P. 1
Analisis Laporan Kinerja Keuangan

Analisis Laporan Kinerja Keuangan

|Views: 2,948|Likes:
Published by tamaoke

More info:

Published by: tamaoke on Jun 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

Analisis Laporan Kinerja Keuangan

Bab ini memfokuskan pada analisis atas ukuran-ukuran kinerja keuangan. Bagian pertama menjelaskan bagaimana varians antara data aktual dan data anggaran dihitung untuk unit bisnis. Karena anggaran bebabn dan pendapatan merupakan bagian dari anggaran unit bisnis, pembahasan ini dapat diperluas untuk mencakup pusat beban dan pendapatan. Bagian menjelaskan bagaimana varians-varians ini digunakan oleh manajemen senior untuk mengevaluasi kinerja unit bisnis. Menghitung Varians Walaupun fokus dari bagian ini adalah perbandingan antara kinerja aktual dengan anggaran, manajer operasi yang kompeten juga mengadopsi mentalitas perbaikan yang kontinu, atau kaizen. Mereka tidak berasumsi bahwa kinerja yang optimal adalah yang sesuai “dengan anggaran”. Hampir semua perusahaan membuat analisis bulanan atas perbedaan antara pendapatan dan beban aktual yang dianggarkan untuk setiap unit bisnis dan untuk organisasi keseluruhan. (beberapa perusahaan melakukannya per kuartal). Beberapa perusahaan hanya melaporkan jumlah varians-varians tersebut. Laporan ini menunjukkan bahwa laba aktual $52.000 lebih besar dibandingkan anggaran, dan alasan utama untuk hal ini adalah karena pendapatannya lebih besar dibandingkan dengan anggaran. Laporan ini tidak menunjukkan pendapatan lebih besar atau apakah ada perbedaaan signifikan yang saling meniadakan dengan varians dari pos-pos beban yang secara total menurunkan angka secara kesekuruhan. Analisis yang seksama mengidentifikasikan penyebab dari varians tersebut dan unit organisasi yang bertanggung jawab untuk itu. Sistem yang efektif mengidentifikasikan varians yang terjadi ke tingkat manajeme terendah. Varians bersifat hierarkis. Varians dimulai dengan kinerja unit bisnis keselruhan, yang dibagi menjadi varians pendapatan dan beban. Varians pendapatan dibagi lebih lanjut menjadi varians vuolume dan varians harga untuk unit bisnis keseluruhan dan untuk pusat tanggung jawabpemasaran dalam unit bisnis tersebut. Varians tersebut dapat dibagi lebih lanjut berdasarkan area dan distrik penjualan. Varians bebe=an dapat dibagi menjadi beban produksi dan beban lainnya.beban produksi dapat dibagi lebih lanjut berdasarkan pabrik dan departemen dalam suatu pabrik. Oleh karena itu setiap perusahaan dapat mengidentifikasi setiap varians dengan manajer individual yang

bertangguang jawab untuk itu. Analisis jenis ini adalah alat yang sangat ampuh. Tanpanya, kemanjuran anggaran laba akan sangat terbatas. Tertanam dalam anggara laa adalah perkiraan-perkiraan tertentu mengenai kondisi dari industri secara keseluruhan dan pangsa pasar perusahaan, harga jualnya dan struktur biayanya. Hasil dari perhitungan varians lebih “dapat ditindaklanjuti” bila perusahaan dalam hasil aktual dianalisis terhadap masing-masing perkiraan ini. Kerangka analisis yang digunakan dalam analisis yang digunakan dalam analisis varians meliputi ide-ide berikut ini:
-

Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kunci yang mempengaruhi laba. Merinci varians laba keseluruhan berdasarkan faktor-faktor penyebab kunci tersebut. Fokus pada dampak laba dari variasi dalam setiap faktor penyebab. Mencoba untuk menghiutng dampak yang spesifik dan dapat dipisakan dari setiap faktor penyebab dengan cara memvariasikan satu faktor saja sementara faktor-faktor lainnya dianggap konstan.

-

-

Menambahkan kompleksitas bertahap, lapis per lapis, mulai dari tingkat “akal sehat” yang paling mendasar (“mengupas bawang”).

-

Menghentikan proses tersebut ketika kompleksitas yang ditambahka di tingkat yang baru dibuat tidak dijustifikasi dengan tanbahan wawasan mengenai faktor-faktor penyebab yang mendasari varians laba keseluruhan.

Varians Pendapatan Dalam bagian ini, dijelaskan mengenai bagaimana mengenai bagaimana menghitung varians harga, volume dan bauran penjualan. Perhitungan tersebut dibuat untuk setiap lini produk dan hasil dari lini produk kemudian diagregasikan untuk menghiutng total varians. Varians yang positif adalah menguntungkan. Varians Harga Penjualan Varaian harga penjualan dihitung dengan mengalikan selisih antara harga aktual dan harga standar dengan volume aktual. Varians Bauran dan Volume

Seringkali varians bauran dan volume tidak dipisahkan. Persamaan untuk gabugan dari varians bauran dan volume adalah: Varians bauran dan volume = (volume aktual – volume yang dianggarkan) * kontribusi per unit yang dianggarkan Varians volume diakibatkan dari menjual lebih banyak unit daripada yang dianggarkan. Varians bauran diakibatkan dari menjual proporsi produk yang berbeda dari yang diasumsikan dalam anggaran. Karena setiap produk memperoleh kontribusi per unit yang berbeda, maka penjualan proporsi produk yang berbeda dari yang dianggarkan maka akan menghasilkan suatu varians. Jika unit bisnis memiliki bauran yang “lebih kaya” (conoth proporsi produk yang lebih tinggi dengan margin konribusi yang tinggi), laba aktual akan lebih tinggi dari yang dianggarkan;dan jika unit bisnis tersebut lebih ramping, maka laba akan menjadi lebih rendah. Karena varians volume dan bauran bersifat gabungan, maka teknik untuk memisahkan keduanya adalah sesuatu yang bersifat arbitrer.

Varians Bauran Varian bauran untuk masing-masing produk diperoleh dari persamaan berikut ini: Varians Bauran = [(total volume penjualan aktual*proporsi yang dianggarkan)(volume penjualan aktual)] * kontribusi per unit yang dianggarkan Varians Volume Varians volume dapat dihitung dengan cara mengurangkan varians bauran dari gabungan antara varians bauran dan varians volume. Buerikut perhitungan untuk setiap produknya: Varians Volume = [(total volume penjualan aktual)* (presentase yang dianggarkan)] – [(penjualan yang dianggarkan)*(kontribusi unit yang dianggarkan)] Analisis Pendapatan Lainnya Penetrasi Pasar dan Volume Industri Salah satu perluasan dari analisis laba adalah untuk memisahakan varians bauran dan volume menjadi jumlah yang disebabkan oleh perbedaan dalam pangsa pasar dan jumlah

yang disebabkan oleh perbedaan dalm volume industri. Prinsipnya adalah bahwa manajer unti bisnis bertanggung jawab atas pangas pasar, tetapi tidak bertanggung jawab atas volume industri karena hal tersebut sangat dipengaruhi kondisi ekonomi. Berikut persamaan yang digunakan untuk memisahkan dampak penetrasi pasar dari volume industri untuk varians bauran dan volume: Varians pangsa pasar = [(penjualan aktual)-(volume industri)] * penetrasi pasar yang dianggarkan * kontribusi oer unit yang dianggarkan Varians pangsa pasar dihitung untuk setiap produk secara terpisah dan varians total adalah perhitungan secara aljabar. Varians volume industri = (Volume industri aktual – volume industri yang dianggarkan) * penetrasi pasar yang dianggarkan * kontribusi per unit yang dianggarkan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->