Manajemen Perubahan PT Astra International Tbk

Secara umum kata perubahan sering diartikan sebagai kondisi yang berbeda dari kondisi sebelumnya. Perubahan itu terjadi sebagai akibat dari suatu proses yang terjadi kemudian dan menggambarkan antara sebelum dan sesudah dari peristiwa tersebut. Kami mengambil PT Astra International Tbk sebagai contoh. Krisis ekonomi menyebabkan Astra harus melakukan penjadwalan pembayaran utang dengan para kreditur. Pada periode 1998-1999, Astra terpaksa mem-PHK 20.000 karyawan tetap dan 5.000 pegawai kontrak sehingga jumlah karyawan Astra tinggal sekitar 100.000 orang. Tetapi, bisnis harus tetap berjalan. Masuknya Cycle & Carriage (didukung raksasa finansial Jardine Matheson) sebagai pemegang saham utama Astra dan dibukanya peluang investasi 100% kepada investor asing di Indonesia menyebabkan berubahnya kompetisi di pasar. Liberalisasi perekonomian harus dijawab dengan langkah yang tepat. Hal tersebut menyebabkan PT. Astra Internasional Tbk. melakukan perubahan manajemen sejak tahun 2001. Manajemen Astra melakukan transformasi bisnis dan manajemen agar Astra menjadi perusahaan yang excellent.

Grup Astra merupakan kelompok bisnis nasional yang memiliki sistem manajemen termaju di Indonesia. Astra menyebut sistem manajemennya dengan nama Astra Management System (AMS). Sistem manajemen ini menjadi roda penggerak organisasi Astra untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, moto, dan filosofi korporat Astra. Kehadiran AMS menjadi cermin PT. Astra Internasional Tbk sebagai organisasi yang tanggap terhadap perubahan dan seringkali menjadi motor perubahan dalam konteks bisnis nasional. Manajemen perubahan atau change management merupakan pendekatan terstruktur dalam rangka membawa PT. Astra Internasional Tbk dari kondisi saat ini (current state) ke masa depan yang diinginkan (desired future state) untuk mencapai kinerja yang lebih baik. Dalam lingkungan PT. Astra Internasional Tbk, perubahan tersebut meliputi perubahan didalam struktur organisasi, proses, tata laksana, sumber daya manusia, pola pikir dan budaya kerja. Fokus utama dari dari manajemen perubahan adalah sumber daya manusia yang pada akhirnya akan mengarah kepada pembelajaran organisasi (Building Learning Organization).

Pembelajaran organisasi merupakan kegiatan organisasi ketika pemimpin dan karyawan secara terus menerus meningkatkan kapasitas mereka untuk mencapai tujuan, saat pola pikir baru dipelihara, aspirasi kolektif bebas, diutamakan dalam rangka perbaikan dan orang-orangnya memiliki keinginan untuk belajar. Manajemen perubahan selalu dibutuhkan oleh PT.Astra Internasional Tbk untuk menciptakan tata kelola organisasi dan bisnis yang lebih efektif, produktif, efisian, kreatif, dan

Membangun kultur yang tidak saling menyalahkan. get the right vision. kedua. akses pada sumber-sumber data dan anggaran. 6. Memelihara proses hubungan yang benar. communicating for buy in. PT. 2. PT. Melalui perubahan yang jelas dan terbuka. sehingga keberhasilan penerimaan setiap orang terhadap perubahan yang diinginkan dapat diwujudkan secara sempurna.Astra Internasional Tbk harus memastikan bahwa setiap kegiatan perubahan dilakukan secara terencana dan terukur. serta menggunakan peta perjalanan manajemen transisi untuk merealisasikannya yaitu : 1. Mempromosikan keterbukaan. Manajemen perubahan PT. 7. pengaruh antar sesama teman dan kepemimpinan bisa memelihara disiplin untuk memastikan bahwa tidak ada seorangpun dibiarkan mengganggu keseimbangan didalam tim dan keharmonisan antar tim. Menciptakan tim kerja.Mendesain dan memastikan proses hubungan antar manusianya. Ilmu pengetahuan adalah untuk saling dibagikan & hubunganhubungan komunikasi yang mendukungnya merupakan sumber efisiensi yang lebih besar 5. rotasi pekerjaan dan penghargaan. Melalui pendidikan. build the guiding team. Mengembangkan disiplin pribadi. nilai. Melalui pelatihan dalam berbagai keahlian. tanggung jawab pengambilan keputusan.Astra Internasional Tbk menerapkan delapan langkah perubahan teori Kotter (1997) yaitu incease urgency. Mengadakan peningkatan secara terus menerus. create short term win.mempunyai kinerja. 4. dan norma norma sosial untuk menjaga keutuhan 9. 8. make change stick. yaitu : 1. timbal balik. 3. Astra terus melakukan perubahan sejalan dengan prinsip kaizen (continous improvement). Memberikan informasi pada semua karyawan. produk. manusia dan rencana perusahaan dari tantangan perusahaan menjadi tantangan pribadi. Berfokus pada pelanggan. Misi. Memanajemeni proyek melalui tim fungsional silang. agama. Stagnation : keadaan dimana terjadi suasana “depresi” atau hiperaktif di dalam organisasi . 10. empower action. Kualitas total merupakan sine qua nonuntuk keberlangsungan. pertama. fokus utama adalah kualitas produk yang bermuara pada kepuasan pelanggan.Astra Internasional Tbk berpotensi untuk memperkuat dirinya melalui kinerja dan komunikasi serta integrasi dalam kolaborasi yang menyatukan semua fakta keunggulan di lingkungan PT. don’t let up. setiap orang diberi semangat untuk memanfaatkan pendidikan dan pelatihan guna memastikan bahwa kontribusi pribadi menambah nilai pada hasil hasil tim. Selain menggunakan prinsip kaizen. menggunakan sumber daya antar departemen bahkan dari luar perusahaan. dorongan semangat.Astra Internasional Tbk secara profesional. Memberikan wewenang kepada setiap karyawan. Mengakui masalah secara terbuka. kinerja.

mengidentifikasi seberapa besar kemungkinan ketidakpastian yang mungkin diterima untuk meningkatkan nilai stakeholder. 3. Mengidentifikasi dan mengelola resiko perusahaan : setiap perusahaan menghadapi resiko dengan kondisi berbeda sebagai bagian dari organisasi dan manajemen resiko memfasilitasi respon yang efektif ke pengaruh-pengaruh terkait dan mengintegrasikan respon ke berbagai resiko yang mungkin timbul. kegagalan dan keberhasilan yang tidak signifikan. membagi resiko dan menerima resiko. 4. Manajemen resiko enterprise membuat pengelolaan ketidakpastian menjadi lebih efektif terkait dengan resiko dan peluang dengan tujuan untuk mempertinggi nilai.2. Faktor tersebut mengharuskan Astra harus mendesain ulang fokus dan strategi bisnis Inti dari manajemen resiko enterprise adalah bahwa setiap entitas yang ada mempunyai nilai untuk stakeholder. Astra Internasional Tbk. Pada tahapan preparation. Ketidakpastian merepresentasikan dan peluang dimana memiliki potensi untuk mengikis atau mengubah nilai. 4. Meraih peluang : dengan mempertimbangkan jangkauan event yang potensial. pertengkaran. . Implementation : keadaan dimana berbagai inisiatif perubahan dilakukan oleh sejumlah besar orang-orang di dalam organisasi pada berbagai level manajemen. PT Astra menerapkan Enterprise Risk Management (ERM). khususnya di bidang otomotif dan bisnis terkait. mengurangi resiko. melepaskan sahamnya di banyak perusahaan manufaktur. Astra kini berhadapan langsung dengan konsumen yang sangat berbeda karakter dan perilakunya. pihak manajemen diposisikan untuk mengidentifikasi dan proaktif merealisasikan peluang. 2. Mengubah keputusan respon adanya resiko : ERP menyediakan aturan untuk mengidentifikasi dan memilih alternatif respon / pencegahan adanya resiko. Semua entitas selalu menghadapi ketidakpastian dan yang menjadi tantangan adalah bagaimana mengelola. Determination : keadaan dimana terjadi konflik. 5. mengeset objek-objek yang terkait dan mengembangkan mekanisme untuk mengelola resiko terkait. Menyelaraskan resiko keinginan dan strategi : mempertimbangkan entitas resiko keinginan dalam mengevaluasi alternatif yang strategis. Manajemen resiko enterprise meliputi : 1. Fruition : keadaan dimana manfaat dari perubahaan benar-benar dirasakan. 3. Preparation : keadaan dimana para pimpinan mulai mencoba merencanakan dan mengkomunikasikan perubahan yang dimaksud. PT.

000 orang. artinya karyawan yang bertahan harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang semula ditangani mereka yang di PHK. lembaga khusus yang bertugas merekrut dan mengembangkan kualitas personil PT.Astra Internasional Tbk. tujuan organisasi. Kesiapan ini tidak hanya diperlukan organisasi tetapi juga oleh sumber daya manusianya. melakukan perubahan organisasi dan menetapkan figur-figur yang tepat untuk mengisi posisi yang ada berdasarkan kebutuhan organisasi serta kompetensi baru yang dibutuhkan. Meski sering dikatakan lebih beruntung. Krisis ekonomi menyebabkan Astra harus melakukan penjadwalan pembayaran utang dengan para kreditur. Oleh sebab itu diperlukan kesiapan untuk melakukan antipasi terhadap ketidakpastian yang terjadi. Sebagai contoh. tambahan pekerjaan tersebut juga secara tidak langsung mensinyalkan bahwa karyawan harus menambah ketrampilan/pengetahuan baru atau yang biasa disebut re-skilling. Selanjutnya pada tahap implementation. baik bagi individu itu sendiri maupun bagi organisasi. Bagi karyawan yang masih bertahan memiliki beban kerja bertambah dan tentunya menuntut mereka meluangkan lebih banyak waktu. Mereka justru menghadapi berbagai persoalan.000 pegawai kontrak sehingga jumlah karyawan Astra tinggal sekitar 100. PT. Astra Internasional Tbk. PT. Ketidakpastian ini hadir karena perubahaan merupakan sesuatu yang ambigu dan tidak dapat diketahui dengan pasti hasilnya. Perubahan-perubahan tersebut akan menyebabkan terjadinya perubahan kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Pada periode 1998-1999.Astra Internasional Tbk. dan mengeluarkan lebih banyak energi. setiap perubahaan mendatangkan ketidakpastian. Disamping itu. Setiap perubahan memberikan dampak yang kuat terhadap individu karena awalnya. Astra terpaksa mem-PHK 20. Hal tersebut mempengaruhi efektifitas perubahaan karena faktor yang dapat menghambat perubahan adalah ketakutan akan ketidakpastian. teknologi dan sekaligus perubahan lingkungan kerjanya. Persoalan ini muncul terutama karena privatisasi umumnya diikuti dengan perubahan kebijakan perusahaan seperti perubahan struktur organisasi. Memperbaiki penyebaran kapital (development of capital) : mendapatkan informasi resiko yang handal dan mengijinkan pihak manajemen untuk memprediksi semua kebutuhan kapital yang efektif dan mengubah alokasi kapital.5. . baik di dalam maupun diluar pekerjaan. memberikan kesempatan karyawannya untuk mengikuti trainingyang diselenggarakan oleh AMDI (Astra Management Development Institute). karena sikap dan reaksi manusia terhadap perubahaan turut mempengaruhi efektivitas perubahaan itu sendiri.000 karyawan tetap dan 5. karyawan yang masih tinggal (tidak diPHK) sebetulnya tidak lebih baik ketimbang yang di PHK. Setiap individu memiliki persepsi masing-masing mengenai ketidakpastian. jika perusahaan menerapkan kebijakan downsizing – perusahaan tidak mengganti karyawan yang di PHK.

Hasil yang diperoleh dari perubahan tersebut adalah pada saat PT. Ini untuk menjaga jangan sampai terjadi penyimpangan dalam melakukan perubahan. Setiap orang Astra harus menghayati budaya dan semangatstrive for excellence. Do. baik teknik maupun non-teknik. berhasil mencatat rekor laba bersih Rp 5. Total hutang kepada sindikasi bank asing itu US7 juta. Roda tersebut mengandung fungsi dasar manajemen PDCA (Plan. manajemen Astra mengadakan perayaan sebagai apresiasi terhadap tim yang dinilai terbaik dalam melakukan improvement. sehingga PDCA berubah menjadi SCDA. Untuk memutar roda dilakukan melalui training masif. Selain itu. naik 22. Action). mendapat sepeda motor atau hadiah uang Rp 20 juta.3% dari 2003. Tahapan akhir ini disebut fase fruitionpada peta perjalanan manajemen transisi. Check.Astra Internasional Tbk berulang tahun yang ke-48. di mana manajemen mengikuti setiap perkembangan yang terjadi. Setiap roda yang naik ke tangga lebih tinggi diganjal denganStandardization (S) agar tidak melorot turun. antara lain. Di setiap akhir tahun. Nilai hutang perusahaan pun menurun tajam. Award ini dimaksudkan agar seluruh perusahaan atau unit usaha Grup Astra berlomba meraih yang terbaik dengan membangun winning team spirit. .4 triliun pada 2004. Astra masih memiliki dana tunai Rp 1 triliun untuk membayar dividen. Proses perubahan tersebut digambarkan dalam bentuk roda yang terus berputar naik ke anak tangga yang lebih tinggi.Proses perubahan di Astra selalu diikuti dengan proses evaluasi secara berkala. bahkan per 31 Maret 2005 hutang Astra kepada 19 sindikasi bank asing telah dibayar luas sehingga hutang Astra menjadi nol. Pemenang ke-1. dan telah dibayar US1 juta pada Desember 2004 serta dibayar lagi US juta pada Maret 2005.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful