P. 1
Moderator Panduan

Moderator Panduan

|Views: 10|Likes:
Published by Novita Indah

More info:

Published by: Novita Indah on Sep 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2014

pdf

text

original

http://akhmadguntar.

com/tips-ampuh/panduan-menjadi-moderator-seminar-yanghandal/ akhmad guntar __________________________________________________________ Pertama kalinya datang di blog ini? Agar tidak ketinggalan tulisan & informasi menarik, silahkan saja berlangganan tulisan saya secara lengkap via email atau RSS reader. Jika Anda butuh informasi tentang RSS, silahkan klik di sini. ____________________________________________________________________ Jan 27

Panduan Menjadi Moderator Seminar yang Efektif & Handal
Tips Ampuh Add comments

Moderator acara memegang peranan yang amat penting pada hari-H. Sukses tidaknya, berkesan tidaknya acara bagi peserta, narasumber, pemasang iklan dan panitia akan amat terlihat pada bagaimana moderator menjalankan tugasnya. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, berikut adalah sedikit panduan tentang bagaimana menjadi moderator seminar yang baik. Anda barangkali punya pengalaman yang bisa memperkaya, silahkan dibagi di sini.

Persiapan sebelum hari-H
1. Pelajari material setiap sesi. Mau cara yang gampang, minta panitia untuk kirimkan handout dari setiap pembicara. Tapi ada kalanya (sering bahkan) handout ini tidak bisa diterima hingga hari H. Maka tempuh alternatif lain: Anda bisa lakukan riset di internet. Dengan cara ke-2 ini, Anda tetap harus setidaknya membaca beberapa bagian dari handout/slide begitu Anda tiba di lokasi acara. Pengetahuan tentang materi yang akan disampaikan akan membantu Anda:

tahu. “Yah. Form pertanyaan peserta. Anda tak perlu membuat perkenalan yang panjang apalagi sampai melebihi narasumber. kurang 5 menit. klo dasarnya emg keren gimana. Paparan perkenalan diri Anda sendiri. Pengetahuan Anda tentang apa2 yang akan mereka bawakan tidak hanya akan membuat hubungan Anda jadi lebih cair. 3. Persiapkan amunisi dengan baik Anda sebaiknya bersiap manakala panitia terlalu sibuknya hingga tak sempat siapkan halhal remeh untuk kepentingan narasumber. namun juga membuat sang narasumber berikan apresiasi kepada Anda atas pemahaman atau minimal ketertarikan yang Anda punya atas materi yang akan dia bawakan. Ngobrol dengan narasumber ketika mereka hadir di lokasi sebelum acara berlangsung. Akan tampak profesional bila kertas2 yang Anda bawa memiliki kop nama kegiatan. Tapi bagaimanapun. tapi saya lebih suka pake punya sendiri manakala desain & layoutnya lebih keren. Saya lebih menyukai model perkenalan yang sifatnya pemaparan alih-alih berbentuk daftar yang membuat cara pembacaan menjadi kaku. 2. dan bukan hanya untuk Anda sendiri. Saya biasa menggunakan surat cinta untuk memberitahukan bahwa waktu kurang 15 menit. sedemikian rupa sehingga bila Anda menunjukkannya ke pembicara. Dengan baju yang mencolok apalagi dandan yang berlebihan. ingat ingatlah untuk tidak tampak lebih keren secara menonjol ketimbang sang narasumber. Itu akan membuat Anda tampak lebih menonjol ketimbang sang pembicara. untuk dibacakan oleh MC. Dalam acara di mana Anda jadi moderator. Diupayakan pake kertas yang tebal. itu akan membuat perhatian audience dan pemirsa dokumentasi foto/film menjadi teralihkan secara serius pada Anda. sebaiknya ini Anda siapkan sendiri. Iya. tak ada salahnya Anda juga tampil smart dan well-informed. dan waktu telah habis. Intinya adalah ada slot untuk mengisi nama. Tapi tentu pake kertas kosong pun tak masalah. Meskipun panitia biasanya punya. Saya cetak di kertas ukuran A5 dg ukuran huruf super besar. Itu akan membuat Anda (dan panitia) terkesan well-prepared. bintangnya adalah mereka para narasumber. bikin juga surat cinta untuk memberitahu agar narasumber mempersingkat jawabannya (untuk digunakan di sesi tanya jawab). Intinya Anda harus bawa. sayangnya bukan Anda sang moderator. Surat Cinta untuk memberitahukan batas waktu. asal. Dan satu lagi. Normalnya. . kertas tersebut tidak trawang terlihat oleh hadirin.• • Membuat preview dan kata-kata pembuka sesi yang berbobot dan tidak kacangan. Jika narasumber yang hadir adalah orang2 terpilih. dan pertanyaan. Berikut adalah yang biasa saya siapkan dan bawa pada saat acara: • • • • Form kurikulum vitae pembicara. tapi juga untuk narasumber yang bisa jadi tak membawa selembar kertas pun bersama mereka. dong?”. Apapun. Pilih busana baik-baik Jangan pakai baju warna kinclong atau apapun yang mencolok.

yakni manakala Anda memanggil panitia ke meja Anda.• • Siapkan juga kertas kosong ukuran kecil (misal A5 bagi dua) untuk surat-suratan dengan panitia. untuk Anda dan juga jaga-jaga buat narasumber (bisa minta ke panitia sebelum Anda maju ke depan) Aktivitas Moderator pada Hari-H . Dan juga siapkan ballpoint.

6) Setelah pembicara rampung mengisi CV. Bukan dadakan. Yang paling utama. Tanyakan bagaimanakah dia sang pembicara ingin diperkenalkan. Narasumber bisa diantar oleh panitia acara untuk kemudian diperkenalkan kepada moderator. Jika ada yang tak jelas. minta ke panitia agar langsung saja ganti dengan yang baru Ingatkan agar panitia memberikan minum/makanan dari sebelah kanan belakang Tunjuk/kenali panitia yang mengoperasikan perangkat elektronik misal sound system dan slide Buat kesepakatan komunikasi dengan panitia.dan dia punya arahan terkait mana-mana saja yang perlu dibacakan. jangan sampai ada kejadian Anda terbata-bata atau kelihatan bingung ketika sedang membaca CV. sebelum acara dimulai. Pastikan Anda bisa membaca semua tulisan yang ada.Urutan aktivitas seorang moderator adalah sebagai berikut 1) Moderator harusnya hadir jauh sebelum acara dimulai. Siapkan ballpoint. just in case. Bacalah CV yang telah ditulis pembicara. siapkan tempat duduk sejak awal. siapkan/bikin sendiri juga. Dengan demikian. langsung tanyakan. Bisa jadi dia punya pencapaian atau prestasi atau informasi apapun yang belum terdapat di form CV. jangan sampai Anda salah mengeja . Bilang ke panitia untuk mengkhususkan kursi tertentu. Namun sebelumnya. moderator bisa turut menyiapkan perangkat atau memastikan ketersediaan alat dan bahwa itu semua berfungsi • • • • Meja dan kursi pembicara di depan Kursi pembicara yang tidak sedang berbicara Pengeras suara LCD proyektor 2) Moderator “membriefing” panitia. 4) Moderator memperkenalkan diri kepada narasumber 5) Pembicara mengisi kurikulum vitae. moderator melakukan koordinasi dengan pembicara terkait: • CV pembicara. dijaga agar tidak diduduki oleh peserta yang datang terlebih dulu. buat sang pembicara senang atas bagaimana dia diperkenalkan. just in case Kalo air minum dari moderator atau narasumber habis. tanyakan apakah pembicara memiliki kurikulum vitae yang dibawa sendiri dari rumah. terutama bila Anda butuh bantuan hingga membutuhkan panitia untuk maju ke depan menghampiri Anda 3) Saat Pembicara memasuki ruangan. Bisa jadi juga dia sudah menyiapkan CV yang amat panjang -misal 6 halaman. Intinya. untuk perihal-perihal sebagai berikut: • • • • • Minta kurikulum vitae.

Jika acara ternyata molor. Kesepakatan masalah waktu. Sebagai moderator. Sampaikan bagaimana Anda akan mengkomunikasikan habisnya waktu kepada pembicara. Terutama untuk nama dengan ejaan lama dan yang memiliki huruf o atau e (untuk orang jawa). apakah butuh bantuan operator untuk slide? Jangan paksa narasumber untuk banyak berbicara. Jikapun mereka mengajak Anda ngobrol.• • • • • nama pembicara. 9) Sesi Pertama • • • Ucapkan salam setelah sebelumnya menebarkan senyum kepada hadirin. Dan ketika mengucapkan salam. Pahami bahwa banyak pembicara/narasumber yang butuh membentuk konsentrasi dan mengondisikan diri sebelum mereka maju ke panggung. dikonfirmasikan lagi tentang apa yang akan moderator sampaikan sebagai pengantar. Lalu tanyakan. jangan obrolkan hal-hal yang tidak relevan dengan apa yang akan dia sampaikan. pastinya adalah orang penting yg berharap Anda juga turut memperhatikan dia berbicara. maka sampaikan juga modifikasi jadwalnya. Gunakan dokumen perkenalan diri sesuai amunisi yang telah Anda siapkan. Apa yang diharapkan dari peserta . Kisi-kisi materi. sambutan-sambutan. 7) Masuk acara Pembukaan: pembacaan agenda acara oleh MC. Anda sebaiknya duduk manis memperhatikan. setelah sebelumnya memperkenalkan. pastikan Anda memandang hadirin. 8 ) MC menyerahkan acara kepada Anda sebagai Moderator. jangan menunduk melihat naskah/meja. Informasikan berapa waktu total yang dimiliki pembicara atau bahkan setiap pembicara. misal mengapa kok materi yang akan disampaikan penting untuk dimunculkan di acara ybs. Terkadang apa yang disampaikan narasumber berbeda dengan apa yang sudah jadi arahan panitia. Tunjukkan contoh “surat cinta” yang akan Anda sodorkan kepada mereka. dan apapun yang masuk pada prosesi pembukaan kegiatan. Siapapun yg memberi sambutan. Pemberitahuan manakala waktu habis. Tanyakan tentang penyiapan laptop. Maka hal ini harus dikomunikasikan dengan baik. mau minta dipasangkan atau lebih suka pasang sendiri? Termasuk juga sistem audio yang nyambung ke laptop. Memberikan pengantar materi.

11) Pada Sesi Diskusi • • • • • • Memberi kesempatan peserta bertanya setelah sebelumnya mensosialisasikan berapa banyak termin yang tersedia. Yang wajib Anda sampaikan adalah poin-poin penting dari apa-apa yang telah disampaikan narasumber dan juga berdasarkan hasil sesi diskusi. serta batasan jumlah pertanyaan yang boleh diajukan setiap orang. 13) Pemberian kenang-kenangan. Menegaskan. Sekalian juga Anda sampaikan aturan main semisal keharusan untuk mengacungkan tangan. banyak sekali peserta yang bingung-bingung sendiri ketika bertanya. ketiga. Untuk ini. baik. Baik sekali bila Anda berada di tengah-tengah para narasumber. entah sekedar untuk memastikan seluruh peserta mendengar (manakala mike untuk peserta tidak tersedia) atau untuk mengingatkan lagi ketika narasumber hendak menanggapinya. Anda bisa bantu narasumber untuk memposisikan dirinya berdasarkan urutan tertentu di tempat pemberian kenangkenangan. dan berapa penanya di setiap terminnya. Memotong dan meringkas pertanyaan bila terlalu panjang Memancing pertanyaan dengan mengajukan frasa-frasa yang menggiring pada pertanyaan. 12) Kesimpulan dan Penutup. Jadi ternyata … . 14) Foto bersama. yang disampaikan peserta tu pertanyaan atau pernyataan Membantu peserta dalam merumuskan pertanyaan. Apa yang dilakukan adalah memberi simpulan atau mencuplik sedikit bagian dari paparan yang baru saja disampaikan “Menarik sekali apa yang disampaikan oleh Bapak/Ibu. Bagaimana Anda tahu urutannya? Tentu saja karena Anda sebelumnya telah ngobrol dengan panitia tentang ini. Menegaskan dan mengulang pertanyaan. marilah kita beranjak pada pemaparan ke-2 yang akan disampaikan oleh yang terhormat Bapak/Ibu …. Dan sebaiknya simpan saja Peace Sign Anda . Ada kalanya kesimpulan tidak diperlukan jika memang forum/acaranya tidak dimaksudkan untuk membuat atau menuju ke arah simpulan tertentu. dan seterusnya. lalu menyebutkan nama dan asal sebelum bertanya.• • • • • Mengundang pembicara ke depan Memperkenalkan pembicara Mempersilahkan pembicara mulai berbicara Mengingatkan lagi masalah waktu tanpa perlu terdengar di mike Ketika sudah selesai. Nah. Beneran. Sekarang. berikan komentar/review singkat tentang apa yang baru disampaikan 10) Sesi Kedua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->