RADIOLOGIS GINJAL

Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan radiologi yang dilakukan untuk mendiagnosa kelainan pada ginjal antara lain : Foto Polos Abdomen Foto polos abdomen merupakan pemeriksaan yang pertama dilakukan bila ada keluhan nyeri abdomen atau nyeri di sekitar area urogenital. Manfaat dari pemeriksaan ini adalah untuk melihat gambaran secara keseluruhan di rongga abdomen dan pelvis. Setiap pemeriksaan traktus urinarius sebaiknya dibuat terlebih dahulu foto polos abdomen. Pada foto ini dapat menunjukkan bayangan, besar, bentuk dan posisi kedua ginjal. Dapat pula dilihat kalsifikasi dalam kista dan tumor, batu radioopak dan perkapuran dalam ginjal. Harus diperhatikan batas muskulus psoas kanan dan kiri. Serta Batu radioopak di daerah ureter dan buli- buli. Interpretasi terhadap kalsifikasi pada saluran ginjal harus dilakukan dengan hati-hati karena flebolit pada kelenjar mesenterika dan vena pelvis yang berada di atasnya sering disalah artikan sebagai batu ureter. Film yang diambil saat inspirasi dan ekspirasi akan mengubah posisi ginjal dan sering kali dapat mengkonfirmasi bahwa daerah yang mengalami kalsifikasi pada abdomen tersebut adalah batu.

BOF normal Foto Polos Abdomen: Distribusi gas di usus Normal

Kemudian bendunag dibuka. masing-masing 4 menit. Pada pasien hipertensi. b. Selanjutnya puasa sampai dilakukan foto Dilarang banyak bicara untuk mengurangi udara (gas) dalam lambung dan usus. konfirmasi penyakit ginjal polikistik. 12 dan 24 jam. Dilanjutkan dengan foto 1 dan 2 jam. langsung dibuat foto di mana diharapkan kedua ureter terisi. malahan foto 6. kedua ureter dibendung. Untuk bayi dan anak diberikan minum yang mengandung karbonat. tujuannya untuk mengembangkan lambung dengan gas. ulangi pemotretan film antero-porterior abdomen dengan jarak waktu setelah disuntik kontras intravena. d. untuk 5 menit pertama. Pemeriksaam PIV memerlukan persiapan yaitu : a. Jam 24.- Kontur Hepar dan lien tidak membesar Kontur ren D/S Normal Psoas Shadow simetris Tulang baik Tidak tampak adanya bayangan batu radioopak sepanjang tractus urinarius Pielografi Intravena (PIV) Pemeriksaan piolegrafi intravena dilakukan dengan menyuntikkan bahan kontras secara intravena dan dilakukan pengambilan gambar radiologis secara serial yang disesuaikan dengan saat zat kontras mengisi ginjal. 25 menit. dan tiap-tiap menit setelah itu. atau adanya kelainan anatomis yang tidak terdeteksi oleh teknik pemeriksaan lain. digunakan film bucky antero-posterior abdomen setelah penyuntikan. Sebelum pasien disuntikkan urofin 60% harus dilakukan terlebih dahulu uji kepekaan. berlanjut ke ureter. Menurut Meschan. 30 menit dan 1 jam. 2 hari sebelum foto PIV penderita hanya makan bubur kecap Minum air putih yang banyak c.00 WIB minum obat pencahar/laksans untuk membersihkan kolon dari feses yang menutupi daerah ginjal. Jika pasien alergi terhadap kontras maka pemeriksaan pielografi intravena dibatalkan. Foto berikutnya diulangi pada 15 menit. dan ke kandung kemih. sehingga bayangan kedua ginjal dapat dilihat melalui lambung yang terisi gas. baru dibuat foto 7 menit. 8 menit. Tujuh menit setelah penyuntikan dibuat film bucky anteroposterior abdomen. Kalau perlu diberikan dosis rangkap yaitu 40 ml. Foto terakhir biasanya film berdiri. film harus dibuat setelah penyuntikan 30 detik sampai 1 menit. Dosis urografin 60 mg % untuk orang dewasa adalah 20 ml. e. Usus akan berpindah. Indikasi pemeriksaan PIV adalah untuk mendeteksi lokasi obstruksi misalnya pada batu ginjal. Sebaiknya segera setelah pasien disuntik kontras. foto terlambat jika konsentrasi dan eksresi sangat kurang pada 1-8 jam. .

yang meliputi · · · · Kelainan kongenital Radang atau infeksi Massa atau tumor Trauma Pada pielografi normal akan diperoleh gambaran bentuk ginjal seperti kacang. Arah sumbu ke bawah dan lateral sejajar dengan muskuli psoas kanan dan kiri. Pelvis renalis kemudian dilanjutkan dengan kalik mayor. jadi apabila ginjal rusak atau tidak berfungsi. batas bawah setinggi korpus vertebra L3. · Tidak memiliki riwayat alergi · Fungsi ginjalnya baik. Indikasi dilakukannya pemeriksaan IVP yakni untuk melihat anatomi dan fungsi dari traktus urinarius yang terdiri dari ginjal. bagian bawah. Tiga tempat penyempitan ureter yang normal. Pada pernafasan. dan ada persilangan pembuluh darah iliaka. yaitu pada sambungan pelvis dan ureter dengan bulibuli. kedua ginjal bergerak dan pergerakan ini dapat dilihat dengan fluoroskopi. turunke bawah dan masuk ke dalam dan depan untuk memasuki trigonum buli.buli.Beberapa ahli menyatakan bahwa PIV masih merupakan pencitraan yang terbaik untuk memberikan gambaran secara vertikal mengenai struktur anatomi dari saluran kemih. Kutub ( pool ) atas ginjal kiri setinggi Th. Karena kontras itu bersifat nefrotoksik dan dikeluarkan lewat ginjal. Syarat-syarat seseorang boleh melakukan IVP yakni.11. Kedua ureter berjalan lurus dari pelvis renis ke daerah pertengahan sakrum dan berputar ke belakang lateral dalam suatu arkus. Dengan adanya lemak perirenal. ginjal mendapat lebih jelas terlihat. Jumlahnya bervariasi antara 6-14. akan sangat berbahaya bagi pasien. biasanya Dari kalik mayor dilanjutkan dengan kalik minor. Ginjal kanan letaknya kira-kira 2 cm lebih rendah daripada yang kiri. ureter. Hal ini terutama dapat dilihat pada orang gemuk. . Akan tetapi kurang disukai karena adanya risiko alergi terhadap zat kontras. dan bladder. Cara untuk mengetahuinya yakni dengan mengukur kadar BUN atau kreatininnya (<2).

Terkadang. jadi tidak nampak ketika difoto. Menit ke 15 Penilaian ureter: 1) Jumlah ureter. Nefrogram yaitu bayangan dari ginjal kanan dan kiri yang terisi kontras. nefrolitiasis. jadi putihnya sedang-sedang saja. . ureter bisa hanya nampak 1 aja. dll. Pada menit ke-5. yang meliputi nefrogram dan sistem pyelocalices (SPC). itu mungkin di sebabkan kontraksi ureter saat pengambilan foto. misalnya pyelonefritis. organ yang dinilai yaitu perginjalan. massa/tumor renal. Warnanya semiopaque. hidronefrosis.ivp menit ke 5 Pada menit ke-5. contoh penyakit yang bisa diketahui yaitu penyakit-penyakit yang ada di ren.

jumlah. ureterolithiasis. normal < 0. massa vesikolithiasis . pembesaran prostat.5 cm 4) Ada tidaknya batu. dan letak batu. Contoh penyakit pada menit ke 45 yaitu cystitis.2) Posisi ureter 3) Kaliber ureter. baik lusen maupun opaque. ureteritis. Maksudnya diameternya. Kemudian nyatakan bentuk. Menit ke 45 : Menilai buli-buli · Apakah dinding buli reguler? adakah additional shadow (divertikel) ataupun filling defect (masa tumor) dan indentasi prostat. gambaran dinding yang menebal ireguler dicurigai adanya sistitis kronis. Contoh penyakit pada menit ke 15 diantaranya: hidroureter. ukuran.

ekstravasasi bahankontras. Jika ada obstruksi dibuat lagi foto 15 menit kemudian. posisi pasien dapat dipantau(dimonitor) dengan fluoroskopi atau televisi. Hal ini dikerjakan apabila pielografi intravena tidak berhasil menyajikan anatomi dan lesi-lesi traktus urinarius bagian atas. Kerjasama antara ahli urologi dan radiologi diperlukan karena waktu memasukkan kotras. reaksi bahan kontras. lalu dibuat foto polos abdomen. Harus dicegah pengisian yang berlebihan karena risiko ekstravasasi ke dalam sinusrenalis atau intravasasi ke dalam kumpulan saluran-saluran (collecting duct). hematuri dan anuri berhubung dengan edema pada sambungan ureter dan vesika. Keistimewaan urografi retrigrad berguna melihat fistel. Ekstravasasi kontras dapat menutupi bagian-bagian yang halus dekat papilla. Urografi retrograd memerlukan prosedur sistoskopi. Kemudian kateter diangkat pada akhir pemeriksaan.Normalnya yaitu sisa 1/3 dari buli-buli penuh Urografi Retrograde Indikasi urografi retrograde adalah untuk melihat anatomi traktus urinarius bagian atas dan lesilesinya.POST MIKSI Kita harus menilai apakah setelah pasien berkemih kontras di buli minimal? Seandainya terdapat sisa yang banyak kita dapat mengasumsikan apakah terdapat sumbatan di distal buli ataupun otot kandung kencing yang lemah. perforasi ureter. Udara dalam kateter dikeluarkan. Kateter dimasukkan oleh ahli urologi. Rutin dibuat proyeksi frontal dan oblik. kemudian 25 % bahas kontras yang mengandung iodium disuntikkan dengan dosis 5-10 ml dibawah pengawasan fluoroskopi. . Komplikasi dapat berupa sepsis.

karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. diagnostik ultrasonik berkembang dengan pesatnya.Ultrasonografi (USG) Ultrasonografi (USG) merupakan salah satu imaging diagnostik ( pencitraan diagnostik) untuk pemeriksaan alat alat dalam tubuh manusia. Ginjal kiri : 7 –12 cm (rata-rata 11. sehingga saat ini USG mempunyai peranan penting untuk meentukan kelainan berbagai organ tubuh.limpa dan sinus renalis. Ukuran panjang ginjal normal secara USG lebih kecil bila dibandingkan dengan yang terlihat secara radiografi. gerakan serta hubungan dengan jaringan sekitarnya.74 cm) . Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan non invasif yang dapat dilakukan secara bed-side dan relatif tidak mahal. Pada ginjal pemeriksaan ini cukup efektif dan akurat dalam mendeteksi adanya abses renal. tidak menimbulkan rasa sakit pada penderita.10 cm). Tebal kortek kira-kira 1/3 – 1/2 sinus renalis dengan batas rata atau bergelombang pada ginjal yang lobulated. pyohidronefrosis. Tidak ada kontra indikasinya. Diameter antero-posterior 4 cm dan diameter melintang rata-rata 5 cm. Selain itu USG juga cukup baik dalam menilai parenkim ginjal. Ginjal normal memperlihatkan sonodensitas kortek yang lebih rendah (hipoekoik) dibandingkan dengan sonodensitas hati. Didalam sinus renalis terdapat . atau adanya batu saluran kemih. dapat dilakukan dengan cepat. diman kita dapat mempelajari bentuk. Dalam 20 tahun terakhir ini. Sedangkan sinus renalis yang terletak ditengah ginjal memberikan sonodensitas yang tinggi (hiperekoik) disebabkan karena komposisinya yang terdiri atas lemak dan jaringan parenkim ginjal. Pemeriksaan ini bersifat non-invasif. ukuran anatomis. serta mendeteksi hidronefrosis. ketebalan korteks ginjal. Sonogram ginjal normal : Ukuran ginjal normal dewasa : Ginjal kanan : 8 – 14 cm (rata-rata 10. aman dan data yang diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi.

Pemeriksaan CT scan pada kasus infeksi saluran kemih bermanfaat untuk mendeteksi adanya pielonefritis akut. yaitu irisan kalises yang bila diikuti akan bergabung pada daerah anekoik besar. pielonefritis akut akan tampak sebagai daerah yang underperfusion. Adapun keunggulan CT adalah memberikan resolusi anatomi yang lebih baik. Diperkirakan pada orang dewasa pemeriksaan CT abdomen tunggal memberikan efek radiasi setara dengan 500 kali pemeriksaan foto polos toraks. yaitu pelvis renals. sehingga membantu untuk kasus sulit.garis-garis anekoik. CT scan juga bermanfaat pada kasus abses renal atau pionefrosis. normal . Dengan CT scan kontras. usg ginjal normal Computed tomography Scan (CT-Scan). Kekurangan dari CT adalah efek radiasi pada tubuh.

com /2008/ 11/ hidronefrosis. Jakarta: EGC Basuki. Accessed on 2012 may 30 8.Dasar.2011.Jakarta: Balai Penerbit FKUI 2. Bandung. Edisi III. Buku Ajar FISIOLOGI KEDOKTERAN Edisi 11.Dasar UROLOGI Edisi III. Keuntungan dari pemeriksaan MRI adalah memberikan gambaran multiplanar. DAFTAR PUSTAKA 1.wordpress. Pusat Informasi Ilmiah bagian Penyakit Dalam FK UNPAD/RS dr.scribd. Sadikin. E. Available from http:// perawatpskiatri. normal Pemeriksaan MRI manfaat utamanya pada ginjal adalah untuk mendeteksi adanya massa ginjal.com /doc/ 76714126/ spekradiologi-infeksi-pada-traktus-urinarius. Sukandar.2005. Accessed on1012 june 06 6. Available from http:// www. 4. 7. html. secara jelas memberikan gambaran antara jaringan normal dengan jaringan yang patologis serta tidak ada efek radiasi. Infeksi Traktus Urinarius . Guyton dan Hall.Magnetic Resonance Imaging (MRI) .blogspot. Jakarta :CV Sagung Seto 5.com/tag/ivp.RADIOLOGI DIAGNOSTIK Edisi Kedua. 2007. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. Rasad Siriraj. Accessed on 2012 may 31 . 2006. Membaca BNO IVP. Jakarta: EGC Snell. Richard S. Hidronefrosis. Infeksi Akut Saluran Kemih Atas (Ginjal) Pielonefritis Akut. available http://kioswikan. 2006. Dalam Nefrologi Klinik. 3.

scribd.9. .com/doc/59213346/58/ Tuberkulosisginjal. Tuberkulosis Ginjal. Available from http://www. Accessed on 2012 may 31 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful