GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

JUDUL MATA KULIAH NOMOR KODE / SKS DESKRIPSI SINGKAT : TEKNIK IRIGASI DAN DRAINASE : TEP 403 : Pada Mata Kuliah Ini Mahasiswa Mempelajari Pengertian Irigasi, Klasifikasi Irigasi, Pengaruh Irigasi Terhadap Tanaman, Konsep Soil Plant Atmosfer Continum (Spac), Perhitungan Kebutuhan Air Tanaman Padi Dan Non Padi, Kebutuhan Air Irigasi, Efisiensi Dalam Irigasi, Perancangan Irigasi Curah, Pengertian Drainase, Pengaruh Drainase Terhadap Lahan Pertanian, Modulus Drainase, Debit Puncak, Debit Rancangan , Perancangan Saluran Drainase Permukaan.

: Setelah Mengikuti Kuliah Ini Mahasiswa Teknik Pertanian TUJUAN Akan Dapat Merancang Saluran Irigasi Dan Drainase INSTRUKSIONAL UMUM Pertanian
No Tujuan Instruksional Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Aspek Estimasi Sumber Pembelajaran Penilaian Waktu Kepustakaan (menit) 100 3 dan 6

1. Mahasiswa Pendahuluan 1. Defenisi Ceramah Teknik irigasi 2. Pertanian Klasifikasi irigasi (TEP) semester berdasarkan 7 akan dapat sumber tenaga menjelaskan 3. Jenis sumber pengertian air untuk irigasi irigasi, pertanian 4. klasifikasi Persyaratan air irigasi untuk irigasi pertanian dan pertanian. 5. jenis dan Metode sumber air bagi pengukuran irigasi kuantitas air pertanian untuk irigasi pertanian berdasarkan sumbernya 6. Beberapa hal yang perlu dianalisa dalam menentukan

Konsep Ketersediaan Air bagi tanaman 1. kerapatan massa. infiltrasi. Ceramah 100 3 3. Konsep Hubungan Tanah dan Air Pengaruh sifat fisik tanah seperti tekstur tanah. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam konsep SPAC untuk perancangan irigasi pertanian 3. Air Kapiler 4.kualitas air untuk irigasi pertanian 2. Metode Pemberian air untuk pertanian Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menjelaskan konsep hubungan tanah dan air. Pengertian dari konsep SPAC 2. kerapatan partikel. Metode Pengambilan air untuk irigasi pertanian 4. Air higroskopis Ceramah 100 3 dan 6 Ceramah 100 3 dan 6 3. Mahasiswa Teknik Konsep SPAC Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat menjelaskan konsep Soil Plant Atmosfer Continum (SPAC) dan metode pengambilan dan pemberian air untuk irigasi 1. dan permeabilitas terhadap air. Air tersedia yang siap pakai . 4. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menjelaskan konsep ketersediaan air bagi tanaman. Titik Layu Permanen 7. Air tanah 2. porositas. Air tersedia bagi tanaman 8. Kapasitas Lapang 6. Air gravitasi 5. struktur tanah.

2. Contoh rancangan irigasi curah. UJIAN MID SEMESTER (MINGGU KE 9) Ceramah. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menghitung efisiensi irigasi. Konsep dan perhitungan efisiensi distribusi air irigasi. Perhitungan kebutuhan air untuk tanaman. 3.5. 4. 1. Konsep dan perhitungan efisiensi saluran air irigasi. Diskusi 100 7 dan 8 . 2. Kebutuhan Air tanaman 2. perkolasi dan curah hujan efektif 5. Konsep dan perhitungan efisiensi pamakaian air irigasi. 5. Mahasiswa Teknik Kebutuhan Air Pertanian (TEP) Irigasi semester 7 akan Pertanian dapat untuk menghitung kebutuhan air untuk tanaman. Komponen Penyusunan irigasi curah. lahan usaha tani dan irigasi pertanian. Efisiensi irigasi Ceramah 100 3 7. Ceramah 100 1 6. Diskusi 100 7 dan 8 8. Konsep dan perhitungan efisiensi penyimpanan air irigasi. Kebutuhan air untuk suatu daerah irigasi 4. Tahapan Penyusun irigasi curah Rancangan 1. Klasifiksi irigasi curah 3. 4. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat merancang irigasi curah Ceramah. Konsep dan perhitungan efisiensi kebutuhan air irigasi. 2. 1. Parameter desain irigasi curah. lahan usaha tani dan irigasi pertanian. Cara menghitung dan menentukan Evaporasi. Kelebihan dan Irigasi curah I kekurangan irigasi curah. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat merancang irigasi curah Rancangan 1. evapotranspirasi tanaman. Prosedur desain Irigasi curah II irigasi curah. 6. Kebutuhan air untuk suatu lahan usaha tani 3. 3. Konsep dan perhitungan efisiensi penggunaan air irigasi.

Pengaruh drainase terhadap sifat fisik tanah. Pengaruh drainase terhadap sifat kimia tanah. Pengaruh kelebihan air terhadap produksi tanaman padi 3. Memberikan contoh perhitungan debit puncak dengan metode Ceramah dan diskusi 100 4 dan 5 . 8. Pengaruh tak-langsung yang bersifat positif dan negatif dari pembuangan air. 1. Klasifikasi drainase berdasarkan sasaran pengendaliannya. Mahasiswa Teknik Debit Pertanian (TEP) Puncak (Qp) semester 7 akan dapat I untuk menghitung debit puncak dengan metode Der Weduwen Ceramah dan diskusi 100 4 dan 5 13. Perhitungan debit puncak dengan metode Der Weduwen Ceramah 100 4 dan 5 11. 7.10. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menghitung modulus drainase lahan pertanian. Metode perhitungan modulus drainase lahan pertanian 1. Perhitungan waktu konsentrasi 4. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menjelaskan pengertian drainase. Definisi modulus drainase 2. Debit 1. 4. klasifikasinya dan pengaruh drainase terhadap sifat fisik dan kimia tanah Pengaruh drainase terhadap pertanian 1. Klasifikasi drainase berdasarkan peruntukan 3. Tujuan drainase pertanian 5. Pengertian dan kegunaan debit puncak dalam rancangan saluran drainase 2. Pengukuran debit puncak dengan metode Rasional 3. 6. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menghitung debit puncak dengan metode Melchior. Perhitungan debit Puncak (Qp) puncak II dengan metode Mekchior 2. Modulus drainase Ceramah 100 4 dan 5 12. Definisi drainase 2. Pengaruh tak-langsung yang bersifat positif dan negatif dari penurunan muka iar tanah.

W. Kecepatan maksimum dan minimum yang diizinkan. Tinggi jagaan) UJIAN AKHIR SEMESTER 100 4 dan 5 Sumber Kepustakaan : 1. potongan melintang saluran. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menghitung debit rencana saluran pembuang/drainase.. Pengertian dan kegunaan debit rancangan dalam rancangan saluran drainase 2. Guidelines for Predicting Crop Water Requirement. 1986. 1977. Doorenbos. Terjemahan Endang P. Rome..E.J and W. Menghitung debit rencana saluran pembuang untuk tanaman padi (daerah datar) Ceramah dan diskusi 100 4 dan 5 4. Erlangga.T. .Koefisien kehalusan Strickler.E Stringham. 3. 3. Pruitt. Hansen..O. Departemen Pekerjaan Umum. 1986. 2. Jakarta. Israelsen and G. Standart Perencanaan Irigasi. O. tinggi muka air . Irrigation and Drainage No 24. Dimensi saluran Pembuang Menentukan rumus Ceramah dan kriteria hidrolik dan diskusi saluran (dimensi saluran .. Data perencanaan saluran pembuang.Melchior 14. Menghitung debit rencana saluran pembuang untuk tanaman non-padi (daerah berbukit) 15. Mahasiswa Teknik Pertanian (TEP) semester 7 akan dapat untuk menghitung dimensi saluran pembuang/drainase. Direktorat Jenderal Pengairan.. V. Jakarta. Debit Rencana (Qr) 1. Dasar-dasar dan Praktek Irigasi. kekasaran Manning.

. 1995.D. Kertasapoetra. Rancangan Irigasi Gravitasi. Bagian Teknik Pertanian. 2002.D.. 6. Prastowo. 2002.4. Departemen Teknik Pertanian. . Laboratorium Teknik Tanah dan Air. Departemen Teknik Pertanian. 2003. Teknik Drainase Permukaan (penentuan debit rancangan dan debit puncak).1994.. IPB Bogor. Materi Pelatihan Aplikasi Teknologi Irigasi Spinkler dan Drip. Bagian Teknik Tanah dan Air.K. 7. Drainase dan Infrastruktur.. Teknologi Pengairan Pertanian (Irigasi). Bogor 8.MM Sutedjo dan E Pollein. A.G.Jakarta. Prastowo dan Liyantono. CERATA-LP IPB. Bumi Aksara. Kalsim. 5.. Kalsim.K. IPB Bogor. Prosedur Desain Irigasi tetes. IPB Bogor.