P. 1
Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Tumbuhan

Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Tumbuhan

|Views: 84|Likes:
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji diawali dengan pertemuan antara sel kelamin jantan dan kelamin betina, menjadi biji, berkecambah, tumbuh menjadi tanaman kecil yang sempurna, dan berlanjut tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan dewasa. Tumbuhan dewasa akan berbunga dan berbuah. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi di bagian-bagian tertentu, misalnya ujung akar dan batang. Pertumbuhan yang terjadi pada bagian tersebut dikenal dengan pertumbuhan terminal.

A. Pertumbuhan Terminal
Pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang sedang aktif tumbuh, terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan. Ketiga daerah tersebut adalah daerah pembelahan, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi.
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji diawali dengan pertemuan antara sel kelamin jantan dan kelamin betina, menjadi biji, berkecambah, tumbuh menjadi tanaman kecil yang sempurna, dan berlanjut tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan dewasa. Tumbuhan dewasa akan berbunga dan berbuah. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi di bagian-bagian tertentu, misalnya ujung akar dan batang. Pertumbuhan yang terjadi pada bagian tersebut dikenal dengan pertumbuhan terminal.

A. Pertumbuhan Terminal
Pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang sedang aktif tumbuh, terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan. Ketiga daerah tersebut adalah daerah pembelahan, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi.

More info:

Published by: Fritz Gerald Sapuletej on Aug 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2013

pdf

text

original

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji diawali dengan pertemuan antara sel kelamin jantan dan kelamin betina, menjadi biji, berkecambah, tumbuh menjadi tanaman kecil yang sempurna, dan berlanjut tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan dewasa. Tumbuhan dewasa akan berbunga dan berbuah. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi di bagian-bagian tertentu, misalnya ujung akar dan batang. Pertumbuhan yang terjadi pada bagian tersebut dikenal dengan pertumbuhan terminal.

A. Pertumbuhan Terminal
Pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang sedang aktif tumbuh, terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan. Ketiga daerah tersebut adalah daerah pembelahan, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi.

Pada ujung batang biji yang berkecambah, terdapat daerah pembelahan, pemanjangan, dan diferensiasi.

1.

Daerah Pembelahan.

Daerah pembelahan merupakan daerah yang paling ujung. Pada daerah ini terutama terjadi pembentukan sel-sel baru melalui pembelahan sel. Sel-sel di daerah pembelahan memiliki inti sel yang relatif besar, berdinding tipis, dan aktif membelah diri. Daerah pembelahan disebut pula daerah merismatik.

2.

Daerah Pemanjangan.

jaringan penunjang seperti kolenkim dan sklerenkim. Sel-sel hasil pembelahan tersebut akan bertambah besar ukurannya. Sel-sel di daerah ini berukuran jauh lebih besar dibandingkan sel-sel meristem. Sebagian sel lagi mengalami diferensiasi menjadi jaringan parenkim (jaringan dasar). dan floem. . dan sebagainya. korteks. dan diferensiasi pada akar. Daerah Diferensiasi. Daerah diferensiasi terletak di belakang daerah pemanjangan. Pertumbuhan primer merupakan pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer. Titik tumbuh primer terdapat pada ujung akar atau ujung batang. Dengan terjadinya diferensiasi sel. xilem. 3. Pertumbuhan Primer. Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi : pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Sebagian sel mengalami diferensiasi menjadi epidermis. Sel-sel di daerah ini telah berubah bentuk sesuai fungsinya. sehingga membentuk daerah pemanjangan.Daerah pemanjangan merupakan hasil pembelahan sel-sel meristem di daerah pembelahan. Daerah pembelahan. empulur. maka terbentuklah berbagai jaringan tumbuhan yang menyusun organ tumbuhan. pemanjangan.

tumbuhan yang memiliki kambium mengalami pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan primer menyebabkan batang akan bertambah panajng. Jaringan kambium bersifat meristematik. Tumbuhan lumut yang sering kita lihat merupakan generasi gametofit. Kambium hanya terdapat pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Titik tumbuh primer telah mulai terbentuk sejak tumbuhan masih berupa embrio. Jadi. Biasanya kedua generasi ini berbeda morfologinya. Metagenesis pada tumbuhan yang bisa kita lihat dengan jelas yaitu pada tumbuhan lumut dan paku memiliki generasi seksual (generatif) yang disebut generasi gametofit dan generasi aseksual (vegetatif) yang disebut generasi sporofit. Generasi sporofitnya tergantung pada gametofit untuk memperoleh nutrisi. . Pertumbuhan sekunder menyebabkan diameter batang bertambah besar.Pertumbuhan primer pada ujung batang & ujung akar. yaitu selselnya aktif membelah diri. Pertumbuhan sekunder merupakan pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan jaringan kambium. Metagenesis pada Tumbuhan Metagenesis merupakan pergiliran daur hidup antara generasi yang bereproduksi secara seksual dan generasi lainnya yang bereproduksi secara aseksual. B. Ujung akar dan ujung batang tempat terjadinya pertumbuhan merupakan daerah meristem apikal. Pertumbuhan Sekunder.

pada manusia perkembangan bukan hanya menyangkut masalah kemampuan berkembang biak (reproduksi) namun juga banyak aspek lainnya. Tidak seperti pada makhluk hidup lainnya. Generasi gametofitnya yaitu protalium. pada umur 6 bulan beratnya menjadi 8 – 9 kg dan sekarang mungkin beratmu sekitar 35 kg. Lamanya waktu pada setiap tahapan adalah tiga bulan : 1. kemudian menjadi janin dalam rahim ibu. 32 sel. Zigot ini akan senantiasa membelah diri menjadi 2 sel.Sedangkan tumbuhan paku yang sering kita lihat merupakan generasi sporofit. 4 sel. Pertumbuhan manusia dihubungkan dengan penambahan jumlah dan ukuran sel tubuh manusia. Misalnya ketika baru lahir beratmu sekitar 3 kg. Trimester Pertama . dari mulai proses pembuahan hingga kelahiran adalah kurang lebih 9 bulan. bayi yang baru lahir tentu berbeda dengan orang dewasa. Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Manusia Pada bagian sebelumnya telah dibahas bahwa makhluk hidup tumbuh dan berkembang. Demikian juga halnya dengan manusia. 8 sel. Jadi aspek yang dilihat dalam pertumbuhan manusia sama dengan pertumbuhan makhluk hidup pada umumnya. Selain berat badan tinggi kita juga bertambah. Walaupun sama-sama sebagai manusia. Inti sel sperma akan bergabung/melebur dengan inti sel telur dan terbentuk sebuah sel baru yang disebut zigot. Tahapan Perkembangan Manusia Perkembangan pada manusia diawali melalui proses pembuahan. 16 sel. Perkembangan janin selama di dalam rahim dibagi dalam tiga tahapan. Zigot yang telah membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio. Seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya. dan seterusnya. misalnya kemampuan berpikir dan kemampuan emosional. Proses pembuahan yaitu pertemuan antara sel telur yang berasal dari perempuan (ibu) dengan sel sperma yang berasal dari pria (ayah). Lamanya waktu janin tumbuh dan berkambang di dalam rahim ibu. volume tubuh kita juga membesar.

Plasenta menghubungkan dinding rahim ibu dengan tali pusar bayi. darah janin itu tak pernah langsung bercampur dengan darah ibunya. Gerakan janin juga mulai aktif.5 cm. Pada usia satu atau dua tahun. Karena ukuran tubuhnya semakin besar. Cara janin memperoleh makanan : Janin menerima semua zat hara dan oksigen dari pasokan darah ibunya. gasgas dan sisa buangan. kecuali organ reproduksi. muka tumbuh memanjang. Misalnya. 2. Tetapi. namun organ-organ tersebut belum matang.Tiga bulan pertama embrio berkembang menjadi janin yang panjangnya kurang lebih 5. 3. Berikutnya janin akan lahir ke dunia dan disebutlah dengan sebutan bayi. perkembangan organ anak biasanya sudah cukup matang.Organ. Trimester Kedua Pada tiga bulan kedua. Di akhir tiga bulan pertama ini janin juga sudah mulai dapat menggerakkan tangan dan kakinya. Trimester Ketiga Di tiga bulan ketiga terjadi pertumbuhan ukuran janin sangat cepat. janin sudah semakin berkembang dan panjangnya sudah mencapai kurang lebih 19 cm. Janin membuat darah sendiri dan berhubungan dengan darah ibunya melalui plasenta. . bayi mempunyai kaki namun belum bisa berjalan dan mempunyai tangan namun belum dapat memegang dengan baik. Menjelang kelahiran bayi pada umumnya sudah mencapai panjang sekitar 50 cm. janin tidak terlalu leluasa bergerak di dalam rahim. bayi akan mulai belajar berjalan dan mengendalikan fungsi anggota tubuh lainnya seperti tangan. Ukuran tubuh sudah proporsional seperti bayi. Pada saat usia masuk sekolah (sekitar usia 5 tahun). organ-organ pada bayi juga akan berkembang. Maelalui plasenta inilah ibu dan janin mempertukarkan zat hara/makanan. Masa Setelah kelahiran 1 Masa Balita dan Anak-anak Pernahkah kamu memerhatikan seorang bayi? Pada saat dilahirkan. Tangan dan kakinya telah berkembang bahkan jari-jari tangan dan kaki sudah mulai terbentuk. kepala. Pada tiga bulan kedua ini detak jantung janin juga sudah mulai bisa dideteksi. mulut. seorang bayi sesungguhnya telah memiliki organ dan sistem organ sebagaimana orang dewasa. Janin sudah berbentuk seperti manusia walaupun ukuran kepalanya sangat besar. Seiring dengan bertambahnya usia.organ tersebut akan semakin matang pada saat usia anak-anak.

4. 3. Tumbuh rambut di ketiak dan sekitar organ kelamin. Bahu melebar melebihi bagian pinggul. Suara lebih nyaring. 2. Perubahan jaringan kulit menjadi lebih kasar dan pori-pori tampak membesar. Masa pubertas bisanya dimulai saat berusia 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. 7. 1. 4.Pada masa inilah kamu berada sekarang. sedangkan perempuan mulai menghasilkan sel telur di dalam indung telur (ovarium). ketiak. Pada perempuan ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kali. Mulai tampak otot-otot yang berkembang lebih besar dan menonjol. organ reproduksi anak perempuan lebih cepat matang dibandingkan organ reproduksi anak laki-laki. pubertas ditandai dengan ciri-ciri kelamin sekunder sebagai berikut.  Ciri kelamin sekunder : Pada remaja laki-laki. Organ kelamin mulai berfungsi. Perubahan fisik yang terjadi Perubahan fisik yang terjadi merupakan tanda kematangan organ-organ reproduksi. 5. Ciri-ciri pubertas secara fisik dapat diuraikan sebagai berikut :  Ciri kelamin primer Organ kelamin telah mampu memproduksi sel-sel kelamin. Laki-laki mulai menghasilkan sperma di dalam testis. Pinggul melebar. Pada remaja laki-laki ditandai dengan pertama kali mengalami “mimpi basah" yaitu proses keluarnya sperma atau air mani. Pada umumnya. Perubahan suara menjadi lebih besar dan berat. Tumbuh kumis atau jenggot. 3. 1. Kadang-kadang diikuti munculnya jerawat di daerah muka. 8. Tumbuh rambut di dada.2 Masa remaja atau Puberitas Masa puberitasas adalah masa saat organ-organ reproduksi mencapai kematangannya. Mulai tumbuh jakun. pubertas juga ditandai dengan ciri kelamin sekunder sebagai berikut. . kaki. 6. Kadang-kadang diikuti dengan munculnya jerawat di daerah muka. Membesarnya payudara dan puting susu mulai timbul. dan sekitar organ kelamin. Pada remaja perempuan. 2. 5.

membina hubungan sosial. Ciri-ciri pubertas secara psikis dapat diuraikan sebagai berikut : a. lalu mati dan akhirnya meluruh. ovarium akan secara ritun mengeluarkan sel telur. Mencari identitas diri Dalam usaha mencari identitas diri. Kehamilan pada usia remaja dapat berpengaruh negatif baik pada diri maupun bayi yang dikandungnya. pemahaman emosional akan terus berkembang. Selama masa dewasa. sel-sel dinding rahim akan menciut. Proses peluruhan dinding rahim ini akan keluar bersama darah. kamu akan memasuki masa dewasa sebagai tahapan selanjutnya dari perkembangan manusia. lendir. remaja sering menentang kemapanan karena dirasa membelenggu kebebasannya. Namun demikian pernikahan pada usia remaja belum diperbolehkan karena secara mental belum siap. Wajar bila remaja mempunyai ketertarikan dengan lawan jenis. berpotensi untuk terus belajar.Ciri-ciri Pubertas Secara Psikis : Selain terjadi perubahan secara fisik. Dalam proses ini dinding rahim juga mengalami penebalan sebagai persiapan jika sel telur dibuahi Oleh sebab itu. mengembangkan diri dalam hal keterampilan. dan aktualisasi diri. Pengeluaran sel telur pada umumnya terjadi sekitar empat minggu (28 hari) sekali. jika dalam akhir siklus tersebut tidak terjadi pembuahan. Tinggi badanmu akan terhenti pada usia sekitar dua puluh tahunan. Remaja sering melakukan hal coba-coba karena rasa ingin tahu yang sangat besar. Pada masa ini pertumbuhan tubuhmu mencapai ukuran maksimal. dan terus berprestasi. Meskipun cara berpikirnya belum dewasa namun remaja tidak mau dikatakan sebagai anak-anak. pada masa pubertas juga terjadi perubahan hormonal yang memengaruhi kondisi psikologis dan tingkah lakunya. . Pendarahan menstruasi berlangsungselama i sampai 8 hari. b. Pada saat perempuan yang telah mengalami pematangan organ reproduksi. Mulai tertarik kepada lawan jenis Masa remaja adalah masa persiapan menuju dewasa. Salah satu ciri pubertas pada anak perempuan adalah menstruasi. 3 Masa Dewasa dan Tua Setelah melewati masa remaja. bekerja. dan cairan yang berasal dari dinding rahim tersebut dikenal dengan menstruasi.

Pada masa ini aktivitasnya menurun dan mulai sulit melakukan kegiatan sehari-hari. disebut dengan blastula. Blastulasi Blastulasi sel-sel morula membelah dan “arbei” morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. kesehatan menurun. yaitu : A. Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei. Fase pertumbuhan pada hewan hampir mirip dengan pada manusia. Contoh gambar: . bahkan pada usia lanjut orang mudah lupa dan membutuhkan banyak istirahat. Tubuh semakin renta.Segala potensi pada masa dewasa akan mengalami kemunduran ketika memasuki masa tua. kecerdasan menurun. 2. Fase Embrionik Yaitu pertumbuhan mulai dari zigot hingga terbentuknya embrio. termasuk hewan. sehingga lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beristirahat. wajah dan tangan mulai keriput. seperti berjalan dan lain-lain. Ini terjadi pada usia sekitar 60 – 65 tahun. Morula Morula yaitu pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. Terdiri beberapa tahap: 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Hewan Semua mahluk hidup yang ada di bumi mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. 4. sistem organ dan organisme. struktur dan fungsinya masing-masing. Pada fase ini : . Gastrulasi Gastrulasi adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. 5. .terbentuk ruang. mesoderm dan endoderm. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. Spesialisasi setiap jaringan akan mempunyai bentuk.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . yaitu gastrocoel (Archenteron) Þ akan berkembang menjadi saluran pencernaan terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. Morfogenesis Yaitu proses pertumbuhan.3.terbentuk lubang blastopole Þ akan berkembang menjadi anus .

Contoh : metamorfosis pada katak . jaringan atau bagian tubuh yang rusak. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. Metamorfosis Yaitu perubahan bentuk tubuh pada beberapa hewan secara bertahap dari masa muda sampai dewasa Contoh: pada serangga dan katak 2. Regenerasi Yaitu kemampuan untuk memperbaiki sel. Fase Pasca Embrionik 1.6. hilang atau mati. B.

B SMP PSKD 3 JAKARTA .KLIPING BIOLOGI D I S U S U N O L E H Nama Kelas : Louis Fernando : VIII .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->