P. 1
referat KELAINAN PAYUDARA

referat KELAINAN PAYUDARA

|Views: 871|Likes:
Published by Siti Zulaikha
Mamma merupakan kelenjar asesori kulit yang berfungsi menghasilkan susu. Mamma terdapat pada laki-laki dan perempuan. Bentuk mamma sama pada laki-laki dan perempuan yang belum dewasa. Papilla mammaria kecil dan dikelilingi oleh daerah kulit yang berwarna lebih gelap, di sebut areola mamma. Jaringan mamma disusun atas sekelompok kecil sistem saluran yang terdapat didalam jaringan penyambung dan bermuara didaerah areola.
Pada masa pubertas, glandula mammaria perempuan lambat laun membesar dan akan membentuk seperti setengah lingkaran. Pembesabran ini diduga disebabkan oleh pengaruh hormon-hormon ovarium. Salurannya memanjang, meskipun demikian pembesaran kelenjar disebabkan karena penimbunan lemak. Dasar mamma terbentang dari iga kedua sampai ke enam dan pinggir lateral sternum sampai linea axillaries media. Sebagian besar glandula mammaria terletak didalam fascia superfisialis. Sebagian kecil, yang disebut processus axilaris , meluas keatas dan lateral, menembus fascia profunda pada punggir kaudal musculus pectoralis major, dan sampai ke axila.
Mamma merupakan kelenjar asesori kulit yang berfungsi menghasilkan susu. Mamma terdapat pada laki-laki dan perempuan. Bentuk mamma sama pada laki-laki dan perempuan yang belum dewasa. Papilla mammaria kecil dan dikelilingi oleh daerah kulit yang berwarna lebih gelap, di sebut areola mamma. Jaringan mamma disusun atas sekelompok kecil sistem saluran yang terdapat didalam jaringan penyambung dan bermuara didaerah areola.
Pada masa pubertas, glandula mammaria perempuan lambat laun membesar dan akan membentuk seperti setengah lingkaran. Pembesabran ini diduga disebabkan oleh pengaruh hormon-hormon ovarium. Salurannya memanjang, meskipun demikian pembesaran kelenjar disebabkan karena penimbunan lemak. Dasar mamma terbentang dari iga kedua sampai ke enam dan pinggir lateral sternum sampai linea axillaries media. Sebagian besar glandula mammaria terletak didalam fascia superfisialis. Sebagian kecil, yang disebut processus axilaris , meluas keatas dan lateral, menembus fascia profunda pada punggir kaudal musculus pectoralis major, dan sampai ke axila.

More info:

Published by: Siti Zulaikha on Sep 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2014

pdf

text

original

Sections

  • PENDAHULUAN
  • Anatomi payudara
  • Perdarahan
  • Aliran limfe
  • PEMERIKSAAN FISIK
  • KELAINAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
  • A. Hipoplasia
  • Penyebab Hipoplasia Payudara
  • Penanganan Hipoplasia Payudara
  • B. Ginekomastia
  • C. Amastia
  • D. Athelia
  • E. Polythelia
  • F. Mamma aksesoris
  • G. Mamma aberan
  • INFEKSI PAYUDARA a. Mastitis
  • 1. Mastitis periductal
  • 2. Mastitis pueperalis
  • Gejala:
  • Diagnosa:
  • Tatalaksana:
  • Pencegahan:
  • MASTALGIA (NYERI pada PAYUDARA)
  • Definisi
  • Penyebab
  • Klasifikasi
  • Gejala
  • Tatalaksana
  • Pengobatan untuk nyeri payudara siklis:
  • Pengobatan untuk nyeri payudara nonsiklik:
  • TUMOR JINAK PAYUDARA
  • A. Kelainan Fibrokistik
  • B. Fibrosis
  • C. Galaktokel
  • D. Hiperplasi Epitelial
  • E. Adenosis
  • F. Papilloma Intraduktal
  • G. Ektasia Duktus
  • H. Nekrosis Lemak
  • I. Kista
  • J. Fibroadenoma
  • K. Tumor Filoides
  • Stadium Tumor Phyllodes:
  • Tingkat Kesembuhan Tumor Phyllodes:
  • TUMOR GANAS PAYUDARA
  • Penyebab Kanker Payudara
  • Faktor Resiko
  • 2. Ductal carcinoma in situ (DCIS)
  • 3. Infiltrating lobular carcinoma (ILC)
  • 4. Infiltrating ductal carcinoma (IDC)
  • Jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi 1. Medullary carcinoma
  • 2. Mucinous carcinoma
  • 3. Tubular carcinoma
  • 4. Inflammatory breast cancer
  • 6. Phylloides tumor
  • Pemeriksaan Kanker Payudara 1. Mamografi
  • Posisi Saat Mammogram
  • Perkembangan Teknologi Mamografi Digital
  • 2. Ultrasonografi
  • USG versus Mammography
  • Kekurangan USG
  • 4. Imunohistokimia
  • 5. Biopsi
  • Gejala-gejala klinik / diagnostik
  • Metastasis
  • Klasifikasi TNM
  • Tingkat penyakit :
  • TATALAKSANA
  • Prognosis

KELAINAN PAYUDARA

PENDAHULUAN Anatomi payudara Lokasi dan Deskripsi Mamma merupakan kelenjar asesori kulit yang berfungsi menghasilkan susu. Mamma terdapat pada laki-laki dan perempuan. Bentuk mamma sama pada lakilaki dan perempuan yang belum dewasa. Papilla mammaria kecil dan dikelilingi oleh daerah kulit yang berwarna lebih gelap, di sebut areola mamma. Jaringan mamma disusun atas sekelompok kecil sistem saluran yang terdapat didalam jaringan penyambung dan bermuara didaerah areola. Pada masa pubertas, glandula mammaria perempuan lambat laun membesar dan akan membentuk seperti setengah lingkaran. Pembesabran ini diduga disebabkan oleh pengaruh hormon-hormon ovarium. Salurannya memanjang, meskipun demikian pembesaran kelenjar disebabkan karena penimbunan lemak. Dasar mamma terbentang dari iga kedua sampai ke enam dan pinggir lateral sternum sampai linea axillaries media. Sebagian besar glandula mammaria terletak didalam fascia superfisialis. Sebagian kecil, yang disebut processus axilaris , meluas keatas dan lateral, menembus fascia profunda pada punggir kaudal musculus pectoralis major, dan sampai ke axila. Setiap payudara terdiri dari 15-20 lobus, yang tersusun radier dan berpusat pada papila mammaria. Saluran utama setiap lobus bermuara dipapila mammaria, dan mempunyai ampula yang melebar tepat sebelum diujungnya. Dasar pappila mammaria dikelilingi oleh areola. Tonjolan-tonjolan halus pada areola diakibatkan oleh kelenjar areola dibawahnya. Lobus-lobus kelenjar dipisahkan oleh septa fibrosa. Septa dibagian atas kelenjar berkembang dengan baik dan terbentang dari kulit sampai ke fascia profunda. Dan berfungsi sebagai ligamentum suspensorium. Glandula mammaria dipisahkan dari fascia profunda yang membungkus otot-otot dibawahnya oleh spatium retromammaria yang berisi jaringan ikat jarang.

1

Pada perempuan muda, payudara cenderung menonjol kedepan dari dasar yang sirkular, pada perempuan yang lebih tua cenderung menggantung. Payudara mencapai ukuran maksimal selama masa laktasi.

Penampang sagital

Tampak anterior dengan sebagian kulit dibuang untuk memperlihatkan struktur internal.

2

Procesus axilaris yang menembus fascia profunda dan meluas ke axilla.

Perdarahan Arteri Mammaria mendapatkan darah dari rami perforans arteri toracicae interna dan arteri intercostalis. Arteri axilaris juga mengalirkan darah keglandula mammaria, yaitu melalui cabang-cabangnya, arteri thoracica lateralis dan arteri

thoracoacromialis. Vena Vena mengikuti arteri.

Aliran limfe Aliran limfe glandula mammaria penting sekali diklinik mengingat sering timbulnya kanker pada glandula ini dan penyebaran sel-sel ganas sepanjang pembuluh kimf menuju ke kelenjar limf. Untuk keperluan paktis, aliran limf mammaria dibagi menjadi kuadran-kuadran. Kuadran lateral mengalirkan cairan limfenya ke nodi axilaris anterior atau 3

kelompok pectoralis (terletak tepat pesterior terhadap pinggir bawah muskulus pectoralis major). Kuadran medial mengalirkan cairan limfnya melalui pembuluhpembuluh yang menembus ruangan intercostalis dan masuk kedalam kelompok nodi thoracales interna (terletak didalam cavitas thoracis di sepanjang arteri thorasica interna). Beberapa pembuluh limf mengikuti arteri intercostalis posterior dan mengalirkan cairan limfnya ke posterior kedalam nodi intercostalis posterior (terletak disepanjang arteri intercostalis posterior); beberapa pembuluh

berhubungan dengan pembuluh limf dari payudara sisi yang lain dan berhubungan juga dengan kelenjar di dinding anterior abdomen.

Kelainan payudara dapat berupa kelainan bawaan dari lahir dan dapat berupa kelainan yang didapat setelah seseorang tumbuh dewasa seperti dari infeksi dan tumor. PEMERIKSAAN FISIK Anamnesa penderita kelainan payudara harus meliputi riwayat reproduksi dan ginekologi. Pada inspeksi pasien dapat diminta untuk duduk tegak dan berbaring. Mulai inspeksi: a. Bentuk kedua payudara b. Warna kulit c. Lekukan d. Retraksi papila

4

Ulkus Benjolan Cekungan kulit (dimpling) Seperti kulit jeruk Palpasi lebih baik dilakukan pada pasien yang berbaring dengan bantal tipis di punggung. f. kelainan hormonal atau sekedar karena akil baligh yang terlambat. Namun yang jelas. sehingga tidak jarang kemudian penanganan medis dilakukan untuk membuat bentuk payudara menjadi lebih harmonis terhadap tubuh secara keseluruhan. Penderita hipoplasia akan memiliki payudara yang tidak akan berubah menjadi payudara wanita dewasa. yang sebagian belum dapat dipastikan. g. KELAINAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Bila payudara perempuan dewasa tidak berkembang kemungkinan penyebabnya dapat meliputi agenesis ovarium. A. h. Namun banyak juga wanita. dapat berpengaruh pada kemampuan fungsinya sebagai satu organ seksual. Hipomastia pada sebagian wanita juga berpengaruh terhadap kemampuan menyusui. meski dengan payudara yang “tidak pernah dewasa” dengan fungsi kelenjar susu yang “terbatas” tetap mampu menyusui secara normal. Palpasi dilakukan dengan ruas pertama dari jari telunjuk. Hipoplasia Hypoplasia atau sering juga disebut breast hypomastia. Hypomastia sendiri dapat terjadi karena beberapa sebab. jari tengah dan jari manis. Jika diketahui saat awal pertumbuhan payudara. terapi hormon dapat menjadi solusi. Proses yang normal terjadi tidak muncul saat seorang gadis memasuki masa pubertas. sehingga bentuk dadanya tetap seperti anak-anak.e. merupakan kondisi dimana satu atau kedua payudara tidak pernah dewasa atau bertumbuhkembang tidak sebagaimana mestinya. kondisi hypomastia ini akan berpengaruh terhadap kondisi emosional penderitanya. Bisa juga dilakukan pemijatan pada puting susu untuk mengetahui adanya pengeluaran cairan berupa darah atau bukan. dan diharapkan payudara akan terpacu untuk cepat berkembang menjadi payudara dewasa. yang digerakkan secara perlahan pada setiap kuadran payudara dengan alur melingkar. Penyebab Hipoplasia Payudara Hipoplasia dapat terjadi sebagai akibat kondisi kurangnya jumlah hormon dalan tubuh seorang gadis. Hipomastia jika terjadi pada kedua payudara. 5 . Kebalikannya hipertrofi payudara dewasa atau makromastia jarang disebabkan oleh kelainan hormonal melainkan lebih karena obesitas.

Umumnya.Hipomastia juga dapat terjadi karena berbagai ketidak normalan tubuh.Jaringan kelenjar payudara membengkak . Laki-laki dan anak laki-laki dengan ginekomastia kadangkadang mengalami nyeri di dada mereka dan mungkin merasa malu. sehingga payudara gadis harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan. Hypoplasia pada kedua payudara Hypoplasia pada salah satu payudara Penanganan Hipoplasia Payudara Terapi hormon dapat diberikan namun harus dibawah pengawasan dokter ahli untuk menekan sekecil mungkin munculnya efek samping. khususnya pada pasien muda usia. Hipomastia juga dapat terjadi sebagai akibat adanya kerusakan jaringan karena trauma atau luka. Gejala: . Jika hypoplasia terjadi di salah satu payudara dan bila perbedaan antara kedua payudara tersebut melebihi 1 ukuran cup bra. Tetapi banyak juga wanita dengan kondisi hipoplasia ini memilih untuk memasang implant payudara untuk mendapatkan bentuk payudara normal. dimana sebagian pasien tidak menunjukkan penyebab khusus mengapa payudara mereka tidak pernah tumbuh dengan normal. B. yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron. Ginekomastia adalah pengembangan kelenjar susu abnormal besar pada lakilaki yang mengakibatkan pembesaran payudara. Bayi yang baru lahir. maka kondisi ini disebut asimetrical breast atau payudara simetris. tetapi bisa jadi sulit untuk mengatasinya. anak laki-laki memasuki masa puber dan orang tua sering mengalami ginekomastia sebagai akibat dari perubahan kadar hormone. Ginekomastia Ginekomastia adalah pembengkakan pada jaringan payudara pada laki-laki. sehingga merusak bintil bakal payudara.Payudara sakit 6 . Struktur payudara sangat rapuh saat masih gadis. yang mengarah pada terjadinya ketidakmampuan tubuh “mendewasakan” payudara. Penyebab lain masih belum jelas. ginekomastia bukan masalah serius.

7 . Amastia jarang terjadi. Namun pada penderita amastia. Amazia. adalah kondisi dimana jaringan payudaranya tidak ada. Ginekomastia juga dapat diobati dengan obat yang membantu menyeimbangkan kadar hormon. dada akan terlihat halus mulus. hanya kulit puting dan areola. payudara dan puting akan muncul pada tempatnya. Yang terjadi adalah payudara yang benar-benar kempes. Dalam beberapa kasus. namun puting dan areolanya masih ada. biasanya dikatakan sebagai kecacatan lahir (multiple congenital anomalies) yang biasanya juga akan terkait bagian tubuh yang lain. areola dan puting payudara tidak ada pada tubuh seorang wanita. Breast aplasia atau amastia. abnormalitas payudara amastia sering rancu dengan amazia. Amastia Amastia adalah keadaan dimana tidak terdapat kelenjar payudara. Unilateral amastia. areola dan jaringan payudaranya (jaringan pengisi payudara). 2. Dua hal ini sebenarnya berbeda. pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara juga dapat menjadi pilihan. Amastia muncul dalam dua kondisi : 1. merupakan kondisi dimana jaringan payudara. dimana puting dan areola sebagai petunjuk letak payudaranya tidak ada sejak lahir. dan muncul sebagai sifat bawaan lahir atau congenital. Dalam dunia kedokteran. Pada pertumbuhan normal.Tatalaksana: Ginekomastia bisa hilang dengan sendirinya. C. Bilateral amastia adalah kondisi dimana kedua payudara tidak tumbuh . mulai puting. Bila amastia adalah ketiadaan payudara secara lengkap. adalah kondisi dimana payudara hanya tumbuh di satu sisi. yang sering dikaitkan dengan tidak tumbuhnya otot pertoral yang seharusnya tumbuh di depan dada.

Hal ini disebut „witch‟s milk‟. terletak (hampir) di tengah-tengah payudaranya dan dikelilingi oleh area sensitif yang berwarna yang bernama areola. namun ada juga kemungkinan tidak menghilang. Puting-puting ini akan menghilang sebelum kelahiran. Kehamilan juga meningkatkan pigmentasi. Paparan suhu dingin dan menyusui merupakan penyebab utama puting mengalami ereksi. kalaupun ada kemungkinannya sangat kecil. Zat warna kulit (pigment) puting dan areola adalah pigment cokelat (eumelanin) dan lebih banyak mengandung pigment merah (pheomelanin). Tonjolan puting dibentuk oleh sel otot silindris dan di areola terdapat bintil-bintil kecil yang disebut „Montgomery bodies‟. yang disebabkan pengaruh estrogen ibu saat dalam 8 . Rata-rata puting wanita berukuran sekitar 1 cm. Janin manusia mengalami perkembangan beberapa puting disepanjang garis-garis susu (milk lines) yang dimulai dari axilla (ketiak) turun sepanjang otot perut terus sampai kedua selangkangan kiri dan kanan. D.Unilateral Amastia Bilateral Amastia Wanita dengan amastia dapat memperbaiki penampilan payudara dengan operasi pembesaran payudara (augmentation mammoplasty). Terkadang bayi (laki dan perempuan) saat lahir menghasilkan air susu. maka areoala dan puting biasanya lebih gelap saat hamil dan menyusui. Saat hamil dan menyusui akan lebih panjang dan biasanya permanen (tidak kembali ke bentuk semula). Athelia Athelia adalah keadaan dimana tidak adanya puting payudara. Kelenjar Montgomery berisi pelumas agar saat wanita menyusui kulit areola dan puting tidak lecet. Polythelia Hampir semua manusia memiliki dua puting pada tubuhnya. Jika hal ini terjadi maka disebut supernumerary nipples atau polythelia. Ereksi puting merupakan bentuk refleks pilomotor yang menyebabkan puting dan areola berbintil-bintil. E. biasanya kosong tidak ada kelenjar susunya.

Hal ini normal-normal saja dan akan berhenti beberapa hari setelah kelahiran. Mamma aksesoris Adalah terdapatnya lebih dari dua payudara atau papila mamma tanpa jaringan payudara yang terlentak di garis susu mulai dari aksila sampai regio inguinal. F. 9 .kandungan dan bereaksi terhadap bayi.

Ada 3 unsur terdapat pada mamma aberan tersebut : 1. Bila anomali tersebut mengganggu atau adanya kekuatiran bila terjadi karsinoma tidak mudah diketahui. dia ikut mengeras dan pada waktu laktasi terdapat pengeluaran air susu juga. Klinkaefuss malaporkan adanya polymastia pada 4 generasi. Papilla mama Kadang-kadang ketiga unsur tersebut ditemukan secara histopatologik. Menurut Haagensen mamma aberan ditemukan 2 kali lebih banyak pada wanita dari pada laki-laki. Areola dan 3. sehingga pasien sering mengeluh sakit pada daerah ini. Infeksi payudara biasanya disebabkan oleh bakteri yang banyak ditemukan pada kulit yang normal (Staphylococcus aureus).G. INFEKSI PAYUDARA a. daerah berkembangnya jaringan payudara sampai ke ketiak (axilla). Terdapat payudara atau papillae mamma yang lebih dari dua. Terdapat pada keluarga-keluarga tertentu. maka dapat dilakukan extirpasi. Dalam praktek sehari-hari akan di temukan kasus tersebut. Letaknya pada garis susu dari axilla sampai ke inguinal tapi kebanyakan di axilla. Bakteri seringkali berasal dari mulut bayi dan masuk ke dalam saluran air susu melalui sobekan atau retakan di kulit (biasanya pada puting susu). 10 . Parenkim kelenjar susu 2. dsb. Mastitis Infeksi Payudara (Mastitis) adalah suatu infeksi pada jaringan payudara. Mamma aberan Merupakan kelainan dimana jaringan payudara berkembang tidak pada tempatnya. bukan jaringan lemak subkutan. Pada anomali tersebut bisa ditemukan segala penyakit yang bisa menghinggapi payudara. tapi kadang-kadang hanya satu unsur saja. Juga bila waktu mens dimana payudara normal suka mengeras. Operasi tersebut harus dilakukan dengan tenang dan sebaliknya dengan narkosa agar yang dianggap benar-benar jaringan kelenjar payudara yang dimaksud. misalnya karsinoma mamma. bisa terbentuk abses payudara (penimbunan nanah di dalam payudara). Kelainan ini sering di dapat. Anomalis tersebut ada hubungannya dengan keturunan. Pada infeksi yang berat atau tidak diobati.

Selain itu bisa juga disebabkan oleh jamur. mastitis jenis ini juga disebabkan kuman staphylococcus. Hasil akhirnya ialah reaksi peradangan yang disebut mastitis periductal. Infeksi kuman TBC memerlukan penanganan yang ekstra intensif. Mastitis supurativa Mastitis jenis ini ialah yang paling sering ditemui. Ada tiga jenis mastitis yaitu mastitis periductal. Bila penanganan tidak tuntas. Faktor penyebab penyumbatan yang utama ialah jaringan yang mati dan air susu itu sendiri. yang bisa ditransmisi ke puting ibu melalui kontak langsung. jenis ini banyak diidap wanita hamil atau menyusui.Mastitis biasanya terjadi pada wanita yang menyusui dan paling sering terjadi dalam waktu 1-3 bulan setelah melahirkan. Saluran yang tersumbat ini menyebabkan payudara lebih mudah mengalami infeksi. Sekitar 90 % penyebab utama mastitis jenis ini ialah akibat kuman yang menginfeksi payudara ibu. Perubahan hormonal di dalam tubuh wanita menyebabkan penyumbatan saluran air susu oleh sel-sel kulit yang mati. Sekitar 1-3% wanita menyusui mengalami mastitis pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan. mastitis pueperalis. Mirip dengan jenis sebelumnya. Ibu yang sedang menyusui. Pada wanita usia 45 tahun ke atas atau pada usia memasuki menopause. bukan mustahil langkah mastektomi/ pengangkatan payudara harus dilakukan. 1. beberapa pemicu reaksi peradangan ialah perubahan hormonal dan aktivitas menyusui di masa lalu. Ketiga jenis mastitis ini muncul akibat penyebab yang berbeda dan muncul dalam kondisi yang juga berbeda. 3. bisa mendapatkan kuman ini dari kontak dengan mulut bayi. yang berarti pelebaran saluran karena adanya penyumbatan pada saluran di payudara. kuman TBC. Hal ini dikarenakan air susu merupakan media yang subur bagi pengembangbiakan berbagai jenis kuman. Mastitis periductal Mastitis periductal biasanya muncul pada wanita di usia menjelang menopause. bahkan sifilis. Tumpukan jaringan mati dan air susu di saluran payudara ini menyebabkan buntunya saluran dan pada akhirnya malah melebarkan saluran di belakangnya. tapi bisa juga dilakukan penularan sebaliknya. infeksi payudara berhubungan dengan peradangan menahun dari saluran air susu yang terletak di bawah puting susu. Pada wanita pasca menopause. 2. dan mastitis supurativa. yang biasanya terletak di belakang puting payudara. Jenis kuman yang paling umum ditemui pada mastitis jenis ini ialah Staphylococcus aureus. penyebab utamanya tidak jelas diketahui. Keadaan ini dikenal juga dengan sebutan mamary duct ectasia. 11 . Mastitis pueperalis Mastitis pueperalis atau disebut juga lactational mastitis.

8. tapi tidak menutup kemungkinan bisa menyebar hingga kedua payudara terinfeksi. Jika tidak sedang menyusui. juga terasa panas dan nyeri. Pada mastitis yang disebabkan infeksi kuman. mastitis bisa menyebabkan keluarnya cairan dari daerah puting. Dalam kasus mastitis periductal. Radang biasanya menyerang salah satu payudara saja. nyeri bila ditekan. terkadang dilakukan juga langkah 12 . 2. Nyeri payudara Benjolan pada payudara Pembengkakan salah satu payudara Jaringan payudara membengkak. maka penampilannya jadi mengerikan selain nyeri yang menyertainya. keringat banyak. jaringan. Lain dengan kanker payudara dimana cairan yang keluar dari puting biasanya merah atau kuning kecoklatan seperti noda darah. 4. terkadang berkembang menjadi suatu abses/ kumpulan nanah dalam rongga baru di jaringan kelenjar payudara. Pada beberapa kondisi. 5. Diagnosa: Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Nyeri yang timbul ialah berupa rasa „nyut-nyut‟ di daerah payudara. dimana akan dilakukan foto di saluran payudara. turunnya daya tahan tubuh. kemerahan dan teraba hangat Nipple discharge (keluar cairan dari puting susu. Benjolan yang ada pada mastitis bukan seperti kanker yang bentuknya keras. melainkan berupa penebalan yang berisi cairan. apalagi bila benjolan ini sebagai bisul yang pecah. bisa mengandung nanah) Gatal-gatal Pembesaran kelenjar getah bening ketiak pada sisi yang sama dengan payudara yang terkena Demam Benjolan/penebalan ini berwarna merah. Nanah ini terbentuk dari kumpulan bakteri. bisa dilakukan mammografi atau biopsi payudara. dan leukosit baik yang mati ataupun yang hidup. 3. nanah ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain hingga menyebabkan rasa meriang/demam tinggi dan menggigil. Terkadang perasaan seperti puting tertarik juga dialami. Bahayanya. maka perlu dilakukan pemeriksaan yang disebut duktografi. Bila ditemukan gejala menetesnya cairan dari putting. bahkan hingga menurunnya kesadaran. dengan demikian dapat diketahui adanya sumbatan atau polip pada saluran tersebut. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukan bahan kontras.Gejala: 1. cairan ini berwarna putih kekuningan serupa nanah. 7. 6.

maka dilakukan bius umum pada pasien. yaitu pada saat benjolan tersebut melunak / matang agar mudah dikeluarkan. tapi bila mastitis disebabkan infeksi kuman. Perlu diingat. 4 kali/hari. Dosis dan cara pemberian antibiotik ditentukan berdasarkan berat ringannya infeksi dan berat badan seseorang. Tatalaksana:  Dilakukan pengompresan hangat pada payudara selama 15-20 menit. Pencegahan: 1.  Diberikan antibiotik dan untuk mencegah pembengkakan. Langkah operasi diawali dengan pembiusan pasien.  Terapi pada Benjolan: Sedangkan bila ternyata ditemukan benjolan tersebut diduga suatu abses. Pemberian antibiotik dilakukan sesuai dosis. Kedua obat tersebut aman untuk ibu menyusui dan bayinya.  Untuk mengurangi nyeri bisa diberikan obat pereda nyeri ( analgetik ) misalnya acetaminophen atau ibuprofen. yaitu operasi penyayatan dan penyaluran nanah. pada tahap ini dokter akan mencoba membersihkan radang tersebut secara mekanik debridement. Biasanya dilakukan bius lokal saja. minimal untuk menyingkirkan kemungkinan tumor atau kanker. apalagi yang mengandung nanah.biopsi bila disertai massa tumor. Menyusui secara bergantian payudara kiri dan kanan 2. Untuk mencegah pembengkakan dan penyumbatan saluran. maka operasi yang memakan waktu sekitar ½ -1 jam akan ditutup dengan melakukan penjahitan luka secara situasional. Kemudian dokter akan melakukan drainase yaitu memberikan saluran khusus yang digunakan untuk mengalirkan nanah yang ada. daerah payudara dibersihkan dahulu dengan cairan desinfektan khusus. Perlu diingat bahwa operasi pengeluaran nanah ini harus dilakukan pada waktu yang tepat. maka harus dilakukan operasi berupa insisi dan drainase. Setelah itu baru bisa dilakukan penyayatan pada daerah benjolan. Berikutnya. ibu yang sedang menyusui dan dalam masa pengobatan dianjurkan tidak menyusui bayinya. sebaiknya dilakukan pemijatan dan pemompaan air susu pada payudara yang terkena. Bila langkah ini selesai dilakukan. kosongkan payudara dengan cara memompanya 13 .

Sering tampak retraksi dibawah puting akibat proses kronik berupa fibrosis. Hampir 80% wanita pernah merasakan nyeri pada payudara selama kehidupan mereka. Menjaga kebersihan puting susu 5.Umumnya. Banyak wanita dengan Mastalgia lebih khawatir tentang konsekuensi dari kanker daripada tentang rasa sakit itu sendiri. Fistel biasanya harus dieksisi (fistulektomi). Nyeri nonsiklik dapat berasal dari payudara atau mungkin berasal dari tempat lain. Nyeri dapat berkisar dari ketidaknyamanan kecil untuk rasa sakit parah melumpuhkan dalam beberapa kasus. Nyeritidak bervariasi dengan siklus menstruasi. Fistel Paraaerola Disebabkan karena pada salah satu duktus tersumbat dan melebar karena sekret kental sehingga menyebabkan perangsangan dan peradangan disekitar duktus. dan dapat dirasakan di payudara. MASTALGIA (NYERI pada PAYUDARA) Definisi Nyeri pada payudara (breast pain) disebut juga mastalgia dalam istilah kedokteran. atau keluarnya bahan kental seperti mentega dari satu duktus. rasa sakit hadir sepanjang waktu dan dalam satu lokasi tertentu. saat dan sesudah menstruasi. yang memancarkan ke payudara. penyumbatan ASI.3. Nyeri yang tidak normal biasanya disebabkan karena infeksi (radang). biasanya di pinggir aerola. Proses ini ditandai dengan keluarnya cairan hemoragik atau serosa dari papila mamma. Salah satu penyebab nyeri payudara nonsiklik adalah trauma.Dapat terbentuk abses yang mengakibatkan fistel. Nyeri ini ada yang bersifat normal ada juga yang tidak normal. Kelainan ini sering menjadi kronik dan berulang jika penanganan tidak tepat. tumor. jika eksisi yang tidak lengkap akan menimbulkan kekambuhan nantinya. 14 . Gunakan teknik menyusui yang baik dan benar untuk mencegah robekan/luka pada puting susu 4. seperti otot di dekatnya atau sendi. Penyebab lainnya dapat termasuk rasa sakit rematik dalam rongga dada dan di leher. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui b. atau pukulan ke payudara. Penyebab Nyeri yang normal biasanya disebabkan karena pengaruh hormonal pada saat sebelum.

rasa sakit hadir sepanjang waktu dan dalam satu lokasi tertentu. Nyeri biasanya mengenai kedua payudara. mastitis (infeksi pada payudara) dan kanker payudara. Satu studi telah menyarankan bahwa beberapa wanita dengan siklus Mastalgia memiliki rasio penurunan progesteron terhadap estrogen pada paruh kedua dari siklus menstruasi. Mastalgia cyclical adalah mastalgia yang disebabkan karena siklus menstruasi yang dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Rasa sakit dapat menjadi hampir tak terlihat atau sangat parah sehingga perempuan itu tidak bisa memakai pakaian ketat atau mentolerir kontak dekat apapun. jika nyeri bukan karena siklus haid maka harus di cari penyebabnya karena itu anda perlu konsultasi ke dokter. Hormon tidak dapat memberikan jawaban total untuk nyeri payudara siklis. ada riwayat trauma pada payudara. Nyeritidak bervariasi dengan siklus menstruasi. Penelitian lain menemukan bahwa kelainan pada hormon prolaktin dapat mempengaruhi nyeri payudara. namun jika terasa sudah sangat mengganggu dapat menggunakan analgetik (penghilang nyeri). biasanya nyeri ini mengenai satu payudara. Nyeri payudara bukan karena siklus haid. kista. penelitian lebih lanjut diperlukan dalam rangka untuk menarik kesimpulan ini. Banyak peneliti percaya bahwa kombinasi dari aktivitas hormonal dan sesuatu pada payudara yang merespon kegiatan ini mungkin memegang jawabannya. Nyeri biasanya terdapat pada wanita muda dan akan hilang saat menopause. kadang dapat timbul benjolan pada payudara pada saat menjelang haid dan hilang setelah haid. Gejala Nyeri pada mastalgia cyclical dapat meluas ke ketiak hingga ke jari dan hilang setelah haid selesai. Beberapa wanita mulai memiliki nyeri sekitar waktu ovulasi yang berlanjut sampai awal siklus menstruasi mereka. Hormon juga dapat mempengaruhi siklus nyeri payudara sebagai akibat dari stres .Jenis yang paling umum dari nyeri payudara berhubungan dengan siklus menstruasi dan hampir selalu hormonal. Klasifikasi Mastalgia terbagi atas dua yaitu mastalgia siklus (cyclical) dan mastalgia bukan siklus (non cyclical). Tatalaksana Nyeri karena siklus haid biasanya hilang sendiri setelah haid selesai. karena sakit sering lebih parah pada satu payudara daripada yang lain (hormon akan cenderung mempengaruhi kedua payudara sama).nyeri payudara dapat meningkatkan atau mengubah pola dengan perubahan hormon yang terjadi selama masa stres.Umumnya. fibroadenomamammae. 15 . Anda dapat melakukan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) untuk mencari benjolan pada payudara. Namun. Rasa sakit dapat dirasakan hanya dalam satu payudara atau mungkin dirasakan sebagai sensasi memancar di wilayah bawah lengan.

Jika ditentukan bahwa rasa sakit ini disebabkan oleh kista. risiko dan manfaat dari pengobatan tersebut harus hati-hati. Dalam beberapa kasus. Penyakit fibrokistik pada umumnya terjadi pada wanita berusia 25-50 tahun (>50%). Kelainan Fibrokistik Penyakit fibrokistik atau dikenal juga sebagai mammary displasia adalah benjolan payudara yang sering dialami oleh sebagian besar wanita. Manifestasi dari kelainan ini terdapat benjolan fibrokistik biasanya multipel. Pengobatan untuk nyeri payudara nonsiklik: Menentukan pengobatan yang tepat untuk nyeri payudara nonsiklik lebih sulit. terdapat penebalan. hormon laki-laki  Hormon tiroid  Tamoxifen ®. Selain itu. dan kompres. pengobatan mungkin termasuk analgesik. dan rasa nyeri. kista akan disedot. Ini mungkin termasuk:  Pil pengontrol kelahiran  Bromokriptin (yang blok prolaktin di hipotalamus)  Danazol. keras. TUMOR JINAK PAYUDARA A. fibrosis. adanya kista. Kelainan fibrokistik pada payudara adalah kondisi yang ditandai penambahan jaringan fibrous dan glandular. hormon tambahan dan berbagai penghambat hormon juga diresepkan. Biasanya payudara teraba lebih keras dan benjolan pada payudara membesar sesaat sebelum menstruasi. Umumnya. dilakukan pemeriksaan mammogram. tetapi juga karena rasa sakit tidak hormonal. obat anti-inflamasi. Tergantung di mana rasa sakit berasal. bukan hanya karena sulit untuk menentukan di mana rasa sakit datang. benjolan konsistensi lunak.Pengobatan untuk nyeri payudara siklis:  Menghindari kafein  Vitamin E  Evening Primrose Oil (trigliserida alami)  Diet rendah lemak Dalam beberapa kasus. biopsi daerah juga diperlukan. estrogen blocker Hormon tambahan dan penghambat hormon mungkin memiliki efek samping. 16 . Kista dapat membesar dan terasa sangat nyeri selama periode menstruasi karena hubungannya dengan perubahan hormonal tiap bulannya. Wanita dengan kelainan fibrokistik mengalami nyeri payudara siklik berkaitan dengan adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron. Benjolan ini harus dibedakan dengan keganasan.

Evaluasi pada wanita dengan penyakit fibrokistik harus dilakukan dengan seksama untuk membedakannya dengan keganasan. cair. Hiperplasia tipe biasa 17 . Apabila diagnosis masih diragukan atau galaktokel menimbulkan rasa tidak nyaman. maka dapat dilakukan drainase dengan aspirasi jarum halus. Pembengkakan payudara biasanya berkurang setelah menstruasi berhenti. Galaktokel Galaktokel adalah kista berisi susu yang terjadi pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. Fibrosis Sesuai dengan asal katanya “fibrosis”. sebaiknya diperiksakan tes hemoccult untuk pemeriksaan sel keganasan. Benjolan biasanya menghilang setelah wanita memasuki fase menopause. maka disebut hiperplasia lobular. Apabila cairan yang keluar dari puting bukanlah darah dan berasal dari beberapa kelenjar. walaupun dapat juga keras dan susah digerakkan. D. maka kemungkinan benjolan tersebut jinak.Gejala tersebut menghilang seminggu setelah menstruasi selesai. bahan yang sama dengan pembentuk ligamen dan jaringan parut. Fibrosis tidak meningkatkan resiko untuk terjadinya kanker dan tidak memerlukan tindakan yang khusus. mammogram. terutama berada di bagian atas-luar payudara tanpa ada benjolan yang dominan. hiperplasia dapat dikelompokkan menjadi tipe biasa dan atipikal. Hiperplasi Epitelial Hiperplasi epitel ( disebut juga kelainan payudara proliferatif) adalah pertumbuhan abnormal dari sel-sel yang membatasi antar duktus atau lobulus. biasanya tanpa melakukan tindakan apapun. benjolan dapat digerakkan. Seperti kista lainnya. B. C. Kelainan fibrokistik dapat diketahui dari pemeriksaan fisik. baik bening. yaitu terdiri atas fibrosis dan kista. galaktokel tidak bersifat seperti kanker. Perubahan fibrokistik biasanya ditemukan pada kedua payudara baik di kuadran atas maupun bawah. atau kehijauan. konsistensi padat dan keras pada perabaan. maka diperlukan pemeriksaan mammogram dan pemeriksaan ulangan setelah periode menstruasi berikutnya. atau biopsi. Biopsi dilakukan terutama untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosis kanker. Sedangkan bila melibatkan lobulus. Fibrosis menunjukkan penambahan jaringan fibrous. Berdasarkan pengamatan dibawah mikroskop. Apabila hiperplasi melibatkan duktus maka disebut hiperplasia duktus. Daerah dengan fibrosis tampak elastis. Penatalaksanaan galaktokel sama seperti kista lainnya. Apabila melalui pemeriksaan fisik didapatkan benjolan difus (tidak memiliki batas jelas). Apabila keluar cairan dari puting. Biasanya galaktokel tampak rata.

Namun dengan biopsi melalui pembedahan sabat dianjurkan untuk memastikan tidak terjadinya kanker. yang mencakup kelenjar-kelenjar yang lebih banyak dari biasanya. Banyak istilah lain yang digunakan untuk kondisi ini. namun kondisi ini termasuk jinak dan bukanlah kanker. adenosis sklerotik. E. Kalsifikasi dapat terbentuk pada adenosis. Lesi jinak yang berasal dari duktus laktiferus dan 75% tumbuh di bawah areola mamma ini memberikan gejala berupa sekresi cairan berdarah dari puting susu. sehingga makin membingungkan diagnosis. Hiperplasia atipikal mengindikasikan peningkatan yang sedang yaitu 4 sampai 5 kali lipat dibandingkan wanita tanpa abnormalitas payudara. Adenosis sklerotik adalah tipe khusus dari adenosis dimana pembesaran lobulus disertai dengan parut seperti jaringan fibrous. F. Apabila telah didiagnosis menderita hiperplasia terutama hiperplasia atipikal. Adenosis Adenosis adalah temuan yang sering didapat pada wanita dengan kelainan fibrokistik. diantaranya adenosis agregasi. Apabila pembesaran lobulus saling berdekatan satu sama lain. dokter akan sulit membedakan tumor ini dengan kanker melalui pemeriksaan fisik payudara. Biopsi melalui aspirasi jarum halus biasanya dapat menunjukkan apakah tumor ini jinak atau tidak. Hampir 90% dari Papilloma Intraduktus adalah dari tipe soliter dengan diameternya kurang dari 1cm dan sering timbul pada duktus laktiferus dan hampir 70% dari pasien datang dengan nipple discharge yang serous dan bercampur darah. Resikonya adalah 1.5 sampai 2 kali lipat dibandingkan wanita tanpa abnormalitas payudara.mengindikasikan peningkatan yang tipis dari resiko seorang wanita untuk berkembang menjadi kanker payudara. misalnya pemeriksaan fisik payudara yang rutin dan mammografi setiap setahun sekali. Sangat penting untuk digarisbawahi walaupun merupakan tumor. Papilloma seringkali melibatkan sejumlah besar kelenjar susu. berarti diperlukan pemantauan yang lebih oleh dokter. Hal ini dikarenakan mengalami hiperplasia akan meningkatkan kemungkinan untuk berkembang menjadi kanker payudara di masa yang akan datang. atau tumor adenosis. Papilloma Intraduktal Papilloma intraduktal adalah pertumbuhan menyerupai kutil dengan disertai tangkai yang tumbuh dari dalam payudara yang berasal dari jaringan glandular dan jaringan fibrovaskular. maka kumpulan lobulus dengan adenosis ini kemungkinan dapat diraba. Ada juga pasien 18 . Apabila adenosis dan adenosis sklerotik cukup luas sehingga dapat diraba. dan kanker. Adenosis adalah pembesaran lobulus payudara. Hiperplasi epitelial biasanya didiagnosa melalui biopsi jarum atau biopsi melalui pembedahan.

wanita dengan lesi ini mempunyai risiko 1. Pasien dengan Papilloma Intraduktus multiple biasanya tidak gejala nipple discharge dan biasanya terjadi pada duktus yang kecil. Ukurannya adalah 2-3 mm dan terlihat seperti broad-based atau pedunculated polypoid epithelial lesion yang bisa mengobstruksi dan melebarkan duktus terkait. Papilloma dapat juga didiagnosa melalui pemeriksaan pencitraan pada duktus payudara yaitu dengan duktogram atau galaktogram. biopsi jarum bisa dilakukan. Etiologi dan patogenesis dari penyakit ini masih belum jelas. Papilloma Intraduktus subareolar soliter atau intrakistik adalah benigna. Perubahan payudara jinak yang menyebabkan keluarnya sekresi cairan dari puting. telah terjadi pertentangan apakah penyakit ini merupakan prekursor bagi karsinoma papillary atau merupakan predisposisi untuk meningkatkan resiko terjadinya karsinoma. Diperkirakan hampir 25% dari Papilloma Intraduktus multiple adalah bilateral. Walaupun papilloma bisa dicurigai dari pemeriksaan terhadap discharge. dimana biasanya dengan melakukan insisi pada tepi sekeliling areola. Terapi untuk papilloma adalah dengan mengangkat papilloma serta bagian duktus dimana papilloma tersebut ditemukan. dan sisanya adalah campuran perubahan fibrokistik ataupun ektasia duktus. Kista juga bisa terbentuk hasil dari duktus yang mengalami obstruksi. Massa yang teraba sebenarnya adalah duktus yang berdilatasi. Namun. Papilloma Intraduktus ini terkait dengan proliferasi dari epitel fibrokistik yang hiperplasia.5 – 2 kali untuk terjadinya karsinoma mammae. Keadaan ini seringkali tumbuh dalam jumlah banyak dan juga mungkin disertai hiperplasi epitelial. tumor ini terdiri dari papilla multiple yang setiap satunya terdiri dari jaringan ikat dan dilapisi sel epitel kuboidal atau silinder yang biasanya terdiri dari dua lapisan dengan lapisan terluar epitel menutupi lapisan mioepitel. Secara histologi. Dari kepustakaan dikatakan bahwa. 19 . Apabila papilloma cukup besar. Papilloma Intraduktus ini bisa terjadi pada laki-laki. hampir setengahnya adalah papilloma. Kasus terbaru menunjukkan bahwa pada laki-laki penyakit ini terkait dengan penggunaan phenothiazine.yang datang dengan keluhan massa pada area subareola walaupun massa ini lebih sering ditemukan pada pemeriksaan fisis. Papilloma dapat juga ditemukan di duktus yang kecil di daerah yang jauh dari puting. namun banyak dokter menganggap pemeriksaan tersebut tidak begitu bermanfaat. Menurut komuniti dari College of American Pathologist.

Secara histopatologik terdapat nekrosis jaringan lemak yang kemudian menjadi fibrosis. daerah yang mengalami kerusakan tergantikan menjadi jaringan parut. Nekrosis Lemak Nekrosis lemak terjadi bila jaringan payudara yang berlemak rusak. atau dapat membaik dengan melakukan pengkompresan dengan air hangat dan obat-obat antibiotik. bisa terjadi spontan atau akibat dari cedera yang mengenai payudara. dicirikan dengan sekresi puting yang berwarna hijau atau hitam pekat. Ektasia duktus adalah kondisi yang biasanya menyerang wanita usia sekitar 40 sampai 50 tahun. duktus yang abnormal dapat diangkat melalui pembedahan dengan cara insisi pada tepi areola. Ketika tubuh berusaha memperbaiki jaringan payudara yang rusak. sel-sel lemak akan mati dan mengeluarkan isi sel. beberapa area dari nekrosis dapat berespon berbeda-beda terhadap cedera. Karena kebanyakan kanker payudara berkonsistensi keras. Ektasia duktus adalah kelainan jinak yang walaupun begitu dapat mengacaukan diagnosis dengan kanker dikarenakan benjolan yang keras di sekitar duktus yang abnormal akibat terbentuknya jaringan parut. daerah yang mengalami nekrosis lemak dengan jaringan parut sulit untuk dibedakan dengan kanker jika hanya dari pemeriksaan fisik ataupun mammogram sekalipun. Pada puting serta daerah disekitarnya akan terasa sakit serta tampak kemerahan. Nekrosis lemak berupa massa keras yang sering agak nyeri tetapi tidak membesar. Dengan biopsi jarum atau dengan tindakan pembedahan eksisi sangat diperlukan untuk membedakan nekrosis lemak dengan kanker. Kadang terdapat retraksi kulit dan batasnya tidak rata. H.Kondisi ini umumnya tidak memerlukan tindakan apapun. Nekrosis lemak dapat juga terjadi akibat terapi radiasi. dan lengket.G. Apabila keluhan tidak membaik. Menurut American Cancer Society. yang membentuk kumpulan seperti kantong-kantong berisi cairan berminyak dan disebut kista 20 . Ektasia Duktus Ektasia duktus merupakan pelebaran dan pengerasan dari duktus. Desamping pembentukan jaringan parut.

Setelah masa haid. beberapa tahun sebelum memasuki masa menopause. Kista payudara adalah kantong berisi cairan yang cenderung membesar di akhir siklus haid ketika tubuh menahan lebih banyak cairan.minyak. Benjolan ini biasanya ditemukan pada wanita muda. batasnya jelas dan bisa dirasakan pada SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). urat daging dan kulit). Gejala: Benjolan mudah digerakkan. Teraba kenyal karena mengandung kolagen (serat protein yan gkuat yang ditemukan di dalam tulang rawan. Fibroadenoma Fibroadenoma adalah benjolan padat yang kecil dan jinak pada payudara yang teridiri dari jaringan kelenjar dan fibrosa. Kista minyak dapat ditemukan melalui aspirasi jarum halus. yang sekaligus merupakan tindakan untuk terapinya. Ukuran kista ada yang kecil dan ada yang besar sampai sebesar telur. Denga penyebab yang tidak jelas diketahui. Kista juga bisa muncul pada usia 40 tahunan. Kista Kista adalah benjolan di payudara yang muncul di akhir siklus haid dan umumnya tidak berbahaya. jenis benjolan ini biasanya menghilang. Kalau dipijat. seringkali ditemukan pada remaja putri. kista bisa sedikit berubah bentuk dan sebagian besar bisa bergerak di bawah kulit. J. 21 . I.

Dalam keadaan normal. Dengan posisi seperti ini. payudara akan mendatar dan memudahkan pemeriksaan. 2. Berbaring terlentang dengan bantal yang diletakkan di bawah bahu kiri dan lengan kiri ditarik ke atas. Perhatikan perubahan perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan dan perubahan pada puting susu (misalnya tertarik ke dalam) atau keluarnya cairan dari puting susu. Dengan posisi seperti ini maka akan lebih mudah untuk menemukan perubahan kecil akibat kanker. Tekan puting susu secara perlahan dan perhatikan apakah keluar cairan dari puting susu. Tekan secara perlahan. tekan bahu dan sikut ke arah depan. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan meletakkan bantal di bawah bahu kanan dan mengangkat lengan kanan. mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah dalam sampai ke puting susu. 5. ukuran payudara kiri dan kanan sedikit berbeda.SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) 1. Perhatikan apakah kulit pada puting susu berkerut. Masih berdiri di depan cermin. Telusuri payudara kiri dengan menggunakan jarijari tangan kanan. dan penelusuran payudara dilakukan oleh jari-jari tangan kiri. kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala dan kedua tangan ditarik ke belakang. Dengan menggunakan 3 atau 4 jari tangan kanan. Perhatikan perubahan ukuran dan kontur payudara. Pemeriksaan no. Perhatikan juga daerah antara kedua payudara dan ketiak. rasakan setiap benjolan atau massa di bawah kulit. telusuri payudara kiri. Angkat lengan kiri. terutama pada payudara bagian bawah. Kedua tangan di letakkan di pinggang dan badan agak condong ke arah cermin. 6. Berdiri di depan cermin. perhatikan payudara. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan cara mengangkat lengan kanan dan memeriksanya dengan tangan kiri. 4 dan 5 akan 22 . Lakukan hal ini secara bergantian pada payudara kiri dan kanan. 3. Perhatikan perubahan bentuk dan kontur payudara. Gerakkan jari-jari tangan secara memutar (membentuk lingkaran kecil) di sekeliling payudara. 4.

Teraba benjolan di ketiak atau leher. 4. Apa yang harus dilihat disadari saat melakukan SADARI? 1. Ada rasa nyeri pada payudara tanpa adanya penyebab yang jelas. Buatlah patokan tanggal untuk melakukan tes SADARI pada tanggal-tanggal yang mudah diingat. Teraba benjolan. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara untuk mendeteksi kelainan pada payudara.lebih mudah dilakukan ketika mandi karena dalam keadaan basah tangan lebih mudah digerakkan dan kulit lebih licin. Perubahan ukuran dan bentuk payudara. 2. 8. Pengerutan kulit. 5. SADARI bisa dilakukan sendiri di rumah setiap bulan usai siklus haid. Pembengkakan lengan atas. Penebalan kulit. 6. 7. 3. Keluar cairan dari puting susu padahal tidak sedang menyusui. Jika ditemukan kelainan-kelainan seperti tersebut di atas atau terasa ada perubahan maka bandingkan dengan keadaan pada bulan sebelumnya. 23 .

Jika fibroadenoma terus membesar. tumor biasanya tidak diangkat.Untuk membantu menegakkan diagnosa biasanya dilakukan aspirasi jarum atau biopsi. Kulit payudara di atas tumor tersebut dapat berwarna kemerahan dan hangat saat disentuh. Hampir semua wanita yang didiagnosis penyakit ini merupakan wanita yang telah masuk masa premenopausal (hampir menopause). Nama phyllodes diambil dari bahasa Yunani “phullon” yang berarti daun karena pola pertumbuhannnya yang berbentuk seperti daun. Tatalaksana: Fibroadenoma seringkali berhenti tumbuh atau bahkan mengecil dengan sendirinya. dengan sisi permukaan halus di dalam jaringan payudara anda. Kedua kondisi ini sering saling keliru. maka harus dibuang melalui pembedahan K. cystosarcoma phyllodes. keduanya menghasilkan citra yang sangat jelas batas-batas tumornya. Namun meski sangat jarang. Benjolan cenderung berbentuk bundar dan memiliki pinggiran yang dapat dibedakan dengan jaringan payudara di sekitarnya. cystosarcoma phylloides kadang juga disebut “giant fibroadenomas” Gejala Tumor Phyllodes: Tumor phyllodes akan dirasakan sebagai satu benjolan yang kenyal. sehingga seringkali teraba seperti ada kelereng di dalam jaringan payudara. bukan tidak mungkin seorang gadis terkena tumor jenis ini. Nama lain tumor phyllodes antara lain: phylloides tumor. Tumor Filoides Tumor Phylllodes merupakan tipe tumor payudara yang sangat jarang terjadi. Tipe tumor ini dapat tumbuh dengan sangat cepat-benjolan dapat tumbuh besar bahkan hanya dalam waktu 2 minggu! Seringkali tumor phyllodes rancu dengan fibroadenoma.Diagnosa: Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaa fisik. Baik dengan mammogram maupun USG payudara. namun juga bisa ganas (cancerous). tumor phylodes akan terlihat batas-batasnya dengan jelas. Tipe tumor ini disebut “sarcoma” karena lebih sering muncul pada jaringan konektif (stroma) dibandingkan jaringan epilithial (saluran dan kantong susu) payudara. Pada kasus seperti ini. Diagnosis Tumor Phyllodes: Pada hasil mammogram. PT. 24 . Tumor ini dapat bersifat jinak (harmless).

Tumor ganas memiliki peluang untuk menjadi kanker. Jumlah sel yang bentuknya tidak normal (irregularly shaped cells) dalam jaringan sample. Stadium Tumor Phyllodes: Hampir semua kasus kanker payudara diklasifikasikan dari stadium 1 sampai 4. meskipun sangat kecil. USG dan MRI payudara. Dua karakteristik yang diperhatikan adalah: 1. dapat dilakukan biopsy dengan mengambil sample jaringan melalui operasi kecil Pada penelitian yang dilakukan dokter di Italia. maka akan dapat ditentukan. ahli patologi akan menguji sel sample di laboratorium.Untuk pasien yang terdiagnosis dengan tumor ganas. Sel yang diambil dari needle biopsy dapat diuji di laboratorium. 25 . Setelah operasi biopsy dilakukan. namun untuk tumor Phyllodes ini berbeda.Phyllodes Batas tumornya sangat jelas Tumor payudara ini tidak ditemui di sekitar jaringan payudara yang mengalami mikrokalsifikasi (penumpukan kalsium dalam payudara membentuk lapisan atau massa yang keras). Kecepatan perkembangbiakan/pembelahan sel 2. Berdasar dua kriteria di atas. membandingkan hasil mammogram.Jika anda berusia 45 tahun atau lebih ada kemungkinan tumor muncul kembali. Jika ada sel yang tertinggal. diketahui bahwa hasil MRI memberi gambar pencitraan paling akurat dan sangat membantu dokter bedah untuk merencanakan operasi pengangkatan. apakah tumor tersebut masuk klasifikasi jinak atau ganas. Namun hasilnya sering rancu dengan fibroadenoma. bahkan setelah menjalani operasi. tingkat kesembuhannya sangat bervariasi.Mammogram T. akan menjadi ganas dan menyebar. Untuk diagnosis dan hasil yang lebih pasti. Tingkat Kesembuhan Tumor Phyllodes: Tingkat kesembuhan penderita tumor Phyllodes setelah operasi pengangkatan sangat bagus. Hampir semua tumor phylodes masuk kategori jinak.

Operasi Phyllodes pada seorang gadis Meskipun sangat jarang terjadi. Satu kelompok sel dalam sebuah tumor juga dapat pecah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. kemoterapi. meski telah diobati dan dapat menyebar ke paru. cancerous) atau jinak (benign. Sel yang menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain disebut metastases. TUMOR GANAS PAYUDARA Kanker payudara merujuk pada pertumbuhan serta perkembangbiakan sel abnormal yang muncul pada jaringan payudara. non-cancerous).Pada beberapa kasus.Payudara secara umum terdiri dari dua tipe jaringan: jaringan glandular (kelenjar) dan jaringan stromal (penopang).Tumor dapat bersifat ganas (malignant. hati. Tumor tipe ini tidak merespon terapi radiasi. Massa ini disebut tumor. ataupun hormonal dengan baik. 26 . Tumor yang bersifat ganas akan menyusup dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. biasanya akan diangkat dengan operasilumpectomy. Jika tumor secara relatif kecil dan jinak. Satu kelompok sel akan membelah secara cepat dan membentuk benjolan atau masaa jaringan ekstra. dan dinding dada. tulang. kelenjar limfe ikut berperan dalam penyebaran sel tumor. TatalaksanaTumor Phyllodes: Operasi pengangkatan tumor merupakan penangangan standar. harus tetap mewaspadainya karena faktor kecepatan perkembangbiakan sel tumor yang sangat mengerikan.Tumor yang besar akan diangkat dengan operasi mastectomy.Tumor ganas berpeluang muncul kembali. Istilah kanker payudara merujuk pada tumor ganas yang telah berkembang dari sel-sel yang ada di dalam payudara.

Tingkat kanker payudara di negara maju atau negara industri adalah lebih tinggi dibanding di negara yang terbelakang. tingkat kematian akibat kanker payudara telah menurun di tahun 2008 dengan dikembangkan dan disosialisasikannya program deteksi awal serta semakin efektifnya penanganan kanker payudara. kita masih belum mampu menentukan penyebab aktual kanker payudara. Faktor Resiko Lebih dari 70% dari wanita yang terdiagnosa kanker payudara tidak mempunyai faktor resiko yang dapat terindikasi. serta penyebab terbesar kedua kematian wanita setelah kanker paru. Sangat menyedihkan bahwa meskipun ada kemajuan ilmu pengetahuan yang begitu canggih. Penyebab Kanker Payudara Tidak seorangpun mengetahui jawabannya. Kanker dapat menurun dalam keluarga. a) Geografi. Beruntung. semakin besar resiko bagi anak-anak dan kakak beradik terkena kanker. b) Riwayat Keluarga dan Sifat Genetika. Ini berarti bahwa wanita tanpa faktor resiko dapat berakhir dengan kanker payudara. Semakin muda usia Ibu atau kakak/adik perempuan terdiagnosa kanker misalnya sebelum usia 50 tahun. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian wanita berusia 4055 tahun. Budaya dan Tradisi. milk duct). utamanya pada kasus-kasus kanker payudara. Resiko bahkan lebih besar jika lebih dari satu kerabat terdekat misalnya Ibu dan kakak/adik –perempuan mengidap kanker payudara. Resiko terbesar jika Ibu menderita kanker pada kedua payudaranya sebelum usia 35 tahun. sebuah jaringan yang berisi system kekebalan yang bertugas mengeluarkan cairan dan kotoran selular. resikonya lebih tinggi bagi anak dan kakak beradi lainnya. Sedangkan jaringan penopang meliputi jaringan lemak dan jaringan serat konektif. Kini kita mengetahui bahwa individu yang memiliki gen kerentanan atau gen BRCA 1 dan 2 mempunyai resiko tinggi mengidap kanker payudara dalam bagian akhir kehidupan mereka. Statistik memperlihatkan bahwa dua dari tiga kasus kanker payudara tampaknya terjadi secara acak atau merupakan peristiwa-peristiwa kebetulan. c) Usia 27 . Meningkatnya resiko terkena kanker payudara bergantung pada seberapa dekat hubungan keluarga.Jaringan kelenjar mencakup kelenjar susu (lobules) dan saluran susu (the milk passage. Jika orang tua dan kakak beradik menderita kanker payudara. Payudara juga dibentuk oleh jaringan lymphatic. Pengetahuan terkini tentang ilmu pengetahuan medis menyangkut kanker belum memadai.

28 . Australia dan Eropa memiliki ukuran payudara yang besar dan mereka memiliki resiko tinggi mengidap kanker payudara.hamburger. semakin tinggi resikonya mengidap kanker payudara. Pengamatan yang dilakukan selama 50 tahun mengindikasikan bahwa 20% lebih banyak wanita memiliki kecenderungan mengidap kanker pada payudara kirinya. Ini kemungkinan akibat meningkatnya produksi hormone oleh lemak berlebihan di dalam tubuh. semakin rendah resiko kanker payudaranya. Ukuran Payudara. Kanker payudara jarang terjadi pada wanita di bawah usia 30 tahun. Diestimasi bahwa tingkat kanker payudara meningkat sekitar 5% untuk setiap tahun penurunan usia menarche. Tetapi pengaruh terpenting terhadap resiko kanker payudara terletak pada usia kehamilan tua untuk bayi yang pertama.d) e) f) g) h) i) Kanker payudara berkaitan dengan usia. f. Kegemukan diantara wanita pasca menopause meningkatkan resiko kanker payudara. Usia menopause Semakin lambat wanita memulai menopause. sementara tinggi badan yang pendek mengurangi resiko. Makanan mempengaruhi kesehatan kita dan menentukan arah dan kemajuan penyembuhan mereka. Ada bukti yang menyimpulkan bahwa meningkatnya tinggi badan berkaitan dengan meningkatnya resiko kanker payudara. h. keju. wanita Amerika. kripik kentang. Pengkonsumsian makanan dan minuman seperti : susu. Statistik memperlihatkan bahwa kalangan wanita dengan pendapatan atau gaji lebih tinggi memiliki resiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi. Diet. terutama pada wanita kidal disbanding wanita tangan kanan. es krim. Sekitar 80% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas 50 tahun. Hal ini berkaitan dengan kemampuan mereka membeli dan mengkonsumsi makanan-makanan mewah. Kecenderungan Payudara Kiri. Mereka yang mengalami menarche pada usia dini mempunyai resiko lebih tinggi mengidap kanker payudara. Usia Pada Kehamilan Pertama Memiliki bayi tidak disangsikan lagi melindungi seorang ibu terkena kanker payudara. Dengan meningkatnya jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang Ibu. Berat Badan. Pada umumnya. Usia Menarche Merupakan usia dimulainya menstruasi pertama. daging dan lemak. Wanita yang mempunyai bayi pertama sebelum usianya 18 tahun mempunyai perlindungan penuh terhadap kanker payudara. Tidak memiliki anak atau terlambat memiliki anak yang pertama mempunyai resiko lebih tinggi mengidap kanker payudara. Tinggi Badan. Status Sosial. g.

minum pil KB pada usia tua meningkatkan resiko kanker payudara. Menyusui: Wanita yang menyusui bayi mereka mempunyai 25% lebih sedikit resiko kanker payudara dibanding mereka yang yang memberi susu botol. alkohol dan rokok meningkatkan resiko kanker payudara. Radiasi: Semakin muda seseorang terkena radiasi.j) k) l) m) n) makanan berenergi tinggi. c. paru-paru. alangkah baiknya anda mempertimbangkan kembali untuk menjalani HRT. Jika anda mempunyai riwayat keluarga kanker payudara. Terapi Pengganti Hormon atau Hormone Replacement Therapy(HRT). Diethylstilbesterol (DES): Mengkonsumsi daging dari hewan yang diberi makan DES menempatkan konsumen pada resiko besar terkena kanker. Jika anda berusia di atas 35 tahun. Wanita yang menjalani HRT mempunyai lebih banyak persoalan dalam memerangi kanker payudara jika mereka menderitanya. d. semakin besar resiko kanker payudara berikutnya. terdapat dalam dua bentuk dosis tinggi dan dosis rendah . endometrium. Olahraga: Wanita premenopause yang melaksanakan olahraga sekitar 4 jam per minggu mengurangi resiko kanker payudara mereka sebanyak 58%. Gadis-gadis muda mengalami resiko lebih besar kanker payudara ketika terkena pada jumlah radiasi yang sama dengan waita yang lebih tua. Ini mengurangi peluang pendeteksian dini kanker payudara ketika mereka menjalani mamografi. Resiko kanker payudara akan meningkat sebesar 3 hingga 4 kali pada wanita-wanita yang menjalani radiasi dalam 29 . Sedangkan pengkonsumsian buah dan sayuran mengurangi resiko terkena kanker dan dapat memberikan efek perlindungan kira-kira 50% terhadap kanker lambung. Jika anda menjalani HRT. Pil KB. Hormon a. Dewasa ini tidak selalu perlu untuk meminum pil dosis tinggi lagi karena pil dosis renah sudah cukup efektif. Kemunculan kanker payudara meningkat drastis setelah menopause. oesophagus. pancreas dan usus besar. Estrogen/ Progesteron: Kadar estrogen tinggi berkaitan dengan meningkatnya resiko kanker payudara b. Wanita yang menjalani HRT bisa meningkatkan kepadatan jaringan payudara mereka. kemungkina ada peluang kecil bahwa resiko anda mengidap kanker payudara juga meningkat. Kegemukan: Mereka yang kegemukan mengalami resiko lebih tinggi meninggal akibat kanker payudara disbanding mereka yang bertubuh kurus. Ini karena olahraga membakar lemak dalam tubuh.

Jenis Kanker Payudara yang Umum Terjadi 1. Jadi jika dirangkum. berada di dalam kelenjar susu (lobules). Swart 2011) Kanker payudara berdasar sifat serangannya. yaitu yang umum terjadi dan jarang terjadi. Riwayat pribadi tentang kanker payudara 2. 1. Menarke dini (kurang dari 12 tahun) 4. Kanker Payudara Non-Invasif Sel kanker terkunci dalam saluran susu dan tidak menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. Kanker dapat bersifat invasif (menyerang) tanpa selalu menyebar (metastatic) ke simpul limfe atau organ lain dalam tubuh. Status sosial ekonomi tinggi (Smeltzer 2000. Terapi penggantian hormon estrogen atau progesterone 10. pertumbuhan jumlah sel jelas terlihat. terbagi menjadi 2 (dua). jika dibandingkan dengan wanita-wanita yang tidak menjalani radiasi ketika mereka masih gadis muda. Banyak dokter tidak mengklasifikasikan LCIS sebagai kanker payudara dan sering “menantang” pasien untuk dilakukannya biopsy payudara saat investigasi 30 .Lobular carcinoma in situ (LCIS) meski lebih jarang. Anak perempuan dan saudara perempuan dari wanita dengan kanker payudara 3. Obesitas setelah menopause 8. 2. kanker payudara dibagi menjadi dua. Gaya hidup 11. lobular neoplasia) Kata “in situ” merujuk pada kanker yang tidak menyebar dari area dimana kanker mulai muncul. yaitu kanker payudara invasive dan kanker payudara non-invasif. Kontrasepsi oral 9. justru perlu lebih diwaspadai karena merupakan tanda meningkatnya risiko kanker payudara. Pada LCIS. Ductal carcinoma in situ (DCIS). Lobular carcinoma in situ (LCIS.kehidupan mereka. Nulipara dan usia maternal lanjut saat kelahiran anak pertama (>30 tahun) 5. Kanker Payudara Invasif Sel kanker merusak saluran dan dinding kelenjar susu serta menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. merupakan bentuk kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi (90%). Riwayat penyakit payudara jinak 7. Menopouse pada usia lanjut 6. Faktor risiko terjadinya kanker payudara: 1. Berdasar tingkat prevalensinya.

ditambah mamogarfi setiap tahunnya. Medullary carcinoma Merupakan satu jenis kanker payudara invasive yang membentuk satu batas yang tidak lazim antara jaringan tumor dan jaringan normal. 2. ILC mulai terjadi di dalam kelenjar susu (lobules) payudara. Infiltrating ductal carcinoma (IDC) Dikenal sebagai invasive ductal carcinoma.medis dilakukan. Ductal carcinoma in situ (DCIS) Merupakan tipe kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi. Infiltrating lobular carcinoma (ILC) Juga dikenal sebagai invasive lobular carcinoma. IDC merupakan tipe kanker payudara yang paling umum terjadi. Mucinos carcinoma merupakan satu jenis kanker payudara yang jarang terjadi. Wanita dengan kanker jenis ini memiliki tingkat bertahan hidup cukup baik. 3. menyerang jaringan lemak payudara dan kemungkinan juga terjadi di bagian tubuh yang lain. kanker tidak menyebar dari saluran susu ke jaringan lemak payudara dan bagian lain dari tubuh. Medullary carcinoma hanya terjadi sekitar 5% dari seluruh kejadian kanker payudara. Pasien LCIS dimonitor dengan ketat setiap empat bulan sekali oleh dokter dengan melakukan uji klinis payudara. yang merujuk pada DCIS dengan necrosis (area dengan sel kanker yang mati atau mengalami degenerasi). dengan catatan. Jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi 1. terbentuk oleh sel kanker yang memproduksi mucus (lendir). IDC terjadi di dalam saluran susu payudara dan menjebol dinding saluran. Terdapat beberapa tipe DCIS. Dengan deteksi dini. ILC terjadi 10% sampai 15% dari seluruh kejadian kanker payudara. ductal comedocarcinoma. Sebagai contoh. Mucinous carcinoma Juga disebut colloid carcinoma. dibandingkan dengan wanita dengan jenis kanker invasif yang lebih umum terjadi. 31 . Pencegahan lain yang juga mungkin dilakukan adalah dengan memberikan obat seperti tamoxifen atau prophylactic mastectomy (pengangkatan payudara yang dilakukan sebagai usaha preventif). sekitar 80% dari seluruh diagnosis kanker payudara. DCIS seringkali terdeteksi pada mammogram sebagai microcalcifications (tumpukan kalsium dalam jumlah kecil). rerata tingkat bertahan hidup penderita DCIS mencapai hampir 100%. 4. 2. tetapi sering menyebar (metastatizes) ke bagian tubuh yang lain.

4. Paget‟s disease biasanya bersifat unilateral atau hanya terjadi pada salah satu payudara. Lima puluh persen penderita Paget‟s disease memiliki massa di payudara yang dapat diraba/dirasakan keberadaannya. namun penyakit gatalgatal (pruritus) yang berkaitan dengan dermatitis biasanya akan sembuh dengan pengobatan topical steroid. Diagnosis dapat diketahui secara pasti dengan melakukan biopsy kulit yang mengandung sel tipikal Paget. 5. Paget‟s disease muncul sekitar 1% – 2% dari seluruh kejadian kanker payudara. namun jika terjadi. 32 . Puting akan tertarik ke dalam atau berubah bentuk. Meski kanker payudara jenis inflammatoty ini jarang terjadi (sekitar 1%). serta sensasi seperti ditusuk-tusuk dan terbakar di salah satu puting.3. dan pecah-pecah. diikuti keluarnya cairan bercampur darah dari puting. Paget’s disease of the nipple Paget‟s disease puting payudara muncul dalam bentuk penyakit kulit eksim (eczematous) yang menyerang areola dan puting. Area yang terserang eksim kemudian akan menjadi borok. mengerak. perkembangannya sangat cepat. Batas borok (luka) jelas sangat terlihat dengan bentuk tak beraturan. sedangkan Paget‟s disease tidak.Muncul pada payudara wanita yang biasanya juga penderita invasive intraductal carcinoma. Inflammatory breast cancer Merupakan kondisi dimana payudara terlihat meradang (merah dan hangat) dengan cekungan dan atau pinggiran yang tebal yang disebabkan oleh sel kanker yang menyumbat pembuluh limfe kulit pembungkus payudara. Tubular carcinoma Merupakan satu tipe khusus dari kanker payudara invasive. Wanita dengan tubular carcinoma biasanya memiliki harapan kesembuhan cukup baik. Jenis kanker ini terjadi sekitar 2% dari keseluruhan diagnosis kanker payudara. Diagnosis Paget‟s Disease Kondisi yang terjadi sering rancu dengan dermatitis. Penyakit ini dimulai dengan timbulnya rasa gatal.

dan sebelum dilakukan mammogram. a. Mamografi Mamografi (mammography) merupakan metode pencitraan payudara dengan menggunakan sinar X berdosis rendah. implant payudara. Informasi tentang SADARI (periksa payudara sendiri) serta isu kesehatan payudara lainnya biasanya juga diberikan sebagai tambahan penjelasan. Terdapat dua tipe mammogram. Tumor phylloides berkembang di dalam jaringan konektif payudara dan dapat ditangani dengan operasi pengangkatan. serta terapi sulih hormonal (biasanya untuk wanita yang telah menopause). jika diketahui secara dini. Diperkirakan 98% penderita bertahan hidup 5 tahun setelah mastektomi dilakukan. Pemeriksaan Kanker Payudara 1. Screening mammogram ditujukan untuk wanita dengan payudara yang tak bermasalah. namun pasien juga dapat langsung datang ke tempat pemeriksaan (self-referral). Biasanya. Tingkat kesembuhan secara umum baik. Pasien dimintai keterangan tentang data diri dan sejarah kanker di keluarganya. pasien akan diminta keterangannya tentang apakah ada benjolan payudara. kontrasepsi yang digunakan. Tes yang sesungguhnya disebut mammogram. Sebelum pemeriksaan. cairan yang keluar dari puting 33 . usia.Penanganan Paget‟s Disease Puting Payudara Radikal mastectomy merupakan penanganan bagi penderita Paget‟s disease puting payudara. merupakan kanker payudara yang dapat bersifat jinak maupun ganas. catatan kelahiran. pasien akan diminta untuk mengisi formulir yang berisi informasi tingkat risiko kanker payudara serta mamografi yang dibutuhkan. Mencakup dua pencitraan sinar X untuk masing-masing payudara. mammogram dilakukan setelah ada diagnosis. 6. operasi payudara yang pernah dijalani. kurang dari 10 wanita meninggal karena kanker payudara jenis ini setiap tahun di Amerika. Phylloides tumor Juga disebut phyllodes. detil menstruasi. Tumor payudara ini sangat jarang terjadi. Mammogram sangat dianjurkan kepada wanita usia 40 tahun ke atas. Diagnostic mammogram yang dilakukan untuk mengevaluasi ketidaknormalan pada pasien baru ataupun pasien lama yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan (sebagai contoh. Sinar X tambahan dari sudut lain ataupun pencitraan khusus pada area tertentu (yang diduga ada kanker) pun dilakukan. wanita dengan kanker payudara yang ditangani dengan lumpectomy atau pengangkatan benjolan payudara). b.

Sinar X tambahan dan teknik khusus biasanya diperlukan untuk mammogram diagnostic. Jika ditemukan area yang dicurigai atau menampakkan ketidaknormalan. dan beberapa hal lain terkait tanda-tanda kanker payudara. Penjepit filem akan dinaikan sehingga sisinya persis dengan posisi luar payudara. Posisi Saat Mammogram Pasien akan diminta membuka baju dari pinggang ke atas dan diganti dengan pakaian rumah sakit.payudara. Posisi ini disebut frontal-position. Pasien dengan mammogram diagnostic dapat membutuhkan waktu sampai 1 jam. Paddle akan menekan payudara kembali beberapa detik saat sinar X dipancarkan. sinar X tambahan akan direkomendasikan dan dapat dilakukan pada waktu yang sama. sedangkan sudutnya menyentuh ketiak. Posisi ini disebut oblique-position. Tekanan yang baik dapat dirasakan tidak nyaman. dua untuk masing-masing payudara. Pemeriksaan dengan mamografi biasanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 menit. nyeri payudara. Proses berlangsung hanya beberapa detik saat sinar X dipancarkan. Prosedur ini akan diulang untuk payudara satunya. Kemudian. tetapi hal ini diperlukan untuk menghasilkan gambar yang jelas dari seluruh jaringan payudara. mammogram lanjutan akan dilakukan beberapa hari kemudian. Penyinaran dilakukan satu per satu payudara dengan menempatkan payudara di atas penjepit lembar filem dari plastik atau metal. Perkembangan Teknologi Mamografi Digital Sebuah riset penting bernama DMIST (Digital Mammographic Imaging Screening Trial) yang disponsori New England Journal of 34 . Totalnya empat sinar X. pasien berposisi di samping mesin mamografi. payudara akan ditekan sedatar mungkin diantara penjepit filem dan kotak plastic yang disebut paddle. Kemudian berdiri di depan mesin mamografi. Namun biasanya. Langkah selanjutnya. yang menekan payudara dari atas ke bawah. Mamogram dilihat dan diintepretasikan oleh seorang ahli radiology.

Pada mamografi dengan filem (telah digunakan selama 35 tahun). dibandingkan mamografi tradisional yang menggunakan filem. Di Amerika. Sekali gambar dihasilkan. USG memberi kebebasan orientasi pencitraan payudara hampir dari arah 35 . 2. tidak dapat diperbaiki. gambar dihasilkan di lembar filem tersebut. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan: 1. dalam pemeriksaan pada wanita di bawah 50 tahun. Ultrasonografi USG payudara (breast ultrasound) yang juga dikenal dengan sonography atau ultrasonography. sering digunakan untuk mengevaluasi ketidaknormalan payudara yang ditemukan pada hasil mammography screening atau mammography diagnostic atau uji klinis payudara. tidak dapat dilakukan perubahan ataupun pengulangan. Teknologi digital telah mampu menangkap 30% lebih banyak ketidaknormalan payudara wanita yang melakukan pemeriksaan ini. Riset DMIST memperlihatkan bahwa mamografi digital secara signifikan terbukti lebih baik daripada mamografi filem. Wanita dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi harus berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan mamografi sebelum usia 40 tahun. Jika gambar kurang terang. gambar dapat diolah serta disimpan langsung di dalam komputer. Dengan teknologi digital. sensitivitas yang lebih tinggi dapat diciptakan dan akan sangat membantu pasien dengan ketidaknormalan payudara. 3.Medicine menunjukkan bahwa 65% wanita akan diuntungkan dari penggunaan digital mamografi. Wanita usia 40 tahun harus periksa mamografi setiap satu atau dua tahun 2. Wanita usia 50 tahun keatas harus periksa setiap satu atau dua tahun. atau wanita segala usia dengan payudara yang memiliki kepadatan sangat tinggi. Berbeda dengan mamografi digital yang menghasilkan gambar elektronik.

manapun. berisi cairan. Karenanya badan administrasi makanan dan obat Amerika – U. USG sangat bagus untuk mencitrakan kista payudara: kantung bulat. Namun. 36 . Hasil USG Payudara.S. USG versus Mammography USG memiliki resolusi kontras yang sangat baik. karena fleksibilitas alat yang digerakkan tangan untuk memeriksa seluruh bagian payudara. di dalam payudara. namun kurang dalam hal detil dan kalah baik dengan hasil mammography tradisional sekalipun. Food and Drug Administration (FDA) tidak merekomendasikan USG payudara sebagai metode deteksi kanker payudara. USG tidak memiliki resolusi spasial yang baik seperti pada mammography sehingga tidak dapat memberikan gambar (citra) sedetil hasil mammography. USG dengan cepat dapat menemukan kista (selalu non kanker) ataupun pertambahan volume jaringan padat (dense mass) yang biasanya dirujuk dilakukannya biopsy untuk menentukan apakah jaringan tersebut bersifat ganas (cancerous). USG dapat menemukan kista dan membedakannya dengan area jaringan payudara normal dengan gambar yang jelas. Lubang-lubang Hitam di Sebelah Kiri adalah Kista Jika hasil pemeriksaan USG dan mammogram keduanya memberikan hasil negative (tidak terlihat tanda adanya kanker). Lebih jauh. tetapi dokter masih curiga karena adanya massa padat ataupun penebalan payudara. Meski USG memiliki kemampuan gambar yang kontras. maka seorang pasien akan menjalani proses lanjutan berupa biopsy payudara yang disebut fine needle aspiration biopsy (FNAB) di area yang dicurigai tersebut. USG digunakan untuk menyelidiki ketidaknormalan yang ditemukan pada hasil mammography atau uji payudara. Saat ini FDA hanya menyetujui mammography sebagai metode deteksi kanker payudara pada wanita tanpa gejala kanker payudara (asymptomatic women).

Kegagalan hasil (kontras-hitam putih) dapat terjadi. Kekurangan USG USG membutuhkan waktu untuk menangkap ketidaknormalan payudara berdasar: 1. 4. Kurang dari 30% hasil biopsi yang menunjukkan hasil kanker. tapi tidak terlihat pada gambar mammography atau USG. 37 . maka fine needle aspiration biopsy (FNAB) akan dilakukan.Hasil Pencitraan dengan Mammography Digital dan Tradisional USG juga tidak mampu mendeteksi terjadinya kalsifikasi mikro (microcalcifications). Pada kasus dimana ketidaknormalan tidak terlihat pada mammography atau USG. Meski hampir seluruh benjolan payudara dapat ditemukan dengan mammography atau USG. USG kurang baik dalam mendeteksi kanker payudara karena : 1. Contohnya. Jika hal tersebut terjadi. Tidak dapat mendokumentasikan jaringan payudara yang telah diperiksa. Resolusi spasial yang rendah sehingga tidak mampu menghasilkan gambar detil. Efektivitsnya sangat bergantung kecakapan dan kerampilan operator. 3. beberapa ketidaknormalan payudara terlewat dari deteksi kedua pemeriksaan ini. Sebaliknya. Kedalaman lokasi ketidaknormalan di dalam payudara. Kontras gambar antara jaringan normal dan tidak normal. Faktor peralatan dan operator. yaitu penumpukan kalsium yang merupakan indikasi pertama terjadinya kanker payudara. 5. peluang terjadinya kanker payudara sangat kecil. benjolan dapat dirasakan. Tidak dapat mendeteksi penumpukan kalsium pada tumor payudara. 2. 3. mammography mampu memberikan citra kalsifikasi dengan sangat baik. 2.

Komputer akan menganalisis pantulan suara tersebut dan menggambarkannya di layar monitor. beberapa tumor yang tampak pada mammograms yang tidak terlihat pada scan MRI. pasien akan berbaring pada tempat khusus. Sebelum pemeriksaan dimulai.USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar (citra) payudara. Mammography mendeteksi suatu jumlah total dari 18 tumor. Jika tumor payudara yang digambarkan. Demikian juga. Gel tersebut berfungsi sebagai pelumas kulit dan membantu transmisi gelombang suara. namun akan lebih lama jika operator sulit menemukan ketidaknormalan yang dilaporkan. Payudara akan diolesi dengan gel. dokter atau petugas akan menggesergeserkan transduser di payudara. 3. beberapa tumor diidentifikasikan oleh MRI yang tidak dideteksi oleh mammography. Magnetic resonance imaging (MRI) scanning Penelitan baru-baru ini telah menunjukan bahwa MRI scanning mungkin adalah suatu alat screening yang bermanfaat untuk kanker payudara pada populasi-populasi tertentu yang berisiko tinggi. gelombang suara akan memantul dari benda padat tersebut dan pola pantulannya diterjemahkan oleh komputer menjadi gambar yang dikenali/diindikasikan sebagai massa solid. Transduser akan memancarkan dan menangkap pantulan gelombang suara. MRI menjurus pada identifikasi dari 32 tumor. Saat pemeriksaan dimulai. Selama pemeriksaan pasien akan merasakan sedikit tekanan dari transduser. Penggunaan rutin dari MRI mempunyai banyak keterbatasan. dimana delapan darinya tidak teridentifikasi oleh MRI. Dimana MRI memungkinkan deteksi dari beberapa tumor pada wanita-wanita berisiko tinggi. Pantulan gelombang suara dari payudara ditangkap oleh tranduser dan kemudian diterjemahkan oleh sebuah komputer menjadi sebuah gambar (citra) yang terlihat di layar monitor. hampir seluruh gelombang suara akan melewati kista serta menghasilkan pantulan yang lemah. Bentuk dan intensitas pantulan begantung pada kepadatan jaringan payudara. ia juga mendeteksi lebih banyak luka-luka yang tidak 38 . Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dipancarkan dari sebuah tranduser ke payudara. USG tidak menggunakan radiasi dan bebas rasa sakit. Ketika mammograpy konvensional mendeteksi banyak kanker pada suatu stadium awal. dimana 22 darinya tidak tampak pada mammogram yang berhubungan dengannya. Pemeriksaan USG akan berakhir setelah 20 atau 30 menit. Jika sebuah kista payudara sedang digambarkan.

Biopsi Biopsi payudara (breast biopsy) merupakan tindakan untuk mengambil contoh jaringan payudara dan dilihat di bawah lensa mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker payudara. yang menjurus pada pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut yang lebih banyak dan prosedur-prosedur medis yang tidak perlu. misalnya berumur antara 10 dan 30. Mempunyai seorang saudara tingkat satu dengan suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2 namun belum dites untuk mutasinya. Imunohistokimia Tes imunohistokimia adalah tes yang dilakukan pada jaringan setelah pembedahan payudara. Mempunyai suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2. MRI juga adalah kira-kira 10 kali lebih mahal (biaya rata-rata $1000 sampai $1500) dari pada mammography. Tindak biopsy payudara biasanya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut benjolan payudara yang ditemukan saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara. Karena keterbatasan-keterbatasan ini. Kenyataannya. MRI menjurus pada sebanyak dua kali pemeriksaanpemeriksaan yang tidak perlu dan tiga kali operasi-operasi biopsi payudara yang tidak perlu dari pada screening dengan mammography saja. Tes ini mengukur protein yang dibuat oleh gen HER2 pada skala 0 (tidak ada) sampai 3+.bersifat kanker. Terdapat beberapa cara untuk melakukan biopsy payudara: a. FNAB biasanya digunakan untuk mengambil contoh jaringan benjolan 39 . Tumor dengan skor 3+ dianggap positif HER2. Fine-needle aspiration biopsy (FNAB): menggunakan jarum kecil yang dimasukkan melalui kulit payudara dan dari ujung jarum tersebut. atau c. 4. para ahli percaya bahwa screening dengan MRI adalah tidak praktis untuk wanita-wanita yang tidak mempunyai suatu risiko peningkatan kanker payudara. Menerima radiasi dada untuk merawat penyakit Hodgkin atau kanker-kanker lainnya. 5. contoh jaringan diambil untukkemudian diperiksa. Hasil biopsy payudara akan memberikan jawaban apakah contoh jaringan payudara pada benjolan merupakan bersifat kanker-ganas (malignant) atau non kanker-jinak (benign). MRI payudara tahunan direkomendasikan untuk wanita-wanita yang: a. indikasi dari suatu risiko kanker payudara yang diwariskan yang kuat. b.

d. menembus kulit sampai ke benjolan. Sentinel Node Biopsi (Stereotactic biopsy): menggunakan sinar X tipe khusus dengan jarum yang sama tipenya dengan core needle biopsy. Sayatan kecil dibuat di kulit payudara untuk memudahkan jarum masuk ke payudara dengan panduan sinar X. Biopsi terbuka (Open biopsy): biopsy terbuka dengan mengiris kulit dan mengambil sebagian atau seluruh benjolan. Gambar jarum atau kabel tersebut akan membantu dokter menentukan area di mana benjolan terjadi dan menentukan sayatan bedah yang harus dilakukan untuk mengambil benjolan tersebut. Jarum dimasukkan. c. Stereotactic biopsy hanya diberlakukan untuk kasus-kasus tertentu dan hanya dokter ahli yang mengijinkan dilakukannya biopsy ini. Jika tidak ada cairan. Pemeriksaan dan biopsy lanjutan akan dilakukan jika ditemukan masalah (tanda-tanda adanya kanker) pada biopsi pertama. jarum atau kabel khusus akan dimasukkan ke area yang dicurigai saat pemeriksaan mammogram sebelum pembedahan dilakukan. b. Biopsi jenis ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan unit penyedot yang secara perlahan akan mengambil contoh jaringan yang lebih besar. Teknik ini dapat menemukan benjolan yang tidak dapat dirasakan dengan rabaan. dan contoh jaringan diambil seukuran ujung pensil. tipe biopsy lain akan dilakukan. tetapi terlihat saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara. maka akan kempis setelah semua cairan diambil.yang padat atau berisi cairan (kista). Core needle biopsy: menggunakan jarum yang lebih besar dengan bentuk ujung yang khusus. 40 . Jika benar kista. Jika dokter tidak dapat merasakan adanya benjolan.

b. leher. maka akan tampak lekukan dan bila benjolannya besar dan seluruhnya melekat pada kulit dan mengadakan tanda-tanda peradangan pada saluran limfe di kulit. Bila menginfiltrasi ke kulit. Lalu ke supraklavikula dan leher. ginjal. cepat lambat pertumbuhan). dan kelenjar-kelenjar intermammaria bagi yang letaknya medial dan sentral. Payudara dibagi 4 kuadran dengan 1 sentral yakni: a. atau ke paru-paru. b. sekitar puting susu. Pemeriksaan radiologik berupa mammografi bisa membantu. tengkorak). aksila kontralateral dan ke kulit dada (setelit-satelit). kelenjar supraklavikula kontralateral. Benjolan ganas pada mulanya sama seperti jinak tapi bila membesar. humerus. pelvis. Metastasis Stasiun pertama adalah kelenjar limfe axilla bagi tumor-tumor yang letaknya di lateral. a. tanda adanya infiltrasi. 41 . medial atas dan medial bawah. pemeriksaan benjolan dan biopsi. hepar. Arah insisi biopsi harus disesuaikan dengan arah insisi mastektomi yang akan dikerjakan. Letak tumor disebutkan berada di kuadran mana. bawah. Biopsi merupakan pemeriksaan yang terakhir setelah anamnesis dan pemerikaan fisik-diagnostik. femur. sentral.Gejala-gejala klinik / diagnostik. Juga ke payudara sebelahnya. maka benjolan tersebut mulai tidak mudah digerakkan dari sekitarnya. Selanjutnya metastase jauh (hematogen) ke tulang-tulang (vertebra. agar daerah biopsi dan insisinya masuk ke dalam preparat mastektomi. Sebagian besar merupakan benjolan yang tidak nyeri. maka tampak kulit tersebut seperti kulit jeruk. bila hasilnya ganas. Diagnosis ditegakkan atas dasar anamnesis (usia. kuadran lateral atas.

tapi tidak lebih dari 1 cm pada ukuran terbesar. T4a. Kelenjar supraklavikula sekarang masuk M1 (Lym). 42 . T4b. T2 atau T3 tanpa merubah klasifikasi.5 cm atau kurang pada ukuran terbesar T1b lebih dari 0. LYM = KGB . Tidak ada bukti adanya tumor primer Tumor primer tidak dapat di tentukan Tumor 2 cm atau kurang pada ukuran terbesar T1a. misalnya M1 PUL (=di paru-paru) M1 HEP(= di hepar).5 cm . OTH = lainlain T2 T3 Ket T4 : : : : N NX N0 N1 N2 N3 KET M MX M0 M1 : : : : : : : : : : : Didepan TNM tersebut dapat ditambah huruf p yang artinya klasifikasi tersebut telah diperbaiki oleh penemuan hasil pemeriksaan histopatologik pada terapi definitif (bedah). 0. Tumor ukuran berapa saja dengan penyebaran langsung ke dinding toraks atau kulit pada payudara bersangkutan. dengan oedema pada payudara infiltrasi atau ulserasi kulit payudara (termasuk peau d‟orange = kulit jeruk) atau satelit kulit pada payudar a yang bersangkutan. Metastase jauh Metastase jauh tidak dapat ditentukan Tidak ada metastase jauh Metastase jauh termasuk kelainan kulit diluar daerah payudara dan kelenjar supraklavikula Untuk M1 dapat ditambah keterangan lokalisasi metastase. T4c = T4a dan T4b. dengan pelekatan pada dinding anterior. pektroalis.Klasifikasi TNM Klasifikasi tumor mamma dibuat menurut TNM: T TIS TO TX T1 : : : : : Tumor primer ( luasnya ditentukan secara klinis) Pre-invasiva carcinoma : karsinoma in situ infiltrating intraductal ca dan penyakit paget pada papilla tanpa teraba tumor. MAR = sumsum tulang SKI = kulit . BRA = otak . OSS = tulang . T4d karsinoma inflamatori Kelenjar regioner yang berada di axilla dan infra klavikular Kelenjar tidak dapat ditentukan (misalnya telah diangkat sebelumnya) Tidak teraba kelenjar aksila homorateral Kelenjar aksila homolateral yang tidak melekat (movable) Kelenjar aksila homolateral yang melekat sama lain atau pada jaringan sekitarnya Kelenjar mamaria interna homolateral edema pada pada lengan bisa disebabkan obstruksi saluran limfe. tapi tidak termasuk m. misalnya pT2pN1pMO. PLE = pleura . seratus anterior. retraksi papilla atau perubahan lain pada kulit. Dinding toraks adalah iga. otot-otot interkostal dan m. Awalan y bila terapi definitif didahului terapi lain (misalnya radiasi). T1c lebih dari 1 cm tapi tidak lebih dari 2 cm pada ukuran terbesar Tumor >2 cm tapi < 5 cm pada ukuran terbesar Tumor > 5 cm pada ukuran terbesar Lekukan pada kulit. kecuali yang disebut T4b dan T4d bisa terdapat T1. Awalan p berarti klasifikasi setelah residif. EYE = mata . kelenjar bisa tidak teraba.

N2 setiap N N3 setiap N } } } } } } } } } } } } } dengan M0 IIB Stage IIIA M0 M0 IIIB Stage IV M1 TATALAKSANA Pengobatan untuk kanker payudara tergantung pada tipe. Pengobatan untuk kanker payudara yaitu : (Bobak 2005. Smetzer 2002. 1. dan derajat (Doenges.Tingkat penyakit : Stage Stage Stage 0 I IIA T1s T1 T0 T1 T2 T2 T3 T0 T1 T2 T3 T4 setiap T Setiap T N0 N0 N1 N1 N0 N1 N0 N2 N2 N2 N1. T a b e l t i n d a k a 43 . Wiknjosastro et al 2007). Prosedur yang paling sering digunakan untuk penatalaksanaan kanker payudara lokal badalah mansektomi dengan atau tanpa rekonstruksi dan bedah penyelamatan kanker payudara yang dikombinasikan dengan terapi radiasi. Pembedahan: Tujuan utama terapi lokal adalah untuk menyingkirkan adanya kanker lokal. dan lokasi tumor. ukuran. 2000).

sewaktu pasien masih diatas meja operasi. Kalau tumor sudah dekat ke fascia pektoralis sebaiknya mastektomi radikal jangan yang dimodified. Bila hasilnya jinak. maka cukup diekstirpasi. Mastektomi radikal atau mastektomi simpel yang diperluas (mastektomi radikal hal yang di ”modified”).Sebelum pembedahan direncanakan. 44 . diketahui hasilnya. sekarang sedang dalam penelitian. Reseksi segmental ditambah diseksi kelenjar axilla dan ditambah radiasi tumor ganas yang < 2 cm diameter. tindakan terapi dimulai pada waktu biopsi di mana hasil biopsi tersebut bisa ditentukan secara sediaan baku. bila ganas dilakukan mastektomi.

 Mastektomi yang diperluas (extended) atau masektomi radikal yang di “modified”.  Mastektomi simpel : seluruh mamma diangkat termasuk papilla mamma.  Reseksi segmental : Suatu segmen yang diangkat untuk penyakitpenyakit duktitis yang terbatas pada satu segmen. tapi diinsisi sebagian tumor tersebut (ini untuk tumor-tumor yang suspek ganas dan besar). maka dapat diberikan terapi hormon. 4.  Mastektomi supra radikal : yakni mastektomi radikal ditambah pengangkatan kelenjar-kelenjar limfe intermamaria (sekarang tidak dikerjakan orang lagi). Bila benjolan pada mamma tersebut inoperabel (seluruh tumor telah melekat pada kulit atau adanya kelenjar kenlenjar supraklavikuler atau adanya “limfangitis karsinomatosa” atau kelenjar-kelenjar axilla sudah melekat atau oederma pada lengan atau ada metastase jauh atau ada ulserasi). Sekarang dilakukan orang lagi disertai pengangkatan jaringan kelenjar axilla. yang ternyata banyak residif. 2.  Biopsi ekstirpasi/eksisi : tumor diangkat seluruhnya. tetapi residif. dimana kemudian diikuti dengan penyinaran memakai jarum-jarum radioaktif.  Mastektomi radikal : yakni mastektomi simpel diperluas ditambah pengangkatan otot-otot pektoralis mayor dan minor. Terapi penyinaran radiasi biasanya dilakukan setelah insisi massa tumor untuk mengurangi kecenderungan kambuh dan untuk menyingkirkan kanker residual. Rekonstruksi Payudara 3. atau kemoterapi.Istilah-istilah  Biopsi insisi : Tidak seluruh tumor diangkat. Kadang-kadang memotong otot pektoralis minor. (ovarektomi pada wanita premenopause. Dulu dipergunakan untuk karsinoma yang kecil. Post mastektomi bergantung kepada keadaan kelenjar-kelenjar dan gambaran waktu operasi. pemberian estrogen. Radiasi Radiasi dianjurkan untuk wanita yang mengalami kanker stadium I dan II. yakni mastektomi simpel ditambah pengangkatan kelenjar-kelenjar limfe axilla (diseksi Axilla). 45 . maka dilakukan radiasi pada mamma dan kelenjar-kelenjar axilla serta supraklavikula. Bisa diberi radiasi tambahan. Atau radiasi eksterna dengan / tanpa pemberian kemoterapi adjuvan (QUART atau kwadranektomi). Terapi Hormonal Bila radiasi tidak memungkinkan (metastase jauh) atau sudah pernah mendapat radiasi sebelumnya.

Pada beberapa kasus. trombosit. antara lain: radiasi. Transplantasi sumsum tulang Kemoterapi dan radiasi menyebabkan toksisitas terhadap sumsum tulang. atau khemoterapi (Cyclophosphamida atau endoxan. mukositis. Program kemoterapi untuk kanker payudara menggabungkan beberapa preparat untuk meningkatkan penghancuran sel tumor dan untuk meminimalkan resistensi medikal. Prosedurnya mencakup pengangkatan susmsum tulang dari pasien dan memberikan kemoterapi dosis tinggi. maka di tempat-tempat lain kemungkinan besar sudah ada mikrometastase. 6. alopesia (rambut rontok). dan adryamicyn (A). dsb). Kemoterapi digunakan setelah mastektomi. Kemoterapi Kemoterapi adalah pemberian obat untuk membunuh sel-sel kanker. Efek samping fisik kemoterapi yang umum adalah mual. kemoterapi diberikan dalam beberapa siklus.) Tetapi pengobatan hormon dan khemoterapi tersebut mempunyai skema dan pengawasan tertentu (khemoterapi itu toksik. Kemoterapi diberikan untuk menyingkirkan penyebaran penyakit mikrometastatik.atau anti estrogen pada wanita post-menopause). Preparat kemoterapi yang sering digunakan adalah cytoxan (C). Kemoterapi biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi agar lebih banyak sel kanker yang dapat dibunuh melalui berbagai jalur yang berbeda. keletihan. Leukosit. tergantung pada kanker payudara yang diderita. methotrexate. 46 . Hemoglobin. muntah. Kombinasi kemoterapi bisa berbeda-beda dari satu pasien ke pasien lainnya. dermatitis. kemoterapi. 5 fluorouracyl. dan siklus kemoterapi final diberikan setelah radiasi. target terapi. Susmsum tulang pasien. yang dipisahkan dari efek kemoterapi kemudian diinfuskan kembali secara intravena. sehingga perlu diberikan khemoterapi adjuvan selama 6 bulan menurut suatu skema tertentu. hormonal. monoklonal antibodi. penambahan berat badan. flourouracil (F). Kemoterapi tidak hanya diberikan sebagai single drug regiment tetapi multiple drug regiment. dsb. methotrexate (M). Bonnadonna mengatakan bila terdapat kelenjar aksila yang mengandung metastase. sehingga perlu diawasi Keadaan Umum. 5. Umumnya terapi agresif (kombinasi lebih dari 2 macam modalitas. diberikan dalam bentuk infus atau dalam bentuk oral (tablet). dsb) dapat diberikan pada pasien yang kondisi dan keadaan umumnya baik dengan tujuan untuk menghilangkan tumor dengan cepat (berpacu dengan waktu). sehingga saat ini banyak dikembangkan transplantasi susmsum tulang. perubahan rasa kecap.

Prognosis Bila tidak diobati 5-year survival rate 16 – 22% sedangkan 10-year survival rate 1. Hal tersebut dapat dihindarkan bila teknik pengoperasiannya baik. Yang penting juga adalah residif lokal yang sangat merisaukan pasien. 47 .5%. juga penentuan indikasi operasi adalah penting untuk mencegah timbulnya residif lokal. sedangkan stadium III menurun jelas menjadi lebih kurang 20%. Survival rate tergantung kepada stadium waktu pasien dilakukan pengobatan dan jenis tumor. Stadium I : 5-year survival rate bisa mencapai 90%.

Alih bahasa: Liliana Sugiharto.ac.id/files/pdf/health/Mengenal%20Benjolan%20di%2 0Payudara.ht 48 .org http://www. Ed. 2004 Dalam: Buku Ajar Ilmu Bedah.breastcancer. Hemoroid.itd. Penerbit Buku Kedokteran EGC.2.com/gynecomastia/adults/ http://www. Sjamsuhidajat.cosmetic-md. Wim de Jong.breast-plastic-surgery.pdf 8.nlm.gov/medlineplus/ency/imagepages/9359. Hal: 672 – 675 2. 6.tri-kobe.org http://www.org http://www. 2006. Richard S. Edisi 6. Snell. 7. Jakarta: EGC 3.nih. 4.DAFTAR PUSTAKA 1.unair. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. Jakarta. http://www. 5. http://cancerinfo.

49 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->