PENGERTIAN, TUJUAN , MANFAAT, DAN DASAR HUKUM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU

Wednesday, May 23, 2012 6:25:39 AM dasar hukum sertifikasi guru, manfaat sertifikasi guru, pengertian sertifikasi guru, tujuan sertifikasi guru 1. Apa yang dimaksud dengan sertifikasi guru?

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru. Guru profesional merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. 2. Apa yang dimaksud dengan sertifikat pendidik? Sertifikat pendidik adalah sebuah sertifikat yang ditandatangani oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi sebagai bukti formal pengakuan profesionalitas guru yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional. 3. Mengapa disebut sertifikat pendidik bukan sertifikat guru? Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebut sertifikat pendidik. Pendidik yang dimaksud disini adalah guru dan dosen. Proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru disebut sertifikasi guru, dan untuk dosen disebut sertifikasi dosen. 4. Apa tujuan dan manfaat sertifikasi guru? Sertifikasi guru bertujuan untuk: a. menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional b. meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan c. meningkatkan martabat guru d. meningkatkan profesionalitas guru Adapun manfaat sertifikasi guru dapat dirinci sebagai berikut. a. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru. b. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional. c. Meningkatkan kesejahteraan guru.

sertifikasi guru akan terus dilaksanakan sampai Undang-Undang tidak mengamanatkan pelaksanaan sertifikasi guru. yaitu meningkatnya kualitas guru. 8. akuntan. Apakah program sertifikasi guru ini akan berlanjut terus? Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14/2005. Begitu pula untuk profesi lainnya termasuk profesi guru. termasuk cara yang tidak benar melainkan konsekuensi dari telah belajar dan telah mendapatkan tambahan ilmu dan ketrampilan baru. melainkan untuk dapat menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memiliki kompetensi sebagaimana disyaratkan dalam standar kompetensi guru. maka sertifikasi akan membawa dampak positif. Ijazah S-1 bukan tujuan yang harus dicapai dengan segala cara. maka belajar kembali ini bertujuan untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan ketrampilan. Demikian pula kalau guru mengikuti sertifikasi. pengacara. sertifikat pendidik. Pasal lainnya adalah Pasal 11. ayat (1) menyebutkan bahwa sertifikat pendidik sebagaimana dalam pasal 8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Apa dasar pelaksanaan sertifikasi? Dasar utama pelaksanaan sertifikasi adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) yang disahkan tanggal 30 Desember 2005. bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk mencapai kualitas. tujuan utama bukan untuk mendapatkan tunjangan profesi. kompetensi. Seseorang yang akan menjadi akuntan harus mengikuti pendidikan profesi akuntan terlebih dahulu. Berdasarkan hal tersebut. sehingga mendapatkan ijazah S-1. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. .Pasal yang menyatakannya adalah Pasal 8: guru wajib memiliki kualifikasi akademik. Apa sertifikasi guru menjamin peningkatan kualitas guru? Sertifikasi merupakan sarana atau instrumen untuk mencapai suatu tujuan. bukan tujuan itu sendiri. Kesadaran dan pemahaman ini akan melahirkan aktivitas yang benar. 6. Perlu ada kesadaran dan pemahaman dari semua fihak bahwa sertifikasi adalah sarana untuk menuju kualitas. Mengapa sertifikasi guru dilakukan? Guru merupakan sebuah profesi seperti profesi lain: dokter. Tunjangan profesi adalah konsekuensi logis yang menyertai adanya kemampuan yang dimaksud. Kalau seorang guru kembali masuk kampus untuk meningkatkan kualifikasinya. sehingga proses pembuktian profesionalitas perlu dilakukan.5. 7. Dengan menyadari hal ini maka guru tidak akan mencari jalan lain guna memperoleh sertifikat profesi kecuali mempersiapkan diri dengan belajar yang benar untuk menghadapi sertifikasi. sehat jasmani dan rohani. dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan yang ditetapkan pada tanggal 4 Mei 2007. Landasan hukum lainnya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2008) halaman 33-34 . efektifitas kebijakan pendidikan. setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi. ( Jakarta: PT Rineka Cipta.Sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian pengakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu. 14 Tahun 2005 dalam Depdiknas. sertifikasi guru adalah proses uji kompetensi yang dirancang untuk mengungkapkan penguasaan kompetensi seseorang sebagai landasan pemberian sertifikat pendidik (UU RI No. Dengan kata lain. 2004) Sumber: Syafarudin.

Untuk itu. Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB. Sebagai salah satu jenis sertifikasi. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Memang terdapat beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru. (4) meningkatkan martabat guru. Latar Belakang Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru. atau dapat pula hanya berlaku untuk suatu periode tertentu. dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi . Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina. Di beberapa negara. (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran. (3) meningkatkan kesejahteraan guru. sertifikasi guru telah diberlakukan. Misalnya. Sertifikasi biasanya harus diperbaharui secara berkala. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama.Sertifikasi merupakan suatu penetapan yang diberikan oleh suatu organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik. khususnya untuk penyelenggaraan sertifikasi guru melalui penilaian portofolio masih ditemukan sejumlah kendala yang dapat menghambat proses pelaksanaan sertifikasi. Untuk itu. Inggris dan Australia. sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. Tunjangan tersebut berlaku. SMA/MA/SMALB. Kendala ini umumnya terkait dengan sistem kelembagaan Rayon LPTK terkait. misalnya hubungan kemitraan antara PT induk dengan mitra yang kurang harmonis. umumnya diterapkan bahwa seorang individu harus menunjukkan bukti pelaksanaan pendidikan berkelanjutan atau memperoleh nilai CEU (continuing education unit). Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008. guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/Pendidikan lainnya. dan keragaman pemahaman atau interpretasi asesor terhadap rubrik penilaian portofolio serta pola pelaksanaan sertifikasi. misalnya di Korea Selatan dan Singapura. Sebagai bagian dari pembaharuan sertifikasi. yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional. baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta). Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional. dipandang perlu adanya bantuan dari departemen yang menauinginya. Bantuan ini dapat gulirkan dalam bentuk hibah nonkompetitif yang berbasis pada kebutuhan LPTK. dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki PT untuk penyelenggaraan sertifikasi. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik. misalnya di Amerika Serikat.

Revisi panduan pelaksanaan mengakomodasi pernyataan di PP No. 6. Koordinasi Tim Sertifikasi Guru 2. Pelaksanaan Diklat PLPG di LPTK 10. Penetapan LPTK penyelenggara Sertifikasi Guru Tahun 2009/2010 4. Dasar Hukum Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. a. dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi. Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan yang sedang dalam proses perubahan Kepmendiknas yang baru. Peningkatan kualitas asesor 7. g.Matematika yang memiliki Akta IV. Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sasaran Sasaran program ini adalah penguatan sistem kelembagaan Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi. d. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan PLPG oleh tim ke LPTK penyelenggara 11. e. Tujuan Program ini bertujuan untuk membantu Rayon LPTK yang ditugaskan sebagai penyelenggara sertifikasi untuk melakukan penguatan-penguatan dalam sistem kelembagaannya. Pertemuan para anggota Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) 3. kompetensi kepribadian. i. kompetensi sosial. 74 Tahun 2008 tentang Guru f. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan yang sedang dalam proses perubahan Kepmendiknas yang baru. Keputusan Mendiknas Nomor 056/O/2007 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penilaian portofolio oleh tim ke LPTK penyelenggara 9. Peraturan Mendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. antara lain meliputi: 1. Pelaksanaan penilaian portofolio di LPTK 8. h. Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008. Pembuatan laporan Kegiatan Luaran Luaran program ini adalah terciptanya sistem kelembagaan yang berkualitas pada Rayon LPTK . c. b. 5. Sosialisasi pelaksanaan Sertifikasi Guru tahun 2009 ke Dinas Pendidikan Kab/Kota dan LPTK penyelenggara. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik.

misalnya tidak memenuhi syarat karena belum mendapatkan gelar sarjana (S-1) ataupun belum berusia minimal 50 tahun dan telah memiliki masa kerja selama 20 tahun. Ada beberapa kendala yang menyebabkan guru-guru tersebut tidak lolos seleksi sertifikasi. Terpilihnya LPTK penyelenggara Sertifikasi Guru tahun 2009/2010 2. target ini lebih cepat dua tahun dari yang diagendakan.102.000 itu akan lolos semua. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Terlaksananya program Sertifikasi Guru baik melalui penilaian portofolio maupun PLPG Pelaksanaan Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap.penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan yang ditandai dengan: 1.204 orang. Tahap 4: Penilaian usulan dan negosiasi anggaran Tahap 5: Pelaksanaan program oleh LPTK pengusul Tahap 6: Monitoring Pelaksanaan Program Tahap 7: Pelaporan pelaksanaan program oleh LPTK Tahap 8: Evaluasi laporan LPTK Tahap 9: Penyusunan laporan pelaksanaan program Sertifikasi Guru Ditargetkan Selesai 2013 Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Syawal Gultom menyatakan optimistis proses sertifikasi guru akan selesai tahun 2013.002 atau sekitar 97.727 guru yang disertifikasi pada 2010.021 guru yang disertifikasi berasal dari 746. sedikitnya ada 731.688 guru yang tidak lolos seleksi sertifikasi. ditambah sisanya yang berasal dari proses sertifikasi tahun 2011. Sampai dengan 2011. Pada tahun 2011.9 persen guru yang tunjangan profesinya telah dibayarkan. Setelah melewati berbagai seleksi.102. Berdasarkan fakta-fakta tersebut menurut saya proses sertifikasi guru akan selesai dua tahun lagi. Menurut beliau. Tersusunnya Panduan pelaksanaan Sertifikasi Guru untuk LPTK. yaitu: Tahap 1: Penyususnan panduan pelaksanaan Tahap 2: Pengembangan panduan penyususnan usulan program (proposal) Tahap 3: Penyusunan usulan program penguatan kelembagaan penyelenggaraan sertifikasi oleh LPTK yang diberi tugas sesuai Kepmendiknas.791. guru yang mengajukan sertifikasi pada 2010 mencapai 2. Jumlah 1. ada sekitar 961.021 guru yang telah disertifikasi. . Guru dan Instansi terkait 3. saya rasa tidak semua guru dari jumlah sekitar 900.727 guru yang disertifikasi. sedikitnya ada 1. Tahun 2010. dari 746. Syawal menjelaskan.

proses sertifikasi guru akan selesai dua tahun lagi. menurut Syawal.Berdasarkan fakta-fakta tersebut.000 itu akan lolos semua. dirasa tidak semua guru dari jumlah sekitar 900. Yang terpenting dari proses sertifikasi guru adalah melakukan seleksi yang lebih adil dan akuntabel dengan mendahulukan orang-orang yang memang memiliki kemampuan lebih baik atau waktu mengabdi lebih lama. Setelah melewati berbagai seleksi. .

Pengertian Sertifikasi Guru dan Dosen Nama: Sri Helmi Azis Nim : 084 104 007 A. maupun masyarakat. baik yang diselenggarakan pemerintah.Pengertian sertifikasi guru dan dosen Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru yang telah memenuhi standar kompetensi guru. (3) meningkatkan martabat guru. Dengan peningkatan mutu dan kesejahteraan guru maka diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru dalam Jabatan a) Prinsip Sertifikasi Dilaksanakan secara objektif. dan memenuhi standar pendidikan nasional. Tujuan dan Manfaat Sertifikasi Sertifikasi guru bertujuan untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. pemerintah daerah. Adapun . Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru 5. dan sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama. Guru yang telah lulus uji sertifikasi guru akan diberi tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok sebagai bentuk upaya Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus non-pegawai negeri sipil (non PNS/swasta). (4) meningkatkan profesionalitas guru. Guru dalam jabatan adalah guru PNS dan Non PNS yang sudah mengajar pada satuan pendidik. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen 3. (2) meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan. Sertifikasi guru merupakan upaya Pemerintah dalam meningkatkan mutu guru yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Berujung pada peningkatan mutu pendidikan nasional melalui peningkatan mutu guru dan kesejahteraan guru. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. Tunjangan tersebut berlaku. 1. transparan. dan akuntabel Objektif yaitu mengacu kepada proses perolehan sertifikat pendidik yang impartial. tidak diskriminatif. Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai dalam menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu Dasar Hukum Dasar hukum yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan adalah sebagai berikut.

dan kontrol mutu dan jumlah guru bagi pengguna layanan pendidikan. menjadi teladan bagi peserta didik. dewasa. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan profesional. Menjadi wahana penjaminan mutu bagi LPTK . Sementara itu. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten. 045/U/2002. yang dapat merusak citra profesi guru. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. yang diharapkan bisa dicapai seseorang setelah menyelesaikan suatu program pendidikan. yang dapat merusak citra profesi guru. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan profesional. Adapun manfaat ujian sertifikasi guru dapat diperikan sebagai berikut. 3) Kompetensi Profesional Kompetensi professional merupakan kemampuan yang berkenaan dengan penguasaan materi pembelajaran bidang studi secara luas dan mendalam yang mencakup penguasaan substansi isi materi kurikulum matapelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materi kurikulum tersebut. 1) Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. namun pada dasarnya kompetensi merupakan kebulatan penguasan pengetahuan.manfaat ujian sertifikasi guru dapat diperikan sebagai berikut. Menjadi wahana penjaminan mutu bagi LPTK . . dan berwibawa. Menjaga lembaga penyelenggara pendidikan (LPTK) dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku Memperoleh tujangan profesi bagi guru yang lulus ujian sertifikasi. arif. dan berakhlak mulia. 2) Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan pengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis. evaluasi hasil belajar. kompetensi diartikan sebagai seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan pekerjaan tertentu. menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. Menjaga lembaga penyelenggara pendidikan (LPTK) dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku Memperoleh tujangan profesi bagi guru yang lulus ujian sertifikasi. Kompetensi Guru Profesional Kompetensi (competency) didefinisikan dengan berbagai cara. keterampilan. Secara substantif kompetensi ini mencakup kemampuan pemahaman terhadap peserta didik. b) Tujuan dan Manfaat Sertifikasi Sertifikasi guru bertujuan untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. dan kontrol mutu dan jumlah guru bagi pengguna layanan pendidikan. B. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. stabil. dan sikap yang ditampilkan melalui unjuk kerja. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten.

orangtua/wali peserta didik. . sesama pendidik. 4) Kompetensi Sosial Kompetensi sosial berkenaan dengan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik.serta menambah wawasan keilmuan sebagai guru. tenaga kependidikan. dan masyarakat sekitar.

mempunyai golongan IV/a. guru mata pelajaran. Permendiknas 11/2011) PP 74/2008 ditetapkan pada 30 Desember 2008. . b. pendidikan dan latihan profesi guru PLPG). dan pendidikan profesi guru a.Permendiknas 11/2011 Ketentuan Sertifikasi Guru dalam Jabatan Posted on February 21. penilaian portofolio.  Guru dalam jabatan yang tidak lulus pendidikan dan latihan profesi guru diberi kesempatan mengulang uji kompetensi satu kali. belum memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV apabila sudah: 1. Jalur Sertifikasi Sertifikasi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui 4 jalur: penilaian portofolio. atau 2. pemberian sertifikat pendidik secara langsung.TK ANAK CERIA BANJARBARU Pengertian Sertifikasi Guru dalam jabatan Sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang bertugas sebagai guru kelas. Sertifikasi bagi guru dalam jabatan dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang belum memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV berlaku dalam jangka waktu 5 tahun sejak berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Guru dalam jabatan yang lulus dalam tes awal harus menyerahkan portofolio untuk penilaian. memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV). Guru dalam jabatan yangtidak lulus dalam tes awal harus mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru. ketentuan sertifikasi tidak berdasarkan peraturan ini (akan diatur dengan peraturan lain). guru bimbingan dan konseling. mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru. 3. dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan. telah diangkat menjadi guru sebelum tanggal 30 Desember 2005. atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a.    Guru dalam jabatan yang memilih Sertifikasi melalui penilaian portofolio harus mengikuti tes awal yang dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru. Syarat Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan: a. b. guru yang diangkat mulai 1 Januari 2009. (Pasal 4. Maka. 2012 by KB . pendidikan dan latihan profesi guru.

dan pendidikan menengah . pemberian sertifikat pendidik secara langsung.  PPG Prajabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini. pendidikan bagi guru untuk memperoleh sertifikat pendidik. pendidikan dasar. guru yang sudah mempunyai golongan paling rendah IV/c.c. Pendidikan Profesi Guru (PPG)  PPG dalam Jabatan Pendidikan Profesi Guru dalam jabatan. d. atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/c.   guru yang sudah memiliki kualifikasi akademik S-2 atau S-3 dari perguruan tinggi terakreditasi dalam bidang kependidikan atau bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya dengan golongan paling rendah IV/b atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful