BAHAYA NARKOBA DAN BAHAYA MEROKOK

YESSY AVIANTARY PUTRI VIIIA/32

SMP NEGERI 40 SEMARANG

Guna mengobati ketergantungan narkotiknya.Bahaya Narkoba Bagi Tubuh Kita Bahaya narkoba bagi tubuh kita Penelitian klinis terhadap penderita narkoba memperlihatkan bahwa manifestasi klinis penderita narkotik terutama yang memakai dengan cara menghirup dan menyuntik narkotik adalah demam pada sekitar 75% sampai dengan 100% kasus. Gejala gejala tersebut sangat mirip dengan radang paru (Broncho Pneumonia). Kondisi ekonomi Indonesia yang sulit serta mudahnya mendapatkan uang haram melalui perdagangan tersebut telah membutakan sebagian anggauta kelompok masyarakat dan segelintir oknum petugas/pejabat sehingga mereka tak perduli terhadap rusaknya mental masyarakat Indonesia. Tahap akhir bagi pengguna narkoba yang memakai narkoba suntik adalah terpapar penyakit HIV/AIDS Kita harus wajib mewaspadai bila pasien datang dua kali berobat dengan gejala yang hampir sama disertai tanda tanda pemakaian narkoba. . Para pakar memperkirakan bahwa pemakai candu di Indonesia sebenarnya 100 kali lebih banyak dari penderita yang terdeteksi datang di tempat pelayanan/rumah sakit/ tertangkap oleh polisi. Pada suatu tahap. TBC. Oleh karena itu semua orang tua patut waspada kalau terjadi perubahan sikap pada anaknya atau sering timbulnya penyakit pada anaknya. Selain itu faktor lingkungan seperti mudahnya didapatkan zat adiksi selama 5 tahun terakhir ini. walaupun masyarakat terus menggalakkan penangkalan NAPZA dan telah ada Undang – Undang Psikotropika dan Narkotika untuk menghadapinya sehingga kondisi sekarang patut disebut bencana nasional. komunikasi orangtua –isteri – anak yg tidak efektif dan tak harmonis. Pengobatan radang paru penderita narkotik harus disertai disertai pengobatan terhadap ketergantungan narkotiknya. Sesak nafas terjadi pada sekitar 10% kasus yang diteliti. tekanan teman sebaya /sekelompok dan berbagai faktor lingkungan lainnya. persepsi yang tidak realistis serta berbagai sebab lain menyebabkan seseorang dapat memakai narkotik. membuat ia mencoba memakai narkotik. kerusakan hati atau kerusakan ginjal. Kasus –kasus seperti Toni ternyata terus bertambah di Indonesia setiap hari. saya segera menghubungi isteri dan orang tuanya dan berkomunikasi guna merujukkan penderita tersebut pada salah satu tempat pengobatan narkotik di Jakarta. beberapa faktor individu seperti rasa ingin tahu dan ingin mencoba. penyakit jantung. Tidak terdapat kesulitan yang berarti dalam mengobati kelainan pari yang dideritanya. Demam Rheumatik atau tersebarnya kuman dalam darah. Gagal jantung. penderita datang dalam keadaan syok akibat over dosis atau kerusakan organ tubuh yang disebutkan diatas.. tak dapat bertindak tegas terhadap tawaran teman . rasa kurang percaya diri. Pemeriksaan jasmani penderita narkotik mendapati adanya radang paru yang disertai pembesaran limpa. Didapatkan berat badan penderita narkoba menurun pada sekitar 10 – 15% kasus. Dari penelitian. yang disertai letih lesu pada 30% kasus. Semoga kita semua menyadari bahaya pemakaian narkoba bagi masyarakat kita.

dan pada awal tahun 1970-an mereka mulai mengakui. Berdasarkan perhitungan terakhir diperkirakan pada tahun 1998. baik negara maju maupun negara berkembang. Kenyataan tersebut sangat mengejutkan masyarakat Australia. untuk membuat kaum muda memiliki rasa takut pada narkoba.500 orang Australia dirawat di rumah sakit karena keadaan yang diakibatkan oleh pemakaian tembakau. namun tidak ada satu pun negara yang tercatat telah berhasil mengalahkan musuh besar tersebut. Taktik kejutan dan ketakutan digunakan di media massa Australia. psikotropika. 1998). khususnya di antara kaum muda. Sekitar 17. Apalagi kenyataan menunjukkan. Dalam akhir tahun 1990-an hampir dapat dipastikan bahwa satu dari lima kematian di Australia berhubungan dengan pemakaian narkoba (Dewan Menteri mengenai Strategi Narkoba.500 orang akan meninggal sebagai akibat langsung atau tidak langsung dari pemakaian napza berbahaya. Namun kampanye itu tidak membuahkan hasil yang memuaskan. dan mencegah persoalan mereka yang berhubungan dengan narkoba. Kaum muda terus bereksperimen dengan narkoba dan statistik pemakaian narkoba terus menanjak. Berbagai macam cara dilakukan oleh pemerintah masing-masing negara untuk “menumpas” napza dari buminya. Walaupun usaha pencegahan pemakaian narkoba melalui pendidikan di sekolah-sekolah di Australia telah dimulai pada tahun 1970-an. alkohol. meningkatnya jumlah pemakaian narkoba secara ilegal menjadi penyebab meningkatnya perkara kriminal. Bertambahnya perhatian dan kesadaran masyarakat mengenai permasalahan itu. Kriminalitas meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pemakai narkoba dan ketersediaan narkoba ilegal. Dengan bertam-bahnya jumlah kaum muda yang menjadi korban pemakaian narkoba. dan jenis narkoba lain (Biro Intelijen Australia. kurang lebih 22. sebagai negara maju yang letaknya tidak terlalu jauh dari daerah The Golden Triangle tidak luput dari masalah tersebut. Kampanye pencegahan antinarkoba dan program pendidikan sekolah tidak berhasil mengubah perilaku pemakaian narkoba pada kaum muda. meningkatnya harga narkoba. mendesak Pemerintah Australia untuk melindungi masyarakat dan menanggulangi masalah narkoba. mereka memiliki masalah narkoba. dan hukuman yang lebih berat untuk pemasok serta pemakai mulai diberlakukan. yakni banyaknya narkotika ilegal beredar dan meningkatnya jumlah kaum muda yang mengkonsumsi narkoba. Biaya untuk usaha penegakan hukum dinaikkan jumlahnya. baru pada pertengahan tahun 1980-an lah usaha pencegahan dimulai dengan benar. serta menurunnya standar kesehatan. Pada tahun 1960-an di Australia mulai terjadi perubahan dalam hal pola pemakaian narkoba. ternyata tidak membawa hasil di Australia. memiliki masalah tersebut. masyarakat dan pemerintah semakin menyadari akan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih terpadu untuk menanggulangi masalah narkoba. Hampir di setiap negara. Bahkan Australia pun menghadapi masalah ketergantungan pada tembakau dan alkohol. Australia. dan pencegahan pemakaian narkoba yang lebih jauh. MESKIPUN telah ada kebijakan pencegahan. mekanisme pemasok pasar dan permintaan narkoba ilegal tetap bertambah. Memang usaha pencegahan sebelumnya cenderung difokuskan pada pemberian peringatan kepada masyarakat mengenai bahaya pemakaian narkoba. program di sekolah-sekolah bertambah . Pada masa itulah pemakaian narkoba mulai identik dengan kaum muda. dan zat adiktif lainnya (napza) memang bukan monopoli sebuah negara saja. sangat luar biasa dan membuat Pemerintah Australia tercengang. 1999).Bebaskan Diri dari Dampak Narkoba MASALAH narkotik. Sejak tersedianya dana Commonwealth untuk strategi pencegahan dasar dan pendidikan mengenai narkoba. Tindakan pelarangan selama satu dekade yang diarahkan pada usaha memusnahkan narkoba. Dampak yang ditimbulkan.

organisasi masyarakat. Kedua. Sejak pertengahan tahun 1980-an. lembaga narkoba dan alkohol. pembatasan tempat pemakaian. dan hasilnya sangat memuaskan. Australia melakukan program pengurangan permintaan. untuk mengurangi akibat pemakaian narkoba terhadap kesehatan. Kampanye itu terlibat dalam pengembangan dan pelaksanaan beragam strategi untuk mengurangi keinginan. Usaha memperkecil bahaya adalah perpaduan antara pengurangan pasokan (penegakan hukum) dan pengurangan permintaan (pendidikan). pendidikan. biaya sosial. di pusat kesehatan masyarakat. dan aparat pendi-dikan bersama-sama mengembangkan kampanye bagi masyarakat. dan pembatasan tempat pembelian. pengurangan permintaan (demand reduction). bekerja-sama dengan pemerintah negara bagian/teritori. Pertama pengurangan pasokan (supply reduction). bila mereka tidak bisa. sehingga terpaksa menggunakan narkoba. dan penegak hukum untuk bekerja sama di tingkat nasional dan tingkat negara bagian. dan pengurangan bahaya (harm reduction). Program pengurangan bahaya bertujuan untuk membatasi atau mengurangi bahaya akibat pemakaian narkoba. dan tempat rehabilitasi ketergantungan narkoba. Program ini kurang diminati petani karena uang yang didapat dari tumbuhan narkoba jauh lebih besar dari pada tumbuhan pengganti. Untuk pengurangan pasokan. menjadi kebijakan bersama memperkecil bahaya. Australia telah menyadari bahwa cara menakut-nakuti tidak efektif bagi para pengguna. Program pengurangan bahaya secara prinsip merupakan tujuan pragmatis jangka pendek.baik mutunya dan Australia telah memulai kampanye pencegahan anti-narkoba yang sangat baik. yakni pengurangan bahaya. Kampanye Nasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba terlibat dalam usaha nasional untuk memperkecil akibat berbahaya dari pamakaian narkoba di Australia. Subsitusi tanaman ini merupakan kampanye agar petani mau mengganti tanaman narkobanya dengan jenis tanaman lain seperti kopi dan coklat. Pada tahun 1985. Australia juga melakukan pembinasaan produksi narkoba. dirasa-kan tidak menyelesaikan masalah. Tujuan utama dari partnership itu untuk memperkecil akibat buruk dari pemakaian narkoba di tengah masyarakat Australia. Program ini akan melibatkan para pemakai narkoba dengan menjalankan hirarki risiko. namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Commonwealth. Program pertama dan kedua telah dilakukan bertahun-tahun. Akhirnya Australia memutuskan untuk juga melakukan program ketiga. dan biaya ekonomi. dan ekonomi kepada si pemakai dan masyarakat. jangan . Sementara itu program tersebut tetap diiringi dengan tindakan pencegahan dan represi yang dilakukan aparat hukum. Hirarki risiko maksudnya. secara resmi Australia memakai tiga pendekatan untuk menanggulangi masalah pemakaian narkoba. Sedangkan pendekatan dengan teman sebaya. Australia semakin memperketat pembatasan akses untuk mendapatkan narkoba. Dengan bantuan Drug Offensive. pertama mengajak pemakai narkoba untuk tidak menggunakan narkoba lagi. Informasi yang disebarkan dalam berbagai bentuk tentang bahaya narkoba juga kurang efektif. permintaan dan kebutuhan akan narkoba. dan melakukan program subsitusi tanaman. diterapkan batasan umur. Ba-haya-bahaya yang timbul antara lain masalah kesehatan. SEJAK kampanye ini. sosial. program kesehatan masyarakat dan pendidikan di sekolah. Usaha memperkecil bahaya memerlukan aparat kesehatan. Misalnya untuk mendapatkan narkoba legal. menyeret petani yang menanam narkoba ke pengadilan. Sementara untuk narkoba ilegal. Di seluruh negara bagian dan teritori. Pada program pendidikan penanggulangan narkoba. Australia secara radikal mengubah arah kebijakan tentang narkoba. pengadilan. Program ini dijalankan di jalur pendidikan.

angka HIV di antara IDU kurang dari 4 persen. selalu menyucihamakan jarum suntik tersebut sebelum setiap pemakaian. Di kota-kota yang menjalankan program pertukaran jarum suntik menunjukkan angka HIV menurun sebesar 5. Bahaya Rokok Merokok tidak baik bagi tubuh. daya pikir serasa lebih .8 persen per tahun. jika tidak ada ja-rum suntik baru yang steril atau harus berbagi jarum suntik. jika terpaksa menggunakan jarum suntik. karena Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan. Nikotin diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian terbagi ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Namun biaya ini tidak seberapa dibandingkan biaya yang dapat dihemat sebesar 300 juta dollar Australia per tahun untuk penanggulangan HIV.000 nyawa pada tahun 1991 saja. Hasil yang dicapai dari „perkawinan‟ tiga upaya pengurangan ini ternyata sangat menakjubkan.9 persen per tahun. dua diantaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik (Asril Bahar. Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia. Keempat. Sedangkan pada tahun 1996 angka itu semakin turun menjadi kurang dari 3 persen. Antara lain menyediakan program pertukaran jarum suntik. Pada jalur imbalan. dan program untuk mencapai pemutusan pemakaian narkoba. perokok akan merasa nikmat. dan penjangkauan pada tahun 19871988. penjangkauan (outreach) farmakoterapi. harian umum Republika. selalu menggunakan jarum suntik baru yang steril dan tidak ber-bagi jarum suntik maupun peralatan menyuntik lainnya. program pertukaran jarum suntik tidak menyebabkan terjadinya peningkatan pada jumlah IDU dan pemakaian narkoba. memacu sistem dopaminergik. Selasa 26 Maret 2002 : 19). Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Evaluasi terhadap program pertukaran jarum suntik ini menunjukkan. Sedangkan kota-kota yang tidak melakukan program pertukaran jarum suntik menunjukkan adanya peningkatan HIV sebesar 5. Pada awalnya rokok mengandung 8-20 mg nikotin dan setelah dibakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. program metadon. menyediakan berbagai macam jenis perawatan.menggunakan narkoba suntik. Hanya diperlukan biaya 400 dollar Australia untuk setiap nyawa yang diselamatkan. program ini mampu menyelamatkan sekitar 3. Di Sydney yang pada akhir tahun 1980-an memiliki angka HIV di antara pengguna narkoba dengan jarum suntik (Injecting Drug User/IDU) sebesar 3-5 persen. Dari evaluasi ini juga menunjukkan. Ketiga. Ada beberapa strategi pengurangan bahaya yang dilakukan Australia. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang. Setelah melakukan program pertukaran jarum suntik.

Sementara di jalur adrenergik. racun serangga (DDT). lebih baik mencegah dari pada mengobati. Dan zat pada rokok yang paling berbahaya adalah Tar. (Agnes Tineke. maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat (Roan. 25 persen dari para pengidap penyakit jantung disebabkan oleh kegiatan merokok . Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok. Tar mengandung kurang lebih empat puluh tiga bahan yang menjadi penyebab kanker atau yang disebut dengan karsinogen. Meningkatnya sorotin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi. ubat gegat (naphthalene). karena sudah ketergantungan pada nikotin. gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas maut” bagi pesalah yang menjalani hukuman mati. Nikotin mempunyai zat dalam rokok yang dapat menyebabkan ketagihan. tetap saja banyak yang merokok. Kompas Minggu 5 Mei 2002 : 22). ini yang menyebabkan para pengguna rokok sulit sekali untuk berhenti merokok. racun anai-anai (arsenic). tingkah laku dan fungsi psikomotor. Rokok mengandung lebih dari empat ribu zat-zat dan dua ribu diantaranya telah dinyatakan berdampak tidak baik bagi kesehatan kita. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya. serta masih banyak lagi. Nikotin merupakan zat pada rokok yang beresiko menyebabkan penyakit jantung. Efek dari rokok/tembakau memberi stomulasi depresi ringan. diantaranya adalah bahan radioaktif (polonium201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone). 1979 : 33) Maka mulai dari sekarang anda harus berpikir dulu sebelum melakukannya. pencuci lantai (ammonia). Ilmu kedokteran jiwa. gangguan daya tangkap. alam pikiran. alam perasaan. Nikotin dan Karbon Monoksida.cemerlang. Psikiatri. Tapi anehnya meski pada bungkus atau kemasan rokok sudah tercantum tulisan tentang bahaya rokok yang sangat menakutkan. zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotin. dan mampu menekan rasa lapar.