P. 1
Laporan Perkecambahan Kel 3

Laporan Perkecambahan Kel 3

|Views: 5|Likes:
Published by Bondan Eddyana

More info:

Published by: Bondan Eddyana on Aug 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

05/19/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

Laporan Teknologi Perbenihan I Percobaan Perkecambahan benih Jagung ( Zea mays ) dan Kacang Merah ( Phaseolus vulgaris ) Semester

Ganjil / Tahun 2009

Kelompok 3 Hari Akbar Raden Bondan E B Esra Yosefin Dhea Primasari ( 150110080156 ) ( 150110080162 ) ( 150110080128 ) ( 150110080162 )

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2009

Judul Tujuan Teori Dasar

: Penelitian Perkecambahan Benih Jagung dan Kacang Merah : Mengetahui proses dan lama waktu perkecambahan benih

Pengertian perkecambahan ini tidak hanya dipakai khusus untuk biji (seed) tetapi juga dipakai untuk bagian tumbuhan lainnya. Selama proses pertumbuhan dan pemasakan biji (seed development and maturation), embryonic axis juga bertumbuh (grows). Setelah biji masak yaitu mencapai maximum dry weight yang biasanya bersamaan dengan masaknya buah, biji tersebut memasuki suatu periode waktu selama embryonic axis berhenti tumbuh. Pengaktifan kembali aktifitas pertumbuhan embryonic axis didalam biji yang terhenti untuk kemudian membentuk bibit(seedling) disebut perkecambahan. Secara visual dan morfologis suatu biji yang berkecambah (germinate) umumnya ditandai dengan terlihatnya akar (radicle) atau daun (plumule) yang menonjol keluar dari jiwa. Sebetulnya proses perkecambahan sudah dimulai dan berlangsung sebelum kenampakan ini.Untuk selama beberapa periode tertentu pada umumnya biji dari kebanyakan tanaman menghendaki beberapa syarat khusus untuk dapat memulai perkecambahan. Biji-biji ini pada umumnya akan berkecambah segera pada keadaan lingkungan yang hamper bersamaan. Syarat luar utama yang dibutuhkan untuk dapat aktifnya kembali pertumbuhan embryonic axis adalah 1. adanya air yang cukup untuk melembabkan biji (sufficient supply of water) 2. suhu yang pantas (favourable temperature) 3. cukup oksigen (sufficient supply of oxygen) kekurangan salah satu dari ketiga syarat ini umumnya biji tidak akan berkecambah 4. adanya cahaya Alat Bahan 1. 2 Gelas Aqua 2. Benih Jagung dan Kacang 3. Tanah Prosedur kerja a. Isi gelas dengan tanah sebanyak ¾ b. Tanam benih jagung dengan kedalaman 2 – 3 cm dan beri air secukupnya c. Lakukan hal yang sama terhadap benih kacang 2

kesesuaian suhu .5 5 8 13 15 Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk 0. Daftar Pustaka http://qlikers. Catat perkecambahan dan pertumbuhan benih tersebut . hal ini dikenal dengan etiolasi.5 0.d.wordpress.3 3. ukur tinggi kecambah dari kedua benih tersebut. Hasil Pembahasan Hari Jagung Ukuran ( cm ) 19 – 09 – 09 20 – 09 – 09 21 – 09 – 09 22 – 09 – 09 23 – 09 – 09 24 – 09 – 09 25 – 09 – 09 26 – 09 – 09 27 – 09 – 09 28 – 09 – 09 29 – 09 – 09 30 – 09 – 09 01 – 10 – 09 0.3 0.2 1. Pertumbuhan kecambah pada tempat gelap lebih cepat sehingga menghasilkan ukuran lebih tinggi dari kecambah di tempat siang.9 1 3 5 7 9 13 17 Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Tk Keterangan Kacang Merah Ukuran ( cm ) Keterangan Tk : Tumbuh Kecambah Kesimpulan Hasil percobaan kecambah dari benih jagung ( Zea mays ) dan Kacang merah ( Phaseolus vulgaris ) menunjukkan terdapat perbedaan tinggi dari perkecambahan kedua benih tersebut. Hal ini dapat disebabkan intensitas air yang diberikan.2 0.6 0.com/ 3 . Selain itu iklim di tempat perkecambahan tersebut menentukan syarat perkecambahan. cukup oksigen. dan ada tidaknya cahaya.6 0.8 1 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->