Macam-Macam Shalawat

Oktober 29, 2008 · by orgawam Lafadz-lafadz Shalawat Dalam berbagai sumber, baik hadis maupun keterangan para ulama yang termuat dalam kitab-kitab kuning (istilah santri bagi kitab yang kertasnya berwama kuning) banyak sekali lafazh-lafazh shalawat. Seperti yang terhimpun dalam kitab Muktashar fî Ma’ânî Asmâ Allâh al-Husnâ, dalam bâb Ash-Shalâh ‘alâ al-Nabi, karangan Al-Ustâdz Mahmûd al-Sâmî, dan kitab Afdhalu al-Shalawâti ‘alâ Sayyidi al-Sâdâti, karangan Yûsuf bin Ismâ’îl al-Nabhânî. Untuk itu dibawah ini adalah sebagian lafazh-lafazh shalawat tersebut baik yang bersumber dari hadis maupun kitab-kitab, berikut penjelasannya. .

1. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakan oleh-Mu akan Muhammad, Nabi yang tidak pandai menulis dan membaca. Dan muliakan pulalah kiranya akan isterinya, ibu segala orang yang mukmin, akan keturunannya dan segala ahli rumahnya, sebagaimana engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarga Ibrahim diserata alam. Bahwasanya Engkau, wahai Tuhanku, sangat terpuzi dan sangat mulia.” (HR. Muslim dan Abû Dâud dari Abû Hurairah). .

2. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku muliakan oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluargaya sebagaimana Engkau memuliakan keluarga Ibrahim dan berilah berkat olehmu kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim, bahwasanya Engkau sangat terpuji lagi sangat mulia diserata alam.” (HR.Muslim dan Abî Mas’ûd). .

3. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia. Ya Allah, wahai Tuhanku, berikan berkat olehMu akan Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim; bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia.” (HR. Bukhârî dari Abû Sa’îd, Ka’ab Ibn ‘Ujrah). .

4. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, hambaMu dan Rasul-Mu, Sebagaimana Engkau telah memuliakan Ibrahim; dan berilah berkat oleh-Mu kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.” (HR. Al-Bukhârî dan Abû Sa’îd). .

5. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, isteriisterinya dan keturunannya, sebagajmana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim. Dan beri berkatlah oleh-Mu kepadq Muhammad dan isteri-isterinya serta keturunanketurunannya, sebagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada keluarga Ibrahim: bahwasanya Engkau sungguh sangat terpuji dan amat mulia.” (HR. Al-Bukhârî dari Abû Hamîd Al-Sa’îdi). . Berkata Al-Nawâwî dalam Al-Adzkâr: “lafazh sha-lawat yang paling utama dibaca, ialah lafazh shalawat yang lengkap ini.

” (HR. jsleri-isterjnya dan keturunannya sebagajmana Engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarganya. ikutan segala orang yang taqwa.” . isteri-isterinya dan keturunannya. 8. yaitu : 7. limpahkanlah kiranya shalawat-shalawat-Mu dan rahmatMu serta berkat-Mu atas peng-hulu segala Rasul. Artinya: “Ya Allah.” (HR. wahai Tuhanku. Abû Dâud dari ‘Uqbah bin ‘Amir). diserata alam. muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad hambaMu dan pesuruh-Mu. 9. . . Nabi yang ummi dan muliakanlah oleh-Mu akan keluarga Muhammad. se-bagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada Ibrahim dan keluarganya. ialah lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Abû Dâud dan Al-Nasâ’i. pe- . Artinya: “Ya Allah. Artinya: “Wahai Tuhanku. Artinya: “Ya Tuhanku.6. Al-Nasâ’i dari Zaid ibn Kharijah). muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad Nabi yang ummi dan akan keluarganya. Lafazh-lafazh shalawat yang ringkas. hanya engkau sajalah yang sangat terpuji dan sangat mulia. wahai Tuhanku. dan berilah berkat oleh-Mu akan Muhammad. muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya. Nabi yang ummi dan akan keluarganya.

sebagai-mana Engkau telah memberkati junjunan kami. limpahkanlah shalawat kepada jun-junan kami. sebagaimana Engkaau telah melimpahkan shalawat kepada junjunan kami Ibrahim dan keluarga Ibrahim. hamba-Mu dan rasul-Mu. adalah lafazh shalawat yang sering diajar oleh Nabi sendiri dan yang sering disuruh supaya kita membacanya. Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Artinya: “Ya Allah. Shalawat di atas juga diriwayatkan oleh Abû Dâud. Al-Nasâ’i. sebagai salah satu dari rukun salat. . dengan ditambah lafal Sayyidinâ untuk Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.” Selain itu. Beliau biasa memakai shalawat sebagai berikut: 10. menganggap shalawat atas Nabi Saw. maka mereka tetap berada dalam keraguan. Muhammad. Muhammad. Tambahan lafal sayyidina boleh jadi sebagai adab dari beliau atau mungkin pula mengikuti ucapan Rasulullah Saw. dipandanglah ia telah bershalawat dengan sem-purna. berkatilah pula junjunan kami Muhammad. dan kepada keluarga junjunan kami.” Dalam tasyahud akhir. Muhammad. ialah bunyi shalawat yang dibaca di dalam tasyahhud (yang diriwayat-kan oleh Bukhârî dan Muslim).a. dalam salah satu sabdanya yang mengatakan: Artinya: “Berdirilah kalain untuk menyebut sayyid (penghulu) kalian! “ .nutup semua Nabi. dan barangsiapa membaca selainnya. imam segala kebajikan. Wahai Tuhanku. Maka barangsiapa mem-bacanya. beliau juga suka memakai sighat shalawat lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Malik di dalam kitab Al-Muwattha’. Al-Turmudzî. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. dan keluarga junjunan kami. yaitu: Muhammad. tempatkanlah dia pada suatu maqam yang dirindukannya oleh orang yang dahulu. dan Al-Bayhaqi dari Ibn Mas’ûd. Berkata Al-Sayuthî dalam Al-Hirz al-Ma’ânî: “Saya telah membaca keterangan Al-Subkî yang diterimanya dari ayahnya di dalam Al-Thabaqat. Ibnu Mâjah dari ‘Abdullah Ibn Mas’ûd). karena bunyi lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Bukhârî Muslim itu. Imam Syâfi’i r.” (HR. pemimpin kebaikan dan utusan pembawa rahmat. katanya: Sebaik-baiknya shalawat untuk dibaca dalam bershalawat.

dan ditanamkan Allah kecintaan kepada dirinya dalam hati umat manusia. Bersabda: “Barangsiapa yang membaca shalawat ini. “Ya Rasulullah.” Penjelasan: . limpahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad dan Keluarganya.” Rasulullah lalu bersabda. ayah saya sudah sangat tua. berarti ia telah membukakan bagi dirinya tujuh puluh pintu rahmat. . ternyata ia bisa bermimpi melihat Rasulullah Saw.. “Bawa dia kemari!” Orang itu berkata. Benar saja. tidak bisa melihat. Dalam hal ini Imam Syâfi’î r. Serta meriwayatkan hadis dari beliau. Artinya: “Ya Allah.Rasulullah Saw.” Rasulullah menjawab. juga bersabda.” Anjuran Rasulullah itu ditruti oleh orang tersebut. . Artinya: “Semoga Allah Swt. Mencurahkan shalawat kepada Muhammad “ Penjelasan: Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa Nabi Saw. 12.a.” Diceritakan. namun beliau ingin sekali melihat Anda. 11. seorang penduduk negeri Syam datang meng-hadap Rasulullah Saw seraya berkata. ditunjukan kepada Sa’ad bin Mu’adz: Artinya: “Aku adalah sayyid (penghulu) manusia dan tidak sombong”. “la buta. telah mengamalkan shalawat yang dianggap oleh beliau paling sahih sanadnya. “Katakanlah kepadanya supaya ia mengucapkan Shallallâhu ‘alâ Muhammdin selama tujuh minggu setiap malam. Semoga ia akan melihatku dalam mimpi dan dapat meriwayatkan hadis dariku.

” Diriwayatkan bahwa. “ . nabi yang ummi. 13. “Shalawat ini disebutkan oleh Jabar dari sahabat Ibn ‘Umar r. sayangilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu rahmatpun.” . barangsiapa yang membacanya setiap hari dan setip malam sebanyak 500 kali. 14.Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik r. “Ya Rasulullah. . limpahkanlah sealawat atas Muham-mad dan kelurga Muuhammad sehingga tidak tersisa lagi satu shalawat pun. niscaya dia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Nabi Saw. Bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku pada malam Jumat se-banyak delapan puluh kali. dalam keadaan sadar. dan limpahkanlah kese-jahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu kesejahteraan pun.a. bahwa Rasulullah Saw. ‘Allâhumma shalli ‘alâ Muhamadin ‘abdika wa Nabiyyika alNabiyyi al-Ummî. Artinya: “Ya Allah. Disebutkannya pula keutamaan yang besar dari shalawat ini dan kebajikan bagi seorang laki-laki yang mengucapakannya dihadapan nabi Saw.” Kemudian ditanyakan. Barangsiapa yang mengucapkannya ketika duduk.” Penjelasan: Al-Fasi berkata. hamba dan nabi-Mu. dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia duduk. Allah akan mepgampuni dosa-dosanya selama delapan puluh tahun. bagaimana cara memberi shalawat kepadamu itu?” Rasulullah menjawab. dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia berdiri. Artinya: “Ya Allah. berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu berkahpun. Bersabda: “Barangsiapa yang meng-ucapkan Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa Sallim ketika ia berdiri.” Penjelasan : Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ mengatakan bahwa Rasulullah Saw. limpahkanlah Shalawat atas Muhammad.a.

niscaya ia akan minum dari telagaku dan di-haramkan jasadnya oleh Allah dari neraka. Artinya: “Ya Allah.” Penjelasan : . . dan tempatkanlah ia ditempat yang dekat dengan-Mu di Hari Kiamat. aku akan memberinya syafaat. limpahkanlah shalawat atas Muhammad. 15. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan cara yang dikemukakan dalam shalawat ini. ia akan melihatku di Hari Kiamat. limpahkanlah shalawat kepada Mu-hammad dan kepada keluarga Muhammad.” Penjelasan : Imam Al-Sya’rânî menutrkan bahwa Nabi Saw. 16. kepada jasadnya di alam jasad.” . Barangsiapa yang me-lihatku di alam mimpinya. dan Ibn ‘Ashim dari sahabat Ruwayfi bin Tsabit al-Anshari. Rasulullah Saw.” Penjelasan : Shalawat ini dikemukakan oleh Al-Thabrânî. limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di alam ruh. Ahmad. ia akan melihatku di alam mimpi. Barangsiapa yang aku beri syafaat. Baranggiapa yang melihatku di Hari Kiamat. Artinya: “Ya Allah. bersabda. Artinya: “Ya Allah. dan kepada kuburnya di alam kubur. di kalangan orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya. berarti ia berhak mendapatkan syafa’atku. Al-Bazzar. 17. telah ber-sabda. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan shalawat ini.. serta di alam arwah sampai Hari Kiamat.

maka shalawat ini telah membebaskan ia dari sumpahnya itu. seandainya seseorang bersumpah bahwa ia akan mengucapkan shalawat yang paling utama. ketika beliau sedang duduk di dalam masjid. 18. menjelaskan. Orang-orang yang hadir ketika itu menjadi heran menyaksikan hal itu hingga Nabi Saw. yang menyebabkan Engkau . Juwairiyah. Pen-syarah kitab Dalâ’il mengatakan. keridhaan diri-Mu. Assalâmu ‘alaykum. Artinya: “Ya Allah. dan ketu-runannya. Nabi yang ummi. hiasan Arsy-Mu. Artinya: “Ya Allah. yaitu antara beliau dan Abu Bakar r. . juga atas keluarganya. yang menyebabkan Engkau menunaikan semua hajat kami.” Lalu Abu Bakar bertanya.a.Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa seorang laki-laki menghadap Rasulullah Saw.s. Orang itu berkata. dan Rasul-Mu. isteri-isterinya. Nabi-Mu. Muhammad. “Jibril a. dan tinta kalimat-Mu. sebanyak jumlah makhluk-Mu. “Bagaimana shalawatnya ya Rasulullah? Kemudian Rasulullah Saw. telah datang kepadaku memberitahukan bahwa orang ini telah memberi shalawat kepadaku dengan shalawat yang belum pemah dibaca oleh seorang pun sebelumnya. 19.” Penjelasan: Al-Hafizh Al-Sakhâwî menuturkan. wahai ahli kemuliaan!” Orang itu lalu didudukkan oleh Nabi Saw di tengah-tengah. . dengan suatu shalawat yang menye-babkan kami selamat dari semua ketakutan dan malapetaka. limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad-hamba-Mu. limpahkilnlah shalawat atas junjunan kami. menyebutkan sha-lawat tersebut di atas. bahwa lafal shalawat ini diambil dari hadis Ummul Mukminin.

me-nyucikan kami dari semua kejahatan. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas junjunan kami. sebagian pemuka para wali mengatakan. Muhammad– samudera cahaya-Mu. imam hadratMu. dan jalan syariat-Mu. “Barangsiapa yang membaca shalawat ini dalarn setiap perkara penting atau bencana sebanyak seribu kali. 20. Sha-lawat ini disebut demikian karena banyaknya cahaya yang akan diperoleh oleh orang yang membacanya pada Hari Kiamat kelak. shalawat ini saya dapatkan tertulis di atas sebongkah batu dengan tulisan qudrati. niscaya Allah akan melepaskan bencana itu darinya. duhai Tuhan semesta alam. Di dalam syarah atas kitab Dalâ’il disebutkan. Dalam syarah kitab tersebut disebutkan riwayat dari Hasan bin ‘Ali Al-Aswânî. dan yang tidak ada akhir di balik ilmu-Mu. dan yang menyebabkan Engkau menyampaian semua cita-cita kami berupa kebaikan-kebakan dunia dan akhirat. singgasana kerajaan-Mu. penghulu para makhluk-Mu. perbendaharaan rahmat-Mu. dan menyampaikan apa yang diinginkannya. bingkai kerajaan-Mu.” . yang memperoleh pancaran sinar cahaya-Mu. yang menyebabkan Engkau mengangkat kami ke derajat yang tinggi di sisi-Mu. .” Penjelasan : Shalawat ini dinamakan shalawat ‘Cahaya Kiamat’. insan yang menjadi sebab segala yang maujud. tambang ra-hasia-Mu. bahwa shalawat ini berbanding dengan 14.dengan shalawat yang kekal sekekal diri-Mu. juga dengan shalawat.” Penjelasan: Shalawat di atas disebutkan di dalam kitab Dalâ’il. . yang tetap sebagaimana tetap-Mu. yang meridhakan-Mu dan meridhakannya serta meridhakan kami dengannya.” Sayyid Ahmad Al-Shâwî dan yang lainnya mengatakan.yang mendapat kelezatan dengan tauhid-Mu.000 shalawat lainnya. Ia berkata.

Allah telah mengampuni diriku. lalu dikatakan kepadanya.. bahwa Imam Al-Syâfi’i pernah bermimpi bertemu seseorang.a. Muhammad.cybermq. 22.limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang tidak bershalawat kepadanya. Berkaitan dengan shalawat sebelumnya (?) telah dice-ritakan di dalam syarah atas kitab Dalâ’il. “Apa yang telah diperbuat Allah atas diri Anda?” Imam Al-Syâfi’i menjawab.” Jawab Imam Al-Syafi’i. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana shalawat yang Engkau perintahkan kepadanya. limpakanlah shalawat atas Nabi kami.html . Artinya: “Ya Allah. . limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana Engkau suka agar dibacakan shalawat atasnya. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang bershalawat kepadanya. 21.Sumber: http://www. Artinya: “Ya Allah. dan lim-pahkanlah pula shalawat kepada Muahammd sebagaimana seharusnya shalawat atasnya. “Bagaimana bunyinya?” Lantas beliau mengucapkan shalawat tersebut di atas. .” “Dengan amal apa?” orang itu bertanya lagi. selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan untuk menyebut-Mu “ Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya (?) adalah dua sighat shalawat dari Imam AlSyâfi’i r. “Dengan lima kalimat yang aku pergunakan untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw.php?pustaka/detail/12/2/pustaka-175.” Shalawat di atas dinamakan Al-Shalât al-’Adâdiyyah.com/index.

dengan apa Al-Syâfi’i diberi pahala dari sebab ucapannya dalam kitab Al-Risâlah: Washallallâhu ‘alâ muhammaddin kullamâ dzakara al-Dzdâkirûn waghafala ‘an dzikrik al-ghâfilûn?’ Rasulullah meniawab: ‘la tidak ditahan untuk dihisab.” . dan memperoleh ca-haya.”‘ . Sayyid Ahmad Ruslan mengomentari shalawat ini. limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad. Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ menuturkan hal berkut: Abu Al-Hasan Al-Syâfi’i menuturkan. menolak bencana.” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyid Ahmad Al-Badawi r. juga kepada keluarga dan para sahabatnya. sebanyak jumlah apa Yang Engkau ketahui.a. dan sepenuh apa Yang Engkau ketahui. “Saya telah bermimpi melihat Rasulullah Saw. “Ya Rasulullah. bahkan sangat manjur untuk segala keperluan. “Apa yang telah diperbuat Allah terhadap diri Anda?” Beliau menjawab. manusia pilihan. 24. juga kepada ke-luarganya yang suci dan sahabatnya yang baik.. 23.” . “Sha-lawat ini sangat mujarab untuk menunaikan hajat. seindah apa Yang Engkau ketahui. lalu saya bertanya. rahsia di antara segala rahasia. Artinya: “Ya Allah. pe-nawar duka.” Sementara itu. Artinya: “Ya Allah.Mazânî bertutur sebagai berikut: Saya bermimpi melihat Imam Al-Syâfi’i. yaitu: Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin kullama dzakaraka al-Dzâkirûna wa Shalli ‘alâ Muhammadin kullamâ ghafala ‘an dzikrik alGhâfilûna.Sedangkan berkaitan dengan shalawat ini (?). Nabi yang ummi. yakni Say-yidina Muhammad.. Al. dan pembuka pintu kemudahan. Allah telah mengampuni diriku berkat shalawat yang aku cantumkan di dalam kitab Al-Risâlah. mengusir kesusahan. Lalu saya bertanya pada beliau. limpahkanlah shalawat atas cahaya di antara segala cahaya. sebanyak jumlah kenikmatan Allah dan karunia-Nya.

a. dan penunjuk jalan kepada jalan-Mu yang lurus. jika ada salah searang di antara raja-raja itu datang kepadanya. . Semoga Allah senan-tiasa melimpahkan shalawat kepadanya.Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyid Syamsuddin Muham-mad Al-Hanafi r. sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi. Banyak sekali cerita-cerita berkenaan dengan riwayat hidup dan karamahnya: Di antaranya ia tidak pernah ber-diri satu kali pun bila menyambut kedatangan para raja. penolong kebenaran dengan kebenaran. duduk dengan sopan tanpa menaleh ke kiri dan ke kanan selama berada di hadapan beliau.a. salam. .” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Sayyidina Abu Al-Hasan Al-Syadzili r. 25. limpahkanlah shalawat. salam. kepada Muhammad– cahaya zat dan rahasia yang berjalan di malam hari–di dalam seluruh asma dan sifat.a. ia berbanding dengan seratus ribu shalawat lainnya. dan berkah. la termasuk salah seorang keturunan Abu Bakar Al-Shiddiq r. la telah menjabat kedudukan sebagai kutub para wali (quthb awliya) selama 46 tahun 3 bulan dan beberapa hari. (Sultan Hanafi). . dan berkah atas Sayyidina Muuammad–pembuka hal-hal yang terkunci. juga kepada keluarga dan para sahabatnya.a. Artinya: “Ya Allah limpahkan shalawat.” Penjelasan: Shalawat di atas berasal dari Sayyid Abu Al-Mukarim Syaikh Muhammad Syamsuddin bin Abi Al-Hasan Al-Bakri r. penutup perkara-perkara yang sudah berlalu. Bahkan. raja tersebut merendahkan diri di hadapannya. Selama masa jabatannya itu. 26. ia merupakan quthb ghawts mufrad jam’i. Artinya: “Ya Allah. Ada yang mengatakan bahwa shalawat ini berguna untuk melepaskan kesulitan.

Di antara khasiat shalawat ini adalah. Artinya: “Ya Allah. Akan tetapi. bahwa shalawat ini turun ke atasnya dalam satu sahifah dari Allah. Shalawat ini dikenal dengan sebutan. 28. salam.” .000 shalawat lainnya. Pada rakaat ketiga sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Kafirun. .” Penjelasan: Sayyid Ahmad Al-Sakhâwî. Barangsiapa yang membacanya sebanyak seribu kali pada malam Kamis. kepada sayyidina Muhamamd dan keluarganya. Hendaklah ia membakar kemenyan Arab ketika membaca shalawat tersebut. dengan menukil dari ulama lainnya mengatakan bahwa shalawat tersebut di atas me-nyamai 600. Sebagian ulama Maroko mengatakan. sebelumnya hendaklah ia melakukan salat sunnah empat rakaat: Pada rakaat pertama ia membaca Surah Al-Fâtihah dan Al-Qadr. dan berkah. Orang yang membacanya secara rutin tiap-tiap hari Jumat sebanyak seribu kali akan menjadi orang yang bahagia di dunia dan akhirat. sebanyak apa yang ada di dalam pe-ngetahuan Allah. sebanyak kesempurnaan Allah dan segala yang sesuai dengan sesuai dengan kesempurnaan-Nya itu. Ada pula yang mengatakan bahwa. “Shalawat ini merupakan sighat shalawat yang sempurna. Artinya: “Ya Allah. ia akan berkumpul dengan Nabi Saw. 27. Allah akan mengampuninya dari segala dosanya. Pada rakaat kedua sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Zalzalah. bahwa bagi siapa saja yang membacanya. “Shalawat Kebahagiaan”. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. dengan shalawat yang kekal seba-gaimana kekalnya kerajaan Allah. Sedangkan Syaikh Dahlan memberikan komentamya. limpahkanlah shalawat.” . ia tidak akan masuk neraka. satu kali shalawat ini menyamai sepuluh ribu-bahkan ada yang menyatakan pula enamratus ribu–shalawat lainnya. Pada rakaat keempat sesudah AlFâtihah ia membaca Surah Al-Mu’awwidzatayn (surah Al-Falaq dan Al-Nâs). Jumat atau Senin. walaupun hanya satu kali seumur hidupnya. Barangsiapa yang men-dawam-kan (membiasakan secara rutin) membacanya selama empat puluh hari.

yang tinggi kedudukannya. bershalawat atas dirinya dengan shalawat tersebut. limpahkanlah shalawat. salam. Di antara keistimewaannya adalah: jika Anda membacanya secara rutin. Muhammad-Nabi yang ummi. . Anda akan memperoleh ilmu dan rahasia langsung dari Nabi Saw. Ada yang menyatakan bahwa shalawat ini menyamai pahala 14.” Penjelasan: Tentang shalawat ini. . 30. 29. di dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas. . . Mereka telah memilih shalawat tersebut sebagai wirid karena pahalanya yang tidak terhingga.Penjelasan: Shalawat ini dikenal di kalangan ahli tarekat sebagai shalawat “Kamaliyah”. yang terkasih. Artinya: “Ya Allah. dan yang besar wibawanya. ada yang mengatakan bahwa Nabi Saw. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muuhammad dan keluarga Sayyidina Muhammad. juga kepada keluarga dan para sahabatnya. dan berkah kepada penghulu kami. serta sebanyak jumlah ilmu yang Engkau miliki.000 shalawat lainnya.” Penjelasan: Shalawat ini diterima oleh Maulana Syaikh Al-Hindi dari Nabi Saw. Artinya: “Ya Allah.

Artinya: “Ya Allah. menerangi hatinya. memperbaiki keadaannya. memudah-kan urusannya. Tentang shalawat ini. dan membukakan baginya segala pintu kebaikan. limpahkanlah shalawat atas Muhammad-hamba dan Rasul-Mu serta Nabi yang ummi. atas keluarga Muhammad dan para isterinya. 32. dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas. Di alam raya ini se-sungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. ibu kaum Mukmin. dan lain-lain. Di alam raya ini sesungnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. dicapai akhir yang baik. sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki. jugakeluarga dan para isterinya. . meninggikan kedudukannya. meluaskan rezeki-nya. ibu kaum Mukmin serta keturunan dan Ahli Baitnya– se-bagaimana Engkautelah memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim. menghilangkan kesulitan dan penyakitnya. . barangangsiapa yang membacanya secara rutin setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebih. Muhammad. Imam Al-Qurthubi me-nuturkan bahwa. juga kepada keluarga dan para sahabatnya.” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari hadis yang sahih. serta atas keturunan dan keluarganya-sebagai-mana Engkau telah melimpahkan shalawat itu kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. diperoleh segala keinginan. . dan diberi minum dari awan berkat wajahnya yang mulia. Artinya: “Ya Allah. Allah akan melenyapkan kecemasan dan kesusahan-nya. di-tunaikan segenap kebutuhan. limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang paripurna kepada junjunan kami.31. yang dengan perantaraan beliau itu dilepaskan semua ikatan. Ya Allah berkatilah Muhammad–hamba dan rasul-Mu serta Nabi yang ummi.” Penjelasan: Shalawat ini lebih dikenal dengan sebutan “shalawat Tafrijiyah”. dilenyapkan segala kesusahan.

berkah-Nya. serta rasul rahmat. sebanyak jumlah kalimat-Mu yang sem-purna dan diberkahi. dan berikanlah ke-padanya semua permintaannya di akhirat dan di dunia. dan sebutannya di dalam ka-langan mereka yang ditinggikan. imam orang-orang yang bertakwa. dan sebanyak jumlah makhluk-Mu. berkah. keridhaan diri-Mu. Ya Allah. selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu. perkenankanlah syafaatnya yang besar. duhai Baginda Nabi. sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada Ibrahim dan Musa. Artinya: “Ya Allah. Shalawat dari Allah dan kaum Mukmin senantiasa terlimpah kepada Muhammad. berkah. para penolong dan para pe-ngikutnya. dan utusan-Mu. ibu kaum beriman. dan rahmat atas kami bersama mereka. sampaikanlah salam kami kepadanya. jadikanlah kecintaannya di dalam kalangan mereka yang disucikan. Imam kebaikan dan panglima kebaikan. rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. kasihsayangnya di kalangan mereka yang didekatkan. dan tintakalimat-Mu–shalawat yang kekal sekekal diri-Mu. limpahkanlah shalawat. juga kepada isteri-isterinya. dan kepada keturunan dan Ahli Baitnya. . yang diinginkan oleh orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya. Nabi yang ummi. balaslah salam kami olehnya. ampunan-Nya. serta umat dan para pencintanya-sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat. berkah. dengan sebaik-baik pahala yang Engkau berikan kepada para Nabi dan umatnya. Ya Allah. Nabi yang ummi. bangkitkanlah dia pada Hari Kiamat kelak pada derajat kedudukan yang terpuji. Salam sejahtera tercurah atasmu. penghulu para rasul.33. Ya Allah. angkatlah derajatnya yang tinggi. Berikanlah pahala yang setimpal kepadanya dari kami sesuai dengan haknya. dengan shalauwat-Mu yang paling utama dan berkah-Mu yang paling suci. perhiasan arsy-Mu. Limpahkanlah pula shalawat. dan keridhaan-Nya. Nabi. Berikanlah kebaikan kepada semua nabi. kepada keluarga dan para sahabatnya. Di alam raya ini sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. serta rahmat Allah. sebanyak jumlah yang genap dan yang ganjil. tempatkanlah dia pada tempat yang dekat dengan-Mu pada Hari Kiamat. dan rahmat-Mu kepada Muuhammad-hamba. dan penutup para Nabi.

diterapkan dalam hukum Allah. perhiasan arsy Allah. serta sebanyak makhluk Allah. Ada yang berpendapat bahwa orang yang membacanya secara rutin selama sepuluh malam. akan bermimpi melihat Nabi Saw. dan seluas ilmu Allah. dan semua yang ada di dalam ilmu Allah dengan shalawat yang menghabiskan seluruh bilangan dan meliputi seluruh batasan. Duhai Tuhan semesta alam. dan sepenuh segala sesuatu. Ia termasuk sighat yang sangat bagus sekali untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw.” Penjelasan: Shalawat ini disebutkan oleh Syaikh Al-Dayrabi di dalam Mujarrabat-nya. dituliskan oleh qalam Allah. . selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu sebanyak apa yang diliputi oleh ilmu Allah. tinta kalimat Allah. sambil menghadap kiblat dan dalam keadaan suci yang sempurna. . tiap-tiap malam sebanyak seratus kali. sebanyak jumlah segala sesuatu. . pada saat hendak berbaring tidur di tempat tidurnya.” Penjelasan: Shalawat ini adalah shalawat yang dikumpulkan oleh Al-Hâfizh Al-Sakhâwî di dalam kitab Al-Qawl al-Badî’. yang akan terjadi. seerta semua yang telah terjadi. berlipat gandanya segala sesuatu. Disebutkan pula oleh Ibn Al-Hajar di dalam Al-Durr alMandhûdh bahwa ia menghim pun segala lafal yang diriwayatkan. 34. juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam atas junjunann kami Muhammad.tetapkanlah pada umat dan ke-turunannya amal perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. Nabi yang ummi. juga dengan shalawat yang berkesinambungan dengan kekalnya kerajaan Allah dan abadi dengan keabadian Allah. keridhaan Allah.

juga kepada keluarga Muhammad. Nabi yang ummi. Muhammad-hamba. Di antara faedah shalawat ini disebutkan diungkapkan oleh Quthb Al-Baddad. Nabi.35. Sayyid Syarif ‘Abdurrahman bin Muhammad Ba’alawi. . limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami. alladzî lâ yamûtu wa atûbu ilayh. Mufti Hadramaut. rabbigh-firlî. Artinya: “Ya Allah. niscaya ia akan meninggal dalam keadaan beriman.” kemudian diikuti oleh pembacaan shalawat di atas. la mengatakan bahwa yang menjadikan seseorang meninggal dunia dalam keadaan baik (khusnul khâtimah) adalah jika tiap-tiap selesai mengerjakan salat maghrib ia mengucapkan. sebanyak jumlah huruf yang digariskan oleh qalam. dan Rasul-Mu. 36. serta keluarga dan para sahabatnya. Barangsiapa yang membaca kalimat-kalimat di atas sebelum berbicara tentang yang lainnya. “Astaghfirullâh alladzî lâ ilâha illâ huwa al-hayy al-qayyûm. Artinya: “Ya Allah. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad.” Penjelasan: Shalawat ini disebutkan oleh pengarang kitab Bughyah al-Mustarsidîn. dengan shalawat yang menjadikan kerelaan bagi kami dan penunaian bagi .

Nabi. jadikanlah semulia-mulia shalawat-Mu. setinggi-tinggi berkah-Mu. Diriwayatkan dari Al-Faqih Al-Shâlih ‘Umar bin Sa’id bahwa Rasulullah Saw. Artinya: “Shalawat Allah. dan berkah Allah.. semoga senantiasa tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. selembut-lembut kasih sayang-Mu dan ridha-Mu kepada Muhammadhamba. limpahkanlah shalawat kepada jasadnya di dalam alam jasad. 37. dan balaslah ia dengan balasan yang paling baik daripada balasan yang telah Engkau berikan kepada seorang nabi dari umatnya. malaikat-Nya. rahmat.haknya. para nabi-Nya. Balaslah ia dari kami dengan balasan yang sepantasnya. Ya Allah. dan limpahkanlah kepada kuburnya di dalam alam kubur. dan Rasul-Mu. . ‘Awârif al-Ma’ârif. dan limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sampai Hari Kiamat. dan orang-orang salih.” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Imam ‘Alî bin Abî Thalib k. atasnya serta atas mereka tercurah salam. bersabda. .a. shiddiqun. Limpahkanlah pula shalawat-Mu atas semua saudarasaudaranya dari go-longan para nabi. Afdhal al-Shalawâti ‘an-Sayyidi al-Sâdâti. yang di dalamnya diterangkan banyak sekali faedah untuk masing-masing bagian darinya. Ya Allah. dan seluruh makhluk-Nya.” . telah pula dikemukakan oleh Syaikh Nabhay di dalam kitabnya. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat tersebut setiap hari 33 kali. kemudian diwartakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r.w. Berikanlah ke-padanya wasilah dan maqam yang terpuji yang telah Engkau janjikan.” Penjelasan: Shalawat tersebut di atas dikemukakan oleh lmam Al-’Ârif Syihabuddin Ahmad AlSuhrawardi di dalam kitabnya. limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di dalam alam ruh. serta berikanlah kesejahteraan yang banyak kepadanya. syuhada. Allah akan membukakan baginya (pintu) antara kuburnya dan kuburku. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad di kalangan umat terdahulu.

anak-anaknya. para penolongnya.38. duhai Tuhan Yang Maha Tinggi di sore ini. Dan dikemukakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r. .” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari sahabat ‘Abdullah bin Abbas r. para pencintanya. sebaik-baik manusia. limpahkanlah shalawat kepada orang yang ruhnya menjadi mihrab arwah. telah banyak membicarakan shalawat ini di dalam kitabnya tersebut. limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi imam para nabi dan seluruh alam. Yang ingin mengetahui tentang shalawat ini secara lebih luas dapat meneliti kitab tersebut. para pengikutnya.a. 40. Tuhan yang mempunyai pemberian-pemberian yang mulia limpah-kanlah shalawat atas Muhmmad. Pengarang kitab Al-Ibrîz. dan jadikanlah kami bersama mereka semua duhai Tuhan Yang paling penyayang di antara semua penyayang. keturunannya. malaikat. ampunilah pula kami. yaitu hamba-hamba Allah yang beriman. limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi pemimpin penduduk surga. Artinya: “Ya Allah. . Tuhan yang selalu memberikan karunia kepada manusia Tuhan yang selalu membukakan tangan-Nya lebar-lebar dengan pemberian. Ahli Baitnya. Ya Allah. dan umatnya. 39.” . dengan penghormatan. dan seluruh alam. Ya Allah. Artinya: “Ya Allah. sahabat-sahabatnya.a. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan atas keluarganya. isteri-isterinya.” Penjelasan: Shalawat ini adalah shalawat Sayyidah Fathimah Al-Zahra’. Sayyid ‘Abdul ‘Azîz Al-Dabbâgh.

yang kami peroleh dengannya dalam urusan agama dan dunia. Beliau berkata.melainkan Muhammad Saw. yang menunjukkan kepada tuntunannya. tidaklah kami mendapat nikmat -baik yang nyata maupun yang tersembunyi. paling banyak.Penjelasan: Shalawat ini dikemukakan di dalam kitab Al-Syifâ’ dari Hasan Al-Bashri. dan peringatan darinya. selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Nya dan selama orang-orang yang lalai melupakan-Nya. Semoga shalawat dan salam Allah selalu tercurah kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya. Oleh karena itu. teriring rahmat Allah dan berkah-Nya. dengan shalawat yang paling utama.. sebagaimana Dia telah mencurahkan shalawat kepada Ibrahim dan ke-luarganya.” . yang memimpin kepada kebaikannya. yang membebaskan dari kebinasaan dan tempat-tempat jahat. Sebab. tuntunan. Salam sejahtera atasnya. 41. beragama dengan agamanya yang telah diridhai dan dipilih oleh para malaikat-Nya dan orang-orang yang telah diberi-Nya nikmat di antara makhluk-Nya. dan paling baik daripada shalawat yang dilim-pahkan-Nya kepada salah seorang dari ummatnya dengan shalawatnya kepadanya. “Barangsiapa yang ingin minum dari piala dengan minuman telaga Rasulullah Saw. dan diangkatkannya keburukan dari kami di dalam keduanya atau di dalam salah satu dari keduanya. Semoga Allah membalasnya dari kami dengan balasan yang lebih baik daripada balasan-nya kepada rasul dari orang-orang yang diutus kepadanya. Sesungguhnya Dia Maha terpuji lagi Maha muha. yang mengingatkan. sebabsebab yang mendatangkan kebinasaan. dia telah melepaskan kami dari ke-binasaan. hendaklah ia membaca shalawat itu. serta sebagaimana Dia telah mehmpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Semoga Dia melimpahkan shalawat ke-padanya di kalangan orangorang terdahulu dan setelahnya.” . yang tegak me-laksanakan nasihat. dan menjadikan kami sebaik-baik ummat yang dikeluarkan bagi manusia.-lah yang menjadi sebabnya. Artinya: “Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad.

Dan mempunyai penyempurnaan di dalam Al-Risâlah oleh Imam Al-Syâfi’i. . limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muham-mad. Ya Allah limpahkanlah . Artinya: “Ya Allah.a. limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. .Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Imam Al-Syâfi’i r. Ya Allah. limpahkanlah shalawat dan salam atas pemimpin para pemimpin dan tujuan dari semua keinginan. Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyidi Abu Thahir bin Sayyid ‘Alî Wafâ’. yang diutus dengan rahmat bagi setiap umat. Artinya: ” Ya Allah. 43. 42. kekasih-Mu yang dimuliakan. Shalawat ini banyak sekali faedahnya. yang dengannya kegelapan menjadi terang. Yaitu shalawat nomor 16. juga atas keluarga dan para sahabatnya”. terutama bila dibaca sesudah membacaa Shalawat Nurul Qiyâmah. Muhammad.

sahabat-sa-habatnya. limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. digariskan oleh qalam-Mu. kehormatan.shalawat atas Sayyidina Muhammad. dan kemuliaan. limpah-kanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. yang tidak dilanggar kehorrmtan di majelisnya. yang bisa berjalan dinaungi oleh awan kemana dia menuju. yang dipilih untuk memimpin risalah sebelum diciptakan Lawh dan Qalam. yang dikhususkan dengan kalimat yang menyuruh dan hikmah tertentu. dan ditetapkan dalam hukum-Mu terhadap makhluk-Mu. juga kepada ke-luargaya. Ya Allah. Ya Allah. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Ya Allah. yang dilimpahi shalawat oleh Allah di dalam Kitab-Nya yang sempurna dan kita diperintahkan-Nya supaya ber-shalawat kepadanya. 44. Artinya: “Ya Allah.” . yang disifati dengan akhlak dan perangai yang utama.” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Sayyid Al-Faklhani. isteri-isterinya–selama hujan turun dengan deras dan selama orang-orang berdosa mendapat uluran kemurahan. Curahkanlah kelembutan-Mu di dalam seluruh urusan kami dan kaum muslimin. Semoga Allah melimpahkan kepadanya salam sejahtera. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad yang dipuji oleh Tuhan kemuliaan dimasa lalu. limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami Muhammad. . pengarang kitab Al-Fajr Al-Munîr fî Al-Shalâh ‘ala Al-Basyîr Al-Nadzîr. dan tidak dibiarkan orang yang menganiayanya. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Semoga Shalawat Allah selalu dicurahkan kepadanya. kepada keluarganya. limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. Ya Allah. Ya Allah. saahabat-sahabatnya sebanyak jumlah. . Ya Allah. apa-apa yang diliputi oleh ilmu-Mu.

Limpahkanlah pula shalawat kepada semua . limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Ya Allah. dengan shalawat yang bergandengan dengan sebutan dan yang disebutnya.” Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ? ) ada di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ. limpahkanlah shalawat dan salam. dan limpahkanlah sha-lawat dan salam kepada sayyidina Muhammad. Artinya: “Ya Allah. 47. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Ya Allah. mengutip perkataan Al-Qastalani. Tentang shalawat ini.” . Imam Al-Ghazali. Artinya: “Ya Allah. sebanyak jumlah tiap-tiap seribu yang dilipatgandakan. mengatakan. dengan shalawat yang menerangi kuburnya dengan seterang-terangnya. keluarganya sahabatnya-dengan. 46. dengan shalawat yang bertemu dengan cahayanya.32 (?) supaya mendapatkan keutamaan yang tidak terhingga. kepada Muhammad. dan para shalawat yang melebihi shalawat-shalawat yang diucapkan oleh orang-orang yang bershalawat dari sejak permulaan masa sampai akhirnya. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. dengan shalawlat yang melapangkan dadanya dan menyebabkan kegembiraannya. sebanyak jumlah tiap-tiap huruf yang dilipatgandakan sejuta. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad.45. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya. “Kedua shalawat ini dibaca bersama shalawat no. limpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad. sebanyak jumlah huruf-huruf di dalam Al-Quran. sepenuh neraca dan penghabisan ilmu. Ya Allah. Artinya: “Ya Allah.” .

Insya Allah jika ada kemampuan akan kami cek lagi. Beliau menghimpun sepuluh shalawat yang tidak dinisbahkan kepada seorangpun.com/index. kami tak yakin.saudaranya dari golongan para nabi dan wali.html Catatan: Beberapa penjelasan yang mengacu ke nomor tertentu.” Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ?) dikemukakan oleh Al-Qastalani di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ’. About these ads . Wallahu a’lam.cybermq. Sumber: http://www. .php?pustaka/detail/12/2/pustaka-180. dengan shalawat sebanyak jumlah cahaya dan kemunculannya. Karena sumber asli tak menuliskan penomoran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful