PENGERTIAN, TUJUAN , MANFAAT, DAN DASAR HUKUM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU

Wednesday, May 23, 2012 6:25:39 AM dasar hukum sertifikasi guru, manfaat sertifikasi guru, pengertian sertifikasi guru, tujuan sertifikasi guru 1. Apa yang dimaksud dengan sertifikasi guru?

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru. Guru profesional merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. 2. Apa yang dimaksud dengan sertifikat pendidik? Sertifikat pendidik adalah sebuah sertifikat yang ditandatangani oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi sebagai bukti formal pengakuan profesionalitas guru yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional. 3. Mengapa disebut sertifikat pendidik bukan sertifikat guru? Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebut sertifikat pendidik. Pendidik yang dimaksud disini adalah guru dan dosen. Proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru disebut sertifikasi guru, dan untuk dosen disebut sertifikasi dosen. 4. Apa tujuan dan manfaat sertifikasi guru? Sertifikasi guru bertujuan untuk: a. menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional b. meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan c. meningkatkan martabat guru d. meningkatkan profesionalitas guru Adapun manfaat sertifikasi guru dapat dirinci sebagai berikut. a. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru. b. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional. c. Meningkatkan kesejahteraan guru.

Dengan menyadari hal ini maka guru tidak akan mencari jalan lain guna memperoleh sertifikat profesi kecuali mempersiapkan diri dengan belajar yang benar untuk menghadapi sertifikasi. sehingga proses pembuktian profesionalitas perlu dilakukan.Pasal yang menyatakannya adalah Pasal 8: guru wajib memiliki kualifikasi akademik. maka belajar kembali ini bertujuan untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan ketrampilan. dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan yang ditetapkan pada tanggal 4 Mei 2007. Kalau seorang guru kembali masuk kampus untuk meningkatkan kualifikasinya. Seseorang yang akan menjadi akuntan harus mengikuti pendidikan profesi akuntan terlebih dahulu. Apa dasar pelaksanaan sertifikasi? Dasar utama pelaksanaan sertifikasi adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) yang disahkan tanggal 30 Desember 2005. Apakah program sertifikasi guru ini akan berlanjut terus? Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14/2005. Tunjangan profesi adalah konsekuensi logis yang menyertai adanya kemampuan yang dimaksud.5. tujuan utama bukan untuk mendapatkan tunjangan profesi. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk mencapai kualitas. Landasan hukum lainnya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. akuntan. Ijazah S-1 bukan tujuan yang harus dicapai dengan segala cara. 7. Pasal lainnya adalah Pasal 11. yaitu meningkatnya kualitas guru. ayat (1) menyebutkan bahwa sertifikat pendidik sebagaimana dalam pasal 8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. kompetensi. termasuk cara yang tidak benar melainkan konsekuensi dari telah belajar dan telah mendapatkan tambahan ilmu dan ketrampilan baru. Perlu ada kesadaran dan pemahaman dari semua fihak bahwa sertifikasi adalah sarana untuk menuju kualitas. pengacara. bukan tujuan itu sendiri. Kesadaran dan pemahaman ini akan melahirkan aktivitas yang benar. Begitu pula untuk profesi lainnya termasuk profesi guru. maka sertifikasi akan membawa dampak positif. sehingga mendapatkan ijazah S-1. 8. Berdasarkan hal tersebut. sehat jasmani dan rohani. sertifikat pendidik. 6. melainkan untuk dapat menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memiliki kompetensi sebagaimana disyaratkan dalam standar kompetensi guru. Apa sertifikasi guru menjamin peningkatan kualitas guru? Sertifikasi merupakan sarana atau instrumen untuk mencapai suatu tujuan. Demikian pula kalau guru mengikuti sertifikasi. Mengapa sertifikasi guru dilakukan? Guru merupakan sebuah profesi seperti profesi lain: dokter. . sertifikasi guru akan terus dilaksanakan sampai Undang-Undang tidak mengamanatkan pelaksanaan sertifikasi guru.

sertifikasi guru adalah proses uji kompetensi yang dirancang untuk mengungkapkan penguasaan kompetensi seseorang sebagai landasan pemberian sertifikat pendidik (UU RI No.Sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian pengakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu. Dengan kata lain. setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi. 2008) halaman 33-34 . ( Jakarta: PT Rineka Cipta. 14 Tahun 2005 dalam Depdiknas. efektifitas kebijakan pendidikan. 2004) Sumber: Syafarudin.

dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional. sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB. Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina. Kendala ini umumnya terkait dengan sistem kelembagaan Rayon LPTK terkait. Untuk itu. Untuk itu. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. (4) meningkatkan martabat guru.Sertifikasi merupakan suatu penetapan yang diberikan oleh suatu organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik. (3) meningkatkan kesejahteraan guru. misalnya di Korea Selatan dan Singapura. guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran. (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Misalnya. Memang terdapat beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru. Inggris dan Australia. guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/Pendidikan lainnya. yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Di beberapa negara. misalnya di Amerika Serikat. Latar Belakang Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tunjangan tersebut berlaku. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik. khususnya untuk penyelenggaraan sertifikasi guru melalui penilaian portofolio masih ditemukan sejumlah kendala yang dapat menghambat proses pelaksanaan sertifikasi. sertifikasi guru telah diberlakukan. dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi . SMA/MA/SMALB. tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008. Sebagai bagian dari pembaharuan sertifikasi. atau dapat pula hanya berlaku untuk suatu periode tertentu. sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi biasanya harus diperbaharui secara berkala. Sebagai salah satu jenis sertifikasi. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki PT untuk penyelenggaraan sertifikasi. Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional. dipandang perlu adanya bantuan dari departemen yang menauinginya. misalnya hubungan kemitraan antara PT induk dengan mitra yang kurang harmonis. dan keragaman pemahaman atau interpretasi asesor terhadap rubrik penilaian portofolio serta pola pelaksanaan sertifikasi. baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta). umumnya diterapkan bahwa seorang individu harus menunjukkan bukti pelaksanaan pendidikan berkelanjutan atau memperoleh nilai CEU (continuing education unit). Bantuan ini dapat gulirkan dalam bentuk hibah nonkompetitif yang berbasis pada kebutuhan LPTK.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. kompetensi kepribadian. antara lain meliputi: 1. Revisi panduan pelaksanaan mengakomodasi pernyataan di PP No. dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi. g. Sasaran Sasaran program ini adalah penguatan sistem kelembagaan Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penilaian portofolio oleh tim ke LPTK penyelenggara 9. kompetensi sosial. Peningkatan kualitas asesor 7. Pelaksanaan penilaian portofolio di LPTK 8. Penetapan LPTK penyelenggara Sertifikasi Guru Tahun 2009/2010 4. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan PLPG oleh tim ke LPTK penyelenggara 11. 5. 6. 74 tahun 2008. Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan yang sedang dalam proses perubahan Kepmendiknas yang baru.Matematika yang memiliki Akta IV. 74 Tahun 2008 tentang Guru f. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pertemuan para anggota Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) 3. a. Pelaksanaan Diklat PLPG di LPTK 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan yang sedang dalam proses perubahan Kepmendiknas yang baru. Koordinasi Tim Sertifikasi Guru 2. Peraturan Pemerintah No. c. Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. Keputusan Mendiknas Nomor 056/O/2007 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). e. Dasar Hukum Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. h. Sosialisasi pelaksanaan Sertifikasi Guru tahun 2009 ke Dinas Pendidikan Kab/Kota dan LPTK penyelenggara. Peraturan Mendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Tujuan Program ini bertujuan untuk membantu Rayon LPTK yang ditugaskan sebagai penyelenggara sertifikasi untuk melakukan penguatan-penguatan dalam sistem kelembagaannya. b. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pembuatan laporan Kegiatan Luaran Luaran program ini adalah terciptanya sistem kelembagaan yang berkualitas pada Rayon LPTK . d. i.

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. . Tersusunnya Panduan pelaksanaan Sertifikasi Guru untuk LPTK.021 guru yang telah disertifikasi.102. Tahap 4: Penilaian usulan dan negosiasi anggaran Tahap 5: Pelaksanaan program oleh LPTK pengusul Tahap 6: Monitoring Pelaksanaan Program Tahap 7: Pelaporan pelaksanaan program oleh LPTK Tahap 8: Evaluasi laporan LPTK Tahap 9: Penyusunan laporan pelaksanaan program Sertifikasi Guru Ditargetkan Selesai 2013 Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Syawal Gultom menyatakan optimistis proses sertifikasi guru akan selesai tahun 2013. Sampai dengan 2011. Terlaksananya program Sertifikasi Guru baik melalui penilaian portofolio maupun PLPG Pelaksanaan Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap.9 persen guru yang tunjangan profesinya telah dibayarkan. ditambah sisanya yang berasal dari proses sertifikasi tahun 2011.688 guru yang tidak lolos seleksi sertifikasi. Pada tahun 2011. guru yang mengajukan sertifikasi pada 2010 mencapai 2. Terpilihnya LPTK penyelenggara Sertifikasi Guru tahun 2009/2010 2.102. yaitu: Tahap 1: Penyususnan panduan pelaksanaan Tahap 2: Pengembangan panduan penyususnan usulan program (proposal) Tahap 3: Penyusunan usulan program penguatan kelembagaan penyelenggaraan sertifikasi oleh LPTK yang diberi tugas sesuai Kepmendiknas.727 guru yang disertifikasi pada 2010.000 itu akan lolos semua. Tahun 2010.727 guru yang disertifikasi. target ini lebih cepat dua tahun dari yang diagendakan. Menurut beliau.204 orang. Setelah melewati berbagai seleksi. sedikitnya ada 1. Berdasarkan fakta-fakta tersebut menurut saya proses sertifikasi guru akan selesai dua tahun lagi. misalnya tidak memenuhi syarat karena belum mendapatkan gelar sarjana (S-1) ataupun belum berusia minimal 50 tahun dan telah memiliki masa kerja selama 20 tahun.002 atau sekitar 97. ada sekitar 961.021 guru yang disertifikasi berasal dari 746. saya rasa tidak semua guru dari jumlah sekitar 900. Jumlah 1.791. Ada beberapa kendala yang menyebabkan guru-guru tersebut tidak lolos seleksi sertifikasi. Syawal menjelaskan. sedikitnya ada 731.penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan yang ditandai dengan: 1. dari 746. Guru dan Instansi terkait 3.

.000 itu akan lolos semua. menurut Syawal. proses sertifikasi guru akan selesai dua tahun lagi.Berdasarkan fakta-fakta tersebut. dirasa tidak semua guru dari jumlah sekitar 900. Yang terpenting dari proses sertifikasi guru adalah melakukan seleksi yang lebih adil dan akuntabel dengan mendahulukan orang-orang yang memang memiliki kemampuan lebih baik atau waktu mengabdi lebih lama. Setelah melewati berbagai seleksi.

Pengertian Sertifikasi Guru dan Dosen Nama: Sri Helmi Azis Nim : 084 104 007 A. Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai dalam menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu Dasar Hukum Dasar hukum yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan adalah sebagai berikut. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. maupun masyarakat. Berujung pada peningkatan mutu pendidikan nasional melalui peningkatan mutu guru dan kesejahteraan guru. dan memenuhi standar pendidikan nasional. tidak diskriminatif. dan sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama. Sertifikasi guru merupakan upaya Pemerintah dalam meningkatkan mutu guru yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru. (2) meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan. Guru dalam jabatan adalah guru PNS dan Non PNS yang sudah mengajar pada satuan pendidik. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Adapun . transparan. Tunjangan tersebut berlaku. pemerintah daerah. Dengan peningkatan mutu dan kesejahteraan guru maka diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus non-pegawai negeri sipil (non PNS/swasta). Guru yang telah lulus uji sertifikasi guru akan diberi tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok sebagai bentuk upaya Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Tujuan dan Manfaat Sertifikasi Sertifikasi guru bertujuan untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen 3.Pengertian sertifikasi guru dan dosen Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru yang telah memenuhi standar kompetensi guru. dan akuntabel Objektif yaitu mengacu kepada proses perolehan sertifikat pendidik yang impartial. (4) meningkatkan profesionalitas guru. (3) meningkatkan martabat guru. baik yang diselenggarakan pemerintah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru 5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. 1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru dalam Jabatan a) Prinsip Sertifikasi Dilaksanakan secara objektif.

Kompetensi Guru Profesional Kompetensi (competency) didefinisikan dengan berbagai cara. dan berwibawa. b) Tujuan dan Manfaat Sertifikasi Sertifikasi guru bertujuan untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Menjadi wahana penjaminan mutu bagi LPTK . 1) Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. namun pada dasarnya kompetensi merupakan kebulatan penguasan pengetahuan. dan kontrol mutu dan jumlah guru bagi pengguna layanan pendidikan. dewasa. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan profesional. stabil. yang diharapkan bisa dicapai seseorang setelah menyelesaikan suatu program pendidikan. kompetensi diartikan sebagai seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan pekerjaan tertentu. dan kontrol mutu dan jumlah guru bagi pengguna layanan pendidikan. keterampilan. 3) Kompetensi Profesional Kompetensi professional merupakan kemampuan yang berkenaan dengan penguasaan materi pembelajaran bidang studi secara luas dan mendalam yang mencakup penguasaan substansi isi materi kurikulum matapelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materi kurikulum tersebut. 045/U/2002. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Adapun manfaat ujian sertifikasi guru dapat diperikan sebagai berikut. B. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten. menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. Menjadi wahana penjaminan mutu bagi LPTK . Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten. yang dapat merusak citra profesi guru. evaluasi hasil belajar. dan berakhlak mulia. . Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan profesional. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Sementara itu. arif. yang dapat merusak citra profesi guru. Menjaga lembaga penyelenggara pendidikan (LPTK) dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku Memperoleh tujangan profesi bagi guru yang lulus ujian sertifikasi.manfaat ujian sertifikasi guru dapat diperikan sebagai berikut. dan sikap yang ditampilkan melalui unjuk kerja. Secara substantif kompetensi ini mencakup kemampuan pemahaman terhadap peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik. 2) Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan pengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis. Menjaga lembaga penyelenggara pendidikan (LPTK) dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku Memperoleh tujangan profesi bagi guru yang lulus ujian sertifikasi.

dan masyarakat sekitar. .serta menambah wawasan keilmuan sebagai guru. tenaga kependidikan. sesama pendidik. 4) Kompetensi Sosial Kompetensi sosial berkenaan dengan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. orangtua/wali peserta didik.

pemberian sertifikat pendidik secara langsung. ketentuan sertifikasi tidak berdasarkan peraturan ini (akan diatur dengan peraturan lain). pendidikan dan latihan profesi guru. Syarat Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan: a. Jalur Sertifikasi Sertifikasi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui 4 jalur: penilaian portofolio. atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a. belum memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV apabila sudah: 1. dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan. Maka. 2012 by KB . mempunyai golongan IV/a. memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV). telah diangkat menjadi guru sebelum tanggal 30 Desember 2005. Permendiknas 11/2011) PP 74/2008 ditetapkan pada 30 Desember 2008. penilaian portofolio.TK ANAK CERIA BANJARBARU Pengertian Sertifikasi Guru dalam jabatan Sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang bertugas sebagai guru kelas. Guru dalam jabatan yangtidak lulus dalam tes awal harus mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru. Sertifikasi bagi guru dalam jabatan dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang belum memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV berlaku dalam jangka waktu 5 tahun sejak berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 3. guru bimbingan dan konseling. dan pendidikan profesi guru a. . b. b. Guru dalam jabatan yang lulus dalam tes awal harus menyerahkan portofolio untuk penilaian.Permendiknas 11/2011 Ketentuan Sertifikasi Guru dalam Jabatan Posted on February 21. guru mata pelajaran. (Pasal 4. mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru.    Guru dalam jabatan yang memilih Sertifikasi melalui penilaian portofolio harus mengikuti tes awal yang dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru. atau 2. guru yang diangkat mulai 1 Januari 2009. pendidikan dan latihan profesi guru PLPG).  Guru dalam jabatan yang tidak lulus pendidikan dan latihan profesi guru diberi kesempatan mengulang uji kompetensi satu kali.

  guru yang sudah memiliki kualifikasi akademik S-2 atau S-3 dari perguruan tinggi terakreditasi dalam bidang kependidikan atau bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya dengan golongan paling rendah IV/b atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/b. pendidikan bagi guru untuk memperoleh sertifikat pendidik. atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/c. d. guru yang sudah mempunyai golongan paling rendah IV/c.c. pemberian sertifikat pendidik secara langsung. pendidikan dasar. dan pendidikan menengah .  PPG Prajabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini. Pendidikan Profesi Guru (PPG)  PPG dalam Jabatan Pendidikan Profesi Guru dalam jabatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful