P. 1
Proposal Budidaya Bambu Betung

Proposal Budidaya Bambu Betung

|Views: 577|Likes:
Published by Elly Sufriadi

More info:

Published by: Elly Sufriadi on Aug 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2015

pdf

text

original

PROPOSAL PENGHIJAUAN DAN PEMANFAATAN LAHAN TIDUR DENGAN PENANAMAN BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) di Kabupaten Aceh Besar

Diajukan oleh: Usaha Bersama Cot Keueng Kepada: Kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh

2013

1994). karena karbon dioksida merupakan salah satu penyebab utama efek rumah kaca. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa bambu merupakan tumbuhan yang merupakan penyerap karbon dioksida nomor dua terbesar setelah Trembesi. Dalam hal ini. mulai dari konstruksi. maka bambu dengan kualitas prima dapat diperoleh hanya pada umur 3 -. Budidaya bambu dapat dilakukan sebarang orang. Untuk melakukan budidaya bambu. maka langkah yang perlu dilakukan adalah menghentikan penebangan kayu hutan dan melakukan reboisasi sampai hutan kembali sehat dan mencapai keseimbangan. Dengan demikian penanaman bambu merupakan upaya yang sangat penting dalam rangka mereduksi emisi gas rumah kaca. Ditambah dengan merebaknya illegal loging. maka di Indonesia telah terjadi kerusakan hutan yang sangat parah dan mengganggu kelestarian lingkungan hidup. bambu adalah satu-satunya jenis tanaman yang masih bertahan hidup. bambu tidak boleh tumbuh di halaman dengan alasan untuk kebersihan. masih dapat tumbuh lagi. Sayangnya pada saat gencar-gencarnya gerakan PKK.PENDAHULUAN Kebutuhan kayu perumahan dan mebel semakin meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Bambu mempunyai pertumbuhan yang sangat cepat. Selain itu bambu mempunyai banyak keunggulan untuk dijadikan pengganti kayu sebagai bahan bangunan serta mebel. Selain itu bambu mempunyai kelenturan yang tinggi. berbeda dengan pohon kayu hutan yang baru siap tebang dengan kualitas baik setelah berumur 40--50 tahun.5 tahun. setelah tanaman sudah mantap. kuat tariknya dapat dipersaingkan dengan baja. furniture dan handy craft. tidak diperlukan investasi yang besar. hasilnya dapat diperoleh secara menerus tanpa menanam lagi. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjadi anggota Asosiasi Bambu Internasional. Asosiasi ini berperan aktif dalam membantu setiap Negara anggotanya untuk dapat menghasilkan produk-produk turunan dari bambu. Rumpun bambu yang telah dibakar. Bambu mampu menyerap CO 2 mencapai 12 ton per hektar per tahun. dengan peralatan sederhana dan tidak memerlukan bekal pengetahuan yang tinggi. oleh karena itu bambu cukup baik untuk memikul momen lentur. Kayu juga dipakai oleh pemerintah sebagai penghasil devisa. Bambu berbentuk pipa sehingga momen kelembamannya tinggi. Untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai salah satu komponen lingkungan hidup yang terjamin kelestariannya.entrepreneur muda yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. bahkan pada saat Hiroshima dijatuhi bom atom sampai rata dengan tanah. Tentu saja hal ini merupakan suatu peluang sekaligus tantangan yang harus disambut dalam rangka menciptakan dan memperluas lapangan kerja bagi generasi muda. ditambah . Isu perubahan iklim yang sangat update ini adalah peningkatan jumlah tumbuhan penyerap karbon dioksida. Bambu mempunyai kekuatan cukup tinggi. Dari produk bambu harus lahir entrepreneur. tentunya terlebih dahulu perlu dicari bahan lain untuk menggantikan kayu sebagai bahan bangunan maupun mebel. Bambu mudah ditanam dan tidak memerlukan pemeliharaan secara khusus. Tanaman bambu mempunyai ketahanan yang luar biasa. Sekalipun demikian kekuatan bambu yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik karena biasanya batang-batang struktur bambu dirangkaikan dengan pasak atau tali yang kekuatannya rendah. Bambu dapat tumbuh di lahan sangat kering seperti di kepulauan Nusa Tenggara atau di lahan yang banyak disirami air hujan seperti Parahiyangan (Salim. Di sisi lain.

Manfaat ekonomis lainnya adalah pemasaran produk bambu baik berupa bahan baku sebagai pengganti kayu maupun produk jadi antara lain berupa sumpit (chop stick).dengan sifat bambu yang elastis. namun juga bagi keberlangsungan proses produksi yang dilakukan oleh manyarakat. Philipina. namun pemanfaatannya saat ini masih jauh dari optimum. bahan makanan. bahan kertas. dan alat musik. barang kerajinan (furniture). Peru. Sejauh ini usaha kami masih membeli bahan baku (bambu) dari perkarangan penduduk yang ditanam secara tradisional. India. Selain itu bambu juga dapat dipakai sebagai penyalur air minum ataupun air pengairan. antara lain sebagai bahan bangunan rumah di pedesaan. serta peralatan dapur. bahan kerajinan tangan. dekorasi. kap lampu. manfaat bambu secara ekonomis dan ekologis. diperlukan sebuah usaha nyata yang tidak hanya bermanfaat bagi kelestarian lingkungan. Saat ini badan usaha kami telah melakukan produksi tusuk sate dan tusuk gigi secara mekanis dan produk turunan lainnya. kursi. antara lain. Canada. kami mengajukan proposal penghijauan lahan tidur dalam bentuk penanaman bambu betung (Dendrocalamus asper) di Kabupaten Aceh Besar. Kegunaan bambu untuk memenuhi hajat hidup manusia sangat banyak sekali. struktur bambu mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap angin maupun gempa. bahan langit-langit (ceiling) masih sangat terbuka untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor. Penggagas berdirinya organisasi tersebut adalah Indonesia bersama negara-negara produsen bambu dan rotan lainnya antara lain RRC. bahan lantai (flooring). Biasanya di pedesaan orang masih mempertahankan beberapa rumpun bambu sekedar untuk jaga-jaga sebagai bahan untuk perbaikan rumah bila sewaktu-waktu rusak. tanaman bambu mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar hutan dalam waktu relatif cepat. yaitu 4-5 tahun. bila dibandingkan dengan komoditas kayu. Dikuatirkan dalam waktu beberapa tahun ke depan bambu-bambu ini akan habis dan usaha produksi kami akan kehilangan sumber bahan baku yang sangat potensial. tanaman bambu memiliki kemampuan menjaga keseimbangan lingkungan karena sistem perakarannya dapat mencegah erosi dan mengatur tata air serta dapat tumbuh pada lahan marginal. tidak hanya untuk produksi tusuk sate dan tusuk gigi. namun ke depan diharapkan akan lahir industry furniture yang menggunakan bambu sebagai bahan baku. International Network for Bambu and Rattan (INBAR) adalah organisasi internasional yang bergerak di bidang pengembangan komoditas bambu dan rotan yang didirikan tahun 1997. dipan. . Myanmar. Sesuai dengan maksud tersebut. Dari sisi ekologis. jembatan ringan. Bangladesh. karena pada umumnya pemakaian bambu masih secara tradisional. Sekalipun bambu mempunyai banyak keunggulan. Nepal. ANALISIS LATAR BELAKANG PEMILIHAN JENIS BAMBU Secara umum. Berdasarkan gambaran ini. dan Tanzania. Sebagai perabot rumah tangga bambu dijumpai sebagai meja.

Manfaat: Rebung dari jenis ini adalah rebung yang terbaik dengan rasanya yang manis dibuat untuk sayuran. Secara global. 2. Satu rumpun dewasa dapat menghasilkan 10-12 batang baru per tahun (dengan 400 rumpun menghasilkan sekitar 4500-4800 batang/ha). Pemanenan dan Hasil: Pemanenan dapat dimulai setelah tanaman berumur 3 tahun.Karakteristik Bambu Betung  Tinggi. Batangnya digunakan untuk bahan bangunan (perumahan dan jembatan). tumbuh terbaik pada ketinggian antara 400500 m dengan curah hujan tahunan sekitar 2400 mm. peralatan memasak. khususnya generasi muda yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat .     TUJUAN PENGAJUAN PROPOSAL Proposal ini bertujuan untuk: 1. Melestarikan lingkungan dengan program penghijauan dan pemanfaatan lahan tidur melalui penanaman dan budidaya bambu betung (Dendrocalamus asper). Pemberian pupuk sangat dianjurkan untuk meningkatkan hasil. Generasi muda dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat. Melahirkan industri kerajinan rumah tangga yang dapat dilakukan oleh generasi muda yang secara tidak langsung dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif dan mendatangkan income 3. Dosis pupuk setiap tahun adalah 100-300 kg/ha NPK (15:15:15). Produktivitas tahunan rebung dapat menghasilkan 10-11 to rebung/ha dan untuk 400 rumpun per ha dapat mencapai 20 ton rebung. Untuk memperbanyak rebung baru sangat dianjurkan untuk memberi seresah di sekitar rumpun. 8-20 cm (jarak buku 10-20 cm di bagian bawah dan 30-50 cm di bagian atas). Mampu meningkatkan daya serap tenaga kerja. untuk pemanenan rebung dilakukan satu minggu setelah rebung muncul ke permukaan. diameter dan warna batang: Tinggi mencapai 20-30 m (batang berbulu tebal dan ebal dinding batang 11-36 mm). penanaman bambu mampu berkontribusi terhadap isu perubahan iklim yang ditimbulkan oleh efek rumah kaca (green house effect) MANFAAT YANG DIHARAPKAN 1. Tempat tumbuh: Mulai dataran rendah hingga ketinggian 1500 m. coklat tua. bahkan juga untuk penampung air. sehingga terhindar dari bahaya yang ditimbulkan oleh konsumsi Narkoba dan bahan psikotropika lainnya. 2. Budidaya: Jarak tanam 8m x 4m (312 rumpun/ha). Tumbuh di semua jenis tanah tetapi paling baik di tanah yang berdrainase baik. puncak produksi mulai umur 5-6 tahun.

Setiap titik yang sudah ditentukan. vitata) dan bambu ori (B. Kelompok Bambusa selain dapat di tanam di lahan basah juga dapat ditanam di lahan kering. Ikatlah ajir sebelum di bawa ke lapangan. Jarak tanam Pengaturan jarak tanam sangat penting untuk mendapatkan produktivitas yang tinggi dan sudah melakukan pemanenan/penebangan. Persiapan Penanaman 1. ditancapkan ajir yang kuat agar tidak mudah roboh karena angin atau tertabrak hewan atau orang. Pada titik-titik jarak tanam yang sudah ditentukan.blumeana). Tinggi babatan rata dengan tanah. B.3. bambu ampel hijau (B. berukuran panjang > 150 cm dan tebal > 2 cm. pseudoarundinacae). 2. Pembukaan Lahan Sebelum ditanami maka tanah harus dibersihkan dari semak belukar dan atau alang-alang harus dibabat jika ada pohon harus ditebang. . Jenis-jenis yang harus di lahan kering adalah dari kelompok Dendrocalamus dan Gigantochloa seperti bambu petung (D. Tetapi jika tanahnya miring/ berbukit maka maka jarak tanam mengikuti arah kontur dengan jarak antara kontur dapat dibuat > 2 meter dan jarak tanam di dalam kontur 8 meter. bambu apus (G. gunakan meteran panjang dan galah dari batang bambu kecil yang mudah dibawa-bawa dengan panjang 8 dan 6 tergantung jenis bambu yang akan ditanam. Jarak tanam bambu yang dianjurkan untuk industri adalah 8x8 m dan 8x6 meter seperti pada Tabel 6. Hasil babatan dikumpulkan untuk disiapkan sebagai bahan kompos pupuk hijau dan yang berkayu dibakar. TEKNIS BUDIDAYA A. Pembukaan lahan ini dilakukan pada bulan menjelang musim hujan. 3. tancapkan ajir yang kuat agar tidak mudah roboh atau lepas. Kesesuaian jenis bambu dengan kondisi lahan Lahan yang akan ditanami bambu dapat di lahan kering yang tidak pernah tergenang air atau lahan basah yaitu tanah-tanah yang sering atau sesekali tergenang air.atter). Pemilihan jenis bambu dan lahan yang akan ditanami sangat tergantung dari jenis produk yang akan dihasilkan karena berkenaan kesesuaian jenis bahan baku bambu yang dibutuhkan. Menyiapkan dan pasang ajir Ajir dapat dibuat dari belahan bambu atau bahan lain yang lurus dan kuat. asper). dan bambu surat (G. Untuk memudahkan pengukuran jarak tanam. striata). bambu legi (G. vulgaris v. Selain mampu berperan sebagai tumbuhan yang berfungsi secara ekologi. apus). Sedangkan jenis-jenis bambu yang dapat ditanam di lahan basah adalah kelompok Bambusa seperti bambu ampel gading (B. yaitu kira-kira bulan Oktober. Ajir yang terlalu panjang atau pendek akan mengganggu aktivitas kegiatan.vulgaris v. bambu betung ini juga diharapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar melalui pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) LOKASI DAN LUAS AREAL PENANAMAN Kegiatan penghijauan dan penanaman bambu betung akan di lakukan di daerah Cot Keueng dengan target luas areal tanam adalah 10 Ha.

makin besar lubang tanam makin banyak volume media tanam yang akan diisikan. Jika batangnya terlalu tinggi. pemantauan penggunaan bibit bambu hasil kultur jaringan masih terus dilakukan agar diperoleh hasil yang maksimal. alang-alang atau daundaunan. padatkan (diinjak) untuk dikomposkan selama 2 bulan. stek batang dan stek rhizome (bonggol) dan kultur jaringan. Namun demikian.5 m) harus dikoret rumputnya dan setelah bersih ajirnya dicabut dan dibuat lubang tanam. Akhir-akhir ini telah berhasil dilakukan perbanyakan dengan teknik kultur jaringan dengan tingkat keberhasilan sudah dipasarkan di tingkat pengguna. Pupuk kandang dapat dari komposan kotoran ayam (chicken dung). Hal ini merupakan kabar baik karena dapat menekan biaya produksi yang cukup besar pada tahun pertama. tambahkan pupuk kandang. media tanam yang akan diisikan telah dikondisikan sebagai media yang lebih gembur dan subur karena selain tanah juga ada kompos dan pupuk kandang. Tetapi jika harus ditunda. Sementara itu. Perbanyakan dengan biji jarang dikerjakan karena bambu sangat jarang menghasilkan biji. Sebelum dibuat lubang tanam maka sekeliling ajir (1. Lubang tanam Ukuran lubang tanam sangat penting. kambing atau kerbau. Sedangkan pupuk hijau dari komposan semak. 5 jenis mempunyai cabang-cabang yang menonjol dan 5 jenis lainnya percabangannya tidak menonjol. 2.4. Bahan bibit dan perbanyakan Bambu dapat diperbanyak dengan biji. sapi (cow dung). harganya murah dan berukuran kecil (diameter ±6 cm). stek cabang. bibit stek batang/cabang/rhizom disimpan dikumpulkan di tempat teduh dan disiram tiap hari sampai siap di bawa ke lapangan baik sebagai bahan sulaman atau akan diperbanyak kembali untuk tahun berikutnya. Memilih jenis bahan bibit dalam perbanyakan bambu industri sangat dipengaruhi oleh jenis bambu yang dikaitkan dengan morfologi batang. Sedangkan untuk yang tidak memiliki cabang-cabang yang menonjol sebaiknya menggunakan stek batang saja. . lakukan pangkasan sampai 1 (satu) meter untuk memudahkan pengangkutan dan menjaga penguapan berlebihan. Menyiapkan pupuk organik (pupuk kandang / pupuk hijau / kompos) Pupuk organik sangat membantu pertumbuhan bibit bambu yang dapat berupa pupuk kandang atau pupuk hijau. Pasang ajir kembali sebagai tanda. C. Penyiapan bibit Bibit stek batang/cabang yang sudah dipolybag dipilih berumur 4-5 bulan karena kurang dari 4 bulan bibit mudah mati/tidak tahan di lapangan. Untuk yang memiliki percabangan menonjol. Persiapan bibit 1. Selain menggunakan bahan bibit dari stek batang dan stek cabang. bahan bibit dapat menggunakan stek cabang dan stek batang. penggunaan stek rhizome merupakan alternatif terakhir dengan pertimbangan terdapat dalam jumlah melimpah. Setelah itu lubang tanam diisi hasil babat semak dan koret rumput. Kondisi tersebut akan membantu mempercepat berkembangnya sistem perakaran sehingga tanaman tumbuh lebih cepat. Dari 10 jenis bambu untuk industri. Galian tanah top soil diletakkan sebelah kanan dan sub soil sebelah kiri. Biarkan lubang tanam menganga selama 7-10 hari. Setiap lubang tanam memerlukan 40 liter pupuk kandang atau kira-kira 2 kali kaleng minyak.Setelah melalui proses pembibitan. 5. urugkan tanah bekas galian. banyak percabangan. bibit bambu akan berbetuk bibit dalam polybag yang diisi media semai campuran tanah dan pupuk kandang.

Bibit sulaman dapat berasal dari bibit stek batang dalam polybag atau stek rhizom yang sudah disemaikan terlebih dahulu. kemudian hasil galian dionggokan di kanan kiri lubang. kemudian bongkar di lapangan. tengah dan akhir musim hujan masing-masing bulan Oktober. Penyulaman Penyulaman dilakukan jika ada tanaman yang mati. Penggalian kembali lubang tanam Setelah dikomposkan selama hampir 2 bulan maka lubang tanam digali kembali. Setelah itu ajir dipasang kembali sebagai tanda. Pasang ajir kembali dan sobekan polybag ditaruh di atasnya sebagai tanda. siram air dan pasang ajir sebagai tanda. Ecer bibit Mengecer bibit bambu ditujukan agar tidak ada lubang tanam yang terlewati. 3. Polybag dilepas kemudian bibit dimasukan ke dalam lubang tanam. dipadatkan. gali tanahnya. Waktu tanam Penanaman bambu harus dilakukan pada musim hujan yaitu bulan-bulan Desember. 2. Kegiatan penyulaman tidak dapat ditunda-tunda dan lakukan kontrol setiap bulan. Pemeliharaan 1. Urug dengan galian kemudian padatkan (diinjak) setelah itu disiram air supaya akar-akarnya kontak dengan tanah. Jika penanaman terpaksa dilakukan pada musim kemarau beri mulsa rerumputan agar kelembaban tanahnya tetap terjaga. . yaitu awal . Caranya ajir dicabut. Mengangkut bibit Kegiatan angkut bibit meliputi muat dan susun bibit dalam unit angkutan. disiram dan dijaga jangan sampai akarakarnya kering. 2. Penanaman bibit yang tidak tepat waktu menyebabkan banyak kematian. Desember dan Maret. Jika penyulaman dilakukan berlarut-larut maka pertumbuhan bibit sulaman akan terhambat karena akan tertutupi oleh tanaman sekitar. Tetapi untuk menghindari kerusakan akar-akar bibit. Penyiangan Penyiangan dikerajakan dengan mengkoret rumput sekitar tanaman dan bekas koretan digunakan menaburkan pupuk. Taruhlah bibit tepat di dekat lubang tanam yang sudah diberi ajir. Muat dan bongkar bibit harus hati-hati agar tidak rusak/lepas dari polybag. Januari dan paling lambat bulan Pebruari.3. Setiap lubang tanam di ecer satu bibit. Penanaman 1. Penanaman bibit dari stek rhizom Bibit stek rhizom dimasukan dalam lubang tanam dengan posisi mata tunas menghadap ke atas kemudian diurug tanah galian. 4. Jika bibit lepas dari polybag secepatnya dikembalikan ke dalam polybag. 4. E. Kegiatan penyiangan dilakukan pada tanaman bambu berumur 1-2 tahun dengan frekuensi 3 kali setahun. D. Hindari menaruh/mengecer bibit dengan cara dilempar. polybag dapat tidak lepas terutama penanaman bulan Pebruari. Penanaman bibit dari stek batang dan stek cabang Bibit yang sudah diecer segera ditanam.

3. Jenis dan dosis pupuk untuk tanaman bambu 6. mudah melakukan pemeliharaan dan penebangan maka cabang-cabang perlu dipangkas sampai setinggi 2 meter. Sedangkan pupuk kandang diberikan dengan cara ditaburkan di tengah rumpun agar pada musim hujan akan tersebar ke samping. Pupuk diberikan 1 (satu) kali setahun yakni menjelang musim hujan. Kegiatan pemangkasan dilakukan di seluruh batang yang sudah mulai mengeluarkan cabang. teratur. 7. pemupukan ditujukan untuk menstimulir tunas-tunas batang yang terdapat pada rhizom di dalam tanah dan mempertahankan produktivitas batang/rumpun. Tujuannya mengatur kerapatan batang dan memperoleh batang berkualitas. Pemupukan Pemupukan pada tanaman bambu yang diusahakan secara intensif ditujukan untuk memelihara kesuburan tanah sehubungan dengan diangkutnya biomas yang cukup besar (40-60 ton/ha/tahun). Selain itu. Jenis pupuk dapat menggunakan urea (N) dan TSP dan kompos/pupuk kandang dengan dosis tergantung dari umur rumpun seperti terlihat pada Tabel 1. Kegiatan penjarangan bambu pertama kali dapat dimulai pada umur rumpun 4 (empat) tahun yang ditujukan terhadap batang pertama (yang sangat kecil) dan batang lain yang rusak atau tumbuh tidak teratur. Pemangkasan (Prunning) Untuk mendapatkan tegakan rumpun bambu yang rapi. 4. Babat semak Bambu industri yang ditanam dengan jarak tanam lebar 8x8 meter dan 6x8 meter jika tidak dimanfaatkan maka pada umur 1 – 2 tahun tumbuh semak/belukar/alang-alang. 5. Mengatur struktur dan komposisi batang dalam rumpun . Tabel 1. Penjarangan (Thinning) Penjarangan dilakukan dengan cara menghilangkan batang yang tidak produktif/rusak/tidak dikehendaki. Pemberian pupuk dengan cara ditaburkan pada parit sedalam 10 cm yang dibuat mengelilingi rumpun. Hasil babat semak dapat ditumpuk di tempat-tempat tertentu dan setelah menjadi kompos dapat ditaruh di sekitar tanam sebagai pupuk. Oleh karena itu harus dibersihkan.

F. Bambu industri yang ditanam di daerah basah bertipe iklim A (sangat basah) yang akan digunakan untuk bambu lamina. tangkai dupa dan arang bambu harus diatur dalam satu rumpun ada 5 (lima) generasi umur batang yaitu 1. sumpit. Penebangan pertama ini sebenarnya produk dari kegiatan pemeliharaan sehingga batang-batang yang ditebang tergolong masih kecil-kecil. Setelah itu. tusuk gigi. Penebangan kedua. Prediksi produksi batang/ha/tahun beberapa jenis bambu . playbambu. Teknik penebangan Tanaman bambu dipanen pertama kali pada umur 5 tahun yang dilakukan terhadap batang generasi ketiga. 2. 3. Demikian juga bambu yang ditanam di daerah bertipe iklim B (basah) harus diatur dalam satu rumpun paling tidak ada 4 (empat) struktur generasi umur batang yaitu 1. Penebangan dilakukan pada musim kemarau agar diperoleh kualitas batang yang baik. D) makin sedikit generasi batang yang harus dibuat. Batang ditebang pada bagian pangkal (5 – 10 cm) dengan kapak atau golok dan setelah itu ditarik untuk dipangkas cabang-cabangnya. kelima dan seterusnya. Produksi Hasil pengamatan yang dicatat menunjukan penebangan batang-batang makin besar seiring dengan bertambahnya umur rumpun demikian seterusnya dan diprediksi akan mencapai produksi batang normal setelah umur 7 (tujuh) tahun seperti terlihat pada Tabel 2. Pengaturan drainase Seperti telah dikemukakan sebelumnya bahwa bambu industri yang tergolong jenis yang tidak tahan tergenang air sehingga di lapangan perlu dibuatkan drainase. Batang-batang yang ditebang adalah batang-batang generasi pertama dan kedua. seumur dan lestari.Pengaturan struktur dan komposisi batang dalam rumpun sangat penting untuk mengatur kegiatan penebangan dalam rangka mendapatkan batang berkualitas. dan 4 tahun. Penebangan 1. Tabel 2. 2. Makin basah tipe iklim (A. 2. Bersamaan dengan kegiatan penjarangan sebenarnya bambu sudah dimulai penebangan pertama. Sedangkan. tusuk sate. keempat dan seterusnya. Oleh karena itu terutama di lahan yang datar. untuk jenis-jenis bambu industri yang tahan tergenang pengaturan drainase juga dilakukan agar mudah melakukan pemeliharaan dan pemanenan. Selanjutnya batang dipotongpotong sekitar 4 (empat) meter dari pangkal untuk memudahkan pengangkutan. pengaturan drainase harus direncanakan dengan baik. panen dilakukan setiap tahun terhadap batang-batang bambu generasi keempat. 3. ketiga dan seterusnya akan dilakukan setiap tahun dan batang-batang yang ditebang adalah batang-batang dari generasi ketiga. 8. 4 dan 5 tahun.B) makin banyak kelompok generasi umur batang yang harus dibuat dan makin kering (C.

000 (Tiga miliar delapan puluh satu juta enam ratus tiga puluh ribu rupiah) dengan perincian terlampir (Lampiran 2).505.000 .081.000 : Rp 501. Anggaran ini dibutuhkan selama 3 (tiga) tahun dengan distribusi pertahunnya adalah sebagai berikut: Tahun Pertama Tahun Kedua Tahun Ketiga : Rp 2.USULAN BIAYA Biaya yang dibutuhkan untuk program penghijauan dan budidaya Bambu Betung ini adalah sebesar: Rp 3.075.000.050.000 : Rp 580.630.

2. ANALISA USAHA : BAMBU BETUNG A. Bibit Kebutuhan bibit bambu sangat tergantung jenis bambu yang akan diusahakan yang selanjutnya berpengaruh terhadap jarak tanam dan jumlah populasi/ha. 2.000 LAMPIRAN 1. Tenaga Kerja Kebutuhan tenaga kerja budidaya bambu petung pada tahun pertama cukup besar karena ada kegiatan persiapan penanaman. Untuk bambu petung akan disahakan dengan jarak tanam 8x8 meter sehingga dibutuhkan 10000/64 atau 156 batang.931. Sedangkan pada tahun-tahun ke-2. 3 dan 4 kebutuhan tenaga kerja hanya melakukan pemeliharaan. persiapan bibit. Pada tahun-tahun selanjutnya biaya produksi makin berkurang karena hanya melakukan kegiatan pemeliharaan sampai umur rumpun 5 (lima) tahun mulai ditambah dengan biaya penebangan demikian seterusnya tambahan biaya penebangan terus makin besar sehubungan produksi batang yang ditebang setiap tahun makin besar seperti diperlihatkan pada Tabel 3 . penanaman. biaya pembelian pupuk dan biaya tenaga kerja.780. Pada tahun ke5 sudah ada kegiatan penebangan dan secara bertahap pada tahun ke-6 menambah tenaga kerja penebangan seiring dengan meningkatnya produksi batang dan pada tahun ke-7 dan seterusnya kebutuhan tenaga kerja mulai tetap sehubungan dengan produksi batang yang tetap. B. Komponen Biaya 1. dan pemeliharaan. Biaya Produksi Biaya produksi budidaya bambu industri dihitung berdasarakan biaya-biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Biaya-biaya tersebut meliputi biaya pembelian bibit.

Analisa biaya produksi budidaya bambu betung. Tabel 4. Rincian hasil analisa penerimaan dan keuntungan dengan beberapa asumsi disajikan pada Tabel 4. Penerimaan dan keuntungan Penerimaan potensial dari usaha budidaya bambu petung adalah hasil penjualan batang-batang bambu yang baru diperoleh pada tahun ke 7 (umur rumpun 7 tahun). C. Analisa pendapatan dan keuntungan usahatani bambu petung ( Dendrocalamus asper) . Dari Tabel 4 dapat dilihat bahwa.Tabel 3. budidaya bambu petung mulai menghasilkan keuntungan setelah tahun ketujuh atau rumpun umur 7 tahun.

budidaya bambu petung.-/kg sehingga budidaya bambu petung akan mendapat penghasilan tambahan sebesar Rp 7. Di pasar-pasar tradisionil. Sebelum rebung yang kalah bersaing mati alami. rebung-rebung tersebut dapat dipanen sebagai upaya penjarangan dan mengatur struktur dan komposisi rumpuni. rebung bambu dijual dengan harga Rp 3. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan rebung menjadi dewasa membutuhkan banyak hara sementara yang tersedia sangat terbatas. bambu ampel kuning dan bambu ori secara potensi akan memperoleh penerimaan tambahan dari penjualan rebung hasil penjarangan. Rebung-rebung yang muncul sebagian dijarangi dengan cara tanah sekitar digali sampai ketemu dasar rebung yang selanjutnya dipotong. . batang-batang bambu muda yang disebut rebung bermunculan dan jumlahnya sangat banyak tergantung kesuburan tanah dan curah hujan.488. Rebung-rebung yang mampu bersaing akan menjadi batang dewasa sedangkan yang kalah bersaing akan mati secara alami.-/ha/tahun.000. dikuliti dan daging rebung diproses dengan cara direbus dengan air untuk menghilangkan rasa pahit. Pada musim hujan.Selain memperoleh pendapatan dari penjualan batang-batang bambu. bambu surat. bambu serit. Jika setiap rumpun dapat dijarangi sebanyak 6 (enam) potong rebung maka produk sampingan yang berupa rebung dari budidaya bambu dapat mencapai 936 potong/ha/tahun. bambu ampel hijo. Namun demikian tidak semua rebung yang muncul dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan bahkan mengalami kematian.000.

000 750.200.000.000.000.200.000 3.000 800.000 7.000 74.000 1 Pembersihan lahan 2 Bibit Bambu 3 Tenaga Kerja Tahun Pertama Tahun Kedua Tahun Ketiga 4 Pupuk Pupuk urea Pupuk TSP Pupuk Kandang 5 Penanaman 6 Pemeliharaan 7 Penyediaan sumber air 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 30 30 30 30 1 Ha Ha Ha Ha Ha paket 1 Kali 208 batang 78 OB 22 OB 24 OB 40 40 65 15 22 1 Kg Kg Kg orang orang kali .000.000 6.000 576.638.000 6.000 70.000 700.000 12.000 1.630.850.000 50.000 495.000 5.000.000 150.880.000.000 Jumlah (Rp) 63.000 7.100.081.LAMPIRAN-2 RANCANGAN ANGGARAN BIAYA KEGIATAN No Uraian Pengeluaran Volume Satuan Kuantiti Satuan Harga Satuan (Rp) 2.000 3.000 150.000.000 31.500.000 33.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->