PROSES DAN MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA PIDANA BERDASARKAN KUHAP Proses dan mekanisme penyelesaian perkara pidana menurut

KUHAP meliputi 3 (tiga) tahapan, sebagai berikut : 1. Tahap pemeriksaan di tingkat penyidikan 2. Tahap penuntutan 3. Tahap pemeriksaan di sidang pengadilan

I.

Penyeleasian Perkara di Kepolisian Penyelidikan adalah serangkian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai perbuatan pidana, guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan. Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mencari dan mengumpulkan bukti, yang dengan bukti itu membuat terang tentang perbuatan pidana yang terjadi, guna menemukan tersangkanya. Dimulainya Penyidikan Dalam hal penyidik telah memulai melakukan penyidikan suatu peristiwa yang diduga merupakan perbuatan pidana, penyidik memberitahukan hal itu kepada Penuntut Umum (Vide Pasal 109 ayat (1) KUHAP) Pemberitahuan dimulainya penyidikan dilakukan dengan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan), yang dilampiri : - Laporan polisi - Resume BAP saksi - Resume BAP Tersangka - Berita acara penangkapan - Berita acara penahanan
1

Penindakan : setiap tindakan hukum yang dilakukan terhadap orang atau barang yang ada hubungannya dengan perbuatan pidana yang terjadi. . maupun unsurunsur perbuatan pidana yang terjadi. sehingga peranan seseorang atau barang bukti dalam perbuatan pidana itu menjadi jelas . .Penyelidikan : serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai perbuatan pidana. Penangkapan c.Berita acara penggeledahan . Kegiatan-kegiatan Pokok dalam Penyidikan : .Penindakan : setiap yindakan hukum yang dilakukan terhadap orang atau barang yang ada hubungannya dengan perbuatan pidana yang terjadi. kejelasan dan keidentikan Tersangka dan atau saksi atau barang bukti. Penahanan d. Penggeledahan e. Pemanggilan b. yang dapat berupa : a.Pemeriksaan : kegiatan untuk mendapatkan keterangan. guna menentukan dapat tidaknya dilakukan penyidikan. kejelasan dan keidentikan Tersangka dan atau saksi atau barang bukti. Penyitaan. .Pemeriksaan merupakan kegiatan untuk mendapatkan keterangan. 2 . sehingga jelas peranan atau kedudukan seseorang atau barang bukti dalam perbuatan pidana yang terjadi menjadi jelas.Berita acara penyitaan.. maupun unsur-unsur perbuatan pidana yang terjadi.

Melakukan penelitian terhadap : berkas perkara. Penyerahan Berkas Perkaara : Tahap Pertama : penyidik hanya menyerahkan berkas perkara saja.Mengikuti dan memantau perkembangan penyidikan sesuai SPDP .Apakah tersangka dapat ditahan .Apakah ketentuan pidana yang diterapkan sesuai dengan fakta/kejadian . dengan tugas : . tersangka dan barang bukti . sesuai dengan ketentuan pidana yang disangkakan oleh penyidik 3 . Pembuatan Resume 2. Kasi menunjuk Jaksa peneliti.Meneliti.Apakah harus mengajukan ke persidangan. penyidik menyerahkan tanggung jawab Tersangka dan barang bukti.21). Pemberkasan.Apakah barang bukti merupakan barang bukti yang sah . apakah pelakunya tunggal atau lebih . Tahap Kedua : dalam hal penyidikan sudah dinyatakan lengkap (P.Apakah setiap unsur perbuatan pidana didukung oleh alat bukti yang cukup .Mempersiapkan petunjuk untuk penyidik . Penyelesaian Perkara di Kejaksaan Pasal 109 ayat (1) KUHAP : penyidik memberitahukan kejaksaan tentang dimulainya penyidikan dengan SPDP SPDP dikelola oleh : Kasi Pidum/Pidsus. Penyusunan isi Berkas perkara 3. meliputi : 1. II.Penyelesaian dan Penyerahan Berkas Perkara Merupakan kegiatan akhir dari penyidikan perbuatan pidana.

Mengkonstruksikan beberapa perbuatan pidana yang terjadi dan siapa saja calon tersangkanya. Alasan yang menjadi dasar c. tidak terdapat cukup bukti b. Menerbitkan SP-3. Singkat c. Tidak Berwenang Mengadili : Ketua Pengadilan Negeri membuat Surat Penetapan : a. perbuatan yang dilakukan Tsk/Tdw bukan perbuatan pidana c. Melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri : mengikuti acara pemeriksaan : a. apabila dalam satu berkas perkara terdapat beberapa orang terdakwa. Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili b. Menggabungkan perkara : beberapa perkara digabungkan dalam 1 (satu) surat dakwaan. apabila dalam waktu yang atau hampir bersamaan dilakukan oleh orang yang sama. 4.. perkara ditutup demi hukum 2. ada hubungannya satu dengan yang lain. Pengadilan Negeri mana yang berwenang mengadili 4 . Pemecahan perkara (Splitsing). Cepat III. 3. karena tidak cukup alasan untuk diajukan ke pengadilan : a. Kejaksaan : 1. Biasa b. Penyelesaian Perkara di Pengadilan Sikap Pengadilan terhadap Pelimpahan Perkara dari Kejaksaan : 1.

Sebelum sidang dimulai.Pengambilan foto. tanggal 16 Desember 1983) .duduk dengan sopan dan tertib di tempat masing-masing .Penuntut Umum bisa melakukan Perlawanan (Verzet) ke Pengadilan Tinggi dalam waktu 7 (tujuh) hari. Membenarkan Pelawan : PN diperintahkan menyidangkan perkara pidana yang bersangkutan b. apabila keluar dan mamsuk ruang sidang . pengunjung sidang harus : . Penuntut Umum.Ketika hakim akan memasuki atau meninggalkan ruang sidang.Dalam ruang sidang siapapun wajib menunjukkan sikap hormat kepada pengadilan .UM. M. Selanjutnya Pengadilan Tinggi dalam waktu 14 hari sudah harus menjatuhkan putusan dalam bentuk Penetapan yang memuat a. pejabat yang bertugas sebagai protokol mempersilahkan yang hadir dalam ruang sidang agar berdiri untuk menghormati hakim . Pengadilan Negeri Berwenang Mengadili : Ketua pengadilan Negeri menunjuk hakim yang akan menyidangkan perkara pidana yang bersangkutan.Selama sidang berlangsung. Penasehat Hukum dan Pengunjung sidang .06 Tahun 1983. 2.06. rekaman suara atau TV meminta ijin kepada hakim ketua sidang/Ketua Majelis Hakim 5 . Tata Tertib Persidangan (Permenkeh No.01. Membenarkan Penetapan Pengadilan Negeri. sejak penerimaan surat penetapan dari Pengadilan Negeri.memberi hormat kepada hakim.memelihara ketertiban dalam sidang . duduk di tempatnya masing-masing : Panitera.

Memeriksa identitas Terdakwa : nama. . Proses Persidangan . mengerti atau tidak terhadap surat dakwaan yang telah dibacakan oleh Penuntut Umum tsb . Nomor : 100/Pid. tetapi jangan sampai mengganggu jalannya persidangan .Memperingatkan Terdakwa.Memerintahkan Penuntut Umum untuk membacakan Surat dakwaan Setelah Penuntut Umum selesai membacakan surat dakwaan.Jr. atas nama Terdakwa Badung.Tidak menanggapi . merokok. maka hakim ketua sidang meneliti apakah Terdakwa telah dipanggil secara sah atau tidak .akan menanggapi surat dakwaan atau tidak : .B/2010/PN. jenis kelamin. agar supaya memperhatikan segala sesuatu yang didengar dan dilihat dalam persidangan.Menanggapi : Terdakwa atau penasehat hukumnya ajukan eksepsi .menanyakan kepada Terdakwa. agama. pernah dihukum atau tidak. .Hakim Ketua membuka sidang : Sidang Perkara Pidana.Proses selanjutnya tergantung putusan (sela) terhadap eksepsi 6 tindakan lain yang dapat mengganggu jalannya . tempat tinggal.. kebangsaan. dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. pekerjaan.Memerintahkan Penuntut Umum untuk menghadirkan Terdakwa ke dalam ruang sidang Apabila Terdakwa tidak hadir. maka dilanjutkan dengan pembuktian . minum.Pengunjung sidang dilarang : makan. membaca koran. tempat dan tanggal lahir. Masyarakat/umum boleh menghadiri sidang.. melakukan persidangan. maka Hakim Ketua sidang : .

dapat berupa tuntutan pemidanaan. diperlihatkan dan ditanyakan kepada Terdakwa Requisitoir : merupakan gambaran dari tuntutan Penuntut Umum yang akan dimintakan kepada hakim. Ahli. langsung dikaitkan dengan pemeriksaan saksi atau Terdakwa 4. apakah Terdakwa terbukti melakukan perbuatan pidana yang didakwakan. saksi bersumpah atau berjanji. Terdakwa.ditanyakan ada hubungan darah/semenda/hubungan kerja dengan Terdakwa .persesuaian antara keterangan saksi yang satu dengan yang lain . Fungsi Requisitoir : 1. dan apakah Terdakwa bersalah atau tidak 2. Saksi . Untuk menentukan. pelepasan (Ontslag van Rechtsvervolging).diperiksa identitas lengkap saksi . Menjadi filter pidana yang akan dijatuhkan hakim 7 . disumpah sebelum memberikan pendapatnya 3.sebelum memberikan keterangan/kesaksian. Barang bukti.Pemeriksaan : 1.persesuaian antara keterangan saksi dengan alat bukti yang lain . Surat.alasan yang mungkin dipergunakan oleh saksi . menurut agama dan kepercayaannya Nilai keterangan saksi : . tuntutan pembebasan dari segala dakwaan (Vrijspraak).cara hidup dan kesusilaan saksi yang pada umumnya mempengaruhi dapat tidaknya keterangan itu dipercaya. 2. sudah mulai diperiksa pada pemeriksaan saksi 5.

maka tuntutan pidananya adalah ancaman pidana badan maksimal yang diatur dalam Pasal UU yang bersangkutan 2. Kesimpulan 7. dalam hal faktor yang memberatkan lebih dominan. tanggal 14 Desember 1985) 1. minimal memenuhi maksud Pasal 143 ayat (2) a KUHAP 2.E 009/JA/12/1985. oleh penuntut umum (termasuk perpanjangan penahanan) 3. Surat dakwaan 4.surat .keterangan ahli .petunjuk . apabila ditahan. Pedoman Tuntutan Pidana (Surat Edaran Jaksa Agung No.keterangan saksi .keterangan terdakwa . dibedakan antara delik umum dan delik khusus : 8 . Identitas Terdakwa. S.barang bukti 5. Uraian secara yuridis : fakta kejadian yang dilakukan oleh Terdakwa harus memenuhi semua unsur perbuatan pidana yang didakwakan 6. Tuntutan.Sistimatika : 1. apabila dituntut pidana harus dikemukakan hal-hal yang memberatkan dan yang meringankan. harus dijelaskan sejak kapan ditahan oleh penyidik (termasuk perpanjangan penahanan). Penahanan. Fakta yang terungkap di persidangan : . dalam hal faktor yang meringankan lebih dominan dan Pasal UU yang didakwakan tidak mengatur anvaman pidana mati.

pendahuluan b. untuk delik umum. kesimpulan g. 4. Dalam praktek peradilan sistimatika pleidooi adalah sebagai berikut : a. Cara pembuatan atau penyusunannya tidak diatur oleh KUHAP. untuk delik khusus. tergantung dominannya faktor yang meringankan. permohonan 9 . dalam hal ancaman pidana badan yang diatur dalam UU yang bersangkutan lebih dari satu. seperti Pasal 340 KUHP. surat dakwaan c. 3. tuntutan pidananya ¾ dari ancaman pidana penjara maksimum dalam Pasal UU yang bersangkutan. dalam hal faktor yang meringankan lebih dominan. tuntutan pidananya : a. tuntutan penuntut umum d. uraian dan analis secara yuridis unsur-unsur dari perbuatan pidana yang didakwakan f.a. tuntutan pidananya alternatif yang kedua atau ketiga. tuntutan pidananya alternatif yang pertama b. fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan e. apabila dalam UU yang bersangkutan diatur hukuman tambahan supaya dituntutkan juga PLEIDOOI (Nota Pembelaan) Adalah tanggapan yang diajukan oleh Terdakwa dan/atau Penasehat Hukum Terdakwa atas RequisitoirPenuntut Umum. dalam hal faktor yang memberatkan lebih dominan. tuntutan pidananya 2/3 dari ancaman pidana penjara maksumum dalam Pasal UU yang bersangkutan b.

baik mengenai susunan persidangan maupun jalannya pemeriksaan BERITA ACARA SIDANG DITINJAU DARI SEGI HUKUM merupakan akta yang memiliki nilai otentik. de Boer) Tugas Panitera adalah mencatat berita acara sidang yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari apa yang terjadi dalam persidangan. Panitera yang membuat berdasarkan sumpah jabatan BERITA ACARA DITINJAU DARI SEGI FUNGSI merupakan ladasan bagi hakim dalam mengambil keputusan dimana pertimbangannya harus sesuai dengan data dan fakta yang tercatat dalam berita acara sidang. bentuk dan pembuatannya : 1. teliti dan berturut-turut. mengenai waktu maupun uraian kembali yang benar dan ringkas perihal yang telah diberitahukan kepadanya oleh orang lain (G.Inti pokok dalam membuat pleidooi adalah kecermatan. yang terletak pada cara. yang memuat baik mengenai cerita sewajarnya.J. kejelian dan ketelitian BERITA ACARA SIDANG Berita Acara : Adalah surat yang dibuat oleh pegawai umum. perihal yang telah didapat oleh pegawai umum itu sendiri. ditandatangani oleh Panitera yang bersangkutan dan hakim ketua sidang 3. dibuat oleh pegawai resmi yang berwenang untjuk itu 2. ditulis dengan sebenarnya. 10 .

Minutering berita acara tepat waktu PUTUSAN Putusan pengadilan adalah pernyataan hakim yang diucapkan dalam sidang pengadilan terbuka.tanggal. Berita Acara Sidang Ditandatangani oleh Hakim ketua Sidang dan panitera 3. Dibuat dalam sidang oleh Panitera Panitera harus mencatat : a. yang dapat berupa pemidanaan atau bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum.tingkah laku terdakwa dan saksi .susunan pejabat yang bertindak memeriksa perkara .catatatan tentang : . termasuk mengenai : . 11 . sehubungan dengan perkara yang sedang diperiksa 2. panitera membuat catatan khusus dalam sidang.tidak maunya terdakwa menjawab pertanyaan b. hari dan jam persidangan . saksi dan keterangan ahli : yang dicatat dalam berita acara sidang yang penting-penting dan relevan dengan perkara yang diperiksa c.sah tidaknya surat panggilan . segala kejadian dalam sidang yang berhubungan dengan pemeriksaan perkara. keterangan terdakwa.perintah menghadapkan terdakwa secara paksa .TATA CARA PEMBUATAN BERITA ACARA SIDANG 1.

Penilaian tentang : Formil : .alat bukti apa yang mendukung .apakah Pengadilan Negeri ybs berwenang memeriksa perkara .apakah dakwaan dapat diterima Materiil : . suara terbanyak.unsur-unsur mana yang telah terbukti .Putusan yang akan dijatuhkan tergantung kepada musyawarah hakim yang dipimpin oleh Ketua Majelis.pidana apa yang patut dan adil 12 . paling menguntungkan terdakwa. bersifat mufakat bulat.apakah terdakwa dapat dipertanggungjawabkan .apakah surat dakwaan memenuhi syarat .perbuatan apa yang telah terbukti .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful