P. 1
Breakwater

Breakwater

|Views: 6|Likes:
Published by oreniero

More info:

Published by: oreniero on Sep 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2014

pdf

text

original

Breakwater (Pemecah Gelombang Lepas Lantai

)
admin Mar 9th, 2012 0 Comment advertisement

Sebenarnya breakwater atau pemecah gelombang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu pemecah gelombang sambung pantai dan lepas pantai. Tipe pertama banyak digunakan pada perlindungan perairan pelabuhan, sedangkan tipe kedua untuk perlindungan pantai terhadap erosi. Secara umum kondisi perencanaan kedua tipe adalah sama, hanya pada tipe pertama perlu ditinjau karakteristik gelombang di beberapa lokasi di sepanjang pemecah gelombang, seperti halnya pada perencanaan groin dan jetty. Penjelasan lebih rinci mengenai pemecah gelombang sambung pantai lebih cenderung berkaitan dengan palabuhan dan bukan dengan perlindungan pantai terhadap erosi. Selanjutnya dalam tinjauan lebih difokuskan pada pemecah gelombang lepas pantai. Breakwater atau dalam hal ini pemecah gelombang lepas pantai adalah bangunan yang dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai. Pemecah gelombang dibangun sebagai salah satu bentuk perlindungan pantai terhadap erosi dengan menghancurkan energi gelombang sebelum sampai ke pantai, sehingga terjadi endapan dibelakang bangunan. Endapan ini dapat menghalangi transport sedimen sepanjang pantai. Seperti disebutkan diatas bahwa pemecah gelombang lepas pantai dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai, maka tergantung pada panjang pantai yang dilindungi, pemecah gelombang lepas pantai dapat dibuat dari satu pemecah gelombang atau suatu seri bangunan yang terdiri dari beberapa ruas pemecah gelombang yang dipisahkan oleh celah.

Fungsi
Bangunan ini berfungsi untuk melindungi pantai yang terletak dibelakangnya dari serangan gelombang yang dapat mengakibatkan erosi pada pantai. Perlindungan oleh pemecahan gelombang lepas pantai terjadi karena berkurangnya energi gelombang yang sampai di perairan di belakang bangunan. Karena pemecah gelombang ini dibuat terpisah ke arah lepas pantai, tetapi masih di dalam zona gelombang pecah (breaking zone). Maka bagian sisi luar pemecah gelombang memberikan perlindungan dengan meredam energi gelombang sehingga gelombang dan arus di belakangnya dapat dikurangi. Gelombang yang menjalar mengenai suatu bangunan peredam gelombang sebagian energinya akan dipantulkan (refleksi), sebagian diteruskan (transmisi) dan sebagian dihancurkan (dissipasi) melalui pecahnya gelombang, kekentalan fluida, gesekan dasar dan lain-lainnya. Pembagian besarnya energi gelombang yang dipantulkan, dihancurkan dan diteruskan tergantung karakteristik gelombang datang (periode, tinggi, kedalaman air), tipe bangunan peredam gelombang (permukaan halus dan kasar, lulus air dan tidak lulus air) dan geometrik bangunan peredam (kemiringan, elevasi, dan puncak bangunan) Berkurangnya energi gelombang di daerah terlindung akan mengurangi pengiriman sedimen di daerah tersebut. Maka pengiriman sedimen sepanjang pantai yang berasal dari daerah di sekitarnya akan diendapkan dibelakang bangunan. Pantai di belakang struktur akan stabil dengan terbentuknya endapan sediment tersebut.

Material
Untuk material yang digunakan tergantung dari tipe bangunan itu sendiri. Seperti halnya bangunan pantai kebanyakan, pemecah gelombang lepas pantai dilihat dari bentuk strukturnya bisa dibedakan menjadi dua tipe yaitu: sisi tegak dan sisi miring. Untuk tipe sisi tegak pemecah gelombang bisa dibuat dari material-material seperti pasangan batu, sel turap baja yang didalamnya di isi tanah atau batu, tumpukan buis beton, dinding turap baja atau beton, kaison beton dan lain sebagainya.

Kaison beton pada pemecah gelombang lepas pantai adalah konstruksi berbentuk kotak dari beton bertulang yang didalamnya diisi pasir atau batu. Pada pemecah gelombang sisi tegak kaison beton diletakkan diatas tumpukan batu yang berfungsi sebagai fondasi.Berbagai jenis breakwater sisi tegak Dari beberapa jenis tersebut. . kaison beton merupakan material yang paling umum di jumpai pada konstruksi bangunan pantai sisi tegak. Untuk menanggulangi gerusan pada pondasi maka dibuat perlindungan kaki yang terbuat dari batu atau blok beton : Sementara untuk tipe bangunan sisi miring. Dengan lapisan terluar dari material dengan ukuran butiran sangat besar. pemecah gelombang lepas pantai bisa dibuat dari beberapa lapisan material yang di tumpuk dan di bentuk sedemikian rupa (pada umumnya apabila dilihat potongan melintangnya membentuk trapesium) sehingga terlihat seperti sebuah gundukan besar batu.

Lapisan pelindung utama (main armor layer) sepertinamanya. besi. xbloc accropode dan lain-lain Secara umum. dolos. Untuk unit-unit yang lebih kecil. Lapisan bawah pertama(under layer) disebut juga lapisan penyaring (filter layer) yang melindungi bagian inti(core)terhadap penghanyutan material. quadripod. advertisement . Inti(core) pada umumnya terdiri dari agregat galian kasar. profil-profil baja) telah dipertimbangkan sebagai solusi untuk meningkatkan kekuatan struktur unit-unit batu buatan ini. biasanya terdiri dari potongan-potongan tunggal batu dengan berat bervariasi dari 500 kg sampai dengan 1 ton. fiber.Breakwater sisi miring Dari gambar dapat kita lihat bahwa konstruksi terdiri dari beberapa lapisan yaitu: 1. prategang. tanpa partikel-partikel halus dari debu dan pasir. tribar. 3. Tetapi solusi-solusi ini secara umum kurang hemat biaya. 2. berbagai tipe dari beton berkekuatan tinggi dan beton bertulang (tulangan konvensional. batu buatan dibuat dari beton tidak bertulang konvensional kecuali beberapa unit dengan banyak lubang yang menggunakan perkuatan serat baja. merupakan pertahanan utama dari pemecah gelombang terhadap serangan gelombang pada lapisan inilah biasanya batu-batuan ukuran besar dengan berat antara 1-3 ton atau bisa juga menggunakan batu buatan dari beton dengan bentuk khusus dan ukuran yang sangat besar seperti tetrapod. dan jarang digunakan. seperti Dolos dengan rasio keliling kecil.

Dengan mengatur tekanan udara didalam kaison. Untuk sis tegak ada sebuah metode pelaksanaan yang cukup unik pada sebuah konstruksi pemecah gelombang kaison. maka tingkat pengapungannya dapat dikendalikan untuk memastikan stabilitas dan mengatur aliran udaranya selama pemindahan ke lokasi pemasangannya. Dalam penggunaan matrial pun dikombinasikan misalnya antara kaison beton dengan batu-batuan sebagai pondasinya. Metode ini agak berbeda dan sempat mejadi pertentangan pada saat ditemukan. Yaitu dengan menggabungkan bangunan sisi tegak dan bangunan sisi miring. Adapun gambaran umum metode pelaksanannya adalah sebagai berikut:  Kaison yang terbuat dari beton pracetak diletakan dipermukaan air dengan bagian dasarnya yang terbuka menghadap ke bawah. . Belakangan juga dikenal konstruksi pemecah gelombang komposit. Metode Pelaksanaan Konstruksi Ada berbagai macam metode dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi pemecah gelombang lepas pantai baik itu sisi tegak maupun sisi miring.Beberapa macam material batu buatan Seiring perkembangan jaman dalam konstruksi pemecah gelombang lepas pantai juga mengalami perkembangan.

 Karena kaison tebuka dibagian dasarnya maka bagian ujungnya hanya mempunyai luasan permukaan yang sangat kecil jika dibandingkan dengan area yang dicakup oleh kaison itu sendiri. Ilustrasi pemindahan kaison dengan cara didorong tugboat  Pada saat sudah berada dilokasi pemasangan. Kemudian setelah kaison ditenggelamkan dan berada pada posisi yang telah direncanakan. udara didalam kaison dikeluarkan dan kaison ditenggelamkan ke dasar laut dengan mengandalkan beratnya sendiri. Ini untuk memastikan kaison dapat menahan pergerakan horisontal dari struktur setelah dipasang. Luas permukaan ujung yang kecil ini digabungkan dengan berat kaison yang besar mengakibatkan kaison lebih mudah ditenggelamkan hinga menancap ke dasar laut dengan dengan kedalaman yang cukup.Ilustrasi kaison yang diapungkan dengan mengontrol tekanan udara  Adapun untuk proses pemindahan kaison kelokasi pemasangan bisa dilakukan dengan berbagai cara. salah satunya dengan didorong menggunakan sebuah tugboat. maka kaison diisi dengan material pengisi untuk meningkatkan kekuatan strukturnya. Disamping itu juga dimaksudkan agar material dasar laut yang berada dalam cakupan kaison dapat dijadikan sebagai bahan pengisi kaison itu sendiri sebagai salah satu solusi menghemat pemakaian material pengisi. .

bagian inti(core) idealnya mempunyai lebar antara 4-5 meter pada bagian puncak dan kira-kira 0. Karena pemecah gelombang lepas pantai dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai maka untuk pemidahan material dan alat berat ke lokasi pemasangan menggunakan alat transportasi air misalnya kapal atau tongkang pengangkut material. Sedangkan jika tanah di dasar laut terlalu lunak untuk mendukung kaison selama pengisian dan setelah dinding-dinding vertikal menembus dasar laut sampai kedalaman yang diinginkan. Ilustrasi kaison yang sudah berada pada lokasi pemasangan dan diisi dengan material pengisi Sedangkan untuk tipe bangunan sisi miring metode pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan bangunan pelindung pantai lainya seperti groin dan jeti yang juga menggunakan konstruksi sisi miring. Jangan pernah menggunakan crane dengan ban karet pada lokasi yang tidak rata tanpa . penurunan selanjutnya dapat dicegah dengan memelihara udara bertekanan yang ada di dalam kaison. maka lubang-lubang udara dan hidrolik ditutup dengan beton atau material lain. selain itu juga bisa dengan menggunakan sebuah mobile crane normal jika tersedia ruang yang cukup untuk landasannya. untuk memudahkan penimbunan material oleh truk. sebaiknya berada diatas level tertinggi air pasang.  Kaison itu kemudian diisi dengan cara memompa masuk material kerukan melalui suatu lubang masuk. Yang membedakan hanya cara pemindahan material dan alat-alat beratnya saja. udara bertekanan yang tersisa dalam kaison itu dikurangi seperti yang dilakukan pada air yang mengisi kaison. Penempatan batu-batu lapisan ini dapat dilakukan menggunakan ekskavator hidrolis. ketika ada suatu daerah pasang surut yang besar. Adapun metode pelaksanaannya dapat dipilah per lapisan sebagai berikut:  Untuk lapisan inti (core) material ditumpahkan ke dalam laut menggunakan dump truk. Ketika material kerukan seperti lumpur dan/atau pasir dipompa masuk kedalam kaison. Pengurugan lapisan inti dengan dump truk  Lapisan bawah pertama(under layer) yang terdiri dari potongan-potongan tunggal batu.  Pada akhirnya setelah kaison itu cukup diisi dengan material padat. sehingga struktur itu berada dibawah dukungan hidrolik sementara.5 meter di atas level menengah permukaan laut.

Pada jarak sama dengan 2. Dalam pelaksanaan penempatan batu maupun batu bauatan dapat menggunakan crawler crane (crane penggerak roda kelabang) atau tracked crane (crane dengan rel). Suatu tiang dari kayu harus ditempatkan pada bagian atas inti (core) dan disemen untuk meperkokohnya. Sebuah senar nilon berwarna terang akan direntangkan dari batu ladung ke ketinggian yang diperlukan (H) pada tiang. sebuah batu ladung yang berat dengan sebuah pelampung penanda harus ditempatkan di dasar laut. Gambar 9 menunjukkan susunan lapisan bawah. Seorang perenang dapat memastikan bahwa masing-masing batu batuan yang terpisah ditempatkan di dalam profil yang dibatasi oleh senar nilon. diperlukan dua lapisan pelindung untuk menyelesaikan lapisan pelindung utama. maka ada suatu bahaya yang serius pada bagian inti(core) yaitu penggerusan material. Prosedur ini harus diulangi setiap 5 m untuk membantu operator crane atau ekskavator untuk menempatkan puncak lapisan di tingkatan yang benar.5/1 dan jarak H. Penempatan batuan lapisan bawah menggunakan ekskavator  Lapisan pelindung utama (main armor layer). Ia harus ditempatkan satu demi satu berdasar urutannya untuk memastikan ia saling berkesinambungan. Batu-batu yang besar harus diangkat satu demi satu menggunakan sling atau pencengkram dan harus ditempatkan didalam air dengan pengawasan dari seorang penyelam. Dalam hal ini kemiringan lerengnya adalah 2. Jika suatu ombak badai mengenai lokasi dimana terlalu banyak bagian inti(core) yang mengalaminya. Profil kemiringan dapat diatur pada interval tetap 5 m menggunakan prosedur yang sama. Ekskavator harus menempatkan batuan yang lebih berat secepat mungkin sehingga bagian inti(core) tidak mengalami hempasan ombak. Sama seperti lapisan bawah. . menerobos lapisan pelindung dan mengakibatkan terbukanya bagian bawah yang batuannya lebih kecil. Crane jenis tersebut adalah alat berat yang paling cocok untuk pekerjaan menempatkan batuan berukuran besar. penyelam tadi perlu mengarahkan operator crane setiap kali suatu batu ditempatkan sampai lapisan pelindung ini menerobos permukaan air. Ilustrasi penempatan batu lapisan pelindung utama menggunakan crane  Untuk memastikan bahwa batu-batu ditempatkan dengan baik.landasan yang cukup luas.5 x H. yang menyebabkan batu-batu pada bagian atas longsor. adalah ketinggian dari puncak lapisan bawah ke dasar laut. Hal ini untuk meyakinkan bahwa ombak tidak bisa menarik satu batu ke luar.

Seperti terlihat pada gambar 1-14.Dampak Lingkungan Seperti dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa berkurangnya energi gelombang di daerah terlindung oleh pemecah gelombang akan mengurangi pengiriman sedimen di daerah tersebut. Apabila bangunan ini cukup panjang terhadap jaraknya dari garis pantai. maka akan terbentuk tombolo. Pada keadaan tersebut transport sedimen sepanjang pantai menjadi nol. Perambatan gelombang yang terdifraksi tersebut disertai dengan angkutan sedimen menuju ke daerah terlindung dan diendapkan di perairan di belakang bangunan. Maka pengiriman sedimen sepanjang pantai yang berasal dari daerah di sekitarnya akan diendapkan dibelakang bangunan. Jika bangunan menjadi lebih panjang dari pada jaraknya terhadap garis pantai maka kemungkinan terjadinya tombolo semakin tinggi. yang menyebabkan pengendapan sedimen dan terbentuknya cuspate. terjadi difraksi di daerah terlindung di belakang bangunan. Pemecah gelombang lepas pantai dapat direncanakan sedemikian sehingga terjadi limpasan gelombang yang dapat membantu mencegah terbentuknyatombolo. Puncak cuspate akan terjadi pada titik A. Sedangkan pengaruh pemecah gelombang lepas pantai terhadap perubahan bentuk garis pantai dapat dijelaskan sebagai berikut. Pengendapan tersebut menyebabkan terbentuknya cuspate. Apabila garis puncak gelombang pecah sejajar dengan garis pantai asli. Proses tersebut akan berlanjut sampai garis pantai yang terjadi sejajar dengan garis puncak gelombang yang terdifraksi. Biasanya tombolo tidak terbentuk apabila panjang pemecah gelombang lebih kecil dari jaraknya terhadap garis pantai. dimana arah gelombang dominan hampir tegak lurus garis pantai asli. garis puncak gelombang dari sisi kiri dan kanan pemecah berpotongan di titik A. Pengendapan sedimen tersebut menyebabkan terbentuknya cuspate dibelakang bangunan. Sehingga suplai sedimen kedaerah hilir terhenti yang dapat berakibat terjadinya erosi pantai di hilir bangunan. di mana garis puncak gelombang membelok dan berbentuk busur lingkaran. Dengan demikian pembentukan tombolo tergantung pada panjang pemecah gelombang lepas pantai dan jarak antara bangunan dengan garis pantai. Pengendapan berlanjut sehingga pembentukan cuspate terus berkembang hingga akhirnya terbentuk tombolo. Manfaat lain dari cara ini adalah membuat garis pantai daricuspate menjadi lebih rata dan menyebar ke arah samping sepanjang pantai. . Tombolo yang terbentuk akan merintangi/menangkap transport sedimen sepanjang pantai. Apabila gelombang datang membentuk sudut dengan garis pantai maka laju transport sedimen sepanjang pantai akan berkurang.

Salah satu metode penanggulangan erosi pantai adalah penggunaan struktur pelindung pantai. Juga pemanfaatan ekosistem terumbu karang sebagai sumber pangan (ikan-ikan karang). dan obyek wisata (keindahan dan keanekaragaman hayati) sehingga mengganggu terhadap fungsi perlindungan pantai. komoditas perdagangan (ikan hias). seperti gempa dan tsunami. dan pembangunan infrastruktur. yang akhir-akhir ini sering melanda Negara Indonesia dan selalu menimbulkan kerusakan pada wilayah pesisir. Bangunan pantai digunakan untuk melindungi pantai terhadap kerusakan karena serangan gelombang dan arus. Namun banyak tulisan sebelumnya bahwa struktur pelindung pantai dengan material batu alam yang cenderung tidak ramah lingkungan dan tidak ekonomis lagi apabila dilaksanakan pada daerah-daerah pantai yang mengalami kesulitan dalam memperoleh material tersebut. aktivitas manusia menjadi penyebab terjadinya erosi pantai seperti. Selain proses alami.BANGUNAN PELINDUNG PANTAI Erosi pantai merupakan salah satu masalah serius perubahan garis pantai. arus dan gelombang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi pantai yaitu: . sumber bahan bangunan (galian karang). seperti angin. dimana struktur tersebut berfungsi sebagai peredam energi gelombang pada lokasi tertentu. pembukaan lahan baru dengan menebang hutan mangrove untuk kepentingan permukiman. Selain itu kerusakan terumbu karang bisa terjadi sebagai akibat bencana alam.

Hal ini dimaksudkan agar perubahan garis pantai tidak terlalu signifikan. mengubah laju transpor sedimen sepanjang pantai 3. Konstruksi yang dibangun di pantai dan sejajar garis pantai 2. dan batu. Groin Groin adalah struktur pengaman pantai yang dibangun menjorok relatif tegak lurus terhadap arah pantai. reklamasi dengan menambah suplai sedimen ke pantai atau dengan cara lain Sesuai dengan fungsinya. Konstruksi yang dibangun kira-kira tegak lurus pantai 3. Penggunaan Groin dengan mneggunakan satu buah groin tidaklah efektif. Konstruksi yang dibangun di lepas pantai dan kikra-kira sejajar garis pantai Berikut ini akan dipaparkan beberapa jenis bangunan pelindung pantai A. mengurangi energi gelombang yang sampai ke pantai 4.1. bangunan pantai dapat diklasifikasikan dalam tiga kelompok yaitu: 1. karena pergerakan arus pantai yang berlanjut . beton (pipa beton). baja. .” sedangkan pada “downcurrent side” terjadi erosi. Bahan konstruksinya umumnya kayu. memperkuat pantai atau melindungi pantai agar mampu menahan kerusakan karena serangan gelombang 2. Pemasangan groins menginterupsi aliran arus pantai sehingga pasir terperangkap pada “upcurrent side. Biasanya perlindungan pantai dilakukan dengan membuat suatu seri bangunan yang terdiri dari beberapa groin yang ditempatkan dengan jarak tertentu.

Transport akan terdorong oleh gelombang masuk kemuara dan kemudian diendapkan. Sungai-sungai yang bermuara pada pantai yang berpasir engan gelombang yang cukup besar sering mengalami penyumbatan muara oleh endapan pasir.Selain tipe lurus seperti yang ada pada gambar ada juga groin tipe L dan tipe T. Selain untuk melindingi alur pelayaran. Pasir yang melintas didepan muara geelombang pecah. Jetty Jetty adalah bangunan tegak lurus pantai yang diletakan di kedua sisi muara sungai yang berfungsi untuk mengurangi pendangkalan alur oleh sedimen pantai. sehingga memungkinkan kapal masuk kemuara sungai. jetty juga dapat digunakan untuk mencegah pendangkalan dimuara dalam kaitannya dengan pengendalian banjir. Pada penggunaan muara sungai sebagai alur pelayaran. penutupan muara sungai dapat menyebabkan terjadinya banjir didaerah sebelah hulu muara. endapan yang sangat besar dapat menyebabkan tersumbatnya muara sungai. Untuk keperluan tersebut jetty harus panjang sampai ujungnya berada di luar sedimen sepanjang pantai juga sangat berpengaruh terhedap pembentukan endapan tersebut. Dengan jetty panjang transport sedimen sepanjang pantai dapat tertahan dan pada alur pelayaran kondisi gelombang tidak pecah.karena pengaruh gelombang dan angin. pengendapan dimuara dapat mengganggu lalu lintas kapal. Pada musim penghujan air banjir dapat mengerosi endapan sehingga sedikit demi sedikit muara sungai terbuka . endapan pasir terbentuk di muara. yang kesemuanya dibangun berdasarkan kebutuhan B.

fungsi utama bnagunan ini adalah menahan berbeloknya muara sungai dan mengkonsentrasikan aliran pada alur yang telah ditetapkan untuk bisa mengerosi endapan. Kecuali apabila daerah yang harus dilindungi terhadap banjir sangat penting.kembali. jetty pendek. sehingga terjadi endapan dibelakang bangunan. Alur diujung jetty masih memungkinkan terjadinya endapan pasir. Selain ketiga tipe jetty tersebut. Jetty sedang dimana ujungnya berada anatar muka air surut dan lokasi gelombang pecah. fungsi bangunan ini sama dengan jetty pendek. tetapi biaya konstruksi sangat mahal. yaitu jetty panjang. sehingga kalau fungsinya hanya untuk penaggulangan banjir maka penggunaan jetty tersebut tidak ekonomis. dapat menahan sebagian transport sedimen sepanjang pantai. jetty sedang. sehingga apada awal musim penghujan di mana debit besar (banjir) belum terjadi. Pada jetty pendek. Jetty panjang apabila ujungnya berada diluar gelombang pecah. Jetty dapat digunakan untuk menanggulangi masalah tersebut. mengingat fungsinya hanya untuk penanggulangan banjir. Bangunan ini sama sekali tidak mencegah terjadinya endapan dimuara. maka dapat digunakan salah satu dari bangunan berikut. Pemecah gelombang dibangun sebagai salah satu bentuk perlindungan pantai terhadap erosi dengan menghancurkan energi gelombang sebelum sampai ke pantai. yaitu mencegah berbeloknya muara sungai degan mengkonsentrasikan aliran untuk mengerosi endapan. . muara sungai telah terbuka. dapat pula dibuat bangunan yang ditempatkan pada kedua sisi atau hanya satusisi tebing muara yang tidak menjorok kelaut. kaki ujung bangunan berada pada permukaan air surut. Endapan ini dapat menghalangi transport sedimen sepanjang pantai. Breakwater Breakwater atau dalam hal ini pemecah gelombang lepas pantai adalah bangunan yang dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai.tipe ini efektif untuk menghalangi masuknya sedimen kemuara. C. Selama proses penutupan dan pembukaan kembali tersebut biasanya disertai dengan membeloknya muara sungai dalam arah yang sama dengan arah transport sedimen sepanjang pantai.

Maka bagian sisi luar pemecah gelombang memberikan perlindungan dengan meredam energi gelombang sehingga gelombang dan arus di belakangnya dapat dikurangi. tetapi masih di dalam zona gelombang pecah (breaking zone). . hanya pada tipe pertama perlu ditinjau karakteristik gelombang di beberapa lokasi di sepanjang pemecah gelombang. Gelombang yang menjalar mengenai suatu bangunan peredam gelombang sebagian energinya akan dipantulkan (refleksi). dihancurkan dan diteruskan tergantung karakteristik gelombang datang (periode. maka tergantung pada panjang pantai yang dilindungi. seperti halnya pada perencanaan groin dan jetty. sebagian diteruskan (transmisi) dan sebagian dihancurkan (dissipasi) melalui pecahnya gelombang. pemecah gelombang lepas pantai dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai. Pembagian besarnya energi gelombang yang dipantulkan. sedangkan tipe kedua untuk perlindungan pantai terhadap erosi.Sebenarnya breakwater atau pemecah gelombang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu pemecah gelombang sambung pantai dan lepas pantai. Karena pemecah gelombang ini dibuat terpisah ke arah lepas pantai. kekentalan fluida. tinggi. Penjelasan lebih rinci mengenai pemecah gelombang sambung pantai lebih cenderung berkaitan dengan palabuhan dan bukan dengan perlindungan pantai terhadap erosi. Bangunan ini berfungsi untuk melindungi pantai yang terletak dibelakangnya dari serangan gelombang yang dapat mengakibatkan erosi pada pantai. pemecah gelombang lepas pantai dapat dibuat dari satu pemecah gelombang atau suatu seri bangunan yang terdiri dari beberapa ruas pemecah gelombang yang dipisahkan oleh celah. Tipe pertama banyak digunakan pada perlindungan perairan pelabuhan. gesekan dasar dan lain-lainnya. Perlindungan oleh pemecahan gelombang lepas pantai terjadi karena berkurangnya energi gelombang yang sampai di perairan di belakang bangunan. Secara umum kondisi perencanaan kedua tipe adalah sama.

tetapi gelombang yang memukul permukaan seawall akan dipantulkan kembali dan menyebabkan gerusan pada bagian tumitnya. Tanjung sementara dapat dibentuk dari gabions atau kantong pasir. Seawall pada umumnya dibuat dari konstruksi padat seperti beton. yang memungkinkan proses-proses alam untuk melanjutkan sepanjang bagian depan yang tersisa. namun umurnya biasanya tidaklah panjang antara 1 sampai 5 tahun . yaitu dibuat sejajar pantai tapi seawall memiliki dinding relatif tegak atau lengkung. Pantai di belakang struktur akan stabil dengan terbentuknya endapan sediment tersebut. E. Artificial Headland Tanjung buatan adalah struktur batuan yang dibangun di sepanjang ujung pantai mengikis bukit-bukit untuk melindungi titik strategis. turap baja/kayu. Berkurangnya energi gelombang di daerah terlindung akan mengurangi pengiriman sedimen di daerah tersebut. pasangan batu atau pipa beton sehingga seawall tidak meredam energi gelombang. Maka pengiriman sedimen sepanjang pantai yang berasal dari daerah di sekitarnya akan diendapkan dibelakang bangunan. Seawall juga dapat dikatakan sebagai dinding banjir yang berfungsi sebagai pelindung/penahan terhadap kekuatan gelombang.kedalaman air). elevasi. lulus air dan tidak lulus air) dan geometrik bangunan peredam (kemiringan. D. Hal ini secara signifikan lebih murah daripada melindungi seluruh bagian depan dan dapat memberikan perlindungan sementara atau jangka panjang dengan aktif dari berbagai macam resiko. Seawall Seawall hampir serupa dengn revetment (stuktur pelindung pantai yang dibuat sejajar pantai dan biasanya memiliki permukaan miring). tipe bangunan peredam gelombang (permukaan halus dan kasar. dan puncak bangunan).

Jika erosi berlangsung terus-menerus tanjung mungkin perlu diperpanjang atau dipindahkan untuk mencegah kegagalan struktural. garis pantai menjadi lebih menjorok sehingga energi gelombang akan hilang pada daerah shoreline dan akhirnya membentuk pesisir rencana yang lebih stabil dan dapat berkembang. meskipun tanjung buatan akan terus memberikan perlindungan sebagai breakwaters perairan dekat pantai. Kita ketahui erosi dapat terjadi jika di suatu pantai yang ditinjau terdapat kekurangan suplai pasir. Stabilitas akan tergantung pada panjang dan jarak dari tanjung. di Jepang dan Amerika usaha ini telah dilakukan lebih dari 100 tahun yang lalu. membentuk garis pantai semakin stabil. G. pada saat dimana Pemda DKI. Stabilitasi [antai dapat dilakukan dengan penambahan suplai pasir ke daerah yang terjadi erosi itu. Beach Nourishment Beach Nourishment merupakan usaha yang dilakukan untuk memindahkan sedimentasi pada pantai ke daerah yang terjadi erosi. struktur pendek dengan celah panjang akan memberikan perlindungan lokal tetapi tidak mungkin mengizinkan bentuk rencana stabil untuk dikembangkan. Mula-mula dilakukan dengan menempatkan material natural berukuran kecil sebagai upaya untuk menarik dan meningkatkan populasi ikan. Untuk pantai yang cukup panjang maka penambahan pasir dengan cara pembelian kurang efektif sehingga digunakan alternatif pasir diambil dari hasil sedimentasi sis lain dari pantai. maka suplai pasir harus dilakukan secara berkala dengan laju sama dengan kehilangan pasir . Jakarta . Di Indonesia. Apabila erosi terjadi secara terus menerus . F. Terumbu Buatan Terumbu buatan (artificial reef) bukanlah hal baru.Tanjung buatan berfungsi menstabilkandaerah pesisir pantai. terumbu buatan mulai disadari peranan dan kehadirannya oleh masyarakat luas sejak tahun 1980-an. sehingga menjaga pantai tetap stabil.

bentuk dan bahan telah digunakan sebagai terumbu buatan untuk meningkatkan kualitas habitat ikan dan biota laut lainnya. sehingga pada akhirnya bangkai becak tersebut dibuang ke laut. Salah satu contoh misalnya adalah bangunan pemecah gelombang (breakwater) yang semula ambangnya selalu terletak di atas muka air laut. Saat ini sedang terjadi pergeseran paradigma rekayasa pantai dari pendekatan rekayasa secara teknis yang lugas (hard engineering approach) ke arah pendekatan yang lebih ramah lingkungan (soft engineering approach). baik tradisional maupun modern. Berbagai macam cara. .menyelenggarakan program bebas becak. kini diturunkan elevasinya hingga terletak dibawah muka air laut. dengan merazia seluruh becak yang beroperasi di ibu kota dan kemudian mengalami kesulitan dalam penampungannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->