PROPOSAL PENGHIJAUAN DAN PEMANFAATAN LAHAN TIDUR DENGAN PENANAMAN BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) di Kabupaten Aceh Besar

Diajukan oleh: Usaha Bersama Cot Keueng Kepada: Kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh

2013

dengan peralatan sederhana dan tidak memerlukan bekal pengetahuan yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa bambu merupakan tumbuhan yang merupakan penyerap karbon dioksida nomor dua terbesar setelah Trembesi. tidak diperlukan investasi yang besar. Asosiasi ini berperan aktif dalam membantu setiap Negara anggotanya untuk dapat menghasilkan produk-produk turunan dari bambu. Bambu mempunyai kekuatan cukup tinggi. Tentu saja hal ini merupakan suatu peluang sekaligus tantangan yang harus disambut dalam rangka menciptakan dan memperluas lapangan kerja bagi generasi muda. berbeda dengan pohon kayu hutan yang baru siap tebang dengan kualitas baik setelah berumur 40--50 tahun. Bambu mempunyai pertumbuhan yang sangat cepat.5 tahun. ditambah . Bambu dapat tumbuh di lahan sangat kering seperti di kepulauan Nusa Tenggara atau di lahan yang banyak disirami air hujan seperti Parahiyangan (Salim. bambu adalah satu-satunya jenis tanaman yang masih bertahan hidup. Di sisi lain. Bambu berbentuk pipa sehingga momen kelembamannya tinggi. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjadi anggota Asosiasi Bambu Internasional. Ditambah dengan merebaknya illegal loging. Bambu mudah ditanam dan tidak memerlukan pemeliharaan secara khusus. Budidaya bambu dapat dilakukan sebarang orang. hasilnya dapat diperoleh secara menerus tanpa menanam lagi. furniture dan handy craft. Bambu mampu menyerap CO 2 mencapai 12 ton per hektar per tahun. bahkan pada saat Hiroshima dijatuhi bom atom sampai rata dengan tanah. mulai dari konstruksi. Untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai salah satu komponen lingkungan hidup yang terjamin kelestariannya. Sayangnya pada saat gencar-gencarnya gerakan PKK. maka bambu dengan kualitas prima dapat diperoleh hanya pada umur 3 -. setelah tanaman sudah mantap. 1994). oleh karena itu bambu cukup baik untuk memikul momen lentur. Tanaman bambu mempunyai ketahanan yang luar biasa. Selain itu bambu mempunyai banyak keunggulan untuk dijadikan pengganti kayu sebagai bahan bangunan serta mebel. Selain itu bambu mempunyai kelenturan yang tinggi. kuat tariknya dapat dipersaingkan dengan baja. tentunya terlebih dahulu perlu dicari bahan lain untuk menggantikan kayu sebagai bahan bangunan maupun mebel. Kayu juga dipakai oleh pemerintah sebagai penghasil devisa.PENDAHULUAN Kebutuhan kayu perumahan dan mebel semakin meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Untuk melakukan budidaya bambu. Dari produk bambu harus lahir entrepreneur. bambu tidak boleh tumbuh di halaman dengan alasan untuk kebersihan. Sekalipun demikian kekuatan bambu yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik karena biasanya batang-batang struktur bambu dirangkaikan dengan pasak atau tali yang kekuatannya rendah.entrepreneur muda yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. maka di Indonesia telah terjadi kerusakan hutan yang sangat parah dan mengganggu kelestarian lingkungan hidup. maka langkah yang perlu dilakukan adalah menghentikan penebangan kayu hutan dan melakukan reboisasi sampai hutan kembali sehat dan mencapai keseimbangan. Dengan demikian penanaman bambu merupakan upaya yang sangat penting dalam rangka mereduksi emisi gas rumah kaca. Dalam hal ini. Isu perubahan iklim yang sangat update ini adalah peningkatan jumlah tumbuhan penyerap karbon dioksida. masih dapat tumbuh lagi. karena karbon dioksida merupakan salah satu penyebab utama efek rumah kaca. Rumpun bambu yang telah dibakar.

Sekalipun bambu mempunyai banyak keunggulan. Peru. Saat ini badan usaha kami telah melakukan produksi tusuk sate dan tusuk gigi secara mekanis dan produk turunan lainnya. Sebagai perabot rumah tangga bambu dijumpai sebagai meja. International Network for Bambu and Rattan (INBAR) adalah organisasi internasional yang bergerak di bidang pengembangan komoditas bambu dan rotan yang didirikan tahun 1997. kursi. namun juga bagi keberlangsungan proses produksi yang dilakukan oleh manyarakat. Selain itu bambu juga dapat dipakai sebagai penyalur air minum ataupun air pengairan. kap lampu. antara lain. tanaman bambu memiliki kemampuan menjaga keseimbangan lingkungan karena sistem perakarannya dapat mencegah erosi dan mengatur tata air serta dapat tumbuh pada lahan marginal. Canada. dekorasi. Berdasarkan gambaran ini. bahan kertas. India. namun pemanfaatannya saat ini masih jauh dari optimum. serta peralatan dapur. Myanmar. diperlukan sebuah usaha nyata yang tidak hanya bermanfaat bagi kelestarian lingkungan. Manfaat ekonomis lainnya adalah pemasaran produk bambu baik berupa bahan baku sebagai pengganti kayu maupun produk jadi antara lain berupa sumpit (chop stick).dengan sifat bambu yang elastis. bahan langit-langit (ceiling) masih sangat terbuka untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor. . Dikuatirkan dalam waktu beberapa tahun ke depan bambu-bambu ini akan habis dan usaha produksi kami akan kehilangan sumber bahan baku yang sangat potensial. tanaman bambu mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar hutan dalam waktu relatif cepat. manfaat bambu secara ekonomis dan ekologis. jembatan ringan. struktur bambu mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap angin maupun gempa. bahan kerajinan tangan. yaitu 4-5 tahun. Bangladesh. Sesuai dengan maksud tersebut. Nepal. Sejauh ini usaha kami masih membeli bahan baku (bambu) dari perkarangan penduduk yang ditanam secara tradisional. dipan. dan alat musik. Penggagas berdirinya organisasi tersebut adalah Indonesia bersama negara-negara produsen bambu dan rotan lainnya antara lain RRC. karena pada umumnya pemakaian bambu masih secara tradisional. Dari sisi ekologis. barang kerajinan (furniture). ANALISIS LATAR BELAKANG PEMILIHAN JENIS BAMBU Secara umum. bahan makanan. Philipina. antara lain sebagai bahan bangunan rumah di pedesaan. kami mengajukan proposal penghijauan lahan tidur dalam bentuk penanaman bambu betung (Dendrocalamus asper) di Kabupaten Aceh Besar. Biasanya di pedesaan orang masih mempertahankan beberapa rumpun bambu sekedar untuk jaga-jaga sebagai bahan untuk perbaikan rumah bila sewaktu-waktu rusak. dan Tanzania. bila dibandingkan dengan komoditas kayu. Kegunaan bambu untuk memenuhi hajat hidup manusia sangat banyak sekali. tidak hanya untuk produksi tusuk sate dan tusuk gigi. namun ke depan diharapkan akan lahir industry furniture yang menggunakan bambu sebagai bahan baku. bahan lantai (flooring).

peralatan memasak. tumbuh terbaik pada ketinggian antara 400500 m dengan curah hujan tahunan sekitar 2400 mm. Melestarikan lingkungan dengan program penghijauan dan pemanfaatan lahan tidur melalui penanaman dan budidaya bambu betung (Dendrocalamus asper). Budidaya: Jarak tanam 8m x 4m (312 rumpun/ha). sehingga terhindar dari bahaya yang ditimbulkan oleh konsumsi Narkoba dan bahan psikotropika lainnya. coklat tua. Batangnya digunakan untuk bahan bangunan (perumahan dan jembatan). Dosis pupuk setiap tahun adalah 100-300 kg/ha NPK (15:15:15). puncak produksi mulai umur 5-6 tahun. diameter dan warna batang: Tinggi mencapai 20-30 m (batang berbulu tebal dan ebal dinding batang 11-36 mm). Secara global. Tumbuh di semua jenis tanah tetapi paling baik di tanah yang berdrainase baik. 2. Untuk memperbanyak rebung baru sangat dianjurkan untuk memberi seresah di sekitar rumpun. bahkan juga untuk penampung air.     TUJUAN PENGAJUAN PROPOSAL Proposal ini bertujuan untuk: 1. khususnya generasi muda yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat . Produktivitas tahunan rebung dapat menghasilkan 10-11 to rebung/ha dan untuk 400 rumpun per ha dapat mencapai 20 ton rebung.Karakteristik Bambu Betung  Tinggi. 2. Melahirkan industri kerajinan rumah tangga yang dapat dilakukan oleh generasi muda yang secara tidak langsung dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif dan mendatangkan income 3. Pemberian pupuk sangat dianjurkan untuk meningkatkan hasil. Pemanenan dan Hasil: Pemanenan dapat dimulai setelah tanaman berumur 3 tahun. Mampu meningkatkan daya serap tenaga kerja. untuk pemanenan rebung dilakukan satu minggu setelah rebung muncul ke permukaan. Satu rumpun dewasa dapat menghasilkan 10-12 batang baru per tahun (dengan 400 rumpun menghasilkan sekitar 4500-4800 batang/ha). Tempat tumbuh: Mulai dataran rendah hingga ketinggian 1500 m. Generasi muda dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat. Manfaat: Rebung dari jenis ini adalah rebung yang terbaik dengan rasanya yang manis dibuat untuk sayuran. 8-20 cm (jarak buku 10-20 cm di bagian bawah dan 30-50 cm di bagian atas). penanaman bambu mampu berkontribusi terhadap isu perubahan iklim yang ditimbulkan oleh efek rumah kaca (green house effect) MANFAAT YANG DIHARAPKAN 1.

berukuran panjang > 150 cm dan tebal > 2 cm. bambu ampel hijau (B. bambu apus (G.vulgaris v. apus). 2. Sedangkan jenis-jenis bambu yang dapat ditanam di lahan basah adalah kelompok Bambusa seperti bambu ampel gading (B. Ikatlah ajir sebelum di bawa ke lapangan. Tinggi babatan rata dengan tanah. vitata) dan bambu ori (B. Ajir yang terlalu panjang atau pendek akan mengganggu aktivitas kegiatan. asper). bambu legi (G. Untuk memudahkan pengukuran jarak tanam. Jenis-jenis yang harus di lahan kering adalah dari kelompok Dendrocalamus dan Gigantochloa seperti bambu petung (D. Jarak tanam Pengaturan jarak tanam sangat penting untuk mendapatkan produktivitas yang tinggi dan sudah melakukan pemanenan/penebangan. Pada titik-titik jarak tanam yang sudah ditentukan. Tetapi jika tanahnya miring/ berbukit maka maka jarak tanam mengikuti arah kontur dengan jarak antara kontur dapat dibuat > 2 meter dan jarak tanam di dalam kontur 8 meter.atter). dan bambu surat (G.3.blumeana). tancapkan ajir yang kuat agar tidak mudah roboh atau lepas. bambu betung ini juga diharapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar melalui pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) LOKASI DAN LUAS AREAL PENANAMAN Kegiatan penghijauan dan penanaman bambu betung akan di lakukan di daerah Cot Keueng dengan target luas areal tanam adalah 10 Ha. striata). Pembukaan Lahan Sebelum ditanami maka tanah harus dibersihkan dari semak belukar dan atau alang-alang harus dibabat jika ada pohon harus ditebang. yaitu kira-kira bulan Oktober. pseudoarundinacae). . B. Pembukaan lahan ini dilakukan pada bulan menjelang musim hujan. 3. TEKNIS BUDIDAYA A. Jarak tanam bambu yang dianjurkan untuk industri adalah 8x8 m dan 8x6 meter seperti pada Tabel 6. Kesesuaian jenis bambu dengan kondisi lahan Lahan yang akan ditanami bambu dapat di lahan kering yang tidak pernah tergenang air atau lahan basah yaitu tanah-tanah yang sering atau sesekali tergenang air. Selain mampu berperan sebagai tumbuhan yang berfungsi secara ekologi. Pemilihan jenis bambu dan lahan yang akan ditanami sangat tergantung dari jenis produk yang akan dihasilkan karena berkenaan kesesuaian jenis bahan baku bambu yang dibutuhkan. Menyiapkan dan pasang ajir Ajir dapat dibuat dari belahan bambu atau bahan lain yang lurus dan kuat. ditancapkan ajir yang kuat agar tidak mudah roboh karena angin atau tertabrak hewan atau orang. Setiap titik yang sudah ditentukan. vulgaris v. Kelompok Bambusa selain dapat di tanam di lahan basah juga dapat ditanam di lahan kering. gunakan meteran panjang dan galah dari batang bambu kecil yang mudah dibawa-bawa dengan panjang 8 dan 6 tergantung jenis bambu yang akan ditanam. Hasil babatan dikumpulkan untuk disiapkan sebagai bahan kompos pupuk hijau dan yang berkayu dibakar. Persiapan Penanaman 1.

Perbanyakan dengan biji jarang dikerjakan karena bambu sangat jarang menghasilkan biji. Biarkan lubang tanam menganga selama 7-10 hari. lakukan pangkasan sampai 1 (satu) meter untuk memudahkan pengangkutan dan menjaga penguapan berlebihan. 2. Tetapi jika harus ditunda. bibit bambu akan berbetuk bibit dalam polybag yang diisi media semai campuran tanah dan pupuk kandang. 5 jenis mempunyai cabang-cabang yang menonjol dan 5 jenis lainnya percabangannya tidak menonjol. Memilih jenis bahan bibit dalam perbanyakan bambu industri sangat dipengaruhi oleh jenis bambu yang dikaitkan dengan morfologi batang. makin besar lubang tanam makin banyak volume media tanam yang akan diisikan. Jika batangnya terlalu tinggi. bibit stek batang/cabang/rhizom disimpan dikumpulkan di tempat teduh dan disiram tiap hari sampai siap di bawa ke lapangan baik sebagai bahan sulaman atau akan diperbanyak kembali untuk tahun berikutnya. C. urugkan tanah bekas galian. stek batang dan stek rhizome (bonggol) dan kultur jaringan. Sebelum dibuat lubang tanam maka sekeliling ajir (1. banyak percabangan. Namun demikian. pemantauan penggunaan bibit bambu hasil kultur jaringan masih terus dilakukan agar diperoleh hasil yang maksimal.Setelah melalui proses pembibitan. stek cabang. alang-alang atau daundaunan. kambing atau kerbau. . media tanam yang akan diisikan telah dikondisikan sebagai media yang lebih gembur dan subur karena selain tanah juga ada kompos dan pupuk kandang. Galian tanah top soil diletakkan sebelah kanan dan sub soil sebelah kiri. Setiap lubang tanam memerlukan 40 liter pupuk kandang atau kira-kira 2 kali kaleng minyak. Sementara itu. Hal ini merupakan kabar baik karena dapat menekan biaya produksi yang cukup besar pada tahun pertama. 5. Pasang ajir kembali sebagai tanda. sapi (cow dung). Penyiapan bibit Bibit stek batang/cabang yang sudah dipolybag dipilih berumur 4-5 bulan karena kurang dari 4 bulan bibit mudah mati/tidak tahan di lapangan.5 m) harus dikoret rumputnya dan setelah bersih ajirnya dicabut dan dibuat lubang tanam. harganya murah dan berukuran kecil (diameter ±6 cm). Untuk yang memiliki percabangan menonjol. Kondisi tersebut akan membantu mempercepat berkembangnya sistem perakaran sehingga tanaman tumbuh lebih cepat. bahan bibit dapat menggunakan stek cabang dan stek batang. Sedangkan pupuk hijau dari komposan semak. Akhir-akhir ini telah berhasil dilakukan perbanyakan dengan teknik kultur jaringan dengan tingkat keberhasilan sudah dipasarkan di tingkat pengguna. padatkan (diinjak) untuk dikomposkan selama 2 bulan. Menyiapkan pupuk organik (pupuk kandang / pupuk hijau / kompos) Pupuk organik sangat membantu pertumbuhan bibit bambu yang dapat berupa pupuk kandang atau pupuk hijau. tambahkan pupuk kandang. Setelah itu lubang tanam diisi hasil babat semak dan koret rumput.4. Selain menggunakan bahan bibit dari stek batang dan stek cabang. Sedangkan untuk yang tidak memiliki cabang-cabang yang menonjol sebaiknya menggunakan stek batang saja. Dari 10 jenis bambu untuk industri. Persiapan bibit 1. Pupuk kandang dapat dari komposan kotoran ayam (chicken dung). Lubang tanam Ukuran lubang tanam sangat penting. penggunaan stek rhizome merupakan alternatif terakhir dengan pertimbangan terdapat dalam jumlah melimpah. Bahan bibit dan perbanyakan Bambu dapat diperbanyak dengan biji.

gali tanahnya. 4. Jika bibit lepas dari polybag secepatnya dikembalikan ke dalam polybag. 2.3. yaitu awal . Taruhlah bibit tepat di dekat lubang tanam yang sudah diberi ajir. 2. Penggalian kembali lubang tanam Setelah dikomposkan selama hampir 2 bulan maka lubang tanam digali kembali. Mengangkut bibit Kegiatan angkut bibit meliputi muat dan susun bibit dalam unit angkutan. Penanaman 1. Bibit sulaman dapat berasal dari bibit stek batang dalam polybag atau stek rhizom yang sudah disemaikan terlebih dahulu. Pasang ajir kembali dan sobekan polybag ditaruh di atasnya sebagai tanda. Hindari menaruh/mengecer bibit dengan cara dilempar. D. tengah dan akhir musim hujan masing-masing bulan Oktober. Penyulaman Penyulaman dilakukan jika ada tanaman yang mati. . Desember dan Maret. Penanaman bibit dari stek batang dan stek cabang Bibit yang sudah diecer segera ditanam. 4. Penyiangan Penyiangan dikerajakan dengan mengkoret rumput sekitar tanaman dan bekas koretan digunakan menaburkan pupuk. dipadatkan. Tetapi untuk menghindari kerusakan akar-akar bibit. Jika penanaman terpaksa dilakukan pada musim kemarau beri mulsa rerumputan agar kelembaban tanahnya tetap terjaga. polybag dapat tidak lepas terutama penanaman bulan Pebruari. Setelah itu ajir dipasang kembali sebagai tanda. Januari dan paling lambat bulan Pebruari. Penanaman bibit dari stek rhizom Bibit stek rhizom dimasukan dalam lubang tanam dengan posisi mata tunas menghadap ke atas kemudian diurug tanah galian. kemudian hasil galian dionggokan di kanan kiri lubang. Penanaman bibit yang tidak tepat waktu menyebabkan banyak kematian. Jika penyulaman dilakukan berlarut-larut maka pertumbuhan bibit sulaman akan terhambat karena akan tertutupi oleh tanaman sekitar. Muat dan bongkar bibit harus hati-hati agar tidak rusak/lepas dari polybag. Kegiatan penyulaman tidak dapat ditunda-tunda dan lakukan kontrol setiap bulan. siram air dan pasang ajir sebagai tanda. Urug dengan galian kemudian padatkan (diinjak) setelah itu disiram air supaya akar-akarnya kontak dengan tanah. 3. E. Ecer bibit Mengecer bibit bambu ditujukan agar tidak ada lubang tanam yang terlewati. Kegiatan penyiangan dilakukan pada tanaman bambu berumur 1-2 tahun dengan frekuensi 3 kali setahun. Polybag dilepas kemudian bibit dimasukan ke dalam lubang tanam. Caranya ajir dicabut. Pemeliharaan 1. disiram dan dijaga jangan sampai akarakarnya kering. Waktu tanam Penanaman bambu harus dilakukan pada musim hujan yaitu bulan-bulan Desember. kemudian bongkar di lapangan. Setiap lubang tanam di ecer satu bibit.

teratur.3. Pemberian pupuk dengan cara ditaburkan pada parit sedalam 10 cm yang dibuat mengelilingi rumpun. Oleh karena itu harus dibersihkan. Pupuk diberikan 1 (satu) kali setahun yakni menjelang musim hujan. Mengatur struktur dan komposisi batang dalam rumpun . pemupukan ditujukan untuk menstimulir tunas-tunas batang yang terdapat pada rhizom di dalam tanah dan mempertahankan produktivitas batang/rumpun. Kegiatan pemangkasan dilakukan di seluruh batang yang sudah mulai mengeluarkan cabang. Hasil babat semak dapat ditumpuk di tempat-tempat tertentu dan setelah menjadi kompos dapat ditaruh di sekitar tanam sebagai pupuk. Tabel 1. Kegiatan penjarangan bambu pertama kali dapat dimulai pada umur rumpun 4 (empat) tahun yang ditujukan terhadap batang pertama (yang sangat kecil) dan batang lain yang rusak atau tumbuh tidak teratur. Penjarangan (Thinning) Penjarangan dilakukan dengan cara menghilangkan batang yang tidak produktif/rusak/tidak dikehendaki. mudah melakukan pemeliharaan dan penebangan maka cabang-cabang perlu dipangkas sampai setinggi 2 meter. Jenis dan dosis pupuk untuk tanaman bambu 6. Sedangkan pupuk kandang diberikan dengan cara ditaburkan di tengah rumpun agar pada musim hujan akan tersebar ke samping. Tujuannya mengatur kerapatan batang dan memperoleh batang berkualitas. Pemangkasan (Prunning) Untuk mendapatkan tegakan rumpun bambu yang rapi. 7. Babat semak Bambu industri yang ditanam dengan jarak tanam lebar 8x8 meter dan 6x8 meter jika tidak dimanfaatkan maka pada umur 1 – 2 tahun tumbuh semak/belukar/alang-alang. 5. Selain itu. 4. Pemupukan Pemupukan pada tanaman bambu yang diusahakan secara intensif ditujukan untuk memelihara kesuburan tanah sehubungan dengan diangkutnya biomas yang cukup besar (40-60 ton/ha/tahun). Jenis pupuk dapat menggunakan urea (N) dan TSP dan kompos/pupuk kandang dengan dosis tergantung dari umur rumpun seperti terlihat pada Tabel 1.

3. Penebangan kedua. Penebangan pertama ini sebenarnya produk dari kegiatan pemeliharaan sehingga batang-batang yang ditebang tergolong masih kecil-kecil. Penebangan 1. pengaturan drainase harus direncanakan dengan baik. panen dilakukan setiap tahun terhadap batang-batang bambu generasi keempat. Penebangan dilakukan pada musim kemarau agar diperoleh kualitas batang yang baik. Pengaturan drainase Seperti telah dikemukakan sebelumnya bahwa bambu industri yang tergolong jenis yang tidak tahan tergenang air sehingga di lapangan perlu dibuatkan drainase. tangkai dupa dan arang bambu harus diatur dalam satu rumpun ada 5 (lima) generasi umur batang yaitu 1. 4 dan 5 tahun. Prediksi produksi batang/ha/tahun beberapa jenis bambu . ketiga dan seterusnya akan dilakukan setiap tahun dan batang-batang yang ditebang adalah batang-batang dari generasi ketiga. D) makin sedikit generasi batang yang harus dibuat. Selanjutnya batang dipotongpotong sekitar 4 (empat) meter dari pangkal untuk memudahkan pengangkutan. 3. Oleh karena itu terutama di lahan yang datar. Setelah itu. dan 4 tahun.B) makin banyak kelompok generasi umur batang yang harus dibuat dan makin kering (C. Batang ditebang pada bagian pangkal (5 – 10 cm) dengan kapak atau golok dan setelah itu ditarik untuk dipangkas cabang-cabangnya. tusuk gigi. Bambu industri yang ditanam di daerah basah bertipe iklim A (sangat basah) yang akan digunakan untuk bambu lamina. Demikian juga bambu yang ditanam di daerah bertipe iklim B (basah) harus diatur dalam satu rumpun paling tidak ada 4 (empat) struktur generasi umur batang yaitu 1. 2. keempat dan seterusnya. tusuk sate. F. Bersamaan dengan kegiatan penjarangan sebenarnya bambu sudah dimulai penebangan pertama. Sedangkan.Pengaturan struktur dan komposisi batang dalam rumpun sangat penting untuk mengatur kegiatan penebangan dalam rangka mendapatkan batang berkualitas. kelima dan seterusnya. Batang-batang yang ditebang adalah batang-batang generasi pertama dan kedua. Teknik penebangan Tanaman bambu dipanen pertama kali pada umur 5 tahun yang dilakukan terhadap batang generasi ketiga. Makin basah tipe iklim (A. untuk jenis-jenis bambu industri yang tahan tergenang pengaturan drainase juga dilakukan agar mudah melakukan pemeliharaan dan pemanenan. seumur dan lestari. Produksi Hasil pengamatan yang dicatat menunjukan penebangan batang-batang makin besar seiring dengan bertambahnya umur rumpun demikian seterusnya dan diprediksi akan mencapai produksi batang normal setelah umur 7 (tujuh) tahun seperti terlihat pada Tabel 2. 8. playbambu. Tabel 2. sumpit. 2. 2.

630.000 .505.USULAN BIAYA Biaya yang dibutuhkan untuk program penghijauan dan budidaya Bambu Betung ini adalah sebesar: Rp 3.000 : Rp 580.075. Anggaran ini dibutuhkan selama 3 (tiga) tahun dengan distribusi pertahunnya adalah sebagai berikut: Tahun Pertama Tahun Kedua Tahun Ketiga : Rp 2.081.050.000 (Tiga miliar delapan puluh satu juta enam ratus tiga puluh ribu rupiah) dengan perincian terlampir (Lampiran 2).000.000 : Rp 501.

penanaman. biaya pembelian pupuk dan biaya tenaga kerja. Komponen Biaya 1. 2. persiapan bibit.780. Untuk bambu petung akan disahakan dengan jarak tanam 8x8 meter sehingga dibutuhkan 10000/64 atau 156 batang.000 LAMPIRAN 1. dan pemeliharaan. Tenaga Kerja Kebutuhan tenaga kerja budidaya bambu petung pada tahun pertama cukup besar karena ada kegiatan persiapan penanaman. Pada tahun-tahun selanjutnya biaya produksi makin berkurang karena hanya melakukan kegiatan pemeliharaan sampai umur rumpun 5 (lima) tahun mulai ditambah dengan biaya penebangan demikian seterusnya tambahan biaya penebangan terus makin besar sehubungan produksi batang yang ditebang setiap tahun makin besar seperti diperlihatkan pada Tabel 3 . Sedangkan pada tahun-tahun ke-2.2. 3 dan 4 kebutuhan tenaga kerja hanya melakukan pemeliharaan. B. ANALISA USAHA : BAMBU BETUNG A. Biaya Produksi Biaya produksi budidaya bambu industri dihitung berdasarakan biaya-biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Biaya-biaya tersebut meliputi biaya pembelian bibit. Bibit Kebutuhan bibit bambu sangat tergantung jenis bambu yang akan diusahakan yang selanjutnya berpengaruh terhadap jarak tanam dan jumlah populasi/ha. Pada tahun ke5 sudah ada kegiatan penebangan dan secara bertahap pada tahun ke-6 menambah tenaga kerja penebangan seiring dengan meningkatnya produksi batang dan pada tahun ke-7 dan seterusnya kebutuhan tenaga kerja mulai tetap sehubungan dengan produksi batang yang tetap.931.

C. budidaya bambu petung mulai menghasilkan keuntungan setelah tahun ketujuh atau rumpun umur 7 tahun. Analisa biaya produksi budidaya bambu betung. Rincian hasil analisa penerimaan dan keuntungan dengan beberapa asumsi disajikan pada Tabel 4. Dari Tabel 4 dapat dilihat bahwa. Tabel 4.Tabel 3. Analisa pendapatan dan keuntungan usahatani bambu petung ( Dendrocalamus asper) . Penerimaan dan keuntungan Penerimaan potensial dari usaha budidaya bambu petung adalah hasil penjualan batang-batang bambu yang baru diperoleh pada tahun ke 7 (umur rumpun 7 tahun).

rebung-rebung tersebut dapat dipanen sebagai upaya penjarangan dan mengatur struktur dan komposisi rumpuni. Pada musim hujan. Rebung-rebung yang mampu bersaing akan menjadi batang dewasa sedangkan yang kalah bersaing akan mati secara alami. dikuliti dan daging rebung diproses dengan cara direbus dengan air untuk menghilangkan rasa pahit. budidaya bambu petung. Sebelum rebung yang kalah bersaing mati alami. Rebung-rebung yang muncul sebagian dijarangi dengan cara tanah sekitar digali sampai ketemu dasar rebung yang selanjutnya dipotong. bambu serit.488.-/kg sehingga budidaya bambu petung akan mendapat penghasilan tambahan sebesar Rp 7. Di pasar-pasar tradisionil. batang-batang bambu muda yang disebut rebung bermunculan dan jumlahnya sangat banyak tergantung kesuburan tanah dan curah hujan. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan rebung menjadi dewasa membutuhkan banyak hara sementara yang tersedia sangat terbatas. Jika setiap rumpun dapat dijarangi sebanyak 6 (enam) potong rebung maka produk sampingan yang berupa rebung dari budidaya bambu dapat mencapai 936 potong/ha/tahun.000. bambu surat.-/ha/tahun.000. bambu ampel kuning dan bambu ori secara potensi akan memperoleh penerimaan tambahan dari penjualan rebung hasil penjarangan. Namun demikian tidak semua rebung yang muncul dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan bahkan mengalami kematian. rebung bambu dijual dengan harga Rp 3. bambu ampel hijo.Selain memperoleh pendapatan dari penjualan batang-batang bambu. .

000 1.630.880.000 3.000 750.000 1 Pembersihan lahan 2 Bibit Bambu 3 Tenaga Kerja Tahun Pertama Tahun Kedua Tahun Ketiga 4 Pupuk Pupuk urea Pupuk TSP Pupuk Kandang 5 Penanaman 6 Pemeliharaan 7 Penyediaan sumber air 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 Ha 30 30 30 30 30 1 Ha Ha Ha Ha Ha paket 1 Kali 208 batang 78 OB 22 OB 24 OB 40 40 65 15 22 1 Kg Kg Kg orang orang kali .000 150.100.000 5.000 Jumlah (Rp) 63.850.000 31.000.000 700.500.000 7.LAMPIRAN-2 RANCANGAN ANGGARAN BIAYA KEGIATAN No Uraian Pengeluaran Volume Satuan Kuantiti Satuan Harga Satuan (Rp) 2.000 3.000.000.000 6.000 70.081.000.000 576.000.638.000 7.200.000 800.000 50.000 33.000 150.200.000.000 12.000 74.000 6.000.000 495.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful