KELAINAN PAYUDARA

PENDAHULUAN Anatomi payudara Lokasi dan Deskripsi Mamma merupakan kelenjar asesori kulit yang berfungsi menghasilkan susu. Mamma terdapat pada laki-laki dan perempuan. Bentuk mamma sama pada lakilaki dan perempuan yang belum dewasa. Papilla mammaria kecil dan dikelilingi oleh daerah kulit yang berwarna lebih gelap, di sebut areola mamma. Jaringan mamma disusun atas sekelompok kecil sistem saluran yang terdapat didalam jaringan penyambung dan bermuara didaerah areola. Pada masa pubertas, glandula mammaria perempuan lambat laun membesar dan akan membentuk seperti setengah lingkaran. Pembesabran ini diduga disebabkan oleh pengaruh hormon-hormon ovarium. Salurannya memanjang, meskipun demikian pembesaran kelenjar disebabkan karena penimbunan lemak. Dasar mamma terbentang dari iga kedua sampai ke enam dan pinggir lateral sternum sampai linea axillaries media. Sebagian besar glandula mammaria terletak didalam fascia superfisialis. Sebagian kecil, yang disebut processus axilaris , meluas keatas dan lateral, menembus fascia profunda pada punggir kaudal musculus pectoralis major, dan sampai ke axila. Setiap payudara terdiri dari 15-20 lobus, yang tersusun radier dan berpusat pada papila mammaria. Saluran utama setiap lobus bermuara dipapila mammaria, dan mempunyai ampula yang melebar tepat sebelum diujungnya. Dasar pappila mammaria dikelilingi oleh areola. Tonjolan-tonjolan halus pada areola diakibatkan oleh kelenjar areola dibawahnya. Lobus-lobus kelenjar dipisahkan oleh septa fibrosa. Septa dibagian atas kelenjar berkembang dengan baik dan terbentang dari kulit sampai ke fascia profunda. Dan berfungsi sebagai ligamentum suspensorium. Glandula mammaria dipisahkan dari fascia profunda yang membungkus otot-otot dibawahnya oleh spatium retromammaria yang berisi jaringan ikat jarang.

1

Pada perempuan muda, payudara cenderung menonjol kedepan dari dasar yang sirkular, pada perempuan yang lebih tua cenderung menggantung. Payudara mencapai ukuran maksimal selama masa laktasi.

Penampang sagital

Tampak anterior dengan sebagian kulit dibuang untuk memperlihatkan struktur internal.

2

Procesus axilaris yang menembus fascia profunda dan meluas ke axilla.

Perdarahan Arteri Mammaria mendapatkan darah dari rami perforans arteri toracicae interna dan arteri intercostalis. Arteri axilaris juga mengalirkan darah keglandula mammaria, yaitu melalui cabang-cabangnya, arteri thoracica lateralis dan arteri

thoracoacromialis. Vena Vena mengikuti arteri.

Aliran limfe Aliran limfe glandula mammaria penting sekali diklinik mengingat sering timbulnya kanker pada glandula ini dan penyebaran sel-sel ganas sepanjang pembuluh kimf menuju ke kelenjar limf. Untuk keperluan paktis, aliran limf mammaria dibagi menjadi kuadran-kuadran. Kuadran lateral mengalirkan cairan limfenya ke nodi axilaris anterior atau 3

kelompok pectoralis (terletak tepat pesterior terhadap pinggir bawah muskulus pectoralis major). Kuadran medial mengalirkan cairan limfnya melalui pembuluhpembuluh yang menembus ruangan intercostalis dan masuk kedalam kelompok nodi thoracales interna (terletak didalam cavitas thoracis di sepanjang arteri thorasica interna). Beberapa pembuluh limf mengikuti arteri intercostalis posterior dan mengalirkan cairan limfnya ke posterior kedalam nodi intercostalis posterior (terletak disepanjang arteri intercostalis posterior); beberapa pembuluh

berhubungan dengan pembuluh limf dari payudara sisi yang lain dan berhubungan juga dengan kelenjar di dinding anterior abdomen.

Kelainan payudara dapat berupa kelainan bawaan dari lahir dan dapat berupa kelainan yang didapat setelah seseorang tumbuh dewasa seperti dari infeksi dan tumor. PEMERIKSAAN FISIK Anamnesa penderita kelainan payudara harus meliputi riwayat reproduksi dan ginekologi. Pada inspeksi pasien dapat diminta untuk duduk tegak dan berbaring. Mulai inspeksi: a. Bentuk kedua payudara b. Warna kulit c. Lekukan d. Retraksi papila

4

f. Proses yang normal terjadi tidak muncul saat seorang gadis memasuki masa pubertas. h. KELAINAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Bila payudara perempuan dewasa tidak berkembang kemungkinan penyebabnya dapat meliputi agenesis ovarium. Hypomastia sendiri dapat terjadi karena beberapa sebab. sehingga tidak jarang kemudian penanganan medis dilakukan untuk membuat bentuk payudara menjadi lebih harmonis terhadap tubuh secara keseluruhan. kelainan hormonal atau sekedar karena akil baligh yang terlambat. dan diharapkan payudara akan terpacu untuk cepat berkembang menjadi payudara dewasa. dapat berpengaruh pada kemampuan fungsinya sebagai satu organ seksual. meski dengan payudara yang “tidak pernah dewasa” dengan fungsi kelenjar susu yang “terbatas” tetap mampu menyusui secara normal. kondisi hypomastia ini akan berpengaruh terhadap kondisi emosional penderitanya. Hipomastia jika terjadi pada kedua payudara. Bisa juga dilakukan pemijatan pada puting susu untuk mengetahui adanya pengeluaran cairan berupa darah atau bukan. 5 . Penyebab Hipoplasia Payudara Hipoplasia dapat terjadi sebagai akibat kondisi kurangnya jumlah hormon dalan tubuh seorang gadis. sehingga bentuk dadanya tetap seperti anak-anak. Palpasi dilakukan dengan ruas pertama dari jari telunjuk. Namun banyak juga wanita. Namun yang jelas. yang sebagian belum dapat dipastikan. Kebalikannya hipertrofi payudara dewasa atau makromastia jarang disebabkan oleh kelainan hormonal melainkan lebih karena obesitas. Hipomastia pada sebagian wanita juga berpengaruh terhadap kemampuan menyusui. Hipoplasia Hypoplasia atau sering juga disebut breast hypomastia. A. terapi hormon dapat menjadi solusi. Ulkus Benjolan Cekungan kulit (dimpling) Seperti kulit jeruk Palpasi lebih baik dilakukan pada pasien yang berbaring dengan bantal tipis di punggung. yang digerakkan secara perlahan pada setiap kuadran payudara dengan alur melingkar.e. Penderita hipoplasia akan memiliki payudara yang tidak akan berubah menjadi payudara wanita dewasa. jari tengah dan jari manis. merupakan kondisi dimana satu atau kedua payudara tidak pernah dewasa atau bertumbuhkembang tidak sebagaimana mestinya. g. Jika diketahui saat awal pertumbuhan payudara.

Hipomastia juga dapat terjadi karena berbagai ketidak normalan tubuh. maka kondisi ini disebut asimetrical breast atau payudara simetris. Bayi yang baru lahir. Ginekomastia adalah pengembangan kelenjar susu abnormal besar pada lakilaki yang mengakibatkan pembesaran payudara. tetapi bisa jadi sulit untuk mengatasinya.Umumnya. khususnya pada pasien muda usia. Ginekomastia Ginekomastia adalah pembengkakan pada jaringan payudara pada laki-laki.Jaringan kelenjar payudara membengkak . sehingga merusak bintil bakal payudara. ginekomastia bukan masalah serius. Hipomastia juga dapat terjadi sebagai akibat adanya kerusakan jaringan karena trauma atau luka. Laki-laki dan anak laki-laki dengan ginekomastia kadangkadang mengalami nyeri di dada mereka dan mungkin merasa malu. yang mengarah pada terjadinya ketidakmampuan tubuh “mendewasakan” payudara. Jika hypoplasia terjadi di salah satu payudara dan bila perbedaan antara kedua payudara tersebut melebihi 1 ukuran cup bra. Gejala: . yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron. B. sehingga payudara gadis harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan. Penyebab lain masih belum jelas. Tetapi banyak juga wanita dengan kondisi hipoplasia ini memilih untuk memasang implant payudara untuk mendapatkan bentuk payudara normal. Struktur payudara sangat rapuh saat masih gadis. Hypoplasia pada kedua payudara Hypoplasia pada salah satu payudara Penanganan Hipoplasia Payudara Terapi hormon dapat diberikan namun harus dibawah pengawasan dokter ahli untuk menekan sekecil mungkin munculnya efek samping. anak laki-laki memasuki masa puber dan orang tua sering mengalami ginekomastia sebagai akibat dari perubahan kadar hormone. dimana sebagian pasien tidak menunjukkan penyebab khusus mengapa payudara mereka tidak pernah tumbuh dengan normal.Payudara sakit 6 .

Amastia muncul dalam dua kondisi : 1. 7 . C.Tatalaksana: Ginekomastia bisa hilang dengan sendirinya. Amastia jarang terjadi. adalah kondisi dimana jaringan payudaranya tidak ada. areola dan puting payudara tidak ada pada tubuh seorang wanita. Dalam beberapa kasus. Amazia. dan muncul sebagai sifat bawaan lahir atau congenital. Bilateral amastia adalah kondisi dimana kedua payudara tidak tumbuh . Amastia Amastia adalah keadaan dimana tidak terdapat kelenjar payudara. areola dan jaringan payudaranya (jaringan pengisi payudara). Dua hal ini sebenarnya berbeda. dada akan terlihat halus mulus. yang sering dikaitkan dengan tidak tumbuhnya otot pertoral yang seharusnya tumbuh di depan dada. payudara dan puting akan muncul pada tempatnya. hanya kulit puting dan areola. Namun pada penderita amastia. biasanya dikatakan sebagai kecacatan lahir (multiple congenital anomalies) yang biasanya juga akan terkait bagian tubuh yang lain. Ginekomastia juga dapat diobati dengan obat yang membantu menyeimbangkan kadar hormon. Bila amastia adalah ketiadaan payudara secara lengkap. Dalam dunia kedokteran. mulai puting. adalah kondisi dimana payudara hanya tumbuh di satu sisi. Pada pertumbuhan normal. 2. Unilateral amastia. abnormalitas payudara amastia sering rancu dengan amazia. Breast aplasia atau amastia. dimana puting dan areola sebagai petunjuk letak payudaranya tidak ada sejak lahir. pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara juga dapat menjadi pilihan. merupakan kondisi dimana jaringan payudara. Yang terjadi adalah payudara yang benar-benar kempes. namun puting dan areolanya masih ada.

Ereksi puting merupakan bentuk refleks pilomotor yang menyebabkan puting dan areola berbintil-bintil. Zat warna kulit (pigment) puting dan areola adalah pigment cokelat (eumelanin) dan lebih banyak mengandung pigment merah (pheomelanin). terletak (hampir) di tengah-tengah payudaranya dan dikelilingi oleh area sensitif yang berwarna yang bernama areola. Jika hal ini terjadi maka disebut supernumerary nipples atau polythelia. maka areoala dan puting biasanya lebih gelap saat hamil dan menyusui. Paparan suhu dingin dan menyusui merupakan penyebab utama puting mengalami ereksi. Janin manusia mengalami perkembangan beberapa puting disepanjang garis-garis susu (milk lines) yang dimulai dari axilla (ketiak) turun sepanjang otot perut terus sampai kedua selangkangan kiri dan kanan. D. Tonjolan puting dibentuk oleh sel otot silindris dan di areola terdapat bintil-bintil kecil yang disebut „Montgomery bodies‟. Kelenjar Montgomery berisi pelumas agar saat wanita menyusui kulit areola dan puting tidak lecet. namun ada juga kemungkinan tidak menghilang. Rata-rata puting wanita berukuran sekitar 1 cm. Terkadang bayi (laki dan perempuan) saat lahir menghasilkan air susu. Polythelia Hampir semua manusia memiliki dua puting pada tubuhnya. Kehamilan juga meningkatkan pigmentasi. Saat hamil dan menyusui akan lebih panjang dan biasanya permanen (tidak kembali ke bentuk semula). kalaupun ada kemungkinannya sangat kecil. E.Unilateral Amastia Bilateral Amastia Wanita dengan amastia dapat memperbaiki penampilan payudara dengan operasi pembesaran payudara (augmentation mammoplasty). biasanya kosong tidak ada kelenjar susunya. Puting-puting ini akan menghilang sebelum kelahiran. yang disebabkan pengaruh estrogen ibu saat dalam 8 . Hal ini disebut „witch‟s milk‟. Athelia Athelia adalah keadaan dimana tidak adanya puting payudara.

kandungan dan bereaksi terhadap bayi. Hal ini normal-normal saja dan akan berhenti beberapa hari setelah kelahiran. Mamma aksesoris Adalah terdapatnya lebih dari dua payudara atau papila mamma tanpa jaringan payudara yang terlentak di garis susu mulai dari aksila sampai regio inguinal. F. 9 .

Letaknya pada garis susu dari axilla sampai ke inguinal tapi kebanyakan di axilla. Kelainan ini sering di dapat. Menurut Haagensen mamma aberan ditemukan 2 kali lebih banyak pada wanita dari pada laki-laki. Bila anomali tersebut mengganggu atau adanya kekuatiran bila terjadi karsinoma tidak mudah diketahui. Terdapat pada keluarga-keluarga tertentu. Juga bila waktu mens dimana payudara normal suka mengeras. bukan jaringan lemak subkutan. Mastitis Infeksi Payudara (Mastitis) adalah suatu infeksi pada jaringan payudara. Anomalis tersebut ada hubungannya dengan keturunan. Klinkaefuss malaporkan adanya polymastia pada 4 generasi. dia ikut mengeras dan pada waktu laktasi terdapat pengeluaran air susu juga. daerah berkembangnya jaringan payudara sampai ke ketiak (axilla). 10 . dsb. Bakteri seringkali berasal dari mulut bayi dan masuk ke dalam saluran air susu melalui sobekan atau retakan di kulit (biasanya pada puting susu). Operasi tersebut harus dilakukan dengan tenang dan sebaliknya dengan narkosa agar yang dianggap benar-benar jaringan kelenjar payudara yang dimaksud. Dalam praktek sehari-hari akan di temukan kasus tersebut. Mamma aberan Merupakan kelainan dimana jaringan payudara berkembang tidak pada tempatnya. Infeksi payudara biasanya disebabkan oleh bakteri yang banyak ditemukan pada kulit yang normal (Staphylococcus aureus). misalnya karsinoma mamma. Papilla mama Kadang-kadang ketiga unsur tersebut ditemukan secara histopatologik. tapi kadang-kadang hanya satu unsur saja.G. Pada infeksi yang berat atau tidak diobati. INFEKSI PAYUDARA a. Pada anomali tersebut bisa ditemukan segala penyakit yang bisa menghinggapi payudara. Ada 3 unsur terdapat pada mamma aberan tersebut : 1. maka dapat dilakukan extirpasi. sehingga pasien sering mengeluh sakit pada daerah ini. Parenkim kelenjar susu 2. Areola dan 3. Terdapat payudara atau papillae mamma yang lebih dari dua. bisa terbentuk abses payudara (penimbunan nanah di dalam payudara).

Faktor penyebab penyumbatan yang utama ialah jaringan yang mati dan air susu itu sendiri. bisa mendapatkan kuman ini dari kontak dengan mulut bayi. dan mastitis supurativa. Infeksi kuman TBC memerlukan penanganan yang ekstra intensif. Tumpukan jaringan mati dan air susu di saluran payudara ini menyebabkan buntunya saluran dan pada akhirnya malah melebarkan saluran di belakangnya. jenis ini banyak diidap wanita hamil atau menyusui. kuman TBC. Mirip dengan jenis sebelumnya. 11 . Bila penanganan tidak tuntas. Ibu yang sedang menyusui. bukan mustahil langkah mastektomi/ pengangkatan payudara harus dilakukan. Perubahan hormonal di dalam tubuh wanita menyebabkan penyumbatan saluran air susu oleh sel-sel kulit yang mati. beberapa pemicu reaksi peradangan ialah perubahan hormonal dan aktivitas menyusui di masa lalu. Hasil akhirnya ialah reaksi peradangan yang disebut mastitis periductal. 3. mastitis jenis ini juga disebabkan kuman staphylococcus. Mastitis supurativa Mastitis jenis ini ialah yang paling sering ditemui. Sekitar 90 % penyebab utama mastitis jenis ini ialah akibat kuman yang menginfeksi payudara ibu. 2. bahkan sifilis. tapi bisa juga dilakukan penularan sebaliknya. infeksi payudara berhubungan dengan peradangan menahun dari saluran air susu yang terletak di bawah puting susu. Pada wanita pasca menopause. yang bisa ditransmisi ke puting ibu melalui kontak langsung. Ketiga jenis mastitis ini muncul akibat penyebab yang berbeda dan muncul dalam kondisi yang juga berbeda.Mastitis biasanya terjadi pada wanita yang menyusui dan paling sering terjadi dalam waktu 1-3 bulan setelah melahirkan. penyebab utamanya tidak jelas diketahui. Selain itu bisa juga disebabkan oleh jamur. Keadaan ini dikenal juga dengan sebutan mamary duct ectasia. Mastitis periductal Mastitis periductal biasanya muncul pada wanita di usia menjelang menopause. yang berarti pelebaran saluran karena adanya penyumbatan pada saluran di payudara. Saluran yang tersumbat ini menyebabkan payudara lebih mudah mengalami infeksi. Pada wanita usia 45 tahun ke atas atau pada usia memasuki menopause. 1. Jenis kuman yang paling umum ditemui pada mastitis jenis ini ialah Staphylococcus aureus. Mastitis pueperalis Mastitis pueperalis atau disebut juga lactational mastitis. mastitis pueperalis. Sekitar 1-3% wanita menyusui mengalami mastitis pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Hal ini dikarenakan air susu merupakan media yang subur bagi pengembangbiakan berbagai jenis kuman. yang biasanya terletak di belakang puting payudara. Ada tiga jenis mastitis yaitu mastitis periductal.

7. Benjolan yang ada pada mastitis bukan seperti kanker yang bentuknya keras. bisa mengandung nanah) Gatal-gatal Pembesaran kelenjar getah bening ketiak pada sisi yang sama dengan payudara yang terkena Demam Benjolan/penebalan ini berwarna merah. 2. terkadang berkembang menjadi suatu abses/ kumpulan nanah dalam rongga baru di jaringan kelenjar payudara. tapi tidak menutup kemungkinan bisa menyebar hingga kedua payudara terinfeksi. cairan ini berwarna putih kekuningan serupa nanah. 3. Jika tidak sedang menyusui. Radang biasanya menyerang salah satu payudara saja.Gejala: 1. nyeri bila ditekan. terkadang dilakukan juga langkah 12 . bisa dilakukan mammografi atau biopsi payudara. 4. maka perlu dilakukan pemeriksaan yang disebut duktografi. dimana akan dilakukan foto di saluran payudara. jaringan. keringat banyak. Lain dengan kanker payudara dimana cairan yang keluar dari puting biasanya merah atau kuning kecoklatan seperti noda darah. Nanah ini terbentuk dari kumpulan bakteri. Bila ditemukan gejala menetesnya cairan dari putting. mastitis bisa menyebabkan keluarnya cairan dari daerah puting. dan leukosit baik yang mati ataupun yang hidup. melainkan berupa penebalan yang berisi cairan. Pada mastitis yang disebabkan infeksi kuman. bahkan hingga menurunnya kesadaran. Pada beberapa kondisi. turunnya daya tahan tubuh. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukan bahan kontras. apalagi bila benjolan ini sebagai bisul yang pecah. Dalam kasus mastitis periductal. Nyeri yang timbul ialah berupa rasa „nyut-nyut‟ di daerah payudara. Terkadang perasaan seperti puting tertarik juga dialami. dengan demikian dapat diketahui adanya sumbatan atau polip pada saluran tersebut. 8. 5. 6. juga terasa panas dan nyeri. maka penampilannya jadi mengerikan selain nyeri yang menyertainya. kemerahan dan teraba hangat Nipple discharge (keluar cairan dari puting susu. nanah ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain hingga menyebabkan rasa meriang/demam tinggi dan menggigil. Bahayanya. Diagnosa: Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Nyeri payudara Benjolan pada payudara Pembengkakan salah satu payudara Jaringan payudara membengkak.

maka operasi yang memakan waktu sekitar ½ -1 jam akan ditutup dengan melakukan penjahitan luka secara situasional. tapi bila mastitis disebabkan infeksi kuman.  Untuk mengurangi nyeri bisa diberikan obat pereda nyeri ( analgetik ) misalnya acetaminophen atau ibuprofen. ibu yang sedang menyusui dan dalam masa pengobatan dianjurkan tidak menyusui bayinya.  Diberikan antibiotik dan untuk mencegah pembengkakan. Tatalaksana:  Dilakukan pengompresan hangat pada payudara selama 15-20 menit. Kedua obat tersebut aman untuk ibu menyusui dan bayinya. minimal untuk menyingkirkan kemungkinan tumor atau kanker. 4 kali/hari. Untuk mencegah pembengkakan dan penyumbatan saluran. yaitu pada saat benjolan tersebut melunak / matang agar mudah dikeluarkan. pada tahap ini dokter akan mencoba membersihkan radang tersebut secara mekanik debridement. sebaiknya dilakukan pemijatan dan pemompaan air susu pada payudara yang terkena. Perlu diingat. Berikutnya. Perlu diingat bahwa operasi pengeluaran nanah ini harus dilakukan pada waktu yang tepat. Biasanya dilakukan bius lokal saja. Dosis dan cara pemberian antibiotik ditentukan berdasarkan berat ringannya infeksi dan berat badan seseorang.biopsi bila disertai massa tumor. Pemberian antibiotik dilakukan sesuai dosis. daerah payudara dibersihkan dahulu dengan cairan desinfektan khusus. maka dilakukan bius umum pada pasien. Setelah itu baru bisa dilakukan penyayatan pada daerah benjolan. Kemudian dokter akan melakukan drainase yaitu memberikan saluran khusus yang digunakan untuk mengalirkan nanah yang ada.  Terapi pada Benjolan: Sedangkan bila ternyata ditemukan benjolan tersebut diduga suatu abses. Pencegahan: 1. Menyusui secara bergantian payudara kiri dan kanan 2. kosongkan payudara dengan cara memompanya 13 . Langkah operasi diawali dengan pembiusan pasien. maka harus dilakukan operasi berupa insisi dan drainase. yaitu operasi penyayatan dan penyaluran nanah. apalagi yang mengandung nanah. Bila langkah ini selesai dilakukan.

Penyebab Nyeri yang normal biasanya disebabkan karena pengaruh hormonal pada saat sebelum. penyumbatan ASI. tumor. Menjaga kebersihan puting susu 5. yang memancarkan ke payudara. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui b. biasanya di pinggir aerola. Gunakan teknik menyusui yang baik dan benar untuk mencegah robekan/luka pada puting susu 4. Penyebab lainnya dapat termasuk rasa sakit rematik dalam rongga dada dan di leher. Nyeri nonsiklik dapat berasal dari payudara atau mungkin berasal dari tempat lain.Dapat terbentuk abses yang mengakibatkan fistel. saat dan sesudah menstruasi. MASTALGIA (NYERI pada PAYUDARA) Definisi Nyeri pada payudara (breast pain) disebut juga mastalgia dalam istilah kedokteran. Proses ini ditandai dengan keluarnya cairan hemoragik atau serosa dari papila mamma. Nyeri yang tidak normal biasanya disebabkan karena infeksi (radang). jika eksisi yang tidak lengkap akan menimbulkan kekambuhan nantinya. atau keluarnya bahan kental seperti mentega dari satu duktus. dan dapat dirasakan di payudara. rasa sakit hadir sepanjang waktu dan dalam satu lokasi tertentu. Nyeri dapat berkisar dari ketidaknyamanan kecil untuk rasa sakit parah melumpuhkan dalam beberapa kasus.Umumnya. Banyak wanita dengan Mastalgia lebih khawatir tentang konsekuensi dari kanker daripada tentang rasa sakit itu sendiri. 14 . Fistel biasanya harus dieksisi (fistulektomi).3. Sering tampak retraksi dibawah puting akibat proses kronik berupa fibrosis. Kelainan ini sering menjadi kronik dan berulang jika penanganan tidak tepat. Nyeri ini ada yang bersifat normal ada juga yang tidak normal. Hampir 80% wanita pernah merasakan nyeri pada payudara selama kehidupan mereka. seperti otot di dekatnya atau sendi. Salah satu penyebab nyeri payudara nonsiklik adalah trauma. Nyeritidak bervariasi dengan siklus menstruasi. atau pukulan ke payudara. Fistel Paraaerola Disebabkan karena pada salah satu duktus tersumbat dan melebar karena sekret kental sehingga menyebabkan perangsangan dan peradangan disekitar duktus.

15 . Namun. Banyak peneliti percaya bahwa kombinasi dari aktivitas hormonal dan sesuatu pada payudara yang merespon kegiatan ini mungkin memegang jawabannya. Satu studi telah menyarankan bahwa beberapa wanita dengan siklus Mastalgia memiliki rasio penurunan progesteron terhadap estrogen pada paruh kedua dari siklus menstruasi. Nyeri biasanya terdapat pada wanita muda dan akan hilang saat menopause. Nyeritidak bervariasi dengan siklus menstruasi. jika nyeri bukan karena siklus haid maka harus di cari penyebabnya karena itu anda perlu konsultasi ke dokter. Mastalgia cyclical adalah mastalgia yang disebabkan karena siklus menstruasi yang dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Hormon juga dapat mempengaruhi siklus nyeri payudara sebagai akibat dari stres . kadang dapat timbul benjolan pada payudara pada saat menjelang haid dan hilang setelah haid. Hormon tidak dapat memberikan jawaban total untuk nyeri payudara siklis. Beberapa wanita mulai memiliki nyeri sekitar waktu ovulasi yang berlanjut sampai awal siklus menstruasi mereka. Rasa sakit dapat menjadi hampir tak terlihat atau sangat parah sehingga perempuan itu tidak bisa memakai pakaian ketat atau mentolerir kontak dekat apapun. penelitian lebih lanjut diperlukan dalam rangka untuk menarik kesimpulan ini.Jenis yang paling umum dari nyeri payudara berhubungan dengan siklus menstruasi dan hampir selalu hormonal. rasa sakit hadir sepanjang waktu dan dalam satu lokasi tertentu. karena sakit sering lebih parah pada satu payudara daripada yang lain (hormon akan cenderung mempengaruhi kedua payudara sama). Nyeri biasanya mengenai kedua payudara. ada riwayat trauma pada payudara. Anda dapat melakukan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) untuk mencari benjolan pada payudara. kista. fibroadenomamammae. Penelitian lain menemukan bahwa kelainan pada hormon prolaktin dapat mempengaruhi nyeri payudara. Gejala Nyeri pada mastalgia cyclical dapat meluas ke ketiak hingga ke jari dan hilang setelah haid selesai. Tatalaksana Nyeri karena siklus haid biasanya hilang sendiri setelah haid selesai.nyeri payudara dapat meningkatkan atau mengubah pola dengan perubahan hormon yang terjadi selama masa stres. Klasifikasi Mastalgia terbagi atas dua yaitu mastalgia siklus (cyclical) dan mastalgia bukan siklus (non cyclical). Nyeri payudara bukan karena siklus haid. namun jika terasa sudah sangat mengganggu dapat menggunakan analgetik (penghilang nyeri). Rasa sakit dapat dirasakan hanya dalam satu payudara atau mungkin dirasakan sebagai sensasi memancar di wilayah bawah lengan. mastitis (infeksi pada payudara) dan kanker payudara.Umumnya. biasanya nyeri ini mengenai satu payudara.

hormon laki-laki  Hormon tiroid  Tamoxifen ®. biopsi daerah juga diperlukan. bukan hanya karena sulit untuk menentukan di mana rasa sakit datang. Kelainan fibrokistik pada payudara adalah kondisi yang ditandai penambahan jaringan fibrous dan glandular. terdapat penebalan. Tergantung di mana rasa sakit berasal. adanya kista. fibrosis. risiko dan manfaat dari pengobatan tersebut harus hati-hati. obat anti-inflamasi. Penyakit fibrokistik pada umumnya terjadi pada wanita berusia 25-50 tahun (>50%). tetapi juga karena rasa sakit tidak hormonal. dilakukan pemeriksaan mammogram. Pengobatan untuk nyeri payudara nonsiklik: Menentukan pengobatan yang tepat untuk nyeri payudara nonsiklik lebih sulit. Kelainan Fibrokistik Penyakit fibrokistik atau dikenal juga sebagai mammary displasia adalah benjolan payudara yang sering dialami oleh sebagian besar wanita. dan kompres. 16 . estrogen blocker Hormon tambahan dan penghambat hormon mungkin memiliki efek samping. kista akan disedot. Wanita dengan kelainan fibrokistik mengalami nyeri payudara siklik berkaitan dengan adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron. Ini mungkin termasuk:  Pil pengontrol kelahiran  Bromokriptin (yang blok prolaktin di hipotalamus)  Danazol. Jika ditentukan bahwa rasa sakit ini disebabkan oleh kista. Selain itu. TUMOR JINAK PAYUDARA A. Umumnya. Benjolan ini harus dibedakan dengan keganasan. hormon tambahan dan berbagai penghambat hormon juga diresepkan. keras. pengobatan mungkin termasuk analgesik.Pengobatan untuk nyeri payudara siklis:  Menghindari kafein  Vitamin E  Evening Primrose Oil (trigliserida alami)  Diet rendah lemak Dalam beberapa kasus. benjolan konsistensi lunak. Biasanya payudara teraba lebih keras dan benjolan pada payudara membesar sesaat sebelum menstruasi. Dalam beberapa kasus. Manifestasi dari kelainan ini terdapat benjolan fibrokistik biasanya multipel. dan rasa nyeri. Kista dapat membesar dan terasa sangat nyeri selama periode menstruasi karena hubungannya dengan perubahan hormonal tiap bulannya.

Apabila diagnosis masih diragukan atau galaktokel menimbulkan rasa tidak nyaman. maka disebut hiperplasia lobular. Apabila cairan yang keluar dari puting bukanlah darah dan berasal dari beberapa kelenjar. hiperplasia dapat dikelompokkan menjadi tipe biasa dan atipikal. Daerah dengan fibrosis tampak elastis. Fibrosis menunjukkan penambahan jaringan fibrous. baik bening. Kelainan fibrokistik dapat diketahui dari pemeriksaan fisik. yaitu terdiri atas fibrosis dan kista. Fibrosis tidak meningkatkan resiko untuk terjadinya kanker dan tidak memerlukan tindakan yang khusus.Gejala tersebut menghilang seminggu setelah menstruasi selesai. Apabila melalui pemeriksaan fisik didapatkan benjolan difus (tidak memiliki batas jelas). D. galaktokel tidak bersifat seperti kanker. terutama berada di bagian atas-luar payudara tanpa ada benjolan yang dominan. Apabila hiperplasi melibatkan duktus maka disebut hiperplasia duktus. maka dapat dilakukan drainase dengan aspirasi jarum halus. B. Fibrosis Sesuai dengan asal katanya “fibrosis”. mammogram. Biopsi dilakukan terutama untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosis kanker. Seperti kista lainnya. Pembengkakan payudara biasanya berkurang setelah menstruasi berhenti. Berdasarkan pengamatan dibawah mikroskop. konsistensi padat dan keras pada perabaan. sebaiknya diperiksakan tes hemoccult untuk pemeriksaan sel keganasan. Hiperplasia tipe biasa 17 . Evaluasi pada wanita dengan penyakit fibrokistik harus dilakukan dengan seksama untuk membedakannya dengan keganasan. Galaktokel Galaktokel adalah kista berisi susu yang terjadi pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. atau biopsi. bahan yang sama dengan pembentuk ligamen dan jaringan parut. biasanya tanpa melakukan tindakan apapun. walaupun dapat juga keras dan susah digerakkan. Sedangkan bila melibatkan lobulus. benjolan dapat digerakkan. maka diperlukan pemeriksaan mammogram dan pemeriksaan ulangan setelah periode menstruasi berikutnya. Hiperplasi Epitelial Hiperplasi epitel ( disebut juga kelainan payudara proliferatif) adalah pertumbuhan abnormal dari sel-sel yang membatasi antar duktus atau lobulus. atau kehijauan. maka kemungkinan benjolan tersebut jinak. cair. Penatalaksanaan galaktokel sama seperti kista lainnya. Perubahan fibrokistik biasanya ditemukan pada kedua payudara baik di kuadran atas maupun bawah. Apabila keluar cairan dari puting. Benjolan biasanya menghilang setelah wanita memasuki fase menopause. Biasanya galaktokel tampak rata. C.

F. Hiperplasi epitelial biasanya didiagnosa melalui biopsi jarum atau biopsi melalui pembedahan. yang mencakup kelenjar-kelenjar yang lebih banyak dari biasanya.mengindikasikan peningkatan yang tipis dari resiko seorang wanita untuk berkembang menjadi kanker payudara. Lesi jinak yang berasal dari duktus laktiferus dan 75% tumbuh di bawah areola mamma ini memberikan gejala berupa sekresi cairan berdarah dari puting susu. dan kanker. diantaranya adenosis agregasi. sehingga makin membingungkan diagnosis. Biopsi melalui aspirasi jarum halus biasanya dapat menunjukkan apakah tumor ini jinak atau tidak. Apabila pembesaran lobulus saling berdekatan satu sama lain. Hal ini dikarenakan mengalami hiperplasia akan meningkatkan kemungkinan untuk berkembang menjadi kanker payudara di masa yang akan datang. Resikonya adalah 1. dokter akan sulit membedakan tumor ini dengan kanker melalui pemeriksaan fisik payudara. Papilloma seringkali melibatkan sejumlah besar kelenjar susu. misalnya pemeriksaan fisik payudara yang rutin dan mammografi setiap setahun sekali. namun kondisi ini termasuk jinak dan bukanlah kanker. Apabila adenosis dan adenosis sklerotik cukup luas sehingga dapat diraba. Papilloma Intraduktal Papilloma intraduktal adalah pertumbuhan menyerupai kutil dengan disertai tangkai yang tumbuh dari dalam payudara yang berasal dari jaringan glandular dan jaringan fibrovaskular. Sangat penting untuk digarisbawahi walaupun merupakan tumor. adenosis sklerotik. E. Kalsifikasi dapat terbentuk pada adenosis. Hampir 90% dari Papilloma Intraduktus adalah dari tipe soliter dengan diameternya kurang dari 1cm dan sering timbul pada duktus laktiferus dan hampir 70% dari pasien datang dengan nipple discharge yang serous dan bercampur darah. Adenosis Adenosis adalah temuan yang sering didapat pada wanita dengan kelainan fibrokistik. atau tumor adenosis. Adenosis adalah pembesaran lobulus payudara. berarti diperlukan pemantauan yang lebih oleh dokter. Namun dengan biopsi melalui pembedahan sabat dianjurkan untuk memastikan tidak terjadinya kanker. Apabila telah didiagnosis menderita hiperplasia terutama hiperplasia atipikal. Ada juga pasien 18 .5 sampai 2 kali lipat dibandingkan wanita tanpa abnormalitas payudara. maka kumpulan lobulus dengan adenosis ini kemungkinan dapat diraba. Adenosis sklerotik adalah tipe khusus dari adenosis dimana pembesaran lobulus disertai dengan parut seperti jaringan fibrous. Banyak istilah lain yang digunakan untuk kondisi ini. Hiperplasia atipikal mengindikasikan peningkatan yang sedang yaitu 4 sampai 5 kali lipat dibandingkan wanita tanpa abnormalitas payudara.

Menurut komuniti dari College of American Pathologist. Ukurannya adalah 2-3 mm dan terlihat seperti broad-based atau pedunculated polypoid epithelial lesion yang bisa mengobstruksi dan melebarkan duktus terkait. wanita dengan lesi ini mempunyai risiko 1. hampir setengahnya adalah papilloma. Dari kepustakaan dikatakan bahwa. Diperkirakan hampir 25% dari Papilloma Intraduktus multiple adalah bilateral. Keadaan ini seringkali tumbuh dalam jumlah banyak dan juga mungkin disertai hiperplasi epitelial. Papilloma dapat juga didiagnosa melalui pemeriksaan pencitraan pada duktus payudara yaitu dengan duktogram atau galaktogram. Kasus terbaru menunjukkan bahwa pada laki-laki penyakit ini terkait dengan penggunaan phenothiazine. Perubahan payudara jinak yang menyebabkan keluarnya sekresi cairan dari puting. 19 . dimana biasanya dengan melakukan insisi pada tepi sekeliling areola. Etiologi dan patogenesis dari penyakit ini masih belum jelas. telah terjadi pertentangan apakah penyakit ini merupakan prekursor bagi karsinoma papillary atau merupakan predisposisi untuk meningkatkan resiko terjadinya karsinoma. Papilloma Intraduktus ini terkait dengan proliferasi dari epitel fibrokistik yang hiperplasia. tumor ini terdiri dari papilla multiple yang setiap satunya terdiri dari jaringan ikat dan dilapisi sel epitel kuboidal atau silinder yang biasanya terdiri dari dua lapisan dengan lapisan terluar epitel menutupi lapisan mioepitel.yang datang dengan keluhan massa pada area subareola walaupun massa ini lebih sering ditemukan pada pemeriksaan fisis. Pasien dengan Papilloma Intraduktus multiple biasanya tidak gejala nipple discharge dan biasanya terjadi pada duktus yang kecil. Massa yang teraba sebenarnya adalah duktus yang berdilatasi. Secara histologi. Walaupun papilloma bisa dicurigai dari pemeriksaan terhadap discharge. Papilloma Intraduktus ini bisa terjadi pada laki-laki. Papilloma dapat juga ditemukan di duktus yang kecil di daerah yang jauh dari puting. Kista juga bisa terbentuk hasil dari duktus yang mengalami obstruksi. Terapi untuk papilloma adalah dengan mengangkat papilloma serta bagian duktus dimana papilloma tersebut ditemukan. Apabila papilloma cukup besar. Namun.5 – 2 kali untuk terjadinya karsinoma mammae. biopsi jarum bisa dilakukan. namun banyak dokter menganggap pemeriksaan tersebut tidak begitu bermanfaat. Papilloma Intraduktus subareolar soliter atau intrakistik adalah benigna. dan sisanya adalah campuran perubahan fibrokistik ataupun ektasia duktus.

H. Apabila keluhan tidak membaik. Nekrosis lemak berupa massa keras yang sering agak nyeri tetapi tidak membesar. Dengan biopsi jarum atau dengan tindakan pembedahan eksisi sangat diperlukan untuk membedakan nekrosis lemak dengan kanker. Ketika tubuh berusaha memperbaiki jaringan payudara yang rusak. sel-sel lemak akan mati dan mengeluarkan isi sel. Secara histopatologik terdapat nekrosis jaringan lemak yang kemudian menjadi fibrosis. atau dapat membaik dengan melakukan pengkompresan dengan air hangat dan obat-obat antibiotik. bisa terjadi spontan atau akibat dari cedera yang mengenai payudara. daerah yang mengalami nekrosis lemak dengan jaringan parut sulit untuk dibedakan dengan kanker jika hanya dari pemeriksaan fisik ataupun mammogram sekalipun. beberapa area dari nekrosis dapat berespon berbeda-beda terhadap cedera.G. dan lengket. Ektasia Duktus Ektasia duktus merupakan pelebaran dan pengerasan dari duktus. Menurut American Cancer Society. yang membentuk kumpulan seperti kantong-kantong berisi cairan berminyak dan disebut kista 20 . Nekrosis Lemak Nekrosis lemak terjadi bila jaringan payudara yang berlemak rusak.Kondisi ini umumnya tidak memerlukan tindakan apapun. Desamping pembentukan jaringan parut. daerah yang mengalami kerusakan tergantikan menjadi jaringan parut. dicirikan dengan sekresi puting yang berwarna hijau atau hitam pekat. Ektasia duktus adalah kondisi yang biasanya menyerang wanita usia sekitar 40 sampai 50 tahun. duktus yang abnormal dapat diangkat melalui pembedahan dengan cara insisi pada tepi areola. Ektasia duktus adalah kelainan jinak yang walaupun begitu dapat mengacaukan diagnosis dengan kanker dikarenakan benjolan yang keras di sekitar duktus yang abnormal akibat terbentuknya jaringan parut. Kadang terdapat retraksi kulit dan batasnya tidak rata. Nekrosis lemak dapat juga terjadi akibat terapi radiasi. Pada puting serta daerah disekitarnya akan terasa sakit serta tampak kemerahan. Karena kebanyakan kanker payudara berkonsistensi keras.

Kista Kista adalah benjolan di payudara yang muncul di akhir siklus haid dan umumnya tidak berbahaya. Kalau dipijat. Ukuran kista ada yang kecil dan ada yang besar sampai sebesar telur. I. Kista juga bisa muncul pada usia 40 tahunan. batasnya jelas dan bisa dirasakan pada SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). kista bisa sedikit berubah bentuk dan sebagian besar bisa bergerak di bawah kulit. Denga penyebab yang tidak jelas diketahui. J. Kista payudara adalah kantong berisi cairan yang cenderung membesar di akhir siklus haid ketika tubuh menahan lebih banyak cairan. 21 . Setelah masa haid. jenis benjolan ini biasanya menghilang. Teraba kenyal karena mengandung kolagen (serat protein yan gkuat yang ditemukan di dalam tulang rawan. beberapa tahun sebelum memasuki masa menopause. Benjolan ini biasanya ditemukan pada wanita muda.minyak. Kista minyak dapat ditemukan melalui aspirasi jarum halus. urat daging dan kulit). Fibroadenoma Fibroadenoma adalah benjolan padat yang kecil dan jinak pada payudara yang teridiri dari jaringan kelenjar dan fibrosa. seringkali ditemukan pada remaja putri. Gejala: Benjolan mudah digerakkan. yang sekaligus merupakan tindakan untuk terapinya.

Dengan posisi seperti ini maka akan lebih mudah untuk menemukan perubahan kecil akibat kanker. 4 dan 5 akan 22 . Lakukan hal ini secara bergantian pada payudara kiri dan kanan. Tekan puting susu secara perlahan dan perhatikan apakah keluar cairan dari puting susu. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan meletakkan bantal di bawah bahu kanan dan mengangkat lengan kanan. 6.SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) 1. Perhatikan apakah kulit pada puting susu berkerut. Pemeriksaan no. Telusuri payudara kiri dengan menggunakan jarijari tangan kanan. 5. perhatikan payudara. Gerakkan jari-jari tangan secara memutar (membentuk lingkaran kecil) di sekeliling payudara. Angkat lengan kiri. tekan bahu dan sikut ke arah depan. mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah dalam sampai ke puting susu. Berdiri di depan cermin. Perhatikan perubahan perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan dan perubahan pada puting susu (misalnya tertarik ke dalam) atau keluarnya cairan dari puting susu. payudara akan mendatar dan memudahkan pemeriksaan. Dalam keadaan normal. Kedua tangan di letakkan di pinggang dan badan agak condong ke arah cermin. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan cara mengangkat lengan kanan dan memeriksanya dengan tangan kiri. Perhatikan juga daerah antara kedua payudara dan ketiak. ukuran payudara kiri dan kanan sedikit berbeda. Dengan posisi seperti ini. 4. Tekan secara perlahan. 3. Perhatikan perubahan ukuran dan kontur payudara. Dengan menggunakan 3 atau 4 jari tangan kanan. kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala dan kedua tangan ditarik ke belakang. Masih berdiri di depan cermin. terutama pada payudara bagian bawah. Berbaring terlentang dengan bantal yang diletakkan di bawah bahu kiri dan lengan kiri ditarik ke atas. rasakan setiap benjolan atau massa di bawah kulit. dan penelusuran payudara dilakukan oleh jari-jari tangan kiri. telusuri payudara kiri. 2. Perhatikan perubahan bentuk dan kontur payudara.

23 . Apa yang harus dilihat disadari saat melakukan SADARI? 1. Ada rasa nyeri pada payudara tanpa adanya penyebab yang jelas. 7. 2. Keluar cairan dari puting susu padahal tidak sedang menyusui. Pembengkakan lengan atas. SADARI bisa dilakukan sendiri di rumah setiap bulan usai siklus haid.lebih mudah dilakukan ketika mandi karena dalam keadaan basah tangan lebih mudah digerakkan dan kulit lebih licin. 5. Penebalan kulit. Perubahan ukuran dan bentuk payudara. 6. Pengerutan kulit. Teraba benjolan. Buatlah patokan tanggal untuk melakukan tes SADARI pada tanggal-tanggal yang mudah diingat. 4. 8. Jika ditemukan kelainan-kelainan seperti tersebut di atas atau terasa ada perubahan maka bandingkan dengan keadaan pada bulan sebelumnya. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara untuk mendeteksi kelainan pada payudara. Teraba benjolan di ketiak atau leher. 3.

PT. cystosarcoma phylloides kadang juga disebut “giant fibroadenomas” Gejala Tumor Phyllodes: Tumor phyllodes akan dirasakan sebagai satu benjolan yang kenyal. cystosarcoma phyllodes. namun juga bisa ganas (cancerous). Pada kasus seperti ini. 24 .Untuk membantu menegakkan diagnosa biasanya dilakukan aspirasi jarum atau biopsi. dengan sisi permukaan halus di dalam jaringan payudara anda. Tipe tumor ini disebut “sarcoma” karena lebih sering muncul pada jaringan konektif (stroma) dibandingkan jaringan epilithial (saluran dan kantong susu) payudara. Baik dengan mammogram maupun USG payudara. maka harus dibuang melalui pembedahan K.Diagnosa: Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaa fisik. Tipe tumor ini dapat tumbuh dengan sangat cepat-benjolan dapat tumbuh besar bahkan hanya dalam waktu 2 minggu! Seringkali tumor phyllodes rancu dengan fibroadenoma. tumor biasanya tidak diangkat. bukan tidak mungkin seorang gadis terkena tumor jenis ini. Tumor Filoides Tumor Phylllodes merupakan tipe tumor payudara yang sangat jarang terjadi. Benjolan cenderung berbentuk bundar dan memiliki pinggiran yang dapat dibedakan dengan jaringan payudara di sekitarnya. tumor phylodes akan terlihat batas-batasnya dengan jelas. Diagnosis Tumor Phyllodes: Pada hasil mammogram. Kulit payudara di atas tumor tersebut dapat berwarna kemerahan dan hangat saat disentuh. keduanya menghasilkan citra yang sangat jelas batas-batas tumornya. Nama phyllodes diambil dari bahasa Yunani “phullon” yang berarti daun karena pola pertumbuhannnya yang berbentuk seperti daun. Jika fibroadenoma terus membesar. Hampir semua wanita yang didiagnosis penyakit ini merupakan wanita yang telah masuk masa premenopausal (hampir menopause). sehingga seringkali teraba seperti ada kelereng di dalam jaringan payudara. Tatalaksana: Fibroadenoma seringkali berhenti tumbuh atau bahkan mengecil dengan sendirinya. Nama lain tumor phyllodes antara lain: phylloides tumor. Kedua kondisi ini sering saling keliru. Tumor ini dapat bersifat jinak (harmless). Namun meski sangat jarang.

25 . ahli patologi akan menguji sel sample di laboratorium. dapat dilakukan biopsy dengan mengambil sample jaringan melalui operasi kecil Pada penelitian yang dilakukan dokter di Italia. tingkat kesembuhannya sangat bervariasi. Sel yang diambil dari needle biopsy dapat diuji di laboratorium. meskipun sangat kecil. Hampir semua tumor phylodes masuk kategori jinak. Jika ada sel yang tertinggal. diketahui bahwa hasil MRI memberi gambar pencitraan paling akurat dan sangat membantu dokter bedah untuk merencanakan operasi pengangkatan. namun untuk tumor Phyllodes ini berbeda. Untuk diagnosis dan hasil yang lebih pasti. akan menjadi ganas dan menyebar. Stadium Tumor Phyllodes: Hampir semua kasus kanker payudara diklasifikasikan dari stadium 1 sampai 4. Namun hasilnya sering rancu dengan fibroadenoma.Phyllodes Batas tumornya sangat jelas Tumor payudara ini tidak ditemui di sekitar jaringan payudara yang mengalami mikrokalsifikasi (penumpukan kalsium dalam payudara membentuk lapisan atau massa yang keras). Jumlah sel yang bentuknya tidak normal (irregularly shaped cells) dalam jaringan sample. Dua karakteristik yang diperhatikan adalah: 1. apakah tumor tersebut masuk klasifikasi jinak atau ganas.Jika anda berusia 45 tahun atau lebih ada kemungkinan tumor muncul kembali.Mammogram T. Kecepatan perkembangbiakan/pembelahan sel 2. Tingkat Kesembuhan Tumor Phyllodes: Tingkat kesembuhan penderita tumor Phyllodes setelah operasi pengangkatan sangat bagus. Setelah operasi biopsy dilakukan. bahkan setelah menjalani operasi.Untuk pasien yang terdiagnosis dengan tumor ganas. Berdasar dua kriteria di atas. USG dan MRI payudara. membandingkan hasil mammogram. Tumor ganas memiliki peluang untuk menjadi kanker. maka akan dapat ditentukan.

harus tetap mewaspadainya karena faktor kecepatan perkembangbiakan sel tumor yang sangat mengerikan. TatalaksanaTumor Phyllodes: Operasi pengangkatan tumor merupakan penangangan standar.Pada beberapa kasus. TUMOR GANAS PAYUDARA Kanker payudara merujuk pada pertumbuhan serta perkembangbiakan sel abnormal yang muncul pada jaringan payudara. biasanya akan diangkat dengan operasilumpectomy. tulang. Jika tumor secara relatif kecil dan jinak. Massa ini disebut tumor. Satu kelompok sel dalam sebuah tumor juga dapat pecah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. 26 . cancerous) atau jinak (benign. non-cancerous).Tumor dapat bersifat ganas (malignant. Operasi Phyllodes pada seorang gadis Meskipun sangat jarang terjadi.Tumor yang besar akan diangkat dengan operasi mastectomy.Tumor ganas berpeluang muncul kembali. kemoterapi. kelenjar limfe ikut berperan dalam penyebaran sel tumor. hati. Tumor tipe ini tidak merespon terapi radiasi. Satu kelompok sel akan membelah secara cepat dan membentuk benjolan atau masaa jaringan ekstra. ataupun hormonal dengan baik.Payudara secara umum terdiri dari dua tipe jaringan: jaringan glandular (kelenjar) dan jaringan stromal (penopang). Sel yang menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain disebut metastases. dan dinding dada. Istilah kanker payudara merujuk pada tumor ganas yang telah berkembang dari sel-sel yang ada di dalam payudara. meski telah diobati dan dapat menyebar ke paru. Tumor yang bersifat ganas akan menyusup dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat.

Beruntung. Kanker dapat menurun dalam keluarga. utamanya pada kasus-kasus kanker payudara. c) Usia 27 . Sangat menyedihkan bahwa meskipun ada kemajuan ilmu pengetahuan yang begitu canggih. Resiko terbesar jika Ibu menderita kanker pada kedua payudaranya sebelum usia 35 tahun. Payudara juga dibentuk oleh jaringan lymphatic.Jaringan kelenjar mencakup kelenjar susu (lobules) dan saluran susu (the milk passage. Pengetahuan terkini tentang ilmu pengetahuan medis menyangkut kanker belum memadai. sebuah jaringan yang berisi system kekebalan yang bertugas mengeluarkan cairan dan kotoran selular. Budaya dan Tradisi. kita masih belum mampu menentukan penyebab aktual kanker payudara. b) Riwayat Keluarga dan Sifat Genetika. Resiko bahkan lebih besar jika lebih dari satu kerabat terdekat misalnya Ibu dan kakak/adik –perempuan mengidap kanker payudara. Faktor Resiko Lebih dari 70% dari wanita yang terdiagnosa kanker payudara tidak mempunyai faktor resiko yang dapat terindikasi. Tingkat kanker payudara di negara maju atau negara industri adalah lebih tinggi dibanding di negara yang terbelakang. Meningkatnya resiko terkena kanker payudara bergantung pada seberapa dekat hubungan keluarga. tingkat kematian akibat kanker payudara telah menurun di tahun 2008 dengan dikembangkan dan disosialisasikannya program deteksi awal serta semakin efektifnya penanganan kanker payudara. Sedangkan jaringan penopang meliputi jaringan lemak dan jaringan serat konektif. Semakin muda usia Ibu atau kakak/adik perempuan terdiagnosa kanker misalnya sebelum usia 50 tahun. Kini kita mengetahui bahwa individu yang memiliki gen kerentanan atau gen BRCA 1 dan 2 mempunyai resiko tinggi mengidap kanker payudara dalam bagian akhir kehidupan mereka. Ini berarti bahwa wanita tanpa faktor resiko dapat berakhir dengan kanker payudara. resikonya lebih tinggi bagi anak dan kakak beradi lainnya. serta penyebab terbesar kedua kematian wanita setelah kanker paru. milk duct). Jika orang tua dan kakak beradik menderita kanker payudara. semakin besar resiko bagi anak-anak dan kakak beradik terkena kanker. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian wanita berusia 4055 tahun. Penyebab Kanker Payudara Tidak seorangpun mengetahui jawabannya. a) Geografi. Statistik memperlihatkan bahwa dua dari tiga kasus kanker payudara tampaknya terjadi secara acak atau merupakan peristiwa-peristiwa kebetulan.

sementara tinggi badan yang pendek mengurangi resiko. Tinggi Badan. f. Diet. Berat Badan. es krim. Usia Pada Kehamilan Pertama Memiliki bayi tidak disangsikan lagi melindungi seorang ibu terkena kanker payudara.hamburger. h. Wanita yang mempunyai bayi pertama sebelum usianya 18 tahun mempunyai perlindungan penuh terhadap kanker payudara. terutama pada wanita kidal disbanding wanita tangan kanan. Usia Menarche Merupakan usia dimulainya menstruasi pertama. Diestimasi bahwa tingkat kanker payudara meningkat sekitar 5% untuk setiap tahun penurunan usia menarche. Dengan meningkatnya jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang Ibu. Kanker payudara jarang terjadi pada wanita di bawah usia 30 tahun. Pengkonsumsian makanan dan minuman seperti : susu. Ada bukti yang menyimpulkan bahwa meningkatnya tinggi badan berkaitan dengan meningkatnya resiko kanker payudara. Statistik memperlihatkan bahwa kalangan wanita dengan pendapatan atau gaji lebih tinggi memiliki resiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi. kripik kentang. Hal ini berkaitan dengan kemampuan mereka membeli dan mengkonsumsi makanan-makanan mewah. Kegemukan diantara wanita pasca menopause meningkatkan resiko kanker payudara. Pengamatan yang dilakukan selama 50 tahun mengindikasikan bahwa 20% lebih banyak wanita memiliki kecenderungan mengidap kanker pada payudara kirinya. Status Sosial. Tidak memiliki anak atau terlambat memiliki anak yang pertama mempunyai resiko lebih tinggi mengidap kanker payudara. Usia menopause Semakin lambat wanita memulai menopause. semakin tinggi resikonya mengidap kanker payudara. wanita Amerika. 28 . daging dan lemak. Sekitar 80% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas 50 tahun. Australia dan Eropa memiliki ukuran payudara yang besar dan mereka memiliki resiko tinggi mengidap kanker payudara. g. Makanan mempengaruhi kesehatan kita dan menentukan arah dan kemajuan penyembuhan mereka. Ukuran Payudara. Tetapi pengaruh terpenting terhadap resiko kanker payudara terletak pada usia kehamilan tua untuk bayi yang pertama.d) e) f) g) h) i) Kanker payudara berkaitan dengan usia. semakin rendah resiko kanker payudaranya. Mereka yang mengalami menarche pada usia dini mempunyai resiko lebih tinggi mengidap kanker payudara. keju. Kecenderungan Payudara Kiri. Ini kemungkinan akibat meningkatnya produksi hormone oleh lemak berlebihan di dalam tubuh. Pada umumnya.

Jika anda menjalani HRT. paru-paru. Jika anda berusia di atas 35 tahun. Ini mengurangi peluang pendeteksian dini kanker payudara ketika mereka menjalani mamografi. semakin besar resiko kanker payudara berikutnya. kemungkina ada peluang kecil bahwa resiko anda mengidap kanker payudara juga meningkat. Wanita yang menjalani HRT mempunyai lebih banyak persoalan dalam memerangi kanker payudara jika mereka menderitanya. Terapi Pengganti Hormon atau Hormone Replacement Therapy(HRT). Olahraga: Wanita premenopause yang melaksanakan olahraga sekitar 4 jam per minggu mengurangi resiko kanker payudara mereka sebanyak 58%. Kemunculan kanker payudara meningkat drastis setelah menopause. Kegemukan: Mereka yang kegemukan mengalami resiko lebih tinggi meninggal akibat kanker payudara disbanding mereka yang bertubuh kurus. Estrogen/ Progesteron: Kadar estrogen tinggi berkaitan dengan meningkatnya resiko kanker payudara b. Radiasi: Semakin muda seseorang terkena radiasi. Pil KB. oesophagus. Ini karena olahraga membakar lemak dalam tubuh. Gadis-gadis muda mengalami resiko lebih besar kanker payudara ketika terkena pada jumlah radiasi yang sama dengan waita yang lebih tua. Wanita yang menjalani HRT bisa meningkatkan kepadatan jaringan payudara mereka. alangkah baiknya anda mempertimbangkan kembali untuk menjalani HRT. minum pil KB pada usia tua meningkatkan resiko kanker payudara. Sedangkan pengkonsumsian buah dan sayuran mengurangi resiko terkena kanker dan dapat memberikan efek perlindungan kira-kira 50% terhadap kanker lambung. pancreas dan usus besar. Resiko kanker payudara akan meningkat sebesar 3 hingga 4 kali pada wanita-wanita yang menjalani radiasi dalam 29 . d. c. Hormon a. alkohol dan rokok meningkatkan resiko kanker payudara. Jika anda mempunyai riwayat keluarga kanker payudara. terdapat dalam dua bentuk dosis tinggi dan dosis rendah . Dewasa ini tidak selalu perlu untuk meminum pil dosis tinggi lagi karena pil dosis renah sudah cukup efektif. endometrium. Menyusui: Wanita yang menyusui bayi mereka mempunyai 25% lebih sedikit resiko kanker payudara dibanding mereka yang yang memberi susu botol.j) k) l) m) n) makanan berenergi tinggi. Diethylstilbesterol (DES): Mengkonsumsi daging dari hewan yang diberi makan DES menempatkan konsumen pada resiko besar terkena kanker.

jika dibandingkan dengan wanita-wanita yang tidak menjalani radiasi ketika mereka masih gadis muda. Faktor risiko terjadinya kanker payudara: 1. Lobular carcinoma in situ (LCIS. Riwayat penyakit payudara jinak 7. Jadi jika dirangkum. Pada LCIS. pertumbuhan jumlah sel jelas terlihat. Kanker Payudara Invasif Sel kanker merusak saluran dan dinding kelenjar susu serta menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. Status sosial ekonomi tinggi (Smeltzer 2000. Terapi penggantian hormon estrogen atau progesterone 10. kanker payudara dibagi menjadi dua. Kanker Payudara Non-Invasif Sel kanker terkunci dalam saluran susu dan tidak menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. Riwayat pribadi tentang kanker payudara 2. yaitu yang umum terjadi dan jarang terjadi. Menopouse pada usia lanjut 6. Kontrasepsi oral 9. 1. terbagi menjadi 2 (dua). justru perlu lebih diwaspadai karena merupakan tanda meningkatnya risiko kanker payudara.kehidupan mereka. Banyak dokter tidak mengklasifikasikan LCIS sebagai kanker payudara dan sering “menantang” pasien untuk dilakukannya biopsy payudara saat investigasi 30 . berada di dalam kelenjar susu (lobules). Berdasar tingkat prevalensinya. Obesitas setelah menopause 8. Anak perempuan dan saudara perempuan dari wanita dengan kanker payudara 3. Nulipara dan usia maternal lanjut saat kelahiran anak pertama (>30 tahun) 5. yaitu kanker payudara invasive dan kanker payudara non-invasif. Jenis Kanker Payudara yang Umum Terjadi 1. Swart 2011) Kanker payudara berdasar sifat serangannya. merupakan bentuk kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi (90%).Lobular carcinoma in situ (LCIS) meski lebih jarang. Kanker dapat bersifat invasif (menyerang) tanpa selalu menyebar (metastatic) ke simpul limfe atau organ lain dalam tubuh. Ductal carcinoma in situ (DCIS). Gaya hidup 11. Menarke dini (kurang dari 12 tahun) 4. lobular neoplasia) Kata “in situ” merujuk pada kanker yang tidak menyebar dari area dimana kanker mulai muncul. 2.

Pencegahan lain yang juga mungkin dilakukan adalah dengan memberikan obat seperti tamoxifen atau prophylactic mastectomy (pengangkatan payudara yang dilakukan sebagai usaha preventif). DCIS seringkali terdeteksi pada mammogram sebagai microcalcifications (tumpukan kalsium dalam jumlah kecil).medis dilakukan. ductal comedocarcinoma. kanker tidak menyebar dari saluran susu ke jaringan lemak payudara dan bagian lain dari tubuh. 2. IDC merupakan tipe kanker payudara yang paling umum terjadi. 31 . 3. 4. Mucinos carcinoma merupakan satu jenis kanker payudara yang jarang terjadi. tetapi sering menyebar (metastatizes) ke bagian tubuh yang lain. rerata tingkat bertahan hidup penderita DCIS mencapai hampir 100%. yang merujuk pada DCIS dengan necrosis (area dengan sel kanker yang mati atau mengalami degenerasi). menyerang jaringan lemak payudara dan kemungkinan juga terjadi di bagian tubuh yang lain. Sebagai contoh. dibandingkan dengan wanita dengan jenis kanker invasif yang lebih umum terjadi. Medullary carcinoma hanya terjadi sekitar 5% dari seluruh kejadian kanker payudara. 2. Mucinous carcinoma Juga disebut colloid carcinoma. Dengan deteksi dini. dengan catatan. ILC mulai terjadi di dalam kelenjar susu (lobules) payudara. Medullary carcinoma Merupakan satu jenis kanker payudara invasive yang membentuk satu batas yang tidak lazim antara jaringan tumor dan jaringan normal. ditambah mamogarfi setiap tahunnya. ILC terjadi 10% sampai 15% dari seluruh kejadian kanker payudara. sekitar 80% dari seluruh diagnosis kanker payudara. Terdapat beberapa tipe DCIS. Wanita dengan kanker jenis ini memiliki tingkat bertahan hidup cukup baik. Infiltrating ductal carcinoma (IDC) Dikenal sebagai invasive ductal carcinoma. Infiltrating lobular carcinoma (ILC) Juga dikenal sebagai invasive lobular carcinoma. IDC terjadi di dalam saluran susu payudara dan menjebol dinding saluran. Jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi 1. Ductal carcinoma in situ (DCIS) Merupakan tipe kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi. terbentuk oleh sel kanker yang memproduksi mucus (lendir). Pasien LCIS dimonitor dengan ketat setiap empat bulan sekali oleh dokter dengan melakukan uji klinis payudara.

Paget‟s disease muncul sekitar 1% – 2% dari seluruh kejadian kanker payudara. Jenis kanker ini terjadi sekitar 2% dari keseluruhan diagnosis kanker payudara. Wanita dengan tubular carcinoma biasanya memiliki harapan kesembuhan cukup baik. Inflammatory breast cancer Merupakan kondisi dimana payudara terlihat meradang (merah dan hangat) dengan cekungan dan atau pinggiran yang tebal yang disebabkan oleh sel kanker yang menyumbat pembuluh limfe kulit pembungkus payudara. 32 . 4. diikuti keluarnya cairan bercampur darah dari puting. Diagnosis dapat diketahui secara pasti dengan melakukan biopsy kulit yang mengandung sel tipikal Paget. Batas borok (luka) jelas sangat terlihat dengan bentuk tak beraturan. perkembangannya sangat cepat. Lima puluh persen penderita Paget‟s disease memiliki massa di payudara yang dapat diraba/dirasakan keberadaannya. Diagnosis Paget‟s Disease Kondisi yang terjadi sering rancu dengan dermatitis. Paget’s disease of the nipple Paget‟s disease puting payudara muncul dalam bentuk penyakit kulit eksim (eczematous) yang menyerang areola dan puting. namun penyakit gatalgatal (pruritus) yang berkaitan dengan dermatitis biasanya akan sembuh dengan pengobatan topical steroid.3. Paget‟s disease biasanya bersifat unilateral atau hanya terjadi pada salah satu payudara.Muncul pada payudara wanita yang biasanya juga penderita invasive intraductal carcinoma. dan pecah-pecah. Puting akan tertarik ke dalam atau berubah bentuk. Area yang terserang eksim kemudian akan menjadi borok. Meski kanker payudara jenis inflammatoty ini jarang terjadi (sekitar 1%). mengerak. sedangkan Paget‟s disease tidak. serta sensasi seperti ditusuk-tusuk dan terbakar di salah satu puting. namun jika terjadi. Penyakit ini dimulai dengan timbulnya rasa gatal. Tubular carcinoma Merupakan satu tipe khusus dari kanker payudara invasive. 5.

b. cairan yang keluar dari puting 33 . Sinar X tambahan dari sudut lain ataupun pencitraan khusus pada area tertentu (yang diduga ada kanker) pun dilakukan. operasi payudara yang pernah dijalani. Biasanya. merupakan kanker payudara yang dapat bersifat jinak maupun ganas. Screening mammogram ditujukan untuk wanita dengan payudara yang tak bermasalah. Terdapat dua tipe mammogram. namun pasien juga dapat langsung datang ke tempat pemeriksaan (self-referral). Tes yang sesungguhnya disebut mammogram. serta terapi sulih hormonal (biasanya untuk wanita yang telah menopause). wanita dengan kanker payudara yang ditangani dengan lumpectomy atau pengangkatan benjolan payudara). jika diketahui secara dini. a. Tumor phylloides berkembang di dalam jaringan konektif payudara dan dapat ditangani dengan operasi pengangkatan. Mencakup dua pencitraan sinar X untuk masing-masing payudara. Tumor payudara ini sangat jarang terjadi. pasien akan diminta keterangannya tentang apakah ada benjolan payudara. Informasi tentang SADARI (periksa payudara sendiri) serta isu kesehatan payudara lainnya biasanya juga diberikan sebagai tambahan penjelasan. Mammogram sangat dianjurkan kepada wanita usia 40 tahun ke atas. pasien akan diminta untuk mengisi formulir yang berisi informasi tingkat risiko kanker payudara serta mamografi yang dibutuhkan. Diperkirakan 98% penderita bertahan hidup 5 tahun setelah mastektomi dilakukan. Pemeriksaan Kanker Payudara 1. kurang dari 10 wanita meninggal karena kanker payudara jenis ini setiap tahun di Amerika. mammogram dilakukan setelah ada diagnosis. dan sebelum dilakukan mammogram. kontrasepsi yang digunakan. detil menstruasi. Pasien dimintai keterangan tentang data diri dan sejarah kanker di keluarganya. Phylloides tumor Juga disebut phyllodes. implant payudara. Sebelum pemeriksaan. usia. Diagnostic mammogram yang dilakukan untuk mengevaluasi ketidaknormalan pada pasien baru ataupun pasien lama yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan (sebagai contoh.Penanganan Paget‟s Disease Puting Payudara Radikal mastectomy merupakan penanganan bagi penderita Paget‟s disease puting payudara. catatan kelahiran. 6. Tingkat kesembuhan secara umum baik. Mamografi Mamografi (mammography) merupakan metode pencitraan payudara dengan menggunakan sinar X berdosis rendah.

sinar X tambahan akan direkomendasikan dan dapat dilakukan pada waktu yang sama. Posisi Saat Mammogram Pasien akan diminta membuka baju dari pinggang ke atas dan diganti dengan pakaian rumah sakit. dua untuk masing-masing payudara. yang menekan payudara dari atas ke bawah. Pemeriksaan dengan mamografi biasanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 menit. Penjepit filem akan dinaikan sehingga sisinya persis dengan posisi luar payudara. Prosedur ini akan diulang untuk payudara satunya. dan beberapa hal lain terkait tanda-tanda kanker payudara. Posisi ini disebut oblique-position. Totalnya empat sinar X. Jika ditemukan area yang dicurigai atau menampakkan ketidaknormalan. pasien berposisi di samping mesin mamografi. tetapi hal ini diperlukan untuk menghasilkan gambar yang jelas dari seluruh jaringan payudara. Penyinaran dilakukan satu per satu payudara dengan menempatkan payudara di atas penjepit lembar filem dari plastik atau metal. Paddle akan menekan payudara kembali beberapa detik saat sinar X dipancarkan. Kemudian. nyeri payudara. Langkah selanjutnya. sedangkan sudutnya menyentuh ketiak. Mamogram dilihat dan diintepretasikan oleh seorang ahli radiology. Tekanan yang baik dapat dirasakan tidak nyaman. Namun biasanya. Perkembangan Teknologi Mamografi Digital Sebuah riset penting bernama DMIST (Digital Mammographic Imaging Screening Trial) yang disponsori New England Journal of 34 . Posisi ini disebut frontal-position.payudara. Sinar X tambahan dan teknik khusus biasanya diperlukan untuk mammogram diagnostic. Kemudian berdiri di depan mesin mamografi. Proses berlangsung hanya beberapa detik saat sinar X dipancarkan. mammogram lanjutan akan dilakukan beberapa hari kemudian. payudara akan ditekan sedatar mungkin diantara penjepit filem dan kotak plastic yang disebut paddle. Pasien dengan mammogram diagnostic dapat membutuhkan waktu sampai 1 jam.

Wanita usia 50 tahun keatas harus periksa setiap satu atau dua tahun. dibandingkan mamografi tradisional yang menggunakan filem. Berbeda dengan mamografi digital yang menghasilkan gambar elektronik. USG memberi kebebasan orientasi pencitraan payudara hampir dari arah 35 . Ultrasonografi USG payudara (breast ultrasound) yang juga dikenal dengan sonography atau ultrasonography. gambar dapat diolah serta disimpan langsung di dalam komputer. sensitivitas yang lebih tinggi dapat diciptakan dan akan sangat membantu pasien dengan ketidaknormalan payudara. dalam pemeriksaan pada wanita di bawah 50 tahun. 3. Di Amerika. Teknologi digital telah mampu menangkap 30% lebih banyak ketidaknormalan payudara wanita yang melakukan pemeriksaan ini. Jika gambar kurang terang. Dengan teknologi digital. sering digunakan untuk mengevaluasi ketidaknormalan payudara yang ditemukan pada hasil mammography screening atau mammography diagnostic atau uji klinis payudara. Wanita dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi harus berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan mamografi sebelum usia 40 tahun.Medicine menunjukkan bahwa 65% wanita akan diuntungkan dari penggunaan digital mamografi. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan: 1. gambar dihasilkan di lembar filem tersebut. Wanita usia 40 tahun harus periksa mamografi setiap satu atau dua tahun 2. tidak dapat diperbaiki. Pada mamografi dengan filem (telah digunakan selama 35 tahun). 2. tidak dapat dilakukan perubahan ataupun pengulangan. Sekali gambar dihasilkan. Riset DMIST memperlihatkan bahwa mamografi digital secara signifikan terbukti lebih baik daripada mamografi filem. atau wanita segala usia dengan payudara yang memiliki kepadatan sangat tinggi.

USG digunakan untuk menyelidiki ketidaknormalan yang ditemukan pada hasil mammography atau uji payudara.manapun. Namun. Food and Drug Administration (FDA) tidak merekomendasikan USG payudara sebagai metode deteksi kanker payudara. USG versus Mammography USG memiliki resolusi kontras yang sangat baik. Saat ini FDA hanya menyetujui mammography sebagai metode deteksi kanker payudara pada wanita tanpa gejala kanker payudara (asymptomatic women). maka seorang pasien akan menjalani proses lanjutan berupa biopsy payudara yang disebut fine needle aspiration biopsy (FNAB) di area yang dicurigai tersebut. Meski USG memiliki kemampuan gambar yang kontras. USG sangat bagus untuk mencitrakan kista payudara: kantung bulat. di dalam payudara. USG dengan cepat dapat menemukan kista (selalu non kanker) ataupun pertambahan volume jaringan padat (dense mass) yang biasanya dirujuk dilakukannya biopsy untuk menentukan apakah jaringan tersebut bersifat ganas (cancerous). karena fleksibilitas alat yang digerakkan tangan untuk memeriksa seluruh bagian payudara. 36 . Lubang-lubang Hitam di Sebelah Kiri adalah Kista Jika hasil pemeriksaan USG dan mammogram keduanya memberikan hasil negative (tidak terlihat tanda adanya kanker).S. Karenanya badan administrasi makanan dan obat Amerika – U. USG tidak memiliki resolusi spasial yang baik seperti pada mammography sehingga tidak dapat memberikan gambar (citra) sedetil hasil mammography. USG dapat menemukan kista dan membedakannya dengan area jaringan payudara normal dengan gambar yang jelas. Lebih jauh. berisi cairan. namun kurang dalam hal detil dan kalah baik dengan hasil mammography tradisional sekalipun. Hasil USG Payudara. tetapi dokter masih curiga karena adanya massa padat ataupun penebalan payudara.

Hasil Pencitraan dengan Mammography Digital dan Tradisional USG juga tidak mampu mendeteksi terjadinya kalsifikasi mikro (microcalcifications). yaitu penumpukan kalsium yang merupakan indikasi pertama terjadinya kanker payudara. Resolusi spasial yang rendah sehingga tidak mampu menghasilkan gambar detil. Kekurangan USG USG membutuhkan waktu untuk menangkap ketidaknormalan payudara berdasar: 1. tapi tidak terlihat pada gambar mammography atau USG. Tidak dapat mendeteksi penumpukan kalsium pada tumor payudara. Faktor peralatan dan operator. 2. 2. maka fine needle aspiration biopsy (FNAB) akan dilakukan. Efektivitsnya sangat bergantung kecakapan dan kerampilan operator. mammography mampu memberikan citra kalsifikasi dengan sangat baik. 37 . 3. Jika hal tersebut terjadi. peluang terjadinya kanker payudara sangat kecil. 4. Contohnya. Kurang dari 30% hasil biopsi yang menunjukkan hasil kanker. Kedalaman lokasi ketidaknormalan di dalam payudara. 3. Pada kasus dimana ketidaknormalan tidak terlihat pada mammography atau USG. beberapa ketidaknormalan payudara terlewat dari deteksi kedua pemeriksaan ini. Sebaliknya. Meski hampir seluruh benjolan payudara dapat ditemukan dengan mammography atau USG. USG kurang baik dalam mendeteksi kanker payudara karena : 1. Kegagalan hasil (kontras-hitam putih) dapat terjadi. Tidak dapat mendokumentasikan jaringan payudara yang telah diperiksa. 5. Kontras gambar antara jaringan normal dan tidak normal. benjolan dapat dirasakan.

Transduser akan memancarkan dan menangkap pantulan gelombang suara. dimana 22 darinya tidak tampak pada mammogram yang berhubungan dengannya. ia juga mendeteksi lebih banyak luka-luka yang tidak 38 . Ketika mammograpy konvensional mendeteksi banyak kanker pada suatu stadium awal. Magnetic resonance imaging (MRI) scanning Penelitan baru-baru ini telah menunjukan bahwa MRI scanning mungkin adalah suatu alat screening yang bermanfaat untuk kanker payudara pada populasi-populasi tertentu yang berisiko tinggi. pasien akan berbaring pada tempat khusus. Saat pemeriksaan dimulai. USG tidak menggunakan radiasi dan bebas rasa sakit. 3. Bentuk dan intensitas pantulan begantung pada kepadatan jaringan payudara. hampir seluruh gelombang suara akan melewati kista serta menghasilkan pantulan yang lemah. Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dipancarkan dari sebuah tranduser ke payudara. gelombang suara akan memantul dari benda padat tersebut dan pola pantulannya diterjemahkan oleh komputer menjadi gambar yang dikenali/diindikasikan sebagai massa solid. Gel tersebut berfungsi sebagai pelumas kulit dan membantu transmisi gelombang suara. Komputer akan menganalisis pantulan suara tersebut dan menggambarkannya di layar monitor. Pemeriksaan USG akan berakhir setelah 20 atau 30 menit. dokter atau petugas akan menggesergeserkan transduser di payudara. Sebelum pemeriksaan dimulai. MRI menjurus pada identifikasi dari 32 tumor. dimana delapan darinya tidak teridentifikasi oleh MRI. Penggunaan rutin dari MRI mempunyai banyak keterbatasan. namun akan lebih lama jika operator sulit menemukan ketidaknormalan yang dilaporkan. Payudara akan diolesi dengan gel. Dimana MRI memungkinkan deteksi dari beberapa tumor pada wanita-wanita berisiko tinggi. Demikian juga. Jika tumor payudara yang digambarkan. Pantulan gelombang suara dari payudara ditangkap oleh tranduser dan kemudian diterjemahkan oleh sebuah komputer menjadi sebuah gambar (citra) yang terlihat di layar monitor. Jika sebuah kista payudara sedang digambarkan.USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar (citra) payudara. Mammography mendeteksi suatu jumlah total dari 18 tumor. beberapa tumor diidentifikasikan oleh MRI yang tidak dideteksi oleh mammography. Selama pemeriksaan pasien akan merasakan sedikit tekanan dari transduser. beberapa tumor yang tampak pada mammograms yang tidak terlihat pada scan MRI.

Kenyataannya. MRI juga adalah kira-kira 10 kali lebih mahal (biaya rata-rata $1000 sampai $1500) dari pada mammography. Mempunyai suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2. para ahli percaya bahwa screening dengan MRI adalah tidak praktis untuk wanita-wanita yang tidak mempunyai suatu risiko peningkatan kanker payudara. Mempunyai seorang saudara tingkat satu dengan suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2 namun belum dites untuk mutasinya. MRI payudara tahunan direkomendasikan untuk wanita-wanita yang: a. atau c. 5. Karena keterbatasan-keterbatasan ini. 4. Biopsi Biopsi payudara (breast biopsy) merupakan tindakan untuk mengambil contoh jaringan payudara dan dilihat di bawah lensa mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker payudara. Hasil biopsy payudara akan memberikan jawaban apakah contoh jaringan payudara pada benjolan merupakan bersifat kanker-ganas (malignant) atau non kanker-jinak (benign). contoh jaringan diambil untukkemudian diperiksa. Fine-needle aspiration biopsy (FNAB): menggunakan jarum kecil yang dimasukkan melalui kulit payudara dan dari ujung jarum tersebut. indikasi dari suatu risiko kanker payudara yang diwariskan yang kuat. Terdapat beberapa cara untuk melakukan biopsy payudara: a. Tes ini mengukur protein yang dibuat oleh gen HER2 pada skala 0 (tidak ada) sampai 3+. Imunohistokimia Tes imunohistokimia adalah tes yang dilakukan pada jaringan setelah pembedahan payudara. Menerima radiasi dada untuk merawat penyakit Hodgkin atau kanker-kanker lainnya. Tindak biopsy payudara biasanya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut benjolan payudara yang ditemukan saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara.bersifat kanker. b. Tumor dengan skor 3+ dianggap positif HER2. yang menjurus pada pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut yang lebih banyak dan prosedur-prosedur medis yang tidak perlu. MRI menjurus pada sebanyak dua kali pemeriksaanpemeriksaan yang tidak perlu dan tiga kali operasi-operasi biopsi payudara yang tidak perlu dari pada screening dengan mammography saja. FNAB biasanya digunakan untuk mengambil contoh jaringan benjolan 39 . misalnya berumur antara 10 dan 30.

menembus kulit sampai ke benjolan. Jika dokter tidak dapat merasakan adanya benjolan. Biopsi terbuka (Open biopsy): biopsy terbuka dengan mengiris kulit dan mengambil sebagian atau seluruh benjolan. tipe biopsy lain akan dilakukan. dan contoh jaringan diambil seukuran ujung pensil. tetapi terlihat saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara. Gambar jarum atau kabel tersebut akan membantu dokter menentukan area di mana benjolan terjadi dan menentukan sayatan bedah yang harus dilakukan untuk mengambil benjolan tersebut. Pemeriksaan dan biopsy lanjutan akan dilakukan jika ditemukan masalah (tanda-tanda adanya kanker) pada biopsi pertama. jarum atau kabel khusus akan dimasukkan ke area yang dicurigai saat pemeriksaan mammogram sebelum pembedahan dilakukan. 40 . b. c. Jarum dimasukkan. Sentinel Node Biopsi (Stereotactic biopsy): menggunakan sinar X tipe khusus dengan jarum yang sama tipenya dengan core needle biopsy. Sayatan kecil dibuat di kulit payudara untuk memudahkan jarum masuk ke payudara dengan panduan sinar X. Jika benar kista. Stereotactic biopsy hanya diberlakukan untuk kasus-kasus tertentu dan hanya dokter ahli yang mengijinkan dilakukannya biopsy ini. d. Biopsi jenis ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan unit penyedot yang secara perlahan akan mengambil contoh jaringan yang lebih besar.yang padat atau berisi cairan (kista). Core needle biopsy: menggunakan jarum yang lebih besar dengan bentuk ujung yang khusus. maka akan kempis setelah semua cairan diambil. Teknik ini dapat menemukan benjolan yang tidak dapat dirasakan dengan rabaan. Jika tidak ada cairan.

femur. Metastasis Stasiun pertama adalah kelenjar limfe axilla bagi tumor-tumor yang letaknya di lateral. Letak tumor disebutkan berada di kuadran mana. bawah. tengkorak). Selanjutnya metastase jauh (hematogen) ke tulang-tulang (vertebra. b. kelenjar supraklavikula kontralateral. 41 . sekitar puting susu. Arah insisi biopsi harus disesuaikan dengan arah insisi mastektomi yang akan dikerjakan. a. b. pelvis. agar daerah biopsi dan insisinya masuk ke dalam preparat mastektomi. tanda adanya infiltrasi. maka akan tampak lekukan dan bila benjolannya besar dan seluruhnya melekat pada kulit dan mengadakan tanda-tanda peradangan pada saluran limfe di kulit.Gejala-gejala klinik / diagnostik. ginjal. Biopsi merupakan pemeriksaan yang terakhir setelah anamnesis dan pemerikaan fisik-diagnostik. Pemeriksaan radiologik berupa mammografi bisa membantu. Lalu ke supraklavikula dan leher. sentral. pemeriksaan benjolan dan biopsi. hepar. Diagnosis ditegakkan atas dasar anamnesis (usia. aksila kontralateral dan ke kulit dada (setelit-satelit). maka benjolan tersebut mulai tidak mudah digerakkan dari sekitarnya. Bila menginfiltrasi ke kulit. dan kelenjar-kelenjar intermammaria bagi yang letaknya medial dan sentral. humerus. atau ke paru-paru. Juga ke payudara sebelahnya. cepat lambat pertumbuhan). Payudara dibagi 4 kuadran dengan 1 sentral yakni: a. Sebagian besar merupakan benjolan yang tidak nyeri. Benjolan ganas pada mulanya sama seperti jinak tapi bila membesar. leher. maka tampak kulit tersebut seperti kulit jeruk. medial atas dan medial bawah. bila hasilnya ganas. kuadran lateral atas.

Awalan p berarti klasifikasi setelah residif. Metastase jauh Metastase jauh tidak dapat ditentukan Tidak ada metastase jauh Metastase jauh termasuk kelainan kulit diluar daerah payudara dan kelenjar supraklavikula Untuk M1 dapat ditambah keterangan lokalisasi metastase. seratus anterior. tapi tidak termasuk m.5 cm atau kurang pada ukuran terbesar T1b lebih dari 0. misalnya pT2pN1pMO. PLE = pleura . MAR = sumsum tulang SKI = kulit . T4a.Klasifikasi TNM Klasifikasi tumor mamma dibuat menurut TNM: T TIS TO TX T1 : : : : : Tumor primer ( luasnya ditentukan secara klinis) Pre-invasiva carcinoma : karsinoma in situ infiltrating intraductal ca dan penyakit paget pada papilla tanpa teraba tumor. BRA = otak . Dinding toraks adalah iga.5 cm . tapi tidak lebih dari 1 cm pada ukuran terbesar. Tumor ukuran berapa saja dengan penyebaran langsung ke dinding toraks atau kulit pada payudara bersangkutan. dengan pelekatan pada dinding anterior. misalnya M1 PUL (=di paru-paru) M1 HEP(= di hepar). retraksi papilla atau perubahan lain pada kulit. LYM = KGB . 42 . dengan oedema pada payudara infiltrasi atau ulserasi kulit payudara (termasuk peau d‟orange = kulit jeruk) atau satelit kulit pada payudar a yang bersangkutan. kecuali yang disebut T4b dan T4d bisa terdapat T1. T4b. Awalan y bila terapi definitif didahului terapi lain (misalnya radiasi). T4d karsinoma inflamatori Kelenjar regioner yang berada di axilla dan infra klavikular Kelenjar tidak dapat ditentukan (misalnya telah diangkat sebelumnya) Tidak teraba kelenjar aksila homorateral Kelenjar aksila homolateral yang tidak melekat (movable) Kelenjar aksila homolateral yang melekat sama lain atau pada jaringan sekitarnya Kelenjar mamaria interna homolateral edema pada pada lengan bisa disebabkan obstruksi saluran limfe. pektroalis. T4c = T4a dan T4b. kelenjar bisa tidak teraba. T1c lebih dari 1 cm tapi tidak lebih dari 2 cm pada ukuran terbesar Tumor >2 cm tapi < 5 cm pada ukuran terbesar Tumor > 5 cm pada ukuran terbesar Lekukan pada kulit. EYE = mata . otot-otot interkostal dan m. 0. OSS = tulang . Tidak ada bukti adanya tumor primer Tumor primer tidak dapat di tentukan Tumor 2 cm atau kurang pada ukuran terbesar T1a. T2 atau T3 tanpa merubah klasifikasi. Kelenjar supraklavikula sekarang masuk M1 (Lym). OTH = lainlain T2 T3 Ket T4 : : : : N NX N0 N1 N2 N3 KET M MX M0 M1 : : : : : : : : : : : Didepan TNM tersebut dapat ditambah huruf p yang artinya klasifikasi tersebut telah diperbaiki oleh penemuan hasil pemeriksaan histopatologik pada terapi definitif (bedah).

Pembedahan: Tujuan utama terapi lokal adalah untuk menyingkirkan adanya kanker lokal.N2 setiap N N3 setiap N } } } } } } } } } } } } } dengan M0 IIB Stage IIIA M0 M0 IIIB Stage IV M1 TATALAKSANA Pengobatan untuk kanker payudara tergantung pada tipe. Smetzer 2002. 1.Tingkat penyakit : Stage Stage Stage 0 I IIA T1s T1 T0 T1 T2 T2 T3 T0 T1 T2 T3 T4 setiap T Setiap T N0 N0 N1 N1 N0 N1 N0 N2 N2 N2 N1. dan lokasi tumor. Wiknjosastro et al 2007). T a b e l t i n d a k a 43 . Prosedur yang paling sering digunakan untuk penatalaksanaan kanker payudara lokal badalah mansektomi dengan atau tanpa rekonstruksi dan bedah penyelamatan kanker payudara yang dikombinasikan dengan terapi radiasi. ukuran. 2000). Pengobatan untuk kanker payudara yaitu : (Bobak 2005. dan derajat (Doenges.

bila ganas dilakukan mastektomi. maka cukup diekstirpasi.Sebelum pembedahan direncanakan. Reseksi segmental ditambah diseksi kelenjar axilla dan ditambah radiasi tumor ganas yang < 2 cm diameter. sekarang sedang dalam penelitian. Bila hasilnya jinak. Kalau tumor sudah dekat ke fascia pektoralis sebaiknya mastektomi radikal jangan yang dimodified. 44 . diketahui hasilnya. sewaktu pasien masih diatas meja operasi. Mastektomi radikal atau mastektomi simpel yang diperluas (mastektomi radikal hal yang di ”modified”). tindakan terapi dimulai pada waktu biopsi di mana hasil biopsi tersebut bisa ditentukan secara sediaan baku.

Bila benjolan pada mamma tersebut inoperabel (seluruh tumor telah melekat pada kulit atau adanya kelenjar kenlenjar supraklavikuler atau adanya “limfangitis karsinomatosa” atau kelenjar-kelenjar axilla sudah melekat atau oederma pada lengan atau ada metastase jauh atau ada ulserasi). pemberian estrogen. yang ternyata banyak residif. Rekonstruksi Payudara 3. dimana kemudian diikuti dengan penyinaran memakai jarum-jarum radioaktif. 2.  Mastektomi yang diperluas (extended) atau masektomi radikal yang di “modified”. Kadang-kadang memotong otot pektoralis minor. (ovarektomi pada wanita premenopause.  Mastektomi simpel : seluruh mamma diangkat termasuk papilla mamma.  Mastektomi supra radikal : yakni mastektomi radikal ditambah pengangkatan kelenjar-kelenjar limfe intermamaria (sekarang tidak dikerjakan orang lagi). maka dapat diberikan terapi hormon.  Mastektomi radikal : yakni mastektomi simpel diperluas ditambah pengangkatan otot-otot pektoralis mayor dan minor. atau kemoterapi.  Reseksi segmental : Suatu segmen yang diangkat untuk penyakitpenyakit duktitis yang terbatas pada satu segmen.  Biopsi ekstirpasi/eksisi : tumor diangkat seluruhnya. Radiasi Radiasi dianjurkan untuk wanita yang mengalami kanker stadium I dan II. tapi diinsisi sebagian tumor tersebut (ini untuk tumor-tumor yang suspek ganas dan besar). Post mastektomi bergantung kepada keadaan kelenjar-kelenjar dan gambaran waktu operasi. tetapi residif. Dulu dipergunakan untuk karsinoma yang kecil. Atau radiasi eksterna dengan / tanpa pemberian kemoterapi adjuvan (QUART atau kwadranektomi). yakni mastektomi simpel ditambah pengangkatan kelenjar-kelenjar limfe axilla (diseksi Axilla). maka dilakukan radiasi pada mamma dan kelenjar-kelenjar axilla serta supraklavikula.Istilah-istilah  Biopsi insisi : Tidak seluruh tumor diangkat. Terapi Hormonal Bila radiasi tidak memungkinkan (metastase jauh) atau sudah pernah mendapat radiasi sebelumnya. Sekarang dilakukan orang lagi disertai pengangkatan jaringan kelenjar axilla. Bisa diberi radiasi tambahan. 4. Terapi penyinaran radiasi biasanya dilakukan setelah insisi massa tumor untuk mengurangi kecenderungan kambuh dan untuk menyingkirkan kanker residual. 45 .

hormonal. Umumnya terapi agresif (kombinasi lebih dari 2 macam modalitas.) Tetapi pengobatan hormon dan khemoterapi tersebut mempunyai skema dan pengawasan tertentu (khemoterapi itu toksik. tergantung pada kanker payudara yang diderita. mukositis. 46 . antara lain: radiasi. sehingga saat ini banyak dikembangkan transplantasi susmsum tulang. maka di tempat-tempat lain kemungkinan besar sudah ada mikrometastase. Kombinasi kemoterapi bisa berbeda-beda dari satu pasien ke pasien lainnya. Susmsum tulang pasien. penambahan berat badan. Kemoterapi tidak hanya diberikan sebagai single drug regiment tetapi multiple drug regiment. muntah. Kemoterapi Kemoterapi adalah pemberian obat untuk membunuh sel-sel kanker. Leukosit. sehingga perlu diawasi Keadaan Umum. 6. Hemoglobin. diberikan dalam bentuk infus atau dalam bentuk oral (tablet). Kemoterapi diberikan untuk menyingkirkan penyebaran penyakit mikrometastatik. methotrexate. monoklonal antibodi. Pada beberapa kasus. Preparat kemoterapi yang sering digunakan adalah cytoxan (C). flourouracil (F). Transplantasi sumsum tulang Kemoterapi dan radiasi menyebabkan toksisitas terhadap sumsum tulang. dan adryamicyn (A). trombosit. dsb). Prosedurnya mencakup pengangkatan susmsum tulang dari pasien dan memberikan kemoterapi dosis tinggi. keletihan. alopesia (rambut rontok). sehingga perlu diberikan khemoterapi adjuvan selama 6 bulan menurut suatu skema tertentu. Bonnadonna mengatakan bila terdapat kelenjar aksila yang mengandung metastase. 5. target terapi. dsb) dapat diberikan pada pasien yang kondisi dan keadaan umumnya baik dengan tujuan untuk menghilangkan tumor dengan cepat (berpacu dengan waktu). 5 fluorouracyl. kemoterapi. kemoterapi diberikan dalam beberapa siklus. dermatitis. Program kemoterapi untuk kanker payudara menggabungkan beberapa preparat untuk meningkatkan penghancuran sel tumor dan untuk meminimalkan resistensi medikal. Efek samping fisik kemoterapi yang umum adalah mual. methotrexate (M). atau khemoterapi (Cyclophosphamida atau endoxan. Kemoterapi digunakan setelah mastektomi.atau anti estrogen pada wanita post-menopause). dan siklus kemoterapi final diberikan setelah radiasi. dsb. perubahan rasa kecap. Kemoterapi biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi agar lebih banyak sel kanker yang dapat dibunuh melalui berbagai jalur yang berbeda. yang dipisahkan dari efek kemoterapi kemudian diinfuskan kembali secara intravena.

Prognosis Bila tidak diobati 5-year survival rate 16 – 22% sedangkan 10-year survival rate 1. Yang penting juga adalah residif lokal yang sangat merisaukan pasien. Hal tersebut dapat dihindarkan bila teknik pengoperasiannya baik. Survival rate tergantung kepada stadium waktu pasien dilakukan pengobatan dan jenis tumor. juga penentuan indikasi operasi adalah penting untuk mencegah timbulnya residif lokal. 47 . sedangkan stadium III menurun jelas menjadi lebih kurang 20%.5%. Stadium I : 5-year survival rate bisa mencapai 90%.

nlm.nih.tri-kobe.cosmetic-md.2. 7. Jakarta: EGC 3. Wim de Jong. 2004 Dalam: Buku Ajar Ilmu Bedah. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. 6. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 4. http://cancerinfo. Hal: 672 – 675 2. http://www.id/files/pdf/health/Mengenal%20Benjolan%20di%2 0Payudara. Jakarta.gov/medlineplus/ency/imagepages/9359. Ed. Richard S.breastcancer. Sjamsuhidajat.org http://www.pdf 8.unair.com/gynecomastia/adults/ http://www. Alih bahasa: Liliana Sugiharto.org http://www. 2006.itd. 5.DAFTAR PUSTAKA 1.breast-plastic-surgery.org http://www. Hemoroid. Edisi 6.ht 48 . Snell.ac.

49 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful