P. 1
Taubat

Taubat

|Views: 13|Likes:
Published by Helmon Chan
Taubat pada Allah
Taubat pada Allah

More info:

Published by: Helmon Chan on Aug 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

Taubat

“Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Katakanlah, “Hai hamba-hamba- Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Mahapengampun lagi Mahapenyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az-Zumar: 53-55) • “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah.” (QS. An Nisa’: 48)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Supaya jangan ada yg berkata ketika ia melihat azab, “Kalau sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang2 yg berbuat baik”. (QS. Az-Zumar: 58) • “Dan orang2 yang tidak menyembah tuhan yg lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yg diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yg benar, dan tidak berzina, barang siapa yg melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)dosa(nya).” (QS. Al Furqaan: 68-70.)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Maka bertaubatlah kepada Tuhan Yang menjadikan kamu, dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu, pada sisi Tuhan Yang menjadikan kamu, maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah yang Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang .” (QS. Al Baqarah: 54) • “Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orangorang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.” (QS. At Taubah: 113)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu.” (QS. Ali „Imrân: 133). • “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222) • “Ya Tuhan kami, beri ampunilah aku dan kedua ibu bapakku serta orang-orang mukmin yang laki-laki dan perempuan pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS. Ibrahim: 41) • “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad: 19)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hambaNya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? .” (QS. At-Taubah: 104) • “Dan Dialah Yang menerima taubat dari hambahambaNya dan memaafkan kesalahan-kesalahan.” (QS. Asy-Syuuraa: 25) • Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: “Yang mengampuni dosa dan menerima taubat.” (QS. Ghaafir: 3) • “Maka barangsiapa yang bertaubat (di antara pencuripencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Maaidah: 39)

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Tuhanmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya, dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al An‟aam: 54) “Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat setelah itu, dan memperbaiki ( dirinya) sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 119) “Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah: 128). “Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisa: 64

• •

Ayat-ayat tentang taubat:
“(Malaikat2) yg memikul „arsy dan malaikat yg berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang2 yg beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kpd orang2 yg bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala, ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka kedalam surga „Adn yang telah Engkau janjikan kpd mereka dan orang2 yg saleh di antara bapak 2 mereka, dan istri2 mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang2 yg Engkau pelihara dari (pembalasan?)kejahatan pd hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kpdnya dan itulah kemenangan yg besar.” (QS.Ghaafir: 7-9). “Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampunan kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nisa‟: 110).

Ayat-ayat tentang taubat:
“Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Asy-syuura: 25). “Bersegeralah menuju ampunan dari Rabb kalian dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang dipersiapkan bagi orang-orang yang beriman” (QS. Ali „Imran : 133). “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yg bertaubat, beramal shaleh kemudian tetap di jalan yg benar.” (Thaaha: 82). Dan bertaubatlah kamu sekalian kpd Allah, wahai orang2 yg beriman supaya kamu beruntung.” (An-Nur: 31).

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Orang2 yg mengerjakan kejahatan kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu, sesudah taubat yg disertai dg iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-A‟raf: 153). “Maka mengapa mereka tidak bertaubat kpd Allah dan memohon ampun kepadaNya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Maidah: 74). “Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (At-Taubah: 104). “Hai orang2 yg beriman, bertaubatlah kalian kpd Allah dengan taubat yg se-murni2nya, mudah2 an Tuhanmu akan menghapus kesalahan2mu dan memasukkan kamu ke dlm surga yg mengalir di bawahnya sungai2” (AtTahrim: 8).

Ayat-ayat tentang taubat:
• “Dan (juga) orang-2 yg apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya
diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa2 mereka dan siapa lagi yg dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yg mengalir di dalamnya sungai2, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah se.baik2 pahala orang2 yg beramal.” (Ali-Imran: 135-136). • "Maka Aku katakan kpd mereka, "Mohonlah ampun (istighfar) kpd Robbmu. Sesungguh nya dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dg lebat, dan memperbanyak harta dan anak2mu, dan mengadakan untuknya kebun2 dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai2" (QS. Nuh:10-12) “Dan hendaklah kamu meminta ampun pd Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yg baik (terus menerus) kpdmu sampai kpd waktu yg telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap2 orang yg mempunyai keutamaan (balasan) dari keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat”. (QS. Hud : 3)

Hadits-hadits tentang taubat:
• Rasulullah pun mengajarkan doa berikut: "[Berdoalah:] Rabb-ku, aku telah sering menzalimi diri sendiri. Dan tidak ada yg mampu mengampuni dosa2 kecuali Engkau. Maka, ampunilah aku degnan ampunan yg ada di sisi-Mu. Berikanlah rahmat kepadaku, karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Dari AnasAllah ta’ala telah berfirman : “Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan mengampuni dosamu dan Aku tidak pedulikan lagi. Wahai anak Adam, walaupun dosamu sampai setinggi langit, bila engkau mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku memberi ampun kepadamu. Wahai anak Adam, jika engkau menemui Aku dengan membawa dosa sebanyak isi bumi, tetapi engkau tiada menyekutukan sesuatu dengan Aku, niscaya Aku datang kepadamu dengan (memberi) ampunan sepenuh bumi pula”. (HR. Tirmidzi, Hadits hasan shahih) riwayat Ibnu Mas‟ud mengatakan, “Orang yang benar2 beriman, ketika melihat dosa2nya, ia seperti duduk di bawah gunung. la khawatir kalau puncak gunung itu jatuh menimpanya. Adapun orang munafik, ia memandang dosanya seperti menghalau lalat di ujung hidungnya.” (HR Bukhari).

Hadits-hadits tentang taubat:
• diriwayatkan Anas RA disebutkan bahwa telah datang seorang lakilaki kepada Rasulullah SAW. Dia lalu berkata, ”Ya, Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat dosa.” Nabi menjawab, ”Mintalah ampun kepada Allah.” Lelaki itu kembali berkata, ”Aku bertobat, kemudian kembali berbuat dosa. ” Nabi bersabda, ”Setiap kali engkau berbuat dosa, maka bertobatlah, hingga setan putus asa.” Lelaki itu berkata lagi, ”Ya, Nabi Allah, kalau begitu dosa-dosaku menjadi banyak.” Maka, Nabi bersabda lagi, ”Ampunan Allah SWT lebih banyak daripada dosa-dosamu.” “Tidaklah dianggap melanjutkan perbuatan keji orang yang memohon ampun, meskipun dalam sehari ia ulangi sebanyak 70 kali.” (HR. Abu Ya‟la, Abu Daud, At-Tirmidzi dan Al Bazzar )

“Sungguh, Allah membentangkan tangan-Nya setiap malam, agar orang yang berbuat kejelekan di siang hari mau bertaubat. Dan Dia juga membentangkan tangan-Nya di siang hari, agar orang yang berbuat kejelekan di malam hari mau bertaubat.” (HR. Muslim dan Ahmad).

Hadits-hadits tentang taubat:
Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan memohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim). Demikianlah keadaan Rasulullah , padahal beliau telah diampuni dosa2nya, baik yg lalu maupun yg akan datang. Tetapi Rasulullah adalah hamba yg pandai bersyukur, pendidik yg bijaksana, pengasih dan penyayang. Semoga shalawat dan salam yg sempurna dilimpahkan kepada beliau. • “Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada malam hari agar bertaubat orang yang berbuat jahat di siang hari dan Dia membentangkan tangan-Nya pada siang hari agar bertaubat orang yang berbuat jahat di malam hari, sehingga matahari terbit dari barat (Kiamat).” (HR. Muslim).

Hadits-hadits tentang taubat:
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seseorang
hamba, selama nyawanya belum sampai di kerongkongan.” (HR. At-Tirmidzi, dan ia menghasankannya). Dari AnasAllah ta’ala telah berfirman : “Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan mengampuni dosamu dan Aku tidak pedulikan lagi. Wahai anak Adam, walaupun dosamu sampai setinggi langit, bila engkau mohon ampun kpdKu, niscaya Aku memberi ampun kpd mu. Wahai anak Adam, jika engkau menemui Aku dg membawa dosa sebanyak isi bumi, tetapi engkau tiada menyekutukan sesuatu dg Aku, niscaya Aku datang kepadamu dg (memberi) ampunan sepenuh bumi pula”. (HR. Tirmidzi, Hadits hasan shahih)

Hadits-hadits tentang taubat:
riwayat Ibnu Mas‟ud mengatakan, “Orang yg benar2beriman, ketika melihat dosa2nya, ia seperti duduk di bawah gunung. la khawatir kalau puncak gunung itu jatuh menimpanya. Adapun orang munafik, ia memandang dosanya seperti menghalau lalat di ujung hidungnya.” (HR Bukhari). “Adam telah melanggar larangan Allah, maka anak keturunannya pun juga akan melanggar larangan Allah. Adam telah lupa, maka anak keturunannya pun juga akan lupa. Adam telah berbuat dosa, maka anak keturunannya pun juga berbuat dosa” (HR. Tirmidzi, hasan shahih). “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian tidak pernah berbuat dosa, niscaya Allah akan mengganti kalian dengan mendatangkan suatu kaum yang kemudian kaum tersebut berbuat dosa, kemudian mereka meminta ampun kepada Allah, dan Allah akan mengampuni mereka” (HR. Muslim). “Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di siang dan malam hari, dan Aku akan mengampuni seluruh dosa, maka minta ampunlah kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni dosa-dosa kalian” (HR. Muslim).

Hadits2 tentang taubat:
• “Setiap anak Adam pasti sering melakukan dosa dan kesalahan, dan sebaik2 orang yg berdosa adalah orang yg rajin bertaubat”. (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, hasan) • “Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, maka pada hatinya akan tertinggal setitik noda hitam, jika dia bertaubat dari dosanya, maka hatinya akan dibersihkan dari noda hitam tersebut, namun apabila dia terus menambah dosanya, maka noda hitam tersebut pun semakin bertambah, demikianlah Allah Ta’ala firmankan : “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka lakukan tersebut akan menutupi hatinya (surat Al Muthafifin : 14)” (HR. Tirmidzi, dari Sahabat Abu Hurairah). • “Barang siapa yg bertaubat sebelum matahari terbit dari arah barat, maka Allah akan menerima taubatnya” (HR. Muslim)

Hadits2 tentang taubat:
• “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla, akan menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai ke kerongkongannya (baca: sakaratul maut)” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Hasan). • “Demi Allah, sesungguhnya aku meminta ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali” (HR. Bukhari dari Sahabat Abu Hurairah). • hadis Qudsi disebutkan, “Barang siapa yang mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku akan mendekat kepadanya satu depa. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku dengan berjalan, Aku akan menyongsongnya dengan berlari kecil.” (HR Bukhari).

Hadits2 tentang taubat:
• Ya Allah, sungguh aku telah mendzolimi diriku sendiri, dengan kedzaliman yang sangat besar, tidak ada yang bisa mengampuni diriku melainkan Engkau, maka ampunilah diriku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan sayangilah diriku, sungguh Engkau adalah Dzat yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang) (HR. BukhariMuslim). • “Ketahuilah, sesungguhnya Allah Maha Keras Siksaannya dan (ketahuilah) bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah : 98) • “Sungguh sifat seorang mukmin adalah mengumpulkan antara amalan baik (sholeh) dan rasa takut (kepada Allah Ta’ala seandainya amalan tersebut tidak diterima), sedangkan sifat orang munafik adalah mengumpulkan antara amalah buruk (kemaksiatan) dan rasa aman (dari siksa dan ancaman Allah)” (dikutip dari Tsamaratul Ilmi Al Amalu karya Syaikh Abdurrazzaq al-Badr)

Hadits-hadits tentang taubat:
• Rasulullah SAW bersabda, “Sesunggunya Allah berfirman, Wahai anak Adam, apabila engkau memohon dan mengharapkan pertolongan-Ku maka Aku akan mengampunim dan Aku tidak menganggap bahawa ia suatu beban. Wahai anak Adam, sekalipun dosa kamu seperti awan meliputi langit kemudian kamu memohon ampunan-Ku, niscaya aku akan mengampuninya. Wahai anak Adam, jika kamu menemuiku dengan kesalahan sebesar bumi, kemudian kamu menemuiku tidak dalam keadaan syirik kepada-Ku dengan seuatu apapun. Niscaya aku akan datang kepadamu dengan pengampunan dosa sebesar bumi itu. (HR Tirmidzi)

Hadits-hadits tentang taubat:
• “Barangsiapa senantiasa beristighfar, niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya kelapangan dan untuk setiap kesempitannya jalan keluar, dan akan diberi-Nya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangka.” (HR. Abu Daud)mengatakan: “Astaghfirullah, astaghfirullah.” Artinya, aku memohon ampunan kepada Allah. Allah Ta‟ala berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau memohon dan mengharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni dosa2mu yang lalu dan aku tidak peduli. Wahai anak Adam, seandainya dosa2mu sampai ke awan langit, kemudian engkau memohon ampun kepada-Ku niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang kepada-Ku dengan dosa2 sepenuh bumi dan kamu menemui-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatupun, niscaya Aku datangkan utukmu ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At-Tirmidzi, ia berkata: hadits ini hasan).

Hadits-hadits tentang taubat:
Dalam hadits di atas disebutkan tiga sebab mendapatkan ampunan: 1. Berdoa dengan penuh harap. 2. Beristighfar, yaitu memohon ampunan kepada Allah. 3. Merealisasikan tauhid, dan memurnikannya dari berbagai bentuk syirik, bid‟ah dan kemaksiatan. Hadits di atas juga menunjukkan luasnya rahmat Allah, ampunan, kebaikan dan anugerah-Nya yang banyak

8/22/2013

Template copyright www.brainybetty.com 2005

22

pintu taubat ditutup
• Demikian pula tidak ada gunanya taubat seseorang ketika hendak meninggal dunia. Allah berfirman: “Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “sesungguhnya aku bertaubat sekarang.” (An-Nisaa’: 18).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->