P. 1
Pendidikan Profesi Guru

Pendidikan Profesi Guru

|Views: 297|Likes:
Published by Putu Wisna Ariawan

More info:

Published by: Putu Wisna Ariawan on Aug 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2015

pdf

text

original

Pendidikan Profesi Guru, Problematika, Dan Alternatif Solusi

Luthfiyah Nurlaela Universitas Negeri Surabaya Abstrak
Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada saat ini sedang menjadi perhatian banyak pihak, terutama para guru dan mahasiswa. PPG memang harus disikapi dengan bijak. Produk kebijakan yang meliputi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dan Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) yang menjadi sebagian dari landasan yuridisnya memang memiliki kekuatan hukum. Namun demikian, perkembangan di lapangan akhir-akhir ini menyangkut PPG perlu dipertimbangkan agar berbagai gejolak yang terjadi bisa diantisipasi dan disikapi dengan baik. Begitu banyak persoalan ikutan PPG, sehingga perlu dipikirkan beberapa alternatif solusi, antara lain: 1) Pemerintah perlu melakukan pengkajian terhadap pasal-pasal pada UU Sisdiknas dan UUGD yang membuka peluang bagi lulusan nonkependidikan untuk mengikuti PPG; 2) LPTK perlu didorong untuk membuka program studi baru sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan di lapangan; 3) PPG perlu dikawal dengan lebih serius oleh pihak yang berwenang, dalam hal ini terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya Direktorat Pendidikan Tinggi dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM dan PMP); 4) Berbagai persoalan ikutan setelah pelaksanaan PPG juga harus segera dipikirkan solusinya. Apakah para peserta PPG yang telah lulus akan memiliki gelar tambahan seiring dengan sertifikat PPG yang telah mereka kantongi? Bagaimana nasib mereka setelah lulus PPG, apakah ada prioritas bagi mereka untuk menjadi pegawai negeri? dan 5) Mengingat kebutuhan guru setiap tahunnya terbatas, maka pemerintah perlu membuat kebijakan yang membatasi penyelenggaraan LPTK. Kata kunci : rasional, PPG

1. Pendahuluan
Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada saat ini sedang menjadi perhatian banyak pihak, terutama para guru dan mahasiswa. Para guru mempertanyakan kapan PPG akan diselenggarakan, apa persyaratannya, berapa biayanya, apakah berbeasiswa atau tidak, apakah berasrama atau tidak, apakah mereka masih tetap bisa melaksanakan tugas mengajar atau tidak selama mengikuti PPG, dan sebagainya. Mereka adalah guruguru muda, baik yang sudah pegawai negeri maupun yang masih sebagai guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang dipekerjakan (DPK), bahkan juga guru tidak tetap (GTT) atau honorer. Kebanyakan dari mereka adalah guru-guru yang baru diangkat sebagai pegawai negeri pada akhir tahun 2005 atau awal 2006 dan setelahnya, atau guru-guru muda yang belum lama mengajar. Guru-guru tersebut tidak mempunyai peluang untuk mendapatkan kuota sertifikasi melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), yang direncanakan akan berakhir pada tahun 2015.

Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta, 2012 850 Para mahasiswa, terutama mahasiswa program studi (prodi) kependidikan, mempersoalkan aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang memungkinkan PPG bisa diikuti oleh semua mahasiswa lulusan kependidikan maupun nonkependidikan. Bahkan mereka mengatakan, aturan ini ‘ngawur’ (Jawa Pos, 29 Agustus 2012). Aturan ini dinilai sangat tidak adil bagi lulusan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan). Empat tahun proses yang mereka lalui selama pendidikan di LPTK, seperti tidak ada artinya, karena disandingkan dengan lulusan non-LPTK yang juga memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti PPG. Baik dari lulusan LPTK maupun non-LPTK, sama-sama harus menempuh PPG selama 1 atau 2 semester (bergantung prodi PPG yang menjadi pilihanya), bila mereka ingin menjadi guru. Rasa ketidakadilan itu juga muncul karena ternyata guru belum dianggap sebagai profesi tertutup. Orang dengan latar belakang pendidikan apa pun, yang penting sarjana, bisa menjadi guru. Tidak

sehingga sertifikasi pendidik ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. pengacara. Dalih lain yang dikemukakan para mahasiswa juga kekhawatiran mereka akan mutu guru ke depan. dan (2) Guru harus memiliki sertifikat pendidik (Buku Panduan PPG. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. tujuan umum program PPG adalah menghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. apa jadinya mutu pendidikan di masa depan? Banyak guru yang dihasilkan dengan cara instan. sangatlah diperlukan. 74/2008 tentang Guru. perkembangan di lapangan akhir-akhir ini menyangkut PPG perlu dipertimbangkan agar berbagai gejolak yang terjadi bisa diantisipasi dan disikapi dengan baik. Mengacu pada pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. 74/2008 menyebutkan Sertifikat Pendidik bagi calon guru dipenuhi sebelum yang bersangkutan diangkat menjadi guru. pendidikan dasar. dan pendidikan menengah. hanya melalui matrikulasi dan kemudian menempuh PPG. dan PP No. internalisasi. yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan . 14/2005 tentang Guru dan Dosen. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Sesuai pasal 1 ayat 2 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009 tentang Pendidikan Profesi Guru bahwa program pendidikan profesi guru prajabatan yang selanjutnya disebut program pendidikan profesi guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S-1 kependidikan dan S-1/D-IV nonkependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini. pasal 1 ayat 2. proses pendidikan yang di dalamnya terjadi pembudayaan. Selanjutnya sertifikat pendidik diperoleh melalui Program Pendidikan Profesi Guru seperti yang telah ditetapkan dalam Permendiknas No 8 Tahun 2009 tentang Program Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. Produk kebijakan yang meliputi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dan Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) yang menjadi sebagian dari landasan yuridisnya memang memiliki kekuatan hukum. UU No. PPG memang harus disikapi dengan bijak. pengetahuan. 2. Selanjutnya. 2012 851 PPG Pra Jabatan dan Permendiknas No 9 Tahun 2010 tentang Program PPG Dalam Jabatan. Permendiknas Nomor 9 Tahun 2010 tentang Pendidikan Profesi Guru bagi Guru dalam Jabatan. Pembahasan 2. Bila lulusan non-LPTK juga bisa menjadi guru asal lulus PPG. notaris. Sertifikasi pendidik sebagai upaya peningkatan mutu guru dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Pasal 10 PP No. yang tidak mengalami pendidikan dan pembentukan kemampuan sebagai guru dengan cukup waktu. misalnya advokat. dan keterampilan sebagai guru. 2009) . menyatakan bahwa program pendidikan profesi guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik. Namun demikian. dan pembiasaan sikap. PP No.1 Rasional. Padahal untuk menjadi guru. yang hanya bisa dimasuki oleh mereka yang memiliki latar belakang pendidikan yang linier. Pengertian dan Tujuan PPG Terbitnya UU No. mengamanatkan (1) kualifikasi akademik guru minimum adalah S-1 atau D-IV.seperti profesi lain.

Berdasarkan hasil penilaian proposal dan visitasi. sehat. 2011. rasio jumlah dosen dan Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. dan merancang kurikulum. berakhlak mulia. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berbagai komponen yang harus ada dalam proposal antara lain adalah izin penyelenggaraan prodi yang dikeluarkan oleh Dikti. 2. menindaklanjuti hasil penilaian. Mempertimbangkan jumlah guru yang belum tersertifikasi dan target penuntasan sertifikasi guru pada tahun 2015. juga mengundang kepala dinas dan guru-guru khusus dalam rangka sosialisasi PPG. buku panduan. maka diterbitkanlah Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kepmendiknas) Nomer 126/P/2010 tentang LPTK Penyelenggara PPG dalam Jabatan. Dalam kepmendiknas tersebut juga sudah ada penetapan kuota untuk peserta PPG tahun 2010. melakukan pembimbingan. Visitasi dalam rangka verifikasi lapangan pada semua prodi yang mengajukan proposal dilakukan pada menjelang akhir tahun 2009. Kurikulum PPG. dan mampu mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan (Permendiknas Nomor 9 Tahun 2010. Ada sebanyak 56 LPTK negeri dan swasta di seluruh Indonesia yang dinilai layak sebagai penyelenggara PPG Daljab. cakap. pasal 2). Dana tersebut dialokasikan untuk penyiapan kurikulum. dipaculah LPTK negeri maupun swasta untuk menyusun proposal penyelenggaraaan PPG. dan sistem penjaminan mutu PPG. dengan melibatkan asesor dosen-dosen LPTK yang dinilai berkompeten dan memang sudah terlibat sejak awal penyiapan program PPG. SDM (minimal 2 doktor dan 4 magister). . melaksanakan. yaitu sejumlah 13020 peserta/tahun. Pada saat itu. Tujuan khusus program PPG adalah untuk menghasilkan guru profesional yang memiliki kompetensi dalam merencanakan. dan sebagainya. kreatif.bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan sebagainya. rancangan kurikulum PPG yang diusulkan. Sosialisasi PPG Daljab dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media dan forum. dan Perangkat Workshop dan Asesmen. mandiri. termasuk sarana prasarana dan keberadaan Unit PPL serta jaringan kemitraan dengan sekolah. Serangkaian workshop penyusunan Buku Pedoman PPG. Setiap prodi juga menyusun Buku Pedoman PPG Daljab dengan memanfaatkan dana tersebut. dan pelatihan peserta didik serta melakukan penelitian. Paling tidak sejak tahun 2008/2009. dan 2012. mengirimkan pemberitahuan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan bahkan langsung ke sekolah-sekolah. mulai menyusun naskah akademik. perangkat pembelajaran. tim PPG Pusat dari Dikti sudah melakukan berbagai kegiatan. diprediksi target tersebut tidak akan tercapai bila hanya mengandalkan jalur portofolio dan PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru). Maka pada tahun yang sama. juga dilaksanakan. fokus persiapan selain untuk PPG Prajab. baik melalui website masing-masing LPTK. maka semua LPTK yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara PPG berbenah. 2012 852 mahasiswa. juga untuk PPG dalam Jabatan (PPG Daljab). Menanggapi kepmendiknas tersebut. Dikti juga mengucurkan sejumlah dana pada LPTK untuk revitalisasi PPG. PPG Daljab direncanakan untuk segera dilaksanakan dengan salah satu misi mempercepat penuntasan sertifikasi guru.2Jalan Panjang Berliku PPG PPG sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama. dan menilai pembelajaran. baik secara lokal oleh masing-masing LPTK maupun secara nasional dengan Dikti sebagai penyelenggaranya. pengadaan buku-buku referensi. berilmu. bukti akreditasi prodi (minimal harus terakreditasi B).

karena dana yang digunakan adalah dana APBN-P. Jumlah LPTK Penyelenggara PPG daljab dan jumlah kuota peserta sama dengan kepmen sebelumnya. kecuali tahun untuk kuota PPG Daljab. Beberapa LPTK menyambut himbauan itu dengan bersemangat. Dikti mengumumkan adanya perekrutan PPG Daljab. Dikti juga meluncurkan program yang lain. tertinggal. Unisma Malang. 2012. terutama guru-guru. LPTK Penyelenggaran PPG sebanyak 8 perguruan tinggi (Unesa. IKIP PGRI Madiun. LPTK kembali melakukan berbagai kegiatan persiapan dan sosialisasi. Dengan semangat baru. yaitu SM-3T (Sarjana mendidik di Daerah Terdepan. . Tahun 2012 memberi harapan baru untuk penyelenggaraan PPG Daljab. mereka gencar melakukan sosialisasi agar banyak guru yang mendaftarkan diri. Namun kepastian tentang dana tersebut tidak kunjung datang sampai akhir tahun 2010. program S1 KKT (S1 Kependidikan dengan Kewenangan Tambahan). Unej. Di Jawa Timur. Program yang diluncurkan menjelang penghujung tahun. Pada tahun 2011. dan seterusnya terlontar dari berbagai pihak. dan beberapa program yang lain. Puluhan pertanyaan seputar kapan pendaftaran PPG. Sebagian LPTK menanggapi dengan setengah hati. terbitlah Kepmendiknas Nomer 052/P/2011 tentang Perubahan atas Kepmendiknas Nomer 126/P/2010 tentang LPTK Penyelenggaran PPG Dalam Jabatan. Unmuh Malang. kapan dilaksanakan. Maka hampir semua LPTK yang ‘ketiban sampur’ untuk melaksanakan program itu benar-benar ‘kepontal-pontal’. yaitu untuk tahun 2011. kepastian tentang beasiswa PPG belum ada kejelasan. dan 2013.dikti. 2012 853 melalui SIM-PPG pada laman http://ksg. dan biaya itu dijanjikan akan dikembalikan bila beasiswa dari Dikti telah cair. dan Terluar). Pelaksanaan PPG Daljab direncanakan pada minggu pertama Desember 2011.go. begitu juga pada bulan-bulan selanjutnya. Kabar terbaru menginformasikan bahwa dana PPG di-DIPA-kan ke LPMP melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM-PMP). dengan menarik lebih dulu biaya pendidikan dari peserta PPG. artinya tidak lagi melalui Dikti seperti tahun-tahun sebelumnya. yang pendaftarannya secara online Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta.Pada saat itu. dan seleksi administrasi serta seleksi akademik dilaksanakan pada minggu-minggu berikutnya. belum juga ada kepastian. UM. Maka LPTK-pun kembali berbenah dengan semangat tinggi. dan Universitas Nusantara PGRI Kediri). Hanya beberapa LPTK yang akhirnya bisa melaksanakan PPG Daljab. Hingga pada minggu kedua Agustus. Kedelapan perguruan tinggi tersebut menghimpun diri. Pendaftaran itu dibuka sampai minggu kedua November. melakukan sosialisasi dan rekrutmen dengan semangat yang biasa-biasa saja. UNIPA. Pada saat itu diinformasikan bahwa PPG Daljab mungkin akan dilaksanakan pada Maret 2011. mungkin dimulai tahun 2011. Dikti mengalokasikan juga sejumlah dana untuk membantu biaya pendidikan peserta. sehingga kepastian cairnya selalu menjelang tahun anggaran tutup. Namun yang bisa dijawab oleh LPTK adalah bahwa PPG yang sedianya akan dilaksanakan pada tahun 2010 itu ditunda. bahwa PPG akan dilaksanakan tahun 2011.id/ppg. Konon.Ternyata sampai pada akhir Maret. Pada saat itu. Tidak ada yang berbeda dari kepmen tersebut. program PPGT (Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi). apa persyaratannya. Maka berbagai kegiatan persiapan yang telah dilakukan LPTK seperti tak berarti. yang jumlah nominalnya telah dihitung dan disepakati bersama-sama dengan LPTK Penyelenggara PPG. Bahkan pada saat itu pun. meskipun optimisme tetap ada. namun LPTK didorong untuk membuka pendaftaran.

Kebijakan ini tentu saja menjaga ‘kredibilitas’ LPTK. LPTK. Namun. semua LPTK telah melakukan persiapan dan sosialisasi sedemikian rupa. Dikti mengeluarkan kebijakan bahwa perekrutan peserta PPG Prajab adalah melalui SM-3T (Pedoman Pelaksanaan Program SM-3T). untuk ditugaskan selama satu tahun pada daerah 3T. pengacara. SM-3T seperti mengobati luka kecewa karena ‘gagal’nya PPG Daljab yang sudah ‘digadanggadang’ bertahun-tahun. nyata. Program SM-3T dimaksudkan untuk membantu mengatasi Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. seringkali harus ‘berdarah-darah’. dan sebagainya. maka sejak tahun 2012 ini. kepedulian dan ketangkasan terasah. harus menjawab puluhan bahkan ratusan pertanyaan tentang penyelenggaraan PPG dengan satu kata kunci: ditunda. Padahal. daya dukung masyarakat dan sekolah yang sangat rendah. dalam segala keterbatasan sarana prasarana. termasuk penetapan beasiswa untuk setiap peserta PPG. tiba-tiba Kepala LPMP menginformasikan bahwa dana yang sedianya untuk penyelenggaraan PPG Daljab dialihkan untuk pelaksanaan UKA (Uji Kompetensi Awal). dan semuanya mereka hayati sebagai bagian dari proses menuju cita-cita sebagai guru yang profesional. dan tes wawancara. Dikti meluncurkan program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. di antara perbedaan latar belakang kultur dan agama. harus diakui bahwa program SM-3T memberi kemanfaatan yang luar biasa. dokter. dengan memberikan keyakinan bahwa PPG Daljab akan segera dilaksanakan. salah satunya adalah program SM-3T. Bekal sebagai guru profesional benar-benar mereka peroleh secara langsung. Bahwa pendidikan yang ditempuh selama empat tahun masa kuliah adalah pendidikan . antara lain IPK. 2012). termasuk pengalaman keorganisasian selama menjadi mahasiswa. Sebagaimana profesi-profesi yang lain. sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya.berunding di bawah koordinasi LPMP Jawa Timur. sekaligus mempersiapkan calon guru profesional yang tangguh. lulus tes administrasi. mandiri. dan membentuk Forum Pelaksana PPG Jawa Timur. Berbagai tantangan dalam bidang pendidikan dan kemasyarakatan yang harus dihadapi oleh para sarjana. Maka untuk yang kesekian kalinya. dan kemampuan memecahkan masalah semakin terbangun. dan memiliki sikap peduli terhadap sesama. Program tersebut sementara ini hanya untuk lulusan prodi pendidikan dengan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. yang tidak setiap orang bisa memasukinya. Sejak tahun 2011. notaris. Melihat begitu besar manfaat SM-3T dalam rangka mengembangkan guru yang profesional. tes akademik. serta memiliki jiwa untuk mencerdaskan anak bangsa. lagi-lagi. tidak hanya bagi pemerintah daerah 3T yang memang kondisi pendidikannya sangat memprihatinkan. Direncakan pendaftaran PPG akan dimulai pada Februari-Maret 2012. Program ini merupakan Program Pengabdian Sarjana Pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T selama satu tahun sebagai penyiapan pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru. Lepas dari apakah ini merupakan program tiruan dari ‘Indonesia Mengajar’-nya Anis Baswedan. setelah menunggu dengan penuh harapan. menjadikan mata mereka terbuka lebar. namun juga bagi para sarjana pengabdi tersebut. dan berbagai persyaratan lain. akuntan. 2012 854 kekurangan guru. Bahwa profesi sebagai guru seharusnyalah diemban oleh mereka yang memang dari awal sudah dipersiapkan sebagai guru. Program SM-3T ditujukan kepada para Sarjana Pendidikan yang belum bertugas sebagai guru. Apa boleh buat. Bahwa PPG merupakan upaya pemerintah untuk ‘memuliakan’ profesi guru. Berbagai kesepakatan diperoleh dalam pertemuan pada pertengahan Januari 2012 tersebut.

3. Maka PPG menjadi salah satu jalan keluar. sampai saat ini belum ada satu pun LPTK yang menghasilkan guru-guru dalam bidang tersebut. Namun di sisi lain. Lebih jauh. proses pendidikan. Sarjana nonkependidikan harus menempuh matrikulasi bidang kependidikan sebelum mengikuti PPG. yang pemetaannya belum sepenuhnya dilakukan secara baik. notaris. dan sebagainya. selain kualitas SDM. Dengan demikian. Masih banyak bidang-bidang di mana guru-gurunya belum dihasilkan oleh LPTK. Selebihnya sama. perkembangan bidang-bidang pengetahuan dan keahlian yang cukup pesat juga menuntut tersedianya tenaga guru yang kompeten pada bidangnya. perhotelan dan pariwisata. mengisi kebutuhan dalam bidang-bidang yang relevan. Beberapa alternatif solusi tersebut antara lain: . misalnya pertanian. Sama halnya sarjana akuntansi yang tidak bisa secara otomatis menjadi akuntan. kita harus menyadari bahwa saat ini di Indonesia terdapat lebih 200 LPTK negeri dan swasta dalam berbagai bentuk dan tersebar di seluruh Indonesia. seseorang harus menempuh pendidikan profesi (PPG). seolah bertentangan dengan upaya ‘pemuliaan’ guru itu sendiri. yakni pribadi unik yang mempunyai potensi untuk tumbuh dan berkembang. Namun dengan kebijakan terkait dengan input PPG seperti saat ini. rentangan kualitas LPTK-LPTK tersebut sangat lebar. kompetensi guru merupakan sesuatu yang utuh. Kurikulum. dan sebagainya. peternakan. Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. sedangkan sarjana pendidikan tidak dikenakan persyaratan tersebut. Memang ada perbedaan persyaratan antara sarjana pendidikan dan nonpendidikan dalam mengikuti PPG Prajab. 2012 855 Pertanyaannya: bagaimana mungkin proses panjang selama sekitar delapan semester menempuh pendidikan disejajarkan hanya dengan paling lama satu semester kegiatan matrikulasi? Bukankah proses membentuk kompetensi guru yang profesional itu memerlukan waktu yang panjang. ditambah lagi sebarannya yang tidak merata. mungkinkah? Di sisi lain. di mana sarjana pada bidang-bidang tersebut dimungkinkan untuk menjadi guru. Kesimpulan Berdasarkan uraian sebelumnya. sehingga proses pembentukannya tidak bisa dilakukan secara instan. kebijakan yang memungkinkan peserta PPG bisa berasal dari sarjana nonpendidikan. masa pendidikan. karena guru merupakan profesi yang akan menghadapi individu-individu. hanya dengan menempuh pendidikan profesi selama satu atau dua semester? Dalam Naskah Akademik PPG sendiri dinyatakan. dan sebagainya. sarjana hukum yang tidak bisa secara langsung disebut pengacara. sarana prasarana. Terjadi disparitas kualitas. dengan lebih dulu menempuh PPG. Tuntutan untuk menghasilkan guru yang profesional mengharuskan LPTK penyelenggara memiliki visi yang jelas dengan dilandasi prinsip good governance dan memiliki kapasitas yang menjamin keprofesionalan lulusannya. dan oleh sebab itu sudah harus dimulai sejak awal semester dalam delapan semester tersebut? Tidak sekedar lulus beberapa matakuliah matrikulasi dan bisa melakukan praktek mengajar secara instan? Lantas apa gunanya LPTK bila pada akhirnya siapa pun bisa menjadi guru. dan sebagainya. melainkan mereka harus menempuh pendidikan profesi lebih dulu.akademik. perkapalan. Beberapa contohnya adalah pada bidang kejuruan. PPG merupakan salah satu jalan keluar untuk mengendalikan mutu guru yang dihasilkan dari semua LPTK tersebut. kualitas input menjadi sangat penting untuk menegakkan prinsip good governance. dan untuk menjadi guru. tidak ada perbedaan. perlu dipikirkan alternatif solusi untuk mengatasi berbagai persoalan PPG.

maka PPG mungkin akan tetap menjadi jalan keluar terbaik. yang dinilai kurang didasarkan pada landasan kebijakan yang kuat dan terkesan project-based. pertanian. 3. Tim Penyusun. Luthfiyah. bidang apa pun ada LPTK-nya. Diakses 4 September 2012. Guru bidang perkapalan dihasilkan oleh Prodi Pendidikan Teknik Perkapalan. justru akan menjadi bumerang bagi LPTK dan pemerintah. dan sebagainya. 3. pada saat ini LPTK belum bisa memenuhi kebutuhan guru dalam semua bidang di lapangan pendidikan. Memang disadari. melalui PPG.3 PPG perlu dikawal dengan lebih serius oleh pihak yang berwenang. sebelum mereka berprofesi sebagai guru.com. Pedoman Pelaksanaan Program SM-3T. keterampilan. salah satunya adalah ketersediaan SDM dosen yang memiliki latar belakang pendidikan yang linier/serumpun dengan prodi yang akan diusulkan (tentu saja untuk bidang-bidang yang dicontohkan di atas. Selain itu. PPG bagi sarjana nonkependidikan hanya dibuka bila memang guru pada bidangbidang tersebut belum dihasilkan oleh LPTK. misalnya bidang IPA. Setidaknya.2 LPTK perlu didorong untuk membuka program studi baru sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan di lapangan. dan sebagainya.5 Mengingat kebutuhan guru setiap tahunnya terbatas. http://www. Namun alangkah baiknya bila Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. 2012. kerjasama dengan praktisi dalam bidang-bidang yang akan dikembangkan. juga menjadi tuntutan mutlak. persyaratan ini tidak mudah dipenuhi). Selama bidang-bidang tersebut tidak ada LPTK-nya.luthfiyah.1 Pemerintah perlu melakukan pengkajian terhadap pasal-pasal pada UU Sisdiknas dan UUGD yang membuka peluang bagi lulusan nonkependidikan untuk mengikuti PPG. telah dibekali pengetahuan. Apakah para peserta PPG yang telah lulus akan memiliki gelar tambahan seiring dengan sertifikat PPG yang telah mereka kantongi? Bagaimana nasib mereka setelah lulus PPG. IPS. dan sikap. 3. misalnya: pariwisata. 4. bidang perhotelan dihasilkan oleh Prodi Pendidikan Perhotelan. Banyak bidang-bidang yang belum dihasilkan oleh LPTK sebagaimana disinggung di atas. para sarjana dari bidang nonkependidikan (D-IV). 2012 856 untuk bidang-bidang yang sudah dihasilkan oleh LPTK. apakah ada prioritas bagi mereka untuk menjadi pegawai negeri? 3. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.4 Berbagai persoalan ikutan setelah pelaksanaan PPG juga harus segera dipikirkan solusinya. bahasa. dan sebagainya. khususnya Direktorat Pendidikan Tinggi dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM dan PMP). Mengingat ada cukup banyak persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengajukan usulan pendirian program studi baru. perhotelan. jumlah lulusan LPTK yang setiap tahunnya jauh melampaui kebutuhan guru. Dengan demikian diharapkan. maka pemerintah perlu membuat kebijakan yang membatasi penyelenggaraan LPTK. dalam hal ini terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2012. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jalan panjang berliku yang telah dilalui PPG selama ini menunjukkan betapa program ini seolah berjalan terseok-seok. Ketidaksinkronan program antarlembaga yang seharusnya mengawal PPG menyebabkan PPG seperti banyak program pemerintah yang lain. Daftar Pustaka Nurlaela. ke depan. Jalan Panjang Berliku Pendidikan Profesi Guru. peluang bagi sarjana nonkependidikan pada bidang tersebut untuk mengikuti PPG tidak dibuka. maka perlu strategi khusus dalam pengembangan SDM perguruan tinggi. .3. Karena bila tidak. perkapalan.

2010. .Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Edisi II. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 9 Tahun 2010 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan. Naskah Akademik Pendidikan Profesi Guru. Direktorat Ketenagaan. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra-Ja-batan. 2012 857 Tim Penyusun. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional. Panduan Pendidikan Profesi Guru. 2008. Tim Penyusun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->