PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA Standar Kompetensi

:

Menampilkan Sikap Positif terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

PANCASILA SBG IDEOLOGI TERBUKA 1. IDEOLOGI 1. PENGERTIAN IDEOLOGI
Kata IDEOLOGI berasal dari bahasa LATIN (IDEA; daya cipta sebagai hasil kesadar an manusia, dan LOGOS; adalah ilmu). Istilah ini berasal dari FILSUF Perancis DESTUTT DE TRACY (1801) yang mempelajari berbagai gagasan (idea) manusia serta kadar kebenarannya. DE TRACY memaknai IDEOLOGI sebagai Ilmu tentang gagasan-gagasan yang menunjukkan jalan yang benar menuju masa depan. IDEOLOGI juga diartikan sebagai FALSAFAH HIDUP maupun PANDANGAN DUNIA (dalam bahasa Jerman disebut WELTANSCHAUUNG).

Kompetensi Dasar :

1. Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideology terbuka 2. Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan 3. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideology terbuka

PANCASILA

BERIKUT INI BEBERAPA PENGERTIAN TENTANG IDEOLOGI :
A. LABORATORIUM IKIP MALANG : Ideologi adalah seperangkat nilai, ide, dan cita-cita beserta pedoman dan metode melaksanakan atau mewujudkannya. B. KAMUS ILMIAH POPULER : Ideologi adalah cita-cita yang merupakan dasar salah satu sistem politik, paham keparcayaan dan seterusnya (ideologi sosialis, Islam, dll). C. MOERDIONO : Ideologi adalah kompleks pengetahuan dan nilai, yang secara keseluruhan men jadi landasan bagi seseorang (masyarakat) untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengelaolanya. D. ENCYCLOPEDIA INTERNASIONAL : Ideologi adalah “system of ideas, belief, and attitudes which underlie the way of live in a particular, class, or society” (sistem gagasan, keyakinan, dan sikap yang mendasari cara hidup suatu kelompok, kelas, atau masyarakat tertentu). E. Dr. ALFIAN : Ideologi adalah suatu pandangan/suatu sistem nilai yang menyeluruh dan men dalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan. F. A.S. HORNBY :

BPUPKI

PIAGAM PPKI JAKARTA

JIWA BANGSA

IDEOLOGI

DASAR NEGARA

IDEOLOGI TERBUKA

IDEOLOGI TERTUTUP

Page 6 of 6

yang sering disebut dengan istilah KEPRIBADIAN BANGSA. Dr. IDEOLOGI sebagai SUATU SISTEM IDE Gagasangagasan Hidup dan Kehidupan (induktif) Sistem Politik Hidup dan Kehidupan (induktif) Sistem ekonomi Hidup dan Kehidupan (induktif) Sistem Sosial Budaya Ideologi dapat dirumuskan sebagai suatu sistem berpikir yang digunakan oleh masyarakat untuk menginterpretasikan (manafsirkan) hidup dan kehidupannya. yang mampu memotivasi dan mendorong untuk beraktivitas mencapai tujuan. GUNAWAN SETIARDJA : IDEOLOGI adalah seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang dijadikan pedoman dan cita-cita hidup. 3. untuk menemukan identitasnya. HAKIKAT DAN FUNGSI IDEOLOGI HAKIKAT IDEOLOGI : Ideologi adalah hasil refleksi (perenungan dan pemantulan kembali) manusia terhadap kehidupannya. suatu ideologi memiliki peranan sebagai berikut : A. 5. membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupan manusia.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA IDEOLOGI adalah seperangkat gagasan yang membentuk landasan teori ekonomi dan politik yang dipegang oleh seseorang atau sekelompok orang. tetapi merupakan suatu yang dihayati menjadi suatu keyakin an. sosial. dan kepercayaan yang bersifat sistematis mengarah tingkah laku seseorang dalam berbagai bidang kehidupan seperti bidang politik (termasuk hukum dan hankam). Norma-norma. 3. C. untuk memahami. Sebagai Jawaban atas kebutuhan akan citra atau jati diri suatu kelompok sosial B. 2. mempe ngaruhi seluruh kegiatan sosial. dan sosial budaya. Komitmen itu tercermin dlm sikap seseorang yg meyakini ideologinya sbg ketentuan-ketentuan normatif yg harus ditaati dan hidup bermasyarakat. G. Pendidikan. Dapat juga dikatakan sebagai identitas masyarakat atau bangsa (identity). Jika semua itu dapat dijalankan. budaya dan keagamaan. Orientasi Dasar. menghayati serta melakukan tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma yang terkandung di dalamnya. Struktur Koqnitif. 6. keyakinan. Mengingat Ideologi merupakan suatu sistem berpikir dalam semua aspek kehidupan. ialah keseluruhan pengetahuan yang merupakan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan gejala-gejalanya. Keadaan demikian men dorong manusia untuk merumuskan hal-hal yang dianggap baik serta bagaimana cara mewujudkannya. 2. niscaya akan terwujud kehidupan ideal sebagaimana yang dicita-citakan. FUNGSI IDEOLOGI : 1. Ideologi bukanlah sekedar pengetahuan teoritis belaka . yang menjadi pedoman untuk melangkah dan bertindak. Mula-mula digali dr kenyataan-kenyataan yg ada Page 6 of 6 . Bekal dan Jalan. Sebagai suatu Kode atau Keyakinan para pendiri yang menguasai. ada hal-hal yang baik dan buruk. 4. PAUL RICOUR. ide. PERANAN IDEOLOGI Menurut pandangan FILSUF Perancis JACQUES ELLUL dan Prof. SECARA UMUM: IDEOLOGI berarti kumpulan gagasan. Untuk menjembatani Founding father dan generasi penerus. kekuatan. Menanamkan keyakinan akan kebenaran perjuangan kelpmpok yang berpegang pada ideologi D. 4. maka Ideologi dpt diterapkan ke dlm sistem politik. ekonomi. Ideologi adalah pilihan yg menuntut komitmen untuk mewujudkannya.

Dari uraian di atas dipahami bahwa UUD 1945 pada hakikatnya mengandung unsur ke terbukaan. sbg Ideologi Terbuka. B. ALFIAN. Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berubah. Nilai-nilai itu bersifat dasar dan hanya secara garis besar sehingga tidak langsung operasional. Ideologi juga mengandung pengertian bahwa dia harus MENEGARA. PANCASILA sebagai IDEOLOGI TERBUKA FRANZ MAGNIS SUSENO: IDEOLOGI sebagai sebuah ide atau gagasan. Merupakan cita-cita suatu kelompok orang untuk mengubah dan memperbaharui masyarakat 2. DIMENSI IDEOLOGI TERBUKA Dalam pandangan Dr. kemudian dirumuskan dlm suatu sistem. melainkan hasil musyawarah dr konsensus masyarakat tsb. Page 6 of 6 . Pandangan ini didorong oleh tantangan zaman. Dimensi Realita : Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya secara riil berakar dan hidup dalam masya rakat atau bangsanya. Pancasila memenuhi ketiga dimensi dengan baik. yaitu sebagai berikut : 1. Sebagai sistem. 2. 3. Sejarah menunjukkan bahwa bila suatu ideologi tidak memiliki dimensi fleksibilitas atau kelenturan. setelah itu diterapkan kembali dlm segala aspek kehidupan (deduktif). 3. Maka keyakinan dasar ini kemudian menjadi basis perumusan perundang-undangan yang akan mengatur tata kehidupan bernegara. juga tuntutan konkret dan operasional yang keras. masuk akal). tanpa menghilangkan jati dirinya. Dimensi Fleksibilitas (Kelenturan) : Memiliki keluwesan yang memungkinkan dan bahkan merangsang pengembang an pemikiran-pemikiran baru yg relevan tentang dirinya. kekuatan suatu ideologi tergantung pada 3 (tiga) dimensi yang terkandung di dalam dirinya. maka ideologi itu akan mengalami kesulitas bahkan mungkin kehancuran dalam menghadapi tantangan zaman. tangguh. Bukan berdasarkan keyakinan ideologis sekelompok orang. tidak lompat-lompat. Dengan demikian secara IDEAL-KONSEPTUAL Pancasila adalah Ideologi yang kuat. Pancasila senantiasa mampu berinteraksi secara dinamis. Menurut Dr. Dalam praktiknya. yaitu nilai-nilai yang dikandungnya diatur melalui negara. Secara garis besar. terutama karena nilai tersebut bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah. A. kenyal dan bermutu tinggi. Bukan hanya berisi nilai-nilai dan cita-cita. B. Ideologi bersifat sistematis (runtut. yang diajukan dengan mutlak. maka Pancasila merupakan ideologi nasional bersifat terbuka pula.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA (induktif). atau sebagai suatu sistem pemikiran dapat dibedakan menjadi : IDEOLOGI TERTUTUP dan IDEOLOGI TERBUKA IDEOLOGI TERTUTUP (merupakan suatu sistem pemikiran tertutup) Ideologi ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. GAGASAN PANCASILA sebagai IDEOLOGI TERBUKA Gagasan pertama mengenai Pancasila sbg Ideologi Terbuka secara formal ditampilkan sekitar tahun 1985. ALFIAN. Sbg Ideologi Terbuka. Karena dasar UUD 1945 adalah Pancasila. tentu saja dibutuhkan penafsiran terhadap ideologi. Begitu pula struktur kekuasaan negara beserta fungsi-fungsinya. Dengan demikian gagasan dasar ideologi merupakan gagasan yang lengkap untuk dijadikan sebagai PEDOMAN HIDUP. Nilai-nilai dan cita-cita tidak dapat dipaksakan dari luar melainkan diambil dan digali dari moral dan budaya masyarakat itu sendiri. cara-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama juga dirumuskan dalam ideologi. Pemikiran Pancasila sebagai Ideologi Terbuka tersirat dalam Penjelasan UUD 1945. IDEOLOGI PANCASILA 1. namun pelaksanaannya kita sesuaikan dgn kebutuhan & tantangan nyata yang kita hadapi dalam setiap kurun waktu. Atas nama ideologi dibenarkan pengorbanan-pengorbanan yang dibebankan kepada masyarakat 3. 2. IDEOLOGI TERBUKA (merupakan suatu sistem pemikiran terbuka) Ideologi ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. Jadi negara mempunyai peran penting di dlm sistem Ideologi guna mengatur warganya untuk mencapai tujuan dan cita-citanya. Terutama karena dinamika internal yang ada di dalamnya. Dimensi Idealisme : Nilai-nilainya mengandung idealisme yang memberi harapan tentang masa depan yang lebih baik melalui perwujudan atau pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. juga disesuaikan dengan ideologi yang dianutnya.

Dr. NILAI DASAR Merupakan nilai-nilai dasar yang relatif tetap (tidak berubah) yang terdapat di dalam Pembukaan UUD 1945. Prof.. NILAI PRAKTIS Merupakan nilai-nilai yang sesungguhnya dilaksanakan dalam kehidupan nyata sehari-hari baik dalam bermasyarakat. perbuatan. MERUPAKAN POKOK KAIDAH FUNDAMENTAL NEGARA INDONESIA 2. Runtuhnya ideologi tertutup seperti Marxisme-Leninisme/Komunisme. C. Yamin. Radjiman Wedyodiningrat Beranggota : 60 orang Bersidang sebanyak 2 (dua) kali berkenaan dengan Penyusunan dan pengesahan Dasar Negara Sidang Pertama 29 Mei – 01 Juni 1945 Ttg Dasar Negara. Dijabarkan lebih lanjut menjadi nilai INSTRUMENTAL dan nilai PRAXIS yang lebih fleksibel dalam bentuk norma-norma yang berlaku dalam kehidupan. tgl 29 April 1945 dikeluarkan MAKLUMAT ttg : Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) / DOKURITSU ZYUMBI TYOOSAKAI Tugasnya : Menyelidiki segala sesuatu mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia. SECARA YURIDIS. TIDAK DAPAT DIUBAH OLEH SIAPAPUN KRONOLOGI PERUMUSAN PANCASILA sbg DASAR NEGARA Tindak lanjut Janji Jepang. dan ber negara. Dr. tingkah laku sehari-hari. Ke rakyatan dan Keadilan Sosial). 3. Diketuai oleh : Dr.R. Pengalaman sejarah politik bangsa Indonesia dengan pengaruh komunis 4. Fleksibilitas Ideologi Pancasila mengandung nilainilai sbb : 1. Tekad bangsa Indonesia untuk menjadikan PANCASILA sbg satu–satunya asas dlm kehidupan ber masyarakat. Yamin (29 Mei 1945) : 1945) : Peri Kebangsaan Peri Kemanusiaa Peri Ketuhanan Peri Kerakyatan Kesejahteraan Rakyat 2. KEDUDUKAN PEMBUKAAN UUD 1945 LEBIH TINGGI DARI PADA UUD 1945. Sebaik apapun sebuah ideologi kalau tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang baik. Kemanusiaan.T. 3. Moh. Ir. Nilai PRAXIS yang abstrak dioperasionalkan dalam bentuk sikap. 1. Prof. berbangsa dan bernegara. BERSIFAT ABADI. maka ideologi itu hanya akan menjadi UTOPIA atau angan-angan belaka. ber bangsa. PERWUJUDAN PANCASILA sebagai IDEOLOGI TERBUKA Faktor manusia baik penguasa maupun rakyatnya sangat menentukan dalam meng ukur kemampuan sebuah Ideologi dalam menyelesaikan berbagai masalah. dinamika bangsa Indonesia berkembang amat cepat. Dalam proses pembangunan nasional berencana. Moh. 3 (tiga) tokoh nasionalis mengemukakan idenya. Persatuan. Soepomo (29 Mei Persatuan Kekeluargaan Keseimbangan Lahir dan Batin Musyawarah Keadilan Rakyat Implementasi Ideologi Pancasila bersifat FLEKSIBEL dan INTERAKTIF (bukan DOKTRINER). PROSES PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA 3. Soepomo. Ir. Soekarno 1.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA MOERDIONO: Beberapa faktor yang mendorong pemikiran bahwa PANCASILA adalah ideology terbuka : 1. 2. Soekarno (31 Mei 1945) : Kebangsaan Indonesia Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan Mufakat atau Demokrasi Kesejahteraan Sosial Ketuhanan yang Berkebudayaan Pada akhir pidatonya (01 Juni 1945) : Page 6 of 6 . (Nilai Ketuhanan. KARENA PEMBUKAAN UUD 1945 : 1. 2. K. NILAI INSTRUMENTAL Merupakan nilai-nilai lebih lanjut dr nilai-nilai dasar yang dijabarkan secara lebih KREATIF dan DINAMIS dalam bentuk UUD 1945 dan PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN lainnya. 2. C.

Pancasila juga sebagai Ideologi Nasional Indonesia) 3. Pembukaan UUD Negara RI. (Disimpulkan bahwa selain sebagai dasar negara. Mengesahkan UUD Negara RI dengan jalan : Menetapkan Piagam Jakarta dengan beberapa perubahan sebagai keyakinan yang melandasinya. Sebagai Dasar Negara : Menurut Teori JENJANG NORMA oleh HANS KELSEN : Dasar negara berkedudukan sebagai norma dasar dari suatu negara (Norma Fundamental Negara). serta memberi fungsi konstitutif dan regulatif bagi penyusunan hukum-hukum negara PENGESAHAN PANCASILA sbg DASAR NEGARA Sidang BPUPKI yang Kedua tanggal 10 Juli 1945 menghasilkan satu keputusan penting : Menetapkan Bentuk Negara Indonesia merdeka adalah REPUBLIK Kemudian BPUPKI diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) /Dokuritsu Zyunbi Iinkai Yang disebut NEGARA adalah Kesatuan sosial yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama. (PIAGAM ini kelak menjadi Pem bukaan UUD 1945 dengan beberapa perubahan 1. Maka Pancasila menempati norma hukum tertinggi dalam suatu negara. para pemimpin yang bersidang dalam BPUPKI telah 2. Cita hukum mengarahkan hukum kepada cita-cita masyarakat 4. KEDUDUKAN dan FUNGSI PANCASILA PIAGAM JAKARTA Tindak Lanjut dari Sidang BPUPKI. Sebagai Dasar Negara : Pancasila merupakan norma dasar bernegara yang menjadi sumber. Tanggal 22 Juni 1945 dibentuk PANITIA KECIL beranggota 9 orang. Menetapkan Rancangan Hukum Dasar dengan beberapa perubahan Dalam konteks Indonesia. Tanggal 1 Juni 1945 dibentuk PANITIA KECIL beranggota 8 orang. Page 6 of 6 . baik lisan maupun tulisan tentang Dasar Negara. XVIII/MPR/1998 pasal 1 Pancasila adalah dasar negara Kesatuan RI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Pendapat senada oleh Prof. dasar. Soekarno mengusulkan nama PANCASILA. Hamid S. Maka Lahirlah Istilah PANCASILA. Karena itu selalu dijadikan sebagai pedoman bagi segenap warga negara. Attamimi : Pancasila adalah cita hukum yang menguasai hukum dasar negara. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa: Rumusan isi Pancasila sudah mencerminkan apa yang menjadi jiwa bangsa dan kepribadian hidup bangsa Indonesia. Jadi ketika Sidang PPKI yg Pertama tgl 18 Agustus 1945 menghasilkan dibentuk. para pendiri negara telah bersepakat mengenai apa tujuan rumusan negara tersebut didirikan berikut dasar-dasar penting : 1. Tanggal 22 Juni 1945 dikemukakan rancangan PREAMBUL Hukum Dasar yang kemudian dikenal sebagai PIAGAM JAKARTA. ideologi nasionalnya adalah PANCASILA. Tugas : Menampung usul-usul. Membentuk Komite Nasional Indonesia sebagai Badan Musyawarah Darurat. Hal-hal tsb terangkum dalam Ideologi. Sebagai Ideologi : Tap MPR RI no. (Para tokoh nasionalis menuangkan idu-ide muatan Dasar Pancasila yang diambil dari kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia sendiri) 2. (yang kemudian diperingati sebagai hari lahir Pancasila) 3. landasan norma. baik tertulis maupun tidak tertulis. yang kemudian dikenal dengan UUD 1945 Sebelum lahir. Memilih Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Tugasnya : Mencari dan mencapai kesepakatan antara pihak Islam dan pihak nasionalis mengenai Dasar Negara.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA Ir.

Sumber nilai kehidupan bangsa Indonesia adalah sila Ketuhanan Yang Maha Esa.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA berusaha untuk merumuskan dasar negara dan UUD. BAIK (nilai moral). berasal dari nilai-nilai kultural atau budaya bangsa Indonesia sendiri 2. nilai dan tujuan yang ingin dicapai di setiap program pembangunan negara Republik Indonesia. (NILAI Lainnya: Nilai Perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan) Nilai-nilai di dalam Pancasila. Dlm Pembukaannya tercantum Pancasila sebagai dasar negara. metode-metode. Dua hal ini sangat penting karena merupakan dasar yang akan menentukan landasan kehidupan negara Indonesia. Dalam Pembangunan Nasional. acuan. NILAI MATERIAL. INDAH (nilai estetika). Berarti kemerdekaan yang diperoleh Indonesia secara melembaga dan formal telah meningkatkan kedudukan dan fungsi Pancasila. RELIGIUS (nilai religi). NILAI RELIGIUS. nilai (VALUE : Inggris) sering dihubungkan dengan masalah kebaikan. Nilai ini merupakan bahan ujian. Sesuatu dikatakan mempunyai nilai apabila sesuatu itu berguna. NILAI INSTRUMENTAL : Pelaksanaan umum dari nilai-nilai dasar. nilai-nilai. antara lain: (Penjabaran dari silasila Pancasila) : KETUHANAN YANG MAHA ESA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB PERSATUAN INDONESIA KERAKYATAN YANG DIPIMIPN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA B. biasanya dalam wujud norma sosial atau norma hukum 3. karena: hendak dijadikan landasan. NILAI ESTETIS. terdapat: Makna dan Hakikat Pembangunan Nasional Visi Pembangunan Nasional (impian/harapan) Misi Pembangunan Nasional (hal yang akan dilakukan untuk mencapi visi) yang merupakan dasar dan rambu-rambu untuk mencapai tujuan bangsa dan cita-cita nasional Nilai Pancasila dlm Kehidupan Berbangsa: Page 6 of 6 . metode. serta bangsa lain. NILAI PRAKTIS : Nilai yang dilaksanakan dalam kenyataan. Yakni. prinsip dasar. Di dalam Pancasila tergantung nilai-nilai kehidupan berbangsa. NILAI DASAR : Asas-asas yang diterima sebagai dalil yang (kurang lebih) mutlak. Nilai-nilai tersebut adalah : NILAI IDEAL. Sila ini juga merupakan norma dasar yg mengatur hubungan manusia sebagai individu dan anggota kelompok dgn sesamanya. NILAI . dalam sidang 18 Agustus 1945 berhasil mengesah kan UUD 1945. PPKI yang dibentuk kemudian. Pancasila adalah Paradigma. 1. negara. Pancasila sebagai Sumber Nilai : Pengertian Nilai : Nilai merupakan suatu penghargaan atau suatu kualitas terhadap suatu hal yang dapat menjadi dasar penentu tingkah laku manusia Di dalam tata nilai kehidupan bernegara ada beberapa nilai : 1. dari kondisi sosio-budaya yang terkristalisasi menjadi nilai filosofis-ideologis yang konstitusional (dikukuhkan berdasarkan UUD 1945). dari kedudukannya sebagai filsafat hidup ditingkatkan sebagai filsafat negara. BENAR (nilai kebenaran).NILAI PANCASILA : PENGERTIAN NILAI Dalam pandangan FILSAFAT. NILAI SOSIAL. Nilai dan fungsi Pancasila telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. apakah nilai dasar dan nilai instrumental sungguh-sungguh hidup dalam masyarakat? 2. pemerintah. Cara memecahkan masalah yang dianut oleh suatu masyarakat pada masa tertentu Dalam Pembangunan Nasional. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan : Paradigma berarti : cara pandang.

BERSIKAP POSITIF thd NILAI-NILAI PANCASILA PADA DASARNYA : Sejauh mana kita memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila untuk selanjutnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Pengamalan Pancasila dalam kehidupan bernegara dapat dilakukan dengan cara : Pengamalan Secara Objektif Pengamalan Secara Subjektif Pengamalan Secara Objektif : Melaksanakan dan menaati peraturan perundang-undangan sesuai norma hukum negara yang berlandaskan Pancasila. menyantuni anak-anak yatim dan orang miskin 3. Mengejar kemampuan IPTEK Page 6 of 6 . umpamanya : 1. Pengamalan Secara Subjektif : Menjalankan nilai-nilai Pancasila yg berwujud norma etik secara pribadi / kelompok sebagai pedoman bersikap dan bertingkah laku dalam berbangsa dan bernegara.PANCASILASbg SbgIDEOLOGI IDEOLOGITERBUKA TERBUKA PANCASILA C. Bersifat memaksa disertai sanksi hokum. Sebagaimana tertuang di dalam TAP MPR No. 2. Membutuhkan dukungan kekuasaan Negara. Melakukan perbuatan positif yang didasari oleh kemanusiaan yang adil dan beradab. Menjadi sumber etika dalam bersikap dan bertingkah laku setiap warga dan penyelenggara negara. Mempertebal keimanan kepada Tuhan YME. VI/MPR/2001 Etika berbangsa dan bernegara yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila Salah satu yang perlu kita lakukan adalah MENYARING nilai dari luar untuk mem perkuat nilai-nilai positif bangsa. Proaktif menumbuhkembangkan nilai-nilai positif bangsa 4.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.