Macam-Macam Shalawat

Oktober 29, 2008 · by orgawam Lafadz-lafadz Shalawat Dalam berbagai sumber, baik hadis maupun keterangan para ulama yang termuat dalam kitab-kitab kuning (istilah santri bagi kitab yang kertasnya berwama kuning) banyak sekali lafazh-lafazh shalawat. Seperti yang terhimpun dalam kitab Muktashar fî Ma’ânî Asmâ Allâh al-Husnâ, dalam bâb Ash-Shalâh ‘alâ al-Nabi, karangan Al-Ustâdz Mahmûd al-Sâmî, dan kitab Afdhalu al-Shalawâti ‘alâ Sayyidi al-Sâdâti, karangan Yûsuf bin Ismâ’îl al-Nabhânî. Untuk itu dibawah ini adalah sebagian lafazh-lafazh shalawat tersebut baik yang bersumber dari hadis maupun kitab-kitab, berikut penjelasannya. .

1. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakan oleh-Mu akan Muhammad, Nabi yang tidak pandai menulis dan membaca. Dan muliakan pulalah kiranya akan isterinya, ibu segala orang yang mukmin, akan keturunannya dan segala ahli rumahnya, sebagaimana engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarga Ibrahim diserata alam. Bahwasanya Engkau, wahai Tuhanku, sangat terpuzi dan sangat mulia.” (HR. Muslim dan Abû Dâud dari Abû Hurairah). .

2. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku muliakan oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluargaya sebagaimana Engkau memuliakan keluarga Ibrahim dan berilah berkat olehmu kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim, bahwasanya Engkau sangat terpuji lagi sangat mulia diserata alam.” (HR.Muslim dan Abî Mas’ûd). .

3. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia. Ya Allah, wahai Tuhanku, berikan berkat olehMu akan Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim; bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia.” (HR. Bukhârî dari Abû Sa’îd, Ka’ab Ibn ‘Ujrah). .

4. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, hambaMu dan Rasul-Mu, Sebagaimana Engkau telah memuliakan Ibrahim; dan berilah berkat oleh-Mu kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.” (HR. Al-Bukhârî dan Abû Sa’îd). .

5. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, isteriisterinya dan keturunannya, sebagajmana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim. Dan beri berkatlah oleh-Mu kepadq Muhammad dan isteri-isterinya serta keturunanketurunannya, sebagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada keluarga Ibrahim: bahwasanya Engkau sungguh sangat terpuji dan amat mulia.” (HR. Al-Bukhârî dari Abû Hamîd Al-Sa’îdi). . Berkata Al-Nawâwî dalam Al-Adzkâr: “lafazh sha-lawat yang paling utama dibaca, ialah lafazh shalawat yang lengkap ini.

Nabi yang ummi dan muliakanlah oleh-Mu akan keluarga Muhammad. ikutan segala orang yang taqwa. Artinya: “Ya Allah. . Artinya: “Wahai Tuhanku. ialah lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Abû Dâud dan Al-Nasâ’i. muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya.” (HR. wahai Tuhanku. Artinya: “Ya Tuhanku. Al-Nasâ’i dari Zaid ibn Kharijah). jsleri-isterjnya dan keturunannya sebagajmana Engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarganya. 9. Nabi yang ummi dan akan keluarganya. 8. pe- . muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad Nabi yang ummi dan akan keluarganya. hanya engkau sajalah yang sangat terpuji dan sangat mulia. yaitu : 7. wahai Tuhanku.” (HR. limpahkanlah kiranya shalawat-shalawat-Mu dan rahmatMu serta berkat-Mu atas peng-hulu segala Rasul. isteri-isterinya dan keturunannya. . se-bagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada Ibrahim dan keluarganya. dan berilah berkat oleh-Mu akan Muhammad.6. Artinya: “Ya Allah.” . diserata alam. muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad hambaMu dan pesuruh-Mu. Abû Dâud dari ‘Uqbah bin ‘Amir). Lafazh-lafazh shalawat yang ringkas.

Wahai Tuhanku. tempatkanlah dia pada suatu maqam yang dirindukannya oleh orang yang dahulu. dan barangsiapa membaca selainnya. ialah bunyi shalawat yang dibaca di dalam tasyahhud (yang diriwayat-kan oleh Bukhârî dan Muslim). berkatilah pula junjunan kami Muhammad. Artinya: “Ya Allah. Imam Syâfi’i r.” (HR. Shalawat di atas juga diriwayatkan oleh Abû Dâud. dan kepada keluarga junjunan kami. Muhammad. dengan ditambah lafal Sayyidinâ untuk Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.nutup semua Nabi. dalam salah satu sabdanya yang mengatakan: Artinya: “Berdirilah kalain untuk menyebut sayyid (penghulu) kalian! “ . imam segala kebajikan. Al-Turmudzî. menganggap shalawat atas Nabi Saw. Maka barangsiapa mem-bacanya.a. katanya: Sebaik-baiknya shalawat untuk dibaca dalam bershalawat. Beliau biasa memakai shalawat sebagai berikut: 10. karena bunyi lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Bukhârî Muslim itu. sebagaimana Engkaau telah melimpahkan shalawat kepada junjunan kami Ibrahim dan keluarga Ibrahim. maka mereka tetap berada dalam keraguan. beliau juga suka memakai sighat shalawat lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Malik di dalam kitab Al-Muwattha’. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” Dalam tasyahud akhir. Berkata Al-Sayuthî dalam Al-Hirz al-Ma’ânî: “Saya telah membaca keterangan Al-Subkî yang diterimanya dari ayahnya di dalam Al-Thabaqat. adalah lafazh shalawat yang sering diajar oleh Nabi sendiri dan yang sering disuruh supaya kita membacanya. pemimpin kebaikan dan utusan pembawa rahmat. Al-Nasâ’i. Muhammad. Tambahan lafal sayyidina boleh jadi sebagai adab dari beliau atau mungkin pula mengikuti ucapan Rasulullah Saw. sebagai salah satu dari rukun salat. Muhammad. limpahkanlah shalawat kepada jun-junan kami. hamba-Mu dan rasul-Mu. Ibrahim dan keluarga Ibrahim. yaitu: Muhammad. Ibnu Mâjah dari ‘Abdullah Ibn Mas’ûd). . dipandanglah ia telah bershalawat dengan sem-purna. dan keluarga junjunan kami. dan Al-Bayhaqi dari Ibn Mas’ûd.” Selain itu. sebagai-mana Engkau telah memberkati junjunan kami.

berarti ia telah membukakan bagi dirinya tujuh puluh pintu rahmat.” Anjuran Rasulullah itu ditruti oleh orang tersebut. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad dan Keluarganya. telah mengamalkan shalawat yang dianggap oleh beliau paling sahih sanadnya. seorang penduduk negeri Syam datang meng-hadap Rasulullah Saw seraya berkata. 11.” Rasulullah menjawab. namun beliau ingin sekali melihat Anda. “Bawa dia kemari!” Orang itu berkata. Bersabda: “Barangsiapa yang membaca shalawat ini.. Benar saja. ternyata ia bisa bermimpi melihat Rasulullah Saw. Serta meriwayatkan hadis dari beliau. “Katakanlah kepadanya supaya ia mengucapkan Shallallâhu ‘alâ Muhammdin selama tujuh minggu setiap malam. Dalam hal ini Imam Syâfi’î r. Artinya: “Semoga Allah Swt. Mencurahkan shalawat kepada Muhammad “ Penjelasan: Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa Nabi Saw.a. . 12. Semoga ia akan melihatku dalam mimpi dan dapat meriwayatkan hadis dariku.” Rasulullah lalu bersabda. “Ya Rasulullah.” Penjelasan: . ayah saya sudah sangat tua. dan ditanamkan Allah kecintaan kepada dirinya dalam hati umat manusia. . juga bersabda. ditunjukan kepada Sa’ad bin Mu’adz: Artinya: “Aku adalah sayyid (penghulu) manusia dan tidak sombong”.Rasulullah Saw.” Diceritakan. Artinya: “Ya Allah. “la buta. tidak bisa melihat.

” Penjelasan: Al-Fasi berkata.” Penjelasan : Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ mengatakan bahwa Rasulullah Saw. niscaya dia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Nabi Saw. Bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku pada malam Jumat se-banyak delapan puluh kali. 13. ‘Allâhumma shalli ‘alâ Muhamadin ‘abdika wa Nabiyyika alNabiyyi al-Ummî. “Shalawat ini disebutkan oleh Jabar dari sahabat Ibn ‘Umar r. 14. dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia duduk. hamba dan nabi-Mu.a. nabi yang ummi.Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik r.” . bagaimana cara memberi shalawat kepadamu itu?” Rasulullah menjawab. “Ya Rasulullah. .a. Bersabda: “Barangsiapa yang meng-ucapkan Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa Sallim ketika ia berdiri. “ . sayangilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu rahmatpun. Artinya: “Ya Allah. bahwa Rasulullah Saw. Disebutkannya pula keutamaan yang besar dari shalawat ini dan kebajikan bagi seorang laki-laki yang mengucapakannya dihadapan nabi Saw. berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu berkahpun.” Kemudian ditanyakan. Allah akan mepgampuni dosa-dosanya selama delapan puluh tahun. limpahkanlah sealawat atas Muham-mad dan kelurga Muuhammad sehingga tidak tersisa lagi satu shalawat pun. Barangsiapa yang mengucapkannya ketika duduk. dan limpahkanlah kese-jahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu kesejahteraan pun. barangsiapa yang membacanya setiap hari dan setip malam sebanyak 500 kali. dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia berdiri.” Diriwayatkan bahwa. dalam keadaan sadar. Artinya: “Ya Allah. limpahkanlah Shalawat atas Muhammad.

bersabda. .” Penjelasan : . dan Ibn ‘Ashim dari sahabat Ruwayfi bin Tsabit al-Anshari. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan shalawat ini. 17.” Penjelasan : Shalawat ini dikemukakan oleh Al-Thabrânî. Ahmad..” Penjelasan : Imam Al-Sya’rânî menutrkan bahwa Nabi Saw. niscaya ia akan minum dari telagaku dan di-haramkan jasadnya oleh Allah dari neraka.” . dan tempatkanlah ia ditempat yang dekat dengan-Mu di Hari Kiamat. limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di alam ruh. kepada jasadnya di alam jasad. Artinya: “Ya Allah. ia akan melihatku di Hari Kiamat. Artinya: “Ya Allah. dan kepada kuburnya di alam kubur. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan cara yang dikemukakan dalam shalawat ini. berarti ia berhak mendapatkan syafa’atku. limpahkanlah shalawat atas Muhammad. di kalangan orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya. telah ber-sabda. 15. Barangsiapa yang me-lihatku di alam mimpinya. aku akan memberinya syafaat. Rasulullah Saw. Al-Bazzar. Baranggiapa yang melihatku di Hari Kiamat. serta di alam arwah sampai Hari Kiamat. 16. limpahkanlah shalawat kepada Mu-hammad dan kepada keluarga Muhammad. Barangsiapa yang aku beri syafaat. Artinya: “Ya Allah. ia akan melihatku di alam mimpi.

Muhammad.” Lalu Abu Bakar bertanya. yaitu antara beliau dan Abu Bakar r. keridhaan diri-Mu. sebanyak jumlah makhluk-Mu.a. 19. limpahkilnlah shalawat atas junjunan kami. Assalâmu ‘alaykum. Orang-orang yang hadir ketika itu menjadi heran menyaksikan hal itu hingga Nabi Saw. “Jibril a. isteri-isterinya. Nabi yang ummi. Orang itu berkata. juga atas keluarganya. dengan suatu shalawat yang menye-babkan kami selamat dari semua ketakutan dan malapetaka. dan Rasul-Mu. limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad-hamba-Mu. Pen-syarah kitab Dalâ’il mengatakan. maka shalawat ini telah membebaskan ia dari sumpahnya itu. dan ketu-runannya. yang menyebabkan Engkau . Artinya: “Ya Allah. Juwairiyah. menjelaskan. . 18.Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa seorang laki-laki menghadap Rasulullah Saw. hiasan Arsy-Mu. bahwa lafal shalawat ini diambil dari hadis Ummul Mukminin. seandainya seseorang bersumpah bahwa ia akan mengucapkan shalawat yang paling utama. Nabi-Mu. dan tinta kalimat-Mu.s. yang menyebabkan Engkau menunaikan semua hajat kami. telah datang kepadaku memberitahukan bahwa orang ini telah memberi shalawat kepadaku dengan shalawat yang belum pemah dibaca oleh seorang pun sebelumnya. ketika beliau sedang duduk di dalam masjid. Artinya: “Ya Allah. wahai ahli kemuliaan!” Orang itu lalu didudukkan oleh Nabi Saw di tengah-tengah. menyebutkan sha-lawat tersebut di atas. “Bagaimana shalawatnya ya Rasulullah? Kemudian Rasulullah Saw.” Penjelasan: Al-Hafizh Al-Sakhâwî menuturkan. .

sebagian pemuka para wali mengatakan. dan yang tidak ada akhir di balik ilmu-Mu. yang tetap sebagaimana tetap-Mu. dan jalan syariat-Mu. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas junjunan kami. niscaya Allah akan melepaskan bencana itu darinya. “Barangsiapa yang membaca shalawat ini dalarn setiap perkara penting atau bencana sebanyak seribu kali. Ia berkata. shalawat ini saya dapatkan tertulis di atas sebongkah batu dengan tulisan qudrati. yang menyebabkan Engkau mengangkat kami ke derajat yang tinggi di sisi-Mu. . singgasana kerajaan-Mu. bingkai kerajaan-Mu. dan menyampaikan apa yang diinginkannya. Di dalam syarah atas kitab Dalâ’il disebutkan. dan yang menyebabkan Engkau menyampaian semua cita-cita kami berupa kebaikan-kebakan dunia dan akhirat. Dalam syarah kitab tersebut disebutkan riwayat dari Hasan bin ‘Ali Al-Aswânî.” . perbendaharaan rahmat-Mu. yang meridhakan-Mu dan meridhakannya serta meridhakan kami dengannya. Muhammad– samudera cahaya-Mu.000 shalawat lainnya. insan yang menjadi sebab segala yang maujud. bahwa shalawat ini berbanding dengan 14. .yang mendapat kelezatan dengan tauhid-Mu.” Penjelasan : Shalawat ini dinamakan shalawat ‘Cahaya Kiamat’. juga dengan shalawat. yang memperoleh pancaran sinar cahaya-Mu.me-nyucikan kami dari semua kejahatan. tambang ra-hasia-Mu. imam hadratMu. Sha-lawat ini disebut demikian karena banyaknya cahaya yang akan diperoleh oleh orang yang membacanya pada Hari Kiamat kelak. duhai Tuhan semesta alam. 20.” Penjelasan: Shalawat di atas disebutkan di dalam kitab Dalâ’il.” Sayyid Ahmad Al-Shâwî dan yang lainnya mengatakan.dengan shalawat yang kekal sekekal diri-Mu. penghulu para makhluk-Mu.

” “Dengan amal apa?” orang itu bertanya lagi. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana Engkau suka agar dibacakan shalawat atasnya. “Apa yang telah diperbuat Allah atas diri Anda?” Imam Al-Syâfi’i menjawab.cybermq. “Dengan lima kalimat yang aku pergunakan untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw. 22. “Bagaimana bunyinya?” Lantas beliau mengucapkan shalawat tersebut di atas. . selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan untuk menyebut-Mu “ Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya (?) adalah dua sighat shalawat dari Imam AlSyâfi’i r. bahwa Imam Al-Syâfi’i pernah bermimpi bertemu seseorang. Berkaitan dengan shalawat sebelumnya (?) telah dice-ritakan di dalam syarah atas kitab Dalâ’il. limpakanlah shalawat atas Nabi kami.” Jawab Imam Al-Syafi’i. .limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang tidak bershalawat kepadanya. Artinya: “Ya Allah. Muhammad.Sumber: http://www.php?pustaka/detail/12/2/pustaka-175.a.. dan lim-pahkanlah pula shalawat kepada Muahammd sebagaimana seharusnya shalawat atasnya.” Shalawat di atas dinamakan Al-Shalât al-’Adâdiyyah.html .com/index. Artinya: “Ya Allah. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana shalawat yang Engkau perintahkan kepadanya. Allah telah mengampuni diriku. lalu dikatakan kepadanya. 21. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang bershalawat kepadanya.

Allah telah mengampuni diriku berkat shalawat yang aku cantumkan di dalam kitab Al-Risâlah. sebanyak jumlah kenikmatan Allah dan karunia-Nya.Mazânî bertutur sebagai berikut: Saya bermimpi melihat Imam Al-Syâfi’i. lalu saya bertanya. juga kepada keluarga dan para sahabatnya.Sedangkan berkaitan dengan shalawat ini (?). Al. dengan apa Al-Syâfi’i diberi pahala dari sebab ucapannya dalam kitab Al-Risâlah: Washallallâhu ‘alâ muhammaddin kullamâ dzakara al-Dzdâkirûn waghafala ‘an dzikrik al-ghâfilûn?’ Rasulullah meniawab: ‘la tidak ditahan untuk dihisab. Artinya: “Ya Allah. seindah apa Yang Engkau ketahui. dan pembuka pintu kemudahan. limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad. 24. Lalu saya bertanya pada beliau.. yaitu: Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin kullama dzakaraka al-Dzâkirûna wa Shalli ‘alâ Muhammadin kullamâ ghafala ‘an dzikrik alGhâfilûna. sebanyak jumlah apa Yang Engkau ketahui. Artinya: “Ya Allah. Nabi yang ummi. rahsia di antara segala rahasia. menolak bencana. yakni Say-yidina Muhammad. juga kepada ke-luarganya yang suci dan sahabatnya yang baik.” . “Saya telah bermimpi melihat Rasulullah Saw. dan sepenuh apa Yang Engkau ketahui. mengusir kesusahan. “Apa yang telah diperbuat Allah terhadap diri Anda?” Beliau menjawab.” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyid Ahmad Al-Badawi r.”‘ .. manusia pilihan. Sayyid Ahmad Ruslan mengomentari shalawat ini. limpahkanlah shalawat atas cahaya di antara segala cahaya.” Sementara itu. Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ menuturkan hal berkut: Abu Al-Hasan Al-Syâfi’i menuturkan. pe-nawar duka.” . dan memperoleh ca-haya.a. 23. “Sha-lawat ini sangat mujarab untuk menunaikan hajat. “Ya Rasulullah. bahkan sangat manjur untuk segala keperluan.

Banyak sekali cerita-cerita berkenaan dengan riwayat hidup dan karamahnya: Di antaranya ia tidak pernah ber-diri satu kali pun bila menyambut kedatangan para raja. salam. jika ada salah searang di antara raja-raja itu datang kepadanya.” Penjelasan: Shalawat di atas berasal dari Sayyid Abu Al-Mukarim Syaikh Muhammad Syamsuddin bin Abi Al-Hasan Al-Bakri r. . penutup perkara-perkara yang sudah berlalu. duduk dengan sopan tanpa menaleh ke kiri dan ke kanan selama berada di hadapan beliau. penolong kebenaran dengan kebenaran. Semoga Allah senan-tiasa melimpahkan shalawat kepadanya. dan berkah atas Sayyidina Muuammad–pembuka hal-hal yang terkunci. la telah menjabat kedudukan sebagai kutub para wali (quthb awliya) selama 46 tahun 3 bulan dan beberapa hari. ia berbanding dengan seratus ribu shalawat lainnya.a. la termasuk salah seorang keturunan Abu Bakar Al-Shiddiq r. .a.a.” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Sayyidina Abu Al-Hasan Al-Syadzili r.a. salam. 25.Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyid Syamsuddin Muham-mad Al-Hanafi r. Ada yang mengatakan bahwa shalawat ini berguna untuk melepaskan kesulitan. Artinya: “Ya Allah. Artinya: “Ya Allah limpahkan shalawat. dan berkah. 26. kepada Muhammad– cahaya zat dan rahasia yang berjalan di malam hari–di dalam seluruh asma dan sifat. sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi. Bahkan. ia merupakan quthb ghawts mufrad jam’i. (Sultan Hanafi). juga kepada keluarga dan para sahabatnya. raja tersebut merendahkan diri di hadapannya. Selama masa jabatannya itu. dan penunjuk jalan kepada jalan-Mu yang lurus. limpahkanlah shalawat. .

ia tidak akan masuk neraka. Barangsiapa yang membacanya sebanyak seribu kali pada malam Kamis. sebanyak kesempurnaan Allah dan segala yang sesuai dengan sesuai dengan kesempurnaan-Nya itu. Artinya: “Ya Allah. Shalawat ini dikenal dengan sebutan. 28. Allah akan mengampuninya dari segala dosanya. “Shalawat Kebahagiaan”. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Hendaklah ia membakar kemenyan Arab ketika membaca shalawat tersebut. kepada sayyidina Muhamamd dan keluarganya. Jumat atau Senin. Artinya: “Ya Allah.” . satu kali shalawat ini menyamai sepuluh ribu-bahkan ada yang menyatakan pula enamratus ribu–shalawat lainnya. bahwa shalawat ini turun ke atasnya dalam satu sahifah dari Allah. ia akan berkumpul dengan Nabi Saw.000 shalawat lainnya. 27. limpahkanlah shalawat. salam.” .” Penjelasan: Sayyid Ahmad Al-Sakhâwî. Akan tetapi. dan berkah.Di antara khasiat shalawat ini adalah. “Shalawat ini merupakan sighat shalawat yang sempurna. sebelumnya hendaklah ia melakukan salat sunnah empat rakaat: Pada rakaat pertama ia membaca Surah Al-Fâtihah dan Al-Qadr. dengan menukil dari ulama lainnya mengatakan bahwa shalawat tersebut di atas me-nyamai 600. Orang yang membacanya secara rutin tiap-tiap hari Jumat sebanyak seribu kali akan menjadi orang yang bahagia di dunia dan akhirat. sebanyak apa yang ada di dalam pe-ngetahuan Allah. Sedangkan Syaikh Dahlan memberikan komentamya. Pada rakaat kedua sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Zalzalah. Pada rakaat keempat sesudah AlFâtihah ia membaca Surah Al-Mu’awwidzatayn (surah Al-Falaq dan Al-Nâs). dengan shalawat yang kekal seba-gaimana kekalnya kerajaan Allah. Ada pula yang mengatakan bahwa. . bahwa bagi siapa saja yang membacanya. Pada rakaat ketiga sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Kafirun. Barangsiapa yang men-dawam-kan (membiasakan secara rutin) membacanya selama empat puluh hari. Sebagian ulama Maroko mengatakan. walaupun hanya satu kali seumur hidupnya.

” Penjelasan: Shalawat ini diterima oleh Maulana Syaikh Al-Hindi dari Nabi Saw. Ada yang menyatakan bahwa shalawat ini menyamai pahala 14. di dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas. Muhammad-Nabi yang ummi. Artinya: “Ya Allah. bershalawat atas dirinya dengan shalawat tersebut. Artinya: “Ya Allah.Penjelasan: Shalawat ini dikenal di kalangan ahli tarekat sebagai shalawat “Kamaliyah”.” Penjelasan: Tentang shalawat ini. yang terkasih. limpahkanlah shalawat. Mereka telah memilih shalawat tersebut sebagai wirid karena pahalanya yang tidak terhingga. dan berkah kepada penghulu kami. yang tinggi kedudukannya. ada yang mengatakan bahwa Nabi Saw. Anda akan memperoleh ilmu dan rahasia langsung dari Nabi Saw. . . . juga kepada keluarga dan para sahabatnya. 29. salam. dan yang besar wibawanya. 30. . Di antara keistimewaannya adalah: jika Anda membacanya secara rutin.000 shalawat lainnya. serta sebanyak jumlah ilmu yang Engkau miliki. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muuhammad dan keluarga Sayyidina Muhammad.

dan lain-lain. ibu kaum Mukmin serta keturunan dan Ahli Baitnya– se-bagaimana Engkautelah memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim. meninggikan kedudukannya. dan diberi minum dari awan berkat wajahnya yang mulia. . sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki.” Penjelasan: Shalawat ini lebih dikenal dengan sebutan “shalawat Tafrijiyah”. Allah akan melenyapkan kecemasan dan kesusahan-nya. menghilangkan kesulitan dan penyakitnya.” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari hadis yang sahih. Imam Al-Qurthubi me-nuturkan bahwa. Artinya: “Ya Allah. Tentang shalawat ini. atas keluarga Muhammad dan para isterinya. . menerangi hatinya.31. . limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang paripurna kepada junjunan kami. Muhammad. yang dengan perantaraan beliau itu dilepaskan semua ikatan. barangangsiapa yang membacanya secara rutin setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebih. limpahkanlah shalawat atas Muhammad-hamba dan Rasul-Mu serta Nabi yang ummi. diperoleh segala keinginan. Artinya: “Ya Allah. memudah-kan urusannya. jugakeluarga dan para isterinya. Di alam raya ini sesungnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. ibu kaum Mukmin. di-tunaikan segenap kebutuhan. meluaskan rezeki-nya. juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Di alam raya ini se-sungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas. Ya Allah berkatilah Muhammad–hamba dan rasul-Mu serta Nabi yang ummi. dan membukakan baginya segala pintu kebaikan. serta atas keturunan dan keluarganya-sebagai-mana Engkau telah melimpahkan shalawat itu kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. dicapai akhir yang baik. 32. memperbaiki keadaannya. dilenyapkan segala kesusahan.

keridhaan diri-Mu. Nabi yang ummi. Ya Allah. bangkitkanlah dia pada Hari Kiamat kelak pada derajat kedudukan yang terpuji. Nabi. dan sebanyak jumlah makhluk-Mu. penghulu para rasul. yang diinginkan oleh orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya. selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu. Di alam raya ini sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. sebanyak jumlah yang genap dan yang ganjil. Shalawat dari Allah dan kaum Mukmin senantiasa terlimpah kepada Muhammad. dan sebutannya di dalam ka-langan mereka yang ditinggikan. Imam kebaikan dan panglima kebaikan. dan rahmat atas kami bersama mereka. serta umat dan para pencintanya-sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat. dengan shalauwat-Mu yang paling utama dan berkah-Mu yang paling suci. dan rahmat-Mu kepada Muuhammad-hamba. para penolong dan para pe-ngikutnya. Berikanlah pahala yang setimpal kepadanya dari kami sesuai dengan haknya. berkah.33. kasihsayangnya di kalangan mereka yang didekatkan. perhiasan arsy-Mu. ampunan-Nya. dan berikanlah ke-padanya semua permintaannya di akhirat dan di dunia. Ya Allah. rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Berikanlah kebaikan kepada semua nabi. perkenankanlah syafaatnya yang besar. angkatlah derajatnya yang tinggi. berkah. serta rahmat Allah. dan tintakalimat-Mu–shalawat yang kekal sekekal diri-Mu. sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada Ibrahim dan Musa. berkah. dan penutup para Nabi. limpahkanlah shalawat. Nabi yang ummi. serta rasul rahmat. sebanyak jumlah kalimat-Mu yang sem-purna dan diberkahi. Salam sejahtera tercurah atasmu. Artinya: “Ya Allah. berkah-Nya. jadikanlah kecintaannya di dalam kalangan mereka yang disucikan. juga kepada isteri-isterinya. Ya Allah. dan keridhaan-Nya. imam orang-orang yang bertakwa. kepada keluarga dan para sahabatnya. tempatkanlah dia pada tempat yang dekat dengan-Mu pada Hari Kiamat. dan kepada keturunan dan Ahli Baitnya. . balaslah salam kami olehnya. sampaikanlah salam kami kepadanya. Limpahkanlah pula shalawat. dan utusan-Mu. dengan sebaik-baik pahala yang Engkau berikan kepada para Nabi dan umatnya. ibu kaum beriman. duhai Baginda Nabi.

. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam atas junjunann kami Muhammad. yang akan terjadi. tinta kalimat Allah. dan sepenuh segala sesuatu. diterapkan dalam hukum Allah. keridhaan Allah. dituliskan oleh qalam Allah. serta sebanyak makhluk Allah. . akan bermimpi melihat Nabi Saw. seerta semua yang telah terjadi. Nabi yang ummi.” Penjelasan: Shalawat ini disebutkan oleh Syaikh Al-Dayrabi di dalam Mujarrabat-nya.” Penjelasan: Shalawat ini adalah shalawat yang dikumpulkan oleh Al-Hâfizh Al-Sakhâwî di dalam kitab Al-Qawl al-Badî’. 34. Ada yang berpendapat bahwa orang yang membacanya secara rutin selama sepuluh malam.tetapkanlah pada umat dan ke-turunannya amal perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. juga kepada keluarga dan para sahabatnya. perhiasan arsy Allah. tiap-tiap malam sebanyak seratus kali. pada saat hendak berbaring tidur di tempat tidurnya. dan seluas ilmu Allah. berlipat gandanya segala sesuatu. Disebutkan pula oleh Ibn Al-Hajar di dalam Al-Durr alMandhûdh bahwa ia menghim pun segala lafal yang diriwayatkan. Duhai Tuhan semesta alam. dan semua yang ada di dalam ilmu Allah dengan shalawat yang menghabiskan seluruh bilangan dan meliputi seluruh batasan. juga dengan shalawat yang berkesinambungan dengan kekalnya kerajaan Allah dan abadi dengan keabadian Allah. selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu sebanyak apa yang diliputi oleh ilmu Allah. . Ia termasuk sighat yang sangat bagus sekali untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw. sebanyak jumlah segala sesuatu. sambil menghadap kiblat dan dalam keadaan suci yang sempurna.

niscaya ia akan meninggal dalam keadaan beriman.” Penjelasan: Shalawat ini disebutkan oleh pengarang kitab Bughyah al-Mustarsidîn. limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami. Muhammad-hamba. Sayyid Syarif ‘Abdurrahman bin Muhammad Ba’alawi. 36. rabbigh-firlî.” kemudian diikuti oleh pembacaan shalawat di atas. limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad. juga kepada keluarga Muhammad. alladzî lâ yamûtu wa atûbu ilayh. la mengatakan bahwa yang menjadikan seseorang meninggal dunia dalam keadaan baik (khusnul khâtimah) adalah jika tiap-tiap selesai mengerjakan salat maghrib ia mengucapkan. “Astaghfirullâh alladzî lâ ilâha illâ huwa al-hayy al-qayyûm. Di antara faedah shalawat ini disebutkan diungkapkan oleh Quthb Al-Baddad. serta keluarga dan para sahabatnya.35. . Artinya: “Ya Allah. sebanyak jumlah huruf yang digariskan oleh qalam. Nabi. Barangsiapa yang membaca kalimat-kalimat di atas sebelum berbicara tentang yang lainnya. Mufti Hadramaut. dengan shalawat yang menjadikan kerelaan bagi kami dan penunaian bagi . Nabi yang ummi. Artinya: “Ya Allah. dan Rasul-Mu.

Ya Allah. Afdhal al-Shalawâti ‘an-Sayyidi al-Sâdâti. kemudian diwartakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r. dan orang-orang salih. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat tersebut setiap hari 33 kali. dan Rasul-Mu. dan limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sampai Hari Kiamat. dan limpahkanlah kepada kuburnya di dalam alam kubur. para nabi-Nya. setinggi-tinggi berkah-Mu. limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di dalam alam ruh. limpahkanlah shalawat kepada jasadnya di dalam alam jasad. syuhada. Ya Allah.haknya. . yang di dalamnya diterangkan banyak sekali faedah untuk masing-masing bagian darinya.” . dan berkah Allah. Limpahkanlah pula shalawat-Mu atas semua saudarasaudaranya dari go-longan para nabi. serta berikanlah kesejahteraan yang banyak kepadanya. atasnya serta atas mereka tercurah salam. bersabda.a. dan balaslah ia dengan balasan yang paling baik daripada balasan yang telah Engkau berikan kepada seorang nabi dari umatnya.” Penjelasan: Shalawat tersebut di atas dikemukakan oleh lmam Al-’Ârif Syihabuddin Ahmad AlSuhrawardi di dalam kitabnya. ‘Awârif al-Ma’ârif. Diriwayatkan dari Al-Faqih Al-Shâlih ‘Umar bin Sa’id bahwa Rasulullah Saw. . dan seluruh makhluk-Nya. Artinya: “Shalawat Allah. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad di kalangan umat terdahulu. Allah akan membukakan baginya (pintu) antara kuburnya dan kuburku. Balaslah ia dari kami dengan balasan yang sepantasnya. jadikanlah semulia-mulia shalawat-Mu.w. 37. Berikanlah ke-padanya wasilah dan maqam yang terpuji yang telah Engkau janjikan. malaikat-Nya.. telah pula dikemukakan oleh Syaikh Nabhay di dalam kitabnya. semoga senantiasa tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. rahmat. Nabi. shiddiqun. selembut-lembut kasih sayang-Mu dan ridha-Mu kepada Muhammadhamba.” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Imam ‘Alî bin Abî Thalib k.

Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan atas keluarganya. keturunannya. para pengikutnya. isteri-isterinya. Artinya: “Ya Allah.” .38. para pencintanya.a. limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi imam para nabi dan seluruh alam. telah banyak membicarakan shalawat ini di dalam kitabnya tersebut. Pengarang kitab Al-Ibrîz. 40. dan umatnya. yaitu hamba-hamba Allah yang beriman. limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi pemimpin penduduk surga. . limpahkanlah shalawat kepada orang yang ruhnya menjadi mihrab arwah. dengan penghormatan. . 39. Ya Allah. ampunilah pula kami.a. sahabat-sahabatnya. malaikat. dan seluruh alam. Ahli Baitnya. anak-anaknya.” Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari sahabat ‘Abdullah bin Abbas r. Yang ingin mengetahui tentang shalawat ini secara lebih luas dapat meneliti kitab tersebut. Tuhan yang selalu memberikan karunia kepada manusia Tuhan yang selalu membukakan tangan-Nya lebar-lebar dengan pemberian. Sayyid ‘Abdul ‘Azîz Al-Dabbâgh. Ya Allah. Artinya: “Ya Allah. para penolongnya. Tuhan yang mempunyai pemberian-pemberian yang mulia limpah-kanlah shalawat atas Muhmmad. dan jadikanlah kami bersama mereka semua duhai Tuhan Yang paling penyayang di antara semua penyayang. duhai Tuhan Yang Maha Tinggi di sore ini.” Penjelasan: Shalawat ini adalah shalawat Sayyidah Fathimah Al-Zahra’. Dan dikemukakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r. sebaik-baik manusia.

Sesungguhnya Dia Maha terpuji lagi Maha muha. Salam sejahtera atasnya. yang menunjukkan kepada tuntunannya. “Barangsiapa yang ingin minum dari piala dengan minuman telaga Rasulullah Saw. hendaklah ia membaca shalawat itu. beragama dengan agamanya yang telah diridhai dan dipilih oleh para malaikat-Nya dan orang-orang yang telah diberi-Nya nikmat di antara makhluk-Nya. dia telah melepaskan kami dari ke-binasaan. Semoga shalawat dan salam Allah selalu tercurah kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya. Artinya: “Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad.Penjelasan: Shalawat ini dikemukakan di dalam kitab Al-Syifâ’ dari Hasan Al-Bashri. serta sebagaimana Dia telah mehmpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sebab. dengan shalawat yang paling utama. tuntunan. yang membebaskan dari kebinasaan dan tempat-tempat jahat. Beliau berkata. yang kami peroleh dengannya dalam urusan agama dan dunia. dan paling baik daripada shalawat yang dilim-pahkan-Nya kepada salah seorang dari ummatnya dengan shalawatnya kepadanya..” .” . dan diangkatkannya keburukan dari kami di dalam keduanya atau di dalam salah satu dari keduanya. sebagaimana Dia telah mencurahkan shalawat kepada Ibrahim dan ke-luarganya. sebabsebab yang mendatangkan kebinasaan. yang memimpin kepada kebaikannya. dan peringatan darinya. selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Nya dan selama orang-orang yang lalai melupakan-Nya. Oleh karena itu. 41. Semoga Allah membalasnya dari kami dengan balasan yang lebih baik daripada balasan-nya kepada rasul dari orang-orang yang diutus kepadanya. dan menjadikan kami sebaik-baik ummat yang dikeluarkan bagi manusia. yang tegak me-laksanakan nasihat.-lah yang menjadi sebabnya.melainkan Muhammad Saw. yang mengingatkan. teriring rahmat Allah dan berkah-Nya. tidaklah kami mendapat nikmat -baik yang nyata maupun yang tersembunyi. Semoga Dia melimpahkan shalawat ke-padanya di kalangan orangorang terdahulu dan setelahnya. paling banyak.

limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muham-mad.Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Imam Al-Syâfi’i r. Ya Allah limpahkanlah . yang diutus dengan rahmat bagi setiap umat. Penjelasan: Shalawat ini bersumber dari Sayyidi Abu Thahir bin Sayyid ‘Alî Wafâ’. Dan mempunyai penyempurnaan di dalam Al-Risâlah oleh Imam Al-Syâfi’i. terutama bila dibaca sesudah membacaa Shalawat Nurul Qiyâmah. juga atas keluarga dan para sahabatnya”. yang dengannya kegelapan menjadi terang. Artinya: ” Ya Allah. Yaitu shalawat nomor 16. Ya Allah. . 43. . limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. limpahkanlah shalawat dan salam atas pemimpin para pemimpin dan tujuan dari semua keinginan.a. Muhammad. kekasih-Mu yang dimuliakan. Shalawat ini banyak sekali faedahnya. Artinya: “Ya Allah. 42.

limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. Ya Allah. Ya Allah. yang tidak dilanggar kehorrmtan di majelisnya. saahabat-sahabatnya sebanyak jumlah. Ya Allah. apa-apa yang diliputi oleh ilmu-Mu. . Artinya: “Ya Allah. yang dikhususkan dengan kalimat yang menyuruh dan hikmah tertentu. yang dipilih untuk memimpin risalah sebelum diciptakan Lawh dan Qalam. dan tidak dibiarkan orang yang menganiayanya. yang bisa berjalan dinaungi oleh awan kemana dia menuju. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Semoga Shalawat Allah selalu dicurahkan kepadanya. isteri-isterinya–selama hujan turun dengan deras dan selama orang-orang berdosa mendapat uluran kemurahan. digariskan oleh qalam-Mu. Ya Allah. limpah-kanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. yang dilimpahi shalawat oleh Allah di dalam Kitab-Nya yang sempurna dan kita diperintahkan-Nya supaya ber-shalawat kepadanya. yang disifati dengan akhlak dan perangai yang utama. Semoga Allah melimpahkan kepadanya salam sejahtera.” Penjelasan: Shalawat di atas bersumber dari Sayyid Al-Faklhani. 44.” . pengarang kitab Al-Fajr Al-Munîr fî Al-Shalâh ‘ala Al-Basyîr Al-Nadzîr. . sahabat-sa-habatnya. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. kehormatan.shalawat atas Sayyidina Muhammad. limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. Curahkanlah kelembutan-Mu di dalam seluruh urusan kami dan kaum muslimin. kepada keluarganya. dan ditetapkan dalam hukum-Mu terhadap makhluk-Mu. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad yang dipuji oleh Tuhan kemuliaan dimasa lalu. Ya Allah. juga kepada ke-luargaya. Ya Allah. dan kemuliaan. limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami Muhammad.

Ya Allah.45. Ya Allah. mengutip perkataan Al-Qastalani. Artinya: “Ya Allah.32 (?) supaya mendapatkan keutamaan yang tidak terhingga. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. Limpahkanlah pula shalawat kepada semua . sepenuh neraca dan penghabisan ilmu. limpahkanlah shalawat dan salam. limpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad. dan limpahkanlah sha-lawat dan salam kepada sayyidina Muhammad. sebanyak jumlah huruf-huruf di dalam Al-Quran. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. dengan shalawat yang menerangi kuburnya dengan seterang-terangnya. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. dan para shalawat yang melebihi shalawat-shalawat yang diucapkan oleh orang-orang yang bershalawat dari sejak permulaan masa sampai akhirnya. dengan shalawat yang bergandengan dengan sebutan dan yang disebutnya. “Kedua shalawat ini dibaca bersama shalawat no. 47. dengan shalawlat yang melapangkan dadanya dan menyebabkan kegembiraannya. sebanyak jumlah tiap-tiap seribu yang dilipatgandakan. sebanyak jumlah tiap-tiap huruf yang dilipatgandakan sejuta. kepada Muhammad. mengatakan.” . Imam Al-Ghazali.” . limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad. keluarganya sahabatnya-dengan. Ya Allah. 46. dengan shalawat yang bertemu dengan cahayanya. Artinya: “Ya Allah. Tentang shalawat ini. limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad. seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ? ) ada di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ. Artinya: “Ya Allah.

dengan shalawat sebanyak jumlah cahaya dan kemunculannya.saudaranya dari golongan para nabi dan wali. Beliau menghimpun sepuluh shalawat yang tidak dinisbahkan kepada seorangpun. Karena sumber asli tak menuliskan penomoran.php?pustaka/detail/12/2/pustaka-180.html Catatan: Beberapa penjelasan yang mengacu ke nomor tertentu.” Penjelasan: Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ?) dikemukakan oleh Al-Qastalani di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ’. Insya Allah jika ada kemampuan akan kami cek lagi. Wallahu a’lam. Sumber: http://www. About these ads . kami tak yakin.cybermq.com/index. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful