SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2009 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 19 ayat (1), (2), (3), Pasal 20, Pasal 21 ayat (1), (2), Pasal 22 ayat (1), (2), (3), Pasal 23, dan Pasal 24 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini; Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008; 4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 77/P Tahun 2007;

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pasal 1 (1) Standar pendidikan anak usia dini meliputi pendidikan formal dan nonformal yang terdiri atas : a. Standar tingkat pencapaian perkembangan; b. Standar pendidik dan tenaga kependidikan; c. Standar isi, proses, dan penilaian; dan d. Standar sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. (2) Standar pendidikan anak usia dini sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. Pasal 2 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. NASIONAL TENTANG

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 September 2009 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional,

Dr. A. Pangerang Moenta,S.H.,M.H.,DFM NIP 196108281987031003

guru pendamping.SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 58 TAHUN 2009 TANGGAL 17 SEPTEMBER 2009 STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI I. pengelolaan. yang menggunakan program untuk anak usia 4 – ≤6 tahun. dan perlindungan anak usia dini untuk usia 0 sampai dengan 6 tahun dengan berbagai jenis layanan sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang ada. (2) Standar pendidik dan tenaga kependidikan. dan penilaian program yang dilaksanakan secara terintegrasi/terpadu sesuai dengan kebutuhan anak. Oleh karena itu. manajemen. yaitu: (1) Standar tingkat pencapaian perkembangan. Standar PAUD terdiri atas empat kelompok. 4 – ≤6 tahun dan Program Pengasuhan untuk anak usia 0 . Penyelenggaraan PAUD sampai saat ini belum memiliki standar yang dijadikan sebagai acuan minimal dalam penyelenggaraan PAUD jalur pendidikan formal. Standar PAUD merupakan bagian integral dari Standar Nasional Pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang dirumuskan dengan mempertimbangkan karakteristik penyelenggaraan PAUD. pengasuhan. dan pengasuh) dan tenaga kependidikan memuat kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan. bukan merupakan suatu tingkat pencapaian kecakapan akademik. baik dalam jalur pendidikan formal maupun non formal. untuk memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak. nonformal dan/atau informal. Penyelenggaraan PAUD jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK)/Raudhatul Atfal (RA) dan bentuk lain yang sederajat. dan penilaian. pelaksanaan. menggunakan program untuk anak usia 2 – <4 tahun dan 4 – ≤6 tahun. proses. Kelompok Bermain (KB) dan bentuk lain yang sederajat. dan pembiayaan. Dalam perkembangannya. 1 . dan pembiayaan mengatur persyaratan fasilitas. proses. yang menggunakan program untuk anak usia 0 – <2 tahun. pengelolaan. dan penilaian meliputi perencanaan. (3) Standar isi. Sedangkan penyelenggaraan PAUD jalur pendidikan nonformal berbentuk Taman Penitipan Anak (TPA) dan bentuk lain yang sederajat. dan (4) Standar sarana dan prasarana. masyarakat telah menunjukkan kepedulian terhadap masalah pendidikan. Standar pendidik (guru. 2 – <4 tahun. dan pembiayaan agar dapat menyelenggarakan PAUD dengan baik. Standar sarana dan prasarana. Standar isi. Standar tingkat pencapaian perkembangan berisi kaidah pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.≤6 tahun. maka perlu disusun Standar PAUD. PENDAHULUAN Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 angka 14 menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Tingkat perkembangan yang dicapai merupakan aktualisasi potensi semua aspek perkembangan yang diharapkan dapat dicapai anak pada setiap tahap perkembangannya.

f. Agar anak mencapai tingkat perkembangan yang optimal. Perkembangan anak berlangsung secara berkesinambungan yang berarti bahwa tingkat perkembangan yang dicapai pada suatu tahap diharapkan meningkat baik secara kuantitatif maupun kualitatif pada tahap selanjutnya. < 3 bulan 3 -< 6 6 -< 9 9 . Tahap usia 2 – < 4 tahun. dan 4 – ≤6 tahun. fisik. terdiri atas kelompok usia : a. Perkembangan anak yang dicapai merupakan integrasi aspek pemahaman nilai-nilai agama dan moral. kognitif. Pengelompokan usia 0 – <1 tahun dilakukan dalam rentang tiga bulanan karena pada tahap usia ini. Tahap usia 0 . pengasuhan. Pertumbuhan anak yang mencakup pemantauan kondisi kesehatan dan gizi mengacu pada panduan kartu menuju sehat (KMS) dan deteksi dini tumbuh kembang anak. 2 – < 3 tahun b.< 18 18 .II. c. karena perkembangan anak berbeda satu sama lain yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. A.< 24 bulan bulan bulan bulan bulan 2. Tahap usia 4 – ≤ 6 tahun. 3 – < 4 tahun 3. d.< 12 12 . kesehatan. Untuk kelompok usia selanjutnya. dan perlindungan yang diberikan secara konsisten melalui pembiasaan. dan sosial-emosional. 2 – <4 tahun. namun demikian. Pengelompokan usia 1 – <2 tahun dilakukan dalam rentang enam bulanan karena pada tahap usia ini. bahasa. dibutuhkan keterlibatan orang tua dan orang dewasa untuk memberikan rangsangan yang bersifat menyeluruh dan terpadu yang meliputi pendidikan. b. STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN Tingkat pencapaian perkembangan menggambarkan pertumbuhan dan perkembangan yang diharapkan dicapai anak pada rentang usia tertentu.< 2 tahun. Tingkat pencapaian perkembangan disusun berdasarkan kelompok usia anak: 0 – <2 tahun. Walaupun setiap anak adalah unik. Pengelompokan Usia Anak 1. gizi. pengelompokan dilakukan dalam rentang waktu per tahun. 5 – ≤ 6 tahun 2 . terdiri atas kelompok usia: a. terdiri atas kelompok usia: a. perkembangan anak tetap mengikuti pola yang umum. perkembangan anak berlangsung sangat pesat. perkembangan anak berlangsung tidak sepesat usia sebelumnya. e. 4 – < 5 tahun b.

3. Mengamati 1. Memindahkan telunjuk mainan dari satu (menjumput) tangan ke tangan yang lain. Motorik Kasar *) Tingkat Pencapaian Perkembangan < 3 bulan *) 3 – < 6 bulan *) 6 – < 9 bulan *) 9 – <12 bulan 1. 3. Menarik benda yang terjangkau. Meraih benda di depannya. 4. 2. Melakukan gerak menendang bola. 2. 4. Menegakkan kepala saat ditelungkupkan. 1. Bertepuk tangan. sumber rang-sangan. Berhenti kedua tangan kearah reaksi atas menangis untuk digendong. Berpaling B. Refleks menggenggam benda yang menyentuh telapak tangan. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak 1. keinginannya terpenuhi 2. 1. Mulai memahami perintah sederhana. 2. 1. Mengulurkan 1. setelah suara. 3. Motorik Halus 1. 5. Memasukkan benda benda ke dalam dengan ibu mulut. 2. Memukul-mukul atau mengetukngetuk mainan. Menunjukkan reaksi saat namanya dipanggil. Nilai-nilai Agama dan Moral II. Memainkan jari tangan dan kaki. Mengamati (misal: setelah benda yang digendong atau dipegang diberi susu). diinginkan. Kognitif A. 2. 3. Duduk dengan bantuan.B. Berdiri dengan bantuan. 3. Meremas. 1. Berjalan dengan berpegangan. Berguling ke kanan dan ke kiri. Memegang 1. Mencoba mencari benda yang disembunyikan. Melempar benda yang dipegang 2. Mencoba membuka/ melepas benda yang tertutup. Motorik A. 1. 2. jari dan jari 2. 1. 1. 2. III. 3 . Membedakan benda yang permainan yang apa yang bergerak. Memegang benda dengan lima jari. kemudian dijatuhkan. Memperhatikan 1. 3. Merangkak ke segala arah. Tengkurap. Duduk tanpa bantuan. 4. Tengkurap dengan dada diangkat dan kedua tangan menopang. Menunjukkan 1. B. Tingkat Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 0 – < 12 Bulan Lingkup Perkembangan I. 1. diinginkan (ASI atau dot). Memegang benda kecil atau tipis (misal: potongan buah atau biskuit). Mengenali apa yang diinginkan. Menggaruk kepala. Berjalan beberapa langkah tanpa bantuan. 1.

Menangis apabila tidak mendapat-kan yang diingin-kan. 9 – <12 bulan 1. Berteriak. Menangis. Mengulurkan tangan atau menolak untuk diangkat (digendong). V.Lingkup Perkembangan IV. 2. Menyatakan penolakan. 6 – < 9 bulan 1. Sosialemosional Menunjukkan respons emosi 1. 3. 3. *) Nilai-nilai agama dan moral pada usia 0 . Meniru cara menyatakan pera-saan sayang dengan memeluk. 3. Menunjuk sesuatu yang diinginkan. 1. 2.Mulai menirukan ucapan. Bergumam. Mengoceh. Menyatakan keinginan dengan berbagai gerakan tubuh dan ung-kapan kata-kata sederhana. Menyebut nama benda atau binatang (pus untuk kucing. Mengucapkan dua kata untuk menyatakan keinginan.Merespons permainan cilukba. Menangis untuk mengekspresi kan ketidak nyamanan. 1. 2. 2. Memperhatikan/ mendengarkan ucapan orang. Menatap dan tersenyum. 2. 2. Menempelkan kepala bila merasa nyaman dalam pelukan (gen-dongan) atau meronta kalau merasa tidak nyaman.<12 bulan tidak diatur secara spesifik. 3.Menunjuk benda dengan mengucapkan satu kata. oti untuk roti). 3 – < 6 bulan 1. 1. 2. Merespons dengan gerakan tangan dan kaki. Bahasa Mengeluarkan suara untuk menyatakan keinginan atau sebagai reaksi atas rangsangan Tingkat Pencapaian Perkembangan < 3 bulan 1. 4 . 2. Tertawa kepada orang yang mengajak berkomunikasi. 3. sehingga pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing lembaga.

Menaruh perhatian pada gambargambar dalam buku. Membedakan ukuran benda (besar-kecil). Mengucapkan kalimat yang terdiri atas dua kata B. 2. Merespons pertanyaan dengan jawaban “Ya atau Tidak” 2. Mempergunakan alat permainan dengan cara semaunya seperti balok dipukul-pukul. 2. Melompat di tempat. Menyanyikan lagu sederhana. Membuat coretan bebas. 3. Memahami tema cerita pendek. Kognitif A. 3. Menunjuk bagian tubuh yang ditanyakan. 3. 1. 1. 4. Mengenal konsep ukuran dan bilangan. 1. Motorik Halus. biru. Tingkat Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 12 – < 24 Bulan Tingkat Pencapaian Perkembangan Lingkup Perkembangan 12 – < 18 bulan I. Menjawab pertanyaan dengan kalimat pendek. Naik tangga atau tempat yang lebih tinggi dengan berpegangan. Menarik benda yang tidak terlalu berat (kursi kecil). 3. IV. Memasukkan benda ke dalam wadah yang sesuai. 3.2. kuning). 4. 1. Meniru garis vertikal atau horisontal. Naik tangga atau tempat yang lebih tinggi dengan merangkak. 2. 4. B. Mengungkapkan Bahasa. Memegang alat tulis. Mengenal beberapa warna primer (merah. Menyebut nama sendiri dan orang-orang yang dikenal. 2. Berjalan mundur beberapa langkah. Motorik Kasar. Menyusun menara dengan tiga balok. Nilai-nilai Agama dan Moral II. 2. 1. 1. III. 5. Mulai memahami gambar wajah orang. 3. 4. Membilang sampai lima. Menendang bola ke arah depan. Membalik halaman buku walaupun belum sempurna. 2. *) 18 – < 24 bulan *) B. Menanyakan nama benda yang belum dikenal. Menerima Bahasa. 2. Berdiri dengan satu kaki selama satu detik. 5 . Mengenali pengetahuan umum. Menyebut beberapa nama benda. 2. 1. Menumpahkan bendabenda dari wadah dan memasukkannya kembali. Memegang gelas dengan dua tangan. 2. Berjalan sendiri. Motorik A. 1. Menggunakan kata-kata sederhana untuk menyatakan keingintahuan. Bahasa A. 1. milik kamu. Menyobek kertas. 4. Mulai memahami prinsip milik orang lain seperti: milik saya. 1.

Menunjukkan reaksi menerima atau menolak kehadiran orang lain. sehingga pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing lembaga. seperti permainannya diambil. Menari mengikuti irama. Motorik A. 2. 4. Berlari sambil membawa sesuatu yang ringan (bola). 4. Naik-turun tangga atau tempat yang lebih tinggi dengan kaki bergantian. Melompat turun dari ketinggian kurang lebih 20 cm (di bawah tinggi lutut anak). Melompat ke depan dan ke belakang dengan dua kaki. 3. 3. 3. 4. Meniti di atas papan yang cukup lebar. maaf. II. 2. 3. 1.Tingkat Pencapaian Perkembangan Lingkup Perkembangan 12 – < 18 bulan V. Menunjukkan reaksi marah apabila merasa terganggu. 5. Berekspresi dalam bermain peran (pura-pura). Menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap orang yang baru dikenal. Mulai memahami pengertian perilaku yang berlawanan meskipun belum selalu dilakukan seperti pemahaman perilaku baik-buruk. 1. sopantidak sopan. 3. 2. 3 – <4 tahun 1. Sosial-Emosional Menunjukkan respon emosi. 1. Meniru gerakan senam sederhana seperti menirukan gerakan pohon. marah. 1. 2. Mulai meniru doa pendek sesuai dengan agamanya. 2. Nilai-nilai Agama dan Moral Merespons hal-hal yang terkait dengan nilai agama dan moral. Mulai meniru gerakan berdoa/sembahyang sesuai dengan agamanya. benar-salah. kecewa). Mulai memahami kapan mengucapkan salam. 2. takut.<24 bulan tidak diatur secara spesifik. 3. Bermain bersama teman tetapi sibuk dengan mainannya sendiri. Mengekspresikan berbagai reaksi emosi (senang. 5. Mulai memahami arti kasihan dan sayang kepada ciptaan Tuhan. Memperhatikan/mengamati teman-temannya yang beraktivitas. kelinci melompat). dsb. Tingkat Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 2 – <4 Tahun Tingkat Pencapaian Perkembangan Lingkup Perkembangan 2 – <3 tahun I. Bermain bersama teman dengan mainan yang sama. Naik-turun tangga atau tempat yang lebih tinggi/rendah dengan berpegangan. 4. 18 – < 24 bulan 1. terima kasih. Melempar dan menangkap bola. Berjalan sambil berjinjit. Motorik Kasar 6 . *) Nilai-nilai agama dan moral pada usia 12 .

3. Mulai memahami dua perintah yang diberikan bersamaan contoh: ambil mainan di atas meja lalu berikan kepada ibu pengasuh atau pendidik. Menempatkan benda dalam urutan ukuran (paling kecil-paling besar). Menyebut bagian-bagian suatu gambar seperti gambar wajah orang. 3. Pura-pura membaca cerita bergambar dalam buku dengan kata-kata sendiri. 2. Mengungkapkan Bahasa. Meremas kertas atau kain dengan menggerakkan lima jari. mobil. 4. 1. Kognitif A. Menyebutkan berbagai nama makanan dan rasanya (garam. 3 – <4 tahun 1. Memahami konsep ukuran (besar-kecil. perbedaan antara ayam dan kucing. IV. 2. 1. 1. Bahasa A. Memahami perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama seperti membedakan antara buah rambutan dan pisang. Koordinasi jari tangan cukup baik untuk memegang benda pipih seperti sikat gigi. pasir. bentuk. 2.Mengenal konsep ukuran. ambil mainan dari dalam kotak. gula atau cabai). panjang-pendek). Menerima Bahasa 1. bagaimana. B. Hafal beberapa lagu anak sederhana. 2. kerikil. Mulai mengenal pola. Mulai mengikuti pola tepuk tangan. Menggunting kertas tanpa pola. Menuang air. 1. Memasukkan benda kecil ke dalam botol (potongan lidi. dan pola 1. III. Mulai menyatakan keinginan dengan mengucapkan kalimat sederhana (saya ingin main bola) 2. dimana). 3. B. mobil. Meronce manik-manik yang tidak terlalu kecil dengan benang yang agak kaku. ). dsb. 3. mengapa. atau biji-bijian ke dalam tempat penampung (mangkuk. siapa. 2. Mengenal tiga macam bentuk ( . ember). sendok. 7 . Memahami cerita/dongeng sederhana. Menemukan/mengenali bagian yang hilang dari suatu pola gambar seperti pada gambar wajah orang. 2. Melipat kertas meskipun belum rapi/lurus. biji-bijian). 3. Memahami perintah sederhana seperti letakkan mainan di atas meja.Motorik Halus 1. Menggunakan kata tanya dengan tepat (apa. 1.Tingkat Pencapaian Perkembangan Lingkup Perkembangan 2 – <3 tahun B. Menggunting kertas mengikuti pola garis lurus. Mengenal pengetahuan umum. 3. dsb. Mengenal bagian-bagian tubuh (lima bagian). Mengenal konsep banyak dan sedikit 1. binatang. 2. . Mulai menceritakan pengalaman yang dialami dengan cerita sederhana. 2. 4.

Menirukan gerakan binatang. baik. Mulai bisa mengungkapkan ketika ingin buang air kecil dan buang air besar. dsb. Melakukan gerakan antisipasi 1. 4. 6. 5. Melakukan permainan fisik dengan aturan. sopan. bekerja bersama. Mulai menunjukkan ekspresi menyesal ketika melakukan kesalahan. Mengenal agama yang dianut. 1. Mulai bisa melakukan buang air kecil tanpa bantuan. tidak suka karena nakal. pasien penjaga toko atau pembeli). 2. 4. Menghormati agama orang lain. Membiasakan diri beribadah. dan berlari secara terkoordinasi 4. Mengenal ritual dan hari besar dan buruk. Menangkap sesuatu secara tepat 6. Melakukan gerakan melompat.≤6 tahun 1. 2. hormat. Sosial-Emosional Mampu mengendalikan emosi 1. 2. Nilai-nilai Agama dan Moral Tingkat Pencapaian Perkembangan Usia 4 . Melakukan koordinasi gerakan kaki-tangan-kepala dalam menirukan tarian atau senam. 5. 3. 4. Memahami perilaku mulia (jujur. 3. menunggu giliran). dan/atau sesudah melakukan 4. Mengucapkan salam dan membalas salam. Meniru gerakan beribadah. Fisik A. 2. II. Membiasakan diri berperilaku 6. buruk. 4. perawat. Mulai menghargai orang lain. Motorik Kasar 8 . 5.Tingkat Pencapaian Perkembangan Lingkup Perkembangan 2 – <3 tahun V. Menyatakan perasaan terhadap anak lain (suka dengan teman karena baik hati. 3. Mengenal perilaku baik/sopan 5.). 3. Melempar sesuatu secara terarah 5. Mengenal Tuhan melalui agama 1. dsb). 4. 3. 2. Berbagi peran dalam suatu permainan (menjadi dokter. Mengucapkan doa sebelum penolong. 3. agama. Mulai menunjukkan sikap berbagi. 2. pesawat terbang. Mulai memahami hak orang lain (harus antri. Terampil menggunakan tangan kanan dan kiri. 6. pohon tertiup angin. Melakukan kegiatan kebersihan diri. membantu.<5 tahun Usia 5 . yang dianutnya. 3 – <4 tahun 1. dsb. 5. dan kelincahan. Membedakan perilaku baik dan sesuatu. keseimbangan. Melakukan gerakan menggantung (bergelayut). Mulai menunjukkan sikap toleran sehingga dapat bekerja dalam kelompok. Bersabar menunggu giliran. Bereaksi terhadap hal-hal yang dianggap tidak benar (marah apabila diganggu atau diperlakukan berbeda). Tingkat Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 4 – ≤ 6 Tahun Lingkup Perkembangan I. meloncat. Melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan.

3. Melakukan eksplorasi dengan berbagai media dan kegiatan. Menjiplak bentuk. Mengenal benda berdasarkan fungsi (pisau untuk memotong. Memiliki kesesuaian antara usia dengan berat badan. 3. Mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit. Memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. miring kiri/kanan. 2. Memiliki kesesuaian antara tinggi dengan berat badan. Kesehatan Fisik 1.Lingkup Perkembangan Tingkat Pencapaian Perkembangan Usia 4 . 1. lengkung kiri/kanan. 7. Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri. Kognitif A. Menunjukkan aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyelidik (seperti: apa yang terjadi ketika air ditumpahkan). Memiliki kesesuaian antara usia dengan tinggi badan. Mengenal konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari (gerimis. gelap. B. Menunjukkan inisiatif dalam memilih tema permainan (seperti: ”ayo kita bermain pura-pura seperti burung”). terang. Menggunakan benda-benda sebagai permainan simbolik (kursi sebagai mobil). 3. Menggunting sesuai dengan pola. Mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya. dan lingkaran. Menggunakan alat tulis dengan benar. 4. Membuat garis vertikal. Mengekspresikan diri melalui gerakan menggambar secara detail. hujan. Memiliki kesesuaian antara usia dengan berat badan. Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media. 4. III. 2. 5. pensil untuk menulis). Mengenal sebab-akibat tentang lingkungannya (angin bertiup menyebabkan daun bergerak. 2. 1. 1. Menendang sesuatu secara terarah 8. Menyusun perencanaan kegiatan yang akan dilakukan. 6. Memiliki kesesuaian antara tinggi dengan berat badan. 4. 2. 2. 3. 2. dsb). Motorik Halus C. 3. 1. 6.≤6 tahun 7. 5. air dapat menyebabkan sesuatu menjadi basah. Memanfaatkan alat permainan di luar kelas. Memiliki kesesuaian antara usia dengan tinggi badan. Menempel gambar dengan tepat. Pengetahuan umum dan sains 9 . horizontal. 4. Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan menggunakan berbagai media. Meniru bentuk. temaram. 3.<5 tahun Usia 5 . 5. 1.) 5. Menggambar sesuai gagasannya. Mengklasifikasi benda berdasarkan fungsi.

Mengungkapkan perasaan dengan kata sifat (baik. dan “paling/ter”. Memahami cerita yang dibacakan 4. 1. Mengenal perbendaharaan kata mengenai kata sifat (nakal. 6. Mengetahui konsep banyak dan 1. 4. Menerima bahasa B. atau kelompok 4. Memahami aturan dalam suatu permainan. baik. 2. memiliki perbendaharaan kata. Mengenal konsep bilangan. Membilang banyak benda satu 2. bentuk. Menyimak perkataan orang lain (bahasa ibu atau bahasa lainnya). Melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang telah diperdengarkan. berani. 2. atau warna. lambang huruf vokal dan 5. 1. IV.≤6 tahun 1. 3. lambang bilangan dan huruf Tingkat Pencapaian Perkembangan Usia 4 . 5. 4. Mengulang kalimat sederhana. nakal. 2. senang. baik hati. 3. Mengklasifikasikan benda dalam kelompok yang sama berdasarkan warna. Mengklasifikasikan benda 1. 3. 1. Konsep bilangan.Lingkup Perkembangan B. Memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekpresikan ide pada orang lain. 1-10. pelit. Bahasa A. 2. pelit. Mengenal lambang huruf. jelek. Menjawab pertanyaan yang lebih kompleks. Berkomunikasi secara lisan. Menyatakan alasan terhadap sesuatu yang diinginkan atau ketidaksetujuan. 7. Mengutarakan pendapat kepada orang lain. ukuran dan pola C. Mencocokkan bilangan dengan sampai sepuluh. Mengerti dua perintah yang diberikan bersamaan. Menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat-predikat-keterangan). menulis dan berhitung. “kurang dari”. baik. Mengenal lambang bilangan. 1. 2. atau ukuran. jelek.). Mengklasiifikasikan benda ke 2.<5 tahun Usia 5 . 5. 4. konsonan. Mengenal berbagai macam 4. Mengklasifikasikan benda yang berpasangan dengan 2 variasi. Menceritakan kembali cerita/dongeng yang pernah didengar. dsb. 10 . dan atau kelompok yang sejenis ukuran (3 variasi) atau kelompok yang 3. berani. Mengulang kalimat yang lebih kompleks. 6. Menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama. lambang bilangan. lebih banyak ke dalam kelompok 3. sejenis. Mengungkapkan Bahasa 1. dsb. serta mengenal simbol-simbol untuk persiapan membaca. Mengenal perbedaan berdasarkan bentuk atau warna berdasarkan ukuran: “lebih dari”. Menyebutkan kata-kata yang dikenal. Mengenal pola AB-AB dan yang sama atau kelompok yang ABC-ABC. Mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari paling kecil ke paling besar atau sebaliknya. 3. Mengenal pola ABCD-ABCD. warna. 5. Menyebutkan lambang bilangan sedikit.). 2. 3. baik hati. 3. Mengerti beberapa perintah secara bersamaan. Konsep bentuk. Menjawab pertanyaan sederhana. Mengurutkan benda berpasangan yang lebih dari 2 berdasarkan 5 seriasi ukuran variasi.

4. 3.≤6 tahun Mengenal simbol-simbol. Memiliki sikap gigih (tidak mudah menyerah). Menghargai keunggulan orang lain. bermakna. Bangga terhadap hasil karya sendiri. Memahami peraturan dan disiplin. nama benda-benda yang ada di Membuat coretan yang sekitarnya. Sosial emosional 1. 6. 8. V. 5. 2.Lingkup Perkembangan C. Membaca nama sendiri.) 4. Mengendalikan perasaan. 2. Keaksaraan 1. Menyebutkan kelompok gambar Meniru huruf. 3. hewan/benda yang ada di 2. 1. Mau berbagi. Memahami hubungan antara bunyi dan bentuk huruf. 3. Menunjukkan sikap toleran. Menjaga diri sendiri dari lingkungannya. 4. 9. Mengekspresikan emosi yang sesuai dengan kondisi yang ada (senang-sedih-antusias dsb. 5. Menunjukan antusiasme dalam melakukan permainan kompetitif secara positif. Menunjukkan rasa empati. 2. 6. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. Menunjukkan rasa percaya diri. dan membantu teman. 6.<5 tahun Usia 5 . Mengenal suara huruf awal dari sekitarnya. menolong. 7. 4. Menuliskan nama sendiri. Tingkat Pencapaian Perkembangan Usia 4 . Menunjukkan sikap mandiri dalam memilih kegiatan. 5. yang memiliki bunyi/huruf awal yang sama. Bersikap kooperatif dengan teman. Menghargai orang lain. 7. 11 . Mengenal tata krama dan sopan santun sesuai dengan nilai sosial budaya setempat. 1. 3. Menyebutkan simbol-simbol Mengenal suara–suara huruf yang dikenal. 8.

Pengelola. guru pendamping. Indikator 1. dan bijaksana. Kompetensi Kompetensi/Sub kompetensi 1. Pendidik PAUD pada jalur pendidikan formal terdiri atas guru dan guru pendamping. Bagi guru PAUD jalur pendidikan formal (TK. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Pendidik anak usia dini adalah profesional yang bertugas merencanakan. 12 . dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada lembaga PAUD. melaksanakan proses pembelajaran.5Berpenampilan bersih. serta penuh perhatian.1. Standar Pendidik 1.1Menyayangi anak secara tulus. tenang. dan menilai hasil pembelajaran. Kualifikasi Akademik: 1) memiliki ijazah D-II PGTK dari Perguruan Tinggi terakreditasi. KB. pengasuhan dan perlindungan anak didik. Sedangkan Tenaga kependidikan pada PAUD jalur pendidikan nonformal terdiri atas: Penilik.1. pengelolaan. sedangkan pendidik PAUD pada jalur pendidikan nonformal terdiri atas guru. 1. Kompetensi Kepribadian 1.2Berperilaku sabar. serta melakukan pembimbingan. Tenaga kependidikan pada PAUD jalur pendidikan formal terdiri atas: Pengawas. Kepala Sekolah.3Memiliki kepekaan. b. pengawasan. 1. Administrasi. ceria.6Berperilaku sopan santun. 2.1 Bersikap dan berperilaku sesuai dengan kebutuhan psikologis anak. 1. arif. Tenaga kependidikan terdiri atas Pengawas/Penilik. 1. dan yang sederajat) dan guru PAUD jalur pendidikan nonformal (TPA. RA. KB. Tenaga Administrasi. Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Kualifikasi dan kompetensi guru PAUD didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru beserta lampirannya. sehat. dan pengasuh. Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendamping a. Kepala TK/RA. Pengelola. A. dan Petugas Kebersihan.1. dan Petugas Kebersihan. pengembangan. 1.1. Pendidik PAUD bertugas di berbagai jenis layanan baik pada jalur pendidikan formal maupun nonformal seperti TK/RA.III.4Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi. Administrasi. dan yang sederajat) yang belum memenuhi kualifikasi akademik dan kompetensi disebut Guru Pendamping dan Pengasuh. menghargai. dan Petugas Kebersihan.1.1. responsif dan humoris terhadap perilaku anak. dan melindungi anak. dan rapi. TPA dan bentuk lain yang sederajat. atau 2) memiliki ijazah minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dan memiliki sertifikat pelatihan/pendidikan/ kursus PAUD yang terakreditasi.

dan perlindungan. 2.1 Memahami tahapan perkembangan anak. 1. 2.2.3 Menampilkan diri sebagai pribadi yang 1.2.4 Mengenal kebutuhan gizi anak sesuai dengan usia.1. 2. 2. dan perlindungan secara umum.3 Memahami tanda-tanda kelainan pada tiap aspek perkembangan anak.2.2 Bersikap dan berperilaku sesuai dengan norma agama. 2.1.Kompetensi/Sub kompetensi 1.2.1.2. 2. kognitif. bahasa. budaya dan keyakinan anak. pengasuhan.3 Memahami bahwa setiap anak mempunyai tingkat kecepatan pencapaian perkembangan yang berbeda.2 Bertanggungjawab terhadap tugas. dan moral agama.2 Memahami standar tingkat pencapaian perkembangan anak.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. 2. dan jender.3. 1. 2.2.4 Memahami faktor penghambat dan pendukung tingkat pencapaian perkembangan.2 Memiliki keterampilan dalam melakukan pemberian rangsangan pada setiap aspek perkembangan.3 Mengembangkan sikap anak didik untuk menghargai agama dan budaya lain.5 Memahami cara memantau nutrisi. pengasuhan.2 Memahami pertumbuhan dan perkembangan anak.1 Memahami aspek-aspek perkembangan fisikmotorik.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.3.1 Memahami kesinambungan tingkat perkembangan anak usia 0 – 6 tahun. 2.2 Memahami faktor-faktor yang menghambat dan mendukung aspek-aspek perkembangan di atas. 2.3 Berperilaku sebagai teladan.2. Indikator 1.2.3. 2.6 Mengetahui pola asuh yang sesuai dengan usia anak. 13 . berbudi pekerti luhur 1.3. 2.3.3 Memahami pemberian rangsangan pendidikan.1 Mengenal cara-cara pemberian rangsangan dalam pendidikan. 1. sosial-emosi. hukum. 2. 2. Kompetensi Profesional 2.7 Mengenal keunikan anak.2.2. dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.1. kesehatan dan keselamatan anak. 2. 2.1 Berperilaku jujur. 1. budaya. suku.

4.3 Mengolah hasil penilaian.3 Melaksanakan penilaian terhadap proses dan hasil pendidikan. 2.1 Menyesuaikan diri dengan teman sejawat. 3.2 Berkomunikasi secara efektif 14 .3. 3. 3.1.5 Memberikan bimbingan sesuai dengan kebutuhan anak. teman sejawat dari berbagai latar belakang budaya dan sosial ekonomi. 4. 3.2 Menetapkan kegiatan bermain yang mendu-kung tingkat pencapaian perkembangan anak. dan perlindungan.3.4 Memberikan motivasi untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan. semesteran. 4.1 Memilih cara-cara penilaian yang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. 3.5 Mendokumentasikan hasil-hasil penilaian.4.3. 4.2 Berkomunikasi efektif dengan anak didik. verbal maupun non verbal.4 Membangun kerjasama dengan orang tua dalam pendidikan.2 Menaati aturan lembaga.1. pengasuhan.4.3 Merencanakan kegiatan yang disusun berdasarkan kelompok usia.4 Menggunakan hasil-hasil penilaian untuk berbagai kepentingan pendidikan. 3. sosial ekonomi keluarga. 3.2 Melaksanakan proses pendidikan. dan perlidungan anak) kepada orang tua. bulanan.2.2. 3. 4. 4. dan perlindungan 3.1 Menyusun rencana kegiatan tahunan.1.2.1 Mengenal faktor-faktor pengasuhan anak.1 Merencanakan kegiatan program pendidikan. dan perlindungan.1. 4. Kompetensi Pedagogik 3.2. Indikator 2.3. dan sosial kemasyarakatan yang mendukung dan menghambat perkembangan anak. 3.3.1. pengasuhan. 3. dan harian. baik secara fisik.2 Melalukan kegiatan penilaian sesuai dengan cara-cara yang telah ditetapkan.2.1 Beradaptasi dengan lingkungan.1 Berkomunikasi secara empatik dengan orang tua peserta didik.1. 3. pengasuhan.3 Memilih dan menggunakan media yang sesuai dengan kegiatan dan kondisi anak.4. orang tua. dan perlindungan anak. 3.2.Kompetensi/Sub kompetensi 2. mingguan. 2. pengasuhan. 2. Kompetensi Sosial 4. pengasuhan.3 Menyesuaikan diri dengan masyarakat sekitar.4. 3. 3.2 Mengkomunikasikan program lembaga (pendidikan. 4. 3.4 Meningkatkan kesinambungan progran lembaga dengan lingkungan keluarga.4 Akomodatif terhadap anak didik.2.1.3 Meningkatkan keterlibatan orang tua dalam program di lembaga.2 Menggunakan metode pembelajaran melalui bermain sesuai dengan karakteristik anak.1 Mengelola kegiatan sesuai dengan rencana yang disusun berdasarkan kelompok usia.

ceria.1 Memahami peran pengasuhan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. 2.1 Terampil dalam melakukan perawatan kebersihan anak.4 Terampil merawat kebersihan fasilitas bermain anak. 15 .2 Terampil bermain dan berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan anak.6 Berperilaku santun.4 Memahami tugas dan kewenangan dalam membantu guru dan guru pendamping. 2.2 Memahami pola makan dan kebutuhan gizi masing-masing anak. 3. penuh perhatian. 3.4 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.1 Menyayangi anak secara tulus. 3. 2. Pengasuh PAUD a. Bersikap dan berperilaku sesuai dengan kebutuhan psikologis anak. dan sehat. 1. dan hormat kepada orang tua anak. Indikator 1. 1. serta melindungi anak.3 Memahami layanan dasar kesehatan dan kebersihan anak. bersih.5 Berpenampilan rapi. menghargai. dan bertanggung jawab. 2. 1. 3. Memahami dasardasar pengasuhan. Kompetensi Kompetensi 1. tenang.3 Mengenali dan mengatasi ketidaknyamanan anak.3 Memiliki kepekaan dan humoris dalam menyikapi perilaku anak. 2. arif. b. Terampil melaksanakan pengasuhan. 3.2 Berperilaku sabar. 3. Kualifikasi Akademik Memiliki kualifikasi akademik minimum Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. 3.3.

Kualifikasi dan kompetensi Penilik PAUD jalur pendidikan nonformal didasarkan pada Peraturan Penilik pendidikan nonformal pada umumnya.2 Membuat Rencana Anggaran Pendapatan dan Lembaga. Belanja 16 . serta mengawasi pelaksanaan program. 3. bentuk pengabdian untuk 2. Standar Tenaga Kependidikan Untuk membantu anak usia dini mencapai tingkat perkembangan potensinya. Lulus pelatihan/magang/kursus terakreditasi. 1. Tenaga kependidikan PAUD terdiri atas pengawas/penilik. Kepala PAUD Jalur Pendidikan Formal Kualifikasi dan kompetensi kepala TK/RA didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah beserta lampirannya. Kompetensi Kepribadian 2. 2. Kompetensi Profesional Indikator 1. 2. kepala sekolah. b. Minimal memiliki kualifikasi dan kompetensi guru pendamping. pengelolaan PAUD dari lembaga Selain memiliki kompetensi guru pendamping. layanan PAUD harus dikelola dengan baik. tenaga administrasi. pengelola PAUD harus memenuhi kompetensi sebagai berikut: Kompetensi 1. Pengawas/Penilik Kualifikasi dan kompetensi Pengawas PAUD jalur pendidikan formal didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah beserta lampirannya.1 Memiliki minat dalam mengembangkan lembaga. melaksanakan. mengelola administrasi dan biaya. c. Berpengalaman sebagai pendidik PAUD minimal 2 tahun. Setiap satuan PAUD harus memiliki penanggungjawab yang bertugas merencanakan. dan petugas kebersihan yang diatur sendiri oleh masingmasing lembaga. pengelola.B.1 Mengatasi berbagai masalah teknis operasional. Pengelola PAUD Jalur Pendidikan Nonformal Pengelola PAUD jalur pendidikan nonformal adalah penanggungjawab dalam satuan PAUD jalur pendidikan nonformal dengan kualifikasi: a.

2 Memberi layanan administratif dan informasi kepada orang tua. Kompetensi Manajerial Indikator 3. 3. 2. 3. Kualifikasi Akademik Memiliki kualifikasi akademik minimum Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Sosial 4.1 Berakhlak mulia.4 Jujur dan bertanggung jawab. dan terarsipkan. 4.2 Bersikap terbuka.3 Tekun dan ulet. Kepribadian INDIKATOR 1. 4. bulanan. masyarakat. Membuat laporan kegiatan administrasi bulanan dan tahunan 2. 4. dan perlindungan. 4.4 Memiliki kepekaan sosial.2 Mendokumentasi data kelembagaan dengan menggunakan berbagai media. Melaksanakan program kerja secara terencana.1 Mengaplikasikan teknologi informasi sederhana dalam sistem administrasi pendidikan. terbuka. Kompetensi Sosial 4. 1.3 Mengelola sarana dan prasarana sebagai aset lembaga.2.5 Memperlancar administrasi penerimaan peserta didik dan pengelompokan peserta didik. serta orang tua peserta didik. Merencanakan program ketatausahaan secara mingguan. dan efisien.3.1 Menjalin kerjasama dengan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Administrasi PAUD a. b.3 Bersikap transparan.4 Mengelola sarana dan prasarana sekolah secara optimal. dan ramah dalam memberikan pelayanan. 3. 4. 4. Profesional 3.2 Mengkoordinasi pendidik dan tenaga kependidikan lain dalam lembaga.2 Mengambil peluang untuk mengelola lembaga secara berkesinambungan. dan pemerintah. 2. rapi. Manajemen 17 . 4. 3.3 Memberi pelayanan administratif kepada pendidik dan tenaga kependidikan.Kompetensi 3. 2. 2. pengasuhan. 2.1.3 Memiliki motivasi untuk meningkatkan mutu lembaga. 2. 1. Kompetensi KOMPETENSI 1.6 Mengelola keuangan sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel.1 Bekerjasama dengan berbagai pihak untuk kepentingan lembaga. dan tahunan. 3.1 Mengelola dan mengembangkan lembaga dalam pelayanan pendidikan. transparan. 1.7 Mengelola ketatausahaan untuk mendukung pencapaian tujuan. 3. 2.

≤ 6 tahun yang dilakukan setelah kegiatan 2.≤6 tahun). dengan 2. dan 2. Bentuk Kegiatan Layanan 2. dan penilaian meliputi struktur program.5 Kegiatan penitipan anak usia 0 . 2. dan pengolahan data perkembangan anak dengan menggunakan metode dan instrumen yang sesuai.4. sehingga dimungkinkan terjadinya perbedaan kegiatan dan pelaksanaan pendidikan. 2.3 Kegiatan PAUD untuk kelompok usia 4 . Penilaian merupakan rangkaian kegiatan pengamatan. alokasi waktu.≤ 6 tahun. pengasuhan. 2. dan (5) sosial emosional. 2. STANDAR ISI 1. dan (3) perbedaan kondisi lembaga.2 Kegiatan PAUD untuk kelompok usia 2 . (3) kognitif. bakat/minat dan kebutuhan anak. Standar ini yang mempertimbangkan potensi dan kondisi setempat. Struktur Program Struktur program kegiatan PAUD mencakup bidang pengembangan pembentukan perilaku dan bidang pengembangan kemampuan dasar melalui kegiatan bermain dan pembiasaan. 18 .<2 tahun dengan anak usia 2 . (2) fisik. A. pengasuhan. proses. dan perlindungan yang dirancang berdasarkan pengelompokan usia anak. pelaksanaan.2 atau 2. PROSES. pencatatan. TPA. (4) bahasa.< 2 tahun.IV. 2. Pelaksanaan program berisi proses kegiatan pendidikan. Perencanaan program dilakukan oleh pendidik yang mencakup tujuan. dan rencana pengelolaan program yang disusun dalam Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) dan Rencana Kegiatan Harian (RKH).1 Kegiatan PAUD untuk kelompok usia 0 .1 atau 2. (2) perbedaan kelompok usia yang dilayani (antara anak usia 0 . dan perencanaan. STANDAR ISI. penilaian dilaksanakan secara terintegrasi/terpadu sesuai dengan tingkat perkembangan. Lingkup pengembangan meliputi: (1) nilainilai agama dan moral. dan perlindungan di lapangan.3 selesai dilakukan. 2. menggunakan pendekatan tematik.3.≤ 6 tahun yang dilakukan dengan menggabungkan kegiatan 2.2. DAN PENILAIAN Standar isi. KB dan bentuk lain yang sederajat).1. Perbedaan dapat terjadi karena adanya: (1) keragaman bentuk layanan PAUD (TK/RA. dengan mempertimbangkan karakteristik perkembangan anak dan jenis layanan PAUD yang diberikan.< 4 tahun. yang menerapkan program paruh waktu dan program penuh waktu. Kegiatan pengembangan suatu aspek dilakukan secara terpadu dengan aspek yang lain. isi.4 Kegiatan pengasuhan anak usia 0 .<4 tahun serta 4 .

3.1.2. 3.4 Dua semester pertahun.1.3.1 PAUD Jalur Pendidikan Formal. Kelompok A untuk anak usia 4-5 tahun dan kelompok B untuk anak usia 5-6 tahun. 3. jumlah peserta didik setiap rombongan bersifat fleksibel.2. Tujuh belas minggu per semester.≤ 6 tahun Alokasi waktu disesuaikan dengan sisa waktu dari penitipan dikurangi dengan kegiatan terstruktur yang sudah dilaksanakan.3.2.3.3 Kelompok usia 4 .2.2.1. 3. 3.4 Dua semester per tahun.2 Tiga hari per minggu.1 3. jumlah maksimal peserta didik setiap rombongan belajar sebanyak 20 peserta didik dengan 1 orang guru TK/RA atau guru pendamping.3 Tujuh belas minggu efektif per semester. 3.< 4 tahun: 3.1 Satu kali pertemuan selama 180 menit.3 Tujuh belas minggu per semester. dan tersedia minimal seorang guru/guru pendamping. 3.3 3. Alokasi waktu 3.2. 3.2 3. 3.3.2 Dua kali pertemuan per minggu.2 PAUD Jalur Pendidikan Nonformal: 3.4 Satu kali pertemuan selama 120 menit Satu kali pertemuan per minggu.3.2 PAUD Jalur Pendidikan Nonformal.1 Kelompok usia 0 . Rombongan belajar 4. sesuai dengan jenis kegiatan dan kelompok usia. Dua semester per tahun.3.3. 4.3 Tujuh belas minggu efektif per semester. 4. 3.4 Dua semester pertahun.1. dengan jumlah pertemuan sebanyak 900 menit (30 jam @ 30 menit).1.3.≤ 6 tahun 3. Selain itu harus tersedia pengasuh dengan perbandingan antara pendidik (guru/guru pendamping/pengasuh) dan peserta didik sbb: 19 .1PAUD Jalur Pendidikan Formal: 3.1 Satu kali pertemuan selama 150 – 180 menit.2. 3. 3.3.2 Kelompok usia 2 . disesuaikan dengan usia dan jenis layanan program.1 Satu kali pertemuan selama 180 menit 3.< 2 tahun: 3.1.2 Enam atau lima hari per minggu.2.4 Kegiatan pengasuhan anak usia 0 .1.1. 3.3.

4. 1. 4. 5.<2 tahun 1 : 6 anak.2. 4.2. berkesinambungan. Jadwal kegiatan disesuaikan dengan jadwal harian masing-masing anak.2. dan perlindungan. minggu efektif pembelajaran.2.2 Pengembangan Rencana Pembelajaran 1. kreatif.<1 tahun 1 : 4 anak.3.3.2 Rencana Kegiatan untuk anak usia 0 – 2 tahun bersifat individual.5Kelompok usia 4 . 1.4 Kegiatan pembelajaran dilakukan secara bertahap. minat dan karakteristik anak. gizi.2. 1.3. 1.3. kebutuhan.6Kelompok usia 5 . B. 1.2.1Kelompok usia 0 .<3 tahun 1 : 8 anak. Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) dan Rencana Kegiatan Harian (RKH). dan hari libur. 1. 4. Perencanaan: 1. STANDAR PROSES 1. Kalender pendidikan tersebut disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. 1.4. pengasuhan.2 Mengintegrasikan kesehatan. 4.4Kelompok usia 3 .2. 20 . efektif.5 Proses pembelajaran bersifat aktif.2Kelompok usia 1 . Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun ajaran.1 Memperhatikan tingkat perkembangan.2.3.3 Prinsip-Prinsip 1.3 Pembelajaran dilaksanakan melalui bermain.1 Perencanaan penyelenggaraan PAUD meliputi Perencanaan Semester.6 Proses pembelajaran berpusat pada anak.3. pendidikan.3Kelompok usia 2 . dan menyenangkan. interaktif.<5 tahun 1 : 12 anak. waktu pembelajaran efektif.<4 tahun 1 : 10 anak.≤6 tahun 1 : 15 anak. dan bersifat pembiasaan.

2.4. 2.2 Pemilihan alat bermain dan sumber belajar yang ada di lingkungan.1 Mencakup seluruh tingkat pencapaian perkembangan peserta didik. serta deskripsi profil anak.<2 tahun. dan menarik.3 Pemilihan teknik dan alat penilaian sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan. 2. inti dan penutup.1.1Kegiatan dilaksanakan di dalam ruang/kelas dan di luar ruang/kelas. C. 2.2 Mencakup data tentang status kesehatan. penugasan. unjuk kerja. sehat. nyaman.2 Pengorganisasian Kegiatan 2. dan kelompok besar meliputi tiga kegiatan pokok. dan pendidikan.<4 tahun dalam kelompok besar.5Pengelolaan kegiatan pembelajaran pada usia 4 .1Menciptakan suasana bermain yang aman.2. 2. dan sesuai dengan fungsi stimulasi yang telah direncanakan.1.4 Pengorganisasian 1. 1. laporan orang tua. kesehatan. bersifat individual.4. pencatatan anekdot.2Kegiatan dilaksanakan dalam suasana yang menyenangkan. Teknik Penilaian Pengamatan.4Pengelolaan kegiatan pembelajaran pada usia 2 . pengasuhan.1.≤6 tahun dilakukan dalam individu. 2. percakapan/dialog. 2. 1. 2. Lingkup 2.2Penggunaan alat permainan edukatif memenuhi standar keamanan. kelompok kecil dan individu meliputi inti dan penutup.3Memanfaatkan lingkungan. 2. 21 . STANDAR PENILAIAN Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan tingkat pencapaian perkembangan anak yang mencakup: 1.6Melibatkan orang tua/keluarga. yaitu pembukaan.2. 2.2.3Kegiatan untuk anak usia 0 . bersih.1 Pemilihan metode yang tepat dan bervariasi.2.4. 2. kelompok kecil.2.2.1 Penataan lingkungan bermain 2. Pelaksanaan 2. dan dokumentasi hasil karya anak (portofolio).1.

2 Pengamatan dilakukan pada saat anak melakukan aktivitas sepanjang hari. 5. jenis aktivitas/kegiatan. 5. serta untuk memperbaiki sarana dan prasarana termasuk untuk anak dengan kebutuhan khusus.8 Pembelajaran melalui bermain dengan benda konkret. 3. Proses 3. 3. 4.3 Secara berkala tim pendidik mengkaji-ulang catatan perkembangan anak dan berbagai informasi lain termasuk kebutuhan khusus anak yang dikumpulkan dari hasil catatan pengamatan. 5. anekdot.1 Dilakukan secara berkala. dan berkelanjutan. dan portofolio. 3. 4. terpercaya. intensif. alat kebersihan dan kesehatan.3. bermakna.5 Merencanakan program pelayanan untuk anak yang memiliki kebutuhan khusus. 3. disertai saran-saran yang dapat dilakukan orang tua di rumah. menyeluruh. 22 . termasuk kebutuhan khusus anak.1 Pendidik membuat kesimpulan dan laporan kemajuan anak berdasarkan informasi yang tersedia. metode. check list. 3.2 Pendidik menyusun dan menyampaikan laporan perkembangan anak secara tertulis kepada orang tua secara berkala. 4.5 Dilakukan secara sistematis. 3.6 Memonitor semua aspek tingkat pencapaian perkembangan anak. 5.2 Pendidik menggunakan hasil penilaian untuk memperbaiki program.4 Melakukan komunikasi dengan orang tua tentang perkembangan anak. dan konsisten.1 Pendidik menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kompetensi diri.3 Mengadakan pertemuan dengan orang tua/keluarga untuk mendiskusikan dan melakukan tindak lanjut untuk kemajuan perkembangan anak. Tindak lanjut 5.3 Laporan perkembangan anak disampaikan kepada orang tua dalam bentuk laporan lisan dan tertulis secara bijak.7 Mengutamakan proses dampak hasil.4 Pendidik merujuk keterlambatan perkembangan anak kepada ahlinya melalui orang tua. Pengelolaan hasil 4. minimal sekali dalam satu semester. 5. 3. penggunaan dan penataan alat permainan edukatif.

Persyaratan 2. 1. pengelolaan. 2. 2. DAN PEMBIAYAAN Standar sarana dan prasarana. dan ruang lainnya yang relevan dengan kebutuhan kegiatan anak.3 Memiliki alat permainan edukatif.2.1. dan pembiayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam mendukung pelayanan PAUD. jumlah anak. dan pengawasan penyelenggaraan PAUD. ruang kepala sekolah. baik buatan guru. dan jenis layanan PAUD. jamban dengan air bersih. PENGELOLAAN. kelengkapan. dengan luas minimal 3 m2 per perseta didik. pelaksanaan. tempat UKS. Standar pengelolaan merupakan kegiatan manajemen satuan lembaga PAUD yang berkaitan dengan perencanaan. terang. anak. dan kelompok usia yang dilayani. 2. Standar Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana adalah perlengkapan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. budaya. dan pabrik.5 Memiliki peralatan pendukung keaksaraan. Standar sarana dan prasarana meliputi jenis. A.4 Memiliki fasilitas permainan baik di dalam maupun di luar ruangan yang dapat mengembangkan berbagai konsep.1 Kebutuhan jumlah ruang dan luas lahan disesuaikan dengan jenis layanan. 2.1.1 PAUD Jalur Pendidikan Formal 2. 1. Standar pembiayaan meliputi jenis dan sumber pembiayaan yang diperlukan dalam penyelenggaraan dan pengembangan lembaga PAUD. nyaman. dan kualitas fasilitas yang digunakan dalam menyelenggarakan proses penyelenggaraan PAUD.2. 2.3 Memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. dan kamar mandi/jamban yang dapat digunakan untuk kebersihan diri dan BAK/BAB (toileting) dengan air bersih yang cukup. STANDAR SARANA DAN PRASARANA. 23 .2 Minimal memiliki ruangan yang dapat digunakan untuk melakukan aktivitas anak yang terdiri dari ruang dalam dan ruang luar. 2.1 Aman. ruang guru. 2. termasuk barang limbah/bekas layak pakai.1. dan memenuhi kriteria kesehatan bagi anak.2 Sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Pengadaan sarana dan prasarana perlu disesuaikan dengan jumlah anak.1. pengasuhan. Prinsip: 1.2 Memiliki ruang anak dengan rasio minimal 3 m2 per peserta didik.V.1. dan perlindungan. 1.1 Luas lahan minimal 300 m2. kondisi sosial.2 PAUD Jalur Pendidikan Nonformal 2.

1. serta mengembangkannya menjadi program kegiatan nyata dalam rangka pengelolaan dan peningkatan kualitas lembaga.1 Taman Penitipan Anak untuk anak usia 0 . partisipasi.2.3 Bentuk lain yang sederajat untuk anak usia 0 . harus tersedia fasilitas untuk tidur.1 Program dikelola secara partisipatoris.2 Visi. 3. dan kelompok usia yang dilayani.2 Kelompok Bermain untuk anak usia 2 .4 Untuk PAUD Formal.5 Program harus memiliki izin sesuai dengan jenis penyelenggara program. misi. 2. 2. dan tujuan juga dirumuskan bersama dengan komite sekolah.2 PAUD jalur pendidikan nonformal terdiri atas: 2.≤ 6 tahun 2.1.2.2. misi. kemitraan. pendidik dan tenaga kependidikan.1.2 PAUD jalur pendidikan formal menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian.≤ 6 tahun.1 PAUD jalur pendidikan formal untuk anak usia 4 .1 Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal 2. Prinsip Pengelolaan: 1. dan tujuan Lembaga dirumuskan oleh pimpinan lembaga bersama masyarakat.2.2.2. misi dan tujuan lembaga.3 visi. 24 . dan tujuan lembaga dijadikan cita-cita dan upaya bersama agar mampu memberikan inspirasi. selain butir 3. mandi.1 Setiap Lembaga PAUD perlu menetapkan visi. makan. 3. terdiri atas: 2.4 Memiliki fasilitas permainan baik di dalam dan di luar ruangan yang dapat mengembangkan berbagai konsep.2. dan akuntabilitas.≤6 tahun 2.2 Bentuk lain yang sederajat. dan istirahat siang. misi. jumlah anak. Bentuk Layanan: 2. 3.3 Memiliki sarana yang disesuaikan dengan jenis layanan. 3. 2.3 Visi.≤6 tahun. 1. 1. Perencanaan Pengelolaan: 3. serta kesinambungan pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini.5 Khusus untuk TPA. 3. Standar Pengelolaan Pengelolaan dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya hak dan kebutuhan anak. motivasi dan kekuatan pada semua pihak yang berkepentingan. B. 2.3 PAUD jalur pendidikan nonformal menerapkan manajemen berbasis masyarakat. keterbukaan.

4.2 Pengelolaan sumber belajar/media meliputi pengadaan. 5. STANDAR PEMBIAYAAN Pembiayaan meliputi jenis.2Data lembaga. dan pemanfaatan. 4. bahan atau peralatan pendidikan habis pakai dan biaya operasional pendidikan tak langsung. digunakan untuk gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta tunjangan yang melekat.2. meliputi biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaan.1. Pelaksanaan Pengelolaan 4. pengembangan SDM. 1. 1.1. pemerintah daerah. 4. C. 25 .1 Pengelolaan Administrasi kegiatan meliputi: 4. sumber.3 Biaya personal. dan modal kerja tetap. Pengawasan dan Evaluasi 5.2. dipergunakan untuk pengadaan sarana prasarana.1Alat bermain. dan personal dapat diperoleh dari pemerintah. pemanfaatan dan perawatan: 4. 1. 4.1Data anak dan perkembangannya.3Administrasi keuangan dan program. yayasan. serta pengawasan dan pertanggung jawaban dalam penyelenggaraan dan pengembangan lembaga PAUD yang dikelola secara baik dan transparan. 2. partisipasi masyarakat dan/atau pihak lain yang tidak mengikat. Sumber Pembiayaan Biaya investasi.2Media pembelajaran. Jenis dan Pemanfaatannya: 1.2 Biaya operasional.1.1 Lembaga memiliki mekanisme untuk melakukan pengawasan dan evaluasi program minimal satu kali dalam satu semester. dan 4.2.3Sumber belajar lainnya. operasional.1 Biaya investasi. 4.

H. TTD. Pengawasan dan Pertanggungjawaban Lembaga memiliki mekanisme untuk melakukan pengawasan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.M.H..DFM NIP 196108281987031003 26 . TTD. dan MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.3. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. Dr. A.. Pangerang Moenta. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful