P. 1
PERBANDINGAN SISTEM ADMINISTRASI INDONESIA DAN MALAYSIA.docx

PERBANDINGAN SISTEM ADMINISTRASI INDONESIA DAN MALAYSIA.docx

|Views: 21|Likes:
Published by Haryo Satito

More info:

Published by: Haryo Satito on Aug 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2013

pdf

text

original

PERBANDINGAN SISTEM ADMINISTRASI INDONESIA DAN MALAYSIA

Diterbitkan pada:Kamis, November 01, 2012 - Oleh:Ary Anshorie 0 Komentar

Pengertian Hukum administrasi negara adalah peraturan hukum yang mengatur administrasi, yaitu hubungan antara warga negara dan pemerintahnya yang menjadi sebab hingga negara itu berfungsi. (R. Abdoel Djamali). Hukum administrasi negara adalah keseluruhan aturan hukum yang mengatur bagaimana negara sebagai penguasa menjalankan usaha-usaha untuk memenuhi tugasnya. (KusumadiPoedjosewojo.). Hukum administrasi negara adalah hukum yang menguji hubungan hukum istinewa yangdiadakan, akan kemungkinan para pejabat melakukan tugas mereka yang khusus. (E. Utrecht.). Hukum administrasi negara adalah keseluruhan aturan yang harus diperhatikan oleh parapengusaha yang diserahi tugas pemerintahan dalam menjalankan tugasnya. (Van Apeldoorn.). Hukum administrasi negara adalah hukum yang mengatur tentang hubungan-hubungan hukumantara jabatan-jabatan dalam negara dengan warga masyarakat. (Djokosutono.)Istilah hukum administrasi negara adalah terjemahan dari istilah Administrasi recht (bahasaBelanda) A. SISTEM ADMINISTRASI NEGARA INDONESIA Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI) secara luas memiliki arti SistemPenyelenggaraan Negara Indonesia menurut UUD 1945, yang merupakan sistempenyelenggaraan kehidupan negara dan bangsa dalam segala aspeknya, sedangkan dalam artisempit, SANRI adalah idiil Pancasila, Konstitusional ± UUD 1945, operasional RPMJ Nasionalserta kebijakan-kebijakan lainnya.Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia secara simultan berinteraksi dengan faktor-faktor fisik, geografis, demografi, kekayaan alam, idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya danhankam.Dalam rangka pencapaian tujuan negara dan pelaksanaan tugas negara diselenggarakan fungsi-fungsi negara yang masing-masing dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang telah ditetapkandalam UUD 1945 dengan amandemennya.Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara merupakan bagian integral dari system Penyelenggaraan negara. Operasionalisasi dari semua ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945merupakan bagian yang sangat dominan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Sistem Administrasi Negara RI Administrasi Negara, dilihat dari segi Analisa Sistem :

4. baik yang mendukungmaupun . Masyarakat dapat menuntut kebebasan kebebasan dalam rangka melakukan kegiatankegiataspiritual. tidak harus melukiskan sifat interaksi antararakyat engan administrator.Golongan kepentingan ( anggota masyarakat dan pejabat pemerintah. dll. Contoh : ibadah.1. 2. 5.Contoh : pendidikan. budaya. Negara) di dalammembuat suatu kebijaksanaan. Sistem adalah merupakan kebulatan dari bagian yang saling bergantung.‡ Sistem terdiri dari gugus-gugus komponen yang bekerja sama untuk kepentingan tujuansebagai suatu keseluruhan‡ Sistem adalah kompleks unsur-unsur yang saling berinteraksi. politik.yang menolak kebijakan pemerintah ) . eonomi. Gejala tersebut mungkin dapat mempercepat (membantu) ataumenghambat (menghalangi) pemerintahan (Adm Negara) di dalam membuat suatu keputusan. hankam)Gejala adalah masalah/bajan yang dapat digunakan oleh pemerintah (Adm. 3. Sumber-sumber kekayaan : Sumber daya manusia Kekayaan alam/sumber daya alam Skill Teknologi Uang/keuangan Metode-metode Dukungan. rekreasi. Contoh : perilaku dari alat-alatnegara. merayakan hari besar agama. Suatu tuntutan pada hakekatnya adalah analitis.Badan badan lain yang menjadi konsumen daripada kebijaksanaan  Input dari lingkungan Input dapat dikatakan sebagai suatu transmisi yang dikirim dari lingkungan ke dalam proseskonversiInput dapat berupa Tuntutan : Masyarakat menuntut barang-barang dan jasa-jasa dari negara untuk mereka konsumsikan. oposisi/sifat masa bodoh : Kewajiban membayar pajak Kesediaan penerimaan pengaturan perilaku yang dibuat oleh pemerintahBagaimana sikap masyarakat terhadap perilaku administrator     . keamanan.Lingkungan terdiri dari : Langganan ( Siapa saja yang mendapatkan pelayanan barang dan jasa ) . suatu tuntutan dapat berbentuk permintaan bukti akan suatu jasa. kesehatan.Komponenkomponen (unsur) dlam Administrasi Negara dilihat dari Analia Sistem : Lingkungan Input (dari lingkungan) Konversi (pengubahan/proses pengubahan) Output Feed back  Lingkungan Mencakup berbagai macam gejala (sosial.Pasar ( yang menentukan biaya dari barang dan jasa yang akan dikomunikasikan ) . Masyarakat menuntut pengaturan perilaku pihak-pihak lain..

Cara-cara yang telah ditetapkan bagi para administrator dalam melakukan pengawasanterhadap bawahan. 2. lembagayudikatif. dimana masukan diubah menjadikeluaran. namun jugaberasal dari badan-badan pemerintah yang lain : lembaga eksekutif. Pengaturan berbagai macam perilaku Penyampaian informasi. b. untuk 1.penilaian kepala eksekutif. baik masyarakat.‡ Untuk menghasilkan output baru yang lebih sesuai. Sumber-Sumber Hukum Administrasi Indonesia Pada umumnya. pengendalian. Prosedur yang telah ditetapkan.Definisi kerja dari Sistem Administrasi Negara :Suatu proses dinamik yang berkelanjutan dan bersifat sirkuler. penilaian hakim.Bekerja dipengaruhi oleh : input. peraturan pemerintah. tindakan. maupun cabangpemerintahan yang lain )  Feed back Mengambarkan pengaruh dari outputs terdahulu yang telah dinilai oleh konsumen(cocok/kurang cocok/tidak cocok)‡ Dengan harapan untuk dijadikan inputs baru dalam konversi berikutnya. dsb 3)  Konversi Yang berfungsi sebagai pelaku kegiatan-kegiatan administratif dalam proses ini adalah : unit-unitadministratif yang dilaksanakan oleh para administrator.Sumber hukum material ini berasal dari peristiwa-peristiwa dalam pergaulan . Input dapat berupa Undang-undang. yang selanjutnya keluaran akan menjadi umpan balik sebagai masukan baru bagipengubahan baru untuk menghasilkan keluaran baru. instruksi-instruksi. dapat dibedakan menjadi dua : Sumber hukum material. dalam rangka mewujudkan kebijakanpemerintah/Negara. 3.(mendukung atau menolak )Saluran input kedalam proses konversi ini tidak saja berasal dari sektor swasta. keadaan dan susunan organisasi dari proses konversi yangbersangkutan. Keahlian. Struktur organisasi yang ada. pelaksanaan keputusan. dll ( Perwujudan dari tuntutan-tuntutan atau keinginan-keingainan. lembaga legislatif.Mekanisme umpan balik ini merupakan bukti berkelanjutannya interaksi antara paraadministrator dengan sumber-sumber masukan dan konsumen/pemakai output mereka. c. pengalaman pribadi dan kecenderungan yang dimiliki. d.  Outputs Yang dihasilkan oleh administrasi negara dapat berupa : Barang dan jasa seperti diinginkan masyarakat. 4. yaitu sumber hukum yang turut menentukan isi kaidah hukum. pengambilan keputusan.Mekanisme ini juga menunjukkan bahwa proses selalu dinamis dan sirkuler. Dengan melibatkan personil yang bekerja atas dasar : a.

)b. Undang-Undang Dasar Proklamasi. V/MPR/1973. keadilan sosial. Dalam Tap MPRS No. .IX/MPR/1978 tentang perlunya penyempurnaanyang termaktub dalam pasal 3 Tap MPR No. Dekrit 5 Juli 1959(Suatu keputusan Presiden RI. perdamaian nasional dan mondial. Agar berlakuu mum. XX/MPR/1966. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945(Yang dimaksud adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Ir. Soekarno. bentuk-bentuk dan tujuan negara. prikemanusiaan.masyarakat danperistiwa-peristiwa itu dapat mempengaruhi bahkan menentukan sikap manusia Sumber hukum formal. suatu kaidah harus diberi bentuk sehingga pemerintah dapat mempertahankannya. cita-cita moral mengenai kehidupankemasyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawantahan dari Budi Nurani Manusia. Pancasila Sebagai Sumber HukumDalam Tap MPR No. kemerdekaanbangsa. V/MPR/1973 tentang Peninjauan Produk-Produk yang Berupa ketetapan-Ketetapan MPRS RI jo. yaitu sumber hukum yang sudah diberi bentuk tertentu. Ketetapan MPR No. Pancasila Dinyatakan SebagaiSumber Dari Segala Sumber Hukum´. bahwa Pancasila itu mewujudkan dirinya dalam:a. yang isinya:a) Pembubaran Konstituanteb) Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950c) Pembentukan MPRS dan DPAS)c. cita-cita politik mengenai sifat. Yang artinya bahwa Pancasila adalah pandangan hidup.kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita mengenai kemerdekaan individu.

Yang di-Pertuan Agong dipilih dari dan oleh sembilan Sultan Negeri-Negeri Malaya. perdagangan internasional berperan penting di dalam ekonominya.] dan pada 9 Agustus 1965 Singapura kemudian dikeluarkan dari Malaysia dan menjadi negara merdeka yang bernama Republik Singapura. dan Filipina.] Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropika. yang bergelar Gubernur. Ibukotanya adalah Kuala Lumpur. Model pemerintahan Malaysia mirip dengan sistem parlementer Westminster. telah mengubah Malaysia menjadi negara industri baru. Malaysia sebagai negara persekutuan tidak pernah ada sampai tahun 1963. kumpulan itu lagi-lagi disusun kembali sebagai Federasi Malaya pada tahun 1948 dan kemudian meraih kemerdekaan pada 31 Agustus 1957. Brunei.Indonesia.847 km persegi. ketika kumpulan itu disusun kembali sebagai Uni Malaya.] Malaysia berbatasan dengan Thailand. sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan persekutuan. Malaysia juga dipandang sebagai salah satu dari 18 negara berkeanekaragaman hayati terbesar di dunia. biasa disebut Raja Malaysia. Sebelumnya. wilayah Indonesia di Laut Cina Selatan. Malaysia adalah anggota perintis ASEAN dan turut serta di berbagai organisasi internasional.] Negara ini dipisahkan ke dalam dua kawasan — Malaysia Barat danMalaysia Timur — oleh Kepulauan Natuna. Kumpulan wilayah jajahan itu dikenal sebagai Malaya Britania hingga pembubarannya pada 1946. sekumpulan koloni didirikan oleh Britania Raya pada akhir abad ke-18. Bahasa Melayu dan Islam masing-masing menjadi bahasa dan agama resmi negara. SISTEM ADMINISTRASI NEGARA MALAYSIA Malaysia adalah sebuah negara federasi] yang terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah persekutuan di Asia Tenggaradengan luas 329. Malaysia juga menjadi anggota Negara-Negara Persemakmuran. Jumlah penduduk negara ini melebihi 27 juta jiwa. rata-rata 8% dari tahun 1991 hingga 1997. tidak turut serta di dalam pemilihan. Pada suatu ketika. empat pemimpin negeri lainnya.] Kepala negara Malaysia adalah Yang di-Pertuan Agong] dan pemerintahannya dikepalai oleh seorang Perdana Menteri.Borneo Utara atau yang sekarang lebih dikenal sebagai Sabah berubah menjadi negara bagian dari federasi bentukan baru yang bernama Malaysia termasuk dengan Federasi Malaya. untuk menjabat selama lima tahun secara bergiliran. Malaysia pernah menjadi penghasil timah. seperti PBB. . Industri manufaktur memiliki pengaruh besar bagi ekonomi negara ini. saat tahun-tahun awal pembentukan federasi baru terdapat pula tentangan dari Filipina dan konflik militer dengan Indonesia Bangsa-bangsa di Asia Tenggara mengalami ledakan ekonomi dan menjalani perkembangan yang cepat di penghujung abad ke-20. Karena Malaysia adalah salah satu dari tiga negara yang menguasai Selat Malaka. dan paro barat Malaysia modern terdiri dari beberapa kerajaan yang terpisah-pisah. Malaysia juga menjadi anggota D-8. Singapura. Suku Melayu menjadi bagian terbesar dari populasi Malaysia.] Pada 16 September 1963 sesuai dengan Resolusi Majelis Umum PBB 1514 dalam proses dekolonialisasi. Sebagai bekas jajahan Inggris. Karena semakin meluasnya tentangan. Kepala negara persekutuan Malaysia adalah Yang di-Pertuan Agong. Singapura.A. karet dan minyak kelapa sawit di dunia. Terdapat pula komunitas Tionghoa-Malaysia dan India-Malaysia yang cukup besar. Pertumbuhan yang cepat pada dasawarsa 1980-an dan 1990-an. Federasi Malaysia adalah sebuah monarki konstitusional. Sarawak.

26 di antaranya dipilih oleh 13 majelis negara bagian (masing-masing mengirimkan dua utusan). masing-masing negara bagian memiliki dewan legislatif unikameral (Dewan Undangan Negeri) yang para anggotanya dipilih dari daerah-daerah pemilihan beranggota-tunggal. meskipun penguasa ini menjadi subjek kebijaksanaan para penguasa. 222 anggota Dewan Rakyat dipilih dari daerah pemilihan beranggota-tunggal yang diatur berdasarkan jumlah penduduk untuk masa jabatan terlama 5 tahun. Malaysia memiliki 13 negara bagian (11 di Malaysia Barat dan 2 di Malaysia Timur) dan 3 wilayah persekutuan (semua tiga wilayah persekutuan digabungkan menjadi satu dalam bendera Malaysia) yang dilambangkan sebagai empat belas jalur dan sudut bintang di Bendera Malaysia yang dinamakan “Jalur Gemilang” . Oleh karena itu kekuasaan memainkan peranan yang amat penting dalam melakukan perubahan. konstitusi Malaysia menetapkan bahwa perdana menteri haruslah anggota dewan rendah (Dewan Rakyat). Tetapi di dalam praktiknya.. Dewan Rakyat (mirip “Dewan Perwakilan Rakyat” di Indonesia) dan dewan tinggi. Senat atau Dewan Negara (mirip “Dewan Perwakilan Daerah” di Indonesia). Kekuasaan eksekutif dilaksanakan oleh kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri. PEMBAGIAN ADMINISTRASI Secara administratif. dua mewakili wilayah persekutuan Kuala Lumpur. Kekuasaan politik di Malaysia amat penting untuk memperjuangkan suatu isu dan hak. yang direstui Yang di-Pertuan Agong dan mendapat dukungan majoritas di dalam parlemen. Kekuasaan legislatur dibagi antara legislatur persekutuan dan legislatur negeri. kekuasaan lebih terpusat di eksekutif daripada di legislatif. Malaysia diperintah oleh koalisi multipartai yang disebut Barisan Nasional (pernah disebut pula Aliansi). di beberapa negara bagian. Di samping Parlemen di tingkatan persekutuan. masing-masing satu mewakili wilayah persekutuan Labuan dan Putrajaya. yakni seorang anggota majelis negara bagian dari partai majoritas di dalam Dewan Undangan Negeri. kekuasaan judikatif itu dibagikan antara pemerintah persekutuan dan pemerintah negara bagian. dan 40 diangkat oleh raja atas nasihat perdana menteri.Sistem pemerintahan di Malaysia bermodelkan sistem parlementer Westminster.[60] Pemilih terdaftar berusia 21 tahun ke atas dapat memberikan suaranya kepada calon anggota Dewan Rakyat dan calon anggota dewan legislatif negara bagian juga. warisan Penguasa Kolonial Britania. Parlemen bikameral terdiri dari dewan rendah. sedangkan kabinet merupakan anggota parlemen yang dipilih dari Dewan Rakyat atau Dewan Negara. Pemilihan umum parlemen dilakukan paling sedikit lima tahun sekali. Menteri Besar haruslah seorang Suku Melayu Muslim. Pemerintah negara bagian dipimpin oleh Menteri Besar di negeri-negeri Malaya atau Ketua Menteri di negara-negara yang tidak memelihara monarki lokal.[65] Kabinet dipilih dari para anggota Dewan Rakyat dan Dewan Negara dan bertanggung jawab kepada badan itu. 70 Senator bertugas untuk masa jabatan 3 tahun. Voting tidak diwajibkan. Di tiap-tiap negara bagian yang memelihara monarki lokal. dan judikatif diperlemah oleh tekanan berkelanjutan dari pemerintah selama zaman Mahathir. dengan pemilihan umum terakhir pada Maret 2008. Sejak kemerdekaan pada 1957.

Peta yang ada simetris dengan wilayah kesultanan. Sebagai contoh betapa kuatnya birokrasi federal menembus negara-negara bagian yang ada di sana adalah dalam hal urusan pengairan. ekonomi. Terdapat fragmentasi besar dalam hubungan horizontal dan terdapat kecenderungan sentrifugal dalam hubungan vertikal. Keberadaan negara bagian yang simbolistis ini didorong sejarah dan budaya. Malaysia mengalami kemajuan ekonomi yang cukup berarti dan yang akhirnya mampu menyumbangkan sebagai elemen pemelihara administrasi Malaysia yang efektif hingga pemerintahan pasca-Mahathir. idiologi. geografis. Faktor pemelihara dari sisi sosial dan budaya juga mendukung faktor politiknya. kekayaan alam. Sebuah politik dengan biaya rendah. Faktor-faktor ekologi menjadi elemen pemelihara: ekonomi. Administrasi yang efektif memang dipicu faktor utama. Indonesia pasca-Soeharto misalnya mengembangkan nilai demokrasi sedemikian rupa pada banyak segi kehidupan. Yang pasti pemilu hanya untuk parlemen nasional dan parlemen negara bagian. Oleh karena itu. demografi.KESIMPULAN Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia secara simultan berinteraksi dengan faktor-faktor fisik.Dalam rangka pencapaian tujuan negara dan pelaksanaan tugas negara diselenggarakan fungsi-fungsi negara yang masing-masing dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang telah ditetapkandalam UUD 1945 dengan amandemennya. Bukan melalui pemilu. Malaysia dengan bentuk federal. Bahkan golongan Melayu-lah yang paling menentukan. Pemerintahan daerah di Malaysia tidak mengenal pilkada langsung. ternyata di dalam UUD dikembangkan mekanisme yang heavy federal. eksekutif federal dibuat dominan oleh norma-norma yang berlaku. Dua elemen ini masih ditentukan kemudian oleh faktor leadership. Governance yang ternyata . Saluran menuju satu petak sawah di sudut-sudut negara tersebut diurus birokrasi federal. Hubungan pusatdaerah mengembang. Yang terpenting adalah adanya jaminan federal terhadap negara bagian. sosial budaya danhankam. dilihat dari segi Analisa Sistem :‡ Sistem adalah merupakan kebulatan dari bagian yang saling bergantung. Birokrasi dikuasai eksekutif yang lemah karena mekanisme pilpres yang berujung pada koalisi yang tidak melahirkan pemerintahan yang efektif. politik. Bahkan pada masa tertentu rekrutmen anggota dewan di pemda Malaysia yang posisinya di bawah negara bagian diangkat sultan negara bagiannya. yakni governance dan birokrasi yang dikembangkan. Hubungan negara-individu melonggar.‡ Sistem terdiri dari gugus gugus komponen yang bekerja sama untuk kepentingan tujuansebagai suatu keseluruhan‡ Sistem adalah kompleks unsur-unsur yang saling berinteraksi. dan sosial-budaya. Di luar itu negara federal sangat kuat.Administrasi Negara. politik. Dengan leadership Mahathir Mohamad. Sebetulnya negara bagian di Malaysia cenderung simbolistis. Perdana menteri Malaysia pun ditentukan parlemen nasional. Masyarakat Malaysia bisa disederhanakan menjadi tiga golongan besar saja sehingga memudahkan segregasi politik secara struktural dari kelembagaan negara Malaysia. Betapa negara mengurus soal-soal masyarakat hingga yang kecil-kecil. ujung-ujungnya adalah sharing resources semata dalam konstruk kelembagaan pemerintahan yang dikembangkan. kualitas pelayanan federal terhadap negara bagian. dan penghargaan terhadap simbol-simbol negara bagian. Dalam praktik pemerintahan.

Tampaknya secara kelembagaan. Partai politik harus dibatasi secara konstitusional. Tetapi. Kondisi Indonesia sekarang butuh keadaan ini mendesak untuk mengatasi persoalan-persoalan banga yang sedang dihadapi. Jangankan Malaysia. lembaga governance kita harus dibuat efisien dan efektif. Jika ini adalah jalan terjal. dan pengalaman politik. Dalam kondisi seperti ini birokrasi menjadi bulan-bulanan karena governance yang sangat rumit. Australia pun takut terhadap bangsa Indonesia jika mampu berkomitmen besar. Tetapi. Kebijakan otonomi daerah diperbaiki kembali. bahasa. Pilpres langsung bisa tetap dipertahankan. Dengan cara seperti ini pula kita bisa mendorong penegakan keadilan hubungan internasional baik di antara kedua negara maupun antarnegara di dunia. Kecuali elite kita pesimistis dan memandang akan ada kebangkrutan negara bangsa Indonesia. Heterogen etnik. Administrasinya pun lamban. Lembaga kepresidenan diperkuat kembali meskipun tetap dengan pembatasan periodisasi. sebetulnya kita memiliki keunggulan. Elite birokrasi juga harus memahami. jalan terjal menjadi jalan yang betul-betul tidak dapat dilalui. Faktor pemelihara yang juga simetris. kalau Indonesia masih tertanam kuat di benak elite kita.sangat rumit. Besarnya sumber daya alam dan sumber daya manusia adalah keunggulan Indonesia ketimbang Malaysia. 8 September 2010) . Syaratnya adalah harus dikembangkan efektivitas governance dan birokrasinya. (Sumber: Media Indonesia. pengawasan terhadap gerak langkahnya harus tetap ditingkatkan. Heterogen dari segi budaya. bahkan faktanya lebih rumit daripada negara federal dan parlementer sekalipun. Saya melihat dengan cara ini kita bisa memiliki administrasi yang lebih efisien dan efektif daripada Malaysia. Penegakan pemberantasan korupsi harus terus dilanjutkan. Akibatnya ekonomi yang dikembangkan juga lamban. mungkin pilgub dan pilbup/wali kota harus dengan melalui DPRD. Kebingungan antara paradigma pertumbuhan dan pemerataan. Birokrasi harus netral dan imun terhadap politik. pengorbanan berupa komitmen terhadap arah kemajuan adalah kuncinya. Untuk mengembangkan ini kuncinya adalah komitmen elite politik formal dan informal didukung leadership mumpuni.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->