RADIOLOGIS GINJAL

Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan radiologi yang dilakukan untuk mendiagnosa kelainan pada ginjal antara lain : Foto Polos Abdomen Foto polos abdomen merupakan pemeriksaan yang pertama dilakukan bila ada keluhan nyeri abdomen atau nyeri di sekitar area urogenital. Manfaat dari pemeriksaan ini adalah untuk melihat gambaran secara keseluruhan di rongga abdomen dan pelvis. Setiap pemeriksaan traktus urinarius sebaiknya dibuat terlebih dahulu foto polos abdomen. Pada foto ini dapat menunjukkan bayangan, besar, bentuk dan posisi kedua ginjal. Dapat pula dilihat kalsifikasi dalam kista dan tumor, batu radioopak dan perkapuran dalam ginjal. Harus diperhatikan batas muskulus psoas kanan dan kiri. Serta Batu radioopak di daerah ureter dan buli- buli. Interpretasi terhadap kalsifikasi pada saluran ginjal harus dilakukan dengan hati-hati karena flebolit pada kelenjar mesenterika dan vena pelvis yang berada di atasnya sering disalah artikan sebagai batu ureter. Film yang diambil saat inspirasi dan ekspirasi akan mengubah posisi ginjal dan sering kali dapat mengkonfirmasi bahwa daerah yang mengalami kalsifikasi pada abdomen tersebut adalah batu.

BOF normal Foto Polos Abdomen: Distribusi gas di usus Normal

Sebaiknya segera setelah pasien disuntik kontras. dan ke kandung kemih. Sebelum pasien disuntikkan urofin 60% harus dilakukan terlebih dahulu uji kepekaan. e. d. langsung dibuat foto di mana diharapkan kedua ureter terisi. dan tiap-tiap menit setelah itu. tujuannya untuk mengembangkan lambung dengan gas. 12 dan 24 jam. . Menurut Meschan. Jika pasien alergi terhadap kontras maka pemeriksaan pielografi intravena dibatalkan. Dosis urografin 60 mg % untuk orang dewasa adalah 20 ml. Indikasi pemeriksaan PIV adalah untuk mendeteksi lokasi obstruksi misalnya pada batu ginjal. 2 hari sebelum foto PIV penderita hanya makan bubur kecap Minum air putih yang banyak c. malahan foto 6. masing-masing 4 menit. Selanjutnya puasa sampai dilakukan foto Dilarang banyak bicara untuk mengurangi udara (gas) dalam lambung dan usus. foto terlambat jika konsentrasi dan eksresi sangat kurang pada 1-8 jam. 30 menit dan 1 jam. 8 menit. digunakan film bucky antero-posterior abdomen setelah penyuntikan. Dilanjutkan dengan foto 1 dan 2 jam. Kemudian bendunag dibuka. atau adanya kelainan anatomis yang tidak terdeteksi oleh teknik pemeriksaan lain.00 WIB minum obat pencahar/laksans untuk membersihkan kolon dari feses yang menutupi daerah ginjal. 25 menit. Usus akan berpindah. b. Foto terakhir biasanya film berdiri. Untuk bayi dan anak diberikan minum yang mengandung karbonat. konfirmasi penyakit ginjal polikistik.- Kontur Hepar dan lien tidak membesar Kontur ren D/S Normal Psoas Shadow simetris Tulang baik Tidak tampak adanya bayangan batu radioopak sepanjang tractus urinarius Pielografi Intravena (PIV) Pemeriksaan piolegrafi intravena dilakukan dengan menyuntikkan bahan kontras secara intravena dan dilakukan pengambilan gambar radiologis secara serial yang disesuaikan dengan saat zat kontras mengisi ginjal. Kalau perlu diberikan dosis rangkap yaitu 40 ml. berlanjut ke ureter. Pada pasien hipertensi. baru dibuat foto 7 menit. ulangi pemotretan film antero-porterior abdomen dengan jarak waktu setelah disuntik kontras intravena. Jam 24. Foto berikutnya diulangi pada 15 menit. kedua ureter dibendung. Tujuh menit setelah penyuntikan dibuat film bucky anteroposterior abdomen. film harus dibuat setelah penyuntikan 30 detik sampai 1 menit. untuk 5 menit pertama. Pemeriksaam PIV memerlukan persiapan yaitu : a. sehingga bayangan kedua ginjal dapat dilihat melalui lambung yang terisi gas.

yang meliputi · · · · Kelainan kongenital Radang atau infeksi Massa atau tumor Trauma Pada pielografi normal akan diperoleh gambaran bentuk ginjal seperti kacang. yaitu pada sambungan pelvis dan ureter dengan bulibuli. bagian bawah. dan ada persilangan pembuluh darah iliaka. Karena kontras itu bersifat nefrotoksik dan dikeluarkan lewat ginjal. · Tidak memiliki riwayat alergi · Fungsi ginjalnya baik. Syarat-syarat seseorang boleh melakukan IVP yakni. batas bawah setinggi korpus vertebra L3. akan sangat berbahaya bagi pasien.11. Kutub ( pool ) atas ginjal kiri setinggi Th. ureter. Indikasi dilakukannya pemeriksaan IVP yakni untuk melihat anatomi dan fungsi dari traktus urinarius yang terdiri dari ginjal. ginjal mendapat lebih jelas terlihat. biasanya Dari kalik mayor dilanjutkan dengan kalik minor. Pelvis renalis kemudian dilanjutkan dengan kalik mayor. Arah sumbu ke bawah dan lateral sejajar dengan muskuli psoas kanan dan kiri. jadi apabila ginjal rusak atau tidak berfungsi. Jumlahnya bervariasi antara 6-14.Beberapa ahli menyatakan bahwa PIV masih merupakan pencitraan yang terbaik untuk memberikan gambaran secara vertikal mengenai struktur anatomi dari saluran kemih.buli. Akan tetapi kurang disukai karena adanya risiko alergi terhadap zat kontras. Dengan adanya lemak perirenal. Tiga tempat penyempitan ureter yang normal. dan bladder. turunke bawah dan masuk ke dalam dan depan untuk memasuki trigonum buli. . Kedua ureter berjalan lurus dari pelvis renis ke daerah pertengahan sakrum dan berputar ke belakang lateral dalam suatu arkus. Cara untuk mengetahuinya yakni dengan mengukur kadar BUN atau kreatininnya (<2). Ginjal kanan letaknya kira-kira 2 cm lebih rendah daripada yang kiri. Hal ini terutama dapat dilihat pada orang gemuk. Pada pernafasan. kedua ginjal bergerak dan pergerakan ini dapat dilihat dengan fluoroskopi.

nefrolitiasis. hidronefrosis. Warnanya semiopaque. Pada menit ke-5. contoh penyakit yang bisa diketahui yaitu penyakit-penyakit yang ada di ren. Menit ke 15 Penilaian ureter: 1) Jumlah ureter. ureter bisa hanya nampak 1 aja. Terkadang. jadi putihnya sedang-sedang saja. Nefrogram yaitu bayangan dari ginjal kanan dan kiri yang terisi kontras. . jadi tidak nampak ketika difoto. organ yang dinilai yaitu perginjalan. dll. yang meliputi nefrogram dan sistem pyelocalices (SPC). massa/tumor renal. itu mungkin di sebabkan kontraksi ureter saat pengambilan foto.ivp menit ke 5 Pada menit ke-5. misalnya pyelonefritis.

Maksudnya diameternya. Contoh penyakit pada menit ke 15 diantaranya: hidroureter. ureteritis. massa vesikolithiasis . ureterolithiasis. ukuran. Menit ke 45 : Menilai buli-buli · Apakah dinding buli reguler? adakah additional shadow (divertikel) ataupun filling defect (masa tumor) dan indentasi prostat.5 cm 4) Ada tidaknya batu.2) Posisi ureter 3) Kaliber ureter. baik lusen maupun opaque. gambaran dinding yang menebal ireguler dicurigai adanya sistitis kronis. normal < 0. Contoh penyakit pada menit ke 45 yaitu cystitis. Kemudian nyatakan bentuk. pembesaran prostat. dan letak batu. jumlah.

hematuri dan anuri berhubung dengan edema pada sambungan ureter dan vesika. Jika ada obstruksi dibuat lagi foto 15 menit kemudian. kemudian 25 % bahas kontras yang mengandung iodium disuntikkan dengan dosis 5-10 ml dibawah pengawasan fluoroskopi.Normalnya yaitu sisa 1/3 dari buli-buli penuh Urografi Retrograde Indikasi urografi retrograde adalah untuk melihat anatomi traktus urinarius bagian atas dan lesilesinya. Harus dicegah pengisian yang berlebihan karena risiko ekstravasasi ke dalam sinusrenalis atau intravasasi ke dalam kumpulan saluran-saluran (collecting duct). Udara dalam kateter dikeluarkan.POST MIKSI Kita harus menilai apakah setelah pasien berkemih kontras di buli minimal? Seandainya terdapat sisa yang banyak kita dapat mengasumsikan apakah terdapat sumbatan di distal buli ataupun otot kandung kencing yang lemah. Urografi retrograd memerlukan prosedur sistoskopi. lalu dibuat foto polos abdomen. Hal ini dikerjakan apabila pielografi intravena tidak berhasil menyajikan anatomi dan lesi-lesi traktus urinarius bagian atas. Kemudian kateter diangkat pada akhir pemeriksaan. perforasi ureter. . Kateter dimasukkan oleh ahli urologi. reaksi bahan kontras. Keistimewaan urografi retrigrad berguna melihat fistel. ekstravasasi bahankontras. Ekstravasasi kontras dapat menutupi bagian-bagian yang halus dekat papilla. Rutin dibuat proyeksi frontal dan oblik. Komplikasi dapat berupa sepsis. Kerjasama antara ahli urologi dan radiologi diperlukan karena waktu memasukkan kotras. posisi pasien dapat dipantau(dimonitor) dengan fluoroskopi atau televisi.

diman kita dapat mempelajari bentuk.74 cm) . sehingga saat ini USG mempunyai peranan penting untuk meentukan kelainan berbagai organ tubuh. Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan non invasif yang dapat dilakukan secara bed-side dan relatif tidak mahal. ketebalan korteks ginjal. aman dan data yang diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi. Tebal kortek kira-kira 1/3 – 1/2 sinus renalis dengan batas rata atau bergelombang pada ginjal yang lobulated. Pada ginjal pemeriksaan ini cukup efektif dan akurat dalam mendeteksi adanya abses renal. karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. serta mendeteksi hidronefrosis. Pemeriksaan ini bersifat non-invasif. Sonogram ginjal normal : Ukuran ginjal normal dewasa : Ginjal kanan : 8 – 14 cm (rata-rata 10.limpa dan sinus renalis. Dalam 20 tahun terakhir ini. Selain itu USG juga cukup baik dalam menilai parenkim ginjal. Ginjal normal memperlihatkan sonodensitas kortek yang lebih rendah (hipoekoik) dibandingkan dengan sonodensitas hati. Diameter antero-posterior 4 cm dan diameter melintang rata-rata 5 cm. atau adanya batu saluran kemih. Sedangkan sinus renalis yang terletak ditengah ginjal memberikan sonodensitas yang tinggi (hiperekoik) disebabkan karena komposisinya yang terdiri atas lemak dan jaringan parenkim ginjal. pyohidronefrosis. Tidak ada kontra indikasinya. Ukuran panjang ginjal normal secara USG lebih kecil bila dibandingkan dengan yang terlihat secara radiografi. Didalam sinus renalis terdapat . ukuran anatomis. Ginjal kiri : 7 –12 cm (rata-rata 11.Ultrasonografi (USG) Ultrasonografi (USG) merupakan salah satu imaging diagnostik ( pencitraan diagnostik) untuk pemeriksaan alat alat dalam tubuh manusia. tidak menimbulkan rasa sakit pada penderita.10 cm). gerakan serta hubungan dengan jaringan sekitarnya. diagnostik ultrasonik berkembang dengan pesatnya. dapat dilakukan dengan cepat.

Adapun keunggulan CT adalah memberikan resolusi anatomi yang lebih baik. sehingga membantu untuk kasus sulit. Dengan CT scan kontras. Kekurangan dari CT adalah efek radiasi pada tubuh. Diperkirakan pada orang dewasa pemeriksaan CT abdomen tunggal memberikan efek radiasi setara dengan 500 kali pemeriksaan foto polos toraks. pielonefritis akut akan tampak sebagai daerah yang underperfusion. normal . yaitu irisan kalises yang bila diikuti akan bergabung pada daerah anekoik besar. Pemeriksaan CT scan pada kasus infeksi saluran kemih bermanfaat untuk mendeteksi adanya pielonefritis akut. CT scan juga bermanfaat pada kasus abses renal atau pionefrosis. yaitu pelvis renals.garis-garis anekoik. usg ginjal normal Computed tomography Scan (CT-Scan).

Jakarta: Balai Penerbit FKUI 2. Available from http:// www. Membaca BNO IVP. Buku Ajar FISIOLOGI KEDOKTERAN Edisi 11. Available from http:// perawatpskiatri.com /doc/ 76714126/ spekradiologi-infeksi-pada-traktus-urinarius.com/tag/ivp. E. Dalam Nefrologi Klinik. Pusat Informasi Ilmiah bagian Penyakit Dalam FK UNPAD/RS dr. Infeksi Akut Saluran Kemih Atas (Ginjal) Pielonefritis Akut. 4. Keuntungan dari pemeriksaan MRI adalah memberikan gambaran multiplanar.Dasar UROLOGI Edisi III.scribd. Jakarta :CV Sagung Seto 5. secara jelas memberikan gambaran antara jaringan normal dengan jaringan yang patologis serta tidak ada efek radiasi. Accessed on 2012 may 30 8. Accessed on1012 june 06 6. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. Richard S. DAFTAR PUSTAKA 1. Edisi III. Hidronefrosis. normal Pemeriksaan MRI manfaat utamanya pada ginjal adalah untuk mendeteksi adanya massa ginjal. Jakarta: EGC Basuki.2011. Bandung.wordpress. Jakarta: EGC Snell. 2006.blogspot. Accessed on 2012 may 31 . html.Magnetic Resonance Imaging (MRI) .Dasar.2005. Infeksi Traktus Urinarius . Rasad Siriraj. 7.com /2008/ 11/ hidronefrosis. 3. 2006. Guyton dan Hall.RADIOLOGI DIAGNOSTIK Edisi Kedua. Sukandar. 2007. Sadikin. available http://kioswikan.

9. . Accessed on 2012 may 31 . Available from http://www.scribd. Tuberkulosis Ginjal.com/doc/59213346/58/ Tuberkulosisginjal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful