas bangun layanglayang tersebut! 8 cm 15 cm 2. Sebuah bangun layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 10 cm dan diagonal 2 = 25 cm.Luas 1 (d1 ∞ d2) 2 = 1 (4 cm ∞ 10 cm) 2 1 = ∞ 40 cm2 2 = = 20 cm2 Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan benar! 1. Hitunglah luas layang-layang tersebut! 10 cm 20 cm 3. Sebuah bangun layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 10 cm dan diagonal 2 = 20 cm.

Setelah diamati ternyata tanah tersebut berbentuk trapesium yang memiliki ukuran seperti pada gambar di bawah ini. Sebuah bangun layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 16 cm dan diagonal 2 = 35 cm.4. Hitunglah luas bangun layanglayang tersebut! 12 cm 25 cm 5. luas tanah milik ayah = 102 m2 Tomat yang ditanam = 102 ∞ 8 = 816 batang. Berapa m2 luas tanah tersebut dan berapa pohon tomat yang ditanam ayah? Jawab: Diketahui : garis sejajar 12 m dan 22 m tinggi 6 m Ditanyakan : luas tanah = . Sebuah bangun layang-layang dengan ukuran diagonal 1 = 12 cm dan diagonal 2 = 25 cm. Hitunglah luas bangun layanglayang tersebut! 16 cm 35 cm B Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Luas Bangun Datar Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berhadapan dengan permasalahan yang berhubungan dengan perhitungan luas. 12 m 6m 22 m Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 97 . Tanah tersebut akan ditanami tomat yang setiap meter persegi sebanyak 8 pohon.? Rumus: Luas = jumlah dua garis sejajar ∞ tinggi 2 = 12 m + 22 m ∞ 6 2 = 17 m ∞ 6 m = 102 m2 Jadi. sehingga penyelesaiannya memerlukan operasi hitung yang berkaitan dengan luas. Salah satu contoh permasalahan tersebut adalah: Ayah memiliki sebidang tanah yang akan dihitung luasnya dalam meter persegi (m2)...

00 per meter persegi. 6 cm 8 cm 24 cm 98 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Berapa m2 luas tanah tersebut dan berapa kg pupuk yang dibutuhkan oleh paman? 14 cm 6 cm 20 cm 2. Tanah tersebut akan dijual seharga Rp650. 15 cm 25 cm 3. Berapa uang yang didapat kakek dari hasil penjualan tanah tersebut? Paman memiliki sebidang tanah yang ditanami sayuran. Agar sayuran itu tumbuh subur setiap meter persegi memerlukan pupuk urea sebanyak 2 ons. Tanah tersebut berbentuk dan ukuran seperti pada gambar di samping. Halaman sekolah berbentuk dan ukuran sesuai pada gambar di samping. Halaman tersebut akan di pasang paving blok sebanyak 25 buah per meter persegi. Mari Berlatih Selesaikanlah masalah berikut ini.Cobalah kamu cari permasalahan lain dan cobalah kerjakan bersama teman-temanmu.000. Mintalah bantuan pada guru apabila ada masalah yang belum dimengerti. gunakan operasi hitung serta rumus yang tepat dalam penyelesaiannya! 1. Hitunglah luas tanah tersebut dan berapa buah paving blok yang dibutuhkan? Kakek memiliki sebidang tanah yang bentuk dan ukurannya seperti pada gambar di samping.

Tinggi trapesium di samping adalah garis AD. Rumus menghitung luas trapesium adalah : A Jumlah dua garis sejajar : 2 ∞ tinggi C B Layang-layang merupakan sebuah bangun yang mempunyai dua buah diagonal yang ukurannya berbeda. berapa lembar kertas yang dibutuhkan untuk membuat 20 layang-layang? Rangkuman Trapesium merupakan bangun datar yang mempunyai dua garis sejajar yang berbeda ukurannya.Buktikan jika kamu mampu! Pak Abas seorang pembuat layang-layang membuat rancangan layang-layang dengan ukuran d1 20 cm dan d2 40 cm sebanyak 15 buah. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung luas layang-layang. D Perhatikan gambar di samping! Garis AB dan garis CD merupakan dua sisi yang sejajar.layang menggunakan rumus: 1 Luas layang-layang = 2 (d1 ∞ d2) Sekarang aku mampu • • • • Menentukan luas bangun datar trapesium. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung luas trapesium. Menentukan luas bangun datar layang-layang. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 99 . Menghitung luas layang. Jika kertas bahan pembuat layang-layang itu berukuran 40 cm ∞ 60 cm.

t a Luas bangun di samping adalah . 130 cm2 100 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .. 100 cm2 2 b. 3. A ∞ b ∞ t 2 c. a. a. c. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. d. c. 8 cm 10 cm 15 cm Luas trapesium di samping adalah . b..I... atau d di depan jawaban yang paling tepat! Gambar di bawah ini yang merupakan bentuk trapesium sama kaki adalah …. 2. b.. b b. a. 110 cm d. 1.. Bangun datar layang-layang di bawah ini adalah …. c. 120 cm2 a. a+ b∞t 2 a∞b ∞t 2 d. d. 1 ∞ jumlah sisi sejajar ∞ t 2 4. c. b.

2. 1. 9. Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat! 1. diagonal + diagonal diagonal ∞ diagonal c. Sebuah trapesium memiliki luas 148 cm2. 6 c. 3 Rumus luas bangun di samping yang benar adalah …. 5 d. 27 dm b. a..000 Adi membuat layang-layang menggunakan rangka bambu yang panjangnya 45 cm dan 30 cm. 3. Jika tingginya 40 cm.000 c. 32 dm d. 675 8. 10. panjang sisi sejajar masing-masing 80 cm dan 70 cm. 2 6. 1. a. 36 dm Sebuah hiasan dinding berbentuk trapesium. 4 b. 875 b. a. maka panjang diagonal yang lain adalah …. maka luas hiasan dinding itu adalah … cm2. Jika panjang salah satu diagonalnya 30 dm. 9 cm d.. 8 cm c. a. a. 24 dm c. 10 cm b.000 b.. diagonal x diagonal b. Jika panjang sisi sejajarnya 15 cm dan 22 cm.350 c. 1.000 d. Luas layang-layang 480 dm2.5.075 d. d1 d2 7. 4. Banyak rusuk pada bangun di samping adalah . maka tinggi trapesium itu adalah …. 12 cm II. Luas trapesium di samping adalah … cm2 6 4 12 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 101 . a. Luas layang-layang tersebut adalah … cm2. 2 diagonal + diagonal d.

tabung. l. kubus. Aneka bangun yang termasuk bangun ruang di antaranya balok. kerucut. dan limas. Bagaimana bentuk bangun ruang itu? Siapa yang tahu contoh benda yang berbentuk bangun ruang? Bangun ruang adalah bangun yang memiliki ukuran panjang. Tetapi pada bab ini kamu hanya akan mempelajari volume balok dan kubus. Bangun ruang disebut juga bangun tiga dimensi. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 103 . karena bangun ruang terdiri atas p. dan t.Bab 7 Volume Bangun Ruang Banyak sekali benda yang ada di sekitarmu berbentuk bangun ruang. Apakah yang membedakan bentuk bangun ruang balok dengan kubus? Untuk itulah kamu mempelajari bab ini. lebar. dan tinggi. prisma.

Peta Konsep Bangun Ruang di antaranya Balok memiliki Kubus memiliki Volume terdiri atas Mengenal dan menunjukkan volume kubus digunakan untuk Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan volume kubus dan balok Mengenal dan menunjukkan volume balok digunakan untuk 104 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

Berapa volume kotak korek api tersebut? A Volume Kubus dan Balok 1. s s s Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 105 . dan masih banyak lagi. maka volume kubus tersebut adalah: V =s∞s∞s = 1 cm ∞ 1 cm ∞ 1 cm = 1 cm3 Untuk lebih memahaminya cobalah kamu perhatikan contoh di bawah ini. Contoh: Sebuah kubus dengan panjang rusuk/sisinya 8 cm. m3. Perhatikanlah gambar kubus di samping! Coba kamu sebutkan ciri-cirinya. bagaimanakah cara menentukan volume bangun tersebut ? Rumus untuk mencari volume kubus adalah: Volume = sisi ∞ sisi ∞ sisi V = s ∞ s ∞ s Sama dengan balok.Pernahkah kamu menghitung volume bak air di rumahmu? Berapa liter isi bak air di rumahmu itu? Mari kita coba menghitung volume balok atau kubus! Kotak korek api di samping berbentuk balok. satuan volume kubus adalah cm3. dan tinggi 1 cm. Volume Kubus Kubus merupakan bangun ruang yang semua sisi atau rusuknya memiliki ukuran yang sama.. volume kubus tersebut adalah 512 cm3.. Jika sebuah kubus memiliki panjang sisi/rusuk 1 cm. lebar 2 cm. ? Rumus volume = s ∞ s ∞ s = 8 cm ∞ 8 cm ∞ 8 cm = 512 cm3 Jadi. Sisi kubus terdiri atas 6 buah persegi yang semuanya berukuran sama. Hitunglah volume kubus tersebut! Jawab: Diketahui : kubus sisi = 8 cm Ditanyakan : volume = . Panjang kotak 4 cm. dm3.

volume kubus tersebut = . = ......... ∞ ..... ∞ .. cm3 Rumus Volume 9 cm = s ∞ s ∞ s = . = .. ∞ . = . volume kubus tersebut = . ∞ . ∞ . ∞ .. Jadi. cm3 Rumus Volume Rumus Volume 7 cm = s ∞ s ∞ s = . volume kubus tersebut = . ∞ ..... cm3 Rumus Volume 12 cm 7 cm = s ∞ s ∞ s = .... ∞ .. cm3 Rumus Volume = s ∞ s ∞ s = ... = ... ∞ .... volume kubus tersebut = . cm3 25 cm 106 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Jadi.. volume kubus tersebut = .... ∞ ........Mari Berlatih 1. Hitunglah volume kubus di bawah ini sesuai dengan contoh! = s ∞ s ∞ s = .. Jadi. Jadi.. Jadi.... = .....

. Jika luas ABCD 240 cm2 berapa tinggi bangun tersebut? A C 12 cm D 20 cm B 2. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. cm 2 7 cm 12 12 cm 5. berapa diagonal lainnya? 10 cm 5... Luas trapesium di samping adalah . cm 2 6 cm III. Luas layang-layang di samping adalah .. Luas trapesium di samping adalah … cm2 6 8 18 8 cm 3...2. Luas layang-layang di samping adalah . Panjang salah satu diagonal layang-layang 14 cm. Tentukan luas bangun di samping! 18 cm 4. cm2 20 cm 6 cm 4. Hitunglah luas layang-layang yang ukuran kedua diagonalnya adalah 5 cm dan 3 cm! 12 cm 3. Tentukan luas trapesium di samping! 5 cm 15 cm 102 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Jika luasnya 42 cm2.

Volume Balok Balok merupakan bangun ruang yang memiliki ukuran panjang. e. Hitunglah volume kubus di bawah ini! a. bagaimanakah cara menentukan volume bangun tersebut? Rumus untuk mencari volume balok adalah: Rumus Balok panjang ∞ lebar ∞ tinggi = V = p ∞ l ∞ t V : l ∞ t atau panjang = V : ( l ∞ t) V : p ∞ t atau lebar = V : (p ∞ t ) p ∞ l atau tinggi = V : ( p ∞ l) Volume Panjang Lebar Tinggi= V = = = : Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 107 . 12 cm 4 cm b. Sebuah kubus memiliki rusuk sebesar 14 cm. Berapa panjang rusuk kubus tersebut? 2. Perhatikanlah gambar balok di samping! Coba kamu sebutkan ciri-cirinya. 4. 16 cm 6 cm c. lebar. Berapa rusuk kubus tersebut? Volume sebuah kubus adalah 13. 8 cm 3. Hitunglah volume kubus tersebut! Volume sebuah kubus sebesar 1000 mm3. dan tinggi yang berbeda.824 cm. d. 5.2.

5 cm 15 cm 12 cm 108 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . m3. 6 cm 25 cm 20 cm 15 cm d. Contoh: Sebuah balok berukuran panjang 15 cm.Jika panjang balok 1 cm. Hitunglah volume balok pada gambar berikut ini! a.. dan masih banyak lagi. Hitunglah volume balok tersebut! Jawab: Diketahui Ditanyakan Volume : panjang (p) = 15 cm lebar (l) = 12 cm tinggi (t) = 8 cm : volume = . dan tinggi 8 cm. Sehingga satuan yang biasa digunakan untuk menyatakan volume antara lain cm3. lebar 1cm. Angka satu biasanya tidak ditulis. 8 cm 16 cm 10 cm b 7 cm 12 cm e.? = p∞ l∞t = 15 cm ∞ 12 cm ∞ 8 cm = 1. lebar 12 cm.. maka volume balok adalah: V = 1 cm ∞ 1 cm ∞ 1 cm = 1 cm3 1 cm3 dibaca satu sentimeter kubik. dm3. dan tingginya 1 cm.440 cm3 8 cm 15 cm 12 cm Mari Berlatih 1.

lebar 10 cm.8 dm. Berapa volume balok tersebut? Sebuah balok memiliki panjang 2. Dan setiap naik satu tingkat dibagi 1000 atau dikali 1 1000 20 c 3 cm f. Berapa cm lebar dari balok tersebut jika panjangnya 8 dm dan tinggi 6 dm? Hubungan antarsatuan-satuan volume Untuk memudahkan kamu memahami dan menentukan volume. pelajari hubungan antarsatuan volume di bawah ini. Balok tersebut memiliki lebar 8 cm dan tinggi 6 cm.6 cm 7 cm g. 3. dan tinggi 4 cm. Berapa volume balok tersebut? Sebuah balok memiliki volume sebesar 336 cm3. dan tinggi 6 cm. lebar 6 cm. km3 hm3 dam3 m3 dm3 cm3 mm3 Perhatikan panah penunjuk! Setiap turun satu tingkat dikali 1000. 4. 5. Berapa panjang dari balok tersebut? Sebuah balok memiliki luas permukaan sebesar 192 dm3. 8 cm 16 cm 4 cm 4 cm 2. m c. 6 cm Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 109 . Sebuah balok memiliki panjang 25 cm.

000 ml 1 cm3 Contoh: a.000 ml = 1.. cm3 b. dm3 110 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 2 l = ... dm3 c... 1 dl = .000 l 4l = 400 cl 12 hl = 1. 2 l + 3 hm3 + 4 dam3 = .Harus Kamu Ingat 1 km3 = 1 km ∞ 1 km ∞ 1 km = 10 hm ∞ 10 hm ∞ 10 hm = 1000 hm3 = 1 hm ∞ 1 hm ∞ 1 hm = 10 dam ∞ 10 dam ∞ 10 dam = 1000 dam3 = 1 dam ∞ 1 dam ∞ 1 dam = 10 m ∞ 10 m ∞ 10 m = 1000 m3 = 1 m ∞ 1 m ∞ 1m = 10 dm ∞ 10 dm ∞ 10 dm = 1000 dm3 = 1 dm ∞ 1 dm ∞ 1 dm = 10 cm ∞ 10 cm ∞ 10 cm = 1000 cm3 = 1 cm ∞ 1 cm ∞ 1cm = 10 mm ∞ 10 mm ∞ 10 mm = 1000 mm3 1 hm3 1 dam3 1 m3 1 dm3 1 cm3 Satuan volume lainnya: 1l = 10 dl 1 kl = 1.200 l Pahamilah hubungan antarsatuan volume di bawah ini: 1 m3 = 1 k l 1 dm3 = 1l 1l = 1 dm3 3 = 10 hl = 10 dl 1 ml = 1 cm 1 ml = 1 cc = 100 dal = 100 cl = 1 cc = 1..

lebar 3 m. 1 dl = 2 dm3 = 2 ∞ 1000 cm3 = 2. Berapa liter volume kolam tersebut? Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 111 . 2 l b.? Jawab: Volume bak = p ∞ l ∞ t = 8m∞5m∞3m = 120 m3 = 120 ∞ 1000 l = 120. c..000 l. dan tingginya 3 m. dan tinggi 2 m. lebar 5 m. Mari Berlatih Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. maka volume bak adalah 120 ∞ 1000 l = 120.Jawab: a.000 cm3 = 1 : 10 l = 0. dan 1 dm3 = 1 l.1 l = 0. Sebuah kolam berukuran panjang 4 m..1 dm3 2 l + 3 m3 + 4 dm3 = 2 dm3 +(3 ∞ 1000 dm3) + 4 dm3 = 3006 dm3 B Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Volume Kubus dan Balok Contoh: Sebuah bak penampungan air berbentuk balok memiliki ukuran panjang 8 m. Berapa liter volume bak tersebut? Cara menyelesaikannya: Diketahui: Panjang (p) = 8 m Lebar (l) =5m Tinggi (t) = 3 m Ditanya : Volume bak = .000 l Karena 1 m3 = 1000 dm3.

Berapa liter gabah yang disimpan Bu Giman jika tempat tersebut diisi penuh? 3. Dalam menghadapi musim tanam. jika diisi sampai penuh? 112 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . lebar 30 cm. Hitunglah volume kardus tersebut? Bu Giman seorang petani. lebar 40 cm. Berapa volume bak mandi tersebut dalam cc? Volume sebuah buku adalah 480 cm3. Ayah membuat bak mandi berbentuk balok. 4. Buktikan jika kamu mampu! 1.2. Bu Giman menyimpan gabah bibit padi di dalam suatu tempat yang berbentuk balok. 3.5m. l = 15 m dan kedalaman kolam tersebut 2 m. Pak Amir memiliki 10 buah balok kayu dengan panjang 2. Berapakah volume kayu Pak Amir itu? Bak mandi di rumahmu berbentuk kubus dengan panjang sisi 60 cm.8 m. Berapa liter isi kolam renang tersebut. lebar 2 m. Panjang balok 2. Berapa tebal buku itu? Pak Bambang membeli televisi yang ditempatkan dalam sebuah kardus berbentuk kubus. 5. 2. Panjang rusuk kardus adalah 80 cm. Panjang bak mandi adalah 90 cm. dan tingginya 25 cm.5 m. dan dalamnya 60 cm. Panjangnya 20 cm dan lebarnya 12 cm. dan tingginya 0. Berapakah isi bak mandi di rumahmu itu? Kolam renang milik Pak Yunus berukuran p = 60 m .

Mengenal dan menentukan volume kubus. karena memiliki ukuran (p).3 b. maka volume kubus adalah .3 3. 1. Jika panjang rusuk kubus 12 cm. I. (l).. 3751. ibu membeli lagi 5.Rangkuman • • • • • • Balok dan kubus merupakan bangun ruang. atau d di depan jawaban yang paling tepat! 4 m3 – 250 liter + 1.5 2. d. Sekarang aku mampu • • • Mengenal dan menentukan volume balok. 1.1 c.. 3575. 1. Kubus merupakan balok yang memiliki ukuran sisi yang sama.5 liter untuk keperluan pesta. Minyak Ibu sekarang ada .278 Ibu mempunyai minyak goreng 7.500 cm3 = . Berilah tanda silang (X) pad huruf a.5 b. dan tinggi (t). 1.7 c.8 liter..3 d. Satuan isi untuk volume bangun ruang adalah kubik. c. 1. cm3.. 144 c. 2. b. Bangun ruang disebut juga bangun tiga dimensi. a.728 b.440 d. Volume kubus menggunakan rumus : V = (s ∞ s ∞ s). Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 113 . liter. 3755.. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan volume balok dan kubus. 13. liter a. a. 12.1 3715.. Menghitung volume balok menggunakan rumus: V = (p ∞ l ∞t).

5 m. 12. 10 c.3 cm 114 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .4.. p ∞ l ∞ t c. a.. a. Panjang AB = 240 cm. 6.20 c. 10. Rumus menghitung volume kubus adalah …. 11. 100 d. Volume bak mandi adalah…. 11. 1. r ∞ r b. 6 dm d. 0..000 cm3 B c. Sebuah kubus mempunyai volume 216 dm3. c. 1 a.5 m. b. dan CG = 50 cm.. 6. C a.000 cm3 b. 36 dm c. 6 ∞ s ∞ s d. 5 9.000 m3 H E D A 5..5 dm samping adalah .. 53.35 m c 2. s ∞ s ∞ s Rumus untuk menghitung volume balok adalah …. BC = 0. 11. 10. r ∞ r ∞ t 2 Volum balok pada gambar di 3 1.. 11.. Panjang rusuk kubus itu adalah ….6 dam b. 8. Volume bangun tersebut adalah F . a.000 cm3 G 7.000 m3 b. 6 ∞ r ∞ r c. (a ∞ b ) + t 2 1 b. Jaring-jaring balok ditunjukkan gambar . cm a.30 b. 0. ∞a∞t d. 0.25 d.000 cm3 d. a. 06 dm Sebuah bak mandi berukuran 2 m ∞ 2 m ∞ 2. d . 600.

m3 4 10 cm Volume balok di samping adalah … cm3. 6. Panjang balok 15 cm dan lebar 6 cm. 25 cm Volume kubus di samping adalah … dm3. Volume kardus TV itu adalah … dm3. lebar 10 cm. Jumlah kubus satuan pada bangun di samping adalah . Volume kubus di samping adalah …cm3. 8 cm 18 cm 3. 4. 1. 5. 10. 2... 8. Panjang rusuk kubus 39 cm. Sebuah kardus TV berbentuk kubus dengan panjang sisinya 90 cm. 7 cm 7. Volume sebuah balok 810 cm3.. Tinggi balok adalah … cm. Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat! 3 1 dam3 = . Volume kubus adalah … dm3 Volume balok dengan ukuran panjang 15 dm.II.. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 115 . 1 dm3 + 45 cm3 = … cl 2 9. dan tinggi 7 dm adalah … dm3.

9 dm 16 dm Berapa dm 3 volume bangun ruang gabungan di samping? 6 dm 5 dm 116 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . lebar 5 m. berapakah tinggi bak tersebut? 9 dam 5. 2. Berapa volume dm3 bak mandi ? Berapa volume bangun di samping jika panjang rusuknya 18 cm? 3. 20 cm 5c m 50 cm 10 cm Perhatikan gambar di samping! Berapa volume bangun di samping? 30 cm 4. dan tinggi 50 cm. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1.000 liter.III. Jika volume bak adalah 100. lebar 60 cm. Sebuah bak mandi dengan ukuran panjang 80 cm. Perhatikan gambar di samping! Panjang bak mandi itu adalah 8 m.

Bilangan 1 disebut pecahan biasa. Mari kita pelajari dengan cermat pembahasan pada bab ini! 2 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 117 . 0. Masih ingatkah kamu istilah pembilang dan penyebut dalam pecahan? Bilangan pecahan ada yang disebut bilangan pecahan biasa. Bilangan pecahan adalah bilangan yang dinyatakan dalam bentuk perbandingan. Pada pembelajaran kali ini kamu akan mempelajari tentang bilangan pecahan. Bagaimana cara mengerjakan operasi hitung pada bilangan pecahan.5 disebut pecahan desimal.Bab 8 Operasi Hitung Pecahan Pernahkah kamu melihat ibumu memotong kue? Berapa bagian potongan kue tersebut? Tiap-tiap potongan kue itu merupakan pecahan dari kue yang ibu potong. dan 55 % disebut pecahan persen. dan pecahan persen (per seratus). Kita ketahui jika sebuah bilangan pecahan a b artinya a : b (dibaca a berbanding b atau dibaca a per b). pecahan desimal.

Peta Konsep Mengubah pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan sebaliknya Mengubah terdiri atas dan mengurutkan pecahan Mengubah pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya Mengurutkan dan membandingkan pecahan meliputi Operasi hitung penjumlahan berbagai macam pecahan. pecahan biasa dan campuran Operasi hitung pengurangan berbagai macam pecahan. pecahan biasa dan campuran Operasi hitung pembagian berbagai macam pecahan. pecahan biasa dan campuran Penyelesaian masalah yang berhubungan dengan operasi hitung pecahan Operasi Hitung Pecahan terdiri Operasi hitung atas berbagai macam pecahan Pecahan dalam perbandingan dan skala terdiri atas Pecahan dalam operasi hitung perbandingan Pecahan dalam operasi hitung skala 118 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . pecahan biasa dan campuran Operasi hitung perkalian berbagai macam pecahan.

Pahamilah perubahan pecahan menjadi persen di bawah ini! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 119 . Persen dilambangkan dengan % Contoh: 2% = 5% = 10 % = 2 100 5 100 10 100 Cara mengubah pecahan biasa ke dalam bentuk persen. Mengubah pecahan ke dalam bentuk persen Pernahkah kamu mendengar kata persen? Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar dan menemukan istilah persen. dan lain-lain. karena persen merupakan per seratus ( lihat contoh di atas). Belanja di Toko Murah selalu memberikan diskon sebesar 10 persen (10 %). adik. misalnya koperasi menetapkan bunga pinjamannya sebesar 2 persen (2 %). yaitu dengan cara mengubah penyebut pecahan tersebut menjadi 100. Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Persen dan Sebaliknya a. dan aku. Persen sebenarnya merupakan bilangan pecahan (bilangan yang memiliki pembilang dan penyebut). Berapa bagian kue yang akan kami terima masingmasing jika ibu membagi kue tersebut sama besar? A Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Desimal dan Persen serta Kebalikannya 1.Perhatikan gambar di samping! Ibu akan membagikan sebuah kue tart untuk ayah. kakak.

maka penyebut tersebut harus dikalikan kepada 20 (5 ∞ 20 = 100). maka penyebut harus dikalikan kepada 50 (2 ∞ 50 = 100).1 2 = … = 100 50 100 Caranya: Karena penyebut pecahan (2) ingin jadi 100. sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan bilangan yang sama (4 ∞ 20 = 80) sehingga 4 = 80 % Dengan cara lain: Angka 100 dibagi dengan penyebut (100 : 5 = 20) kemudian pembilang dikalikan dengan hasil bagi penyebut (4 ∞ 20 = 80) 5 4 5 = … = 100 80 100 4 5 ∞ 100 = 80 % 120 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan bilangan yang sama (1 ∞ 25) sehingga 1 = 25 % 4 2 1 2 ∞ 100 = 50 % 1 4 = … = 100 25 100 1 4 ∞ 100 = 25 % Dengan cara lain: Angka 100 dibagi dengan penyebut (100 : 4 = 25) kemudian pembilang dikalikan dengan hasil bagi penyebut (1 ∞ 25 = 25). sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan bilangan yang sama (1 ∞ 50) sehingga 1 = 50 % Dengan cara lain: Angka 100 dibagi dengan penyebut (100 : 2 = 50) kemudian pembilang dikalikan dengan hasil bagi penyebut (1 ∞ 50 = 50) Caranya: Karena penyebut pecahan (4) ingin jadi 100. maka penyebut harus dikalikan kepada 25 (4 ∞ 25 = 100). sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan bilangan yang sama (3 ∞ 25 = 75) sehingga 3 = 75 % 4 3 4 = … = 100 75 100 3 4 ∞ 100 = 75 % Dengan cara lain: Angka 100 dibagi dengan penyebut (100 : 4 = 25) kemudian pembilang dikalikan dengan hasil bagi penyebut (3 ∞ 25 = 75) Caranya: Karena penyebut pecahan (5) ingin jadi 100. maka penyebut harus dikalikan kepada 25 (4 ∞ 25 = 100). Caranya: Karena penyebut pecahan (4) ingin jadi 100.

a. Bagi pembilang maupun penyebut dengan bilangan pembagi tersebut. maka kedua bilangan 75 dan 100 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh bilangan 25. maka kedua bilangan 80 dan 100 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh bilangan 20. Dari bentuk persen diubah dulu menjadi pecahan biasa (per seratus). Menjadi 80 : 20 = 4 (pembilang) 100 : 20 = 5 (penyebut) 4 Jadi. maka kedua bilangan 25 dan 100 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh bilangan 25 Menjadi 25 : 25 = 1 (pembilang) 100 : 25 = 4 (penyebut) 1 Jadi. 25 % = 4 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 121 . b. 75 % = 4 Pembagi terbesar dari 80 dan 100 adalah 20. 80 % = 5 Contoh 3: 25% = 25% = … … 1 4 Pembagi terbesar dari 25 dan 100 adalah 25. Mengubah persen ke bentuk pecahan biasa Mengubah persen ke dalam bentuk pecahan biasa dilakukan dengan cara sebagai berikut. Menjadi 75 : 25 = 3 (pembilang) 100 : 25 = 4 (penyebut) 3 Jadi.b. Taksir atau cari pembagi terbesar dari bilangan pembilang dan penyebut. Contoh 1: 75% = 75% = … … 3 4 Contoh 2: 80% = 80% = … … 4 5 Pembagi terbesar dari 75 dan 100 adalah 25. c.

% = . % = .. 9.. % = .... untuk mengubah pecahan menjadi desimal dengan jalan pembilang dibagi penyebut. Jadi. 150 % = … … … … 5. Ubahlah pecahan berikut ini ke dalam bentuk persen! 1. 75 % = 10. 2 4 4 5 3 4 2 5 3 6 = . bahwa ( per = bagi). 80 % = … … … … 2. % Ubahlah bilangan persen berikut ini ke dalam bentuk pecahan biasa! … … 1. % 6.. 8... 1) Dengan cara dibagi (bagi kurung)..... Ingat.. Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Desimal dan Sebaliknya a. 3. 25 % = 8. 4. 175 % = … … 2. 120 % = … … … … 4. b..Mari Berlatih a. 60 % = 9.. 20 % = 6.. % = . 5. 90 % = … … … … 3. 7. 2. % = . 10. 122 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . % = . 40 % = 7... 4 8 1 4 3 5 1 5 5 10 = . Mengubah pecahan ke dalam bentuk desimal Mengubah pecahan biasa ke dalam bilangan desimal dapat dilakukan dengan dua cara berikut.. % = . % = ..

Dengan cara mengubah penyebut menjadi 10.25? Amatilah contoh 4 pembagian di samping ini! b. Jadi. 7.5. 5 1 Jadi.25 4 100 8 20 20 0 Caranya: 1 Pecahan sama dengan 1 : 4. 4 100 maka sekarang menjadi pecahan 1 = 0. Ingat.5 10 Mari Berlatih Ubahlah pecahan-pecahan berikut menjadi bilangan desimal. maka pembilang pun harus dikalikan pada 1 25 = = 0. gunakan cara pertama dan kedua agar kamu dapat memahaminya! 1. 8. atau 1000.25 0.Contoh: 1 4 = 0. atau per seribu. 1 = 2 5 = 0. = 0.5 2 Coba kamu jelaskan bagaimana terjadinya contoh di samping. per seratus. 3 6 4 5 2 8 = = = … … … Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 123 . Mengapa 1 = 0. 2. Contoh: Caranya: Penyebut dijadikan 10 ( 2 ∞ 5 = 10) karena penyebut dikalikan dengan bilangan 5. dapatkah 4 bilangan 1 : 4? Apabila yang dibagi lebih kecil daripada yang membagi. 2 4 3 4 2 5 = = = … … … 6. bahwa bilangan desimal merupakan bilangan per sepuluh. 3. 100. (1 ∞ 5 = 5). maka tambahkan angka 0 dan naikkan koma sehingga akan membentuk bilangan desimal.25 bilangan yang sama (5).

5 = 2 Mari Berlatih Ubahlah bilangan desimal berikut ini ke dalam bentuk pecahan biasa! … … … … 1.5 sama dengan pecahan untuk 5 menyederhanakan pecahan 10 . 10.4. 0. 5.5 = … = … 6. 0.5 = Bilangan desimal 0.35 = … = … … … … … 5. 0.125 = = 10. perseratus. 0.4 = … = … 7. 0. 0. 0. 0.2 = = … … … … … … … … 4. 0. 1 Jadi. Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa caranya hampir sama dengan cara yang kedua dalam mengubah pecahan biasa menjadi desimal ( diubah menjadi per sepuluh.8 = … = … … … … … 3. 1 5 3 5 = = … … 9. 1 4 3 8 = = … … b.5 = 1 2 5 1 = 10 2 0. sehingga pembilang (5 : 5 = 1) dan penyebut (10 : 5 = 2).6 = … = … … … … … 2.25 = = 8.45 = = … … … … 124 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . perseribu) kemudian pembilang dan penyebut dibagi dengan angka yang sama. maka pembilang dan penyebut dibagi dengan bilangan yang sama (bilangan terbesar yang dapat membagi keduanya) yaitu bilangan 5. 0.75 = … = … 9. 0. Contoh: 0.

.75 = 0. 10.25 100 Bilangan persen diubah menjadi per seratus dan untuk menjadikan bilangan desimal hanya tinggal menentukan angka di belakang koma.42 =…% = …% =…% =…% =…% Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 125 .. Mengubah desimal ke dalam bentuk persen Cara 1: 0..35 % 0.04 = 25 = 0. 8. 0. 0.. .75 0. 7.. 9. . Mengubah persen ke dalam bilangan desimal 50 50% = 100 = 0.28 0. .. Mengubah Desimal Ke dalam Bentuk Persen dan Sebaliknya a.5 = 4. Cara 2: 0..2 0. kemudian dikalikan dengan 100 %.15 0. % % % % % 6. Agar lebih jelas.3 = = = = = . Ingatlah per seratus sama dengan persen. Mari Berlatih Ubahlah bilangan desimal berikut ini ke dalam bentuk persen! 1. 2.5 = 75 = 75 % 100 5 50 = = 50 % 10 100 Bilangan desimal diubah dulu menjadi pecahan per sepuluh atau per seratus. 5.55 0.45 0... Agar lebih jelas perhatikanlah contoh di samping ini.5 4% 25 4 = 100 = 0. perhatikanlah contoh di samping! b.. 3.6 0.75 = 5 ∞ 100 % = 50 % 10 75 ∞ 100 % = 75 % 100 Bilangan desimal diubah menjadi pecahan per sepuluh atau per seratus.3. 4..

2 .. 7.000. . 4. 10. 5 . Setelah diubah kemudian diurutkan dilihat dari pembilangnya.. 9... 5 . 3 2 3 8 4 Mengurutkan dan membandingkan pecahan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. a. 18 24 24 24 24 12 . 3.. Mengurutkan dan Membandingkan Pecahan a. Ubahlah pecahan-pecahan tersebut menjadi pecahan yang semua penyebutnya sama. 18 24 24 24 24 1..Ubahlah persen di bawah ini ke dalam bentuk pecahan desimal! 1. 2 . . 5. .. 15 . 1.00. Mengurutkan pecahan Perhatikanlah contoh di bawah ini! Urutkanlah pecahan-pecahan di bawah ini dari yang terkecil sampai terbesar! 1 . 30% 45% 55% 95 % 7% =… =… =… =… =… Buktikan jika kamu mampu! Seorang pedagang mempunyai modal Rp500. 3 2 3 8 4 12 . 70 % 65 % 4% 5% 85 % = = = = = . 2. Setelah laku semua barang dagangannya. 16 . 15 . Mengubah pecahan dengan menyamakan penyebutnya. 8.. ternyata ia mendapat untung 20 % dari jumlah modal yang dimilikinya. Berapakah jumlah uang pedagang itu sekarang? 4.. a. Berapakah keuntungan pedagang itu? 2. 16 . 6. 126 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . . Mengubah pecahan ke dalam bentuk desimal. b. Cara 1 1 .. 2.

63 0.75 0.5 < 0. = . 2 . Bandingkan kedua pecahan tersebut dilihat dari besar kecilnya bilangan desimal.67. 0. 3 2 8 3 4 2. 5. Ubahlah pecahan tersebut menjadi penyebut yang sama Bandingkan pecahan tersebut menurut besar kecilnya angka pembilang. 2 3 8 3 4 1. 5 . 0. 2 .67. Membandingkan pecahan Cara membandingkan pecahan sama dengan mengurutkan pecahan. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 127 . Pecahan diubah menjadi bilangan desimal. 0. Setelah diubah kemudian diurutkan dilihat dari besarnya desimal. 0.b. yaitu dengan menyamakan penyebutnya atau dengan mengubah menjadi bilangan desimal atau bisa juga dengan menggunakan garis bilangan pecahan. Ubahlah pecahan tersebut menjadi bilangan desimal. 2. dan > untuk membandingkan pecahan berikut ini! Cara 1 1 … 2 4 … 8 1 < 2 5 8 5 8 5 8 1.63.5. 0. Gunakan tanda < . 0.63.5 … 0. b.5. 0. Cara 2 1 . Cara 2 1 2 … 5 8 0.63 1 < 5 2 8 1. 2.75 1 .

2 4 2 4 2 4 . . 1 . 3 8 4 4. 1 3 3 4 … … 4 8 4 8 B Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan 1. 1 . 2 . 3 3 8 4 . Penjumlahan Pecahan a. 1 2 3 . 2 . 1 2 3 6 2 4 … … … 5 8 1 8 5 6 4. 3 8 4 . 2. 5. . Urutkanlah pecahan berikut ini dari yang terkecil hingga terbesar! 1. Pahamilah contoh di samping ini! 128 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 3 3 8 4 . 1 . 2 . b. = . 1 2 3 . 2 4 2 4 . 2. 3. dan >! 1. 5.Mari Berlatih a. operasi penjumlahannya hanya menjumlahkan pembilangnya saja. 3 3 8 4 Bandingkan pecahan berikut ini dengan menggunakan tanda < . Penjumlahan pecahan biasa Contoh: 2 1 + = 4 4 2 4 … … 3 4 + 1 = 4 Menjumlahkan pecahan yang telah sama penyebutnya. 3.

maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yang sama. 10. 2 6 . 8. 7. Apabila penyebut dikalikan pada suatu bilangan. Perhatikan contoh berikut ini! Contoh: 2 3 1 = 4 … … + Caranya: 1. operasi penjumlahannya terlebih dahulu harus menyamakan penyebutnya. 2. KPK penyebut dari pecahan di samping adalah ( 12) 2. 9. 5. 4. Ubahlah menjadi pecahan yang penyebutnya sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebut. + + + + + = … … = … … = … … = … … = … … b. Penjumlahan pecahan campuran Pecahan campuran adalah bilangan yang terdiri atas bilangan asli dan bilangan pecahan seperti berikut: 2 3 1 1 3 . 3. 3 5 1 6 3 5 3 5 3 5 2 5 4 6 2 5 2 5 2 5 … … … … … … … … … … 3 4 2 3 3 5 4 5 3 8 1 5 4 7 4 8 2 6 2 3 + + + + + = = = = = 6.Menjumlahkan pecahan yang tidak sama penyebutnya. (2 ∞ 4 = 8 dan 1 ∞ 3 = 3) 8 + 12 3 = 12 11 12 Mari Berlatih Hitunglah penjumlahan pecahan berikut ini! 1. karena pecahan tidak bisa dijumlahkan apabila penyebutnya tidak sama. dan 3 2 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 129 .

2 1 6 1 18 4 22 10 5 1 4 + 3 = 4 + 3 = 12 + 12 = 12 = 1 12 = 1 6 1 2 73 5 12 25 48 13 1 4 + 2 5 = + = + = 20 = 3 4 5 20 20 20 Penjumlahan pecahan campuran bisa juga dilakukan penjumlahan bilangan asli tambah bilangan asli dan pecahan ditambah pecahan. 1 2 1 + 4 3 =… 1 2 + 2 =… 4 5 Cara pengerjaan: a. b. Contoh: a. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Untuk contoh di atas pengerjaannya adalah: a. 1 b. 1 2 3 +1 =… 5 4 2 3 3 + =… 3 5 2 6 7. 8. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya.Operasi hitung penjumlahan pecahan campuran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 4. Jumlahkan pecahan tersebut seperti penjumlahan pecahan biasa. Boleh kamu coba contoh di atas! Mari Berlatih Hitunglah pecahan campuran berikut ini! 2 2 2 2 1. 3. 1 +2 =… 3 5 3 5 2. b. e. c. Hasil dari penjumlahan pecahan kemudian disederhanakan. 2 2 4 + =… 4 6 1 2 1 + 2 =… 3 8 2 2 3 3 +1 5 =… + 2 1 =… 5 2 2 +2 =… 3 5 1 4 3 +1 =… 8 4 130 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 9. 5. 10. d. 2 + =… 6.

maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yang sama. Perhatikan contoh di samping ini! Mengurangkan pecahan yang tidak sama penyebutnya. operasi pengurangannya hanya mengurangi pembilangnya. Perhatikan contoh berikut ini! Contoh: 2 3 1 = 4 … … – Caranya: 1. terlebih dahulu harus menyamakan penyebutnya. 8. Pengurangan Pecahan a. 2. 2. 3 4 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 131 . Apabila penyebut dikalikan pada suatu bilangan. 3 5 4 6 – – – 2 = 5 2 = 6 2 = 4 … … … … … … 6. 7.2. Pengurangan pecahan biasa Contoh: 2 4 2 4 1 = 4 1 = 4 … … 1 4 – – Mengurangkan pecahan yang telah sama penyebutnya. karena pecahan tidak bisa dikurangi apabila penyebutnya tidak sama. Ubahlah menjadi pecahan yang penyebutnya sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebutnya (12). 3 4 2 3 4 5 – – – 1 = 5 3 = 7 3 = 8 … … … … … … 3. 6 3 – = 12 12 3 12 Mari Berlatih Hitunglah pengurangan pecahan berikut ini! 1.

3 5 4 5 – – 2 = 4 3 = 6 … … … … 9.4. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya. 2 1 – = … 4 3 2 1 2 –1 = … 5 4 1 Cara pengerjaan: a. Untuk contoh di atas pengerjaannya adalah: a. dan 1 3 2 Operasi hitung pengurangan pecahan campuran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. b. 1 14 2 2 1 6 1 18 4 1 – = – = – = =1 = 1 12 12 4 3 4 3 12 12 6 17 45 2 9 7 28 2 1 – 1 = – = – = 20 20 5 4 5 20 4 Pengurangan pecahan campuran bisa juga dilakukan pengurangan bilangan asli dengan bilangan asli dan pecahan dikurangi pecahan. Hasil dari pengurangan pecahan kemudian disederhanakan. 2 1 3 . Boleh kamu coba contoh di atas. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.6 2 3 . Contoh: a. c. 10. 3 – 5 5 – 8 2 6 2 4 = = … … … … b. Pengurangan pecahan campuran Pecahan campuran adalah bilangan yang terdiri atas bilangan asli dan bilangan pecahan seperti berikut ini. b. Lakukan pengurangan pecahan tersebut seperti pecahan biasa. d. e. 5. b. 132 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

Perkalian Pecahan Biasa dengan Pecahan Biasa Operasi hitung perkalian pecahan biasa dengan pecahan biasa dilakukan dengan cara langsung mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. 5. Contoh: 3 4 4 8 ∞ ∞ 2 3∞2 6 = = 5 4∞5 20 3 4∞3 12 = = 4 8∞4 32 Perkalian pada pecahan yaitu: pembilang ∞ pembilang penyebut ∞ penyebut Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 133 . 2. 7. 4. 8. 3.Mari Berlatih Hitunglah pengurangan pecahan campuran berikut ini! 1. 2 2 1 3 1 2 2 –1 =… 3 5 2 – 4 1 – 3 4 =… 6 2 =… 8 2 2 3 –1 =… 5 4 3 3 1 3 2 – 1 =… 5 3 1 2 –2 =… 5 6 2 – 3 4 =… 5 2 2 – 1 =… 5 3 4 3 – 8 4 =… C Perkalian dan Pembagian Pecahan 1. 2 2 2 – 3 5 =… 6. 10. 9.

3. 4 ∞ 3 6 = 12 4∞3 = 6 = 2 6 134 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .Mari Berlatih Hitunglah perkalian pecahan berikut ini! … 3 …∞… …∞… 2 2 4 1. 3 8 5 6 4 7 1 6 … … … … … … … … … … ∞ 4 5 … …∞… = …∞… = … 7. Perkalian Pecahan Biasa dengan Bilangan Bulat Contoh: a. 8. ∞ 3 = = 2 = 1 2 2 2 a. 1 ∞ 3 2 =… 3 b. ∞ 4 = = … 6. 5. 10. 6 8 2 6 6 9 ∞ ∞ ∞ …∞… 1 = = …∞… 5 …∞… 3 = …∞… = 4 …∞… 3 = …∞… = 4 3 …∞… … ∞ 4 = = …∞… … 2 ∞ 3 3 ∞ 5 …∞… … = …∞… = … = … …∞… = … …∞… …∞… 3 2 ∞ = …∞… = 4 7 2. 4. 4 ∞ 6 = … Jawab: 3 1∞3 1 1 a. 9. ∞ = = …∞… …∞… 5 6 6 2.

Mari Berlatih
Kerjakan perkalian pecahan berikut ini! 1. 2. 3. 4. 5.
4 3 ∞ 6 …∞… … =… ∞ … = … = … …∞… … =… ∞ … = … = … …∞… … 4 ∞ 5= = =… …∞… … 6 5 …∞… … ∞ 4= = =… 8 …∞… … …∞… … 3 ∞ 3= = =… 6 …∞… … …∞… … 4 ∞ 6 = …∞… = =… … 7 …∞… … 4 ∞ 5 = …∞… = =… … 6

6. 7. 8. 9. 10.

4 ∞

2 5

…∞… … 2 5 ∞ 6 =… ∞ … = … = …

2 ∞ 4 ∞

…∞… … 4 = = =… … ∞… … 8 …∞… … 6 = = =… …∞… … 8

3. Perkalian Pecahan Campuran
Operasi hitung perkalian pecahan campuran pada prinsipnya hampir sama dengan perkalian pecahan biasa. Hal yang perlu diingat adalah cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Contoh: 2 1 a. ∞ 3 =… 5 2 b. 2 Jawab: a. b.
2 1 1 17 1 ∞ 17 17 7 ∞ 3 = ∞ = = =1 5 2 2 5 2∞5 10 10 7 3 2 11 17 11 ∞ 17 187 2 ∞ 3 = ∞ = 4 ∞ 5 = 20 = 9 20 4 5 4 5 2 3 ∞ 3 =… 5 4

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

135

Mari Berlatih
Hitunglah perkalian pecahan di bawah ini! 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 2 2 3 1 4 4 2
2 6

6 8

…∞… = …∞…

=

… … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

=… =… =… =… =… =… =… =… =… =…

6 …∞… 3 ∞ 2 8 = …∞… = 5 2 6 3 4 2 4 2 5 3 7 4 7 5 6 3 7

∞ 3 ∞

6 …∞… = = 8 …∞… 3 6 …∞… = …∞… =

…∞… 4 ∞ 2 5 = …∞… =

3 6

=

…∞… = …∞…

∞ 2 ∞ 3

…∞… 6 = …∞… = 8 …∞… 2 = …∞… = 3

…∞… 3 ∞ 2 5 = …∞… =

∞ 2

2 = 3

…∞… = …∞…

4. Pembagian Pecahan Biasa
Operasi pembagian dalam pecahan dikerjakan dengan cara perkalian setelah pecahan pembagi ditukar/dibalikkan antara pembilang dan penyebut.

136

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

Contoh: a. b.
3 4 4 6

: :

2 =… 5 3 =… 5

Jawab: a. b.
3 4 4 6

: :

2 3 5 15 7 = ∞ = =1 5 4 2 8 8 3 = 5 4 5 20 2 1 ∞ = =1 =1 6 3 18 18 9

Mari Berlatih
Kerjakanlah soal-soal pembagian pecahan berikut ini! 1. 2. 3. 4. 5.
3 6 4 6 3 8 4 6 3 5

:

4 5

=… =… =… =… =…

6. 7. 8. 9. 10.

3 4 3 7 4 6 3 7 4 6

: : : : :

5 9 4 5 3 5 4 6 2 5

=… =… =… =… =…

: 3 7 : 4 5 : 3 5 : 4 7

5. Pembagian Pecahan Campuran
Operasi pembagian dalam pecahan campuran dikerjakan dengan cara perkalian, setelah pecahan pembagi ditukar/dibalikkan antara pembilang dan penyebut. Ingat ubah terlebih dahulu pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

137

9. 5. Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan Operasi Hitung Pecahan Dalam kegiatan sehari-hari. 2 2 11 5 55 2 7 11 3 2 : = : = ∞ = =6 4 2 8 5 8 4 4 5 90 16 8 16 32 2 3 5 4 :1 = 6 : = ∞ = 48 = 1 48 = 1 3 5 5 6 8 6 Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal pembagian pecahan berikut ini! 1. kita sering berhadapan dengan masalah yang penyelesaiannya memerlukan operasi hitung pecahan. b. 7. 3. Contohnya permasalahan di bawah ini. 2 1 3 2 2 3 : 6 4 : 6 3 : 8 4 5 =… 6. 2 4 3 :1 =… 6 5 Jawab: a.Contoh: 3 3 a. 138 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 8. 2 : =… 4 4 b. 2. 4. 2 3 2 3 2 3 5 : 2 =… 4 9 4 3 : 1 =… 5 7 4 3 : 1 =… 6 5 3 4 : 2 =… 7 6 2 4 : 2 =… 5 6 3 =… 7 4 =… 5 3 4 : 1 =… 5 6 4 3 : 2 =… 7 5 6. 10.

4 dan 1 1 kg terigu dari toko.Contoh: 1. setiap anggota membawa beras sebanyak 1 kg. Berapa 2 kg beras yang terkumpul pada regu Rajawali? Jawab: Jumlah anggota Tiap anggota membawa beras Beras yang terkumpul 1 9∞1 9 1 9 ∞ 2 = 2 = 2 = 4 2 1 Jadi. kg Selesaikanlah soal-soal berikut ini dengan menggunakan operasi hitung pecahan! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 139 . beras yang terkumpul adalah 4 2 kg.. ibu membeli kg gula. 1 2 kg telur. = 9 orang 1 = kg 2 = . 2 2.. Berapa kg berat bahan yang dibeli 4 ibu? Jawab: Bahan yang dibeli ibu: Gula Telur Terigu 3 = 4 3 1 kg = 1 1 kg 2 1 = 1 kg 4 2 1 3 5 6 5 14 1 3 3 1 3 +1 +14 = 4 + + 4 = + 4 + 4 = 4 =3 4 =3 2 4 4 2 2 1 Jadi. Ketika dilaksanakan perkemahan regu Rajawali terdiri atas 9 anggota. Ketika akan membuat kue. berat semua bahan yang ibu beli adalah 3 kg.

Berapa meter kain yang dibeli ayah? 4 Dari toko ibu membeli 4 kantong plastik minyak goreng yang 1 beratnya 4 kg per kantong. Jika anggaran syukuran tersebut sebesar Rp6. dan membeli 2 kantong daging yang beratnya 1 kg per kantong. 2 dari jumlah buku tersebut telah 1 dipakai di kelas 5 dan 4 dari buku tersebut diberikan kepada adiknya. dan sisanya disimpan. 4 4 dan 1 meter kain rompi. 1 kepada adiknya. karena bilangan pecahan merupakan simbol dari perbandingan maupun skala. tentukan nilai uang dari masing-masing bagian di atas! D Pecahan dalam Perbandingan dan Skala 1.000. dan skala sangat erat kaitannya. Dalam menghadapi hari kenaikan kelas. Berapa meter tali yang dibutuhkan untuk tenda tersebut? 1 Astuti memiliki 24 buku tulis.Mari Berlatih 1. Menuliskan perbandingan Hubungan antara bilangan pecahan. Buktikan jika kamu mampu! Bu Asih bermaksud mengadakan syukuran khitanan putranya. Pecahan dalam Perbandingan a. sisanya untuk persiapan di kelas 6. 4. 140 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . dan menjual hasil 3 2 panennya. 5. perbandingan. Berapakah jumlah buku Astuti untuk persiapan di kelas 6? Pada ulang tahunnya yang ke-13 Purnama membagi-bagikan 1 kue kepada semua yang hadir.000. 3. untuk membuat baju seragam ayah membeli 1 3 meter kain baju. 3 meter kain celana.00. Berapa kg berat belanjaan ibu? Untuk mendirikan tenda perkemahan. 2 kepada teman-temannya. 1 1 dari hasil usaha suaminya. Berapa bagian kue 4 yang disimpan? 2 2. 2 Ia merencanakan anggaran untuk pesta tersebut 4 6 hasil kegiatan 1 arisan . diperlukan 6 utas tali 1 yang panjangnya masing-masing 2 2 meter.

yaitu dibagi dengan bilangan yang sama seperti contoh di atas dapat ditulis sebagai berikut: Perbandingan 21 : 28 disederhanakan menjadi 3 : 4 21 3 atau menjadi .Cobalah kamu perhatikan beberapa pernyataan berikut ini! Jumlah bola hitam ada 3 buah Jumlah bola putih ada 4 buah Jumlah semua bola ada 7 buah Bola hitam berbanding dengan bola putih = 3 : 4 atau dapat ditulis 3 4 Bola hitam berbanding dengan semua bola = 3 : 7 atau dapat ditulis 3 7 Perhatikan gambar di samping! Jumlah siswa laki-laki 21 orang Jumlah siswa perempuan 28 orang Jumlah siswa semuanya 49 orang Perbandingan siswa laki-laki dan perempuan 21 berbanding 28 atau 21 : 28 atau 21 Perbandingan siswa laki-laki dengan semua siswa 21 berbanding 49 atau 21 : 49 atau 21 49 28 Perbandingan siswa perempuan dengan semua siswa adalah 28 : 49 atau 28 49 Perbandingan merupakan pernyataan bagian dari jumlah atau kumpulan tertentu. Pernyataan perbandingan harus ditulis dengan pecahan yang sangat sederhana. Cara menyederhanakan perbandingan sama halnya dengan menyederhanakan pecahan. 28 4 Perbandingan 21 : 49 disederhanakan menjadi 3 : 7 3 atau 21 menjadi . 7 29 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 141 .

.. b..... . Operasi hitung perbandingan Perhatikanlah kalimat perbandingan berikut ini! Contoh: Perbandingan kelereng Rudi dan Arman adalah 7 : 8... : .. atau Bintang hitam dengan bintang putih =. jumlah kelereng masing-masing Rudi dan Arman adalah 35 dan 40.... : .. : ... Berapakah jumlah kelereng masingmasing Rudi dan Arman? Jawab: Perbandingan kelereng Rudi dan Arman adalah 7 : 8.Mari Berlatih Buatlah kalimat perbandingan seperti contoh di atas dari gambar dan pernyataan di bawah ini! Bintang putih dengan semua bintang Bintang putih dengan bintang hitam = ..... : .... . jumlah kelereng mereka ada 75 buah. atau … … … … … … … … Bintang hitam dengan semua bintang = .. atau 49 40 32 15 72 60 : : : : : : 35 60 56 60 40 80 disederhanakan menjadi disederhanakan menjadi disederhanakan menjadi disederhanakan menjadi disederhanakan menjadi disederhanakan menjadi ... Jumlah perbandingan 15 Jumlah kelereng semuanya ada 75 7 Jumlah kelereng Rudi = ∞ 75 = 35 15 8 Jumlah kelereng Arman = ∞ 75 = 40 15 Jadi. atau = ... 142 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . .. ... : . : ...... : . .. : . : . : .....

000.000 : 100. Misalnya.000. atau pada atlas. 1 : 200. 1 : 100. Perbandingan uang Risma dan Annisa adalah 6 : 9.000. Jika jumlah usia keduanya 84 tahun. Perbandingan buku Rudi dan Fikri adalah 2 : 3. Umpamanya skala 1 : 2.000. Jadi. Saat kita mengamati peta yang tergantung di dinding. dan seterusnya. Jika disederhanakan.500.Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan benar! 1. di setiap sudut peta tersebut selalu tertulis kata skala yang disertai angka yang merupakan perbandingan.500. Hal ini karena ketiganya memiliki simbol (tanda) yang sama.500. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 143 . berapa perbandingan usia ayah dan paman? 3. Skala Skala. berapakah jumlah buku Rudi dan Fikri masing-masing? 2.000. Jika jumlah buku mereka semuanya ada 35 buah.000 cm apabila dijadikan ukuran dalam km menjadi 2. Agustin memiliki buku 63 buah.500. perbandingan.000 = 2. setiap 1 cm pada peta berjarak 25 km jarak yang sebenarnya. dan pecahan mempunyai hubungan yang erat. skala 1 : 2. Usia ayah dan paman 45 berbanding 40. 1 : 2. Berapakah perbandingan yang paling sederhana dari buku Feri dan Agustin? 5. berapakah usia masing-masing? 2. Feri memiliki buku 45 buah. Perbandingan usia Ayah dan Ibu 4 : 3. Jumlah tabungan Risma dan Annisa sebesar Rp750.000 = 25 km. yaitu tanda bagi ( : ). sehingga 1 cm menjadi 1 ∞ 2. Skala banyak digunakan dalam atlas maupun dalam menggambar sesuatu yang bentuk aslinya berukuran besar seperti lapangan atau bangunan.00. Berapakah besar uang Risma dan Annisa masing-masing? 4. Skala biasanya ditetapkan dalam ukuran cm sehingga 1 cm pada peta dikalikan pada skala yang telah ditetapkan.500.

000 = 4 cm = .000.000 cm.000.000 menjadi 80 km.000 sehingga 8..? Jarak sebenarnya adalah 4 ∞ 2..Perhatikan penggunaan skala berikut ini! Contoh: Pada sebuah atlas tertera skala 1 : 2.000. jarak antara kota Bandung dan Bogor sepanjang 6 cm.000.750. panjang pulau Jawa 18 cm.000. Setelah diukur. Berapa kilometer panjang pulau Jawa sebenarnya? Pada peta provinsi Jawa Barat.000. Setelah diukur dengan penggaris. jarak dari kota A ke kota B sepanjang 4 cm. Peta tersebut digambar dengan skala 1 : 1.000.000 = 8.000.000.000 : 100. Pada peta pulau Jawa di atas. Berapa kilometer jarak dari kota Bandung ke kota Bogor sebenarnya? 144 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Dari cm menjadi km adalah dengan cara membagi 100. tertera skala 1 : 4. Mari Berlatih Kerjakanlah soal-soal berikut ini! 1. Berapa kilometer jarak sebenarnya dari kota A ke kota B? Jawab: Diketahui Ditanyakan : skala jarak pada peta : jarak sebenarnya = 1 : 2. 2.

Dengan cara dibagi (bagi kurung). Jika selisih tabungan Rima dengan tabungan Indah Rp50.00. Seorang arsitektur membuat denah rumah tinggal dengan menggunakan skala 1 : 200. Berapa cm arsitektur itu menggambar sebuah kamar yang berukuran 4 m ∞ 4 m? Ruangan kelasmu berukuran 7 m ∞ 8 m. 2. Yana hendak menggambar menara tersebut menggunakan skala 1 : 10. 2. atau perseribu). • Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 145 . Dengan cara mengubah penyebut menjadi 10.000. Ingat. bahwa (bilangan desimal merupakan bilangan persepuluh. berapakah nilai masing-masing tabungan Rima dan Indah? Sebuah menara tingginya 500 m. Mengurutkan dan membandingkan pecahan dapat dilakukan dengan cara berikut. Jadi. Berapa kilometer lebar provinsi Banten sebenarnya? Buktikan jika kamu mampu! • Tabungan Rima berbanding tabungan Indah 4 : 8. Berapakah tinggi menara yang harus digambar oleh Yana? • Rangkuman • • Persen merupakan bilangan pecahan yang memiliki penyebut seratus.3. bahwa (per = bagi). 5. Mengubah pecahan ke dalam bentuk desimal. Mengubah pecahan menjadi pecahan desimal dapat dilakukan dengan dua cara. Ingat. lebar dari utara ke selatan provinsi Banten sepanjang 8 cm. Gambarlah ruangan tersebut pada bukumu dengan menggunakan skala 1 : 100! Pada peta yang berskala 1 : 1.750. 1.000. untuk mengubah pecahan menjadi desimal dengan jalan pembilang dibagi penyebut. 100. perseratus. yaitu: 1.000. 4. Mengubah pecahan dengan menyamakan penyebutnya. atau 100.

4 a. Sekarang aku mampu • • • • • • Mengubah pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan sebaliknya. atau d di depan jawaban yang paling tepat! Bilangan 1 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah . Mengurutkan dan membandingkan pecahan..• Operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan dapat dikerjakan jika penyebut kedua pecahan sama. dan pecahan campuran.4 c. d.25 0.. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung pecahan. 146 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .. b. Mengerjakan operasi hitung yang tentang perbandingan. Mengerjakan operasi hitung penjumlahan berbagai macam pecahan. pecahan biasa. 0. Operasi hitung perkalian pada bilangan pecahan dilakukan dengan cara pembilang dikali pembilang dan penyebut dikali penyebut. Berilah tanda silang (∞) pada huruf a. 0.52 1. Mengubah pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya. c. Jika dua pecahan akan dijumlahkan atau dikurangkan langkah pertama adalah menyamakan penyebut kedua pecahan tersebut. 3. b.5 0. I.

. 2 1 a. d... a. 2 : 3 b. d.. 2 : 3 b. a. 1 4 2 jika diubah menjadi bentuk persen adalah . 2 20 4 20 2 2 + = . b. Perbandingan 25 : 50 jika disederhanakan menjadi . 10 : 16 9. 0. 6 : 16 b. 5 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah . b. 6 : 10 d. Perbandingan balon merah dengan semua balon adalah . 50% 4.. c. 40% 30% d.. 5 : 6 Balon merah ada 6 dari 10 balon.. Hasil penjumlahan pecahan dari a.6 b. 4 12 Perbandingan 30 : 45 jika disederhanakan menjadi . 3 2 ∞ = .. 4 4 6 a. 0.75 jika diubah menjadi pecahan biasa adalah ..7 0. 3 4 5.. 0.4 c.. 10 a. 5 : 6 b..... 0. 3 : 5 d.. 4 2 b.. 4 6 7.... 16 c.. 1 : 2 c. 4 20% c.. 5 7 8.. 20 20 6. Pecahan 3. a 4:6 c.. 4 5 9 c.2.5 d. 1 : 2 c. a. 3 : 5 d. Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 147 . 10 d.

. 4 3 a..5 + 4 + 75% = n. n adalah . a. .. 2. 14 7 %. 0. 16 c. % = 0. 14 %... Pecahan desimal dari 66 % adalah . 33 14 33 2 2 25 .00664 c.. 3 b. 15 b. 0. b. d. 148 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . d. 0.20.10. apabila panjang gambar 4 cm.5 c. 3. a. c.. 14 a. Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat! 2 5 4 8 = .664 6.... 0.27 = ... 14 2 % 3 100 7 II. d. 4 5 12. 25 .20. 0. 16 15 2 14. 36 1 1 — n = 20 . 0. 4 m 3 11.20. 8 m d. 5 a.. 10 m c. 8.. 3 7 100 1 25 1 %.20. Pada sebuah gambar berskala 1 : 200. b.20. 33 % 3 100 3 1 %. 3 13.3 b.. adalah .. 7 100 1 2 25 %. 6 m b.1 : 0. a.. n adalah . 30 300 c. 2.0664 d. 0. maka panjang sebenarnya adalah . 0. 0. 33 7 % 100 2 25 %..64 15... d. 1.... Urutan naik bilangan-bilangan 33%.

Jumlah tabungan Risma dan Annisa sebesar Rp600. Jika uang Tono Rp50. 3 9 4 2 1 1 :1 = .000. ∞ + = . 8...00. peta tersebut digambar dengan skala 1 : 1.. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar! 1. 2 7 3 ∞ ∞ = .. 1 1 5 4 + 2 3 = .000? 1 1 2. III.3. 7..750. = .. 4. Berapa jarak kota P dan Q pada peta yang berskala 1 : 1. Berapa hektarkah bagian yang ditanami kacang? Jarak kota P dan Q adalah 360 km. Maka jarak dari kota Bandung ke kota Bogor sebenarnya adalah . = .. 2 4 2 3 5 a. jarak antara kota Bandung dan Bogor sepanjang 6 cm... Pada peta provinsi Jawa Barat. 4. 10.000.. dan sisanya ditanami kacang.. 6. 3 9. 3. Pak Hasan mempunyai ladang seluas 5 2 ha. 3 4 5 + 6 2 3 6 ∞ 3 = .. berapakah uang Adi? Jarak kota P dan Q adalah 180 km..... Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 149 . 5. 6 4 8 2 4 5 – : 6 9 6 b. Besar uang Risma dan Annisa masing-masing adalah . Jarak pada peta adalah 9 cm.000. Tentukan skala peta tersebut! Uang Adi berbanding uang Tono adalah 5 : 7. 1 4 ha ditanami singkong. Perbandingan uang Risma dan Annisa adalah 2 : 4..00 lebih banyak dari uang Adi..200. 2 3 ha ditanami 1 jagung.

Perhatikan gambar di samping! Tentukan perbandingan jumlah lingkaran yang diarsir dengan jumlah seluruh lingkaran! 150 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .5.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 151 . Coba kamu sebutkan bagaimana sifat yang dimiliki oleh benda yang terbuat dari karet! Begitu pula benda yang lainnya. Pada bab ini kamu akan mempelajari berbagai sifat yang dimiliki oleh beberapa bangun datar dan bangun ruang. Bagaimana sifat-sifat yang dimiliki oleh beberapa bangun datar dan bangun ruang itu? Mari kita pelajari pembahasan berikut ini . Pada pembelajaran yang lalu kamu telah mempelajari luas dan volume beberapa bentuk bangun datar dan bangun ruang.Bab 9 Sifat-Sifat Bangun Datar dan Bangun Ruang Setiap benda memiliki sifat yang menjadi ciri khas benda tersebut. benda-benda tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda.

dan lingkaran meliputi terdiri atas terdiri atas terdiri atas terdiri atas Sifat-Sifat Bangun Datar dan Bangun Ruang Mengenal sifat-sifat berbagai bangun ruang sederhana Mengenal sifat-sifat yang dimiliki bangun ruang kubus dan balok Mengenal sifat-sifat yang dimiliki bangun ruang prisma dan limas Mengenal jaringjaring berbagai bangun ruang sedehana Menentukan jaring-jaring bangun ruang kubus dan balok Menentukan jaring-jaring bangun ruang tabung Mengenal sifat kesebangunan berbagai bangun datar sederhana Menentukan ciri-ciri sifat kesebangunan berbagai macam bangun datar Menentukan jumlah simetri lipat dan putar berbagai macam bangun datar 152 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . jajargenjang.Peta Konsep Mengenal sifat-sifat yang dimiliki bangun persegi dan persegi panjang Mengenal sifatsifat berbagai bangun datar sederhana Mengenal sifat-sifat yang dimiliki bangun segitiga dan belah ketupat Mengenal sifat-sifat yang dimiliki trapesium.

coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis. 1. Memiliki empat buah sudut sama besar (900). besar sudut. b. sifat suatu bangun datar ditentukan oleh jumlah ruas garis. a. Jumlah ruas garis serta model yang dimiliki oleh sebuah bangun merupakan salah satu sifat bangun datar tersebut. dan lain-lain. disebut bangun segiempat. disebut bangun segitiga. Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun datar persegi memiliki sifat sebagai berikut. disebut bangun segilima dan seterusnya. D C D B C 2. Sifat-Sifat Persegi Panjang Amatilah bangun di samping. Jadi.AD dan BC. c. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis. • Bidang yang dibatasi oleh 4 ruas garis. Keempat ruas garis itu sama panjang. model garis. Bangun ini mempunyai … buah sudut. Jumlah dan model ruas garis yang membatasi bangun tersebut menentukan nama dan bentuk bangun datar tersebut. Memiliki empat ruas garis: AB .Perhatikan gambar di samping! Coba kamu amati ruang kelas pada gambar di samping! Benda-benda apa saja yang terdapat dalam ruang kelas tersebut?Kelompokkan bendabenda yang termasuk bangun datar dan bangun ruang. Misalnya: • Bidang yang dibatasi oleh 3 ruas garis. Bangun ini mempunyai … buah sudut.DC . Sudut pada bangun ini merupakan sudut … D A B Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 153 . A Sifat-Sifat Bangun Datar Bangun datar merupakan sebuah bangun berupa bidang datar yang dibatasi oleh beberapa ruas garis. Sifat-Sifat Persegi Amatilah bangun di samping. • Bidang yang dibatasi oleh 5 ruas garis.

Memiliki empat buah sudut sama besar (900). coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis Bangun ini mempunyai … buah sudut Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun segitiga siku-siku memiliki sifat sebagai berikut. Sifat-Sifat Segitiga Sama Sisi C Amatilah bangun di samping. Semua sudutnya sama besar. b. c. Memiliki 3 ruas garis: AB . d. Memiliki dua macam ukuran alas dan tinggi. C Persegi panjang memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Memiliki dua macam ukuran alas dan tinggi.AC dan BC A B 154 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Sifat-Sifat Segitiga Siku-siku C Amatilah bangun di samping. c. Bangun ini mempunyai … buah sudut. Bangun ini mempunyai … buah sudut. Sudut pada bangun ini merupakan sudut …. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis. A B 5. Memiliki 4 ruas garis: AB . c.AC dan BC b. AC dan BC.AD dan BC. Memiliki 3 ruas garis: AB . a.AC dan BC b. d. e. Memiliki tiga buah sudut sama besar (60o). Memiliki dua macam ukuran panjang dan lebar. a. Ketiga (semua) ruas garis sama panjang. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis. 3. a. Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun segitiga sama sisi memiliki sifat-sifat sebagai berikut. A B 4. Dua ruas garis kaki sama panjang. Memiliki tiga buah sudut lancip. Dua ruas garis yang berhadapan sama panjang. Sifat-Sifat Segitiga Sama Kaki Amatilah bangun di samping. Bangun segitiga sama kaki memiliki sifat-sifat sebagai berikut.DC . d. Memiliki 3 ruas garis: AB .a.

Memiliki dua buah sudut tumpul. Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 155 .PR dan QS. Memiliki dua buah sudut tumpul. Bangun ini mempunyai … buah sudut. Memiliki garis tegak lurus pada alas (tinggi) Memiliki ukuran. e. Sifat-Sifat Belah Ketupat Amatilah bangun di samping.CD dan AD b. Memiliki dua buah sudut lancip Memiliki satu buah sudut siku-siku (900) 6.RS . e.BC . Memiliki dua macam ukuran diagonal 1 dan diagonal 2 d. Dua ruas garis yang berhadapan sama panjang c. Memiliki 4 ruas garis AB . Memiliki dua macam ukuran alas dan tinggi. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis Bangun ini mempunyai … buah sudut Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun belah ketupat memiliki sifat-sifat sebagai berikut. a. Semua sudutnya sama besar S R T Q 8. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis. coba jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis Bangun ini mempunyai … buah sudut Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun trapesium memiliki sifat-sifat sebagai berikut. d. P b. Sifat-Sifat Trapesium Amatilah bangun di samping. Memiliki 4 ruas garis: PQ . D C A B 7. d. Sifat-Sifat Trapesium Amatilah bangun di samping. Garis tinggi = garis tegak lurus pada garis alas. c. c. dan tinggi. e.b. Memiliki dua buah sudut lancip. a. Memiliki dua buah sudut lancip. alas. f.

AC . e. d. b.AC . e.D C A B Bangun trapesium seperti gambar di samping memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Memiliki 4 ruas garis: AD . c. Memiliki dua buah sudut siku-siku. Memiliki satu buah sudut lancip. 9. d. b. Memiliki dua macam ukuran alas dan tinggi. Memiliki dua buah sudut lancip.CD dan BD. Dua ruas garis yang berhadapan sama panjang.CD dan BD. Memiliki 4 ruas garis AB . Memiliki dua macam ukuran alas ∞ tinggi. b.CB dan BD. C A d1 d2 D 156 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Sifat-Sifat Layang-layang Amatilah bangun di samping . d. a. B a. e. Memiliki 4 ruas garis: AB . Memiliki dua buah sudut tumpul. c. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis Bangun ini mempunyai … buah sudut Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun jajar genjang memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Memiliki dua macam ukuran diagonal 1 dan diagonal 2.AC . Memiliki satu buah sudut tumpul. c. Memiliki dua buah sudut lancip. Dua ruas garis yang berhadapan sama panjang. Sifat-Sifat Jajar Genjang C D Amatilah bangun di samping ini. A B 10. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … ruas garis Bangun ini mempunyai … buah sudut Sudut pada bangun ini merupakan sudut … Bangun layang-layang memiliki sifat-sifat sebagai berikut. a. Memiliki dua buah sudut tumpul.

2. N Q K M Dari gambar di samping isilah titiktitik berikut: a. S R a. Dari gambar persegi ABCD di samping. 3. Panjang KN =… c. Panjang KL =… b. Panjang PS Panjang PQ Sudut PSR Sudut QRS = = = = panjang … panjang … sudut … sudut … P Q Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 157 . Sudut LMN = sudut … f.Mari Berlatih 1. Sudut KNL = sudut … L 6. sebutkan pasangan-pasangan sisi yang sejajar dan sama panjang! A B Tuliskan perbedaan sifat-sifat persegi dan persegi panjang! Sebutkan besar sudut pada persegi panjang! C D R 4. d. b. Tentukan besar sudut Q dan R! 70 o P 5. Panjang KO = panjang … e. c. Panjang OL = panjang … d.

Segitiga ( sama sisi. sama kaki. Jajar genjang 7. dan siku-siku ) 4. Persegi panjang 3. Trapesium 6. Jumlah dan model sisi yang membatasi bangun tersebut menentukan nama dan bentuk bangun tersebut. Persegi 2. Sebutkan pasangan sisi yang sama panjang! b. Bangun ruang merupakan sebuah bangun yang memiliki ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi. Belah ketupat 5. Misalnya: 158 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . P R Perhatikan gambar di samping! a.7. Sebutkan dua buah diagonalnya! Q Q Buktikan jika kamu mampu! Diskusikan dengan temanmu! Jelaskan siaf-sifat yang dimiliki oleh bangun datar di bawah ini! 1. Sebutkan pasangan sudut yang sama besar! c. R 60o Dari gambar di samping besar sudut P = sudut Q = … P S 8. Layang-layang B Sifat-Sifat Bangun Ruang Bangun ruang disebut juga bangun tiga dimensi.

dan lain-lain. c. d. model sisi. disebut bangun tabung. Memiliki ukuran p ∞ l ∞ t.• Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang sama ukuran dan bentuknya. • Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang mempunyai ukuran panjang dan lebar (persegi panjang) disebut bangun balok dan prisma. b. Sifat-Sifat Kubus Amatilah bangun di samping ini. disebut bangun kubus. Jadi. Memiliki 8 buah sudut yang sama besar (900). a. coba kamu sebutkan sifatnya! Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Memiliki 12 rusuk yang ukurannya sama. c. s 2. Memiliki 4 sisi berbentuk persegi panjang. Memiliki ukuran s ∞ s ∞ s. 1. b. sifat suatu bangun ruang ditentukan oleh jumlah sisi. Sifat-Sifat Balok Amatilah bangun di samping ini. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah rusuk Rusuk yang ukurannya sama ada … Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Memiliki 4 rusuk yang ukurannya sama d. Memiliki 2 sisi yang bentuknya sama. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah rusuk Rusuk yang ukurannya sama ada … Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai benda berbentuk balok. Memiliki 6 sisi yang ukuran dan modelnya sama. • Bangun yang dibatasi oleh sisi lengkung dan dua buah lingkaran. p t l Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 159 . Jumlah serta model sisi yang dimiliki oleh sebuah bangun tertentu merupakan salah satu sifat bangun ruang tersebut. a.

Memiliki sisi (selimut) yang bentuknya lengkung. Sifat-Sifat Limas Segitiga Amatilah bangun di samping ini. Memiliki sisi alas yang berbentuk lingkaran. Alas berbentuk segitiga. Memiliki 6 buah rusuk. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah lingkaran. Sifat-Sifat Tabung Amatilah bangun di samping ini. Memiliki 3 rusuk yang ukurannya sama. Memiliki titik puncak atas. Sisi yang ukurannya sama ada … Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai benda berbentuk tabung. Memiliki sisi atas yang berbentuk lingkaran. c. b. 5. coba kamu sebutkan sifatnya! Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Sifat-Sifat Kerucut Amatilah bangun di samping ini. t 4. Memiliki titik puncak atas. a.3. Memiliki sisi (selimut) yang bentuknya lengkung. Memiliki sisi alas yang berbentuk lingkaran. c. Memiliki 3 buah sisi yang berbentuk segitiga. d. c. b. a. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah rusuk Rusuk yang ukurannya sama ada … Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. e. a. b. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah rusuk Perbedaan dari bangun lain adalah … Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai benda berbentuk kerucut. coba kamu sebutkan sifatnya! Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. 160 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .

b. Memiliki 8 buah rusuk. Apakah bangun ruang tabung memiliki titik sudut? Jelaskan jawabanmu! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 161 . c. a. Alas berbentuk segiempat. Memiliki 4 rusuk yang ukurannya sama. Sebutkan rusuk yangs sejajar dengan BF dan AD! Tentukan jumlah semua rusuknya! Sebutkan semua titik sudutnya! 2. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Bangun ini mempunyai … buah rusuk Rusuk yang ukurannya sama ada … Bangun ruang ini memiliki sifat-sifat sebagai berikut. Sifat-Sifat Limas Segiempat Amatilah bangun di samping ini. c. Memiliki titik puncak atas. Mari Berlatih Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. e. d. Memiliki 4 buah sisi yang berbentuk segitiga. d. Sebutkan rusuk yang sejajar dengan SR! Sebutkan rusuk yang sejajar dengan QR! Sebutkan rusuk yang sejajar dengan PT! Ada berapakah jumlah rusuk tegaknya! 3. a. b.6. c. a. b.

Sebutkan dua pasang rusuk yang sejajar dan sama panjang! b. Limas ( segitiga dan segiempat ) C Jaring-jaring Bangun Ruang 1.R 4 a. Ada berapa jumlah rusuknya? T S Q D B C A Buktikan jika kamu mampu! Jelaskan siaf-sifat yang dimiliki oleh bangun ruang di bawah ini! 1. Sebutkan semua rusuk tegaknya! d. Perhatikan gambar di samping! a. Kerucut 5. c. 162 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Jaring-jaring Kubus Dalam belajar bab ini disarankan agar guru maupun siswa mempraktikkan langsung menggunakan dus atau karton bekas yang dapat digunakan dan sesuai dengan kebutuhan. Tabung 4. Balok 3. Sebutkan semua titik sudutnya! Sebutkan rusuk tegaknya yang sama panjang! Sebutkan jumlah rusuknya! P 5. b. Sebutkan semua titik sudutnya! c. Kubus 2.

dus susu bubuk. Kirakira bagaimana bentuknya? Jaring-jaring kubus merupakan rangkaian bidang datar (sisi-sisi) yang apabila dipasang atau dirangkaikan akan membentuk sebuah kubus.Amatilah bangun di samping ini. coba kamu tentukan mana yang termasuk jaring-jaring kubus? Mari Berlatih Buatlah 3 macam gambar jaring-jaring kubus selain dari contoh yang telah ada! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 163 . Apakah gambar di bawah ini merupakan jaring-jaring kubus. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Coba lebih teliti lagi. Amatilah gambar di samping ini. misalnya bekas dus kapur tulis. atau lainnya. dus mie instan. kira-kira bangun tersebut berbentuk … Apakah kamu pernah membuka karton bekas. Apakah benda di samping ini apabila dibuka akan berbentuk seperti gambar di bawah? Mari kita buktikan. apabila semua sisi bangun tersebut dibuka dari sebelah atas.

dus mie instan.2. misalnya bekas dus kapur tulis. Apakah gambar di bawah ini merupakan jaring-jaring balok. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama … Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Coba lebih teliti lagi. Kirakira bagaimana bentuknya? Jaring-jaring balok merupakan rangkaian bidang datar (sisi-sisi) yang apabila dipasang atau dirangkaikan akan membentuk sebuah balok. atau lainnya. Jaring-jaring Balok Dalam belajar bab ini disarankan agar guru maupun siswa memperaktikkan langsung menggunakan dus atau karton bekas yang dapat digunakan dan sesuai dengan kebutuhan. kira-kira bangun tersebut berbentuk … Apakah kamu pernah membuka karton bekas. apabila semua sisi bangun tersebut dibuka dari sebelah atas. coba kamu tentukan mana yang termasuk jaring-jaring balok! (a) (b) Mari Berlatih Buatlah 3 macam gambar jaring-jaring balok selain dari contoh yang telah ada! 164 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . dus susu bubuk. Amatilah gambar di samping ini! Apakah benda di samping ini apabila dibuka akan berbentuk seperti gambar di bawah? Mari kita buktikan. Amatilah bangun di samping.

kaleng kue. Bagaimana bentuknya? Jaring-jaring tabung merupakan rangkaian bidang datar (sisisisi) yang apabila dipasang atau dirangkaikan akan membentuk sebuah tabung. Berapakah luas seng yang dibutuhkan Pak Gandi? Buatlah sebuah model jaring-jaring kubus! • Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 165 . Amatilah bangun di samping. kaleng sardens. apabila semua sisi bangun tersebut dibuka dari sebelah atas. Amatilah gambar di bawah ini! t Apakah gambar di samping ini merupakan jaring-jaring tabung. atau lainnya.3. kira-kira bangun tersebut berbentuk … t Apakah kamu pernah membuka benda yang berbentuk tabung. misalnya bekas kaleng susu. Jaring-jaring Tabung Dalam belajar bab ini disarankan agar guru maupun siswa memperaktikkan langsung menggunakan bahan bekas yang dapat digunakan dan sesuai dengan kebutuhan. Bangun ini dibatasi oleh … sisi Sisi bangun ini berbentuk … Coba lebih teliti lagi. coba kamu tentukan mana yang termasuk jaring-jaring tabung? Buktikan jika kamu mampu! • Pak Gandi hendak membuat sebuah kotak dari seng berbentuk kubus dengan ukuran sisinya 40 cm. coba kamu jelaskan! Bangun ini bernama ….

ukuran perbandingan yang sama.D Sifat Kesebangunan dan Simetri 1. cobalah kamu ingat dan sebutkan. Sifat Kesebangunan Masih ingatkah tentang berbagai jenis bangun datar. bentuk kedua bangun tersebut sama. C F 4 4 3 3 A 8 B D 6 E 166 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . besar sudut sama. Pada pelajaran ini yang akan kamu pelajari adalah mengenai sifat kesebangunan. letak sudut yang sama memiliki besar sudut yang sama. b.4 . c.8 berbanding dengan 3 . A B Apakah kedua bangun segitiga tersebut sebangun? Dua buah bangun datar dikatakan sebangun apabila: a.6.3 . memiliki ukuran dengan perbandingan yang sama. yaitu 4 . Contoh: Segitiga ABC dan segitiga DEF dikatakan sebangun karena memiliki bangun yang sama. Perhatikan berbagai bangun datar berikut ini.

garis putus-putus merupakan sumbu simetri dari bangun datar tersebut. Simetri dapat diartikan pula dengan sejajar atau saling menutup. Garis yang membuat terjadinya simetri disebut sumbu simetri. Amatilah gambar berikut ini! Setelah kita pratekkan bersama maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa jumlah sumbu simetri pada bangun datar sebagai berikut: Bangun persegi memiliki 4 simetri lipat Bangun persegi panjang memiliki 2 simetri lipat Bangun segitiga sama kaki memiliki 1 simetri lipat Bangun segitiga sama sisi memiliki 3 simetri lipat Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 167 . karena dalam pembuatan tersebut kita harus melipat kertas menjadi dua bagian yang sama besarnya (saling menutup). Simtri lipat Pernahkah kamu membuat mainan dari lipatan kertas? Apabila pernah. Cobalah kamu praktekkan dengan sehelai kertas buatlah seperti contoh di atas! Bagaimanakah sumbu simetri pada bangun datar yang lainnya? Mari kita selidiki dan praktekkan bersama.2. Simetri Lipat dan Simetri Putar a. pasti kamu telah melakukan pekerjaan yang sesuai dengan simetri lipat. Perhatikanlah contoh sumbu simetri berikut ini! Perhatikanlah gambar di atas. Pekerjaan ini dalam matematika disebut simetri lipat.

Untuk lebih jelasnya cobalah kamu lakukan kegiatan berikut ini bersama teman dan jangan lupa minta petunjuk dari gurumu apabila ada masalah yang belum dimengerti.Mari Berlatih Tentukan banyak sumbu simetri dari bangun-bangun berikut ini! A B C D E b. bahwa simetri dapat diartikan pula dengan sejajar atau saling menutup. Simetri putar Telah dijelaskan di atas. Sedangkan dalam simetri putar proses saling sejajar (saling menutup) dilakukan dengan cara memutar. Tariklah diagonal dari kedua sudutnya untuk menentukan titik pusat. D). D'’) Beri tanda pada sudut yang satu lagi ( A. pada meja belajarmu Putar dan hitunglah berapa putaran yang saling menutup hingga kembali lagi pada posisi semula Lakukan lagi percobaan dengan gambar di bawah ini! Berapa kali putaran untuk bisa kembali lagi pada tempat semula? A B 168 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . B. C'’. C. Pada simetri lipat proses sejajar atau saling menutup dilakukan dengan cara melipat. Rangkapkan kedua kertas tersebut lalu tusuk oleh paku. Beri tanda pada setiap sudut (A'’. D C Gunting dan buatlah dua lembar persegi seperti contoh di samping. B'’.

Cobalah dengan bangun-bangun di bawah ini berapa simetri putarnya? Setelah selesai melakukan kegiatan lengkapilah data berikut ini: Bangun persegi memiliki … simetri putar Bangun persegi panjang memiliki … simetri putar Bangun segi tiga sama kaki memiliki … simetri putar Bangun Segitiga sama sisi memiliki … simetri putar Mari Berlatih Tentukan banyak simetri putar dari bangun-bangun di bawah ini! A B C D E Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 169 . dan lain-lain.Coba lagi dengan memakai bentuk bangun datar lain seperti segitiga. jajar genjang.

Simetri putar proses saling sejajar (saling menutup) dilakukan dengan cara memutar bangun tersebut. Jaring-jaring bangun ruang adalah rangkaian sisi bidang datar apabila dipasangkan akan membentuk sebuah bangun ruang Dua buah bangun datar dikatakan sebangun apabila: 1. • • • • • • • • • 170 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . Jika sisinya ada 3 maka namanya segitiga. Bangun ruang merupakan sebuah bangun yang memiliki ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi. Ada berapa kemungkinan paving blok tersebut dapat dipasangkan pada tempatnya! Rangkuman • • Bangun datar merupakan sebuah bangun berupa bidang datar yang dibatasi oleh beberapa ruas garis. disebut bangun kubus. Jumlah ruas garis yang membatasinya menjadi nama bangun datar tersebut. Simetri dapat diartikan pula dengan sejajar atau saling menutup. 3. Bentuk paving tersebut adalah segitiga sama sisi. letak sudut yang sama memiliki besar sudut yang sama. simetri lipat dan ada simetri putar.Buktikan jika kamu mampu! Pak Oman akan memasang paving blok di halaman rumahnya. 2. 2. Garis yang membuat terjadinya simetri disebut sumbu simetri. disebut bangun tabung. Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang mempunyai ukuran panjang dan lebar (persegi panjang). Simetri lipat proses sejajar atau saling menutup dilakukan dengan cara melipat. jika sisinya ada lima maka namanya segilima. 3. Bangun ruang disebut juga bangun tiga dimensi. Contohnya: 1. Simetri terbagi atas dua. memiliki ukuran dengan perbandingan yang sama . Jumlah dan model sisi yang membatasi bangun tersebut menentukan nama dan bentuk bangun tersebut. Bangun yang dibatasi oleh sisi lengkung dan dua buah lingkaran. disebut bangun balok atau prisma. Setiap bangun datar memiliki sifat yang berbeda-beda. Bangun yang dibatasi oleh 6 sisi yang sama ukuran dan bentuknya. bentuk kedua bangun tersebut sama.

balok. Menentukan jumlah simetri lipat dan putar berbagai macam bangun datar. Menjelaskan sifat-sifat yang dimiliki bangun ruang kubus dan balok. Tentukan jumlah rusuk dan sisi gambar di samping! Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 171 . dan tabung. trapesium. kubus.Sekarang aku mampu • Menjelaskan sifat-sifat yang dimiliki bangun persegi. jajar genjang. Menentukan ciri-ciri sifat kesebangunan berbagai macam bangun datar. persegi panjang. • • • • 1. Membuat jaring-jaring bangun ruang. dan lingkaran. Tentukan banyak simetri lipat dan simetri putar bangun pada gambar di samping! 2. segitiga. belah ketupat.

Manakah yang termasuk bangun ruang dari gambar di bawah ini? 1 4. Sebutkan simetri lipat dan simetri putar yang dimiliki bangun gambar di samping! 172 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V .3. 2 3 4 Berapa simetri lipat dan simetri putar bangun pada gambar di samping! 5.

Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 173 . : jangka waktu 10 tahun : satuan untuk menyatakan besarnya sudut. : bangun ruang yang semua sisi atau rusuknya memiliki ukuran yang sama. : ukuran panjang dari satu tempat ke tempat lain. bentuk asosiatif : (a + b) + c = a + (b + c) (a ∞ b) ∞ c = a ∞ (b ∞ c) : bilangan yang hanya habis dibagi satu dan bilangan itu sendiri. distributif terhadap penjumlahan a ∞ (b + c) = (a ∞ b) + (a ∞ c) distributif terhadap pengurangan a ∞ (b . : sebuah perkalian dari suatu bilangan dimana faktor tersebut berupa bilangan prima. a + b = b + a a∞b=b∞a : negatif : pecahan per seratus : bilangan yang terdiri atas bilangan asli dan bilangan pecahan. : sifat pengelompokan pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian. : sifat pertukaran pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian. : sudut yang besarnya di bawah 900 : sudut yang besarnya 900 : bangun datar yang mempunyai dua garis sejajar yang berbeda ukurannya (panjangnya). : bilangan berpangkat dua.akar kuadrat algoritma asosiatif bilangan prima bangun datar bangun ruang busur derajat balok bilangan berpangkat bilangan pecahan dasawarsa derajat distributif desimal diagonal faktor prima faktorisasi prima jarak kuadrat kubik kubus komutatif minus persen pecahan campuran pohon faktor ruas garis segi banyak skala simetri sudut sisi sudut lancip sudut siku-siku trapesium windu waktu tempuh : operasi hitung lawan dari pangkat dua : derajat/kedudukan nilai operasi hitung. : bilangan berpangkat tiga. pangkat tiga. : bilangan yang dinyatakan dalam bentuk perbandingan a/b artinya a : b (dibaca a berbanding b atau a per b). : sejajar atau saling menutup : pojok/penjuru : garis yang membatasi suatu bidang. (bangun dua dimensi ) : bangun yang memiliki ukuran panjang lebar dan tinggi (bangun tiga dimensi ) : alat untuk mengukur besar sudut : bangun ruang yang memiliki ukuran panjang. dan seterusnya. : sifat penyebaran pada operasi hitung untuk mempermudah perkalian. : langkah-langkah yang digunakan dalam menentukan faktor perkalian prima dari suatu bilangan. apakah pangkat dua. empat. : garis lurus dari titi sudut ke titik sudut. : bangun datar segiempat memiliki panjang sisi sama. : bangun yang memiliki ukuran panjang dan lebar. : cara untuk menentukan pembagian bilangan untuk menentukan faktor prima sebuah bilangan. : jarak waktu yang lamanya 8 tahun : lama waktu yang terpakai dalam perjalanan untuk menempuh suatu jarak tertentu. : garis yang membatasi bidang datar : bangun datar yang dibentuk oleh dua atau lebih bangun datar. : suatu bilangan yang memiliki pangkat.c) = (a ∞ b) — (a ∞ c) : pecahan yang menyebutkan perpangkatan sepuluh. dan tinggi yang berbeda. lebar.

Ensiklopedi Matematika untuk SLTP. A. 174 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . 2006. Charles. Problem Solving Maths Primary 1 – 6 third edition. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Rahayu Sri dan Yuniarto. Sabel. 2000. Bogor: Regina. 2003. 2002. Singapore: Time Media Private Limited. Pandai Belajar Matematika untuk SD Kelas 1 – 6. Leong. Singapore: Early Child Hood Publication (International). Jakarta: Erlangga. Mengajar Matematika. Keep Busu. Jakarta: Pustakawidya Utama.Maletsky M. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Evan.Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Wahyudin. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara. 2004. Oemar Halimah. Max. 2002. Mengartikan “Kompetensi” dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bekasi: Paper Seminar KBK. Ready of Math. ditetapkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor: 22 Tahun 2006. 2003. Belen. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Standar Isi. S. Jakarta: Balai Pustaka. Soetopo. 2004. Matematika Progresif untuk SD Kelas 5. Jakarta : Tariti Samudra Berlian.

165. 161. 155. 83. 50. 147 pohon faktor 24. 168 distributif 2 S simetri 152. 156. 7. 61. 51 P persen 117. 162. 56. 163. 159. 151. 168. 167. 82. 125. 169. 73. 105. 164. 38. 36. 66. 172 bilangan berpangkat 55 bilangan bulat 1. 170. 117. 170. 118. 149 sudut 67. 78. 116. 144. 37. 104. 145. 171 skala 118. 157. 113. 99. 39. 12. 148. 93. 171 bangun ruang 103. 162. 23. 76. 121. 164. 145. 171 B balok 103. 171. 162. 3. 158. 86. 152. 146 M menit 34. 140. 158. 31. 162. 104. 112. 94. 2. 159. 143. 57. 165. 165. 122. 115. 171 D dasawarsa 71. 112. 105. 159. 145. 169. 79. 153. 129. 87. 132.A akar kuadrat 56. 171 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 175 . 155. 170. 113. 51. 107. 166. 81. 71. 164. 6. 147. 64. 25. 100. 82. 170 F faktor prima 23. 114. 41. 57. 158. 116. 167. 170. 124. 168. 90 minus 35. 22. 63. 170. 146. 143. 58. 101. 152. 8. 111. 171 bangun datar 91. 115. 140. 52. 30. 170. 90. 25. 90 derajat 68. 127. 111. 122. 105. 153. 64. 35. 88. 32. 122. 87. 153. 162. 77. 68. 160. 119. 6. 80. 90 desimal 11. 37. 88. 148 diagonal 101. 172 sisi 39. 152. 62. 107. 63. 127. 31. 3. 159. 4. 107. 26. 79. 119. 171. 45. 68. 169. 113. 170. 27. 65 asosiatif 2. 89. 154. 152. 158. 112. 125. 113 kubus 103. 24. 72. 17 kuadrat 55. 87. 61. 24. 168. 81. 118. 123. 154. 28. 89. 163. 161. 125. 159. 113. 29. 167. 161. 161. 92. 158. 162. 88. 31 R rusuk 101. 115. 89. 166. 105. 126. 134 bilangan pecahan 117 119. 89. 160. 86. 108. 159. 33 J jaring-jaring 114. 105. 160. 157. 17 K komutatif 2. 106. 75. 115. 33 faktorisasi prima 21. 145. 112. 114. 74. 62. 95. 146. 89. 88. 5. 163. 107. 3. 114. 156. 99. 100. 151. 97. 166. 126. 65 kubik 108. 152. 104. 113. 109.

8. 27 2. 12. 8. 5. 14. 13. 9. Menit ke 105 Uraian 1. 7. b Isian 1. 10. 7.000. Tujuh ratus delapan puluh lima ribu delapan ratus tujuh puluh tiga 3. 8. 6.370 50 690 800 4. 7.395 = 2. 12. 6. 30 2. b 4. 14. 10. 13. 8. 13. 2. 419. FPB = 8 612 6. d 3. FPB = 12 KPK = 48. 25 m 5. b b c b c 1. 6.080 6 ∞ 452.600 90. 122 b. 6. 14. b 3. 12. 6. 15.067 4. 6 3. 15. 15.714. 8. d 5. 4.00 3. 10 kg 4. 8. 9. 17 9. a 4. 70 4. 6. 15. b Isian 1. 125 bungkus 5. 9. c 4. 3. 169 m2 4.600 3. 19. c 3.025 45 (empat pangkat lima) 2. 119 8. 3. a 4. dan 23 1.780 6. 10. 14. a d b b a 11. 10. 5. b 2.512 -1 9 33 42 12 2. 474 2. 7. 3. 8. dan 32 2∞3∞7 2∞2∞2∞3∞3 2∞2∞3∞7 KPK = 27. 13. a 5. a b d a a (8 ∞ 600) + (8 ∞ 30) + (8 ∞ 5) = 5. a d b a d Isian 1.250. 24 176 Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V . a. c b a c d 11. a 2.Bab 1 Bilangan Bulat Pilihan Ganda 1. Rp868. 2.457 Uraian 1. 2.590 5. 7. Rp5.3 liter 2. 8. 16. 4. Enam puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh empat 2.000 20. 910. 8 c. b Isian 1. d 5. 9. 4.000 Uraian 1.00 Bab 4 Perpangkatan dan Akar Pilihan Ganda 1. 50 d.750. 18. 9. 89 7. Faktor Prima dari: 24 = 23 ∞ 3 30 = 2 ∞ 3 ∞ 5 4. a 3. 7. 4. a 5. 7. b 2. 36 3. 48 = 2 ∞ 2 ∞ 2 ∞ 2 ∞ 3 5. 2. b 6. 9. d 2.000 Bab 2 KPK dan FPB Pilihan Ganda 1. 4. dan 36 17. a a b a a 11. 12. d a d b a 11. 805. 10. Rp2.896 Uraian 1.000 71. 2. 1.500 5. FPB = 12 KPK = 144. 3. 13. 10. 10. 6. 853 10. 9. 5. d b d b a Bab 3 Operasi Hitung Campuran Pilihan Ganda 1. 9. 8. 12. FPB = 12 KPK = 240.

6. a 5. b 3. 4. 9. 10. 10. 4. 2. Sudut D 3. 5. c a d a b Gemar Belajar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V 177 . 9.000.155 dm3 Bab 8 Operasi Hitung Pecahan Pilihan Ganda 1. Kecepatan) Pilihan Ganda 1. 1 2 4. b 4. 10. b 5. 1.5 cm 3. 4. 3. a Bab 9 Sifat-Sifat Bangun Datar dan Bangun Ruang Pilihan Ganda 1. 3. c Isian 1.440 cm3 9 cm 59. c 3. 9. 1. 8. a Isian 1. 5. 0. 10. 40 km/jam 2.00 Uang Annisa Rp400. d d a b d 11.250 m3 1.000. 9 5. 7. 7. a 2. 3. 10. 7. 11 ha 12 1 : 4. Sudut. 8. 7. 8.000 Rp125. 5. 5. 2. 2.5 cm Bab 7 Volume Bangun Ruang Pilihan Ganda 1. 15 cm 2. 8. 36 cm2 78 cm2 80 cm2 63 cm2 36 cm2 6. d 5. 108 cm 4. 12. c 2. c 2. b 4. 9.32 105 dm3 6.5 3.Bab 5 Satuan Ukuran (Waktu. 6. 240 dm3 2.000. 13.05 5. 2 105 km Uang Risma Rp200. 62. 14. 7 7 18 2 a. 8. 2.000. 600 Bab 6 Bangun Datar Pilihan Ganda 1. c 3. 9. 13. 4. c 2. b. Simetri lipat 1 Simetri putar 4 6. d 4.63 dm3 64 satuan 729 dm3 545 cl pukul 11 pukul 03 50 tahun 268 tahun sudut lancip 7 tahun 2.00 15 cm 7 : 20 1 Uraian 1.5 m 5. 8. c b c d a 7.220 detik sudut lancip 5 dasawarsa + 7 windu + 14 tahun 8 windu + 13 tahun + 168 bulan Uraian 1.000 cm3 4. 343 cm3 15. 7. Rusuk ada 12 Sisi ada 6 3. 5. 10. c 5. 12. Gambar 1 dan 3 4. d 3. 8. a 4. 7. 15. 15. b Isian 1.832 cm3 3. 12. 9. 7. 3. 6 cm 5. 3.00 Uraian 1. 2. 40% 2. 6. pukul 12. c c b c c Uraian 1. 9. 10. Jarak. Simetri lipat 4 Simetri putar 4 2. Simetri lipat = 1 Simetri putar = 2 5. dan d a c c c Isian 1. 14. a c a b b 11.880 menit 4. 7 8 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->